RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Medan — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto meninjau langsung kondisi terkini Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026), sehari setelah gunung tersebut mengalami erupsi.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan situasi pascaerupsi sekaligus memastikan kesiapan jajaran kepolisian dalam mendukung penanganan bencana serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Kapolda Sumut bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut tiba di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, sekitar pukul 09.55 WIB.

Kedatangan rombongan disambut Forkopimda Kabupaten Karo dan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.

Di lokasi, Kapolda menerima paparan mengenai perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Paparan tersebut menjadi bahan bagi jajaran kepolisian untuk memahami kondisi terkini serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, kunjungan Kapolda merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memastikan situasi pascaerupsi terpantau dengan baik.

“Kapolda Sumut ingin memastikan secara langsung bagaimana kondisi Gunung Sinabung pascaerupsi dan kesiapan personel di lapangan dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat,” ujar Ferry.

Usai menerima paparan, Kapolda bersama rombongan naik ke lantai II Pos Pengamatan untuk melihat langsung kondisi Gunung Sinabung menggunakan perangkat pemantauan, termasuk seismometer dan teropong pemantau terestrial.

Dari Pos Pengamatan, rombongan kemudian bergerak menuju Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Namanteran. Di lokasi tersebut, Kapolda meninjau Posko Siaga Bencana dan melihat kesiapan personel yang bertugas.

Kapolda juga menyerahkan bingkisan berupa paket Polri untuk masyarakat kepada personel yang bertugas di posko sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap anggota yang berada di garis depan pelayanan kebencanaan.

Ferry menegaskan, Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus berkoordinasi dalam memonitor perkembangan situasi Gunung Sinabung.

“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat. Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, serta memastikan personel siap memberikan pelayanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengikuti Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Se-Provinsi Sumatera Utara dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin (31/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Tapanuli Selatan tercatat memperoleh alokasi Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp11.174.386.134 atau sekitar Rp11,174 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari DBH Pajak Provinsi yang dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026.

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu turut hadir bersama para Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara, Kepala Bapenda dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten/Kota, unsur Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian Negara Republik Indonesia, PT Jasa Raharja serta pemangku kepentingan terkait.

Selain memperoleh bagi hasil PBBKB, Kabupaten Tapanuli Selatan juga mendapatkan alokasi dari sumber DBH pajak provinsi lainnya sesuai ketentuan dan pagu yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Penyaluran DBH tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat kemampuan fiskal pemerintah kabupaten/kota sekaligus meningkatkan sinergi dalam optimalisasi penerimaan daerah. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Seli Serdang – Pembatasan menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan bandara internasional berada di antara kepentingan menjaga ketertiban umum dan perlindungan hak asasi manusia.Kebijakan ini secara garis besar terbagi ke dalam dua perspektif utama, yaitu keselamatan operasional penerbangan dan pemenuhan hak masyarakat dalam menyuarakan aspirasi.

Begitu halnya yang terjadi hari ini Senin (31/08/26) saat pihak K.SPSI AGN datang ke Bandara Kualanamu dengan maksud untuk mengkonfirmasi dengan mempertanyakan kepada pihak Bandara dimana titik untuk rencana aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan oleh KSPSI dilingkungan Bandara Kualanamu.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas dan jalur ekonomi di Bandara, akhirnya Polresta Deli Serdang mengundang pihak KSPSI AGN dan Pihak Bandara Kualanamu dengan memfasilitasi pelaksanaan mediasi di Aula Tribrata Sat Lantas Polresta Deli Serdang

Dalam mediasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Mhd. Amdi Karna, SH, MH, dan Kasat Intelkan Kompol Polin Benhod Damanik, SH, serta dari pihak KSPSI AGN TM.Yusuf selaku Ketua atau Penanggung jawab aksi, Acil Aritonang Ketua Dewan Peduli Negeri (DPN), Reza Nasution Sekjen Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), Perwakilan Bea Cukai Bandara Kualanamu dan Perwakilan pihak Angkasa Pura Aviasi tercapainya mufakat kesepakatan bahwa kedua belah pihak akan menjalin komunikasi sebaik baiknya.meskipun ada beberapa kritikan terutama tentang mahalnya biaya parkir di Bandara

Dalam konfirmasinya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si mengatakan ” mediasi ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kelancaran lalu lintas dan angkutan logistik di lingkungan bandara sehingga kita mengambil inisiatif mengundang kedua belak pihak untuk melakukan mediasi di Aula Sat Lantas Polresta Deli Serdang” Ungkap Kapolresta

Sementara itu dilain tempat, Ketua K-SPSI AGN mengapresiasi dengan inisiatif Kapolresta Deli Serdang yang mengundang kedua belah pihak ” terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Kapolresta Deli Serdang yang telah mengundang kami sehingga terjalin komunikasi baik antara KSPSI dengan Pihak Bandara”. Ujarnya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Genderang perang melawan narkoba terus ditabuh Satres Narkoba Polresta Deli Serdang. Selama periode Januari–Agustus 2026, sebanyak 403 kasus narkotika berhasil diungkap, Senin (31/8/2026).

Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, ketika aparat mengungkap sebanyak 258 kasus.

Peningkatan jumlah pengungkapan tersebut menjadi gambaran bahwa upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang terus diperkuat, baik terhadap jaringan maupun para pelaku yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reserse Narkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba.

“Kami tidak akan berdiam diri. Tindakan tegas akan kita lakukan dan kita ratakan hingga ke akar rumput,” tegas Kasat Reserse Narkoba.

Menurutnya, pengungkapan ratusan kasus tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menciptakan wilayah Deli Serdang yang semakin bersih dari ancaman narkotika.

Pemberantasan tidak hanya menyasar pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga terus diarahkan untuk mengungkap mata rantai peredaran narkoba secara lebih luas.

Kasat Reserse Narkoba juga menyampaikan pesan keras kepada siapa pun yang masih mencoba bermain dalam bisnis barang haram tersebut.

“Tinggalkan, atau terima konsekuensinya,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa jajaran Satres Narkoba Polresta Deli Serdang tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas peredaran narkotika.

Dengan capaian 403 kasus sepanjang Januari–Agustus 2026, kepolisian menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar slogan. Penindakan akan terus dilakukan sebagai upaya memutus rantai peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman barang haram tersebut.

Pesannya jelas: jangan bermain dengan narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang. Polisi akan terus bergerak. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Erupsi berlangsung selama 991 detik dengan tinggi kolom erupsi mencapai sekitar 3,5 kilometer dan bergerak ke arah timur-tenggara.

Hingga pukul 11.25 WIB, aktivitas erupsi masih berlangsung. Berdasarkan pemantauan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material yang signifikan akibat peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, Polda Sumut bersama jajaran terkait langsung melakukan koordinasi dan pemantauan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi perkembangan situasi.

“Polri bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Sinabung. Kami juga memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, sejumlah desa di sekitar Gunung Sinabung dilaporkan terdampak abu vulkanik tipis. Namun, kondisi tersebut sejauh ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Adapun wilayah yang terdampak abu tipis meliputi Desa Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Sigaranggarang, Sukanalu dan Sukandebih.

“Untuk sementara, abu yang turun di sejumlah desa masih tipis dan tidak mengganggu aktivitas warga. Meski demikian, masyarakat tetap kami imbau untuk mengikuti arahan petugas dan rekomendasi dari PVMBG,” katanya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, Satbrimob Polda Sumut telah berkoordinasi dengan Roops Polda Sumut, Polres Tanah Karo, BPBD dan Basarnas.

Satbrimob Polda Sumut juga menyiapkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 100 personel yang dipimpin Danyon A Pelopor Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H. Personel tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan apabila kondisi di lapangan membutuhkan pengerahan kekuatan tambahan.

Selain personel, sejumlah kendaraan dan peralatan pendukung turut disiapkan, antara lain kendaraan operasional, mobil repeater, truk angkut, kendaraan dapur lapangan, water treatment, sepeda motor, tenda pleton, helm, sepatu boot, peralatan kebersihan, alat komunikasi hingga drone.

Di wilayah Kabupaten Karo, sekitar 100 personel Polres Tanah Karo juga disiagakan untuk melakukan pemantauan dan membantu pengamanan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung.

Polres Tanah Karo bersama jajaran Forkopimca dan pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Desa Ndokum Siroga untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Sinabung.

Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat, pengunjung dan pelaku wisata agar tidak memasuki kawasan zona merah dan segera meninggalkan area yang masuk dalam kawasan berbahaya sesuai rekomendasi PVMBG.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya dan selalu mengikuti informasi resmi dari petugas maupun PVMBG,” tegas Ferry.

Sementara itu, satu SSK personel Satbrimob Polda Sumut telah melaksanakan apel penugasan yang dipimpin Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum. Setelah apel, personel bergerak menuju Polres Tanah Karo untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah terdampak.

Hingga saat ini, personel gabungan masih melakukan pemantauan serta pengecekan terhadap kemungkinan dampak erupsi Gunung Sinabung. Polda Sumut memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung api tersebut.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Polsek Barusjahe terus meningkatkan kehadiran personel di kawasan objek wisata guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pengamanan dan patroli di Taman Wisata Pagoda Lumbini, Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Minggu(30/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Barusjahe dengan melakukan patroli di sekitar kawasan Taman Wisata Pagoda Lumbini. Tiga personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu R. Ginting, Aiptu K. Ginting dan Aiptu H.A. Barus.

Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta mencegah terjadinya tindak pidana di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat. Personel juga memantau aktivitas pengunjung dan situasi di sejumlah area objek wisata.

Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin Naibaho, S.A.P., mengatakan pengamanan objek wisata merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya pada lokasi yang menjadi tujuan rekreasi.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung. Personel juga melakukan pemantauan untuk mencegah terjadinya tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar AKP Budi Edwin.

Selama pelaksanaan patroli, tidak ditemukan pengunjung yang membawa narkotika, minuman keras, senjata tajam maupun barang lain yang berpotensi digunakan untuk melakukan kekerasan.

Kegiatan pengamanan dan patroli berlangsung aman dan lancar. Situasi di kawasan Taman Wisata Pagoda Lumbini hingga kegiatan selesai terpantau aman dan kondusif.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Sergai – Selama empat bulan buron, Tim URC Polres Sergai Tangkap Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta di Dusun VII Bakti Desa Sei Buluh, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Serdang Bedagai, Rabu, 01 April 2026 sekira pukul 22.15 WIB.

Pelaku pencurian tersebut ditangkap di Dusun 2 Desa Kelambir, Kec. Pantai Labu, Kab. Deli Serdang, Jumat, 28 Agustus 2026 sekira pukul 02.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi Pada Rabu (01/04/2026) sekira pukul 15.00 WIB, saksi Samsul Ahyar Nasution membawa 1 unit mobil Microbus Isuzu BM 7675 JU milik korban Muchtar Lupti ke bengkel milik saksi Kusnadi alias Agus untuk diperbaiki. Terlapor (M R alias R/A) yang merupakan kernet turut berada di dalam mobil.

Sekira pukul 19.00 WIB saksi Samsul pulang. Pada pukul 21.50 WIB, mekanik (Kusnadi) pergi ke SPBU untuk buang air dan meninggalkan kunci di laci mobil saat terlapor sedang tidur di dalam kendaraan.

Pukul 22.15 WIB saat saksi kembali, mobil beserta terlapor sudah tidak berada di lokasi. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 110.000.000,- dan melaporkannya ke Polsek Teluk Mengkudu.

Sementara Penangkapan dilakukan pada Jumat (28/08/2026) sekira pukul 01.00 WIB, Tim URC Sat Reskrim Polres Sergai dipimpin Kanit I Pidum IPDA Hendri Ika Panduwinata, S.H., M.H. melakukan penyelidikan. Pukul 02.30 WIB, tim berhasil menangkap pelaku Muhammad Riduan di Kec. Pantai Labu. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan telah menjual mobil tersebut kepada seorang pria berinisial R di Desa Tengah, Kec. Pantai Labu seharga Rp 7.000.000,-. Pelaku selanjutnya diboyong ke Mako Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara Pelaku M R , Laki-laki, 42 Tahun, Tidak Bekerja, Alamat: Dusun 1 Desa Jaharun B, Kec. Galang, Kab. Deli Serdang.

Korban MUCHTAR LUPTI, Laki-laki, 49 Tahun, Wiraswasta, Alamat: Dusun Sei Embancang RT/RW 001/001 Kel. Balai Jaya, Kec. Balai Jaya, Kab. Rokan Hilir, Prov. Riau.

Adapun barang bukti: 1 (satu) unit mobil Microbus merk Isuzu BM 7675 JU (Sedang dalam proses pencarian/pengejaran terhadap penadah R).

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H. menyampaikan “Tim URC (Unit Reaksi Cepat) Sat Reskrim Polres Sergai berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis mobil microbus. Pelaku diamankan di daerah Pantai Labu, Deli Serdang, dan saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan untuk mengejar penadah serta mengamankan barang bukti kendaraan milik korban.”

Pasal Yang Disangkakan: Pasal 476 UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Sergai – Polisi Gerebek Sarang Narkoba  di Wilayah Hukum Polsek Dolok Masihul di Dusun VI Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Areal ladang sawit milik masyarakat, ±100 meter dari kandang ayam), Sabtu, 29 Agustus 2026.

Penggerakan tersebut dilakukan Sekira pukul 14.40 WIB, petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya lokasi ladang sawit yang sering dijadikan tempat transaksi dan konsumsi narkotika jenis sabu.

Sekira pukul 16.30 WIB, tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H. bersama Kanit Reskrim Ipda L. Torosky RBP Manik, S.H. dan anggota opsnal mendatangi lokasi untuk melakukan penggerebekan.

Saat petugas tiba, kedatangan mereka diketahui sehingga 4 orang laki-laki tidak dikenal berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Sekira pukul 17.00 WIB, petugas bersama Kepala Desa Pulau Tagor (Sdr. Kasianto) dan Kepala Dusun membersihkan lokasi dengan memusnahkan alat-alat bekas konsumsi narkoba yang ditemukan.

Pelaku: 4 (empat) orang laki-laki tidak dikenal melarikan diri (sedang dalam penyelidikan dan pengembangan)

Adapun Barang Bukti yang disita antara lain : 1 (satu) buah bong (alat hisap sabu),b4 (empat) helai plastik klip transparan ukuran kecil, Pipet plastik yang telah dibengkokkan dan 1 (satu) buah mancis yang telah dimodifikasi.

Keterangan Narasumber: Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pulau Tagor. Ke depannya, jajaran Pemerintah Desa akan terus berkolaborasi dengan Sat Narkoba dan Polsek Dolok Masihul dalam memberikan informasi serta meminta pengetatan patroli rutin di area rawan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan –  Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan gelar akademik sebagai akhir dari proses belajar. Di tengah perubahan dunia kerja yang dipengaruhi transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), lulusan dituntut terus beradaptasi, berpikir kritis, serta mampu menciptakan gagasan dan solusi.

Pesan itu disampaikan Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting dalam pidatonya pada Wisuda Periode VIII Tahun 2026 Universitas Prima Indonesia yang digelar Kamis (27/8/2026) hingga Sabtu (29/8/2026) di Aula Kampus Utama UNPRI, Jalan Sampul, Medan.

Wisuda tersebut diikuti lulusan berbagai jenjang pendidikan, mulai Diploma Tiga, Sarjana Terapan, Sarjana, Profesi, Magister, Spesialis hingga Doktor.

“Bekal Saudara tidak boleh berhenti pada apa yang telah dipelajari di ruang kuliah. Saudara perlu memiliki kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi terhadap perubahan, berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama, serta berani menghadirkan gagasan dan solusi,” kata Prof Chrismis.

Menurutnya, dunia yang akan dihadapi para lulusan terus berubah dengan cepat. Transformasi digital, kecerdasan buatan, big data, ekonomi hijau dan perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi dan menciptakan nilai.

Namun, perubahan tersebut tidak semata-mata menjadi tantangan. Di balik perubahan, kata Prof Chrismis, terdapat peluang lahirnya berbagai inovasi, bidang pekerjaan dan profesi baru.

Karena itu, ia mendorong para lulusan UNPRI menjadi pribadi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kreativitas dan kemampuan bekerja bersama orang lain.

“Pegang teguh semangat lifelong learning. Teruslah memperbarui pengetahuan, memperluas pengalaman, dan meningkatkan kemampuan, karena dunia profesional akan terus berkembang jauh setelah Saudara meninggalkan ruang kuliah,” ujarnya.

Prof Chrismis mengatakan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen UNPRI yang terus memperkuat kurikulum berbasis outcome, memperluas kemitraan serta mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.

Hal itu sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi UNPRI, yakni “Menjadi Universitas Unggul dalam bidang Socio Technopreneurship yang adaptif dan inovatif.”

Ia pun meminta para lulusan membawa semangat socio technopreneurship dalam kehidupan setelah meninggalkan kampus. Lulusan diharapkan berani menciptakan gagasan, mampu melihat peluang, memiliki kepedulian sosial dan menggunakan ilmu pengetahuan untuk menghadirkan solusi bagi persoalan di lingkungan sekitar.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi posisi yang dapat Saudara capai, tetapi juga oleh kualitas keputusan yang Saudara ambil dan dampak yang Saudara berikan melalui profesi masing-masing,” katanya.

Dalam pidatonya, Chrismis juga menegaskan komitmen UNPRI untuk terus berkembang melalui penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, peningkatan mutu akademik serta pengembangan jejaring dan kerja sama.

Menurutnya, pencapaian akreditasi institusi dengan predikat Unggul bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari perjalanan untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus mempersiapkan langkah menuju pengakuan dan jejaring akademik internasional.

Saat ini, UNPRI telah memiliki 60 program studi mulai jenjang Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, Spesialis hingga Doktor, termasuk pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama di Pekanbaru.

“Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa UNPRI terus membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pembangunan dan perkembangan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Chrismis juga mengingatkan para wisudawan bahwa gelar akademik yang diterima membawa konsekuensi berupa tanggung jawab untuk menggunakan ilmu secara bertanggung jawab, menjunjung profesionalisme dan memberikan manfaat melalui bidang yang ditekuni.

“Gunakan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan. Gunakan keahlian untuk membantu sesama. Dan gunakan kesempatan yang Saudara miliki untuk menciptakan sesuatu yang bernilai,” pesannya.

Wisuda Periode VIII Tahun 2026 memiliki arti khusus bagi UNPRI karena menjadi bagian dari perjalanan awal sejumlah program pendidikan.

Prof Chrismis menyampaikan selamat kepada wisudawan dan wisudawati angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi, Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer, Program Studi Magister Keperawatan, Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Kampus Kota Pekanbaru serta Program Studi Sarjana Arsitektur.

Sebagai lulusan angkatan pertama, mereka dinilai menjadi bagian dari sejarah awal perkembangan program-program tersebut sekaligus menjadi gambaran awal kualitas dan karakter lulusan yang dihasilkan.

“Saya berharap Saudara dapat menunjukkan kompetensi dan profesionalisme yang baik dalam menjalankan bidang masing-masing, sehingga perjalanan Saudara dapat menjadi fondasi positif bagi generasi berikutnya,” katanya.

Momentum wisuda juga semakin istimewa dengan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada tiga tokoh atas kontribusi, dedikasi dan pengabdian luar biasa di bidang masing-masing.

Ketiga penerima gelar tersebut yakni Mr. Exequiel P. Yumang, MD, dalam bidang Ilmu Kedokteran; Mr. Al Farabi Lee Jaafar, MD, dalam bidang Ilmu Kedokteran; dan Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dalam bidang Ilmu Hukum.

“Atas nama keluarga besar Universitas Prima Indonesia, saya menyampaikan selamat dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada ketiga penerima Doktor Honoris Causa,” ujar Chrismis.

Ia berharap keteladanan ketiga tokoh tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan ilmu, membangun karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof. Drs. Syaiful Anwar Matondang, MA., Ph.D., mengingatkan para lulusan bahwa perjalanan setelah wisuda tidak otomatis mudah. Mereka masih harus berjuang memasuki dunia kerja di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.

“Lulusan UNPRI yang diwisuda hari ini tentu masih harus berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Pada saat sekarang ini, kondisi global ekonomi kita mulai dari Asia, Eropa sampai Amerika mengalami kesulitan yang luar biasa,” katanya.

Namun, menurut Syaiful, kesulitan tersebut harus dihadapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang lengkap serta profesional.

“Di dalam kesulitan itu tentunya Allah memberikan berkah kepada kita berupa ilmu pengetahuan dan skill yang lengkap dan profesional yang diperhitungkan di Indonesia dan di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia Prof. Dr. Tommy Leonard, SH., MKn, kepada wartawan Sabtu (29/8) mengatakan, lulusan UNPRI tidak hanya mengandalkan kompetensi akademik.

Menurutnya, karakter, integritas, kemampuan beradaptasi dan keberanian menghadapi perubahan zaman menjadi modal penting bagi lulusan, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin cepat.

“Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang; tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga memberi manfaat bagi sesama,” kata Prof Tommy.

Hadir dalam wisuda tersebut, Founder UNPRI Prof. Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes., AIFM., Sp.K.K.L.P., Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia Dr. drg. Florenly, MHSM., MPH., C.Ort., FICCDE, Penasihat Akademik UNPRI Prof. Dr. dr. Farhat, M.Ked (ORL-HNS), Sp.T.H.T.K.L (K), Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prima Dr. drg. Florenly, MHSM., MPH., C.Ort., FICCDE, para Wakil Rektor, Ketua Lembaga/Biro, Dekan dan keluarga wisudawan.

Turut hadir Malaysian Medical Council Prof. Dato’ Sri Dr. Abu Hassan A. Abdullah, Chairman Philippine Board of Cosmetic Surgery (PBCS) Republic of the Philippines Al Farabi Lee Jaafar, MD, President Philippine Society for Cosmetic Surgery, President Philippine Federation of Cosmetic Surgeons Republic of the Philippines Exequiel P. Yumang, MD, Sekda Kabupaten Nias Samson P. Zai, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Kabupaten Toba Drs. Audy Murphy O Sitorus, S.H., M.Si. (Rel)

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Putra dari Anggota Tridharma, Cetiya NIVASA Berbagi Kasih bersama Yayasan Panti Asuhan Hidup Bersama Jalan Mahoni gang Damar Simpang Jalan Serbaguna No. 3 Helvetia Kecamatan Seli Serdang Sumatera Utara, Minggu, 30 Agustus 2026.

Berbagi kasih tersebut dengan memberikan sembako berupa Beras,  Gula, Minyak, Telur dan makan bersama, kata Yen Valensia.

Yen Valensia juga mengatakan penyerahan sembako ini dalam rangka perayaan hari ulang tahun Putra saya bernama Vincent ulang tahun ke-25, dengan ini ingin berbagi kepada sesama, dan mohon doa restu dari adik-adik semua agar diberi kesehatan umur panjang dan rezeki, kata Yen Valensia.

Juliusman Laia, Ketua Yayasan Panti Asuhan Hidup Bersama menyampaikan terimakasih kepada ibuk Yam Valensia selaku pimpinan Cetiya NIVASA yang telah meluangkan waktu untuk mengunjungi dan memberikan bantuan sembako Yayasan Panti Asuhan Hidup Bersama ini, kata Juliusman.

Juliusman juga mengatakan, kami bersama delapan belas anak asuh ikut berdoa agar ibuk Yen Valensia bersama keluarga agar diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah serta Cetiya NIVASA terus berkembang, kata Juliusman.

Juliusman mohon, kedepan kalau ada rezeki Ibuk Yen Valensia jangan bosan untuk mengunjungi Yayasan Panti Asuhan Hidup Bersama ini, Pinta Juliusman mengakhiri.(Mabhirink Gutul)