Rimbunnews.com, KARO– Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima kunjungan silaturahmi sekaligus peninjauan lokasi pengungsian dari jajaran DPD Partai Gerindra Sumatera Utara di Posko Pengungsian Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Rabu (2/9/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang mengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung. Kehadiran jajaran DPD Gerindra Sumut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan terhadap penanganan warga terdampak di tengah situasi darurat.

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai Gerindra Sumut beserta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat pengungsi.

“Pemerintah Kabupaten Karo sangat mengapresiasi sinergi dan kepedulian dari DPD Partai Gerindra Sumut. Kehadiran dan bantuan ini tentu sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini tengah berada di posko pengungsian Desa Sukatepu,” ujar Antonius Ginting.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan masyarakat terdampak aktivitas Gunung Sinabung. Pemkab Karo terus melakukan pemantauan kondisi gunung api serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang berada di lokasi pengungsian dapat terpenuhi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPD Partai Gerindra Sumut dipimpin Ketua DPD Gerindra Sumut sekaligus Anggota DPR RI, H. Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M., bersama Sekretaris DPD Gerindra Sumut sekaligus Anggota DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., Bendahara DPD Gerindra Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio, serta sejumlah pengurus, anggota legislatif, relawan dan simpatisan.

Turut hadir Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak, S.E. dan Kiki Handoko Sembiring, serta Ketua Karang Taruna Provinsi Sumut Bonauli Rajagukguk, S.H. Hadir pula jajaran ketua sayap Partai Gerindra Sumut dan relawan.

Dari unsur Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Karo, kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani br Tarigan, Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring, S.T., serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karo.

Selain itu, hadir Kepala Kantor Pemenuhan Pelayanan Gizi Medan Donal Simanjuntak, Ketua APINDO Kabupaten Karo Daulatta Ras Ginting, Camat Simpang Empat, Camat Naman Teran, Kepala Desa Kuta Tengah, Kepala Desa Sukatepu, serta masyarakat dan warga yang berada di posko pengungsian.

Pemkab Karo menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Pemantauan kondisi di lapangan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi bagian penting dalam penanganan situasi tersebut.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, partai politik, relawan dan masyarakat, diharapkan kebutuhan warga terdampak dapat terus terpenuhi serta penanganan pengungsian berjalan secara terkoordinasi.(*).

Rimbunnews.com, Naman Teran – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., kunjungi kembali posko tempat penampungan sementara warga terdampak erupsi sinabung bersama Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br. Tarigan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karo, Imanuel Sembiring, ST., Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak di Losd Desa Suka Tepu, Kecamatan Naman Teran, Rabu (02/09/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengecek langsung dapur umum, toilet, logistik lainnya, serta kondisi warga yang berada di posko pengungsian serta berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan selama berada di posko.

Kegiatan juga diisi dengan makan bersama warga untuk memastikan kualitas makanan lebih terjamin dan dilakukan pembagian susu dan makanan ringan (snack) secara gratis kepada anak-anak yang berada di posko pengungsian.

Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat terdampak, serta memastikan kebutuhan dasar warga di posko pengungsian dapat terpenuhi dengan baik melalui koordinasi bersama berbagai pihak.
(Diskominfo)

 

Rimbunnews.com.Namanteran— Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam rangka membahas kesiapan penanggulangan bencana erupsi Gunung Sinabung.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap masyarakat Kabupaten Karo dalam menghadapi potensi dampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo dan unsur Forkopimda membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi dampak erupsi, khususnya terkait keselamatan masyarakat serta pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak.

Bupati Karo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana, mulai dari kesiapan lokasi pengungsian, pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution juga menyerahkan bantuan secara kedinasan kepada Pemerintah Kabupaten Karo sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana. Selain itu, bantuan turut diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak yang berada di lokasi pengungsian.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pengungsian dapat terpenuhi dengan baik. Ketersediaan air bersih dan konsumsi menjadi perhatian utama agar para pengungsi tetap mendapatkan pelayanan dan kebutuhan yang layak selama berada di lokasi pengungsian.

Bupati Karo bersama Forkopimda menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Karo, Forkopimda, TNI-Polri, serta seluruh instansi terkait diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan terhadap masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Sinabung.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

(Diskominfo/anta2 sep

STATUS GUNUNG SINABUNG NAIK KE LEVEL III, PEMKAB KARO IMBAU MASYARAKAT WASPADA

Rimbunnews.com,KARO 1/sep – Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) oleh PVMBG.

Masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan pemerintah. Zona bahaya meliputi area desa relokasi, radius 3 km dari puncak serta radius sektoral 6 km ke arah Selatan-Tenggara agar dikosongkan dari aktivitas masyarakat.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Sinabung, serta menggunakan masker apabila terdampak abu vulkanik.

Pemkab Karo mengingatkan masyarakat tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pantau perkembangan Gunung Sinabung melalui informasi resmi PVMBG, BNPB, dan Pemerintah Kabupaten Karo.
(Diskominfo/anta ) 2 sep 26

Rimbunnews.com, Karo,-  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo melaksanakan apel siaga dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Apel siaga dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).

Apel siaga dipimpin oleh Dandim 0205/Karo, Letkol Inf. Robert Panjaitan selaku Ka. Satgas Darurat Bencana, dan diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karo, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Dandim 0205/Karo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi setiap kemungkinan yang dapat terjadi akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kesiapan personel, sarana prasarana, jalur evakuasi, serta koordinasi antar lembaga menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana.

“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Seluruh unsur harus mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memperkuat koordinasi di lapangan,” ujar Robert Panjaitan.

Sebagai langkah antisipasi, Forkopimda Kabupaten Karo telah menyiapkan sejumlah posko siaga yang akan menjadi pusat koordinasi dalam pelaksanaan penanganan dan penanggulangan apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung. Adapun posko Siaga yang dipersiapkan yaitu Pos Siaga Terpadu di Kantor Koramil Kecamatan Simpang Empat, Posko 1 Di desa Kuta Gugung, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat, Posko 3 di Desa Payung.

Posko-posko tersebut disiapkan untuk mendukung pemantauan situasi, koordinasi personel, pelayanan masyarakat, hingga langkah evakuasi apabila sewaktu-waktu diperlukan. Seluruh unsur terkait juga diminta untuk memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan dalam penanganan keadaan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta senantiasa mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Setiap perkembangan terkait aktivitas Gunung Sinabung akan disampaikan melalui kanal informasi resmi pemerintah dan instansi terkait.

Melalui apel siaga ini, Forkopimda Kabupaten Karo menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi, dan pelayanan kepada masyarakat guna meminimalkan risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh erupsi Gunung Sinabung.

(anta)

Rimbunnews.com, Medan — Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu upaya meningkatkan kemandirian daerah serta mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, yang dihadiri oleh Bupati Karo bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karo.

Dalam rakor tersebut, ditekankan pentingnya pemerintah daerah melakukan berbagai inovasi, kolaborasi, serta menggali sumber-sumber pendapatan alternatif melalui skema pembiayaan yang kreatif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peningkatan PAD dan pengelolaan keuangan daerah yang tepat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kemampuan daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat realisasi program-program prioritas daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Karo, optimalisasi PAD menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, diharapkan pengelolaan potensi pendapatan daerah dapat semakin optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya pembangunan Sumatera Utara yang berkelanjutan.

 

Rimbunnews.com, BERASTAGI, KARO — Pengusaha warung _Ocon Ginting_ di kawasan Deleng Singkut, Kecamatan Berastagi, Erma Br Tarigan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terbuka kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dan masyarakat luas menyusul viralnya video pengutipan biaya parkir sebesar Rp20.000 di area usahanya.

Tindakan tersebut diakui sebagai bentuk kekesalan spontan pengusaha terhadap pengunjung yang memarkirkan kendaraan di lahan usaha warungnya tanpa berbelanja di warung tersebut.

*Fakta dan Poin Klarifikasi:*

Status Lahan: Area parkir yang digunakan pengunjung merupakan lahan milik Pengusaha Warung.

Himbauan Awal: Pengusaha warung telah mengingatkan pengunjung secara baik-baik untuk mencari tempat parkir lain jika tidak berencana untuk singgah atau memesan makanan/minuman.

Kebijakan Usaha: Selama ini warung tersebut tidak pernah mengenakan biaya parkir sama sekali bagi pengunjung yang berbelanja, meskipun hanya membeli segelas air mineral.

Penyebab Insiden: Biaya Rp20.000 dikutip secara emosional karena pengunjung tetap memarkirkan kendaraan di lahan area warung tersebut tanpa membeli apa pun di warung, meskipun sudah diperingatkan sebelumnya.

Permohonan Maaf: Pengusaha warung menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada Pemkab Karo dan publik atas kegaduhan yang timbul akibat kegagalan mengendalikan emosi saat berhadapan dengan pengunjung.

*Tanggapan Pemerintah Kabupaten Karo*

Pemkab Karo mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada penetapan retribusi resmi maupun pengutipan parkir daerah di sekitar kawasan Deleng Singkut. Pemkab mengimbau seluruh pelaku usaha di kawasan destinasi wisata Karo untuk tetap memelihara iklim pariwisata yang kondusif, mengedepankan komunikasi yang ramah, serta tidak melakukan pengutipan liar yang berpotensi merusak citra pariwisata daerah

(anta).

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe, 17 Agustus 2026 — Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menyerahkan remisi umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, diserahkan sebanyak 417 remisi kepada warga binaan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Penyerahan remisi dan pengurangan masa pidana ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, mengikuti program pembinaan, serta memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Bupati Karo menyampaikan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan yang diharapkan dapat memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

“Pemberian remisi ini hendaknya menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti pembinaan dengan baik, menunjukkan perubahan perilaku dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah-tengah keluarga serta masyarakat,” ujar Bupati Karo.

Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk membangun semangat baru, termasuk bagi warga binaan untuk menatap masa depan dengan lebih baik.

Bupati Karo juga mengapresiasi jajaran pemasyarakatan yang terus melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan, baik melalui pembinaan kepribadian maupun kemandirian.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Karena itu, manfaatkan masa pembinaan ini sebaik-baiknya sebagai bekal untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan kontribusi yang positif,” tambahnya.

Penyerahan remisi tersebut turut disaksikan oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karo serta jajaran terkait. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Karo dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui pemberian remisi ini, diharapkan semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP. OG, M. Kes., diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr.Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM pimpin Apel Gabungan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bertempat di Lapangan Kantor Bupati Karo. Senin, 17 Agustus 2026.

HUT RI tahun ini mengusung tema nasional *“Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”*. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan dan kedaulatan adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan bahwa peringatan HUT RI ke-81 harus menjadi momentum memperkuat persatuan, semangat gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Di usia 81 tahun kemerdekaan ini, saya mengajak seluruh ASN Pemkab Karo untuk saling membantu, memperkuat sinergi antar OPD, serta meningkatkan inovasi dalam pelayanan publik. Mari kita jadikan semangat para pahlawan sebagai energi untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih ikhlas demi kesejahteraan masyarakat Tanah Karo,” tegas Sekda.

Dengan semangat kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Tanah Karo yang lebih Unggul dan Sejahtera.

Turut hadir jajaran para Staf Ahli, para Asisten Setda Karo, para Kepala OPD serta seluruh ASN Pemkab Karo.

(anta)