RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com, KARO– Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima kunjungan silaturahmi sekaligus peninjauan lokasi pengungsian dari jajaran DPD Partai Gerindra Sumatera Utara di Posko Pengungsian Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Rabu (2/9/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang mengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung. Kehadiran jajaran DPD Gerindra Sumut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan terhadap penanganan warga terdampak di tengah situasi darurat.

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai Gerindra Sumut beserta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat pengungsi.

“Pemerintah Kabupaten Karo sangat mengapresiasi sinergi dan kepedulian dari DPD Partai Gerindra Sumut. Kehadiran dan bantuan ini tentu sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini tengah berada di posko pengungsian Desa Sukatepu,” ujar Antonius Ginting.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan masyarakat terdampak aktivitas Gunung Sinabung. Pemkab Karo terus melakukan pemantauan kondisi gunung api serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang berada di lokasi pengungsian dapat terpenuhi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPD Partai Gerindra Sumut dipimpin Ketua DPD Gerindra Sumut sekaligus Anggota DPR RI, H. Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M., bersama Sekretaris DPD Gerindra Sumut sekaligus Anggota DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., Bendahara DPD Gerindra Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio, serta sejumlah pengurus, anggota legislatif, relawan dan simpatisan.

Turut hadir Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak, S.E. dan Kiki Handoko Sembiring, serta Ketua Karang Taruna Provinsi Sumut Bonauli Rajagukguk, S.H. Hadir pula jajaran ketua sayap Partai Gerindra Sumut dan relawan.

Dari unsur Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Karo, kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani br Tarigan, Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring, S.T., serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karo.

Selain itu, hadir Kepala Kantor Pemenuhan Pelayanan Gizi Medan Donal Simanjuntak, Ketua APINDO Kabupaten Karo Daulatta Ras Ginting, Camat Simpang Empat, Camat Naman Teran, Kepala Desa Kuta Tengah, Kepala Desa Sukatepu, serta masyarakat dan warga yang berada di posko pengungsian.

Pemkab Karo menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Pemantauan kondisi di lapangan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi bagian penting dalam penanganan situasi tersebut.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, partai politik, relawan dan masyarakat, diharapkan kebutuhan warga terdampak dapat terus terpenuhi serta penanganan pengungsian berjalan secara terkoordinasi.(*).

Rimbunnews.com, Naman Teran – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., kunjungi kembali posko tempat penampungan sementara warga terdampak erupsi sinabung bersama Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br. Tarigan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karo, Imanuel Sembiring, ST., Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak di Losd Desa Suka Tepu, Kecamatan Naman Teran, Rabu (02/09/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengecek langsung dapur umum, toilet, logistik lainnya, serta kondisi warga yang berada di posko pengungsian serta berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan selama berada di posko.

Kegiatan juga diisi dengan makan bersama warga untuk memastikan kualitas makanan lebih terjamin dan dilakukan pembagian susu dan makanan ringan (snack) secara gratis kepada anak-anak yang berada di posko pengungsian.

Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat terdampak, serta memastikan kebutuhan dasar warga di posko pengungsian dapat terpenuhi dengan baik melalui koordinasi bersama berbagai pihak.
(Diskominfo)

 

Rimbunnews.com.Namanteran— Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam rangka membahas kesiapan penanggulangan bencana erupsi Gunung Sinabung.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap masyarakat Kabupaten Karo dalam menghadapi potensi dampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo dan unsur Forkopimda membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi dampak erupsi, khususnya terkait keselamatan masyarakat serta pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak.

Bupati Karo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana, mulai dari kesiapan lokasi pengungsian, pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution juga menyerahkan bantuan secara kedinasan kepada Pemerintah Kabupaten Karo sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan bencana. Selain itu, bantuan turut diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak yang berada di lokasi pengungsian.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pengungsian dapat terpenuhi dengan baik. Ketersediaan air bersih dan konsumsi menjadi perhatian utama agar para pengungsi tetap mendapatkan pelayanan dan kebutuhan yang layak selama berada di lokasi pengungsian.

Bupati Karo bersama Forkopimda menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Karo, Forkopimda, TNI-Polri, serta seluruh instansi terkait diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan terhadap masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Sinabung.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

(Diskominfo/anta2 sep

STATUS GUNUNG SINABUNG NAIK KE LEVEL III, PEMKAB KARO IMBAU MASYARAKAT WASPADA

Rimbunnews.com,KARO 1/sep – Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) oleh PVMBG.

Masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan pemerintah. Zona bahaya meliputi area desa relokasi, radius 3 km dari puncak serta radius sektoral 6 km ke arah Selatan-Tenggara agar dikosongkan dari aktivitas masyarakat.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Sinabung, serta menggunakan masker apabila terdampak abu vulkanik.

Pemkab Karo mengingatkan masyarakat tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pantau perkembangan Gunung Sinabung melalui informasi resmi PVMBG, BNPB, dan Pemerintah Kabupaten Karo.
(Diskominfo/anta ) 2 sep 26

Rimbunnews.com, Karo,-  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo melaksanakan apel siaga dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Apel siaga dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).

Apel siaga dipimpin oleh Dandim 0205/Karo, Letkol Inf. Robert Panjaitan selaku Ka. Satgas Darurat Bencana, dan diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karo, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Dandim 0205/Karo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi setiap kemungkinan yang dapat terjadi akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kesiapan personel, sarana prasarana, jalur evakuasi, serta koordinasi antar lembaga menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana.

“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Seluruh unsur harus mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memperkuat koordinasi di lapangan,” ujar Robert Panjaitan.

Sebagai langkah antisipasi, Forkopimda Kabupaten Karo telah menyiapkan sejumlah posko siaga yang akan menjadi pusat koordinasi dalam pelaksanaan penanganan dan penanggulangan apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung. Adapun posko Siaga yang dipersiapkan yaitu Pos Siaga Terpadu di Kantor Koramil Kecamatan Simpang Empat, Posko 1 Di desa Kuta Gugung, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat, Posko 3 di Desa Payung.

Posko-posko tersebut disiapkan untuk mendukung pemantauan situasi, koordinasi personel, pelayanan masyarakat, hingga langkah evakuasi apabila sewaktu-waktu diperlukan. Seluruh unsur terkait juga diminta untuk memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan dalam penanganan keadaan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta senantiasa mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah dan instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Setiap perkembangan terkait aktivitas Gunung Sinabung akan disampaikan melalui kanal informasi resmi pemerintah dan instansi terkait.

Melalui apel siaga ini, Forkopimda Kabupaten Karo menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi, dan pelayanan kepada masyarakat guna meminimalkan risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh erupsi Gunung Sinabung.

(anta)

Rimbunnews.com, Medan — Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu upaya meningkatkan kemandirian daerah serta mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, yang dihadiri oleh Bupati Karo bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karo.

Dalam rakor tersebut, ditekankan pentingnya pemerintah daerah melakukan berbagai inovasi, kolaborasi, serta menggali sumber-sumber pendapatan alternatif melalui skema pembiayaan yang kreatif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peningkatan PAD dan pengelolaan keuangan daerah yang tepat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kemampuan daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat realisasi program-program prioritas daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Karo, optimalisasi PAD menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, diharapkan pengelolaan potensi pendapatan daerah dapat semakin optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya pembangunan Sumatera Utara yang berkelanjutan.

Rimbunnews.com – Sergai – Kecelakaan lalulintas di Tol Serdang Bedagai (Sergai) kembali terjadi, kali ini nsiden bermula saat mobil Toyota Kijang Innova warna putih BK 1162 TAH dikemudikan Jovanro Ompusunggu (27) bersama penumpang Arifin Nainggolan melaju searah dari arah Medan menuju Tebing Tinggi, tepatnya di Desa Tanah Raja, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (6/9/26) sekitar Pukul.05.50 Wib.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Innova yang dibawa warga Simalungun ini, diduga menabrak bagian belakang sebelah kanan truk tangki Mitsubishi Fuso BK 8309 FD yang dikemudikan Indra (25) warga Langkat, sedang melintas di jalur lambat (Kiri).

Benturan keras menghantam bagian depan hingga bodi samping kiri Innova, menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan hingga menyebabkan penumpang Innova Arifin Nainggolan (47) warga Simalungun meninggal dunia, Sebut Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma W. Silitonga, S.H., M.H., melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya, S.H., M.H, Senin (7/9/26).

Saat ini lanjutnya, Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata para korban.

“Kepada seluruh pengguna jalan raya, khususnya yang melintasi jalan tol, agar senantiasa menjaga kewaspadaan, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi fisik tetap fit guna menghindari kelalaian, atau rasa kantuk saat berkendara”, Pungkasnya. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Karo – Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H, S.I.K, M.si, melepas keberangkatan kembali personel BKO Satbrimob dan Ditsamapta Polda Sumatera Utara ke satuan masing-masing setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan dalam penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung.

Pelepasan tersebut berlangsung di Mapolres Karo, Senin (7/9) pagi. Dalam kesempatan itu, Kapolres Karo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel BKO yang telah membantu jajaran Polres Karo dalam memberikan pelayanan, pengamanan, serta penanganan terhadap masyarakat terdampak erupsi.

“Terima kasih kepada seluruh personel BKO yang telah melaksanakan tugas kemanusiaan dengan baik. Kehadiran rekan-rekan sangat membantu kami, khususnya dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak erupsi,” ujar Kapolres Karo.

Kapolres mengatakan, meski intensitas erupsi Gunung Sinabung mulai mengalami penurunan, kondisi gunung api tersebut masih berstatus Siaga. Karena itu, kewaspadaan dan kesiap siagaan tetap menjadi prioritas.

“Kita bersyukur intensitas erupsi mulai berkurang, tetapi statusnya masih Siaga. Jadi kita tetap harus waspada dan siaga. Tidak menutup kemungkinan ke depan Polres Karo kembali membutuhkan dukungan personel apabila situasi mengharuskan,” katanya.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kesiapan seluruh unsur, terlebih kondisi aktivitas gunung api dapat berubah sewaktu-waktu. Polri, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, PVMBG, serta unsur terkait lainnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar aktivitas Gunung Sinabung segera berhenti sehingga kondisi kembali normal dan masyarakat yang terdampak dapat beraktivitas dengan aman.

“Semoga erupsi ini segera berhenti dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kita juga mengetahui beberapa gunung api di Indonesia mengalami aktivitas serupa. Karena itu, kita harus tetap waspada dan mengikuti setiap informasi resmi dari pihak berwenang,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Deli Serdang – Sebanyak 58 penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Gangguan penerbangan tersebut terdiri atas pembatalan penerbangan keberangkatan dan kedatangan serta satu penerbangan yang dialihkan ke Bandara Kualanamu.

Menyikapi situasi tersebut, Polda Sumatera Utara bersama Polresta Deli Serdang langsung memperkuat pengamanan dan pelayanan kepada para penumpang dengan menempatkan 108 personel gabungan di kawasan Bandara Internasional Kualanamu.

Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 22.00 WIB, sebanyak 26 penerbangan keberangkatan dan 31 penerbangan kedatangan dibatalkan. Selain itu, satu penerbangan internasional Garuda Indonesia GA-82 dengan rute Amsterdam-Jakarta dialihkan dan mendarat di Bandara Kualanamu pada pukul 06.39 WIB.

Gangguan penerbangan tersebut diketahui terjadi pada rute Kualanamu-Jakarta atau sebaliknya, sementara penerbangan menuju sejumlah bandara lainnya masih terpantau berjalan normal.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, S.I.K., bersama Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., turun langsung meninjau situasi dan kesiapan personel di Bandara Kualanamu.

Kapolresta Deli Serdang bersama jajaran pejabat utama juga melakukan monitoring di area terminal keberangkatan serta mengikuti rapat koordinasi bersama stakeholder bandara dan pihak maskapai untuk memantau perkembangan situasi dan penanganan terhadap para penumpang.

Sebanyak 108 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan pengamanan dan pelayanan di Bandara Kualanamu. Personel tersebut terdiri dari 30 personel Direktorat Samapta Polda Sumut, 10 personel Direktorat Pam Obvit Polda Sumut, 60 personel Polresta Deli Serdang, serta unsur TNI dan Aviation Security (Avsec).

Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk Posko Reaksi Cepat, area informasi keberangkatan, pintu kedatangan, serta melaksanakan patroli di kawasan terminal dan lingkungan bandara.

Selain pengamanan, Polresta Deli Serdang juga menyiapkan layanan kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan. Kehadiran personel Polri di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat yang terdampak perubahan jadwal penerbangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan Polda Sumut bergerak cepat melakukan pengamanan dan pelayanan untuk memastikan situasi di Bandara Kualanamu tetap kondusif di tengah gangguan operasional penerbangan.

“Polda Sumatera Utara bersama Polresta Deli Serdang telah menempatkan personel di sejumlah titik di Bandara Kualanamu. Kehadiran personel tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penumpang yang terdampak pembatalan maupun perubahan jadwal penerbangan,” ujar Kombes Ferry.

Menurutnya, seluruh personel terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di bandara serta berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara, maskapai penerbangan, TNI, Avsec, dan stakeholder terkait.

“Polri juga memberikan pelayanan kesehatan kepada penumpang yang membutuhkan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman dan mendapatkan bantuan serta informasi yang diperlukan selama berada di Bandara Kualanamu,” katanya.

Ferry menjelaskan, langkah-langkah kepolisian dilakukan secara terpadu, mulai dari memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi BMKG dan PVMBG, melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder, hingga menjaga ketertiban di lingkungan bandara.

Personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi peningkatan keluhan penumpang, antrean panjang di area pelayanan maskapai, serta kepadatan di akses menuju bandara dan terminal penumpang.

Sementara itu, pihak maskapai membuka layanan kepada penumpang terdampak untuk melakukan penjadwalan ulang penerbangan atau pengembalian dana melalui customer service masing-masing maskapai.

Polda Sumut mengimbau masyarakat dan para pengguna jasa penerbangan untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta memantau informasi resmi dari maskapai dan pengelola Bandara Kualanamu terkait perkembangan jadwal penerbangan.

Hingga Minggu malam, situasi keamanan dan ketertiban di Bandara Internasional Kualanamu dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Deli Serdang  – Polda Sumatera Utara bersama Polresta Deli Serdang memberikan pelayanan kesehatan kepada para penumpang yang terdampak pembatalan dan perubahan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (6/9/2026).

Pelayanan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang harus menunggu di bandara akibat terganggunya sejumlah jadwal penerbangan sebagai dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data hingga pukul 22.00 WIB, sebanyak 58 penerbangan terdampak, terdiri dari 26 penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, 31 penerbangan kedatangan yang dibatalkan, serta satu penerbangan yang dialihkan ke Bandara Internasional Kualanamu.

Sejumlah penumpang harus melakukan penjadwalan ulang maupun pengembalian dana tiket melalui layanan maskapai. Dalam situasi tersebut, Polresta Deli Serdang bersama jajaran Polda Sumut tidak hanya memperkuat pengamanan, tetapi juga menyiapkan layanan kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan.

Tim kesehatan dari Polresta Deli Serdang disiagakan untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan medis kepada masyarakat selama berada di area Bandara Kualanamu.

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, S.I.K., bersama Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., turut melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada para penumpang.

Sebanyak 108 personel gabungan dari Polda Sumut, Polresta Deli Serdang, TNI, dan Aviation Security (Avsec) ditempatkan di sejumlah titik strategis Bandara Kualanamu. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban, personel juga membantu memberikan informasi serta pelayanan kepada penumpang yang terdampak perubahan jadwal penerbangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan kehadiran Polri di Bandara Kualanamu merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam situasi terganggunya operasional penerbangan.

“Dalam situasi seperti ini, Polri tidak hanya hadir untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami menyiapkan personel, termasuk layanan kesehatan, untuk membantu para penumpang yang membutuhkan selama berada di Bandara Kualanamu,” ujar Kombes Ferry.

Menurutnya, pembatalan dan perubahan jadwal penerbangan dapat menyebabkan sebagian penumpang harus menunggu lebih lama di area bandara. Karena itu, Polda Sumut bersama Polresta Deli Serdang memastikan kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat tetap menjadi perhatian.

“Kami memahami kondisi para penumpang yang terdampak. Oleh karena itu, selain menjaga situasi tetap aman dan tertib, personel di lapangan juga memberikan bantuan dan pelayanan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan,” katanya.

Ferry menambahkan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak pengelola Bandara Kualanamu, maskapai penerbangan, serta seluruh stakeholder terkait untuk memantau perkembangan situasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari maskapai maupun pengelola bandara terkait jadwal penerbangan. Personel Polri akan terus bersiaga untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hingga Minggu malam, situasi di Bandara Internasional Kualanamu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pihak maskapai juga terus melayani proses penjadwalan ulang dan pengembalian dana bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.(Mabhirink Gutul)