RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Semarak Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (19/8/2026) berlangsung meriah.

Kapala Desa Perkebunan Julianto didampingi Babinsa Serda Agus Sembiring, Ketua Penitia HUT RI ke 81 desa perkebunan Asmar Husein, Ketua BPD Yusmaidi, Ketua PKK Desa Perkebunan Endang Purnama Julianto, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Karang Taruna Desa Perkebunan Lepas Jalan santai dan Lake draw untuk Memeriahkan HUT RI ke 81 di Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Disela-sela kegiatan pelepasan jalan santai, Kepala Desa Perkebunan, Julianto dalam arahannya mengatakan, jalan santai dan Lake draw ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

“Kita ingin momentum kemerdekaan ini diisi dengan kegiatan positif. Jalan santai dan Lake draw ini juga untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, perangkat desa dan masyarakat,” ungkap Julianto sosok Kades yang selama ini akrab dan peduli terhadap warga desanya serta memiliki loyalitas yang tinggi.

Julianto juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi memberikan sumbangsihnya untuk menyemarakkan HUT RI ke 81 di Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pelaksanaan jalan santai dan Lake draw ini dihadiri oleh Plt. Camat Angkola Sangkunur Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, Babinsa Serda Agus Sembiring, Ketua BPD Perkebunan Yusmaidi, Ketua PKK Desa Perkebunan Endang Purnama Julianto, Ketua Penitia HUT RI ke 81 Desa Perkebunan Asmar Husein, Ketua Karang Taruna Desa Perkebunan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Peserta yang diperlombakan.
Usai acara pelaksanaan jalan santai dan Lake draw, Penitia membuat para juara satu, dua dan tiga.

Bagi pemenang lomba Jalan santai dan Lake draw untuk juara pertama langsung diberikan oleh
Plt. Camat Angkola Sangkunur Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, memberikan hadiah berupa Kulkas Merk SHRAP kepada Ibu Misman Subroto, seterusnya juara dua dilanjutkan oleh Kepala Desa Perkebunan Julianto memberikan Sepeda anak-anak kepada Ibu Risman, dan juara ketiga dilanjutkan oleh Babinsa Serda Agus Sembiring memberikan TV kepada Ibu Faisal Erwin. Dan bagi yang belum mendapat rezeki jangan merasa kecil hati semoga bertambah semangat terus supaya dapat dilakukan di tahun yang akan datang.

Ketua Panitia HUT RI ke 81 Desa Perkebunan Asmar Husein berharap perayaan lomba Agustusan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang positif bagi warga. Selain menjaga semangat nasionalisme, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkokoh kebersamaan, persatuan dan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi masyarakat desa Perkebunan.
(Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Samosir – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., memimpin penanaman bawang putih serentak dalam rangka mendukung Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Tahun Anggaran 2026 di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman bawang putih yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia sebagai tindak lanjut Tim Satgas Pangan Polri dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut, di antaranya Karo Ops Polda Sumut KBP Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum., Karo Log Polda Sumut KBP Rudi Rifani, S.I.K., Dirintelkam Polda Sumut KBP Ajie Indra Dwiatma, S.I.K., Dirkrimum Polda Sumut KBP Cornelis Mangarahon Simanjuntak, S.I.K., M.Han., Dirkrimsus Polda Sumut KBP Irfan Rifai, S.I.K., S.H., M.M., Dirlantas Polda Sumut KBP Achmad Fauzi Dalimunthe, S.I.K., serta Dirbinmas Polda Sumut KBP Afriadi Lesmana, S.I.K.
Turut hadir Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, S.T., Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M., Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon, Pabung Samosir Mayor T. Siringoringo mewakili Dandim 0210/TU, Kasi Intel Kejari Samosir Juna Kaban, S.H., M.H., PJU Polres Samosir, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Desa Maduma.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.25 WIB dengan kedatangan Kapolda Sumut bersama rombongan di lokasi penanaman bawang putih. Setibanya di lokasi, rombongan disambut Forkopimda Kabupaten Samosir dan masyarakat melalui pertunjukan Tari Tor-Tor. Selanjutnya, pada pukul 08.40 WIB, Kapolda Sumut bersama rombongan meninjau kegiatan bakti kesehatan dan kegiatan sosial yang diberikan kepada masyarakat.

Pada pukul 08.45 WIB, Kapolda Sumut bersama Forkopimda, Kelompok Tani St. Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama melaksanakan penanaman bawang putih secara bersama-sama di lahan yang telah dipersiapkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, S.E., dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Tahun Anggaran 2026. Zoom Meeting tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 11.45 WIB.

Setelah kegiatan selesai, Kapolda Sumut bersama rombongan meninggalkan lokasi penanaman bawang putih untuk melanjutkan agenda berikutnya.

PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, penanaman bawang putih serentak di Desa Maduma merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat. “Penanaman bawang putih serentak di Desa Maduma merupakan bagian dari Program Percepatan Swasembada Bawang Putih T.A. 2026 yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi di Indonesia dalam rangka mendukung ketahanan pangan, peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir,” ujar BrigPol Gunawan.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut telah dipersiapkan sebanyak 105 kilogram bibit bawang putih yang akan ditanam pada lahan seluas 8 rante. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan ketahanan pangan, khususnya komoditas bawang putih, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Samosir,” pungkasnya.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Polri bersama pemerintah daerah, kelompok tani dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan percepatan swasembada bawang putih di Indonesia.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Deli Serdang – Dalam rangka mendukung program pemerintah swasembada pangan nasional tahun 2026, Polresta Deli Serdang ikut melaksanakan kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi Indonesia tahun 2026. Rabu (19/8/2026) pagi.

Kegiatan penanaman jagung serentak, untuk Polresta Deli Serdang dilaksanakan di Desa Kuta Bayu Kec. Gunung Meriah Kab. Deli Serdang.

Dalam kegiatan di penanam bawang putih serentak ini tampak hadir Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, PJU Polresta Deli Serdang, Kepala Dinas Pertanian Kab. Deli Serdang Eli nawari nasution. Sp. MM., Danramil gunung Meriah Kapten Kav. Sudirno, Camat Gunung Meriah Andri Yosi Ginting. SIP. Map, Kepala Desa Jajaran Kecamatan Gunung Meriah, Kapolsek Gunung Meriah AKP JM. Siregar, Kelompok Tani Sauhur I Desa Kuta Bayu Kec.Gunung Meriah dan tamu Undangan.

Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang cita citakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026,” ujar Kapolresta

Diharapkan pemanfaatan lahan produktif ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sesuai dengan intruksi Bapak Presiden RI.

“Dengan semangat adanya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, Polri, kelompok tani dan masyarakat kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional” Tutup Kapolresta.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt hadiri Cetiya Tujuh Bidadari dalam rangka HUT Tujuh Dewi yang diselenggarakan di Jalan Serbaguna Gang Mahoni no. 77 Helvetia Kota Medan , Rabu 19 Agustus 2026.

Kehadiran Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt bersama pengurus Cetiya NIVASA Yen Valensia tersebut disambut baik oleh pengurus Cetiya Tujuan Bidadari, May Fung , karena kehadiran Ketua Tridharma Komda Sumut tersebut merupakan penghargaan terbaik bagi pengurus Cetiya Tujuan Bidadari untuk perkembangan Cetiya Tujuh Bidadari tersebut.

May Fung berharap masukan dari ketua Tridharma Komda Sumut Budi Malem Smt untuk kemajuan dari Cetiya Tujuh Bidadari kedepan.

May Fung juga mengatakan, Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Klenteng 7 Dewi atau disebut Chit Lin Sian Ng di Singkawang, Kalimantan Barat, puncak acaranya dan pengundian kupon berhadiah mobil, motor, dll.

Perayaan ini juga dimeriahkan dengan tradisi atraksi tatung dan kegiatan sosial dan juga sembahyang bersama.

Pada kesempatan itu, Budi Malem selaku Ketua Tridharma Komda Sumut menyampaikan selamat ulang tahun Tujuh Dewi semoga kita selalu diberkati.

Lebih lanjut Budi Malem juga menyampaikan bahwa Tridharma adalah tempat teloransi, harmonisasi dan kerukunan antar umat, jadi kita sebagai anggota Tridharma harus menjaga kerukunan beragama antar sesama tanpa memandang ras, suku dan agama Perayaan ulang tahun Tujuh Dewi ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar umat dan memupuk semangat berbuat kebaikan dalam masyarakat.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Hidup Bersama.

Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem juga menyampaikan jangan dinilai besar kecilnya, tapi lihat keihklasan dari pengurus Cetiya Tujuan Bidadari untuk berbagi.

Anak-anak Panti Asuhan Hidup Bersama juga menyampaikan banyak terimakasih dan berdoa agar Cetiya Tujuh Bidadari terus maju dan berkembang dan pengurus Cetiya Tujuan Bidadari juga diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah, kata anak panti asuhan.

Diakhir acara seluruh pengurus TITD Cetiya Tujuh Bidadari bersama Ketua Tridharma Komda Sumut mengadakan foto bersama Acara berjalan kondusif dan lancar . ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., mengecek langsung pelaksanaan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu.

Kehadiran Kapolda Sumut tersebut untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan jajaran Polda Sumut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah perdesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol hingga pemeriksaan gigi. Kegiatan ini menyasar sekitar 70 warga Desa Maduma, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Kasubid Kesehatan Kepolisian Bidang Dokkes Polda Sumut AKBP Andrean Lesmana mengatakan, bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mendekatkan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan.

“Hari ini, kami melakukan bakti sosial dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan memberikan pengobatan kepada masyarakat di wilayah ini,” ujar Andrean di Samosir, Rabu.

Menurut Andrean, pemeriksaan kesehatan tersebut penting dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan secara dini. Terlebih, kondisi geografis wilayah pegunungan menjadi salah satu tantangan bagi sebagian masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, sejumlah keluhan yang ditemukan di antaranya berkaitan dengan tekanan darah dan gangguan pernapasan. Warga yang diketahui memiliki riwayat atau indikasi penyakit tertentu akan diarahkan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut melalui fasilitas kesehatan rujukan.

“Pemeriksaan kesehatan itu juga bertujuan menjangkau masyarakat yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan seperti di desa ini, agar warga tetap dapat memantau kondisi kesehatannya,” katanya.

Andrean menjelaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihaknya dapat mengarahkan untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan di RS Bhayangkara Medan maupun rumah sakit lainnya sesuai kebutuhan medis.

Bakti kesehatan tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia. Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperluas dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Maduma, Siska Turnip, menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Polda Sumut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat desa untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Ini sangat membantu kami sebagai masyarakat desa karena bisa memeriksakan kesehatan secara gratis dan mengetahui kondisi kesehatan,” ujar Siska.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diharapkan dapat membantu warga Desa Maduma mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., mengecek langsung pelaksanaan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu.

Kehadiran Kapolda Sumut tersebut untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan jajaran Polda Sumut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah perdesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol hingga pemeriksaan gigi. Kegiatan ini menyasar sekitar 70 warga Desa Maduma, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Kasubid Kesehatan Kepolisian Bidang Dokkes Polda Sumut AKBP Andrean Lesmana mengatakan, bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mendekatkan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan.

“Hari ini, kami melakukan bakti sosial dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan memberikan pengobatan kepada masyarakat di wilayah ini,” ujar Andrean di Samosir, Rabu.

Menurut Andrean, pemeriksaan kesehatan tersebut penting dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan secara dini. Terlebih, kondisi geografis wilayah pegunungan menjadi salah satu tantangan bagi sebagian masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, sejumlah keluhan yang ditemukan di antaranya berkaitan dengan tekanan darah dan gangguan pernapasan. Warga yang diketahui memiliki riwayat atau indikasi penyakit tertentu akan diarahkan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut melalui fasilitas kesehatan rujukan.

“Pemeriksaan kesehatan itu juga bertujuan menjangkau masyarakat yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan seperti di desa ini, agar warga tetap dapat memantau kondisi kesehatannya,” katanya.

Andrean menjelaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihaknya dapat mengarahkan untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan di RS Bhayangkara Medan maupun rumah sakit lainnya sesuai kebutuhan medis.

Bakti kesehatan tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia. Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperluas dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Maduma, Siska Turnip, menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Polda Sumut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat desa untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Ini sangat membantu kami sebagai masyarakat desa karena bisa memeriksakan kesehatan secara gratis dan mengetahui kondisi kesehatan,” ujar Siska.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diharapkan dapat membantu warga Desa Maduma mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.con – Medan – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan menggelar Wisuda Periode ke-76 selama dua hari, 18–19 Agustus 2026, di Regale International Convention Center, Jalan H. Adam Malik No. 66–68, Medan.

Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi UNPAB dalam mengantarkan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi menuju tahapan baru, baik memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan kiprah di tengah masyarakat.

Pelaksanaan wisuda selama dua hari menunjukkan skala kegiatan yang cukup besar sekaligus menjadi bagian dari agenda akademik UNPAB dalam memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Kelulusan para wisudawan juga membawa konsekuensi baru berupa tuntutan untuk mampu menerapkan ilmu, keterampilan dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya mengandalkan ijazah. Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi serta mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan setelah menyandang gelar akademik.
Bagi UNPAB, Wisuda Periode ke-76 menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menjalankan fungsi pendidikan tinggi, khususnya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Dua Hari, Satu Momentum Akademik

Rangkaian Wisuda Periode ke-76 UNPAB berlangsung pada 18 dan 19 Agustus 2026 di Regale International Convention Center Medan.

Pemilihan gedung konvensi sebagai lokasi pelaksanaan memberikan ruang bagi pelaksanaan agenda wisuda dalam skala besar dengan melibatkan para lulusan beserta keluarga dan sivitas akademika.

Bagi keluarga wisudawan, momentum tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui. Di balik toga dan prosesi akademik, terdapat proses panjang berupa pembelajaran, penelitian, penyelesaian tugas akhir serta berbagai tantangan yang harus dilewati hingga akhirnya mahasiswa dinyatakan lulus.
Karena itu, wisuda bukan menjadi akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari fase baru yang menuntut para lulusan menunjukkan kompetensi dan integritas di lingkungan profesional maupun masyarakat.

Tantangan Setelah Menyandang Gelar

Lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi lingkungan yang berubah cepat. Digitalisasi, perkembangan kecerdasan buatan, perubahan pola kerja dan tuntutan industri membuat kompetensi lulusan harus terus berkembang.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi setiap perguruan tinggi untuk memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia nyata.

Wisuda Periode ke-76 menjadi momentum bagi UNPAB untuk terus memperkuat komitmen tersebut. Para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di kampus untuk menghasilkan karya serta memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya masa studi, para wisudawan kini memasuki fase baru.

Tantangan berikutnya bukan lagi sekadar memperoleh gelar, tetapi membuktikan bahwa pendidikan yang ditempuh mampu melahirkan kontribusi nyata.

Wisuda Periode ke-76 pun menjadi penanda bahwa perjalanan akademik para lulusan telah sampai pada satu titik, sekaligus membuka lembaran baru menuju dunia profesional, kewirausahaan, pengabdian masyarakat dan pengembangan keilmuan.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin SH, MH Jadi Inspektur Upacara ( Irup ) pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Repubkik Indonesia di Sekolah Budi Murni 2 Medan, Senin 17 Agustus 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti Forkopincam Medan Tuntungan, Kepala sekolah dan guru, perwakilan Pemuda Pancasila Medan Tuntungan, IPK Medan Tuntungan , Kombat Medan Tuntungan, Legiun Vetran para siswa,

Sambutan waaki Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang disampaikan Camat Kecamatan Medan Tuntungan, Berani Peranginangin, hari ini tepat delapan puluh satu tahun Indonesia telah merdeka tugas kita bukan lagi bertarung melawan penjajah dan merebut kemerdekaan, namun membangun negeri ini dan membawanya kepada kesejahteraan

Delapan puluh satu tahun yang lalu para pejuang kita bermimpi Indonesia yang merdeka

Generasi yang hidup masa depan dan rakyat hidup sejahtera untuk mimpi mereka berjuang bahkan mengorbankan nyawa .

Hari ini adalah tugas kita melanjutkan Perjuangan tersebut melalui tanggung jawab kita masing-masing

Semangat inilah yang sejalan dengan thema HUT RI 81 yakni “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” agar kita terus membawa Indonesia menuju yang lebih baik.

Bapak ibu sebangsa dan setanah air, bagi kita yang berada di pemerintahan, Medan pertempuran kita ada di tangan masyarakat dan ukurannya adalah seberapa besar kehadiran kita dapat memberikan manfaat bagi mereka

Semangat ini kita bawa dalam mewujudkan visi kita Medan yaitu Medan yang bertuah inklusif maju dan bertuan melalui transformasi menuju Medan satu data .

Kita menjalankannya melalui tujuh misi pembangunan yaitu : Medan Berbudaya, Medan Energik, Medan Ramah, Medan Tertib, Medan Unggul, Medan Aman dan Medan humanis

Misi dan program pemerintah kota Medan jangan hanya berhenti dalam dokumen perencanaan tetapi kita wujudkan dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Mulai dari pelayanan publik, pendidikan dan kesehatan, penataan kota , infrastruktur, pengamanan masyarakat hingga perlindungan sosial, semuanya harus kita dukung dan kerjakan dengan sungguh-sungguh.

Bapak ibu sebangsa dan setanah air , dalam mengisi kemerdekaan ada beberapa hal yang harus kita pegang dalam menjalankan amanah kepada masyarakat :

1. Gerakan cepat dan recot cepat terhadap persoalan yang ada di masyarakat
2. Bekerja jujur menjaga amanah dan berlaku adil.
3. Peduli terhadap Kita Medan , lingkungan dan kehidupan masyarakat.
4. Jaga keluarga dan anak-anak serta jalankan duta penggerak sebagai ayah teladan .
5. Melawan narkoba dan judi online serta lindungi generasi muda .
6. Kepada para pelajar belajarlah dengan sungguh-sungguh hormati orang tua dan guru serta jaga masa depan kalian .
7.
Bapak ibu sebangsa dan setanah air, pada akhirnya pembangunan kota bukan hanya tentang jalan , gedung dan infrastruktur, tapi juga tentang manusia, keluarga keadilan dan kepedulian .

Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat dan generasi yang kuat akan menjadi pondasi bagi kota yang kuat .

Kepada seluruh masyarakat kita Medan kami juga mengajak untuk menjaga kota ini bersama-sama , pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan semua tanpa kepedulian masyarakat.

Mulailah dari yang ada disekitar kita, jaga kebersihan lingkungan, jaga ketertiban, jaga anak-anak kita dan jangan diam bila datang sesuatu merusak lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Kemerdekaan memberikan kita hak untuk hidup dan membangun masa depan , tetapi bersama hak itu asa tanggung jawab untuk menjaga kota dan negeri yang telah diwariskan kepada kita .

Bapak ibu sebangsa dan setanah air, inilah cara kita menurunkan mimpi para pejuang bukan dengan mengangkat senjata tetapi menjaga amanah yang ada di tangan kita.

Kalau semua ini dapat kita lakukan dengan benar insyaallah kita semakin dekat dengan cita-cita mewujudkan kota Medan yang inklusif maju dan berkelanjutan.

Mari kita jadikan delapan puluh satu kemerdekaan ini sebagai momentum untuk mengingat kembali lamanah dan tanggung jawab kita kepada masyarakat.

Bapak ibu sebangsa dan setanah air, jabatan ini ada masanya, tetapi apa yang kita kerjakan untuk masyarakat akan meninggalkan jejak , maka bekerjalah dengan jujur, gerak cepat respon cepat, peduli terhadap lingkungan, jaga keluarga jangan pernah lelah melayani masyarakat.

Mari kita songsong kemerdekaan yang telah dititipkan para pejuang dengan memberikan pengabdian terbaik bagi kita dalam semangat Medan untuk semua semua untuk Medan .

Terkhusus untuk kemerdekaan jasa pahlawan jangan kita lupakan , delapan puluh satu kita dalam kemerdekaan dengan kerja nyata masyarakat kota Medan .

Pada kesempatan itu Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin SH MH memberikan bingkisan kepada ibu Vetran ibu Ringgit br Singarimbun.

Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang dilaksanakan di lapangan Sekolah Budi Murni 2 berjalan dengan. Tertib , aman, kondusif dan lancar sampai berakhir dan bubar. ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar malam resepsi kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Tapanuli Selatan yang sebelumnya diisi berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan di tiga zona, pengukuhan Paskibra, Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), upacara detik-detik Proklamasi, pawai defile dan karnaval, pemberian remisi, hingga upacara penurunan bendera Merah Putih.

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar.

Menurutnya, momentum ulang tahun kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah dilakukan serta melihat posisi pembangunan daerah dan bangsa saat ini.

“Setiap ulang tahun sesungguhnya adalah makna rasa syukur. Makna ulang tahun juga lazimnya adalah refleksi, untuk melihat kita hari ini ada di mana dan apa yang sudah kita perbuat,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tapsel. Ia menilai para veteran tidak semata-mata merupakan bagian dari sejarah masa lalu, melainkan sumber inspirasi bagi generasi penerus. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui Sosialisasi Edukasi Antikorupsi, Kebijakan Antikorupsi, serta Asistensi Fraud Risk Assessment (FRA) Strategis Pemerintah Daerah dan Operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tapsel.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Selasa (18/8/2026), dan dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Tubagus Syahputra.

Turut hadir Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat se-Tapsel, Kepala UPT Samsat Sipirok, Direktur RSUD, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tapsel untuk membangun budaya risiko, memperkuat sistem pengawasan internal, sekaligus mencegah potensi terjadinya fraud dan korupsi.
“Bagi saya, acara ini sangat penting. Ini merupakan lanjutan dari program kita untuk membangun budaya risiko di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Gus Irawan.

Menurutnya, pembangunan budaya risiko harus diawali dengan sistem manajemen risiko dan sistem pengawasan internal yang baik. Namun, sistem yang telah dibangun harus benar-benar diterapkan secara konsisten agar tidak berhenti sebatas aturan dan dokumen.

Ia menekankan bahwa sistem yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak dijalankan secara disiplin. Karena itu, setiap aparatur dituntut menjadikan kepatuhan terhadap sistem sebagai kebiasaan hingga pada akhirnya berkembang menjadi budaya organisasi. (Nurdin Nasution)