RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Karo – Kepolisian Resor (Polres) Karo menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri di halaman Mapolres Karo, Jumat (21/8) pagi. Upacara tersebut dipimpin Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., dan diikuti personel Polres Karo.

Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk mengenang sejarah perjuangan kepolisian sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., menyampaikan bahwa Hari Juang Polri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi setiap personel mengenai nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang menjadi bagian dari perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Peringatan Hari Juang Polri ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus meneruskan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Kompol Joni.

Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dengan menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, disiplin serta sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai anggota Polri, kita harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan masyarakat dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Nilai perjuangan harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Kompol Joni juga mengajak seluruh personel Polres Karo menjadikan peringatan Hari Juang Polri sebagai sarana untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jadikan momentum ini sebagai penguat semangat kita untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan soliditas, profesionalisme dan komitmen seluruh personel,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Polsek Simpang Empat turut mendukung program ketahanan pangan masyarakat melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan panen kedua tanaman jagung BUMDes Desa Nangbelawan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Jumat(21/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Perladangan Juma Lepar, Desa Nangbelawan. Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Junius Ginting menghadiri langsung kegiatan panen bersama unsur pemerintahan, TNI, pendamping desa dan masyarakat.

Turut hadir Sekcam Simpang Empat Jumpa Tegoh Sembiring, S.E., yang mewakili Camat Simpang Empat, Babinsa Serka S. Sihombing yang mewakili Danramil 04/Simpang Empat, PPL Pertanian Desa Nangbelawan Purnama Sri Ulina Br Damanik, Kepala Desa Nangbelawan Supriyanto Perangin-angin beserta perangkat desa, Ketua BPD Matius Sembiring, Ketua BUMDes Joel Degi Suka Milala beserta anggota, pendamping desa serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan panen.

Tanaman jagung tersebut ditanam menggunakan bibit sebanyak 15 kilogram dengan luas lahan sekitar 8.000 meter persegi. Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 6 ton jagung.

Bhabinkamtibmas Bripka Junius Ginting menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk program ketahanan pangan. Kami berharap hasil pertanian ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong pengelolaan BUMDes yang semakin baik,” ujar Bripka Junius Ginting.

Kegiatan panen jagung BUMDes Desa Nangbelawan masih berlangsung dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib dan kondusif.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir – Kepolisian Resor (Polres) Samosir menggelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Apel Mako Polres Samosir, Jumat (21/8/2026) pagi.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Wakapolres Samosir Kompol Manumpak H. Sitorus, S.H. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran personel Polres Samosir.

Sejumlah pejabat turut mengambil bagian dalam pelaksanaan upacara. Kabag Ops Polres Samosir Kompol Eduar, S.H. bertugas membacakan sejarah singkat Hari Juang Polri, sementara Perwira Apel dipercayakan kepada Iptu Boy Alexander Hutasoit, S.H. dan Komandan Apel Ipda Mirza Dhia Ul’haq, S.H., M.H.
Pembawa acara dalam kegiatan tersebut adalah Brigpol Dian Lestari Gultom, S.H., sedangkan pembacaan doa dilakukan oleh Briptu Muharram Syahri, S.H.

Peserta upacara terdiri dari barisan Pejabat Utama, barisan perwira, satu pleton personel bersenjata, serta personel dari Bag Ops, Bag Ren, Bag SDM, Sat Binmas, Sat Tahti, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Narkoba.

Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, menyanyikan Mars Polri, mengheningkan cipta, serta pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri.

Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Wakapolres Samosir selaku Inspektur Upacara.
“Untuk bersatu dengan rakyat dalam perjuangan mempertahankan Proklamasi, 17 Agustus 1945, dengan ini menyatakan Polisi sebagai Polisi Republik Indonesia.”
Naskah tersebut merupakan Proklamasi Polisi yang dicetuskan di Surabaya pada 21 Agustus 1945 oleh Inspektur Polisi Kelas Satu Moehammad Jasin atas nama seluruh warga polisi.

Dalam sejarah singkat yang dibacakan Kabag Ops Kompol Eduar, S.H., dijelaskan bahwa Hari Juang Polri berangkat dari momentum perjuangan polisi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Pada 20 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin selaku Komandan Polisi Istimewa Surabaya bersama sejumlah anggota menggelar rapat untuk membahas kedudukan polisi setelah Indonesia merdeka.
Hasil pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan bahwa pada 21 Agustus 1945, polisi menyatakan kesetiaannya kepada Negara Republik Indonesia melalui pembacaan Proklamasi Polisi.

Pada 21 Agustus 1945, Muhammad Jasin memimpin apel pagi di halaman Markas Polisi Istimewa Surabaya dan membacakan teks Proklamasi Polisi yang diikuti seluruh anggota. Setelah itu, anggota polisi diperintahkan melaksanakan pawai siaga sebagai bentuk kesiapan menghadapi reaksi Jepang sekaligus menyebarluaskan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Momentum tersebut kemudian menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan polisi dalam mempertahankan kemerdekaan, termasuk dalam pelucutan senjata Jepang, pendistribusian senjata kepada badan-badan perjuangan, perlawanan terhadap kedatangan Sekutu, hingga keterlibatan dalam menghadapi Agresi Militer Belanda I dan II.

Semangat perjuangan tersebut juga berkembang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi, Jambi, Palembang, Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Rangkaian perjuangan tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melalui Keputusan Kapolri Nomor: KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari 2024 menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Andika Bhayangkari, penghormatan pasukan, menyanyikan Hymne Polri dan pembacaan doa.

Seluruh rangkaian Upacara Peringatan Hari Juang Polri di Polres Samosir berakhir sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan khidmat.

Peringatan Hari Juang Polri tersebut menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Samosir untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Simalungun, – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Mahyuzar, M.Si., menekankan pentingnya ketersediaan data keluarga yang akurat dan mutakhir sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Launching Pemutakhiran Data Keluarga pada Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun, Kamis (20/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Simalungun, Kapolsek Tanah Jawa, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Simalungun, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), perwakilan Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa, Puskesmas Tanah Jawa, Koordinator Wilayah (Korwil), serta para kader pendata.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyuzar menyampaikan bahwa pemutakhiran data keluarga merupakan bagian penting dalam memastikan pemerintah memiliki gambaran yang sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
“Data keluarga bukan sekadar angka. Di dalam setiap data terdapat kondisi, kebutuhan, dan persoalan keluarga yang harus kita pahami. Karena itu, data yang kita miliki harus benar-benar akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Mahyuzar.

Menurutnya, kualitas data sangat menentukan ketepatan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan, khususnya program yang berkaitan dengan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
“Kita ingin data yang dihasilkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan dan intervensi yang tepat. Untuk itu, proses pemutakhiran harus dilakukan dengan teliti, objektif, lengkap, dan sesuai kondisi riil keluarga,” jelasnya.

Mahyuzar juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan pemutakhiran data keluarga. Keterlibatan pemerintah daerah hingga kader pendata menjadi bagian penting untuk memastikan proses pendataan dapat berjalan secara optimal.
“Pemutakhiran data keluarga ini tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, kader pendata, dan seluruh pihak terkait. Kita harus bersama-sama memastikan data yang dihasilkan berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Usai launching, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke rumah keluarga sasaran, salah satunya keluarga Bapak Deni. Pada kesempatan tersebut, Mahyuzar melihat secara langsung proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh kader pendata.
Para kader melakukan wawancara dengan keluarga menggunakan metode Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) melalui aplikasi Data Keluarga.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung bagaimana proses pemutakhiran data dilaksanakan. Melalui wawancara langsung dengan keluarga, informasi yang diperoleh diharapkan dapat menggambarkan kondisi keluarga secara faktual.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kita dapat memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar menggambarkan kondisi keluarga. Di balik setiap data ada keluarga dengan kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pendataan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Mahyuzar.
Ia juga mengapresiasi peran para kader pendata sebagai ujung tombak pelaksanaan pemutakhiran data keluarga.
“Kader adalah ujung tombak kita di lapangan. Saya berharap seluruh kader dapat melaksanakan pendataan dengan teliti dan penuh tanggung jawab, sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan,” tambahnya.

Pemutakhiran Data Keluarga pada SIGA Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun diharapkan dapat memperkuat ketersediaan Satu Data Keluarga yang akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan berbasis bukti serta memastikan program pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat sasaran. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak seluruh anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama sebagai benteng keluarga dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan bimbingan dan arahan pada Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Batang Toru yang digelar di Desa Perkebunan Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru, Kamis (20/08/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua BKMT Tapsel Rosmayanti Ritonga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Batang Toru, para kepala desa dan lurah, tokoh agama, Ketua MUI, Ketua BKMT Kecamatan Batang Toru, pengurus dan anggota BKMT, perwakilan Baznas serta masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali hadir dan bersilaturahmi bersama masyarakat melalui kegiatan pengajian BKMT. Menurutnya, pengajian bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.
“Saya selalu senang dan bahagia bersama ibu-ibu BKMT. Setiap ada kesempatan pengajian akbar, rasanya ingin selalu hadir,” ujar Gus Irawan.

Ia berharap kegiatan pengajian akbar BKMT terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan jangkauannya semakin luas. Bahkan, Bupati mendorong agar kegiatan serupa juga melibatkan kaum bapak sehingga pembinaan keagamaan dapat semakin kuat di lingkungan keluarga.

Menurutnya, kemajuan zaman membawa berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks. Karena itu, pemahaman dan pengamalan agama perlu diperkuat agar masyarakat mampu menjaga keluarga, khususnya anak-anak dan generasi muda, dari berbagai pengaruh negatif. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Medan – Perguruan Pencak Silat Budi Luhur menunjukkan keseriusannya dalam pembinaan atlet muda dengan menurunkan sebanyak 35 atlet pada Kejuaraan Pencak Silat Open Sumatera Utara (Sumut) yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

Kejuaraan tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Serbaguna, Jalan Pancing, Medan, mulai Kamis, 20 Agustus hingga Senin, 24 Agustus 2026. Ajang ini menjadi salah satu kesempatan bagi para pesilat untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat yang lebih kompetitif.

Pelatih Pencak Silat Budi Luhur, Reyvaldo, yang akrab disapa Kak Sun, menjadi sosok yang berada di balik persiapan para atlet Budi Luhur. Ia secara konsisten mendampingi dan membawa anak-anak didiknya untuk mengikuti berbagai kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan.
Dari total 35 atlet yang diturunkan, terdiri dari 19 atlet putra dan 16 atlet putri. Para atlet tersebut dipersiapkan untuk tampil maksimal sekaligus membawa nama baik Budi Luhur dalam kejuaraan yang diikuti para pesilat dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Kak Sun mengatakan, keikut sertaan Budi Luhur bukan semata-mata mengejar medali, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding kepada para atlet agar semakin matang secara teknik, mental dan disiplin.

“Yang paling penting bagi kami adalah memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk berani bertanding dan mengukur kemampuan mereka. Setiap pertandingan adalah proses belajar. Menang tentu menjadi target, tetapi mental dan pengalaman bertanding juga sangat penting untuk perkembangan mereka,” ujar Reyvaldo atau Kak Sun, Kamis ,(20/8/2026).

Menurutnya, persiapan atlet dilakukan dengan latihan dan pembinaan yang berkesinambungan. Para atlet juga diarahkan untuk memahami bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, keberanian dan rasa tanggung jawab.

“Kami ingin anak-anak Budi Luhur tidak hanya menjadi atlet yang kuat secara fisik dan teknik, tetapi juga memiliki sikap yang baik, disiplin dan menghormati lawan. Itu bagian penting dari pencak silat,” katanya.
Ia berharap seluruh atlet Budi Luhur dapat menikmati proses pertandingan dan memberikan penampilan terbaik selama kejuaraan berlangsung.

“Kami berharap anak-anak bisa tampil maksimal, menjaga sportivitas dan tidak mudah menyerah. Apa pun hasilnya nanti, kami ingin mereka pulang membawa pengalaman dan motivasi untuk berlatih lebih baik lagi,” ungkap Kak Sun.

Kejuaraan Open Sumut memperebutkan Piala Gubsu ini juga menjadi momentum penting bagi Budi Luhur untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.

Dengan menurunkan puluhan atlet putra dan putri, Budi Luhur menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pesilat muda yang berprestasi sekaligus memiliki karakter kuat.
Dukungan pelatih, orang tua, serta lingkungan perguruan diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil percaya diri. Bagi Budi Luhur, setiap pertandingan merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi.

Daftar Kontingen Budi Luhur: Atlet putra: 19 orang Atlet putri: 16 orang Total atlet: 35 orang.

Kejuaraan berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Agustus 2026, dan diharapkan menjadi ajang bagi para pesilat muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat persaudaraan antar perguruan pencak silat di Sumatera Utara.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Satresnarkoba Polrestabes Medan, seorang pengedar sabu dan ganja, di Jalan M.Yakub Lubis, Desa Bandar Khalifah, Kec.Percut Sei atuan, Jumat (14/8) sore. Proses penangkapan berlangsung alot, setelah pelaku terus berontak dan sempat terlibat pergumulan dengan petugas.

Penangkapan, berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim 3 Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang disebut kerap dijadikan tempat transaksi.

“Dari laporan masyarakat, kami kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap J (34) yang merupakan warga setempat. Kami temukan 2 paket sabu siap edar, dan 9 paket ganja kering siap edar juga. Selain itu, kami juga puluhan plastik klip pembungkus sabu, dan sejumlah uang hasil penjualan narkoba,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Kamis (20/8) siang.

Rafli menambahkan, dalam proses penangkapan pelaku, petugas sempat mendapat perlawanan dari pelaku. L yang merupakan pengedar narkoba di seputaran tempat tinggalnya, sempat berontak dan berupaya memprovokasi warga, agar proses penangkapannya gagal.

“Saat penangkapan, pelaku ini melawan dan berupaya memprovokasi warga. Namun, tim kami di lapangan berhasil mengendalikan keadaan dan mengamankan pelaku berikut barang bukti ke Satresnarkoba Polrestabes Medan untuk proses lebih lanjut,” tambah Rafli.

Dalam kasus ini, petugas masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku yang lain. Dipastikan, seluruh pelaku yang berkaitan dengan pelaku akan ditangkap untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di kota Medan.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, orang – orang yang berkaitan dengan pelaku akan kami tangkap. Tidak akan ada tempat bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,” pungkas Rafli.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Menyikapi adanya peningkatan aktivitas Gunung Sinabung, Polsek Tiganderket mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung api tersebut untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Imbauan disampaikan langsung Kapolsek Tiganderket AKP E. Hendrik Tarigan, S.H., kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tiganderket dan Kecamatan Payung, Rabu(19/8/2026).

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di Desa Mardingding, Kecamatan Tiganderket, serta Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung. Kapolsek didampingi Aiptu Lukas Sitepu, Aiptu Obet Sinulingga dan Aipda Indra Tarigan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak panik maupun mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diminta tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang dan mematuhi setiap rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan terkait aktivitas Gunung Sinabung.

Kapolsek Tiganderket AKP E. Hendrik Tarigan mengatakan, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan, terutama bagi warga yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan yang berpotensi terdampak.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Tetap ikuti arahan dari pihak berwenang dan jangan memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai wilayah berbahaya,” ujar AKP E. Hendrik Tarigan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah berisiko. Selain itu, apabila terjadi hujan, warga diminta menjauhi aliran sungai yang berhulu di kawasan Gunung Sinabung guna mengantisipasi potensi bahaya lahar hujan.

Polsek Tiganderket akan terus melakukan pemantauan situasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan meningkatkan kesiapsiagaan demi keselamatan bersama. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.con – Deli Serdang – Peredaran narkotika jenis sabu kembali diungkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang. Dua pria diamankan petugas bersama barang bukti sabu dengan berat bruto mencapai 20,35 gram di wilayah Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial MFM alias S (34) dan WTS alias W (29). Keduanya diamankan pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Balai Desa, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diterima petugas terkait dugaan tindak pidana narkotika di kawasan tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Tim Unit I Subnit II Satres Narkoba Polresta Deli Serdang dengan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan dua pria yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Dalam penindakan itu, polisi menemukan satu plastik klip transparan ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 20,35 gram.

Selain barang yang diduga sabu tersebut, petugas turut mengamankan satu potong plastik asoy berwarna hitam dan satu unit telepon seluler merek Samsung berwarna ungu.

Kedua terduga pelaku bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas juga melakukan interogasi awal terhadap terduga pelaku dan saksi di lapangan, pemeriksaan awal barang bukti menggunakan alat tes kit serta penimbangan awal terhadap barang bukti.

Kapolresta Deli Serdang melalui Kasat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., membenarkan adanya pengungkapan tersebut.

“Dua orang telah diamankan bersama barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan dan penyidik melakukan pengembangan untuk mengungkap lebih lanjut perkara tersebut,” ujar Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H.

Menurutnya, proses penanganan perkara masih berlanjut dengan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, saksi masyarakat dan saksi penangkap, sekaligus melengkapi administrasi penyidikan.

“Pengembangan juga dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut kemungkinan keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang berkaitan dengan perkara ini,” lanjutnya.

Selanjutnya, penyidik juga akan melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penyidikan.

Kedua terduga pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Tim MAN Tapanuli Selatan Sipagimbar berhasil meraih juara pertama Turnamen Sepakbola Bagusi Cup I Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Partai final berlangsung di Lapangan Bola Batara Wisnu Bagusi Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (18/8/2026).

Pada laga puncak, MAN Tapanuli Selatan Sipagimbar berhadapan dengan Tunas Muda All Star Sipagimbar. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik. Kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir, sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu tendangan penalti.

Dalam drama adu penalti, MAN Tapanuli Selatan Sipagimbar tampil lebih tenang dan berhasil menang dengan skor 4-2 atas Tunas Muda All Star Sipagimbar.

Dengan hasil tersebut, MAN Tapanuli Selatan Sipagimbar keluar sebagai juara I, Tunas Muda All Star Sipagimbar juara II, SimasFren FC juara III, dan Sitabo-tabo FC menempati posisi juara IV.

Selain penghargaan untuk tim terbaik, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan individu. Parel dari SimasFren FC dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak, sedangkan Geri Harahap meraih penghargaan sebagai pemain terbaik. Sementara itu, penghargaan tim terbaik diberikan kepada Mantab (Mandalasena Tambiski) dari Kecamatan Saipar Dolok Hole. (Nurdin Nasution)