RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Batubara – Polres Batu Bara melaksanakan program Police Go To School secara serentak di 19 sekolah tingkat SMP/MTs sederajat yang tersebar di wilayah Kabupaten Batu Bara, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sekaligus upaya membangun komunikasi dan sinergitas dengan pihak sekolah serta memberikan edukasi kepada para pelajar terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pelaksanaan kegiatan tersebar di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, kegiatan berlangsung di MTs Syarifah, Dusun VII Gambus Laut, dengan pembina upacara Kasat Binmas AKP Lumban Sirait, S.H., yang mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA.

Selanjutnya, kegiatan juga dilaksanakan di MTs Al Wasliyah Simpang Gambus, MTSS Al Washliyah Bulan-Bulan, MTSS Al Washliyah Titi Merah, MTs Swasta Al Muttaqin, serta MTSS Nurul Yaqin. Kegiatan di sekolah-sekolah tersebut diisi oleh jajaran PJU dan Kapolsek sebagai pembina upacara.

Di wilayah Talawi dan sekitarnya, Police Go To School dilaksanakan di MTSS Hidayatul Ulumiyah Desa Ujung Kubu, SMP Swasta Tanwir Almadani Kampung Petani Desa Ujung Kubu, MTSS Al Washliyah Labuhan Ruku, MTSS Nurhasanah Labuhan Ruku, serta MTSS Teladan III Bagan Baru.

Sementara di wilayah Air Putih, Sei Suka dan sekitarnya, kegiatan berlangsung di MTSS Al Ihya Tanjung Gading, MTSS Darul Ilmi Desa Sukaraja, MTSS Islamiyah Tanjung Kasau, serta MTSS Surya Agung Pematang Kuing. Untuk wilayah Medang Deras, kegiatan dilaksanakan di MTSS Amalul Ikhlas Medang dan MTSS Al Munawwarah Desa Medang.

Dalam kegiatan tersebut, para pembina upacara menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada para pelajar, di antaranya pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, tawuran dan perundungan (bullying). Para siswa juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial, tertib berlalu lintas, serta menghindari berbagai bentuk tindak pidana dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Para pelajar juga diajak untuk menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, taat hukum, bertanggung jawab dan memiliki semangat cinta tanah air.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Polres Batu Bara turut menyerahkan cenderamata kepada masing-masing sekolah berupa 1 bola voli, 1 bola kaki dan 3 tas sekolah.

Melalui kegiatan Police Go To School ini, Polres Batu Bara terus memperkuat sinergitas dengan pihak sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga keamanan, menjauhi narkoba dan menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 19 sekolah tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para pelajar.(Mabhirink Gutul)

 

Timbunnews.com – Karo – Tim Cobra Satreskrim Polres Karo mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Karo. Seorang pria yang diketahui merupakan residivis berhasil diamankan petugas setelah diduga mencuri sejumlah barang elektronik milik korban.

Tersangka berinisial BW alias K (31), warga Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, diamankan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 19.15 WIB di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Mulgap 1, Kecamatan Berastagi, tepatnya di sekitar Terminal Berastagi.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Tim Cobra Satreskrim Polres Karo bersama Personel Unit Reskrim Polsek Berastagi yang dipimpin Kasatreskrim Polres Karo AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si.

Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Jamin Ginting, Gang Tropis, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Peristiwa diketahui setelah korban berinisial ASBG diberitahu oleh adiknya bahwa sejumlah barang milik korban tidak berada di dalam kamar. Barang yang hilang berupa satu unit iPad merek Apple warna silver, satu unit iPhone 13, dan satu unit laptop merek Acer warna silver.

Saat dilakukan pengecekan, korban bersama saksi mendapati jendela kamar dalam kondisi terbuka lebar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa tersangka BW alias K sedang berada di sekitar Terminal Berastagi pada Kamis malam.

Tim Cobra bersama Personel Unit Reskrim Polsek Berastagi kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka.

Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, tersangka disebut melakukan perlawanan terhadap petugas. Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Karena peringatan tersebut tidak diindahkan, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

Setelah diamankan, tersangka dibawa ke RSUD Kabanjahe untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mapolres Karo guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit iPad merek Apple warna silver, satu unit iPhone 13, dan satu unit laptop merek Acer warna silver.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasatreskrim Polres Karo AKP Hizkia Siagian, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Perkara selanjutnya masih dalam proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Karo.

Tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku terkait dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Pancur Batu — Lapas Kelas IIA Pancur Batu kembali memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan razia dan tes urine yang melibatkan sinergi antara TNI, Polri, BNNK, dan jajaran Lapas Kelas IIA Pancur Batu. Senin, 21 September 2026

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan personel gabungan yang melaksanakan pemeriksaan pada kamar dan area hunian warga binaan. Razia dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Selain pemeriksaan kamar hunian, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine terhadap ratusan warga binaan dan petugas Lapas Pancur Batu. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan lingkungan Lapas tetap terbebas dari penyalahgunaan narkotika serta memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba, HP dan barang terlarang lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, Amd.IP., S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban Lapas.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan Lapas yang aman, tertib dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kami terus membangun sinergi dengan TNI, Polri dan BNNK dalam melakukan deteksi dini serta pencegahan terhadap segala bentuk pelanggaran,” ujar Kalapas.

Pelaksanaan razia dan tes urine berlangsung dengan tertib dan mengedepankan prosedur yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat integritas petugas serta kesadaran warga binaan untuk mengikuti seluruh program pembinaan dan mematuhi tata tertib selama menjalani masa pidana.

Lapas Kelas IIA Pancur Batu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas, meningkatkan pengawasan, dan menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Karo – Aksi sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, berhasil digagalkan personel Polsek Simpang Empat. Enam remaja diamankan bersama sejumlah senjata tajam dan tiga botol berisi bahan bakar yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Pengamanan bermula setelah Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H. menerima informasi dari Sekdes Surbakti, terkait keberadaan sekelompok pemuda yang membuat resah warga dengan mengendarai mobil Suzuki Katana dan sejumlah sepeda motor.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek bersama personel langsung bergerak menuju Desa Surbakti. Saat memasuki gapura desa, petugas mendapati sekelompok remaja yang langsung melarikan diri setelah melihat mobil patroli. Petugas sempat melakukan pengejaran, namun sejumlah remaja berhasil lolos.

Kapolsek kemudian kembali mendapat informasi bahwa kelompok tersebut bergerak keluar dari Desa Surbakti menggunakan sepeda motor dan mobil Suzuki Katana. Personel kembali melakukan penyisiran hingga menemukan kendaraan yang dimaksud di depan Gudang Wartel Direksi Rio.

“Begitu melihat kehadiran petugas, beberapa remaja langsung melarikan diri. Namun, beberapa lainnya berhasil diamankan di dalam mobil karena tidak sempat melarikan diri,” ujar Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H.

Dari pemeriksaan di lokasi, polisi mengamankan satu bilah pisau jenis tumbuk lada bergagang kayu dengan sarung berwarna hitam yang ditemukan di dalam mobil.

Selain itu, turut diamankan tiga botol berisi kain dan bahan bakar Pertalite yang diduga merupakan molotov.

Sementara itu, sebelumnya Sekdes bersama warga juga telah mengamankan sejumlah senjata tajam yang dibawa dalam rombongan tersebut, yakni tiga bilah senjata tajam jenis samurai, celurit dan parang.

Enam remaja yang diamankan masing-masing berinisial RS (17), BT (18), JG (17), RRP (17), RP (18) dan RS (17). Mereka diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari sejumlah wilayah di Kecamatan Simpang Empat, Berastagi maupun Kecamatan Merdeka. Salah seorang dari mereka diketahui merupakan pengemudi Suzuki Katana.

Selanjutnya, para remaja beserta barang bukti diserahkan ke Polres Karo untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Kapolsek Simpang Empat mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya tindak pidana 3C serta aksi tawuran di wilayah hukum Polsek Simpang Empat.

“Personel terus melaksanakan patroli dan pemantauan untuk mengantisipasi aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan berorientasi pada kualitas pembelajaran menjadi salah satu kunci penting dalam membangun pendidikan yang bermutu. Pesan tersebut ditegaskan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, saat melantik dan mengambil sumpah 38 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah jenjang SDN dan SMPN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (21/9/2026).

Pelantikan yang dirangkaikan dengan apel pagi gabungan tersebut berlangsung di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemkab Tapsel, Sipirok. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para asisten, staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapsel. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola satuan pendidikan melalui penempatan pemimpin sekolah yang telah melewati tahapan seleksi dan persyaratan sesuai ketentuan.

Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui kemampuan menghadirkan pendidikan yang mampu membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. “Bangsa yang unggul ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, sedangkan manusia yang berkualitas sangat ditentukan oleh pendidikannya,” ujar Gus Irawan, menekankan pentingnya tanggung jawab para kepala sekolah dalam membangun masa depan generasi Tapsel.

Ia menjelaskan, pengangkatan 38 kepala sekolah tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang lowong dan telah memperoleh pertimbangan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 46589/R/AK.02.03/SD/KR.6/2026 tertanggal 11 September 2026. Proses pengangkatan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, yang mencakup seleksi administratif dan substantif serta pendidikan bagi bakal calon yang dinyatakan lulus. “Saya yakin saudara-saudara adalah yang terbaik di antara calon peserta lainnya. Saya tahu banyak peserta yang mengikuti seleksi, tetapi tidak semuanya lulus,” katanya. Pelantikan yang juga diikuti sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari proses pengisian jabatan yang mengedepankan persyaratan dan kompetensi.

Lebih lanjut, Gus Irawan mengingatkan bahwa kepala sekolah harus menguasai dan mampu menerapkan delapan standar nasional pendidikan, meliputi standar kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan. Penguasaan terhadap standar tersebut menjadi landasan dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan. Ia meminta para kepala sekolah tidak berhenti belajar setelah memperoleh amanah jabatan, melainkan terus berinovasi dan melakukan pembenahan sesuai kebutuhan satuan pendidikan masing-masing. “Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.

Menurut Bupati, keberhasilan sebuah sekolah sangat berkaitan dengan kemampuan pemimpinnya membangun visi bersama guru dan tenaga kependidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan mendorong peserta didik mengembangkan potensi serta meraih prestasi. Tanggung jawab tersebut juga harus selaras dengan visi pembangunan Tapanuli Selatan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, unggul, cerdas, dan sejahtera, sekaligus menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Para orang tua menitipkan anaknya kepada kita untuk dididik agar menjadi anak yang cerdas, cinta, berakhlak, memiliki moral dan etika. Harapan itu kami gantungkan kepada Bapak dan Ibu semua,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gus Irawan turut mengapresiasi Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang selama ini berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Tapsel.

Ia juga menyampaikan bahwa Tapanuli Selatan pada tahun ini memperoleh pengakuan sebagai kabupaten dengan kualitas data pendidikan yang memiliki residu terendah. Capaian tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan akurasi dan kualitas data hingga tidak lagi ditemukan residu. Berdasarkan Keputusan Bupati Tapanuli Selatan Nomor 100.3.3.2/492/2026 tanggal 17 September 2026, enam kepala sekolah yang mendapat penugasan pada jenjang SMPN ialah Sinarliani Situmorang, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 2 Angkola Selatan, Andi Gustian Hamonangan, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 2 Satu Atap Angkola Muaratais, Fitri Sahrani Tanjung, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 8 Satu Atap Sipirok, Listhen Tiarmaida Silitonga, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 2 Tantom Angkola, Habsah Harahap, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 4 Sipirok, serta Nuranita Siregar, S.Pd.SD, sebagai Kepala SDN No. 100107 Lobu Layan Sigordang. Sementara itu, para kepala sekolah jenjang SD lainnya ditempatkan di berbagai satuan pendidikan yang tersebar di wilayah Tapanuli Selatan, termasuk Panobasan Lombang, Sitinjak, Garonggang, Panompuan Julu, Sipogu, Hutapadang, Benteng Huraba, Napa, Padang Lancat, Aek Kahombu, Batangtoru, Hapesong, Haunatas, Huraba, Pancurbatu, Sugi, Simangambat, Sipagimbar, Sipirok, Paran Julu, Rambasihasur, Simataniari, Aek Tarutung, Hutaraja, Muara Hutaraja, Muara Upu, Aek Badak Jae, dan Rianiate.

Di akhir arahannya, Bupati Gus Irawan kembali menegaskan bahwa amanah sebagai kepala sekolah harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, integritas, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Kesamaan visi antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan sekolah benar-benar berorientasi pada perkembangan peserta didik. Ia berharap pelantikan 38 kepala sekolah tersebut menjadi momentum penguatan tata kelola pendidikan di Tapanuli Selatan, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang tumbuhnya karakter, moral, etika, dan prestasi generasi muda. “Saya berharap kualitas pendidikan di Tapanuli Selatan semakin baik dan meningkat pada masa-masa mendatang. Harapan itu sangat besar, dan kemudian kami serahkan kepada Bapak dan Ibu para kepala sekolah,” pungkasnya. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan Dan Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT) Kecamatan Angkola Sangkunur menyelenggarakan pengajian rutin bulanan di Kecamatan Angkola Sangkunur, pada hari ini di desa Perkebunan Senin, (21/9/2026).

Dalam sambutannya Bupati Tapanuli Selatan, (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Camat Angkola Sangkunur, Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, menyampaikan kata sambutannya titip salam Bupati Tapsel kepada seluruh masyarakat Angkola sangkunur karena belum bisa hadir di pengajian bkmt Nurul Jannah berhubung Bupati sedang ada kegiatan di kantor bupati.

Camat berharap dengan diselenggarakannya pengajian rutin bulanan ini, apa saja yang disampaikan tuan Guru Al Ustadz dapat menjadi pedoman hidup dan diterapkan di rumah serta kehidupan sehari-hari.

Sebagai pimpinan tertinggi di Kecamatan Angkola Sangkunur, Rizky Gustony Hutasuhut yang juga didampingi forkopimcam dan sekcam memberitahukan kepada masyarakat dan bahwasanya pengajian bkmt ini agar menjadi sarana untuk mempererat silaturrahmi masyarakat se kecamatan Angkola Sangkunur baik antara desa dan kelurahan.

Kepala Desa Perkebunan Julianto juga berharap kedepannya acara pengajian ini akan diteruskan anak cucu dan dapat berkembang ke arah lebih baik kedepannya.

Sementara Ketua BKMT kabupaten Tapanuli Selatan, Rosmayanti Ritonga berharap semuanya mendapatkan keberkahan dalam tausiah tablig ke tablig dapat meningkatkan ketaqwaan kita.

“Hablum minallohi wa Hablum minannas. Dan semangat kekompakan BKMT sebagai wadah pengajian dan penggerak kebaikan,” ujarnya.

Ketua BKMT Kabupaten Tapanuli Selatan, Rosmayanti Ritonga juga sangat mengapresiasi kinerja Plt camat Angkola Sangkunur beserta Sekcamnya karena sudah bersinergi untuk menyelenggarakan pengajian bulanan ini semoga dapat sukses terus.

Selanjutnya Al ustadz yang diundang dari Padangsidimpuan M. Sagala menyampaikan tausiahnya dengan perjalanan Nabi Muhammad Saw.

Hadir dalam acara pengajian bulanan ini Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu yang diwakili, Mewakili Kabag Kesra Rido Ranto Siregar, S. Ag, M. Si, Ketua BKMT Kabupaten Tapsel, Rosmayanti Ritonga, Plt. Camat Angkola Sangkunur Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, Ketua BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur Murniwati Siregar, Ka. KUA Ali Syahbana Harahap, Perwakilan Kapolsek Batang Toru/Babinkamtibmas Brippol Wendi Pramono, Ketua PKK Kecamatan, Ketua MUI Angkola Sangkunur yang diwakili Tohir Sianipar, Sekcam Angkola Sangkunur Dedy Isnandar Harahap, SE, Ketua PKK Kecamatan dan Tim PKK Kecamatan, staf kantor Camat Angkola Sangkunur, Mandor 1. Afd. 5 Perkebunan PTPN IV Regional 1 Hapesong beserta karyawan yang hadir, Kepala Desa/Lurah, Ketua PKK Desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, para pengajian bkmt Nurul Jannah Angkola Sangkunur, cerdik pandai dan beberapa santri-santriah Ponpes kecamatan Angkola Sangkunur.

Pantauan wartawan di lokasi pengajian bulanan, acara berjalan lancar dan penuh haru saat ustadz menyampaikan tausiahnya. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Medan – Peresmian tempat ibadah Cetiya Dhammakaya yang berlokasi di Jalan Tapian Nauli, Pasar Satu, Komplek Pasar Satu Mas Blok C23–24, berlangsung sukses  dan penuh kekeluargaan, Minggu, 20 September 2026.

Kegiatan peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol diresmikannya tempat ibadah Cetiya Dhammakaya yang diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial dan kerukunan masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Ketua Permabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, yang juga  Ketua DPRD Kota Medan,  Anggota DPRD Sumut Hasyim, S.E.,  Anggota DPRD Kota Medan Agus Setiawan,  Ketua Tridharma Komda Sumatera Utara Budi Malem, SMT; Pembimas Buddha Provinsi Sumatera Utara Sukasdi, S.E., M.A.; dan pelaksana Pematang Siantar , Gunawan .

Dalam rangkaian kegiatan, para undangan bersama pengurus yayasan mengikuti prosesi peresmian dan penandatanganan prasasti.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap keberadaan rumah ibadah sebagai bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Ketua Permabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, yang juga  Ketua DPRD Kota Medan menyampaikan selamat atas peresmian Cetiya Dhammakaya, semoga Cetiya ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Tionghoa sekitar Cetiya ini.

Pak Wong berharap agar Cetiya yang baru dikembangkan ini berguna bagi masyarakat secara umum dan semoga terus berkembang kedepan, kata Wong.

Pembimas Buddha Provinsi Sumatera Utara Sukasdi, S.E., M.A. juga menyampaikan selamat atas peresmian Cetiya Dhammakaya yang dulunya satu pintu dan dikembangkan menjadi dua pintu ini merupakan kolaborasi semua pihak.

Sukasdi ibaratkan seperti pemain bola, walaupun dapat melewati satu dan dua lawan tanpa kerjasama tidak akan membuahkan hasil yang maksimal.

Demikian juga tempat ibadah ini, kalau keberadaannya secara gotong royong maka menghasilkan hasil yang maksimal.

Dengan demikian Sukasdi berharap agar kerjasama semua pihak terus dilakukan seperti sekarang ini, kata Sukasdi.

Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem, SMT, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan Cetiya Dhammakaya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi umat serta menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keagamaan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Keberadaan rumah ibadah  Cetiya Dhammakaya bukan hanya menjadi tempat untuk menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi tempat pembinaan umat serta mempererat kebersamaan dan kerukunan masyarakat,” ujar Budi Malem.

pengurus berharap rumah ibadah tersebut dapat terus berkembang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan umat, serta turut berkontribusi dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan masyarakat di Kota Medan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.con – Karo – Polsek Munte melaksanakan pengamanan kegiatan HUT Porseni dan Malam Budaya Permata GBKP Klasis Munte ke-78 yang digelar di Losd Desa Munte, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Sabtu(19/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Erurat i Bas Kata, Meherga i Bas Budaya” tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari doa, pembukaan, sambutan panitia, sambutan Pdt. Dr. Kalvinsius Jawak, sambutan tokoh masyarakat, makan bersama hingga hiburan dan menari bersama.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Polsek Munte menurunkan personel pengamanan yang terdiri dari Aiptu P. Panjaitan, Aipda Nopri Perangin, Aipda Salmon Sembiring dan Brigadir Jery Sinukaban.

Kapolsek Munte AKP D. Tambunan, S.H., M.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memastikan kegiatan budaya dan keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati seluruh rangkaian kegiatan sehingga suasana tetap aman dan kondusif,” ujar AKP D. Tambunan.

Kegiatan HUT Porseni dan Malam Budaya Permata GBKP Klasis Munte ke-78 berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan situasi kamtibmas tetap kondusif. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Selatan, (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga saat menghadiri kegiatan World Cleanup Day di Desa Huta Godang, Kecamatan Batangtoru, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Rumah Zakat tersebut diisi dengan penanaman bibit pohon sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko erosi dan sedimentasi di sekitar aliran sungai.

Kegiatan turut dihadiri jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Konservasi Indonesia, Pemerintah Kecamatan Batangtoru, Pemerintah Desa Huta Godang dan unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta para relawan.

Mewakili Bupati Tapsel, Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan apresiasi kepada Rumah Zakat, Konservasi Indonesia, relawan, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari agenda pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Apapun yang kita lakukan, harus mempertahankan keseimbangan antara kesejahteraan dengan lingkungan hidup. Tidak bisa kita hanya mendorong kesejahteraan saja,” tegas Jafar.

Ia menjelaskan, perhatian Pemkab Tapsel terhadap isu lingkungan juga semakin kuat setelah dirinya mengikuti forum pemerintah daerah se-Asia Pasifik yang membahas perubahan iklim atau climate change di Jakarta. (Nurdin Nasution)

 

Rimbunnews.com – Samosir– Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit bus penumpang terjadi di Jalan Lintas Desa Boho, Dusun I, Kecamatan Sianjur LMulamula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Bus dengan nomor polisi Z 7763 NE tersebut diketahui dikemudikan seorang pria berinisial KW (43), warga Kisaran. Bus membawa sebanyak 29 penumpang dari arah Sibeabea menuju Pangururan.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, sebanyak 26 penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari 26 korban luka tersebut, sebanyak tiga orang mengalami patah tulang, sementara 23 orang lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan keterangan awal dari pengemudi, kecelakaan terjadi ketika bus melintas di Jalan Lintas Boho. Secara tiba-tiba, terjadi kerusakan atau patah pada salah satu komponen pengendali kemudi (stir).
Kondisi tersebut menyebabkan kemudi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan oleh pengemudi. Bus kemudian keluar dari badan jalan dan terjatuh ke arah depan rumah warga dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Mengetahui kejadian tersebut, personel Polres Samosir bersama jajaran terkait langsung bergerak melakukan penanganan di lokasi.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama Kasat Lantas dan personel Polres Samosir turun langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Polres Samosir juga berkoordinasi dengan puskesmas setempat dan RSUD Hadrianus Sinaga untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan para korban.

Dalam proses evakuasi, personel Satuan Lalu Lintas Polres Samosir bersama masyarakat sekitar harus masuk ke dalam badan bus yang mengalami kerusakan untuk membantu sejumlah penumpang yang terjebak dan tidak dapat keluar secara mandiri.

Petugas memberikan perhatian khusus kepada korban yang mengalami cedera serius. Terhadap tiga penumpang yang mengalami patah tulang, sebelum proses pemindahan dilakukan, personel Satuan Lalu Lintas bersama masyarakat sekitar memberikan pertolongan awal dengan membuat penopang sementara menggunakan kayu dan papan.

Kayu dan papan tersebut digunakan untuk menopang bagian tubuh korban yang mengalami patah tulang agar tetap stabil selama proses evakuasi. Langkah tersebut dilakukan secara hati-hati untuk meminimalkan pergerakan pada bagian tubuh yang mengalami cedera hingga korban dapat dipindahkan ke kendaraan ambulans dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Petugas kemudian secara bersama-sama mengevakuasi para korban dari dalam bus menuju lokasi yang lebih aman.
Beberapa korban lainnya juga mengalami luka-luka dan membutuhkan bantuan untuk dapat keluar dari badan kendaraan yang mengalami kerusakan berat.

Seluruh korban akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan menggunakan ambulans rumah sakit dan kendaraan pendukung dari Polres Samosir.

Plt. Kasi Humas Polres Samosir, BrigPol Gunawan Situmorang, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan medis.
“Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat 26 orang penumpang mengalami luka-luka yang dievakuasi ke Rumah Sakit Hadrianus Sinaga Pangururan untuk mendapatkan pertolongan medis. Mobil ambulans rumah sakit dan Polres Samosir mengantar seluruh korban ke Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga di Pangururan,” ujar Gunawan.

Menurutnya, personel Polres Samosir juga melakukan upaya penyelamatan terhadap penumpang yang terjebak di dalam bus.
“Personel Polres Samosir memasuki bus yang sudah terbalik untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit dan yang tidak dapat keluar dari bus karena mengalami patah tulang. Sebelum dievakuasi, korban yang mengalami patah tulang terlebih dahulu dibantu menopang bagian tubuh yang cedera menggunakan kayu dan papan bersama masyarakat sekitar agar tetap stabil. Seluruh korban berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga,” katanya.

Selain memastikan proses evakuasi berjalan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., juga menyempatkan diri mengunjungi para korban di lokasi maupun di RSUD Hadrianus Sinaga.
Kapolres menyampaikan kata-kata penyemangat kepada para korban yang selamat. Perhatian juga diberikan kepada masyarakat sekitar, khususnya anak-anak, sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak trauma akibat kejadian tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga membagikan cokelat kepada anak-anak masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
“Kapolres Samosir yang berada di lokasi mengunjungi para korban, menyampaikan kata-kata semangat, termasuk juga kepada masyarakat sekitar untuk mengurangi dampak trauma, dan juga kepada anak-anak dengan cara berbagi cokelat,” jelas Gunawan.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, Kapolres Samosir kemudian mengunjungi para korban yang menjalani perawatan di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan.

Sementara itu, Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir melakukan penanganan lebih lanjut terhadap kecelakaan tersebut.
Sopir dan kernet bus saat ini masih dimintai keterangan oleh petugas untuk mengetahui secara lebih rinci kronologi maupun penyebab kecelakaan.
“Saat ini sopir dan kernet bus sedang diambil keterangannya di ruangan Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir, sedangkan korban yang sehat sudah diantarkan ke tempat yang nyaman di Pangururan untuk beristirahat,” tutup BrigPol Gunawan Situmorang.

Petugas juga telah melakukan olah TKP sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui secara pasti faktor penyebab kecelakaan.

Polres Samosir memastikan penanganan terhadap seluruh korban menjadi prioritas, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir.(Mabhirink Gutul)