RIMBUN NEWS

Setu Pitara

 

Rimbunnews.com, – Kota metropolitan Depok merupakan salah satu kota yang menjadi penyangga ibu kota Jakarta . Sebagai kota metropolitan , Depok berkembang menjadi kota modern dan menjadi salah satu tujuan bagi kaum urban dari berbagai daerah di Indonesia . Sebagai kota metropolitan dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup besar , sudah pasti kota Depok tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang kerap terjadi di beberapa kota besar di Indonesia . Salah satunya adalah permasalahan banjir . Untung saja , kota Depok sudah punya perencanaan terkait dengan pencegahan banjir . Perencanaan itu berupa keberadaa Situ ( danau kecil ) yang ada di salah satu kecamatan , yaitu kecamatan Pancoran mas . Selain situ , di kecamatan Pancoran mas juga terdapat hutan dalam kota atau cagar alam yang bernama Cagar alam TAHURA ( Taman Hutan Raya ) .

Keberadaan cagar alam dan Situ Pancoran mas itu tentu saja sangat berguna bagi pencegahan banjir yang bisa saja terjadi setiap saat , terutama pada musim hujan . Apalagi kota Depok berbatasan langsung dengan Bogor yang terkenal dengan banjir kirimannya . Tapi sedikit disayangkan , karena dari hasil pengamatan langsung Rimbun news dilapangan . Cagar Alam Pancoran mas dan Situ Pancoran mas itu terlihat tidak terawat . Seperti cagar alam Pancoran mas , kondisi cagar alam yang memiliki luas 7 ha itu terlihat carut – marut . Sampah dan semak belukar yang tinggi menghiasi bagian dalam dari cagar alam tersebut . Karena keberadaan cagar alam itu dikelilingi oleh rumah – rumah penduduk yang cukup padat , tentu saja semak belukar yang berada di dalam cagar alam itu dikhawatirkan akan menjadi tempat berkembang biaknya hewan – hewan melata yang sangat berbahaya seperti ular . Menurut informasi dari salah seorang warga yang tinggal di dekat cagar alam itu , pada musim hujan sering sekali ular – ular berkeliaran di dekat rumah warga . Somad , demikian nama warga yang memberi informasi itu . Tidak jarang pula ular – ular itu masuk kedalam rumah warga , untungnya sampai dengan saat ini belum ada warga yang menjadi korban gigitan hewan melata itu . Sementara itu , di situ Pancoran mas . Keadaan yang kurang lebih sama juga terlihat . Di danau kecil yang ukurannya sekitar 1 ha itu , pendangkalan akibat menurunnya curah hujan juga cukup terlihat jelas . Di beberapa titik , terlihat jelas lumpur seperti mengambang di permukaan Situ . Menurut salah seorang warga yang bernama pak Yono , lumpur yang berada di Situ itu cukup tinggi . Bahkan jika diukur kedalaman lumpur itu bisa mencapai 1 meter bahkan lebih ujarnya . Masih menurut pak Yono , jika hal itu terus dibiarkan maka bisa saja suatu saat Situ itu akan tertutupi oleh lumpur dan akhirnya akan mengering . Salah seorang warga lainnya yang bernama Firman Silitonga . ” Seharusnya pihak pemerintah kota Depok melakukan penggalian minimal setahun sekali , supaya kedalaman Situ tersebut tidak terganggu oleh lumpur – lumpur itu ” . Sayang sekali , Rimbun news tidak berhasil menemui ketua RW setempat . Dan ketika Rimbun news ingin mengonfirmasi kepada lurah Pancoran mas , salah seorang staf kelurahan mengatakan bahwa pak lurah sedang ada rapat di kantor walikota Depok .(Barus)

Rimbunnews.com – Medan – Anggota Dewan Pere Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Medan Fraksi Gabungan Hanura – PKB  gelar Sosialisasi Peraturan Daerah ( PERDA )  Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang “Sistem Kesehatan Kota. Medan”, yang diselenggarakan  di Jalan Nilam 1 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (25/05/2025).

Pada sosialisasi tersebut yang dihadiri ratusan masyarakat yang didominasi warga Nilam dan sekitarnya menyampaikan segala keluh kesahnya terutama dalam kesehatan terlebih yang berhubungan dengan BPJS

Putra Daerah Dibawah Kaki Gunung Sinabung yang juga Anggota DPRD  Kota Medan Fraksi Gabungan Hanura – PKB, EKO AFRIANTA SITEPU  Tampung Semua keluh kesah  Masyarakat terutama masalah atau kendala pada kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat tersebut.

“Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Medan, berjalan pada tahun 2022. Program ini menjamin seluruh warga Kota Medan dapat mengakses layanan kesehatan hanya dengan KTP atau KK,”tutur Eko Arianta Sitepu yang juga telah berhasil meniti karirnya satu periode di DPRD Tanah Karo periode 2019-2024 ini.

Disini menurut Eko, pentingnya rumah sakit memberikan pelayanan maksimal tanpa intimidasi terhadap pasien terkait masalah kartu tidak aktif atau tunggakan iuran. Warga juga diberi kesempatan untuk bertanya tentang program kesehatan yang berkaitan dengan Perda dimaksud.

Pak Situmorang  yang tinggal di Jalan Nilam 11 Kelurahan Mangga  mempertanyakan soal BPJS tidak aktif saat berada dirumah sakit, dimana pihak rumah sakit menolak karna BPJS Kesehatan Keluarganya Tidak Aktif.

“Saya adalah peserta BPJS Kesehatan Mandiri kelas II dan sudah lama tidak bayar iuran. Apakah bisa mengikut program UHC, karena saya sudah tidak sanggup membayar iuran nya yang menunggak bertahun-tahun dan saya seorang janda ,” tanya ibu ita warga Jalan Sembada.

Perwakilan BPJS Kesehatan Mia Ginting dengan rinci menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan memiliki prosedur dan SOP dalam memberikan pelayanan terhadap peserta BPJS Kesehatan.“Untuk BPJS Kesehatan memiliki prosedur dan SOP dalam pelayanan terhadap peserta BPJS. Dari Puskesmas di rujuk ke Rumah sakit, terlebih dahulu sesuai dengan diagnosa penyakit hasil pemeriksaan awal. Jadi, semua ada prosedur nya bu,” papar Mia Ginting.

Pada kesempatan itu pak Harahap menyampaikan rasa terima kasih kepada Eko Afrianta Sitepu , karena sudah bersedia datang ke wilayah Nilam oninsehingha kami selaku masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah kami di lingkungan ini, kata pak Harahap.

Harahap berharap agar kedepannya terus memberikan perhatiannya kepada masyarakat Salingkar terkhusus lingkungan Nilam sekitarnya.

Usai melaksanakan sosper, Eko Afrianta Sitepu menggelar foto bersama dengan memberikan souvenir kepada  masyarakat yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili camat Medan Tuntungan, Lurah Kelurahan Mangga, Perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan perwakilan BPJS Kesehatan. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Polri menunjukkan kesigapan dan komitmennya dalam mendukung kelancaran proses keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) di Embarkasi Medan. Di bawah kepemimpinan AKBP Yudi Atnis, S.T., M.H., personel pengamanan bersinergi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan dan UPT Asrama Haji Medan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Berdasarkan pantauan tim media haji di lapangan, petugas pengamanan Polri menunjukkan sikap santun dan humanis dalam menyambut para calhaj serta keluarga yang mengantar. Di area utama penerimaan seperti Aula I dan Aula II Madinatul Hujjaj, kehadiran petugas yang ramah memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh tamu Allah.

Seluruh fasilitas yang digunakan dalam proses penerimaan calhaj, termasuk hotel tempat para jemaah beristirahat, disterilkan secara menyeluruh oleh pihak pengamanan. Hanya calhaj, petugas PPIH, dan pegawai UPT Asrama Haji Medan yang diizinkan masuk ke area tersebut guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Petugas pengamanan juga terus berkoordinasi secara aktif dengan PPIH dalam mengatur alur kedatangan calhaj dari berbagai daerah. Mulai dari proses penyambutan, pemeriksaan kesehatan, keimigrasian, hingga pengantaran ke penginapan, seluruhnya berlangsung tertib berkat kolaborasi yang baik antarinstansi.

AKBP Yudi Atnis tampak aktif memberikan arahan kepada personel pengamanan dan tim keamanan internal UPT Asrama Haji agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan senyum tulus. “Ini adalah bentuk pengabdian kita kepada para tamu Allah dan kepada negara. Layani mereka dengan hati,” pesannya kepada para personel.

Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan yang ikhlas dan humanis merupakan wujud nyata dari pendekatan presisi Polri. “Apa pun kegiatan nasional, bila diiringi dengan pengamanan yang profesional dan pelayanan yang baik, insya Allah hasilnya akan membawa kebaikan,” ungkapnya.

Menutup arahannya, AKBP Yudi Atnis mengimbau kepada para pengunjung agar tidak memaksakan diri untuk bertemu langsung dengan calhaj di area yang telah ditetapkan. Ia memastikan bahwa seluruh jemaah dilayani dengan baik oleh petugas PPIH sesuai prosedur yang berlaku. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.xom – Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menunjukkan respons cepat dan kerja profesional dalam menangani kasus pembacokan terhadap seorang jaksa dan staf kejaksaan di areal ladang sawit milik korban di Desa Perbaungan, Kecamatan Kotari, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (24/5/2025).

Dua pelaku pembacokan berhasil ditangkap hanya dalam tempo kurang dari 10 jam oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Purba.

“Ini bentuk keseriusan dan komitmen Polda Sumut dalam menangani setiap kasus kekerasan, apalagi yang menyasar aparat penegak hukum. Kurang dari 10 jam, dua pelaku berhasil kita amankan,” tegas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., Minggu (25/5/2025).

Korban dalam peristiwa ini yakni Jhon Wesli Sinaga, SH (53), jaksa fungsional Kejari Deli Serdang, dan Acensio Silvanov Hutabarat (25), ASN di Kejari yang mengalami luka bacok serius di bagian lengan dan perut.

Keduanya diserang secara tiba-tiba oleh dua orang tak dikenal yang datang dengan sepeda motor dan membawa senjata tajam yang disembunyikan dalam tas pancing.

Pelaku pertama, APL alias Kepot yang juga diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Koti PP Deli Serdang, ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Pancing, Medan. Pelaku kedua, SD alias Gallo, ditangkap sekitar pukul 04.30 WIB di Binjai. Keduanya merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (Pasal 365 KUHP).

“Kita juga masih melakukan pengembangan dan masih memburu pelaku lainnya. Penyelidikan dan pengembangan kasus ini terus berlanjut,” tambah Kombes Pol Ferry.

Polda Sumut menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, terlebih terhadap aparat negara. “Kami pastikan seluruh pelaku ditangkap dan diproses hukum. Tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan di Sumatera Utara,” tegasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan – Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen kemanusiaan dan kepedulian sosial melalui aksi nyata bertajuk “Minggu Kasih Berbagi”, yang digelar di Kota Medan, Minggu (25/05/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat “Brimob Untuk Indonesia”, dalam menebar kasih dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan serta generasi penerus bangsa.

Dipimpin oleh Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor, AKP Alamsyah Surbakti, sebanyak tujuh personel Brimob terjun langsung ke tengah masyarakat, menyentuh hati para penghuni Panti Asuhan Kasih Setia Sumut Indonesia yang beralamat di Jl. Pasar III No.146 dan No.162, Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

Dalam kegiatan penuh kehangatan tersebut, para personel Brimob memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian kepada anak-anak panti asuhan. Tak hanya itu, mereka juga menyambangi sejumlah warga lansia, seperti nenek-nenek pemulung dan seorang kakek yang berada di pinggir jalan, sebagai bentuk empati dan dukungan moril agar mereka tetap kuat menjalani hidup.

AKP Alamsyah Surbakti menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata rasa kemanusiaan dan kepedulian dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Sumut kepada masyarakat, khususnya anak-anak panti dan kaum lansia yang membutuhkan perhatian.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang terpanggil untuk berbagi dan peduli. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi untuk terus saling membantu, terutama kepada mereka yang kurang beruntung,” ujarnya.

Masyarakat dan pengurus panti pun menyambut hangat kegiatan ini, bahkan beberapa anak-anak tampak bahagia dan antusias menyambut kehadiran para personel Brimob yang datang dengan senyuman dan penuh kasih.

Kegiatan “Minggu Kasih Berbagi” ini mencerminkan bahwa keberadaan Brimob tidak hanya dirasakan dalam tugas-tugas keamanan, namun juga hadir sebagai pelindung dan pengayom yang berjiwa sosial, humanis, dan penuh cinta kasih terhadap sesama. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deli Serdang – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Deli Serdang melaksanakan patroli presisi secara intensif sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti aksi premanisme, geng motor, tawuran, serta tindak kriminalitas lainnya.

Patroli ini dilaksanakan pada malam hingga dini hari dan menyasar lokasi-lokasi rawan tindak kejahatan, termasuk kawasan permukiman, jalan protokol, pusat keramaian, serta titik-titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda.

Minggu (25/05/2025), Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. “Patroli presisi dilakukan secara rutin dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan humanis namun tegas terhadap pelanggar hukum,” ujarnya.

Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk turut serta menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Warga diminta untuk segera melapor melalui Call Center 110 atau kantor Polisi terdekat jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif bersama dalam menjaga keamanan,” tambah Kapolresta.

Kegiatan patroli ini mendapat apresiasi dari warga, yang merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi di lingkungan mereka. Diharapkan, dengan adanya patroli presisi yang berkelanjutan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Deli Serdang tetap kondusif dan aman.( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Sergai – Polres Serdang Bedagai (Sergai), Polres Sergai melalui Kasat Binmas Iptu Inja V. Kaban, SH didampingi Personel Sat Binmas Polres Serdang Bedagai meninjau Gudang Pembuatan Pupuk GP. SERGAI di Dusun. IX Desa Firdaus Kecamatan. Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (24/05/2025) sekira pukul 10.00 wib s/d selesai.

Kegiatan ini, dalam penyuluhan tersebut, Personil Sat Binmas Polres Sergai yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Sergai Iptu Inja V. Kaban, SH menyampaikan kepada Pengusaha dan pekerja bahwa saat sekarang ini maraknya aksi-aksi premanisme yang dimana sangat merugikan masyarakat salah satunya Pabrik, Gudang, Kilang dll. Dalam bentuk pemalakan, atau sekedar meminta uang rokok

Hal ini, Kasat binmas menghimbau apabila mengalami aksi premanisme segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan call center polri 110 karena polri siap membantu dan melindungi masyarakat dari aksi premanisme yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan KBO Sat binmas Iptu P. Tarigan nenambahkan, selain mengganggu ketertiban masyarakat praktik premanisme juga dapat merugikan para pelaku usaha sehingga berpengaruh terhadap stabilitas iklim investasi nasional maupun pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. dengan adanya giat mitigasi dan penyuluhan ini diharapkan masyarakat memahami dan mau bekerja serta memberikan informasi kepada polri guna mencegah terjadinya aksi premanisme di tengah – tengah masyarakat di kabupaten. Serdang Bedagai.

Turut hadir melaksanakan, Kasat Binmas Iptu Inja V. Kaban, S.H., KBO Sat Binmas Iptu P. Tarigan, Kanit Binpolmas Iptu L.B. Manulang, Ps. Kanit Binkamsa Aiptur. Situmorang, Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Zendri Barus. S.Sos., Ps. Kanit Bintibsos Aiptu M. Hafiz Daulay, Personil Sat Binmas Brigpol Refdi A. Pangaribuan. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com, DELI SERDANG-Dua orang pegawai Kejaksaan Negeri Deli Serdang dibacok orang tak dikenal (OTK), saat berada di sebuah ladang di Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (24/5/2025).

Saat dikonfirmasi kepada Kasi Penkum Kejati Sumut Adre W Ginting, SH,MH, Sabtu (24/5/2025) membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi pembacokan terhadap dua orang pegawai Kejari Deli Serdang di sebuah perladangan di Serdang Bedagai. Kita sangat mengecam aksi pelaku yang menganiaya dengan membacok dua orang dari personel Kejari Deli Serdang. Yaitu, JWS (53) Jaksa di bidang Pidum dan AH (25) ASN di Kejari Deli Serdang,” paparnya.

Kronologis perkaranya, lanjut Adre W Ginting bahwa berdasarkan informasi lanjutan dari lapangan yang diperoleh dari dua orang saksi, yaitu Safari (sopir pengangkut buah sawit) dan Mean Purba (wiraswasta), diperoleh kronologis kejadian sebagai berikut: pada pukul 09.35 WIB Jaksa JWS dan staf TU Pidum Kejari Deli Serdang, AH, berangkat dari rumah menuju ladang milik pribadi mereka yang berada di Desa Perbaungan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai, untuk memanen sawit.

Setelah tiba di kebun, AH menghubungi Dodi (honorer Kejaksaan Negeri Deli Serdang) agar menyampaikan kepada Kepot (Wakil Ketua KOTI Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang) untuk datang ke lokasi ladang.

Siang harinya, pukul 13.15 WIB, dua orang tak dikenal (OTK) datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna abu-abu, membawa tas pancing yang ternyata berisi senjata tajam berupa parang, lalu langsung melakukan pembacokan terhadap kedua korban.

Pukul 13.22 WIB, Saksi Safari dan Mean Purba tiba di ladang untuk menimbang hasil panen dan mendapati kedua korban dalam kondisi bersimbah darah. Para saksi segera membawa kedua korban ke RSUD Lubuk Pakam untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saat ini, kedua korban telah dirawat di rumah sakit, dimana kondisi masih perlu penanganan medis. Perihal peristiwa ini telah ditangani oleh pihak Kepolisian. Apakah ada kaitanya dengan penanganan perkara atau masalah pribadi akan dilakukan pengembangan, kita lihat kedepanya dan kita harapkan pelaku segera tertangkap untuk dapat diproses hukum,” tandasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH,MH didampingi Asisten Intelijen Kejati Sumut Andri Ridwan,SH,MH, Kajari Deli Serdang Mochammad Jeffry, SH,M.Hum, Kapolresta Deli Serdang, Komandan Kodim 0204 Deli Serdang datang langsung ke rumah sakit untuk kondisi kedua korban.

Dalam kunjungannya tersebut, Kajati memastikan bahwa korban harus dirawat secara serius dan terhadap pelaku harus segera diproses secara hukum. Kajati Sumut juga sudah komunikasi dengan tim dokter yang menangani kondisi dari para korban.

“Untuk penanganan lebih intensif, korban dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk penanganan lanjutan,” kata Adre W Ginting.

Adre menambahkan, apakah benar pembacokan ini berkaitan erat dengan perkara yang ditangani oleh Jaksa yang menjadi salah satu korban, aka segera disampaikan.

Rimbunnews.com – Medan – Dalam upaya menjamin keamanan dan kelancaran perayaan American Independence Day yang digelar oleh Konsulat Amerika Serikat di Medan, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan sterilisasi dan pengamanan VIP di Grand Ballroom Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau No.10, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Jumat (23/05/2025).

Kegiatan pengamanan ini dilakukan secara menyeluruh dan berstandar tinggi, dengan melibatkan satu tim komposit dari Detasemen Gegana yang terdiri dari Tim Penjinak Bom (Jibom), Tim Kimia Biologi Radioaktif (KBR), serta Tim Escape. Total 10 personel terlatih dikerahkan dalam operasi ini untuk memastikan tidak ada ancaman terhadap para tamu VIP maupun lingkungan acara secara keseluruhan.

Pelaksanaan tugas dipimpin oleh IPTU Mukhlis Andepa, S.H., selaku Panit 2 Subden Jibom dan IPDA Masrulsyah, S.H., selaku Panit 2 Subden Wanteror. Tim melakukan penyisiran dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh area ballroom, jalur masuk tamu undangan, serta area logistik acara dengan menggunakan peralatan canggih deteksi bahan peledak dan zat berbahaya.

“Sterilisasi dan pengamanan ini merupakan bagian dari tugas kami dalam rangka menjaga stabilitas keamanan, khususnya dalam acara yang melibatkan perwakilan negara sahabat. Kami menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap tindakan, tanpa mengganggu jalannya kegiatan diplomatik,” ujar IPTU Mukhlis Andepa.

Perayaan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, perwakilan negara sahabat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Detasemen Gegana dalam pengamanan acara ini kembali menegaskan kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi segala bentuk potensi ancaman, serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah yang aman dan terpercaya bagi kegiatan internasional.

Dengan selesainya kegiatan tanpa gangguan berarti, Satuan Brimob Polda Sumut melalui Detasemen Gegana membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam tugas-tugas pengamanan berskala tinggi dan berisiko tinggi. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Sergai – Subbid Provos Polda Sumut dipimpin Iptu Feri Judo, S.H, melaksanakan kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) bersama dengan Si Propam Polres Serdang Bedagai (Sergai) bertempat di Lapangan Apel Polres Sergai Jalan Negara, Sei Rampah Sergai, Sumatera Utara, Jumat (23/5) Pukul.08.00 Wib.

Giat dilaksanakan untuk menegakkan tata tertib serta disiplin dalam memberikan perlindungan, dan mengayomi serta membina sekaligus memberikan contoh teladan kepada masyarakat baik saat bertugas maupun di luar jam dinas.

Dalam gelaran tersebut, Wakapolres Sergai Kompol Mukmin Rambe, S.H, menyampaikan giat penegakan, dan penertiban disiplin (Gaktibplin) yaitu pemeriksaan kelengkapan diri seperti, Kartu Anggota Polri (KTA), KTP, sikap tampang, dan masker serta kelengakapan lainnya.

“Dalam pemeriksaan ini tidak hanya personil Bintara saja yang diperiksa kelengkapannnya, namun para Perwira juga tidak luput oleh pemeriksaan guna pelaksanaan tugas di lapangan”, Ujarnya.

Melanjutkan giat ini, Kasi Propam Polres Sergai AKP F.S.M. Manik, S.H, M.H, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terdapat 8 orang yang melakukan pelanggaran yakni, Aipda S.D. Sipayung Personil Polsek Dolok Masihul Rambut panjang, Aipda David Personil Sat Lantas tidak membawa NPWP, dan BPJS, Bripka A.L. Manulang Personil Bag Log tidak membawa NPWP, dan BPJS.

Kemudian, Brigadir Rendi Personil Sat Samapta berjenggot, Brigadir M. Taufik Personil Sat Lantas tidak membawa BPJS, Brigadir Eko Saputra Personil Sat Lantas berambut panjang, Brigadir Markus Personil Sat Binmas sikap tampang, dan pakaian tidak rapi, dan Bripda Imam Rinaldi Perdonil Bag SDM berambut panjang.

“Dari pemeriksaan Handphone (Judol) tidak ditemukan adanya pelanggaran, pemeriksaan senpi di gudang logistik tidak ditemukan adanya pelanggaran, selanjutnya pemeriksaan sel tahanan tidak ditemukan adanya pelanggaran, dan oemeriksaan urine perwakilan dari masing-masing Bag, Sat, Si, berjumlah 15 orang, tidak ditemukan adanya pelanggangaran”, Pungkasnya. ( Mabhirink Gutul)