RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Bandar Hulu – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bandar Huluan berhasil mengungkap kasus pencurian 34 tabung gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di sebuah gudang di Jalan Besar Perumnas Manahul, Lingkungan VII, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Dua pelaku berhasil diamankan pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Perdagangan Iptu Patar Banjarnahor, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/67/II/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan tertanggal 13 Agustus 2026, yang dilaporkan oleh korban bernama Manimbo Simanjuntak, seorang karyawan swasta berusia 56 tahun, warga Jalan Markisa Nomor 19, Perumnas Manahul, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar.

“Kami menerima laporan pencurian dari korban Manimbo Simanjuntak terkait hilangnya sejumlah tabung gas elpiji dari gudang miliknya,” ujar Iptu Patar Banjarnahor.

Ia menerangkan, peristiwa pencurian ini terungkap pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, sekira pukul 06.00 WIB, saat saksi bernama Halizah mendatangi rumah korban dan memberitahukan bahwa pintu belakang gudang milik korban dalam kondisi terbuka.

“Setelah mendapat informasi dari saksi, korban langsung mendatangi gudangnya dan mendapati pintu belakang telah terbuka, kemudian menemukan jumlah tabung gas yang berkurang drastis,” ucap Iptu Patar Banjarnahor.

Berdasarkan penghitungan korban, dari total 82 tabung gas yang semula tersimpan di gudang, tersisa hanya 48 tabung, sehingga korban mengalami kerugian sebanyak 34 tabung gas dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5.440.000.

“Korban mengalami kerugian sebanyak 34 tabung gas 3 kilogram dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5.440.000,” ungkap Iptu Patar Banjarnahor.

Diduga, pelaku masuk ke dalam gudang melalui pintu depan yang belum sempat dikunci oleh korban, kemudian mengeluarkan barang curian melalui pintu belakang yang kuncinya tertinggal tersangkut di pintu tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Reskrim Polsek Bandar Huluan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian penyelidikan di sekitar lokasi kejadian, hingga akhirnya mengarah pada satu nama yang patut dicurigai sebagai pelaku.

“Dari hasil penyelidikan, patut dicurigai pelaku pencurian adalah seorang laki-laki berinisial RR yang bertempat tinggal di Jalan Apel, Perumnas Manahul,” ucap Iptu Patar Banjarnahor.

Selanjutnya, anggota Reskrim Polsek Bandar Huluan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Amri J. Sitanggang, S.H., berhasil mengamankan dua pelaku, yakni Riski Reyhansa dan Jeslon Sihombing, di kediaman masing-masing yang berlokasi di Jalan Apel dan Jalan Luban Cakalan, Perdagangan III, Kecamatan Bandar.

“Anggota Reskrim berhasil mengamankan kedua pelaku di rumahnya masing-masing di Perdagangan III, Kecamatan Bandar,” ungkap Iptu Patar Banjarnahor.

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dengan pembagian tugas, di mana Riski Reyhansa bertugas membuka pintu gudang yang tidak terkunci dan mengambil tabung gas dari dalam, sementara Jeslon Sihombing bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.

“Riski Reyhansa bertugas membuka pintu gudang dan mengangkat tabung gas ke dalam becak, sedangkan Jeslon Sihombing bertugas melihat situasi di seputaran TKP,” ujar Iptu Patar Banjarnahor.

Barang curian tersebut kemudian dijual oleh kedua pelaku kepada seseorang berinisial AP dengan harga Rp90.000 per tabung. Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 29 tabung gas elpiji 3 kilogram beserta satu unit becak barang yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 29 tabung gas 3 kilogram dan satu unit becak barang,” ucap Iptu Patar Banjarnahor.

Iptu Patar Banjarnahor menegaskan bahwa kedua tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Bandar Huluan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

“Para tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Bandar Huluan dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Iptu Patar Banjarnahor menutup keterangannya.

Kasus ini dilatarbelakangi motif ekonomi, dengan modus operandi pelaku memanfaatkan celah keamanan berupa pintu gudang yang tidak terkunci untuk melancarkan aksinya. Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para tersangka hingga proses hukum berlanjut ke tingkat Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata kesigapan Reskrim Polsek Bandar Huluan dalam merespons cepat laporan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam memberikan rasa keadilan bagi korban tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Belawan – Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Mako Polres Pelabuhan Belawan.

Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu, S.H., M.H., bersama Kanit Kamsel dan personel Sat Lantas menerima kunjungan sekitar 60 anak TK Paud Fitri Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, yang didampingi 8 orang guru serta para orang tua siswa.

Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan POLANTAS KARIB sebagai bagian dari program Polisi Sahabat Anak. Para siswa diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polres Pelabuhan Belawan, termasuk kantor Sat Lantas. Anak-anak juga diberikan kesempatan bermain di taman permainan yang berada di ruang Satpas Sat Lantas.

Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu mengatakan, kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Kepolisian untuk membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat mereka yang hadir untuk menjaga keamanan dan keselamatan. Edukasi tentang tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa,” ujar Kompol Janpiter.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas serta mengajarkan cara berjalan yang aman di trotoar agar anak-anak memahami pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.

Selain memberikan edukasi, personel juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengenal dan mematuhi aturan sejak berada di bangku sekolah.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., melalui kegiatan tersebut berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai keselamatan berlalu lintas.

“Harapan kami, anak-anak sejak usia dini sudah memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pengetahuan yang diberikan hari ini, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan tertib berlalu lintas serta mampu mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” katanya.

Kegiatan POLANTAS KARIB tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi anak-anak, sekaligus membangun citra bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung dan pengayom masyarakat.

Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan akan terus menghadirkan kegiatan edukatif dan humanis sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Suasana penuh khidmat menyelimuti SMK Negeri 1 Angkola Sangkunur saat para anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, dikukuhkan sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi para pelajar yang terpilih, momen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah kepercayaan untuk mengemban tugas mulia di hadapan masyarakat.

Pengukuhan dipimpin Plt. Camat Angkola Sangkunur, Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, selaku pembina pengukuhan. Dengan sikap tegap dan penuh kesungguhan, para anggota Paskibra menerima amanah untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Wajah-wajah muda yang hadir dalam barisan itu menjadi gambaran semangat generasi penerus yang sedang belajar memahami arti sebuah pengabdian.

Di balik ketepatan langkah dan gerakan baris-berbaris, terdapat proses panjang yang menuntut kedisiplinan, ketahanan fisik, konsentrasi, serta kekompakan. Setiap latihan mengajarkan mereka untuk mendahulukan kepentingan bersama, mematuhi aturan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang dipercayakan. Karena itu, Paskibra sejatinya bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga tentang membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

Bendera Merah Putih yang akan mereka kibarkan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada selembar kain. Ia menjadi simbol perjuangan, persatuan dan kedaulatan bangsa. Di hadapan Sang Merah Putih, para anggota Paskibra belajar bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari pengorbanan panjang para pahlawan. Amanah tersebut menjadi pengingat agar generasi muda tidak hanya mengenang perjuangan, tetapi juga meneruskan semangatnya melalui prestasi dan pengabdian.

Plt. Camat Angkola Sangkunur Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP memberikan dorongan agar seluruh anggota Paskibra melaksanakan tugas dengan hati yang bersih, disiplin dan penuh tanggung jawab. Nilai yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Pengukuhan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Angkola Sangkunur dari Siswa-siswi SMK Negeri 1 Angkola Sangkunur tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi pemerintah kecamatan dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda. Sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk menanamkan kepemimpinan, nasionalisme, kedisiplinan dan kepedulian sosial. Dari lingkungan pendidikan inilah diharapkan tumbuh generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.

Dengan pengukuhan Paskibra Kecamatan Angkola Sangkunur, juga dihadiri Ketua Penitia diwakili Roy Alpaisah Lubis, Babinkamtibmas Brippol Wendi Pramono, Babinsa Sertu Dufrizal, Babinsa Sertu B. Zebua, Ketua PKK Kecamatan Angkola Sangkunur dan para anggota paskibra SMKN 1 Angkola Sangkunur dan sekaligus membacakan doa yang dibawakan Roy Alpaisah Lubis dan kini membawa amanah yang lebih besar. Mereka akan berdiri di tengah suasana sakral peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, membawa Merah Putih menuju puncak tiang dengan langkah penuh keyakinan. Mereka bukan sekadar petugas upacara, melainkan wajah generasi muda yang dipercaya menjaga kehormatan simbol negara. “Bangga Mengabdi, Siap Mengibarkan Sang Merah Putih,” menjadi semangat untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Negeri. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Sebanyak 68 anggota Paskibra Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Jumat (14/8/2026).

Terdiri dari 36 laki-laki dan 32 perempuan, para anggota Paskibra ini akan mengemban amanah dalam upacara peringatan HUT RI ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam arahannya, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar sebagai putra – putri terbaik di Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Jaga nama baik Paskibra, jaga nama baik keluarga, jaga nama baik sekolah, jaga nama baik Kabupaten Tapanuli Selatan dan yang paling utama jaga kehormatan Merah Putih.” ( Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kecamatan Angkola Sangkunur melaksanakan gladi bersih upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Serasi Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Sabtu 15 Agustus 2026. Gladi bersih dimulai pukul 09.00 WIB sebagai tahapan akhir untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang akan terlibat dalam pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026.

Kegiatan melibatkan berbagai unsur pendukung upacara, mulai dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan Paduan Suara yang berasal dari siswa SMPN dan SMKN se-Kecamatan Angkola Sangkunur, TNI, Polri, serta pegawai Kecamatan Angkola Sangkunur dan guru tenaga pendidik dari SDN, SMPN dan SMKN 1 Angkola Sangkunur.

Selain itu, pelaksanaan upacara juga akan didukung paduan suara dari SMP Negeri 5 Angkola Sangkunur dan penampilan tari dari SMK Negeri 1 Angkola Sangkunur sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam gladi bersih tersebut, setiap unsur mempraktikkan rangkaian tugas masing-masing, mulai dari kesiapan Paskibra, prosesi pengibaran bendera, penghormatan, paduan suara hingga penampilan tari kebudayaan Nusantara. Pelaksanaan gladi dilakukan untuk memastikan koordinasi antar personel berjalan baik sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung tertib dan lancar.

Gladi bersih dipimpin oleh Plt . Camat Angkola Sangkunur dilapangan Serasi Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur. Masing-masing unsur mengikuti tahapan kegiatan sesuai tugas dan peran yang telah dipersiapkan menjelang pelaksanaan upacara.

Plt. Camat Rizky Gustony Hutasuhut, S. STP, yang tidak dapat hadir langsung dalam gladi bersih, menyampaikan apresiasinya saat dihubungi melalui telepon. Ia menilai gladi bersih menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh petugas sebelum pelaksanaan upacara.

“Gladi bersih ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh rangkaian upacara 17 Agustus dapat berjalan tertib dan lancar. Saya mengapresiasi kesiapan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Paskibra, Kapolsek Batang Toru, Danramil 19/Siais, Ketua Penitia Sekcam Angkola Sangkunur Dedy Isnandar Harahap, SE, Babinkamtibmas Brigpol Wendi Pramono, Babinsa Sertu Dufrizal, Babinsa Sertu B. Zebua, Kepala Desa dan Lurah, guru SDN, SMPN dan SMKN 1 Angkola Sangkunur dan paduan suara dari SMPN 5 Angkola Sangkunur, hingga unsur kesenian dan pegawai kecamatan. Saya berharap seluruh peserta tetap menjaga disiplin dan kekompakan sehingga pada pelaksanaan upacara nanti seluruh rangkaian dapat berjalan dengan baik,” ujar Rizky.

Melalui gladi bersih tersebut, Pemerintah Kecamatan Angkola Sangkunur berharap seluruh unsur yang terlibat semakin siap menjalankan tugas masing-masing pada upacara 17 Agustus 2026, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tertib dan penuh semangat nasionalisme. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Sergai – Kapolres Serdang Bedagai (Sergai), AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim yang berlangsung di Aula Tathya Dharaka, Sabtu (15/8/2026).

Kasat Reskrim Lama: AKP Binrod Situngkir, S.H., M.H., berpindah tugas menjadi Kasat Reskrim Polres Batu Bara Polda Sumut.

Kasat Reskrim Baru: Iptu Toman Febriandi Sibuea, S.Tr.K., S.I.K., M.H., resmi menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai yang sebelumnya sebagai PAMA Polda Sumut.

Meliputi pembacaan Keputusan Kapolda Sumut, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

Pada kesempatan itu, Kapolres Sergai, AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., menyampaikan, mutasi merupakan hal biasa untuk regenerasi, pengembangan karier, dan penyegaran organisasi.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama dan meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri.

Kapolres menghimbau peningkatan inovasi, soliditas, dan sinergitas personel dalam menjaga kamtibmas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut : Kapolres Serdang Bedagai *AKBP JHON SITEPU S.I.K., M.H., Ketua Cabang Bhayangkari Polres Serdang Bedagai. *Ny. BRENDA SITEPU, Para PJU Polres Serdang Bedagai , Para Perwira Polres Serdang Bedagai , Personil Polres Serdang Bedagai dan Bhayangkari Polres Serdang Bedagai.

Acara berjalan tertib dan aman, dilanjutkan dengan ucapan selamat, foto bersama, serta sesi pisah sambut. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, KABANJAHE, – Pemerintah Kabupaten Karo bergerak cepat dan sigap dalam menangani kejadian dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah peserta didik di wilayah Karo.

Bupati Karo bersama Wakil Bupati Karo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi pada Jumat (14/08/2026).

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan penanganan medis seluruh korban berjalan secara optimal dan maksimal.

Dalam peninjauannya, Bupati Karo menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam serta menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas utama pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan dan penanganan medis dipastikan tertangani dengan baik oleh pihak fasilitas kesehatan.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh anak-anak kita mendapatkan perawatan medis yang terbaik dan intensif. Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda dan tim medis terus berkoordinasi 24 jam untuk memantau perkembangan kesehatan para korban,” tegas Bupati Karo di sela-sela peninjauan.

Rekapitulasi Penanganan Medis Korban SPPG Karo Berastagi Sempajaya
Berdasarkan data rekapitulasi penanganan medis sementara dari Tim Satgas / Dinas Kesehatan Kabupaten Karo per 14 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, tercatat data perkembangan pasien sebagai berikut:

_*RS Efarina Etaham*_
Jumlah Pasien 101
Rawat Inap 61
Dipulangkan 39
Rujukan 1 (RS Haji)

*_RSU Kabanjahe_*
Jumlah Pasien 35
Rawat Inap 2
Dipulangkan 32
Rujukan 1 (RS Bina Kasih Medan )

_*RS Amanda Raya Berastagi*_
Jumlah Pasien 212
Rawat Inap 46
Dipulangkan 166
Rujukan –

_*RS Mina Kabanjahe*_
Jumlah Pasien 5
Rawat Inap –
Dipulangkan 5
Rujukan –

*_RS Yoreskitha_*
Jumlah Pasien 1
Rawat Inap 1
Dipulangkan –
Rujukan –

TOTAL PASIEN 354 Orang
Rawat Inap 110
Dipulangkan 242
Rujukan 2

Ringkasan Data:
Total peserta didik terdampak: 354 orang

Total pasien rawat inap: 110 orang

Total pasien dipulangkan (kondisi membaik): 242 orang

Total pasien rujukan: 2 orang, yaitu:

RS Bina Kasih Medan: a.n. Inka Kristi Br Ginting (Indikasi/Riwayat Epilepsi)

RS Haji Medan: a.n. Krismas Dayanti Br Sihite (Sakit perut dan mual)

Pemerintah Kabupaten Karo bersama pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan saat ini juga tengah mengawal proses investigasi laboratorium terhadap sampel makanan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya gangguan kesehatan massal ini.

Pemkab Karo mengimbau kepada masyarakat dan para orang tua siswa untuk tetap tenang serta mempercayakan proses penanganan dan investigasi sepenuhnya kepada pihak berwenang. Informasi perkembangan kondisi pasien akan terus diperbarui secara berkala secara transparan.

Rimbunnews.com – Samosir – Menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Polres Samosir membagikan sekaligus memasangkan 300 lembar Bendera Merah Putih pada kendaraan masyarakat, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 WIB di Bundaran Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Samosir Kompol Manumpak H. Sitorus, S.H., para pejabat utama, perwira dan personel Polres Samosir, serta Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Samosir.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyasar masyarakat yang melintas di kawasan Pangururan, mulai dari pengendara sepeda motor roda dua, kendaraan roda tiga, roda empat hingga kendaraan roda enam.

Sebanyak 250 lembar Bendera Merah Putih dibagikan dan dipasang pada kendaraan roda dua, roda tiga dan roda empat. Sementara itu, sebanyak 50 lembar bendera berukuran sedang dipasang pada kendaraan roda enam.

Kapolres Samosir bersama personel terlihat turun langsung menyapa masyarakat sekaligus memasangkan Bendera Merah Putih pada kendaraan yang melintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat untuk turut menyemarakkan suasana kemerdekaan dengan mengibarkan simbol negara.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib serta lancar.

PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta kecintaan masyarakat terhadap Tanah Air.
“Pembagian bendera kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Polres Samosir merupakan komitmen Polri dalam meningkatkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Polri kepada masyarakat dalam menyambut Kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Samosir.
“Selain membangkitkan semangat kemerdekaan, kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perayaan HUT RI ke-81,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Proses penggenangan Bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) memasuki tahapan penting. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan tradisi manyantan yang digelar PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) di area perkantoran PLTA Simarboru, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (13/8/2026) sore.

Tradisi manyantan menjadi bagian dari momentum penting dalam perjalanan pembangunan infrastruktur energi tersebut. Selain memiliki makna budaya bagi masyarakat setempat, kegiatan ini juga merefleksikan harapan agar setiap tahapan pekerjaan berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah dan pemenuhan kebutuhan energi.

Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, hadir bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menunjukkan perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap perkembangan proyek strategis di wilayahnya, khususnya pembangunan infrastruktur energi yang memiliki keterkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapanuli Selatan, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Dandim 0212/Tapanuli Selatan, Kapolres Tapanuli Selatan yang diwakili Kabag Ops, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran PT NSHE selaku pengembang PLTA Batang Toru dan undangan lainnya.

Secara teknis, penggenangan bendungan merupakan salah satu tahapan krusial dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga air. Tahapan ini membutuhkan kesiapan konstruksi, pengawasan keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta koordinasi lintas sektor agar proses berlangsung sesuai standar teknis dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan setiap tahapan dapat dilaksanakan secara terukur.

PLTA Batang Toru dengan kapasitas 510 MW diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendukung kebutuhan energi di Sumatera Utara. Di sisi lain, keberadaan proyek tersebut juga menuntut komitmen terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan, termasuk pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, keselamatan kerja, dan komunikasi yang konstruktif dengan seluruh pihak yang berkepentingan.

Pelaksanaan tradisi manyantan akhirnya menjadi simbol perpaduan antara kemajuan teknologi, pembangunan infrastruktur energi, dan kearifan lokal. Momentum tersebut diharapkan menjadi penanda dimulainya tahapan baru PLTA Batang Toru dengan semangat kehati-hatian, keselamatan, dan kebermanfaatan. Pemerintah daerah, masyarakat, serta PT NSHE diharapkan terus memperkuat sinergi sehingga pembangunan energi dapat memberikan kontribusi positif bagi Tapanuli Selatan dan Sumatera Utara secara berkelanjutan.” (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Medan – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) dengan modus meminta korban mengantarkan ke suatu tempat kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, seorang pelajar menjadi korban setelah motornya dibawa kabur pria yang mengaku hendak pergi ke rumah pacarnya.

Korban diketahui bernama RAN (17), warga Jalan Medan Area Selatan, Gang Sairin, Kecamatan Medan Area. Sepeda motor miliknya dicuri oleh Gilang Almanda Ritonga (22), warga Jalan Langgar, Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area.

Gilang kini telah ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Area. Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin, Selasa (11/8/2026) malam.
Yaqin mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada Jumat (17/7/2026). Saat itu, korban bersama temannya mengendarai sepeda motor Honda Beat menuju Jalan AR Hakim, Gang Kolam.

“Setiba di lokasi, korban bersama temannya bertemu pelaku. Saat itu pelaku meminta tolong agar diantarkan ke rumah pacarnya,” kata Yaqin.

Menurut Yaqin, korban dan pelaku sebenarnya tidak saling mengenal. Namun, karena merasa iba, korban bersedia membantu.

“Pelaku pura-pura minta tolong. Padahal mereka tidak saling kenal. Karena kasihan, korban memberikan kunci sepeda motor kepada temannya agar pelaku diantarkan,” ujarnya.

Dalam perjalanan, teman korban kemudian menghentikan sepeda motor di salah satu warung. Dia mencabut kunci sepeda motor dan masuk ke warung untuk membeli sesuatu. Sementara itu, pelaku masih menunggu di atas sepeda motor.

Namun, kesempatan tersebut justru dimanfaatkan Gilang. Dia diduga merusak kunci kontak menggunakan kunci T sebelum membawa kabur sepeda motor korban.
“Saat saksi masuk ke warung, pelaku menggunakan kunci T untuk merusak kunci kontak. Pelaku pun kabur membawa sepeda motor korban,” tutur Yaqin didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis.

Teman korban yang mengetahui sepeda motor dibawa kabur langsung berusaha mengejar. Dia juga berteriak meminta pertolongan kepada warga.
Namun, usaha tersebut gagal. Pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang dari pandangan.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku berhasil diketahui.

“Setelah itu, pelaku ditangkap anggota di salah satu kos-kosan di Jalan Menteng Raya pada Minggu (9/8/2026),” kata Yaqin.
Saat diperiksa, Gilang mengakui perbuatannya. Dia juga mengaku sepeda motor hasil curian tersebut telah dijual.
“Uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk biaya hidup sehari-hari,” jelasnya.

Polisi juga menemukan fakta lain. Gilang mengaku bukan baru sekali melakukan pencurian sepeda motor.

“Pelaku ini bukan sekali melakukan aksinya. Pengakuannya sudah empat kali beraksi dengan berbagai modus. Saat ini kita masih kembangkan untuk menangkap penadah sepeda motor,” pungkas Yaqin.

Atas perbuatannya, Gilang kini ditahan di Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Mabhirink Gutul)