RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Medan  – Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) melakukan peninjauan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Matsum IV di Jalan Halat No. 167, Kelurahan Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Kamis (10/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengolahan makanan, penerapan standar kebersihan, serta higienitas dapur SPPG berjalan sesuai regulasi dan pedoman teknis yang berlaku dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rombongan LMP MBG dipimpin Sekretaris LMP MBG, M. Said Siregar, didampingi Bendahara Dewi Budiati serta sejumlah pengurus, di antaranya Mustika Guna Hasibuan dan Jafar Sidik.
Kedatangan rombongan disambut Kepala SPPG Kota Matsum IV, Metro Sitepu, S.Pd., Ahli Gizi Eka Agina Pinem, S.Tr.Gz., serta PIC Mitra Yayasan Sumatera Barokah Dua, Fadhal Muhammad Ihsan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi area dapur, mulai dari alur pengolahan bahan makanan, proses produksi, penerapan sanitasi, hingga kesiapan fasilitas pendukung. Peninjauan juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kesesuaian operasional SPPG dengan pedoman teknis yang telah ditetapkan.

Usai meninjau area dapur, M. Said Siregar mengapresiasi langkah pengelola SPPG Kota Matsum IV yang terus melakukan peningkatan kinerja dan menjamin mutu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan setiap harinya dan konsentrasi terhadap fasilitas dan operasional pelayanan.

Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan yang diterbitkan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan secara optimal, khususnya dalam aspek keamanan pangan dan pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Kami sudah meninjau langsung ke area dapur. Seluruh perangkat yang diatur dalam Juknis 4.0.1 diharapkan dapat terlaksana dengan baik. Terkait beberapa catatan dan masukan penyempurnaan dari Badan Pengawas BGN, pihak pengelola sudah mulai melakukan penyesuaian,” ujar Said.

Ia berharap berbagai pembenahan yang dilakukan dapat semakin memperkuat kualitas pelaksanaan Program MBG, sehingga tujuan utama program dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia, dapat tercapai.

Said juga menyampaikan pesan kepada Kepala SPPG, tenaga ahli gizi, dan seluruh kru dapur agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Menurutnya, pekerjaan dalam penyediaan makanan bergizi bukan sekadar aktivitas operasional, tetapi memiliki nilai sosial yang besar karena menyangkut kesehatan dan masa depan generasi penerus.

“Bekerjalah dengan hati. Mengapa harus dengan hati? Karena makanan yang diolah ini ditujukan untuk anak-anak kita, adik-adik kita, dan keluarga kita sendiri. Jika disiapkan dengan ketulusan, asupan ini akan membawa berkah dan manfaat maksimal bagi para penerima manfaat,” tuturnya.

Ia menilai pemenuhan gizi yang tepat sejak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keberhasilan Program MBG membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengelola SPPG, tenaga gizi, kru dapur, hingga pihak yang mendukung proses distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Ini program mulia dan selaras dengan cita-cita negara yang terus digaungkan Presiden Prabowo, yakni menyiapkan generasi penerus yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Said.

Sementara itu, Kepala SPPG Kota Matsum IV, Metro Sitepu, S.Pd., menyambut baik peninjauan dan evaluasi yang dilakukan LMP MBG. Ia mengatakan setiap masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan operasional SPPG.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari LMP MBG. Masukan yang disampaikan menjadi catatan penting agar kami bisa meningkatkan kinerja, produktivitas, sekaligus menjamin mutu makanan,” kata Metro.

Ia menegaskan pihak SPPG Kota Matsum IV berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan, khususnya dalam menjaga standar keamanan pangan dan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

“Semoga SPPG Kota Matsum IV terus berkembang dan memastikan program ini berjalan lancar tanpa kendala hingga ke tangan para penerima manfaat,” pungkasnya. (Team)

 

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2031. Kepercayaan tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Sumatera Utara yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD HKTI Sumut dan DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Kegiatan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu 9 September 2026. Musda ini sebagai bagian dari konsolidasi organisasi, sekaligus upaya memperkuat peran HKTI dalam memperjuangkan kepentingan petani dan pembangunan sektor pertanian di Sumatera Utara.

Gus Irawan terpilih kembali secara aklamasi setelah memperoleh kepercayaan dari peserta Musda yang merupakan utusan DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Selanjutnya, kepengurusan DPD HKTI Sumut periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPN HKTI, dilanjutkan pengucapan ikrar dan janji pengurus yang dipandu Ketua Harian II DPN HKTI Ir. Mulyono Makmur. Prosesi ditandai dengan penyerahan dan pengibaran Pataka HKTI sebagai simbol kesiapan pengurus menjalankan amanah organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

Gus Irawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Sumatera Utara. Menurutnya, amanah tersebut bukan sekedar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan petani serta kemajuan sektor pertanian di Sumatera Utara.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin HKTI Sumatera Utara periode 2026–2031. Amanah ini tentu akan kami jalankan bersama seluruh pengurus dan keluarga besar HKTI,” ujar Gus Irawan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru HKTI Sumut. Pesan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya. Pemprov Sumut menilai pertanian bukan hanya menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu sektor utama yang menopang perekonomian daerah.

Selain pelantikan DPD HKTI Sumatera Utara, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Pengibaran Pataka HKTI dilakukan secara serentak sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru di daerah.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, HKTI Sumatera Utara diharapkan semakin solid dan mampu memperluas perannya dalam memperjuangkan aspirasi petani. Memperkuat ketahanan pangan, mendorong hilirisasi dan menciptakan ekosistem pertanian yang lebih maju, modern serta berkelanjutan.

Bagi Gus Irawan Pasaribu, amanah tersebut menjadi momentum untuk menjadikan HKTI bukan sekadar organisasi petani. Tapi juga sebagai wadah perjuangan dan kolaborasi untuk menghadirkan solusi nyata bagi petani di seluruh Sumatera Utara. (Nurdin Nasution)

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol Serdang Bedagai (Sergai) dan mengakibatkan Tiga orang meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di Jalan Tol KM.54.700 Jalur A Desa Melati, Kecamatan Pegajahan, Sergai, Sumatera Utara, Rabu (9/9/26) sekitar Pukul.03.30 Wib.

Kejadian bermula saat Mobil Hino Dutro Box BK 8257 GY dikemudikan Surah Wijaya (26), melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian KM.54.700 Jalur A lajur lambat, truk box menabrak bagian belakang Mobil Barang Mitsubishi Truk Tronton BK 8670 GV dikemudikan Junaidi (49) yang beradacy searah di depannya.

Diduga pengemudi Mobil Hino Dutro Box BK 8257 GY lalai (Kurang berhati-hati) saat berkendara sehingga menabrak kendaraan lain di depannya, Sebut Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma W. Silitonga, S.H, M.H, melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya, S.H, M.H, siang ini di ruang kerjanya.

Peristiwa lakalantas dini hari tadi menyebabkan Tiga orang meninggal dunia, salah satunya meninggal di lokasi yakni Surah Wijaya (Pengemudi Hino Dutro Box), kemudian Agustamin Abidin Harahap (35) penumpang Hino Dutro Box meninggal Dunia saat perawatan di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam, Wirda Nursiam (33) Penumpang Hino Dutro Box meninggal Dunia dalam perjalanan ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakamm.

“Namun Junaidi Pengemudi Truk Tronton, dan penumpangnya Muhammad Syawal (20) tidak mengalami luka”, Ujarnya.

“Saat ini telah dilakukan penanganan cepat mulai dari olah TKP, evakuasi korban ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam, pengamanan barang bukti, hingga pemeriksaan CCTV dan saksi-saksi. Kepada seluruh pengemudi, dan pengguna jalan tol agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta memastikan kondisi fisik tetap prima”, Pungkasnya. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Langkat – Kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, mulai menemui titik terang. Polsek Kuala bersama Satreskrim Polres Langkat berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria berinisial TS (55).

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Korban yang merupakan warga Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat kekerasan.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan JM (55), warga Desa Garunggang, yang diduga berperan sebagai pihak yang merencanakan aksi. JM diamankan pada 6 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB di depan RS Indra, Pasar II, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Selanjutnya, petugas mengamankan SK (30), warga Desa Garunggang, yang diduga berperan sebagai eksekutor. SK diamankan pada 7 September 2026 sekitar pukul 18.30 WIB di Lingkungan V Bela Rakyat, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, perkara tersebut diduga dipicu persoalan terkait pencurian buah kelapa sawit. Kedua terduga pelaku disebut merasa sakit hati karena korban diduga berulang kali mengambil buah kelapa sawit yang seharusnya dijaga bersama.

Persoalan tersebut kemudian berkembang hingga muncul dugaan rencana untuk menghabisi korban. Kedua terduga pelaku diduga menunggu korban di area perladangan. Saat korban melintas, terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam dan senapan angin hingga korban meninggal dunia.

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra 125 tanpa nomor polisi milik korban, pakaian korban, satu pucuk senapan angin beserta kotak pelurunya, dua bilah parang yang diduga milik terduga pelaku, serta satu bilah parang lainnya dan pakaian yang memiliki bercak darah.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. menegaskan bahwa pengungkapan perkara tersebut merupakan hasil kerja cepat dan sinergis antara Polsek Kuala dan Satreskrim Polres Langkat.

“Setiap laporan dan informasi yang berkaitan dengan tindak pidana menjadi perhatian kami. Personel akan bekerja secara profesional untuk mengungkap perkara berdasarkan bukti dan fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan,” tegas AKBP Hannry.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan pribadi dengan cara kekerasan. Perselisihan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan jalur hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

“Tidak ada persoalan yang dapat dibenarkan diselesaikan dengan kekerasan. Jika terjadi masalah, laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian dan peran masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang ada.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberikan kepastian penanganan perkara sekaligus menjaga rasa aman masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Langkat.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Belawan – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang merugikan seorang nelayan di wilayah Belawan. Dua orang pelaku berhasil diamankan bersama hasil pengembangan penyelidikan.

Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial HST (39) dan JG (32). Keduanya diamankan Tim URC Pidum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Pulau Ambon, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

Kasus tersebut diketahui pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban MD (49), seorang nelayan warga Kelurahan Belawan Bahari, mendapati barang miliknya yang disimpan di dalam drum plastik telah hilang.

Barang yang hilang berupa satu unit mesin kapal Mitsubishi PS 100 senilai Rp15 juta dan empat unit mata cakar tojok kerang senilai Rp2 juta. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp17 juta dan selanjutnya membuat laporan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim URC Pidum yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Marcelino T.S. Damanik, S.Tr.I.K., melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Hasilnya, petugas memperoleh informasi keberadaan HST dan JG di Jalan Pulau Ambon. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan keduanya untuk selanjutnya dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Belawan guna menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui perbuatannya. HST dan JG mengaku melakukan pencurian beserta beberapa orang lainnya yang masih buron berinisial J, H dan R. Dalam aksinya, HST mengaku memperoleh keuntungan sebesar Rp100.000.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., SIK., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Sat Reskrim berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pencurian mesin kapal dan peralatan nelayan. Keduanya saat ini sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Agus Purnomo.

Kasat Reskrim menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui melakukan aksinya bersama beberapa orang lainnya. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta keberadaan barang hasil kejahatan,” tegasnya.

Polres Pelabuhan Belawan berkomitmen terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak tegas setiap tindak pidana pencurian yang meresahkan warga.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Kasus Kecelakaan laga kambing (tabrak depan) kembali terjadi di jalan lintas Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru. Kali ini laga adu kambing antara satu unit Mobil Barang Isuzu Traga Pick Up BB 8257 ND dengan satu unit sepeda motor Honda Beat Steet BB 3277 KV.
Akibat laga kambing antara Mobil Barang Isuzu Traga Pick up dengan Honda Beat Steet ini, pemotor Honda Beat Street Yarman Laoli (17) tewas (meninggal dunia) di tempat (TKP).

Dari keterangan Kasat Lantas Iptu James Sihombing, SH, MH dan Kanit Gakkum Ipda Jansa Nainggolan, SH melalui Kapos Lantas Batang Toru Aipda R. Pasaribu membenarkan kejadian laka lantas laga kambing tersebut.

Kapos Lantas Aipda R. Pasaribu mengatakan kasus laka ini terjadi di jalan umum KM 03-04 jurusan Batang Toru – Padangsidimpuan, tepatnya di Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, Senin (7/9/2026) pagi sekira pukul 06.15 WIB.

“Dari kasus laka lantas adu kambing ini, pengemudi motor Honda Beat steet BB 3277 KV Yarman Laoli (17) warga Desa Aek Gambir, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, meninggal di TKP, ” jelas Kapos Lantas Batang Toru, Aipda R. Pasaribu.

Sementara itu, pengemudi mobil barang Isuzu Pick up BB 8257 ND, Sadar Parulian Pane (40) tidak mengalami luka-luka, merupakan warga Desa Tolang, Kecamatan Sipirok, Tapsel.

Informasi yang diberikan Kapos Lantas, kronologis laka lantas ini berawal saat satu unit Mobil Barang ISUZU Tragag Pick up BB 8257 ND datang dari arah Padangsidimpuan menuju arah Batang Toru yang dikemudikan Sadar Parulian Pane.

Sambungnya lagi, setibanya di TKP dengan kondisi jalan lurus sedikit menikung ke kirir arah Pasar Batang Toru, supir Isuzu TRAGA Pick up, melebar ke jalur sebelah kanan menuju arah Batang Toru. Dan tiba-tiba menabrak depan satu unit Septor Honda Beat Street BB 3722 KV yang datang dari arah Pasar Batang Toru hendak menuju arah Padangsidimpuan.

“Karena jarak sudah sangat dekat, sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan, akibatnya 1 orang pemotor meninggal dunia dan kerugian material berkisar Rp10 juta, ” tandas Kapos.

Menerima informasi kecelakaan lalulintas ini, Polisi dari Pos Lantas Polsek Batang Toru (Kapos dan anggota Brigadir Ridho) bergerak cepat menuju TKP, kemudian melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Batang Toru. Selanjutnya mengamankan barang bukti ke parkir Pos lantas Batang Toru.

“Kita pasang Police Line, TPTKP dan Olah TKP, membuat laporan hasil Pulbaket, BA TKP, Pemotretan dan Sket TKP, membuat laporan Polisi dan memeriksa saksi,” tutupnya.

Diakhir keterangan resminya, Satuan Polisi Lalulintas Polres Tapanuli terus mengingatkan pengemudi kenderaan agar tetap hati-hati dah mematuhi peraturan berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan. (Nurdin Nasution)

 

Rimbunnews.com – Binjai – Polres Binjai terus menunjukkan keseriusan dan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), petugas berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Binjai.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial ER (31) dan JSP (33). Keduanya ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.
Pelaku ER (31) diamankan di Desa Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Sementara itu, pelaku JSP (33) ditangkap di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 3,941 gram, satu buah kotak rokok yang digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu, dua unit telepon seluler, satu buah sekop yang terbuat dari pipet plastik, satu buah dompet warna cokelat, dua buah plastik klip, serta satu unit timbangan elektrik.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polres Binjai dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Polres Binjai tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkoba. Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” tegas AKP Ismail Pane.

Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., juga mengimbau seluruh masyarakat agar terus berperan aktif dalam membantu upaya pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak Kepolisian melalui Call Center Polri 110.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Polres Binjai tetap berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Binjai demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat,” tegas Kapolres Binjai. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.con – Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., rutin melakukan pemantauan langsung situasi di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pasca pembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (09/09/2026).

Meskipun saat ini situasi Penerbangan sudah normal, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional Kualanamu tetap terjaga, sekaligus memantau situasi para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

Kapolresta Deli Serdang bersama personel Polresta Deli Serdang turut memantau aktivitas di area terminal keberangkatan serta memastikan situasi di lingkungan bandara tetap aman dan terkendali.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak bandara, maskapai dan stakeholder terkait agar setiap perkembangan situasi dapat direspons dengan cepat dan tepat,” ujar Kombes Pol. Hendria Lesmana.

Ia juga mengimbau kepada para calon penumpang agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak maskapai maupun petugas bandara. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Pembatalan sejumlah penerbangan sebelumnya terjadi sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.

Meski demikian, berdasarkan hasil peninjauan, situasi di Bandara Internasional Kualanamu terpantau sudah normal, aman, lancar, tertib dan kondusif. Aktivitas masyarakat di area terminal juga berlangsung dengan tertib.

Kapolresta Deli Serdang menegaskan bahwa personel Polresta Deli Serdang akan terus melakukan pemantauan situasi dan memberikan pengamanan guna memastikan masyarakat tetap merasa aman selama berada di kawasan Bandara Internasional Kualanamu.

Peninjauan tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan Polresta Deli Serdang dalam memastikan situasi keamanan tetap terpelihara sekaligus memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat di tengah adanya gangguan operasional penerbangan.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Karo – Satlantas Polres Karo bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan razia gabungan dalam rangka Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Karo, Kabanjahe, Rabu(9/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Satlantas Polres Karo, Lingkaber Polres Karo, Dispenda/Samsat Kabanjahe, Satpol PP Kabupaten Karo, Dinas Perhubungan Kabupaten Karo serta Jasa Raharja Kabanjahe.

Razia dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus menertibkan pengendara yang tidak memenuhi ketentuan lalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan kesempatan kepada masyarakat yang masa berlaku pajak kendaraannya telah habis untuk melakukan pembayaran secara langsung melalui layanan Samsat Keliling yang berada di lokasi kegiatan. Sebanyak 3 kendaraan melakukan pembayaran pajak di tempat.

Selain itu, petugas melakukan penindakan terhadap 46 pelanggaran dengan menerbitkan blanko tilang, terdiri dari 40 kendaraan roda dua dan 6 kendaraan roda empat. Dari kegiatan tersebut, barang bukti yang diamankan berupa 4 STNK, 36 unit sepeda motor dan 6 unit kendaraan roda empat.

Kasat Lantas Polres Karo AKP Andita Sitepu, S.H., M.H., mengatakan kegiatan Operasi Sadar Pajak merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, baik dalam membayar pajak kendaraan maupun menaati peraturan lalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kami mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan memenuhi kewajiban pembayaran pajak tepat waktu. Kami juga memberikan kemudahan melalui layanan Samsat Keliling sehingga masyarakat dapat langsung melakukan pembayaran pajak di lokasi,” ujar AKP Andita Sitepu.

Selama pelaksanaan razia gabungan, situasi berlangsung aman, tertib dan kondusif. Satlantas Polres Karo bersama instansi terkait akan terus mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban pajak kendaraan serta peraturan lalu lintas.(Mabhirink Gutul)

#polreskaro
#kapolreskaro
#humaspolreskaro

 

Rimbunnews.com – Sibolangit – Wujud sinergitas TNI-Polri dalam pemberantasan narkotika terus ditunjukkan di wilayah Kecamatan Sibolangit. Personel Polsek Pancur Batu bekerja sama dengan Koramil 03 Sibolangit melaksanakan kegiatan penggerebekan dan pembersihan lokasi yang diduga menjadi tempat penanaman ganja di Dusun II, Desa Ketangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi, S.H., bersama personel Polsek Pancur Batu, personel Koramil 03 Sibolangit serta perangkat Desa Ketangkuhen.

Sebelum menuju lokasi, pada pukul 08.00 WIB, personel bersama Kepala Desa Ketangkuhen terlebih dahulu berkumpul di Kantor Desa untuk melaksanakan mapping dan menentukan lokasi yang akan dituju.

Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, personel gabungan bersama Kepala Desa dan Kepala Dusun II Desa Ketangkuhen bergerak menuju lokasi yang berada di area perladangan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, personel gabungan Polsek Pancur Batu bersama Koramil 03 Sibolangit dan perangkat desa menemukan beberapa batang tanaman yang diduga ganja. Selain itu, turut ditemukan daun yang diduga ganja dalam keadaan kering.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa sejumlah batang dan daun yang diduga ganja untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Selain mengamankan barang bukti, personel gabungan juga melaksanakan penertiban dan pembersihan terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penanaman maupun kegiatan yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kegiatan pembersihan dan penertiban selesai dilaksanakan sekitar pukul 18.00 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat dalam bersama-sama melakukan upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Sinergitas Polsek Pancur Batu bersama Koramil 03 Sibolangit diharapkan semakin memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menutup ruang bagi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sibolangit. (Mabhirink Gutul)