Rimbunnews.com – Pembimbing pada Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. BUDI SULISTIYO, SAg., MPd.B, MH. Sambut Kunjungan Ketua Tridharma Maiteresia Sumut, Budi Malem, Kamis ( 31/08/2023).
Pada kunjungan atau silaturahmi tersebut Ketua Tridharma Maiteresia Sumut, Budi Malem banyak meminta petunjuk, Bimbingan dan arahan kepada Pembimbing pada Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. BUDI SULISTIYO, SAg., MPd.B, MH. untuk mengembangkan Tridharma Maiteresia di Sumatera Utara.

Bimbingan dan arahan disampaikan Dr BUDI SULISTIYO, S.Ag., M.Pd.B, M.H. mengatakan, agar setiap Vihara atau klenteng yang mau bergabung ke Tridharma harus melengkapi berkasnya salah satunya membuat surat pernyataan bahwa bergabung ke Tridharma merupakan itikat sendiri dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.
Demikian juga bagi Vihara yang sudah bergabung kepada kelompok tertentu, akan tetapi ingin bergabung ke Tridharma harus membuat surat pengunduran diri dari kelompok tersebut dan juga membuat pernyataan bahwa kemauan sendiri bergabung ke Tridharma dan tidak ada paksaan dari pihak manapun, jelas BUDI SULISTIYO.
Hal ini dilakukan agar tidak ada masalah dikemudian hari dan walaupun ada timbul masalah kita aman atau bersih dari masalah. Oleh sebab itu lebih baik sedikit kita bina dari pada banyak akan tetapi tidak jelas dan jadi masalah dikemudian hari, kata Budi.
Budi juga mengatakan, dulu sudah disampaikan sama Kong King Kiong bahwa sebenarnya budha ini banyak di seluruh Indonesia cuma tidak dibina .
Dengan demikian rohani rohaniwannya sangat perlu diberikan pembinaan agar Vihara dan Klenteng nya ada yang membina, kata Budi.
Menurut Budi di Medan Tridharma itu menarik, karena banyak etnis Tionghoa karena Tionghoa ini banyak berpengaruh tradisi, oleh sebab itu yang cocok mewadahi adalah Tridharma, kata Budi
Akan tetapi romo atau pandita nya harus banyak belajar lagi agar mereka dapat menjelaskan ini Dewa apa, ini Dewi apa dan pelaksanaan sembahyang nya dan buka dalam arti kitsc menambah berhala akan tetapi kita berbuat itu otomatis kita berbuat baik melakukan yang terbaik dan hasilnya nantinya akan baik, kata Budi.
Lebih lanjut Budi Sulistiyo menyampaikan yang paling penting pandita atau rohani rohaniwannya perlu diberikan pembekalan demikian juga para generasi muda nya bahkan sangat perlu dibuatkan untuk sekolah minggu, karena mereka sangat perlu kita kader untuk regenerasi kedepan karena yang sudah tua semakin tua, kata Budi.
Oleh sebab itu para generasi muda sangat perlu diberikan pelatih agar mereka dapat menyampaikan tata sembahyang itu bagaimana dan tata cara perkawinan dan meninggal serta buka toko bagaimana sehingga menghasilkan hasil yang sempurna , jelas Budi.
Mengakhiri silaturahmi tersebut Budi Malem selalu Ketua Tridharma Maiteresia Sumatera Utara menyampaikan terimakasih atas bimbingan dan saran yang diberikan Budi Sulistiyo selalu Pembimbing pada Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara agar kedepan Tridharma semakin berkembang di Sumut. ( Mabhirink Gutul)


