RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring bertempat di Ruang Karo Command Center Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Senin (19/05/2025).

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (RKPI) yang dirangkaikan dengan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di tingkat desa. Rapat ini bertujuan untuk mengoordinasikan upaya pengendalian inflasi di daerah dan mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi local.

Rapat ini menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk membahas dan mengkoordinasikan strategi pengendalian inflasi, yang dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 merupakan perintah untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk meningkatkan ekonomi baik di desa maupun di kelurahan. Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal melalui berbagai kegiatan, seperti pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

Tujuan utama dari Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 adalah untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di tingkat desa, melalui pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Turut mengikuti pada rakor tersebut diantaranya Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Karo Ir. Nasib Sianturi, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo Sarjana Purba, STP, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karo Data Martina Br Ginting AP, M.Si, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Karo, Ir. Adison Sebayang, M. MA, serta perwakilan dari Badan Pertanahan Kabupaten Karo.

(anta)

 

Rimbunnews.com – Karo – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur panjang (long weekend), Polres Tanah Karo menyiagakan personelnya untuk mengatur arus lalu lintas di jalur wisata Berastagi hingga kawasan Penatapan, perbatasan Kabupaten Karo dan Deli Serdang, Sabtu(31/05)2025).

Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta kenyamanan wisatawan yang datang ke wilayah Karo, khususnya Berastagi yang menjadi tujuan utama wisatawan dari Medan dan sekitarnya.

“Personel telah kita plotting mulai pagi hari di titik titik rawan kemacetan, mulai dari pusat kota Berastagi hingga kawasan Penatapan. Lokasi lokasi ini cenderung mengalami peningkatan volume kendaraan saat libur panjang,” ujar Kapolres.

Meski terjadi peningkatan arus kendaraan, secara umum kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar. Personel di lapangan tetap siaga mengatur lalu lintas untuk mencegah terjadinya kepadatan, terutama di simpul simpul persimpangan, pusat kuliner dan area parkir wisata.

“Prinsip kami adalah hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan. Pengaturan lalu lintas ini juga merupakan bagian dari pelayanan Polri dalam mendukung pariwisata yang aman dan tertib,” tambah Kapolres Eko Yulianto.

Polres Tanah Karo juga mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kesabaran di jalan, dan tidak berhenti sembarangan yang dapat mengganggu kelancaran arus.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan terus dilakukan hingga akhir long weekend guna memastikan situasi Kamtibmas dan kamseltibcar lantas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Karo. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Karo – Dalam rangka mendukung penuh program nasional Indonesia Menuju Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL), Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Karo terus menggencarkan upaya sosialisasi dan himbauan kepada para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak lagi melakukan pelanggaran dimensi dan muatan.

Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan, S.H., menegaskan bahwa pelanggaran ODOL tidak hanya membahayakan keselamatan pengemudi itu sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya. “Kendaraan yang melebihi kapasitas muatan maupun dimensi bisa menyebabkan kecelakaan fatal dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Untuk itu, kami mengajak seluruh pengusaha dan sopir truk agar patuh terhadap peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam setiap kegiatan lapangan, personel Satlantas Polres Tanah Karo aktif memberikan edukasi langsung kepada pengemudi di titik-titik strategis seperti jalur lintas Medan–Kabanjahe, area penatapan Doulu, dan sejumlah lokasi rawan pelanggaran lainnya. Tidak hanya melalui dialog humanis, petugas juga membagikan brosur, memasang spanduk, dan menyampaikan pesan keselamatan berkendara melalui pengeras suara.

Upaya ini juga merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memperpanjang usia layanan jalan raya. “Keselamatan adalah prioritas utama. Dengan kesadaran kolektif, kita bisa mewujudkan jalanan yang aman, nyaman, dan layak digunakan dalam jangka panjang,” tambah AKP Rabiah. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnewa.com – Medan – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti beberapa titik di Kota Medan pagi ini saat Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Batalyon-A Pelopor memberikan kejutan tak terduga kepada masyarakat dalam kegiatan bertajuk “Minggu Kasih: Peduli Sesama”, yang digelar serentak di tiga lokasi berbeda: Panti Asuhan Frans Imanuel, kawasan Jl. Pancing Indra Kasih, dan Jl. Gunung Krakatau, Minggu (1/6).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wadanki 4 Batalyon-A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, IPTU Januar Fazhari, yang memimpin tim Brimob untuk turun langsung ke lapangan membawa bingkisan sembako, tali asih, dan yang tak kalah penting: senyuman serta kepedulian tulus kepada masyarakat dan anak-anak yang membutuhkan.

IPTU Januar Fazhari menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial biasa, namun merupakan bentuk nyata dari komitmen humanis Brimob kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kasih dan kepedulian kami, bahwa Brimob hadir bukan hanya saat krisis, tetapi juga dalam suasana penuh cinta dan kemanusiaan,” jelas IPTU Januar di sela kegiatan.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi di Panti Asuhan Frans Imanuel, di mana puluhan anak-anak menyambut kedatangan personel Brimob dengan wajah penuh kebahagiaan. Tawa riang dan senyum ceria mewarnai suasana saat mereka menerima bingkisan dan pelukan hangat dari para anggota Brimob.

“Kami merasa sangat senang dan bangga bisa berbagi dengan anak-anak di panti asuhan. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa yang juga butuh perhatian dan kasih sayang,” tambah IPTU Januar.

Di kawasan Jl. Pancing Indra Kasih dan Jl. Gunung Krakatau, masyarakat menyambut kehadiran Brimob dengan penuh kehangatan. Banyak warga tak bisa menyembunyikan rasa haru mereka saat menerima bantuan sembako dan tali asih secara langsung dari para aparat berseragam cokelat tua yang selama ini mereka kenal dalam tugas-tugas pengamanan.

“Kami tidak menyangka bisa mendapat kejutan seperti ini. Terima kasih Brimob, semoga selalu diberi kekuatan untuk terus membantu masyarakat,” ucap Pak Arman, warga Jl. Pancing, dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga. Para personel Brimob tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berinteraksi langsung, mendengarkan curahan hati warga, dan menciptakan suasana yang penuh keakraban.

Masyarakat luas pun memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Di tengah tekanan ekonomi dan berbagai tantangan hidup, kehadiran Brimob membawa semangat baru dan harapan, menunjukkan bahwa aparat keamanan juga adalah pelindung dan sahabat rakyat dalam suka dan duka.

Kegiatan berjalan lancar dan kondusif hingga siang hari. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar tali kasih antara Brimob dan masyarakat semakin erat di masa mendatang.

Dengan kegiatan ini, Brimob Polda Sumut sekali lagi membuktikan bahwa semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa” bukan hanya slogan, melainkan sebuah dedikasi nyata yang diwujudkan dalam tindakan — dari barikade hingga pelukan kasih. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai –  Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Polres Sergai) tengah bersumpah atas wafatnya Aipda Syaiphulisa Sembiring, anggota aktif Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sergai, yang meninggal dunia akibat sakit pada Jumat (30/5/2025).

Jenazah almarhum dimakamkan di kampung halamannya, Jl. Sibiru-Biru, Desa Jambur Sada Arihta, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 16.10 WIB, dengan prosesi upacara pemakaman secara militer.

Upacara penghormatan terakhir juga dihadiri oleh jajaran Polres Sergai, termasuk Kepala Bagian SDM Kompol Eva S. Sinuhaji, SH, yang mewakili Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, SIK. Hadir pula Kasatlantas, Kasat Binmas, Kanit Patroli Satlantas, serta sejumlah personel lainnya.

Inspektur upacara dalam prosesi pemberangkatan jenazah dipimpin oleh Kapolsek Biru-Biru Polresta Deli Serdang, AKP Natanail Sitepu, SH, MH. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan penghormatan.

Dalam berbagai hal, AKP Natanail menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas rasa sakit rekan sejawat yang dikenal di ekosistem konservasi.

“Atas nama pimpinan Polri dan seluruh rekan sejawat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Aipda Syaiphulisa Sembiring. Kita mohon ampun kepada almarhum dan mari kita teladani pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.”

Sementara itu, Kompol Eva S. Sinuhaji juga menyampaikan penghormatan serta rasa kehilangan atas sosok Aipda Syaiphulisa yang dikenal aktif dan loyal dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan pengamanan masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Serdang Bedagai. Sebagai bentuk empati, bantuan santunan juga diserahkan kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga almarhum mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Polresta Deli Serdang dan Polres Sergai, atas rasa hormat dan dukungan yang diberikan.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar perwakilan keluarga. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Karo – Polsek Munte melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah penutupan Bulan Bunda Maria Se-Rayonn Kecamatan Munte yang berlangsung khidmat di Gereja Katolik Desa Singgamanik, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Jumat(30/5/2025) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini diawali dengan pawai obor yang melibatkan sekitar 250 jemaat. Pawai dimulai dari rumah Kuta Singgamanik dan berakhir di halaman Gereja Katolik Desa Singgamanik. Setelah pawai, jemaat mengikuti ibadah penutupan yang dipimpin oleh Pastor Lukman Pandian.

Pengamanan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Munte AKP D. Tambunan, S.H., bersama personel lainnya yaitu Aiptu P. Panjaitan (Kanit Intel), Bripka S. Sembiring (Bhabinkamtibmas), dan Bripka Imanuel Simanjorang (KSPK “B”).

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan dan pengayoman agar setiap kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan nyaman,” ujar AKP D. Tambunan, S.H.

Kegiatan berakhir pada pukul 21.08 WIB dengan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran Polsek Munte mendapat apresiasi dari para jemaat atas kenyamanan yang tercipta selama acara berlangsung. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Kabanjahe — Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., memimpin langsung rapat strategis bersama jajaran Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, Kepala Puskesmas, dan para dokter spesialis di Aula Kantor Bupati Karo, Sabtu, 17 Mei 2025. Pertemuan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Karo dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, mudah diakses, dan dikelola secara bertanggung jawab oleh pemerintah daerah, sejalan dengan visi “Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, Karo Unggul Menuju Kabupaten Karo Sejahtera Berkelanjutan.”

Dalam arahannya, Bupati Karo menekankan bahwa transformasi sektor kesehatan harus didasarkan pada sistem pelayanan yang terstruktur, berorientasi pada mutu, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ia mendorong seluruh unsur penyelenggara layanan kesehatan untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam mengatasi berbagai hambatan yang selama ini mengganggu efektivitas layanan.

Ia juga menugaskan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, dr. Jasura Pinem, M.Kes., untuk segera menyusun laporan analisis capaian Universal Health Coverage (UHC) dan mempercepat proses pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Karo menargetkan agar seluruh masyarakat dengan KTP Karo dapat memperoleh jaminan kesehatan yang layak, baik melalui mekanisme Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun pembiayaan langsung dari APBD.

“Tidak boleh ada lagi masyarakat Kabupaten Karo yang tidak terjamin hak dasar kesehatannya. Pemerintah hadir untuk memastikan itu,” ujar Bupati.

Secara khusus, Bupati menyoroti pentingnya peran strategis tenaga medis dalam membangun rumah sakit daerah yang profesional dan berorientasi pada kualitas pelayanan. Ia mengajak seluruh dokter, termasuk dokter gigi, dokter spesialis, dan drg spesialis, untuk membangun rasa kepemilikan terhadap RSUD dan menjadikannya sebagai pusat layanan yang membanggakan.

“Khusus untuk tenaga dokter, baik dokter gigi, dokter spesialis, maupun drg spesialis, kita semua harus memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap keberadaan RSUD. Kita harus mencintainya dengan cara memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh pasien, baik pasien rawat jalan, rawat inap, maupun pasien tindakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa keunggulan Kabupaten Karo tidak hanya harus tercermin dalam sektor pertanian, tetapi juga dalam kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Ia mendorong pengembangan layanan spesialistik unggulan seperti endoskopi dan Konsultan Gastroenterohepatologi (KGEH), sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penataan manajemen rumah sakit dan puskesmas, mencakup sistem penagihan, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis.

Sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang, Bupati turut menyampaikan potensi integrasi layanan kesehatan dengan sektor pariwisata melalui konsep wisata kesehatan (medical tourism) berbasis kekayaan alam dataran tinggi Kabupaten Karo seperti Berastagi. Namun demikian, ia menekankan bahwa prioritas utama tetap pada pemenuhan layanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Bupati Karo menutup arahannya dengan menegaskan bahwa perubahan besar dalam sistem layanan kesehatan harus dimulai dari keteladanan pimpinan, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta komitmen penuh seluruh pemangku kepentingan. Hal ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan Kabupaten Karo yang unggul dan sejahtera secara berkelanjutan. (anta)

Rimbun news.com – Medan –  Ketua Permabudhi Sumatera Utara Wong Chun Sen yang juga Ketua DPRD Medan  dan Ketua Martresia  Komda Sumut , Budi Malem menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun Lim Pek Pek di Cetiya Gunung Naga Jalan Brigjen Katamso GG Lampu 1 no.8B Medan, Minggu (25/05/2025).

Pada acara tersebut, Wong mengucapkan Selamat Ulang Tahun Lim Pek Pek kepada pengurus  Cetiya Gunung Naga, Hendra .

Wong mengatakan bahwa dirinya sangat mengenal sosok Hendra yang suka berbuat kebajikan dengan menolong orang dengan berbagai kegiatan sosial dilingkungan Vihara maupun ditempat lainnya.

“Semoga Hendra selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa agar selalu dapat berbuat kebajikan menolong masyarakat,” ucap Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen.

Sementara itu, Hendra selaku pemilik Cetiya Gunung Naga menyampaikan berterimakasih atas kehadiran Ketua  DPRD Kota Medan , Wong Chun Sen atas kehadirannya ke Cetiya Gunung Naga.

” Semoga Pak Wong sehat dan sukses selalu agar kedepannya dapat memperhatikan Cetiya Gunung Naga agar lebih sukses lagi, pinta Hendra .

Demikian juga Ketua Martresia Komda Sumut, Budi Malem menyampaikan agar Cetiya Gunung Naga dapat lebih maju dan sukses kedepannya serta para umatnya lebih banyak untuk menjalankan ibadah dengan baik , kata Budi Malem . ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Tanjungbalai – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 9.000 gram atau 9 kilogram. Dua pria yang diduga kuat sebagai kurir ditangkap dalam pengungkapan kasus tersebut di dua lokasi terpisah di Kota Tanjungbalai, Jumat (23/5/2025).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, KOMBES POL. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan terukur dari personel Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba, setelah menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga terkait peredaran narkoba.

“Tim melakukan penyelidikan sejak dini hari. Sekitar pukul 04.30 WIB, dilakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial MR (51), di sebuah rumah di Jalan D.I. Panjaitan, Gang Pringgan, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai,” ujar Kombes Pol Calvijn (30/5).

Dari hasil penggeledahan dan interogasi awal, MR mengakui menyimpan sabu di lokasi pemakaman di belakang rumahnya. Petugas kemudian menemukan satu bungkus besar seberat 1.000 gram dan dua bungkus sedang berisi sabu seberat 1.000 gram.

Kepada petugas, MR mengaku sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial S (dalam lidik) yang menyuruhnya menjemput sabu dari perairan Malaysia pada 20 Mei 2025 menggunakan sampan bermesin dompeng. Ia dijanjikan imbalan sebesar Rp10 juta.

“Dalam operasi ini kami juga mengamankan AR (35), yang merupakan adik kandung MR, di kawasan Jembatan Titi Harkat, Jalan Teluk Nibung, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai,” lanjutnya.

Penangkapan AR dilakukan sekitar pukul 12.15 WIB. Dari sampan bermesin yang dikemudikannya, petugas menemukan tujuh bungkus sabu dengan total berat 7.000 gram. Berdasarkan pengakuan, AR baru kembali dari perairan Malaysia atas perintah MR, dan dijanjikan imbalan sebesar Rp10 juta apabila barang berhasil diserahkan.

Selain sabu, turut diamankan satu unit sampan bermesin dompeng PK26, tiga unit handphone milik tersangka, serta satu karung goni plastik sebagai wadah penyimpanan.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap identitas pelaku lain, khususnya S yang menjadi penghubung ke jaringan luar negeri. Diduga kuat ini bagian dari sindikat narkotika lintas negara,” jelas Kombes Pol Calvijn.

Kedua tersangka kini diamankan di Mapolda Sumut dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Polda Sumut akan terus menindak tegas pelaku narkotika. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta membantu upaya pemberantasan narkoba demi masa depan generasi bangsa,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnsws.com – Samosir – Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K., memimpin langsung patroli gabungan ke lokasi rawan kebakaran di kawasan perbukitan Desa Huta Ginjang, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Patroli tersebut melibatkan jajaran TNI-Polri, Pemkab Samosir, BPBD, serta perwakilan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Samosir Kompol Briston Agus Muntecarlo, S.T., S.I.K., Pabung Samosir Mayor Arm G. Sebayang, para pejabat utama (PJU) Polres Samosir, Kapolsek Pangururan AKP Bangun Tua Dalimunthe, Kalaksa BPBD Sarimpol Manihuruk, serta personel gabungan dari Polsek, Koramil, dan BPBD.

Kapolres Samosir dalam arahannya menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. “Mari kita bersama-sama memadamkan api jika ditemukan titik kebakaran di wilayah kita. Terima kasih kepada seluruh personel TNI, Polri, dan BPBD yang tergabung dalam Satgas Karhutla atas upaya dan kerja kerasnya beberapa hari terakhir,” ujar AKBP Rina.

Ia juga mengonfirmasi bahwa titik api yang sempat terdeteksi di Desa Huta Ginjang telah berhasil dipadamkan. Usai dari lokasi tersebut, pada pukul 11.00 WIB, rombongan bergerak menuju Dusun III Sijambur, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, guna memastikan tidak ada penyebaran api ke wilayah itu.

Setibanya di lokasi pada pukul 11.30 WIB, rombongan mendapati bahwa api di kawasan tersebut juga telah padam. Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran rumput ilalang kering, yang kemudian menyebar cepat akibat tiupan angin kencang.

PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, menjelaskan bahwa kebakaran lahan di kawasan perbukitan Sijambur mencapai luas sekitar 5 hektar. “Saat ini tidak ditemukan lagi titik api, Polres Samosir tetap melakukan Pemadaman Titik api namun kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir agar tidak melakukan pembakaran sampah atau sisa pengolahan ladang. Kondisi cuaca saat ini sangat kering dengan angin kencang, sehingga berpotensi memicu kebakaran lebih luas,” tegasnya.

Pihak kepolisian bersama tim gabungan akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah guna mencegah terulangnya kejadian serupa di tengah musim kering yang masih berlangsung. ( Mabhirink Gutul )