‎Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, PTPN IV Regional I Gelar Forum SIA Tahun 2026

oleh

Rimbunnews.com – Tapsell – PTPN IV Regional I melalui Kebun Hapesong dan PKS PTPN IV Regional 1 Hapesong melaksanakan kegiatan penyusunan Dokumen Penilaian Dampak Sosial atau Social Impact Assessment (SIA) Tahun 2026 di Aula Balai Karyawan Kebun PTPN IV Regional 1 Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (17/6/2026).

‎Kegiatan tersebut bertujuan mengukur dampak program sosial perusahaan terhadap masyarakat, sekaligus menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk penyusunan dokumen penilaian dampak sosial yang lebih komprehensif.

‎Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dihadiri jajaran manajemen PTPN IV Regional I, unsur Forkopimcam dari dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Angkola Barat dan Angkola Sangkunur para camat, perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan insan pers.

‎Acara dibuka oleh Manager PKS PTPN IV Regional 1 Hapesong Bapak Aris Sidiar, beliau menyampaikan kepada peserta yang hadir agar peran bisa memberikan masukan untuk Penyusunan Dokumen Penilaian Dampak Sosial Stakeholder tahun 2026 ini.

‎”Mewakili General Manager, acara SIA pada hari ini saya buka,” ucap Aris.

‎Penyusunan SIA dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang selama ini dijalankan perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan ingin mengetahui sejauh mana manfaat program sosial yang telah diberikan kepada masyarakat serta dampaknya terhadap hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

Ketua Tim Konsultan SIA Pak Remaja Barus menampung hasil diskusi dari lapangan‎ Kebun Hapesong dan PKS PTPN IV Regional 1 Hapesong dimana keluhan masyarakat dan kekurangan PTPN IV Regional 1 Hapesong dan PKS Hapesong agar bisa disampaikan kepada Tim SIA supaya kami sampaikan kekantor PTPN IV Regional 1 Medan. Ujar Pak Remaja.

Baca juga  Memasuki Masa Tenang, Jajaran Polres Tanah Karo Amankan Kegiatan Pembersihaan APK

Konsultan dari CV. Tiga Permata Berseri, Mena Uli Tarigan menjelaskan bahwa masukan dari para stakeholder menjadi komponen penting dalam penyusunan dokumen tersebut. Menurutnya, berbagai saran, pendapat, dan informasi yang disampaikan peserta akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi perusahaan.

‎”Di Kecamatan Angkola Barat, Angkola Sangkunur dan Batang Toru terdapat 9 desa di antaranya masuk dalam cakupan SIA kami. Jika dipersentasekan, sekitar 50 persen desa di Kecamatan Batang Toru masuk dalam program SIA dari Kebun Hapesong,” jelas Mena Uli.

‎Ia juga mengharapkan, seluruh peserta memberikan pandangan yang objektif demi meningkatkan hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

‎”Begitu juga dari bapak – bapak Camat Angkola Barat, M. Thohir Pasaribu, Camat Angkola Sangkunur Plt. Rizky Gustoni Hutasuhut diwakili Sekcam Angkola Sangkunur Dedy Isnandar Dan Ramil 19 Siais Kapten, Inf. H. Sitait dan Karyawan PTPN IV Regional 1 Hapesong dan Karyawan PKS Hapesong informasi apa yang bisa diberikan untuk memperbaiki hubungan yang lebih baik lagi, antara pihak kebun dengan masyarakat melalui program sosial seperti TJSL,” tambahnya.

‎Pada sesi diskusi, para stakeholder dibagi dalam kelompok forum yang dipandu tim konsultan. Masing-masing kelompok menyampaikan berbagai usulan dan masukan terkait kebutuhan masyarakat, efektivitas program sosial perusahaan, serta peluang peningkatan kerja sama antara perkebunan dan lingkungan sekitar.

‎Seluruh hasil diskusi kemudian dirangkum oleh tim konsultan untuk disusun menjadi Dokumen Penilaian Dampak Sosial Tahun 2026.

‎Dokumen itu selanjutnya akan diserahkan kepada manajemen PTPN IV Regional I dikantor Dirut Medan, sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan dan pengembangan program sosial perusahaan ke depan.

‎Melalui penyusunan SIA ini, PTPN IV Regional I berharap, program-program sosial yang dijalankan dapat semakin tepat sasaran, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan seluruh stakeholder di wilayah operasional perkebunan. (Nurdin Nasution)