RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Sergai – Kecelakaan lalu lintas  ( lakalantas )  terjadi di jalan Menang tepatnya di Dusun V Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai Senin (18/12/2023) Sekira Pukul 10:35 Wib. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pelajar mengendarai sepeda motor Honda CB- 15R meninggal dunia.

Mendapat informasi adanya peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas), personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat lakalantas.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Andita Sitepu melalui Ps Kasi Humas, iptu Edward Sidauruk saat dikonfirmasi di Polres Sergai di Sei Rampah, membenarkan adanya peristiwa lakalantas yang menimbulkan korban jiwa tersebut.

Andita menjelaskan, peristiwa lakalantas bermula saat sepeda motor Honda CB- 15R no pol BK 4184 MBG yang dikendarai Sutan Hasbi (17), Warga Dusun V Desa Pantai Cermin Kiri berboncengan dengan M Ikhsan (17), Warga Dusun II Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, datang dari arah Desa Kuala lama menuju Desa Pantai Cermin Kiri, Setiba di TKP, diduga kurang hati-hati sehingga sepeda motor yang dikendarai kedua pemuda yang diketahui masih pelajar tersebut terjatuh di badan jalan sebelah kanan dari arah Desa Kuala lama menuju Desa Pantai Cermin Kiri, dan saat bersamaan langsung bertabrakan dengan sepeda motor Honda Verza no pol BM 5003 UN yang dikendarai Indra Syahputra (41), Warga Dusun II Desa Sijabut, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, berboncengan dengan Kamaruddin Siregar (56), Warga Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, yang datang dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Ps Kasi Humas yang juga menjabat Kbo Satreskrim Polres Sergai ini, pengendara sepeda motor Honda CB- 15R ni pol BK 4184 MBG atas nama Sutan Hasbi mengalami luka berat dan meninggal dunia. Sedangkan penumpang yang dibonceng mengalami patah kaki tertutup dan menjalani perawatan di RSU Melati Perbaungan.

Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Verza no pol BM 5003 UN atas nama Indra Syahputra hanya mengalami luka ringan dan tidak menjalani perawatan di rumah sakit. Dan penunpang yang dibonceng, sama sekali tidak mengalami luka.

“Kedua sepeda motor yang terlibat lakalantas sudah diamankan di Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijemggi Polres Sergai sebagai barang bukti,” jelasnya. (Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com.- Medan – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan pembekalan kepada 441 Siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang ll Angkatan 49 Tahun Anggaran 2023 di Aula Tribrata Mapoldasu, Senin (18/12).

“Pembekalan yang saya berikan ini dengan Tema “Kesiapan Lulusan Diktuba Polri dalam menghadapi era 5.0,” katanya saat membuka acara yang dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Sumut.

Agung mengungkapkan, untuk menjadi polisi yang baik, para siswa harus mencintai pendidikan dan pelatihannya.

“Saya ingin punya polisi yang berwatak Bhayangkara, Mengerti dan tidak ada keraguan selama bertugas dan terpenting rasa percaya diri tumbuh karena anda memegang nilai Kejujuran” ungkapnya.

Agung meminta kepada seluruh calon Bintara Polri untuk memanfaatkan waktu lebih baik dengan kehadiran ditengah-tengah masyarakat sehingga menjadikan polisi yang semakin baik dan dicintai.

“Saat ini dan seterusnya, yang kurang pada diri anda harus diperbaiki. Anda bukan orang-orang yang berdarah biru, tunjukkan dan buktikan diri anda kepada semua, bahwa anda mampu bertugas dengan baik, Profesional dan dapat menampilkan sosok Polisi Modern,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rinbunnews.com – Jakarta. Sultan Rif’at Al Fatih menyampaikan ungkapan terima kasihnya secara khusus kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Ucapan terima kasih itu atas bantuan penyembuhan dirinya usai mengalami kecelakaan kabel fiber optik.

Menurut Sultan, dirinya ingin mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Jenderal Sigit.

“Saya tahu kalau berterima kasih lewat media menurut saya masih kurang, pak. Oleh karena itu saya ingin bertemu langsung depan bapak dan mengucapkan terima kasih secara langsung ke bapak dan juga berbincang bincang dengan bapak,” jelas Sultan dalam video yang dibuatnya, Senin (18/12/23).

Ditambahkan Sultan, meski demikian ia sangat berterima kasih atas atensi dari Jenderal Sigit hingga dirinya bisa menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polri. Oleh karenanya, Sultan saat ini telah kembali pulih.

“Dari saya untuk Pak Kapolri sebelumnya terima kasih banyak, pak, atas atensi bapak untuk bisa membantu kesembuhan saya,” ujar Sultan.

Ayah Sultan, Fatih Nurul Huda pun mengaku terharu melihat anaknya sudah kembali pulih. Dia bahkan tidak bisa berkata-kata mengingat semua bisa dilalui anaknya berkat atensi Kapolri.

“Muncullah suatu keajaiban bahwa ada satu atensi khusus dari Pak Kapolri untuk merawat anak kami dan membawa anak kami ke RS Polri,” ungkap Fatih.

Dia mengaku, saat awal masuk RS Bhayangkara Polri kembali mempertanyakan kepada Kapusdokkes Irjen. Pol. Asep Hendradiana, apakah benar ini atensi dari Kapolri. Lalu, Kapusdokkes meyakini bahwa ini benar-benar atensi Kapolri.

Dikatakannya, atensi Jenderal Sigit itu mengubah semua rencana untuk Sultan. Sebelumnya, ibu Sultan bahkan sudah putus asa hingga kesehatannya tak stabil melihat kondisi anaknya.

“Jadi ini semua adalah atensi kemanusiaan Pak Kapolri dan beliau akan menanggung seluruh biaya pengobatannya sampai sembuh total. Lemes kami, pak, nangis kami, karena kami tidak menyangka anak kami yang kami syok, kami harus rencana menjual rumah kami ternyata tiba-tiba Pak Kapolri mengatensi seperti ini,” tuturnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com.- Deli Serdang – Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo,SIK pimpin upacara pelepasan purna bakti kepada 9 purnawirawan Polri yang dihadiri PJU bersama Kapolsek serta seluruh anggota Polresta Deli Serdang di Aula Terbuka Polresta Deli Serdang, Senin (18/12/2023) Pagi.

Dalam kegiatan upacara Purna Bakti tersebut ada 9 Purnawiran diantaranya Akp (Purn) Edianto, Sh,  Akp (Purn) Ansari, Akp (Purn) Krismen Karo Sekali, Akp (Purn) Besli Situmorang, Akp (Purn) Tigor S. Silaban, Iptu (Purn) Jalizar, Iptu (Purn) Harapan Situmoranga, Iptu (Purn) Suria Sembiring Dan Bripka (Purn) Timbul Tinambunan.

Kapolresta Deli Serdang dalam arahannya menyampaikan bawah “ Mari sama sama kita jaga organisasi yang kita cintai ini, organisasi ini yang memberikan peluang dan kesempatan serta rezeki maka ukirlah waktu  hari demi hari dengan prestasi yang membanggakan, sebab ditangan mulah Polresta ini akan menjadi besar.

“Selamat dan bahagia memasuki masa purna tanpa ada cacat, rasa terimakasih saya sampaikan kepada bapak bapak yang memasuki masa purna selama melaksanakan tugas sudah memberikan dedikasi yang sangat baik selama ini.  Bukan berarti melaksanakan tugas selesai namun tetaplah berbakti dan menjadi contoh di masyarakat dengan mengangkat citra yg baik dan tetaplah jalin tali silaturahmi” ujar Kapolresta Deli Serdang.

Setelah itu, Kapolresta memberikan bingkisan kepada personil yang purna bakti sekaligus menghantarkan pelepasan 9 Purnawirawan Polri dengan tradisi Pedang Pora.( Mabhirink Gutul )

Rinbunnews.com – Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho memimpin upacara gelar pasukan Kesiapsiagaan Ops Lilin 2023 Humas Polri dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Kadiv Humas menerangkan, pengamanan ini dilakukan melalui Operasi Lilin 2023/2024 yang diselenggarakan sejak 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024. Pengamanan dilakukan dengan mengerahkan 129.923 personel.

Menurut Kadiv Humas, akan ada puncak arus kendaraan pada 22-23 Desember 2023 dan arus balik pada 26-27 Desember 2023. Oleh karenanya, Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, mulai dari contra flow, maupun one way.

“Divisi Humas Polri melalui Satgas Humas dalam Operasi Lilin 2023 melaksanakan kegiatan operasi mulai dari tahapan pengawalan, pelaksanaan hingga pengakhiran dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2023,” ungkap Kadiv Humas, Senin (18/12/2023).

Disebutkan Kadiv Humas, dalam operasi ini, personel Humas Polri harus memperkuat sinergitas bersama stakeholder lain. Selain itu, memasifkan sosialisasi aturan yang berlaku selama libur Nataru.

“Polri diharapkan dapat mengimbau pemudik agar melaporkan rumah yang ditinggalkan kepada kantor polisi terdekat, sehingga nantinya dapat didatakan dan dilaksanakan patroli,” jelas Kadiv Humas.

Lebih lanjut dijelaskan Kadiv Humas bahwa Polri juga akan menyediakan fasilitas lokasi lahan parkir di kantor polisi bagi pemudik yang mau menitipkan kendaraannya. Tentunya, masyarakat juga diimbau menjaga keselamatan selama perjalanan mudik dan perayaan tahun baru.

Selain itu dalam peringatan malam pergantian tahun, masyarakat akan banyak melaksanakan aktifitas di tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan dan pusat hiburan. Untuk itu, ujar Kadiv Humas, perlu pengamanan ekstra pada titik-titik kumpul masyarakat agar terwujud rasa aman masyarakat yang hendak melaksanakan Natal maupun malam pergantian tahun.

“Tentunya Polri juga memiliki tugas untuk mengamankan rangkaian ibadah umat nasrani yang melaksanakan rangkaian ibadah Natal,” ujar Kadiv Humas.

Terakhir, Kadiv Humas menekankan bahwa perubahan cuaca yang memasuki musim hujan juga menjadi antisipasi pengamanan kali ini. Pihaknya telah menyiapkan Satgas kontijensi Ops Aman Nusa sebagai upaya kesiapan apabila terjadi bencana alam.

Sebagaimana instruksi Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, pengamanan Nataru kali ini dilakukan dalam suasana berbeda. Sebab, bersamaan dengan tahapan Pemilu 2024.

Jenderal Sigit pun telah berpesan bahwa seluruh masyarakat tetap harus bersama-sama mengedepankan persatuan dan kesatuan, meski perbedaan ada di antara kita semua. Namun, Polri, TNI, dan stakeholder terkait memastikan kesiapan pengamanan Nataru dan tahapan pemilu berjalan dengan baik. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Jakarta. Divisi Propam Polri memastikan upaya menjaga netralitas seluruh anggota Polri dilakukan dengan berbagai cara. Hal itu menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Ada arahan Pak Kapolri tentang netralitas. Tentunya ada juga Undang-Undang yang mengatur tentang Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2), bahwa polisi netral,” ujar Kadiv Propam Polri Irjen. Pol. Syahardiantono, Minggu (17/12/23).

Dibeberkan Kadiv Propam, mulai dari preemtif, preventif, dan represif kepada anggota telah ada mekanismenya.

Terkait dengan menjaga netralitas Polri, Anggota Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyatakan bahwa masyarakat juga harus memahami terlebih dahulu aturan di Korps Bhayangkara mengenai sikap selama Pemilu 2024. Ditegaskannya, anggota Polri tidak boleh berpolitik, meski keluarganya diperbolehkan.

Dalam konteks ini, ia menuturkan, polisi merupakan salah satu leading sector yang bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan aman, damai, dan lancar. Meskipun ada anggotanya yang menjadi peserta Pemilu 2024, namun memberikan dukungan bantuan fasilitas tidak diperbolehkan.

“Tetapi terlibat bukan arti memberikan suport kepada kekuatan politik, tapi berikan dukungan ke KPU dan Bawaslu agar berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Menurutnya, dalam PKPU dan UU Nomor 17 Tahun 2007 jelas diatur soal tugas polisi menjaga Capres-Cawapres, kotak suara dan memastikan seluruh pengamanan proses pesta demokrasi lima tahunan itu. Sehingga netral yang dilakukan Polri adalah aturan dan sop dipatuhi. 

Ia pun mengingatkan bahwa tugas utama polisi menjaga nilai-nilai sipil, dan itu salah satunya adalah demokrasi, diimplementasikan dalam pemilu. Polisi harus menjaga ini dengan baik. 

“Jangan menunjukan keterlibatan, baik bentuk simbol, tanda dan kegiatan. Tapi komitmen menjaga agar pemilu lancar. Tentu dengan tupoksi yang sudah diatur tadi,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com  – Tanjungbalai – Jajaran Pemko Tanjung Balai yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sangat serius  Pravelansi Percepatan Penurunan Stunting di Pemkot Tanjung Balai.

Pemko  Tanjung Balai serius berupaya menurunkan angka stunting dalam rangka mendukung Pemerintah Pusat menurunkan angka stunting, harus didasari dengan sepenuh hati, pikiran dan kuatnya jalinan kerja sama seluruh OPD lintas sektor terkait.

Demikian disampaikan Kepala Dinas ( Kadis ) Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana  ( PP dan KB ) Pemerintah Kota Tanjung Balai , Drs Daruyana Siregar didampingi Kabid KS, Misriana saat kehadiran kunjungan Tim BKKBN Sumut , Rabu ( 13/12/2023).

“Percepatan penurunan stunting kita semua harus kompak dan dilaksanakan dengan hati dan kerja yang serius. Ini kerja tim dan dikerjakan secara bersama sama. Tidak sepihak, tetapi berbagai pihak, katanya.

Daruyana didampingi Kabid KS, Misriana  menyampaikan,  upaya pemenuhan gizi ibu hamil dan anak balita dengan berbagai upaya dengan membeli ikan- ikan dari pengusaha dan diolah menjadi bakso dan naget untuk tambahan protein, katanya.

Daruyana menambahkan  memilih dan menugaskan 1 orang staf tenaga gizi untuk pendampingan balita stunting di wilayah masing masing segera kumpulkan data menyamakan persiapan dalam rangka penilaian penurunan Stunting tahun , 

Dengan demikian data identitasnya harus jelas siapa yang stunting, kalau sudah terdata, maka kita bisa tangani stunting ini dengan cepat, kata Daruyana.

Oleh sebab itu mulai  dari Lingkungan, Kelurahan hingga seterusnya melaporkan perkembangan perkembangan stunting di wilayah masing-masing, jelasnya.

Lebih lanjut Daruyana mengatakan, dalam menangani Stunting ini, Pemko Tanjung Balai sering mengadakan diskusi bersama dengan seluruh Camat, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jelasnya.

Menurut data SSGI (Survei Studi Gizi Indonesia) di Sumatera Utara angka pravelensi stunting tahun 2021 di Kota Tanjung Balai yaitu 26,1 persen dan 26,9 persen di tahun 2022 dan untuk tahun 2023 ini belum ada penilaian dari Dinas Kesehatan, katanya.

Sementara Satgas Stunting Pemko Tanjung Balai, Sahkal menyampaikan sebelum hadirnya bapak asuh Stunting ( BAS)  anak Stunting di Tanjung Balai mencapai 450 anak, akan tetapi setelah hadirnya BAS anak Stunting tersebut dapat teratasi, karena BAS tersebut secara langsung  memberikan  makanan tambahan  kepada anak tersebut.

Sahkal juga menyampaikan , Ke amatan yang paling tinggi beresiko Stunting adalah Kecamatan Teluk Nibung  tahun 20222 berjumlah 1396, sementara Kecamatan yang paling rendah beresiko Stunting  adalah Kecamatan Tanjung Balai Selatan yaitu sebesar 274.

Pada kesempatan itu Daruyana didampingi  Misriana dan Sahkal menyampaikan , tahun ini kita bekerjasama dengan seluruh sektor bekerja keras dalam penurunan Stunting ini.

Dengan demikian walikota Tanjung Balai selalu mengingatkan tentang Stunting, selain itu  Satgas Stunting Kota Tanjung Balai tidak pernah kenal lelah untuk memantau ke.selieuh lini lapangan tentang perkembangan Stunting.

Oleh sebab itu , kata Kadis PP dan KB serta Kabis KS untuk tahun depan agar mempertahankan Satgas Stunting Kota Tanjung Balai ini, katanya mengakhiri. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Asahan  – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Kadis P2KB) Kabupaten Asahan, Edi Sukmana, SH, M.Si, tidak menampik bahwa pihaknya hingga kini terus melakukan perbaikan gizi terhadap anak anak Balita yang beresiko stunting di Asahan melalui PMT.

Bahkan terus memantau dan melakukan pendampingan, sehingga prevalensi stunting di Asahan menurun sesuai target Bupati H. Surya, B.Sc yakni pada 2023 sebesar 13,9 persen dan 2024 sebesar 11,23 persen. Hal ini disampaikan Kadis P2KB Asahan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk (Dalduk) Faisal, kepada Tim Humas Perwakilan BKKBN Sumut yang dipimpin Yusrodi, 13 Desember 2023.

“Pak Bupati sangat konsen terhadap penurunan angka stunting di wilayahnya. Setiap coffe morning, masalah stunting ini terus dibahas. Dan sebelumnya, Pak Bupati telah membuat kebijakan dengan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 34 Tahun 2021, tentang percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Asahan,” ujarnya.

Sesuai dengan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, merilis pada 2021 prevalensi stunting di Asahan sebesar 18,9 persen.  Oleh sebab itu, untuk mewujudkan ini perlu ada konvergensi penanganan stunting dengan melibatkan para stakeholder di Asahan, agar kita mampu mencapai target penurunan stunting di bawah target Nasional sebesar 14% pada tahun 2024.

“Makanya Pak Bupati mengambil langkah cepat dengan menerbitkan Perbup nomor 34, dan Alhamdulillah prevalensi stunting pada tahun 2022 menurun menjadi 15,3 persen. Dan kami optimis target dari Pak Bupati sebesar 13,9 pada 2023 akan tercapai,” ucapnya.

Dikatakan, sejauh ini bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak anak Balita dengan diagnosa stunting juga tertangani dengan baik.

“Selama ada kerjasama yang baik antara lintas sektor serta pentingnya peran orang tua/keluarga, hal itu akan tercapai. Karena bantuan untuk anak-anak juga telah diberikan dalam program bapak asuh anak stunting (BAAS) yang telah dirilis oleh Pemkab Asahan melalui Perbup tadi,” katanya.

Menurutnya, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Asahan dilibatkan dalam percepatan penurunan stunting. Seperti Forkopimda diwajibkan mengambil 3 anak diagnosa stunting sebagai BAAS. Sedang Eselon 2 di setiap OPD 2 anak dan Eselon 3 sebanyak 1 anak. 

“Melalui PMT ini, diharapkan dapat membantu menuntaskan stunting di Asahan. Bantuan PMT ini diberikan agar dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan Balita stunting,” ujarnya.

“Yang jelas pada 2023 ini Pemkab Asahan, berupaya keras menurunkan stunting. Bahkan beberapa bulan lalu Dinas Sosial Asahan memberikan langkah konkret dalam mengatasi masalah stunting melalui pemanfaatan Dana Insentif Daerah (DID) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 97 Tahun 2023, Dinas Sosial menyalurkan bantuan pencegahan dan penanganan stunting di 3 lokus utama, yaitu Kecamatan Pulau Rakyat, Tanjung Balai, dan Kisaran Barat.

Menjawab pertanyaan Tim Humas, Faisal yang didampingi Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kab. Asahan, mengatakan wilayah Kecamatan yang paling banyak anak stunting nya pada 2022 berada di Kec. Kisaran Barat dengan jumlah 285 anak. Sedangkan yang paling sedikit berada di Kec. Setia Janji, Air Joman dan Bandar Pulo masing masing 2 anak.

“Penyebab tingginya stunting di Kisaran Barat, selain faktor ekonomi juga sanitasi lingkungan yang tidak bagus dan jamban yang tidak sehat. Artinya, banyak warga yang belum berprilaku hidup bersih dan sehat,” tutupnya.

Sementara Yusrodi berharap agar Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kab. Asahan membuat laporan dan mengirimkan ke Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten dan kemudian dari Kabupaten dilaporkan ke Provinsi. “Kalau perlu Satgas buat inovasi inovasi baru dalam upaya penurunan stunting di wilayahnya,” ujar Yusrodi. ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com  – Sergai, Perayaan Natal keluarga besar  Polres  Serdang Bedagai (Sergai) yang dilaksanakan di Sergai Kupie, Dusun I Desa Firdaus,  Kecamatan Seirampah, Sabtu (16/12/2023) malam berlangsung penuh sukacita.

Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta menyampaikan bahwa dalam kegiatan Natal ini, Polri sangat penting untuk mempererat hubungan dengan sesama anggota maupun dengan masyarakat.

AKBP Oxy menyebutkan, momen Natal ini juga mengingatkan dirinya kepada keluarganya yang saling mengasihi dan saling memberi.

Sesuai subtema perayaan Natal dengan semangat kerendahan hati, orang nomor satu di Polres Sergai ini mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan baik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua PGI Kabupaten Sergai, Pdt Ryns W Pasaribu STh mengapresiasi kinerja Polres Sergai dalam melakukan pengamanan pada setiap perayaan Natal maupaun perayaan lainnya, serta ibadah Minggu rutin yang dilaksanakan gereja-gereja yang ada di wilayah hukum Polres Sergai.

Sebelumnya, Kabag SDM Kompol SP Anak Ampun selaku Ketua Panitia Natal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Sergai yang telah mendukung perayaan Natal ini.

Ia melaporkan, salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Natal Polres adalah mengunjungi dan memberi penghiburan kepada anggota Polri yang menderita sakit menahun.Semoga anggota tersebut sembuh dari penyakitnya.

“Perayaan Natal kita malam ini juga akan diisi ucky draw dengan menyiapkan berbagai hadiah menarik,” ujarnya.

Mengusung tema “Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi” (Lukas 2:14) dan subtema “Dengan semangat kerendahan hati menyambut kelahiran Kristus melalui peran Polri presisi berintegritas, mengasihi dan melayani guna mewujudkan pemilu damai menuju Indonesia Maju”, perayaan Natal Polres Sergai diawali ibadah dengan pengkhotbah Pdt Juanda Sitinjak STh.

Perayaan Natal juga diisi pemberian bingkisan Natal kepada para purnawirawan dan warakawuri Polres Sergai, dan penarikan lucky draw dengan hadiah utama 1 unit sepeda motor sumbangan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, serta diakhiri makan malam bersama.

Turut hadir, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Sergai Ny Septya Oxy, Wakapolres Kompol Damos Christian Aritonang beserta para Kabag, Kasat, dan Kapolsek se-jajaran, para pereira, serta personel yang beragama kristen beserta keluarga. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan – Pemberantasan Narkoba secara massif dan terstruktur oleh Polda Sumatera Utara, termasuk penangkapan Syamsul Tarigan serta diratakannya Diskotik dan KTV Sky Garden di Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (15/12/2023), mendapat apresiasi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara.

Sekretaris PWM Sumut, Ustad Irwan Syahputra, mengatakan narkoba menjadi pemicu hampir 95 persen kejahatan jalanan di Sumatera Utara. Penangkapan bandar, pengedar, penutupan tempat hiburan malam serta diratakannya Sky Garden menjadi bukti komitmen Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

“Usai kunjungan Kapolda Sumut ke Kantor PWM, awal November 2023 silam, komitmen pemberantasan narkoba dibuktikan Pak Irjen Pol Agung Setya. Selama ini Syamsul Tarigan tak tersentuh, berhasil ditangkapnya, termasuk kemarin diratakannya Sky Garden. Muhammadiyah apresiasi itu semua,” jelas Ustad Irwan Syahputra, Sabtu (16/12/2023).

Ia menjelaskan, kepemimpinan Irjen Pol Agung Setya memberikan warna dan wajah baru di Provinsi Sumut. Begal, tuturnya, selama ini tak terselesaikan, namun dalam kurun waktu kurang sebulan, bisa teratasi.

Komitmen menciptakan ruang publik yang aman oleh polisi ini jadi pembicaraan masyarakat dan diakui mampu mengubah wajah institusi penegak hukum.

Selama ini, narkoba sulit diberantas karena ada oknum-oknum yang beking, namun di masa Kapolda Irjen Pol Agung Setya itu semua tak berkutik dan terbantahkan.  

“Begal diselesaikan secara cepat oleh Kapolda Sumut, narkoba diberantas ke akar-akarnya, termasuk bandar besarnya. Kerja keras tersebut mampu mengubah imej negatif polisi di tengah masyarakat,” ungkapnya memberikan apresiasi.

Muhammadiyah Sumut, tegasnya, akan tetap mendukung penuh komitmen Polda Sumut dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman, termasuk pemberantasan narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Kita akan dukung penuh komitmen Kapolda Sumut. Kepolisian dan Muhammadiyah dalam jalur yang sama berupa dakwah menegakkan amar maruf nahi munkar serta masyarakat aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Antropolog Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Fikarwin Zuska mengatakan, pemberantasan narkoba selama ini menjadi masalah yang paling berat dipecahkan, namun di masa Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mulai bisa diurai dan diselesaikan.

Kuncinya, tutur Dosen Antropologi itu, penegakkan hukum yang tidak setengah-setengah, dan dijalankan secara konsisten serta konsekuen. Selama ini, penegakkan hukum itu yang masih kurang, tak berani mengungkap, tentu tak bisa diproses sesuai aturan berlaku.

“Jika itu ditegakkan, proses hukum tersebut, maka lama-lama narkoba di Sumut akan berkurang drastis. Narkoba sudah jadi candu, ketagihan. Masyarakat bukan tak suka, namun tak berani. Apa dilakukan Kapolda Sumut berantas itu semua, kini mendapat apresiasi dari masyarakat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, riset-riset Antropologi dilakukan ke desa-desa, ditemukan narkoba itu masalah sudah lama, bahkan menjadi tradisi di masyarakat akibat tidak diberantas hingga ke akar-akarnya.

Warga menganggap, tuturnya, konsumsi Narkoba, jadi pengedar bahkan bandar, merupakan hal biasa saja, bukan perbuatan terlarang. Apalagi, mereka melihat oknum-oknum aparat negara ikut di dalam bisnis tersebut.

“Apa dilakukan oleh Polda Sumut, seperti kejutan buat bandar dan pengedar serta pengguna Narkoba. Mereka akhirnya berpikir. Apa telah menjadi tradisi itu memang berat, namun jika ada penegakkan hukum dilakukan secara konsisten, tanpa tebang pilih, maka lama-lama terkikis juga,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )