RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Sergai – Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar razia kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) operasi (Ops) Antik, Sabtu (18/5/2024) malam.

Kegiatan dipimpin Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Iwan Hermawan didampingi Wakapolsek Perbaungan Iptu E Simanjuntak, dan diikuti Kaurbinops (Kbo) Satreskrim Iptu Edward Sidauruk, Kbo Satnarkoba Iptu B Manurung, Kbo Sat Samapta IPTU FSM Manik, Kbo Satlantas Iptu W Saragih, Kbo Sat Binmas Iptu  P Tarigan, serta personel gabungan Polres Sergai dan Polsek Perbaungan.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan razia di lokasi rawan tindak kejahatan seperti, kafe di Dusun Pasiran Desa Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Namun saat tim tiba di lokasi, kafe tersebut tutup.

Kemudian, melaksanakan razia di Jembatan Sungai Ular dan di Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk, Minggu (19/5/2024) mengatakan, razia KRYD Ops Antik ini merupakan cipta kondisi dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menyebutkan, sasaran dalam pelaksanaan razia adalah tempat-tempat hiburan 

malam, hotel, kafe, pelaku narkoba, serta lokasi yang dianggap rawan kejahatan,  sekaligus upaya preemtif, preventif, dan represif dalam mencegah kejahatan pasca Operasi Ketupat Toba 2024 di wilayah hukum Polres Sergai.

“Dalam pelaksanaan razia, tim memberikan teguran secara humanis kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Edward, tim juga mengombau masyarakat agar melaporkan ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan geng motor, balap liar, begal, dan tindak pidana lainnya, agar dapat ditindak.

“Kita berharap giat yang dilakukan ini dapat memberi efek detterent  kepada masyarakat sehingga terciptanya Kesadaran yang masif dan kolektif. Serta terciptanya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Samosir – Polres Samosir menggelar Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di Wilayah Kec. Pangururan lokasi Pintu Masuk Pulau Samosir dari Jalur Darat. Dalam Patroli Cipta Kondisi ini, Polres Samosir  melakukan patroli, pemeriksaan identitas dan barang bawaan pendatang, sidak minuman keras, Rajia Cafe yang beroperasi hingga larut malam, Pengaturan Arus lalu lintas dilokasi keramaian.

Kegiatan ini didampingi oleh Perwira Pengawas Polres Samosir IPDA Hendrik Siagian dan Pengawasan kegiatan dari Provos Polres Samosir Bripda Fadi Tarigan dengan pelaksanaan Patroli Cipta Kondisi Oleh Personil Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Satuan Intel, Satuan Reskrim, Satuan Res Narkoba dan Personil Dalmas Polres Samosir.

Patroli cipta kondisi ini merupakan upaya Polres Samosir  untuk memelihara dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah hukum Polres Samosir tetap kondusif, khususnya dalam memberikan dampak aman menjelang pelaksanaan Ibadah Minggu Gereja.

Kegiatan Patroli dilaksanakan guna mencegah terjadinya tindak pidana jalanan seperti aksi begal, geng motor, 3C (Curas, Curat, Curanmor) maupun tindak pidana Kepemilikan Narkotika, gangguan Kamtibmas lainnya seperti Balap Liar, Kendaraan menggunakaan Knalpot Brong, Cafe yang buka hingga larut malam.

Sasaran dalam pelaksanaan Patroli Cipta Kondisi  adalah Seputaran Kota Pangururan yakni Simpang 4 Jl. Gereja Kel. Pasar Pangururan, Lokasi Gereja Yang Berada Berdekatan Dengan Jalan Umum, Tempat Keramaian yakni Water Front City, Cafe Opuratus.

Kegiatan Patroli yang dilaksanakan hari Sabtu (18/05/2024) Pukul 22.00 WIB dan berakhir hari Minggu (19/05/2024) pukul 02.00 WIB berjalan dengan aman dan lancar dengan Hasil pelaksanaan Patroli yakni Tidak ditemukan kendaraan yang menggunakan Knalpot Blong, Tidak ditemukan senjata tajam, narkoba dan miras pada tempat keramaian dan pada pengendara, Tidak ditemukannya aksi balapan liar, geng motor maupun tindak pidana jalanan lainnya, Terciptanya arus lain yang ramai lancar dan tidak terjadi gangguan diseputaran lokasi Water Front City Pangururan. Selanjutnya Personil Polres Samosir Melaksanakan Standby di Mako Polres Samosir untuk Gerak Cepat dalam mengatasi gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi.

Selanjutnya di hari Minggu tanggal 19 Mei 2024 Pukul 07.30 WIB, Polres Samosir menurunkan 50 personil Polres dan Polsek Jajaran untuk melakukan Pengamanan Ibadah Minggu Gereja di Wilayah Hukum Polres Samosir dan ditambah dengan kegiatan patroli Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Pam Obvit serta Patroli Polsek Jajaran yang diawasi Personil Provos serta Kapolsek Jajaran. Bersama Pengurus dan Pemuda Gereja, Pelaksanaan Ibadah Minggu Gereja di wilayah hukum Polres Samosir berjalan dengan hikmat Yang berakhir pukul 12.30 WIB.

Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir Brigadir Vandu P Marpaung menyampaikan “Patroli Cipta Kondisi di malam Minggu adalah awal kegiatan Polres Samosir dalam mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas hingga terciptanya kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Samosir dalam melaksanakan Ibadah Minggu Gereja. Dan dalam pelaksanaan pengamanan ibadah Minggu Gereja, Polres Samosir juga turut dibantu Pengurus dan Pemuda/i Gereja sebagi bentuka tanggungjawab bersama dalam Hikmatnya Keberlangsungan Ibadah Minggu Gereja di Wilayah Hukum Polres Samosir” Pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Karo – Dalam rangka melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, Polsek Mardingding  sambangi masyarakat saat Patroli Malam, Sabtu (18/5/2024) pukul 00.00 WIB.

Patroli Malam ini dilaksanakan untuk upaya Harkamtibmas dan juga mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti 3C dan tauran ditempat tempat rawan dengan turun langsung hadir di tengah masyarakat, sekaligus memberikan pesan pesan Kamtibmas.

Patroli dilaksanakan secara mobile melalui jalur Desa Perbulan Kecamatan Lau Baleng, Desa Lingga muda Kecamatan Lau Baleng, Desa Buluh Pancur Kecamatan Lau Baleng dan Desa Lingga Kecamatan Lau baleng.

Kapolsek Mardinding AKP D. Tambunan menjelaskan, pihaknya berpatroli untuk mengantisipasi ganguan Kamtibmas khususnya Begal, Geng Motor, Balap Liar dan Tauran antar kelompok masyarakat.

“Melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, kita senantiasa memberikan rasa aman sekaligus melaksanakan dialogis dan memberikan imbauan kepada warga masyarakat untuk tetap antisipasi terjadinya tindak pidana,” jelas D. Tambunan.

Beliau juga mengajak, seluruh masyarakat untuk bersama sama mewujudkan Sitkamtibmas konsusif dan dapat berperan aktif dalam mencegah terjadinya Tindak Pidana khususnya C3.

“Tentunya kami berharap masyarakat apabila ada mengetahui informasi yang memiliki potensi menganggu kamtibmas, agar segera laporkan kepada kami,” pesan D. Tambunan. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com –  Samosir – Dalam rangka menyongsong Pilkada Serentak 2024, Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., memerintahkan seluruh Satuan Kerja Polres Samosir untuk melaksanakan berbagai kegiatan kesiapan. Tindakan ini mencakup sosialisasi politik sehat, latihan pengendalian massa, dan pemeriksaan internal untuk memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu berlangsung. (18/05/2024)

Personil Bhabinkamtibmas Polres Samosir langsung bergerak ke desa-desa binaan mereka. Mereka menyampaikan himbauan kepada warga terkait pentingnya menjaga politik sehat, mematuhi aturan KPU, memilih dengan hati nurani, mengenali calon kepala daerah, serta memberikan informasi kepada Bhabinkamtibmas untuk menjaga keamanan selama Pilkada. Desa-desa yang menjadi fokus sosialisasi ini meliputi Desa Pasaran I dan Desa Pasaran Parsaoran di Kecamatan Nainggolan, Desa Huta Ginjang di Kecamatan Palipi, serta Desa Siboro di Kecamatan Sianjur Mula-mula.

Selain itu, untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan skala besar dimasa Tahapan Pilkada Serentak 2024, Pleton Dalmas Awal dan Dalmas Lanjutan Polres Samosir melaksanakan latihan pengendalian massa di lapangan Mako Polres Samosir. Latihan ini mencakup pergerakan formasi, penggunaan tameng, dan penggunaan tali Dalmas, yang dirancang untuk memastikan kesiapan personil dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan kerumunan massa.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Samosir, IPDA Darmono Samosir, S.H., bersama anggotanya, melakukan pemeriksaan di Polsek Palipi, Polsek Onan Runggu, dan Polsek Harian Boho. Pemeriksaan ini meliputi kelengkapan seragam, surat-surat data diri, sikap tampang, serta kelengkapan surat kendaraan. Pemeriksaan bertujuan memastikan bahwa semua personil Polsek memiliki KTP, KTA, NPWP, SIM A, SIM C, STNK, TNKB, kaca spion kendaraan, helm standar SNI, dan memeriksa penggunaan strobo pada kendaraan roda empat.

Brigadir Vandu P. Marpaung, Kasi Humas Polres Samosir, menyatakan bahwa langkah-langkah ini adalah bagian dari kesiapan dini Polres Samosir menghadapi Pilkada Serentak 2024. “Mulai saat ini, Polres Samosir melaksanakan kesiapan menghadapi Pilkada Serentak 2024. Kesiapan internal Polres, personil, serta masyarakat kita lakukan untuk mengetahui kekurangan kita, memperbaikinya, dan melengkapi kekurangan yang ada. Tujuan utama kami adalah menciptakan Pilkada Damai Tahun 2024 di Kabupaten Samosir,” tegasnya.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Polres Samosir dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, dengan harapan bahwa proses demokrasi ini dapat berjalan lancar dan damai. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com  – Pandan – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam kunjungan kerjanya, Jumat (17/5/2024).

Di hadapan seluruh personel yang hadir, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menekankan beberapa hal kepada seluruh jajarannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Agung menyinggung Polsek yang dilewatinya tidak memiliki akses jalan yang memadai.

“Saya melihat Polsek Pandan Jalannya ga rata, tolong ratakan, sehingga masyarakat kalau mau ke Polsek mulus jalannya,” perintah Agung.

Kapolda juga mencatat berdasarkan data DORS (Daily Operation Reporting System) aplikasi untuk menginput data laporan/keluhan dari masyarakat terlihat peningkatan jumlah Tindak Pidana.

“Kalian harus kerja keras, penindakan reserse harus ditingkatkan,” lanjutnya.

Kapolda juga mengimbau agar penindakan peredaran narkoba secara masif dan intens dilakukan dalam menekan kriminalitas di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Wilayah rawan Narkoba sudah terpetakan, dimana kejahatan narkoba gentayangan di Tapteng,” ucapnya.

Agung juga mengingatkan kepada personel untuk selalu melayani masyarakat dengan baik dan ikhlas. Karena sejatinya polisi itu bertugas untuk melayani, mengayomi, masyarakat.

“Kita sebagai polisi harus mampu mengelola kehidupan yang lebih baik dan menyatu bersama masyarakat,” ujarnya. 

Ditengah arahannya, Kapoldasu menunjuk Kapolsek Barus Iptu Mulia Riadi, merupakan salah satu Kapolsek yang berani menolak setoran judi.

“Menjadi komandan itu sejatinya pilihan, kamu mengambil pilihan itu, ini bukan bingkisan. Kamu berangkat umroh,” kata agung.

Diakhir arahannya, agung mengimbau kepada personel yang bakal memasuki masa purnabakti atau pensiun untuk terus meningkatkan kinerja kepolisian.

“Jangan kendor, sejatinya kita dari awal dilantik hingga memasuki masa pensiun dituntut terus melayani masyarakat dan berbuat baik,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Tapanuli Tengah – Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Agung Setya Imam Efendi, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Jumat, 17 Mei 2024. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan arahan penting kepada para personel Polres Tapteng.

Dalam sambutannya, Kapolda menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan ikhlas, baik, dan profesional sebagai hasil dari latihan yang terus dilakukan. Hal ini disampaikan mengingat peningkatan tingkat kejahatan di wilayah Tapteng yang menjadi perhatian serius, dengan angka kejahatan yang naik dari 237 menjadi 250.

Khususnya, Kapolda menyoroti masalah peredaran narkoba yang semakin merajalela di wilayah tersebut. Ia mendorong agar para personel lebih konsentrasi dan fokus dalam penanganan narkoba serta menjaga gaya hidup bebas dari penggunaan narkoba.

Selain itu, Kapolda juga menegaskan pentingnya menjalankan peran sebagai komandan dengan amanah dan menjauhi godaan serta menghindari kesalahan yang sudah terjadi di masa lalu. Kapolda juga menginstruksikan untuk membersihkan Polsek Barus dari peredaran narkoba serta menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan baik, jujur, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda juga mengumumkan penambahan satuan kerja baru dengan hanya 30 subsektor. Namun demikian, Kapolda mengingatkan bahwa tugas sebagai anggota Polri memiliki masa akhirnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan pesan Kapolda untuk terus melakukan kebaikan dan membahagiakan keluarga dalam menjalankan tugas sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Sidempuan  – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyampaikan seluruh personel Polres Padangsidimpuan untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumut saat melaksanakan kunjungan kerja ke Mapolres Padangsidimpuan, Jumat (17/5).

Kedatangan Kapoldasu bersama Ketua Bhayangkari Sumut serta para Pejabat Utama Polda Sumut disambut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dudung bersama seluruh personel, tokoh agama, ulama, serta Forkopimda.

Dalam arahannya, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyampaikan seluruh personel Polres Padangsidimpuan untuk dapat mengelola hubungan baik kepada masyarakat.

“Kita semua boleh bekerja, polisi bekerja, TNI bekerja, Satpol PP bekerja, Dishub bekerja dan boleh berargumentasi tetapi tidak menyakiti satu sama yang lain serta jangan melukai masyarakat saat bekerja,” ujarnya.

Agung menyebutkan, personel polisi harus satu lompatan dan pijakan (Salumpat Saindege) yang artinya melambangkan pelaksanaan kehidupan berdasarkan kebersamaan dan keserasian.

“Harmoni di Padangsidimpuan sangat tinggi, kita boleh melompat tetapi jangan memijak apalagi menyakiti masyarakat. Inilah inti dari Salumpat Saindage bersama-sama dalam keserasian,” sebutnya.

Kapoldasu berharap agar seluruh personel Polres Padangsidimpuan harus objektif dalam menjalankan tugas dengan baik. “Maka dari itu sebagai anggota polisi pastikan masyarakat terlayani dengan baik,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan  – Terkait viral sebuah video di media sosial (medsos) yang menggambarkan pedagang pedagang kaki lima yang diusir di kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- 57 Kota Medan di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (15/5/2024) malam lalu.

Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin membeberkan kronologi tentang pedagang yang diusir.

Bermula dari banyak pedagang yang resmi mendapatkan tenan dalam kegiatan MTQ yang merasa keberatan.

Menurut Berani, sejumlah pedagang yang resmi mendaftar ini melaporkan keberatan adanya pedagang tak resmi ke Event Organizer (EO) MTQ.

Pihak Pengurus UMKM meminta kepada Pihak Kecamatan Medan Tuntungan untuk menertibkan pedagang kaki lima di lokasi UMKM yang sudah mulai meresahkan. 

Terlihat pedagang kaki lima ini berjualan di sepanjang jalan UMKM dan bahkan ada yang sampai ke samping panggung utama.

Kemudian Pihak Kecamatan setelah melaporkan dan berkoordinasi dengan Satpol PP, Polsek dan Koramil melakukan penertiban dan menghimbau agar pedagang kaki lima yang berjumlah sekitar lebih kurang 20 orang keluar dari lokasi. Pedagang kaki lima berhasil ditertibkan dan situasi aman dan tertib.

Pada saat pengamanan, kata Berani, pihaknya sudah melakukan secara humanis. Tahap pertama dilakukan dengan pengumuman terlebih dahulu.

“Selanjutnya tahap kedua  dan ketiga mereka petugas gabungan tetap mendekati pedagang dan meminta untuk segera bergeser,” jelasnya.

Kemudian kata Camat Medan Tuntungan menjelaskan, pada Rabu, 15 Mei 2024 Pengurus UMKM kembali menghubungi pihak Kecamatan Medan Tuntungan mengeluhkan jumlah pedagang kaki lima semakin membludak dan memadati badan jalan.

 Terlihat jumlah mereka ada lebih dari 50 orang dan ada yang menempati stand MTQ yang tidak jadi dipergunakan demikian juga mereka bebas menggunakan arus listrik.

Dijelaskannya, para pedagang yang tidak terdaftar ini, meletakkan jualannya di sembarang tempat.

“Jadi pedagang resmi dan para pengunjung terganggu. Jadi akses masuk pun terasa lebih sulit,” ucapnya.

Selanjutnya kata Berani Perangin-angin, diadakanlah rapat koordinasi antara Pihak Kecamatan, Satpol PP, Koramil, Polsek, EO dan Pengurus tenda UMKM dan disepakati bahwa pedagang kaki lima harus ditertibkan dan diminta keluar dari lokasi MTQ.

“Penertiban pun dilaksanakan dan kembali pedagang kaki lima diminta menutup dan menyimpan semua dagangannya. Namun mereka melakukan perlawanan tidak mau keluar dari lokasi dengan alasan lokasi pedagang kaki lima harus disediakan,” kata Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin.

Namun, karena EO tetap tidak memberi tempat maka pedagang kaki lima emosi dan bahkan ada salah seorang pedagang makanan menyerakkan sendiri dagangannya. pedagang kaki lima berkilah bahwa mereka sudah diizinkan oleh EO berjualan tetapi setelah ditanyakan dengan EO tidak ada izinnya berjualan.  ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan, – Menyusul kecelakaan tragis bus pariwisata di Subang yang menewaskan 11 orang, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan, menginventarisir seluruh angkutan pariwisata dan Operasional Bus Pariwisata di Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk mencegah lakalantas yang semakin meningkat dan memastikan keselamatan dan kelayakan operasional angkutan pariwisata di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Agustinus Panjaitan, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Kami sangat prihatin atas kecelakaan di Subang yang menewaskan 11 orang. Penyebab kecelakaan, menurut penyelidikan kepolisian, adalah rem blong akibat bus tidak dilakukan uji berkala atau KIR. Ini adalah kewajiban yang sangat penting namun sering diabaikan,” ujar Agustinus di Medan, Jumat (17/5).

Menurut data Organisasi Angkutan Darat (Organda), terdapat sekitar 1.500 angkutan pariwisata di Sumut yang sering digunakan oleh sekolah-sekolah untuk berwisata. Agustinus menyoroti kecenderungan pemesanan angkutan yang lebih mengutamakan harga sewa murah tanpa memperhatikan izin dan kondisi kelayakan bus. “Ini sering diabaikan, namun ke depan kita akan melakukan sosialisasi keselamatan khusus kepada operator angkutan pariwisata. Saat ini kita bersama jajaran Ditlantas Poldasu dan Jasa Raharja rutin melaksanakan sosialisasi secara massif ke sekolah-sekolah terkait keselamatan jalan,” jelasnya.

Pascakecelakaan, Dishub Sumut telah mengikuti rapat yang dipimpin langsung oleh Kementerian Perhubungan RI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat di terminal-terminal, meskipun angkutan pariwisata tidak wajib masuk terminal. Namun, pemeriksaan kelayakan dan izin bisa dilakukan oleh aparat Dishub yang dibantu oleh polisi untuk memastikan bus-bus tersebut mematuhi aturan, termasuk melakukan uji berkala.

Agustinus Panjaitan menegaskan pentingnya pemeriksaan uji KIR sebagai langkah preventif terhadap kecelakaan. “Uji KIR sangat penting. Ke depan, poin yang ditekankan Kemenhub adalah agar Dishub dan BPTD lebih efektif dalam melakukan pengawasan. Ketika ditemukan kendaraan yang tidak memiliki izin atau tidak melakukan uji berkala, tindakan tegas harus diambil untuk menghindari kejadian lakalantas,” katanya.

Langkah Konkret

Untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan, Dishub Sumut akan meningkatkan sosialisasi keselamatan khusus bagi operator angkutan pariwisata. Ini mencakup informasi tentang pentingnya perawatan berkala, izin operasional, dan standar keselamatan yang harus dipatuhi. Sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi kecenderungan operator dan pengguna jasa angkutan pariwisata untuk mengabaikan aspek keselamatan. 

“Selain ke operator, kita juga akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah yang sering menyelenggarakan studi tour wisata bersama siswa/i sekolah, agar selektif dalam menyewa bus pariwisata dan memastikan bus dalam kondisi laik jalan serta dilengkapi dengan izin operasional, tentunya dengan mengkonfirmasi ke Dishub setempat atau Kementerian Perhubungan,” tambah Agustinus. 

Selain itu, sambung Agustinus, pengawasan di terminal perlu diperketat, dan Dishub Sumut akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap bus-bus pariwisata, baik di terminal maupun di jalan raya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua bus yang beroperasi di wilayah Sumut memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Dengan inventarisasi dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan penumpang angkutan pariwisata di Sumatera Utara dapat terjamin. “Kita harus bersama-sama memastikan bahwa setiap perjalanan pariwisata di Sumut aman dan nyaman. Keselamatan adalah prioritas utama dalam pelayanan transportasi,” pungkas Agustinus. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Samosir – Polres Samosir mengadakan rapat koordinasi persiapan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Samosir 2024 pada Jumat (17/5) di Aula Pusuk Buhit Polres Samosir. Rapat dimulai pukul 09.30 WIB dan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Samosir, Kompol M. Hasan, S.H., M.H.

Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Samosir, Drs. Tunggul Sinaga, M.Si, Danramil 03 Pangururan, Kapten Ctp AZM Siregar, S.I.P, serta Ketua Panitia Turnamen Bupati Cup, Sasnaek Naibaho. Pertemuan ini juga mengundang berbagai pihak terkait seperti Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Samapta Polres Samosir, Danramil, Kapolsek, Camat, dan perwakilan tim sepak bola yang akan bertanding, total berjumlah 29 tim.

Dalam rapat tersebut, Kabag Ops Polres Samosir, Kompol M. Hasan, menyampaikan pentingnya menjaga keamanan selama turnamen berlangsung. “Polres Samosir siap mendukung dan melakukan pengamanan dari sisi luar lapangan sepak bola serta mengatur arus lalu lintas. Panitia juga diharapkan menjaga kebersihan lapangan dan lingkungan,” ujarnya.

Asisten I Setdakab Samosir, Drs. Tunggul Sinaga, menegaskan bahwa pengundian harus dilakukan secara transparan dan wasit yang memimpin pertandingan harus memiliki lisensi resmi. “Panitia harus mengirim surat tembusan kepada Ketua KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk pendampingan,” tambahnya.

Danramil 03 Pangururan, Kapten Ctp AZM Siregar, menekankan pentingnya membentuk tata tertib dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Sementara itu, Ketua Panitia, Sasnaek Naibaho, berharap turnamen kali ini dapat lebih sukses dari tahun sebelumnya. “Turnamen ini diikuti 29 tim. Mari kita tingkatkan kualitas pertandingan, pemain, dan penonton,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Yuswanto, S.H., mengingatkan panitia untuk menyiapkan petugas parkir dan memastikan keselamatan pergeseran tim agar tidak terjadi kecelakaan. “Jangan ada yang menggunakan knalpot blong,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, manajer dari tim sepak bola meminta agar wilayah steril (bench) disediakan dan penonton yang memicu perselisihan segera diamankan.

Rapat koordinasi menyimpulkan bahwa Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II akan berlangsung hingga 15 September 2024, dengan pembukaan pada 19 Mei 2024 di Lapangan Kecamatan Palipi. Sebanyak 29 klub peserta akan dibagi menjadi 8 grup. Semua perkembangan situasi harus dikoordinasikan dengan panitia, Forkopimca, dan Polres Samosir, serta tim kesehatan telah dipersiapkan.

Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, Brigadir Vandu P Marpaung, menegaskan tujuan rapat ini adalah untuk memastikan kesiapan panitia, tim sepak bola dan sarana prasarana. “TNI-Polri siap melakukan pengamanan dan penonton yang membuat gangguan akan ditindak tegas. Wasit pertandingan yang berlisensi telah disiapkan, dan tidak diperbolehkan membawa atau menjual minuman keras di sekitar lapangan,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )