Rimbunnews.com, Medan-,Pimpinan Pusat Gereja Methodist Indonesia (GMI) menerima kunjungan Senator terpilih asal Propinsi Sumatera Utara periode 2024-2029 Pdt. Penrad Siagian bersama rombongan yakni Pdt. Darius Sembiring, M.Th dan David Pandapotan Sibatuara di kantor pusat GMI yang terletak di jalan Kartini, Medan.
Kunjungan tersebut menurut David Pandapotan Sibatuara yang mendampingi Pdt. Penrad Siagian menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan roadshow yg akan dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus mengumpulkan lebih detil lagi berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
“Ini adalah roadshow yg akan kami lakukan untuk bersilaturahmi ke berbagai komunitas masyarakat yang ada di Sumut. Dalam silatirhami ini selain hendak menyampaikan rasa terima kasih, kami juga hendak mendengar dan menyerap berbagai aspirasi yang ada di ditengah-tengah masyarakat”, demikian disampaikan David.
Bishop GMI Pdt. Kristi Wilson Sinurat yang didampingi oleh DS. Pdt. Ventus Simamora, M.Th (Pimpinan Distrik 1 GMI Wilayah 1), DS, Pdt. Jon Edianto Purba,S.Th, M.Min (Pimpinan Distrik 10 GMI Wilayah 1) dan LS. JP. Sihaloho (Ketua Badan Warga GMI) menerima secara langsung kunjungan Senator terpilih ini, menyatakan merasa sangat senang, karena ternyata Pdt. Penrad tidak hanya berkunjung pada saat hendak memasuki pemilu saja tapi juga setelah memenangkan kursi DPD masih tetap mengunjungi kembali GMI.
Dalam kesempatan ini, Bishop GMI Pdt. Kristi Wilson Sinurat, menyampaikan bahwa terpilihnya Pdt. Penrad Siagian sebagai Senator asal Sumut apalagi menjadi peraih suara terbesar nomor 2 memperlihatkan bahwa tingkat kepercayaan sebagai seorang Pendeta dari masyarakat Sumut masih sangat tinggi dan kuat. Karena itu lakukanlah tugas-tugas sebagai seorang Senator nantinya benar-benar sebagai perwakilan masyarakat khususnya bagi Daerah Sumatera Utara.
“Kami berharap agar Pdt. Penrad Siagian menjadi sosok yang tetap berpihak bagi masyarakat sebagaimana visi yang diusung saat Pemilu bahwa Tidak Seorangpun Boleh Diabaikan. Karena itu Pdt. Penrad Siagian harus menjadi saluran alternatif bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya dan menjadi tempat mengadu bagi semua warga masyarakat atas keluhan-keluhan yang dihadapinya” ujar Pdt. Kristi Sinurat, sembari menambahkan agar jangan pernah mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan masyarakat melalui hasil Pemilu yang lalu.
Sebelumnya, kesempatan silaturahmi ini juga sekaligus menjadi ruang diskusi untuk menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang sedang dihadapi di tengah-tengah masyarakat khusunya Propinsi Sumatera Utara. Berbagai persoalan terkait konflik agraria yang terjadi di banyak bahkan dihampir seluruh Kabupaten di Propinsi Sumatera Utara, pengrusakan alam karena terjadinya ilegal logging di berbagai tempat dan juga menurut data dari Pihak GMI banyaknya perusahaan yang limbah pabriknya dibuang begitu saja ke kawasan pemukiman akhirnya telah menimbulkan berbagai dampak yang merugikan masyarakat. Dan terakhir, Bishop GMI mengharapkan bahwa perlu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan ekonomi masyarakat sehingga tingkat kesejahteraan dapat meningkat di tengah masyarakat.
Sentara itu Pdt. Penrad Siagian dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan GMI atas doa dan dukungan yang terus diberikan selama proses pencalonannya sebagai anggota DPD RI Dapil Sumut.
“Kedatangan kami ke kantor Pusat GMI ini untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Bishop GMI dan segenap pengurus dan jemaat GMI, atas doa dan dukungan yang terus diberikan selama proses pencalonan saya sebagai anggota DPD RI,” katanya.
Penrad Siagian dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa menjadi Anggota DPD bukanlah tujuan akhir dari sebuah perjuangan tapi merupakan awal dari sebuah pelayanan dan pengabdian baru yang akan dijalaninya. Pdt. Penrad juga menambahkan bahwa membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membangun gerakan Tidak Seorangpun Boleh Diabaikan sebagaimana visi yang diperjuangan sebagai anggota DPD RI. “Seluruh masyarakat di Propinsi Sumut, siapapun dia, apapun latar belakangnya, harus mendapatkan jaminan atas hak-hak kewargaan nya untuk hidup setara, sejahtera dan tanpa intimidasi. Sumut harus menjadi pilot project bagi kehidupan berbangsa kita yang inklusif dan majemuk” ujarnya.
Di akhir pertemuan Bishop GMI, Pdt. Kristi Wilson Sinurat memberangkatkan Pdt. Penrad Siagian dalam Doa. “Kami berdoa agar kiranya Pdt. Penrad Siagian tetap diberi hikmat dan kekuatan untuk menjalankan tugas panggilan pelayanan ini bagi bangsa dan negara, tetap sehat dan dilindungi oleh Tuhan”.(anta)