Rimbunnews.com – Sibiru-biru – Momentum ulang tahun emas ke-50 Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, berubah menjadi ajang konsolidasi penuh makna yang memperlihatkan kuatnya solidaritas, loyalitas, dan semangat perjuangan organisasi untuk rakyat.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak dalam pertemuan makan siang yang digelar Wakil Ketua Harian DPP TKN Kompas Nusantara, Sastra Ginting, SH, pada Minggu (10/5/2026), di salah satu joglo yang berada di Jalan Kuala Simeme, Sidomulyo, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20355.
Dalam agenda tersebut, Adi Warman Lubis hadir bersama sejumlah pengurus dan anggota TKN Kompas Nusantara.
Kehadiran sosok yang juga dikenal sebagai Ketum Pagar UMRI Prabowo – Gibran Untuk Rakyat Indonesia itu disambut penuh keakraban dan penghormatan oleh seluruh tamu yang hadir.
Pertemuan yang awalnya berlangsung sederhana itu berkembang menjadi ruang diskusi, penguatan silaturahmi, serta penegasan komitmen perjuangan organisasi dalam menjaga persatuan dan keberpihakan terhadap masyarakat.
Di tengah suasana santai dan penuh persaudaraan, sejumlah anggota tampak memberikan ucapan selamat ulang tahun serta doa terbaik kepada Adi Warman Lubis yang dinilai sebagai figur pemimpin tegas, loyal, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.
Adi Warman Lubis mengaku terharu atas perhatian dan kebersamaan yang diberikan jajaran pengurus serta anggota TKN Kompas Nusantara.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian, doa, dan kebersamaan hari ini. Usia 50 tahun bagi saya bukan sekadar angka, tetapi menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan organisasi harus semakin diperkuat,” ujar Adi Warman Lubis.
Ia menegaskan bahwa TKN Kompas Nusantara harus tetap menjadi organisasi yang solid, berani, dan tidak pernah meninggalkan rakyat dalam kondisi apa pun.
“Kita harus tetap kompak dan tidak boleh terpecah. Organisasi ini lahir dari semangat perjuangan dan persaudaraan. TKN Kompas Nusantara harus terus hadir membela rakyat, menjaga persatuan, dan menjadi kekuatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, kekuatan terbesar organisasi bukan terletak pada jabatan ataupun kekuasaan, melainkan pada loyalitas, kebersamaan, dan ketulusan seluruh anggota dalam menjaga marwah perjuangan.
“Kalau hati kita tetap satu, tidak ada yang mampu memecah belah perjuangan ini.
Persaudaraan adalah pondasi utama yang harus terus dijaga,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Harian DPP TKN Kompas Nusantara, Sastra Ginting, SH, mengatakan bahwa acara makan siang tersebut sengaja digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Adi Warman Lubis yang dinilai telah banyak berjuang membesarkan organisasi serta menjaga kekompakan seluruh anggota.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Ketum tidak berjalan sendiri. Seluruh keluarga besar TKN Kompas Nusantara tetap solid mendukung beliau. Di usia emas 50 tahun ini, kami berharap beliau selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan untuk terus memimpin perjuangan organisasi,” ujar Sastra Ginting, SH.
Ia juga menilai Adi Warman Lubis sebagai sosok pemimpin yang selalu hadir di tengah anggota dan masyarakat tanpa membeda-bedakan golongan.
“Beliau bukan hanya pemimpin organisasi, tetapi juga figur yang selalu memikirkan rakyat dan anggotanya. Itu sebabnya loyalitas dan rasa hormat anggota kepada beliau tetap kuat hingga hari ini,” katanya.
Acara berlangsung penuh kehangatan dengan nuansa kekeluargaan yang begitu terasa. Gelak tawa, diskusi organisasi, hingga doa bersama menjadi bagian dari kebersamaan yang memperlihatkan eratnya hubungan emosional antar pengurus dan anggota.
Momentum ulang tahun emas Adi Warman Lubis itu sekaligus menjadi simbol bahwa semangat perjuangan TKN Kompas Nusantara masih tetap menyala dan semakin kuat.
Kebersamaan yang tercipta dalam pertemuan tersebut menjadi pesan bahwa loyalitas, solidaritas, dan kepedulian terhadap rakyat tetap menjadi napas utama perjuangan organisasi.(Mabhirink Gutul)


