RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Samosir – Personil Bhabinkamtibmas  Brigadir Ardiansyah Butarbutar bersama Pemerintah Desa Sosor Dolok telah berhasil melakukan mediasi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di lokasi parkir Objek Wisata Air Terjun Efrata. Pertemuan mediasi ini dilaksanakan di Kantor Desa Sosor Dolok Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. (09/07/2024)

Brigadir Ardiansyah Butarbutar menceritakan kronologi kejadian tersebut. Pada Sabtu, 6 Juli 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, HS, yang bekerja sebagai juru parkir di lokasi wisata tersebut, meminta uang parkir kepada SS yang baru tiba dengan satu unit bus bersama rombongannya. SS tidak terima permintaan tersebut karena merasa dirinya sebagai putra daerah. Ketidaksepakatan tersebut berujung pada tindakan pemukulan oleh SS terhadap punggung HS.

Setelah kejadian pemukulan, pihak pengelola objek wisata menghubungi Bhabinkamtibmas. Brigadir Ardiansyah segera mendatangi lokasi kejadian dan membawa kedua belah pihak ke Polsek Harian Boho Polres Samosir.

Di Polsek, diketahui bahwa HS dan SS masih memiliki hubungan kekerabatan, yang mendorong Bhabinkamtibmas untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

 

Dalam upaya mediasi yang berlangsung, HS sebagai korban menyatakan kesediaannya untuk berdamai dan tidak membuat laporan polisi. Namun dianya meminta agar terlebih dahulu Berkusut.

Selanjutnya pada tanggal 09 Juli 2024 bertempat di kantor Desa Sosor Dolok Kec. Harian Kab.Samosir, Bhabinkamtibmas Brigadir Ardiansyah Butarbutar menghadirkan kedua belah pihak yakni HS dan SS bersama Keluarga untuk dilakukan Mediasi (penyelesaian masalah secara kekeluargaan). Mediasi ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong, beserta perangkat desa lainnya.

Hasil mediasi menyatakan bahwa SS mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. SS juga memberikan kompensasi kepada HS untuk biaya pengobatan. Pertemuan mediasi ditutup dengan saling memaafkan dan berjabat tangan antara kedua belah pihak.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Vandu P Marpaung, menyampaikan bahwa kejadian ini berawal dari ketersinggungan SS terhadap permintaan uang parkir dari HS. Namun, berkat mediasi dan pendekatan kekeluargaan, masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan kedua belah pihak sepakat untuk membuat surat pernyataan damai. ( Mabhirink Gutul )

 Rumah Rico Sempuna Pasaribu

 

 

Rimbunnews.com, Sumatra Utara – Pdt Penrad Siagian S.Th, M.Si.Teol, anggota DPD RI Dapil Sumut Terpilih menyatakan bahwa hal yang terjadi pada Sempurna Pasaribu dan keluarganya adalah merupakan bentuk pelanggaran Ham Berat, hal ini karena telah ditetapkan tersangka pembakaran rumah korban. “Artinya ada upaya kesengajaan yang dilakukan oleh para tersangka”. Jelasnya lebih lanjut. Apabila benar pembakaran tersebut terkait dengan pemberitaan yang ditulis oleh Sempurna Pasaribu, maka telah ada upaya pembungkaman bahkan hilangnya nyawa seorang Jurnalis yang sedang berusaha menguak kejahatan terstuktur di wilayah Hukum Kabupaten Karo. Demikian Pdt. Penrad menyampaikan. Pembakaran rumah dan kios ini adalah kekejian, karena ada 2 orang berusia anak, bahkan salah satunya balita.

Kejadian ini adalah sebuah kejadian yang menganggu nilai kemanusiaan kita bersama, maka Pdt. Penrad Siagian S.Th, M.Si, Teol yang menjadi wakil dari masyarakat Sumatera Utara melalui Rumah Gerakan Seorangpun Tidak Boleh Diabaikan menyatakan beberapa hal sebagai berikut:
1. Memberikan apresiasi kepada Polda Sumut dan Polres Kabupaten Karo yang telah menetapkan tersangka pembakaran rumah dan kios milik Sempurna Pasaribu.
2. Meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini sesuai perlindungan terhadap Jurnalis yang diatur UU No.40 tahun 1999 tentang PERS dan memberikan rasa keadilan kepada keluarga secara khusus dan masyarakat Sumut secara umum.
3. Meminta kepada Pihak Kepolisian untuk segera bentuk tim investigasi hingga kasus ini dapat diiusut sampai ke akarnya. Dan apabila terdapat pihak yang merupakan aparatur negara yg terlibat harus dikenakan sanksi sesuai hukum yg berlaku.
4. Meminta kepada Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Karo dan Sumatera Utara pada umumnya untuk memberikan perhatian khusus pada kasus-kasus Narkoba dan Judi. Untuk konteks Kabupaten Karo kedua hal tersebut harus segera di bersihkan, apalagi jika terbukti bahwa tersangka pembakaran terkait dengan pemberitaan yang pernah ditulis oleh Sempurna Pasaribu, maka siaga 1 untuk Kabupaten Karo agar segera membersihkan peredaran narkoba dan praktik judi karena dianggap sebagai pemicu terjadinya kematian Sempurna Pasaribu dan keluarganya.

Pada akhirnya, setiap kejahatan kemanusiaan yang terjadi harus diusut tuntas dan menemukan akar masalah. Persis seperti yang disampaikan oleh Polda Sumut dalam konfrensi persnya pada hari Senin, 8 Juli 2024. Agar tidak ada lagi korban, terutama pada mereka yang berani untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya ada. Jangan ada lagi Udin di Sumatera Utara, karena dunia pers kita pernah sangat tercoreng dan berduka atas kematian Udin di tahun 1996 karena pemberitannya mengenai bobroknya Pemerintahan di Kabupaten Bantul saat itu. Demikian Pdt. Penrad mengakhiri siaran persnya.(Ril)

Rumah Gerakan Seorangpun Tidak Boleh Diabaikan

 

 

Rimbunews -Sergai –   Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar parewel parade menyambut Kapolres yang baru, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu di Lapangan Apel Polres Sergai Seirampah, Sabtu (6/7

 Kapolres Sergai yang baru, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu tiba di Mapolres Sergai di Seirampah didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Sergai, Ny Brenda Jhon Sitepu, dan disambut pejabat lama AKBP Oxy Yudha Pratesta didampingi Ny Septya Oxy, dan Wakapolres Kompol Damos C Aritonang beserta para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Kasi, serta para perwira. Selanjutnya, pejabat lama dan Kapolres baru memimpin upacara apel parewel parade.

AKBP Oxy Yudha Pratesta mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Polres Sergai  atas dukungan selama ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari untuk menjaga dan melindungi masyarakat “Saya manusia biasa, saya bersama keluarga minta maaf sebesar besarnya kepada rekan-rekan sekalian apabila saya ada salah selama ini,” ungkapnya.

Ia juga meminta untuk saling mendoakan satu sama lain, dan berharap Polres Sergai menjadi Polres yang lebih terbaik lagi. Ia yakin, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu akan mampu mejadikan Polres Sergai menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Saya yakin pengganti saya tidak diragukan lagi dari rekam jejak beliau, Polres Sergai bisa menjadi lebih baik lagi. Selamat datang bapak kapolres yang baru. Inilah rekan kerja kita pak untuk saling membantu dan mendukung pelaksanaan tugas kita sehari hari,” ujarnya.

 Selaku Kapolres Sergai yang baru, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu meminta dukungan dari segenap pejabat utama Polres Sergai dan personel Polsek jajaran, untuk dapat bersama- sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan damai.

 “Sebagai warga baru, saya mohon dukungan rekan-rekan sekalian dalam melaksanakan tugas di Polres Serdangbedagai ini. Saran dan masukan dari rekan-rekan akan menjadi tonggak kemajuan kita bersama,” ungkapnya.

 Ia juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Oxy Yudha Pratesta  selaku penjabat lama, yang telah membangun dan menjalankan program selama bertugas menjadi Kapolres Sergai.

“Saya akan melanjutnya gagasan bapak AKBP Oxy Yudha Pratesta, dan juga mendoakan agar bapak sukses di tempat yang baru dalam meniti karir,” ucapnya.

 Selanjutnya, Kapolres Sergai yang baru Jhon Hery Rakutta Sitepu didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Sergai, Ny Brenda Jhon Sitepu, bersama pejabat utama dan Kapolsek jajaran serta para perwira, melepas keberangkatan AKBP Oxy Yudha Pratesta beserta keluarga meninggalkan Mapolres Sergai.

Diketahui, AKBP Oxy Yudha Pratesta selanjutnya akan menjabat Wakaden C Ropaminal Divpropam Polri. Sedangkan AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu sebelumnya menjabat Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan – Badan Pusat Statistik ( BPS)  Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi indikator makro Sumateta Utara Semester I di Ke Polonia Convention Medan , Senin ( 08/07/2024).

Sosialisasi yang dibuka Kepala Bagian Umum BPS Sumut, Rahmat Gustiar tersebut diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Bank Indonesia, perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), para kepala BPS kabupaten/kota se Sumut, Dharmawanita BPS, perwakilan masyarakat dan lain sebagainya.

Kepala Bagian Umum BPS Sumut, Rahmat Gustiar dalam sambutannya menyampaikan, dalam 20 tahun kedepan pemerintah mempunyai misi emas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Sebagai insan BPS kembali tetap dituntut kontribusinya dalam mengawal sasaran utama pembangunan 20 tahun ke depan yang tertuang dalam sasaran utama visi Indonesia Emas 2045.

“Dalam visi tersebut, ada 5 sasaran utama visi Indonesia Emas 2045 yang pertama adalah pendapatan per kapita Indonesia setara dengan negara berkembang. Diharapkan pendapatan perkapita kita 30.300 USD/tahun. Begitu juga diharapkan kontribusi PDB Maritim sekitar 15%, dan kontribusi PDB Industri Pengolahan sekitar 28%,” ujarnya.

Visi yang kedua, lanjutnya, diharapkan kemiskinan menuju 0% dan ketimpangan berkurang. “Diharapkan ke depan kemiskinan kita sekitar 0,5 sampai 0,8% dan gini rasio sekitar 0,377 hingga 0,320,” sebutnya.

Ketiga, meningkatnya kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional yang ditandai dengan masuknya Indonesia dalam 15 besar dunia Global Power Indeks. Keempat, daya saing sumber daya manusia meningkat yang ditandai dengan Indeks Modal Manusia sebesar 0,73 poin. Dan visi Kelima, Intensitas emisi gas rumah kaca menurun menuju net zero emission.

“Semua itu, ada data-data dan variabel-variabel indikator yang bisa disajikan secara terukur. Siapa lagi, kalau bukan BPS yang bisa menyajikan data-data tersebut secara terukur. Untuk itu, kita harus bisa bertransformasi untuk meningkatkan kualitas data dan layanan statistik,” harapnya.

Dia menyebutkan, ada 19 indikator utama pembangunan yang datanya sampai ke level kabupaten/kota dan level provinsi. Dari 19 indikator itu, BPS Provinsi Sumut dalam sosialisasi tersebut mengulas dan mendiskusikan 3 indikator utama yakni tingkat inflasi Juni 2024, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024, dan profil kemiskinan Maret 2024.

“Diharapkan dari pemaparan tersebut bisa menjadi bahan diskusi untuk meningkatkan pemahaman dan peningkatan kualitas data ke depan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Rahmat Gustiar juga menyampaikan, saat ini BPS tidak hanya dituntut mengumpulkan dan menyajikan data saja, tapi juga dituntut meningkatkan peran sebagai insan BPS.

“Peran strategis BPS yang harus kita bisa tampil di depan minimal ada tiga hal, pertama peran sebagai leading sektor sistem statistik nasional dimana diharapkan kita bisa menghasilkan statistik resmi lintas sektor melalui berbagai kegiatan statistik, seperti sensus, survei, kompilasi data administrasi, dan sumber data lainnya. Kita juga harus bisa memastikan ketersediaan 45 indikator utama pembangunan, dan juga memastikan ketersediaan indikator-indikator lainnya untuk memonitoring dan evaluasi pembangunan, seperti SDGs,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, peran BPS yang harus menjadi perhatian bersama adalah sebagai pembina statistik sektoral, dimana BPS harus bisa memastikan bahwa statistik sektoral sesuai dengan standar nasional dan internasional. Selain itu juga harus bisa menyelenggarakan evaluasi pengembangan statistik sektoral melalui Evaluasi Pembangunan Statistik Sektoral (EPSS).

Insan BPS juga harus bisa mendukung pengembangan sumber data lainnya untuk memperkuat statistik sektoral, serta meningkatkan peran penyelenggara statistik sektoral dalam transformasi digital melalui pengembangan Satu Data Indonesia (SDI), antara lain Integrasi & Interoperabilitas Statistik Sektoral.

“Peran kita selanjutnya adalah memperkuat transformasi ekonomi nasional, dimana kita harus bisa melakukan perluasan pemanfaatan big data melalui citra satelit, e-commerce, media sosial sebagai penjunjang statistik resmi,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut disampaikan pemaparan materi tentang tiga indikator makro Sumatera Utara Semester I 2024, yakni perkembangan inflasi Sumut sampai Juni 2024 yang disampaikan narasumber Laila Syafrita Siregar.

Selanjutnya penyampaian materi indikator strategis lainnya tentang potret perkembangan ekonomi Sumut Triwulan I 2024 yang disampaikan Pendi Dewanto, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi profil kemiskinan Sumut Maret 2024 disampaikan disampaikan Dadan Supriadi dengan moderator Nizaruddin. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Karo  – Aksi dua eksekutor pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kamis dinihari (27/6/2024), terekam CCTV di sekitar lokasi. Kedua pelaku terekam saat berangkat maupun pulang dari rumah korban dengan mengendarai sepeda motor matic.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, CCTV merekam pada Kamis dihihari pada pukul 03.12 hingga pukul 03.18 terlihat kedua pelaku berada di sekitar TKP. Mereka berangkat dan kembali ke posko. Untuk pelaku Y terlihat mengenakan selimut berwarna merah muda.

“CCTV ini bagian dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh penyidik Polda Sumut ungkap kasus pembakaran. Tentu ada cara lain dalam metode ini selain CCTV,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin (8/7/2024) saat Konferensi Pers Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan, di halaman Mapolres Tanah Karo.

Decoder rekaman CCTV tersebut, tutur Komjen Agung Setya, kini sudah disita oleh penyidik sebagai alat bukti menjerat pelaku.

Kedua eksekutor juga terlihat di rekaman CCTV melakukan perjalan di lokasi, baik saat survei di rumah Sempurna Pasaribu, memastikan kemudian eksekusi dengan menyemprotkan cairan mudah terbakar sudah dicampur Pertalite-solar ke rumah korban.

Scientific Crime Investigation merupakan metode memadukan antara teknik prosedur, dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benerang.

Jenderal bintang 3 ini mengatakan, penyidik juga menemukan 2 botol bekas minuman mineral yang digunakan untuk menyiramkan BBM jenis Pertalite dicampur solar, abu bekas pembakaran atau jelaga, termasuk siapa saja keduanya berkomunikasi.

“Kita periksa dan Analisa bukti-bukti kita temukan tersebut secara ilmiah untuk dilakukan identifikasi hingga akhirnya diambil kesimpulan siapa pelaku pembakaran,” ungkap Komjen Pol Agung Setya.  ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Karo – Tak butuh lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024), di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tak terlepas dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh penyidik.

Para pelaku yang ditangkap tersebut berjumlah 2 orang, masing-masing memiliki peran dan tugas berbeda-beda. Kedua pelaku merupakan eksekutor berinisial RAS (37) dan YT alias Selawang (36). RAS bertugas sebagai driver atau pengemudi motor, sedangkan temannya YT alias Selawang berperan menyiramkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang sudah dicampur solar ke rumah korban.

Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu oleh kedua pelaku eksekutor tersebut menewaskan 4 orang. Selain Rico Sempurna Pasaribu, juga istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya SIP (12), dan cucunya LS (3), ikut jadi korban.

“Scientific Crime Investigation merupakan metode memadukan antara teknik prosedur, dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benerang,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat konferensi pers Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan, di Mapolres Karo, Senin (8/7/2024).

Komjen Agung Setya mengatakan, pelaku YT membeli sebotol Pertalite dan solar seharga Rp 130 ribu kemudian dicampur dan diaduk dalam jeriken. Cairan mudah terbakar itu dimasukkan ke dalam 2 botol bekas minuman. Untuk menutupi wajah dan badan, kedua pelaku mengenakan sebo atau penutup kepala serta selimut saat beraksi.

Tak lama Kemudian, YT diboncengi RAS menggunakan sepeda motor matic menuju rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Sesampainya di rumah korban, kata jenderal bintang 3 tersebut, mereka tidak berhenti, melainkan memperlambat kecepatan motor matic ditunggangi sembari memastikan ada atau tidak orang di dalamnya.

Ketika itu, kata Komjen Pol Agung Setya, YT melihat situasi di sekitar lokasi, sedangkan RAS mengawasi. Dipastikan aman, YT menyiramkan dua botol cairan mudah terbakar ke sekeliling rumah Sempurna Pasaribu. Mulai dari pintu depan hingga dinding rumah. Lalu, pelaku menyulutnya menggunakan mancis.

Usai beraksi, RAS yang sudah menanti tak jauh dari lokasi, kemudian tancap gas dengan memboncengi YT, sambil membuang kedua botol bekas telah digunakan. “Usai beraksi, kedua eksekutor ini berganti pakaian dan kabur menuju Merek. Eksekutor penyiram BBM ke rumah korban saat ditangkap melawan dan petugas terpaksa melakukan tindak tegas terukur,” ungkapnya.

Saat ditanyakan, apakah akan ada pelaku lainnya berdasarkan pengungkapan penangkapan kedua eksekutor, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan Penyidik saat ini sedang mendalami keterlibatan pelaku lainnya.  ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Dalam rangka mendukung Pembangunan Nasional, salah satunya ialah Proyek Pembangunan, Sumut Sport Centre, sehingga Polresta Deli Serdang melaksanakan Pengamanan dan Patroli, Senin (08/07/2024).

Pengamanan yang dilakukan oleh Personil Polresta Deli Serdang adalah melalui kegiatan Monitoring dan Patroli Mobile ke lokasi Pembangunan Sumut Sport Centre.

Sumut Sport Centre ini sendiri masih dalam tahap pembangunan dan berlokasi di wilayah Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.pada wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Tujuan dilakukan Patroli ini ialah sebagai upaya Pre Emtif dan Preventif dalam mencegah segala tindak kejahatan serta memastikan pembangunan di seputaran Sumut Sport Centre berjalan aman dan lancar.

Saat diwawancarai, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK didampingi Kasat Samapta Polresta Deli Serdang Kompol Supendi, SH, MH, mengatakan ,” Pelaksanaan Patroli dan pengamanan rutin dilakukan guna menjaga Kamtibmas sekaligus memastikan Pelaksanaan Pembangunan Sumut Sport Centre yang ada di wilkum Polresta Deli Serdang berjalan aman dan lancar ” pungkasnya.

Selain Sat Samapta Polresta Deli Serdang turut serta juga personil dari Dit Samapta Polda Sumut dan  Personil Brimob Polda Sumut untuk melaksanakan Pengamanan lokasi pembangunan Sumut Sport Centre tersebut ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.xom – Deliserdang – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendengar langsung aspirasi dari warga, Polresta Deli Serdang dan Polsek Jajaran secara rutin menggelar kegiatan Minggu Kasih. Kegiatan tersebut telah menjadi program prioritas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mempererat silaturahmi dan menjembatani komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat, terutama jemaat gereja di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Polresta Deli Serdang dan Polsek polsek jajarannya melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat gereja di wilayah hukumnya pada pagi Minggu 07 Juli 2024.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK, terkait kegiatan ini mengatakan “forum Minggu Kasih bukan hanya menjadi ajang untuk berkomunikasi antara polisi dan masyarakat saja, tetapi juga sebagai wadah untuk menampung saran, masukkan, serta mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat terkait pelayanan Kepolisian dan situasi kamtibmas terkini. Melalui kegiatan ini, Polri berusaha untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta memahami kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat” ungkapnya

Di tempat terpisah juga Jemaat Gereja mengapresiasi kegiatan minggu Kasih ini karena dengan kegiatan ini silaturahmi dari Jemaat kepada Polri tetap terjalin dengan baik dan bisa  menyampaikan langsung tentang keluhan masyarakat tentang situasi Kamtibmas.

Semangat kebersamaan ini menjadi inspirasi bagi Polresta Deli Serdang dan Polsek Jajaran lainnya untuk terus menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat, khususnya dalam konteks kegiatan Minggu Kasih yang memberikan dampak positif kepada masyarakat khususnya di wilkum Polresta Deli Serdang. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Samosir – SPKT Polres Samosir menerima pengaduan dari masyarakat yang membawa dua pria dewasa yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian besi material proyek. Kedua pria tersebut, TA dan W, tiba di kantor polisi Polres Samosir dalam kondisi memar di pipi akibat amukan massa, Minggu (07/07/2024) sekitar pukul 01.02 WIB.

Pengaduan masyarakat yang diwakili oleh ST dan kawan-kawan menyebutkan bahwa pada pukul 00.45 WIB, mereka melihat TA dan W berboncengan menggunakan sepeda motor di Simpang 4 Jl Gereja Pangururan. Ketika mereka melintas, beberapa potongan besi jatuh dari sepeda motor mereka. ST dan teman-temannya langsung mendatangi dan menanyai asal besi tersebut. Tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, massa kemudian melakukan pemukulan terhadap TA dan W.

TA dan W mengakui bahwa mereka mengambil potongan besi dari sisa potongan besi Material proyek bangunan yang mereka kerjakan. Mereka beralasan bahwa besi bekas sisa potongan Material proyek tersebut akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka dan kebutuhan hidup sehari-hari karena mereka sudah dua minggu tidak menerima gaji.

Polres Samosir yang dipimpin Perwira Pengawas oleh IPDA Darmono Samosir, S.H, kemudian menghubungi mandor proyek, AY, yang bertanggung jawab atas kedua pria tersebut. AY bersedia menanggungjawabi perbuatan TA dan W serta menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Dia juga menandatangani surat pernyataan untuk menjamin kehadiran TA dan W jika diperlukan oleh pihak kepolisian.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir menjelaskan bahwa “Polres Samosir masih menunggu laporan dari pihak yang dirugikan terkait kejadian ini. Saat ini, 28 batang besi yang diduga hasil pencurian sudah diamankan di ruang SPKT Polres Samosir.”

Ditambahkannya, “Usai pembuatan surat pernyataan dan pengamanan barang bukti, ST dan kawan-kawan menyerahkan penanganan kasus ini kepada Polres Samosir. Kedua belah pihak kemudian berjabat tangan dan meninggalkan kantor polisi.” Ucap BrigPol Vandu P Marpaung. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir  – Personil Piket Fungsi Sat Lantas Polres Samosir mendapati banyaknya kendaraan yang parkir di Jembatan Tano Ponggol Pangururan. Menanggapi situasi tersebut, Brigpol Egidium Silitongan dan Bripda Aldi Ginting segera menuju lokasi untuk melakukan pencegahan kemacetan. (06/07/2024) Pukul 16.15 wib.

Setibanya di lokasi, mereka menemukan sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua milik pengunjung serta kendaraan roda dua milik pedagang jajanan yang parkir sembarangan. Personil Sat Lantas segera memberikan himbauan kepada pengendara untuk tidak memarkirkan kendaraan di jembatan tersebut karena menyebabkan kemacetan. Selain itu, para pedagang juga diminta untuk tidak berjualan di area jembatan.

Sambil mengatur arus lalu lintas, personil Sat Lantas Polres Samosir mengarahkan pengendara agar tidak berhenti atau parkir di Jembatan Tano Ponggol. Upaya ini berhasil dan pada pukul 16.24 WIB, potensi kemacetan di jembatan tersebut sudah dapat diurai sehingga arus lalu lintas kembali lancar. Personil Sat Lantas kemudian kembali Standby di Mako Polres Samosir.

Himbauan dan pengaturan arus lalu lintas ini juga dilakukan di sisi kedua ujung jembatan Tano Ponggol dikarenakan kendaraan yang tadinya parkir di jembatan pindah lokasi ke sisi ujung jembatan Tano Ponggol yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Vandu P Marpaung, menyampaikan bahwa kegiatan pencegahan kemacetan di Jembatan Tano Ponggol ini sudah dilakukan untuk kedua kalinya untuk hari ini (Sabtu 06/07/2024), dimana yang pertama kali dilakukan pada pukul 14.30 WIB.

“Kami menghimbau kepada pengunjung agar tidak berhenti atau parkir di Jembatan Tano Ponggol ataupun disisi ujung jembatan Tano ponggol untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan. Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan Danau Toba atau Jembatan Tano Ponggol, disarankan untuk memarkirkan kendaraan di bawah jembatan,” pungkas Brigpol Vandu P Marpaung. ( Mabhirink Gutul )