RIMBUN NEWS

 

 

 Rimbunnews.com – Medan – Polresta Deli Serdang melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kabag Ren, Kabag Log, Kapolsek Tanjung Morawa, Kapolsek Bangun Purba, Kapolsek Kawasan Bandara Kualanamu, Kapolsek Pantai Labu dan Pelantikan Kapolsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang bertempat di Lapangan Apel Polresta Deli Serdang, Kamis (11/07/2024) pagi.

Sertijab tersebut dipimpin langsung Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy cahya Priambodo, SIK, yang di hadiri oleh Kabag Ops Kompol JM. Napitupulu, SH, MH,  kabag SDM Kompol M. Nainggolan, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Kasi, Perwira dan bintara Polresta Deli Serdang.

Pejabat Kabag Ren Polresta Deli Serdang Kompol Mahyu Danil Noor, digantikan pejabat baru Akp Cahyandi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Simpang Empat Polres Asahan, Kabag Log Kompol Soedaryanto digantikan pejabat baru  Kompol Bazoka Recky Jevri yang sebelumnya menjabat Kabag Log Polres Tapanuli Utara, Kapolsek Tanjung Morawa Akp F. Kemit digantikan pejabat baru Akp M. Tambunan, Kapolsek Bangun Purba Akp Herwin digantikan pejabat baru Akp F. Kemit yang sebelumnya menjabat  Kapolsek Tanjung Morawa, kemudian Kapolsek Pantai Labu Iptu Marwan digantikan pejabat baru Ipda Ibnu Irsyady, S.Tr. K sebelumnya menjabat Danton Dalmas Dit Samapta Polda Sumut, kemudian Kapolsek Kawasan Bandara Kualanamu Iptu Donal Gultom digantikan pejabat baru Iptu Lamhot Silalahi dan Pelantikan Kapolsek Batang Kuis Akp Arif  Suhadi yang sebelumnya menjabat Kasat Res Narkoba Polres Samosir.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy cahya Priambodo, SIK, dalam sambutannya mengatakan mutasi dalam sebuah organisasi merupakan hal yang biasa demi pembinaan karir.

“Dalam menghadapi tantangan tugas Polri kedepan, perlu adanya penyegaran anggota. Sehingga nantinya seluruh anggota siap menghadapi segala tantangan. Selain untuk penyegaran ditubuh kesatuan, mutasi anggota dilakukan untuk peningkatan karir personil yang bersangkutan,”Ujar Kapolresta.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pejabat yang pindah tugas dari Polresta Deli Serdang, atas kontribusi, sumbangsih, dedikasi dan loyalitas pada kedinasan di Polresta Deli Serdang,”ungkap Kapolresta.

Ia pun berpesan kepada pejabat yang baru  bahwa sesuai dengan amanat dan segera beradaptasi menyesuaikan diri sehingga dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat

“Semoga dedikasi dalam pelayanan terbaik yang diberikan kepada masyarakat dapat menjadi berkah untuk semua personil Polresta Deli Serdang,” Tutup Kapolresta.

 

Usai Upacara serah Terima dilanjutkan dengan acara kenal pamit di aula Terbuka Polresta Deli Serdang. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan  – Penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) telah menetapkan satu tersangka lagi dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu, Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Tanah Karo. Penetapa tersangka baru berinisial B setelah dilakukan pengembangan penyidikan usai ditangkapnya 2 eksekutor akhir pekan lalu.

Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan penetapan pelaku ketiga berinisial B alias Bulang setelah dilakukan pengungkapan dari berbagai analisa Komunikasi yang terjadi.

“Kita sudah tetapkan B sebagai tersangka baru dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu malam (11/7/2024), saat live di stasiun televisi swasta nasional.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan dengan penetapan tersangka baru ini, menambah jumlah pelaku pembakaran rumah Sempurna Pasaribu menjadi tiga orang. Dua pelaku sebelumya sudah ditangkap berisinial RAS (37) dan YT (36) bertugas dan berperan sebagai eksekutor pembakaran.

Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, pelaku ketiga berinisial B ini memerintahkan kedua pelaku lainnya untuk membakar rumah korban.

“Tersangka B menyuruh YST membakar, serta memberikan uang Rp 130 ribu kepada RAS untuk dibelikan minyak Pertalite dan Solar yang digunakan membakar rumah korban,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (11/7/2024).

Hadi menambahkan Pelaku lainnya, RAS bersiap di atas sepeda motor matic. “Setelah api menyala, keduanya kabur dan membuang botol bekas campuran BBM sekitar 30 M dari TKP, Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu,” jelas Hadi.

Keberhasilan pengungkapan pembakaran rumah Sempurna Pasaribu dan penangkapan ketiga pelakunya dilakukan secara ilmiah atau Scientific Crime Investigation (SCI).

Scientific Crime Investigation atau SCI merupakan metode memadukan antara teknik prosedur, dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benerang.

Polda Sumut mengerahkan semua potensi dan kekuatan personel dari berbagai disiplin ilmu untuk memverifikasi dan membuktikan temuan-temuan di lapangan secara ilmiah. Mulai dari keterlibatan Labfor, dokter forensic, ahli IT, hingga ahli sifat termal material dan keahlian lainnya. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Proses seleksi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 memasuki tahap pusat. Tahun ini SSDM Polri selaku panitia penyelenggara rekrutmen tingkat pusat menggunakan teknologi digital dalam mendeteksi kondisi tubuh yakni Body Composition Analyzer dan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI)  II dengan metode Computer Assisted Test (CAT).

“Tahun ini teknologi baru yang kita gunakan dalam proses rekrutmen ada MMPI II online dan Body Composition Analyzer. Minnesota Multiphasic Personality Inventory itu untuk psikologis ya, menggali kepribadian seseorang, mendeteksi gangguan mental pada seseorang,” jelas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, Rabu (10/7/2024).

Irjen Dedi menerangkan Body Composition Analyzer untuk mendeteksi dini kemungkinan cedera pada tulang dan otot. “Kegunaannya bisa deteksi dini kemungkinan-kemungkinan cedera otot tendon dan tulang saat aktifitas fisik,” sambung dia.

Irjen Dedi menuturkan instrumen-instrumen yang serba digital dalam proses seleksi anggota baru diharapkan semakin meningkatkan objektivitas hasil pemeriksaan. Apalagi, tambah dia, Polri diharuskan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Proses rekrutmen dan pengembangan SDM Polri ini kita harapkan bersama, agar serba digital, menggunakan alat-alat canggih atau teknologi terkini. Karena memang menghadapi tantangan zaman, kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam proses pemeriksaan kesehatan, psikologi, akademik dan fisik,” terang mantan Kadiv Humas Polri ini.

Sementara itu Kepala Biro Kesehatan Polri Brigjen I Gusti Gede Maha Andika  memaparkan cara kerja alat Body Composition Analyzer dengan mengecek komposisi tubuh yang terdiri dari lemak, massa otot, massa tulang, metabolisme umur sel, kandungan air, pembakaran aktivitas dalam tubuh, lemak dalam perut dan lain-lain.

“Dalam rikkes juga ada pemeriksaan darah, HbA1c untuk mengecek prediksi diabetes melitus di kemudian hari, ⁠cek anti-HCV untuk cek Hepatitis C, USG dan USG abdomen. Di samping pemeriksaan lain yang sudah biasa dilakukan seperti cek fungsi paru atau spirometri, dan pemerikaaan lain oleh 11 spesialis klinis,” ujar Brigjen Gusti.

Dan terkait tes MMPI II, Brigjen Gusti menyebut perbedaannya dengan MMPI pertama terletak pada variasi pertanyaan yang tertera bersifat baru, dan bisa diacak. MMPI II, lanjutnya, juga menyajikan soal-soal tes dengan hasil yang lebih rinci.

“Interpretasi hasil lebih rinci dan ⁠banyak aspek yang bisa dinilai,” tambah dia. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com, Jakarta – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang menghadiri penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2023. Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (8/7/2024).

LHP LKPP Tahun 2023 diserahkan langsung Ketua BPK RI Isma Yatun kepada Presiden Joko Widodo. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada LHP LKPP.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan opini WTP merupakan sebuah kewajiban. Presiden mengingatkan bahwa pengguna APBN dan APBD dituntut untuk mengelola keuangan secara baik.

Presiden juga mengapresiasi BPK RI yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara dan terus meningkatkan profesionalismenya dalam fungsi pemeriksaan. Tak hanya kepada BPK RI, Presiden juga mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, para Menteri dan Kepala Lembaga Pemerintah Pusat, serta Gubernur, Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD dari seluruh Indonesia. Ikut serta bersama Bupati Karo dalam acara ini, Ketua DPRD Kab.Karo, Iriani Tarigan, Kepala BKAD Karo, Dr. Drs. Edi Suranta M.Pd, Sekretaris DPRD Karo, Eva Angela, S.SS. MM.

(anta)

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Jajaran kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deli Serdang amankan seorang pria pelaku pencurian satu unit becak bermotor pada, Selasa 09 Juli 2024.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK,  mengatakan, pelaku berinisial MA (28) yang merupakan warga Dusun Kebun Kelapa Gg. Karyawan Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, dan melakukan kasus pencurian becak motor tersebut di Dusun Masjid Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin Kabupaten  Deli Serdang, pada 09 Juli 2024 kemarin.

Kejadian bermula pada selasa tanggal 09 Juli 2024, sekira pukul 17.30 wib, tersangka menyuruh korban untuk mengantarkan dirinya ke Pasar Sore melintasi Dusun Karya dan Flyover yang mengarah ke Dusun Masjid Desa Aras Kabu.

Ditengah perjalanan tersangka menyuruh korban untuk berhenti dikarenakan menurut tersangka korban terlalu lambat mengendarai becak tersebut.dan  tersangka mengatakan agar ia yang akan mengendarai becaknya, namun saat korban turun untuk hendak bertukar tempat dengan tersangka, dan tersangka yang sudah dalam.posisi siap mengemudi langsung tancap gas dan melarikan becak milik korban tersebut. .

Korban yang diketahui bernama Amaluddin (67) warga Jln. Kartini Kecamatan Lubuk Pakam itu langsung berusaha mengejar becaknya yang dibawa kabur oleh MA (28) dan meminta tolong kepada warga yang sedang melintas untuk mengejar pelaku hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di Desa Aras Kabu.

Mendapati laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Beringin menuju desa Aras kabu dan langsung mengamankan pelaku pencurian beserta barang bukti ke Polsek Beringin.

“Untuk pelaku pencurian becak bermotor sudah kita amankan di Polsek Beringin selanjutnya.dilakukan proses hukum  dan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP” ungkap Kapolresta.Deli Serdang. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menepati janjinya untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu secepatnya secara professional dan presisi.

Janji tersebut diucapkan Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada anak korban Rico Sempurna Pasaribu saat mengunjungi keluarga korban, Minggu (30/6/2024) di Tanah Karo. Polisi telah menangkap 2 pelaku eksekutor berinisial RAS dan YT dengan peran masing-masing yang berbeda-beda.

“Saya mendoakan kepada 4 arwah keluarga dari Bapak Rico Sempurna Pasaribu. Kami turut berbelasungkawa. Kami menepati janji untuk ungkap kasus ini,” kata Komjen Agung Setya, Senin (8/7/2024), saat Konferensi Pers Bersama Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Hasan, di Halaman Mapolres Tanah Karo.

Mantan Kapolda Riau itu mengatakan, penyidik sudah mengantongi siapa-siapa saja orang yang bertindak, berhubungan dengan para pelaku eksekutor.

Ia menegaskan, polisi bekerja secara professional guna mengungkap peran kedua tersangka dan memastikan bukti-bukti sesuai fakta yang sudah teruji, kemudian dianalisis ecara ilmiah, barulah ditetapkan tersangkanya.

“Mohon waktunya untuk kami buktikan keterlibatan mereka. Kita ungkap dengan bukti, dan fakta-fakta yang bisa diuji secara ilmiah. Ini baru permulaan, awal dari pengungkapan dengan ditetapkannya 2 tersangka eksekutor,” ujar mantan Asisten Operasi (Asops) Mabes Polri tersebut.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan kedua pelaku RAS (37) dan YT alias Selawang (36), diketahui sebagai eksekutor ditangkap, satu di antaranya dihadiahi timah panas usai melawan saat dibekuk polisi.

Kedua eksekutor, RAS dan YT bertugas dan berperan berbeda masing-masing. RAS bertugas membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar sebanyak 2 botol ukuran 1 liter air mineral seharga Rp 130 ribu.

“Selain itu, RAS juga berperan sebagai driver atau pengemudi sepeda motor matic yang ditumpangi YT yang bertugas menyiramkan cairan mudah terbakar sudah dicampur, Pertalite-solar ke rumah papan korban lalu menyalakan api bakar rumah,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan YT ditangkap polisi akhir pekan lalu, Sabtu dinihari (7/7/2024), pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, eksekutor ini lakukan perlawanan sehingga diambil Tindakan tegas terukur.

Penangkapan kedua eksekutor, jelas Kombes Hadi Wahyudi, tak terlepas dari metode modern pengungkapan kasus menggunakan Scientific Crime Investigation (SCI) oleh Penyidik Polda Sumut.

“Kita kumpulkan bukti-bukti di lapangan, kemudian diuji bukti tersebut di laboratorium forensik, disesuaikan dengan rekaman CCTV sekitar lokasi, libatkan dokter forensic, gunakan multi disiplin keahlian polisi untuk ungkap kasus tersebut hingga penangkapan kedua eksekutor,” jelas Hadi.

Ia mengatakan, RAS kelahiran Jakarta dan beralamat di Jalan Veteran Kabanjahe. Sedangkan YT alias Selawang lahir di Desa Raya dengan bertempat tinggal di Jalan Veteran, Karo.

Usai menyiram rumah korban, tutur Hadi, pelaku membuang 2 botol berisikan solar dan pertalite tersebut sekitar 30 meter dari lokasi. Kedua botol tersebut kemudian diuji di Labfor Polda Sumut dan terbukti sesuai dengan bukti-bukti ditemukan di lapangan.

“Ponsel tersangka RAS, dimana pada pukul 02.30 (sebelum kejadian) terlebih dulu melakukan pemantauan situasi dan menghubungi seseorang untuk melaporkan keadaan TKP. Ponsek tersangka sudah disita penyidik,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Deliserdang – Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menepati janjinya untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu secepatnya secara professional dan presisi.

Janji tersebut diucapkan Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada anak korban Rico Sempurna Pasaribu saat mengunjungi keluarga korban, Minggu (30/6/2024) di Tanah Karo. Polisi telah menangkap 2 pelaku eksekutor berinisial RAS dan YT dengan peran masing-masing yang berbeda-beda.

“Saya mendoakan kepada 4 arwah keluarga dari Bapak Rico Sempurna Pasaribu. Kami turut berbelasungkawa. Kami menepati janji untuk ungkap kasus ini,” kata Komjen Agung Setya, Senin (8/7/2024), saat Konferensi Pers Bersama Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Hasan, di Halaman Mapolres Tanah Karo.

Mantan Kapolda Riau itu mengatakan, penyidik sudah mengantongi siapa-siapa saja orang yang bertindak, berhubungan dengan para pelaku eksekutor.

Ia menegaskan, polisi bekerja secara professional guna mengungkap peran kedua tersangka dan memastikan bukti-bukti sesuai fakta yang sudah teruji, kemudian dianalisis ecara ilmiah, barulah ditetapkan tersangkanya.

“Mohon waktunya untuk kami buktikan keterlibatan mereka. Kita ungkap dengan bukti, dan fakta-fakta yang bisa diuji secara ilmiah. Ini baru permulaan, awal dari pengungkapan dengan ditetapkannya 2 tersangka eksekutor,” ujar mantan Asisten Operasi (Asops) Mabes Polri tersebut.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan kedua pelaku RAS (37) dan YT alias Selawang (36), diketahui sebagai eksekutor ditangkap, satu di antaranya dihadiahi timah panas usai melawan saat dibekuk polisi.

Kedua eksekutor, RAS dan YT bertugas dan berperan berbeda masing-masing. RAS bertugas membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar sebanyak 2 botol ukuran 1 liter air mineral seharga Rp 130 ribu.

“Selain itu, RAS juga berperan sebagai driver atau pengemudi sepeda motor matic yang ditumpangi YT yang bertugas menyiramkan cairan mudah terbakar sudah dicampur, Pertalite-solar ke rumah papan korban lalu menyalakan api bakar rumah,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan YT ditangkap polisi akhir pekan lalu, Sabtu dinihari (7/7/2024), pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, eksekutor ini lakukan perlawanan sehingga diambil Tindakan tegas terukur.

Penangkapan kedua eksekutor, jelas Kombes Hadi Wahyudi, tak terlepas dari metode modern pengungkapan kasus menggunakan Scientific Crime Investigation (SCI) oleh Penyidik Polda Sumut.

“Kita kumpulkan bukti-bukti di lapangan, kemudian diuji bukti tersebut di laboratorium forensik, disesuaikan dengan rekaman CCTV sekitar lokasi, libatkan dokter forensic, gunakan multi disiplin keahlian polisi untuk ungkap kasus tersebut hingga penangkapan kedua eksekutor,” jelas Hadi.

Ia mengatakan, RAS kelahiran Jakarta dan beralamat di Jalan Veteran Kabanjahe. Sedangkan YT alias Selawang lahir di Desa Raya dengan bertempat tinggal di Jalan Veteran, Karo.

Usai menyiram rumah korban, tutur Hadi, pelaku membuang 2 botol berisikan solar dan pertalite tersebut sekitar 30 meter dari lokasi. Kedua botol tersebut kemudian diuji di Labfor Polda Sumut dan terbukti sesuai dengan bukti-bukti ditemukan di lapangan.

“Ponsel tersangka RAS, dimana pada pukul 02.30 (sebelum kejadian) terlebih dulu melakukan pemantauan situasi dan menghubungi seseorang untuk melaporkan keadaan TKP. Ponsek tersangka sudah disita penyidik,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Polresta Deli Serdang melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) gelar Silaturahmi cooling system kepada Kepala Desa Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa, para kadus dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Perangkat Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Selasa (09/07/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Binmas Polresta Deli Serdang Kompol Rosmeri, Kegiatan tersebut dalam rangka memelihara Kamtibmas menjelang akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Deli Serdang, demi terciptanya situasi yang aman, tentram, dan kondusif.

Kasat Binmas Kompol Rosmeri menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, menjelang Pilkada 2024.

Ia menambahkan Sat Binmas juga menampung saran dan masukan dari masyarakat terkait permasalahan Kamtibmas yang berkembang sehingga masyarakat diminta melaporkan jika terjadi gangguan Kamtibmas kepada pihak keamanan terdekat.

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dan bersama sama. dalam memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif serta melaporkan bila ada  kejadian  kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Terkait kegiatan ini, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK, kepada awak media mengatakan ” Cooling System yang kita lakukan adalah bermaksud untuk menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan seluruh komponen bangsa sehingga kamtibmas terjaga dan terkendali,” tuturnya. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Samosir – Kapolsek Palipi, AKP Parlindungan Sinaga, menekankan pentingnya kehadiran personel Polsek Palipi dalam setiap kegiatan masyarakat. Dalam apel pagi, beliau mengarahkan personelnya untuk selalu siap dan hadir dalam membantu masyarakat, guna mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas dan tindak pidana.

AKP Parlindungan Sinaga menegaskan bahwa Polri harus selalu terlihat dan dirasakan keberadaannya oleh masyarakat. “Kita harus secepatnya hadir dalam setiap momen kesulitan yang dialami masyarakat agar mereka merasakan kehadiran kita dan tidak timbul kekecewaan,” ujarnya.

Sebagai bukti nyata, personel Polsek Palipi meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelayanan dan pengamanan. Pada hari ini, kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar di wilayah hukum Polsek Palipi. (10/07/2024)

AIPTU Swandi H Sinaga mengadakan dialog sehat dengan masyarakat Desa Urat II. Dialog tersebut membahas pencegahan gangguan Kamtibmas, khususnya bencana alam, kebersihan lingkungan, perjudian khususnya judi online yang sudah memakan korban banyak, berita hoax, dan kerjasama berbagi informasi untuk mencegah tindak pidana.

Selain itu, Bripka M Syafei dan Bripka RF Sinaga,  berupaya menciptakan Pemilukada 2024 yang damai di Desa Palipi melalui program “Cooling System”. Masyarakat merespons positif dengan berbagi nomor kontak untuk komunikasi lebih lanjut dan berbagi informasi terkait dampak politik Pemilukada yang berkembang saat ini.

Kerjasama juga terlihat saat AIPTU AM Hutabarat dan Briptu Marchlanda Sitohang membantu masyarakat Desa Palipi selama kegiatan perawatan dan pergantian sumbu bambu listrik oleh PLN. Masyarakat mengikuti saran personel Polsek Palipi untuk keluar rumah sementara waktu demi keselamatan dan kelancaran kegiatan.

Personil Polsek Palipi Yang Bertugas Sebagai Bhabinkamtibmas yaitu Brigadir Herman Siahaan melaksanakan Monitoring dan Turut Serta Mendampingi Pemerintah Desa Urat II dalam Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan Berupa Bibit Jagung Kepada Kelompok Tani dengan Tujuan Agar Tepat Sasaran dan Bantuan Tersebut dapat digunakan dengan baik.

Sedangkan AIPDA Jariahman Saragih melaksanakan Pelayanan di Mako Polsek Palipi dalam kegiatan seperti Penerbitan SKCK, Penerbitan Laporan Kehilangan Barang, Pembuatan Surat Rekomendasi.

Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir,  menyampaikan bahwa tujuan utama Polsek Palipi adalah menciptakan hubungan saling mendukung antara Polri dan masyarakat. “Kegiatan ini menunjukkan korelasi yang baik antara masyarakat dan Polsek Palipi yang sudah tercipta dengan baik dan terpelihara,” pungkasnya.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polsek Palipi dan masyarakat dapat terus terjaga demi terselenggaranya kegiatan masyarakat Kecamatan Palipi yang aman dan tertib.” Pungkas BrigPol Vandu P Marpaung. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Samosir – Personil Bhabinkamtibmas  Brigadir Ardiansyah Butarbutar bersama Pemerintah Desa Sosor Dolok telah berhasil melakukan mediasi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di lokasi parkir Objek Wisata Air Terjun Efrata. Pertemuan mediasi ini dilaksanakan di Kantor Desa Sosor Dolok Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. (09/07/2024)

Brigadir Ardiansyah Butarbutar menceritakan kronologi kejadian tersebut. Pada Sabtu, 6 Juli 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, HS, yang bekerja sebagai juru parkir di lokasi wisata tersebut, meminta uang parkir kepada SS yang baru tiba dengan satu unit bus bersama rombongannya. SS tidak terima permintaan tersebut karena merasa dirinya sebagai putra daerah. Ketidaksepakatan tersebut berujung pada tindakan pemukulan oleh SS terhadap punggung HS.

Setelah kejadian pemukulan, pihak pengelola objek wisata menghubungi Bhabinkamtibmas. Brigadir Ardiansyah segera mendatangi lokasi kejadian dan membawa kedua belah pihak ke Polsek Harian Boho Polres Samosir.

Di Polsek, diketahui bahwa HS dan SS masih memiliki hubungan kekerabatan, yang mendorong Bhabinkamtibmas untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

 

Dalam upaya mediasi yang berlangsung, HS sebagai korban menyatakan kesediaannya untuk berdamai dan tidak membuat laporan polisi. Namun dianya meminta agar terlebih dahulu Berkusut.

Selanjutnya pada tanggal 09 Juli 2024 bertempat di kantor Desa Sosor Dolok Kec. Harian Kab.Samosir, Bhabinkamtibmas Brigadir Ardiansyah Butarbutar menghadirkan kedua belah pihak yakni HS dan SS bersama Keluarga untuk dilakukan Mediasi (penyelesaian masalah secara kekeluargaan). Mediasi ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong, beserta perangkat desa lainnya.

Hasil mediasi menyatakan bahwa SS mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. SS juga memberikan kompensasi kepada HS untuk biaya pengobatan. Pertemuan mediasi ditutup dengan saling memaafkan dan berjabat tangan antara kedua belah pihak.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Vandu P Marpaung, menyampaikan bahwa kejadian ini berawal dari ketersinggungan SS terhadap permintaan uang parkir dari HS. Namun, berkat mediasi dan pendekatan kekeluargaan, masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan kedua belah pihak sepakat untuk membuat surat pernyataan damai. ( Mabhirink Gutul )