RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe- 13 Juli 2024 – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, memberikan apresiasi tinggi terhadap acara “Gendang Guro-Guro Aron” yang diselenggarakan oleh Persada Man Anak Gerejanta (PERMATA GBKP) Runggun Tiga Baru. Acara yang bertema “Singuda Jadi Arapen” ini berlangsung di Balai Milala Mas, Kabanjahe selama dua hari, mulai dari tanggal 13 hingga 14 Juli 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Cory Sriwaty Sebayang memberikan apresiasi yang tinggi terhadap PERMATA GBKP Tigabaru atas penyelenggaraan kegiatan. Beliau juga menambahkan pesan kepada para pemuda yang hadir untuk bersatu dalam memerangi narkoba dan penyakit masyarakat lainnya yang dapat menghancurkan masa depan bangsa.

Bupati juga mengungkapkan kebanggaannya atas upaya PERMATA GBKP Tiga Baru dalam melestarikan dan mencintai budaya Karo. Beliau menekankan pentingnya untuk terus mendukung dan mempertahankan acara-acara budaya seperti ini, dengan komitmen penuh dari pemerintah daerah Kabupaten Karo.

“Saya sangat mengapresiasi PERMATA GBKP atas penyelenggaraan acara yang sangat luar biasa ini. Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan kebudayaan Karo, tetapi juga wadah bagi pemuda untuk bersama-sama mengembangkan potensi positif dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah” ucap bupati.

Turut hadir mendampingi Bupati Karo pada acara ini, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata, Munarta Ginting, SP, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, Jon Karnanta, S.ST, M.Si, Camat Kabanjahe, Sanusi Sembiring, S.STP, MA, Camat Merdeka, Elsa Maria Br Surbakti, S.STP, MA.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Karo – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, turut serta dalam acara Jalan Santai yang diselenggarakan oleh Himpunan Karo Hebat Olahraga (HIMKAHOR) pada hari ini, Kamis, (11/07/2024).

Acara yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat ini dimulai dari Simpang Doulu dan berakhir di Desa Semangat Gunung.

Dalam sambutannya, Bupati Cory Sriwaty Sebayang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus HIMKAHOR selaku panitia penyelenggara. Dia menekankan bahwa kegiatan Jalan Santai ini bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk memajukan keolahragaan di Kabupaten Karo.

Melibatkan semua elemen masyarakat, acara ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat tetapi juga mempererat rasa persatuan dan kesatuan di antara warga Karo.

“Kami mengapresiasi peran aktif HIMKAHOR dalam menggalang semangat berolahraga dan kebersamaan di Kabupaten Karo. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan olahraga,” ujar Bupati.(anta)

 

Rimbunnews.com – Sergai- Kapolres Sergai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, SIK.,MH., memimpin pelaksanaan apel gelar pasukan dalam rangka Ops Patuh Toba 2024 di Wilayah Hukum Polres Serdang Bedagai dengan mengusung tema Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas, Mapolres Serdang Bedagai, Senin (15/07/2024).

Perwira menengah yang menyandang Pangkat melati dua ini menyampaikan amanat Bapak Kapolda Sumut, bahwa kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas merupakan cerminan peradaban dan budaya suatu bangsa. Dengan masyarakat yang tertib berlalulintas, maka tercipta suatu keteraturan sistem transportasi yang berkorelasi pada kepastian waktu saat melakukan perpindahan, baik orang maupun barang. Kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas merupakan salah satu faktor pendukung dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. Untuk itu, pelaksanaan operasi ini merupakan bagian dari proses pendisiplinan masyarakat dalam berlalulintas.

Lanjutnya ops patuh toba 2024 ini akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 15 s/d 28 Juli 2024, dengan mengedepankan fungsi lalu lintas dalam kegiatan edukatif, persuasif dan humanis, serta didukung dengan penegakkan hukum bagi yang melanggar.

Operasi ini berfokus kepada terhadap pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi, antara lain: pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengendara ranmor yang melawan arus, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, pengendara ranmor dibawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang, kendaraan bermotor menggunakan knalpot tidak sesuai spektek, pengendara ranmor menerobos traffic light, pengendara ranmor yang melanggar marka dan rambu lalu lintas, serta kendaraan logistik yang mengangkut barang secara berlebihan.

“Kami mengajak semua unsur yang hadir untuk bekerja sama dalam menciptakan sebuah ekosistem berlalulintas yang aman dan nyaman, sehingga mulai dari pengendara, kendaraan dan sarana serta prasarana jalan dapat mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar”, jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kejari Serdang Bedagai Rufina Br Ginting, SH,MH, ketua Pengadilan Negeri Sei Rampah Muhammad Sacral Ritonga, SH, MH, mewakili Bupati Serdang Bedagai yaitu Kadis Pol PP Pemkab Serdang Bedagai M. Wahyudi, mewakili ketua DPRD Kab. Serdang Bedagai yaitu Fraksi PKB an. Sarino , mewakili Dandim 0204/DS yaitu Danramil Sei Rampah Kapten Inf. E. Mendrofa, Wakapolres Serdang Bedagai Kompol Elisa Sibuea S.sos, serta Para Pejabat Utama Polres Serdang Bedagai. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia ( Martrisia ) menggelar kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Rohaniawan Dalam Tata Cara Pernikahan Tridharma yang dibuka langsung Ketua Permabudhi  Sumut, Drs.  Wong Chun Sen Tarigan di TITD Kwan Ten Kong jalan Metal Raya Ujung No. 9-10 Medan,  pada Mingggu, 14 Juli 2024

Drs.. Wong Chun Sen Tarigan  MPd.B selaku ketua Permabudhi Sumut  yang juga anggota DPRD  Medan  serta masih dipercaya masyarakat  sebagai anggota DPRD Medan periode 2024 – 2029 ,  menyampaikan terimakasih kepada Ketua PD Martrisia  Budi Malem yang telah memfasilitasi pelatihan dan bimbingan rohaniawan Tridharma tentang tata cara upacara  perkawinan menurut agama Budha Tridharma .

Dengan kekuatan nilai-nilai luhur nan mulia yang maha suci Budha dan kekuatan kebajikan yang telah kita lakukan selama ini, sehingga hari ini sehingga kita dapat menghadiri dan turut serta dalam acara pelatihan dan bimbingan rohaniawan Tridharma tentang tatacara perkawinan dalam agama Budha Tridharma, kata Wong Chun Sen .

Anggota DPRD Medan itu juga mengatakan, Ketua Permabudhi Sumut turut berbudicita dan sangat mengapresiasi pada PD Martrisia Sumut yang telah menginisiasi melaksanakan kegiatan yang luar biasa dan bermanfaat. Bagi umat Budha pada umumnya dan rohaniawan Tridharma pada khususnya.

Hal ini akan membawa kemajuan dan peningkatan kualitas Tridharma di Indonesia khususnya provinsi Sumatera Utara , katanya.

Kiranya pelatihan dan bimbingan semacam ini terus berlanjut agar PD Martrisia berkembang, maju dan memberi manfaat kepada anggotanya. Bangun solidaritas dan persatuan sehingga kebersamaan dapat dirasakan didalam organisasi sebagaimana sabda yang maha suci budhagautama , harap Wong Chun Sen.

Ikutilah orang baik, bijaksana, terpelajar.  ” Jenn tekun, patuh  dan mulia. ‘Hendaklah engkau selalu dekat dengan orang yang bijak  dan pandai seperti itu, bagaikan bulan mengikuti peredaran bintang, ini di Dharmapada usai 208, kata Wong Chun Sen.

Wong Chun Sen Tarigan berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta sehingga para rohaniawan Tridharma dapat  menjalankan tugas nya yang lebih baik dalam membimbing dan menasehati pasangan yang ingin melakukan pernikahan.

Lebih lanjut Wong ChUn Sen Tarigan menyampaikan, sebagai informasi tambahan kepada bapak/ ibu saudari sedharma, untuk diketahui bersama terhadap junjungan terhadap perkawinan dengan jak keperdataan atau warisan.

Dalam ketentuan perundang – undangan di Indonesia yakni pasal 5, 8, 31, 55K Undang –  undang  Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan dengan pasal  842, 1046 dan 1234 KUHPerdata  yang menjelaskan kesaklaran  dan ikatan perkawinan yang sah , Jak dan kewajiban suami istri dan hak keperdataan pasangan suami istri .

Oleh karenanya ikatan perkawinan kita harus tercatat di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat, jelas Wong Chun Sen.

Selain penyelenggaraan tata ritual perkawinan majelis budhis agar mendapatkan legalitas negara untuk mendapatkan akte perkawinan yang sah

Berdasarkan Undang – undang perkawinan yang ada di negara kita maka setiap pasangan akan membina keluarga bahagia, sejahtera , hittasikaya berhak mendapat pelayan dari pemerintah yang diselenggarakan melalui majelis, lembaga keagamaan melalui rumah ibadah yang dalam hal ini agama Budha bertempat Vihara, Klenteng serta Cetia .

Kiranya rohaniawan yang tergabung dalam majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia, Komda Sumut juga dapat bersinergi dengan organisasi kelembagaan Budha yang ada terutama dengan Permabudhi Sumut yang turut mendukung program pemerintah menjadi bagian integral dan memajukan serta mensukseskan program pemerintah .

Terutama program peningkatan mutu rohaniawan Tridharma . Selain itu , juga diharapkan dapat  mengaktualisasikan  modernisasi inter umat Budha , antar umat beragama , antar umat beragama dengan pemerintah sehingga dapat mewujudkan kehidupannya bermasyarakat yang maju, aman dan bermanfaat, tutur Wong Chun Sen.

Wong Cun Cen Tarigan juga menyampaikan, dalam perkawinan kami juga dari pemerintah mengharapkan supaya kita di majelis – majelis ada yang disebut perkawinan dini . Perkawinan dini ini yang akibatnya apabila mereka berkeluarga  akan melahirkan anak yang Stunting .

Wong Chun Sen mengakui, saat ini ada membina anak Stunting lima orang , di Indonesia anak Stunting itu ada lima ratus lebih itu akibat perkawinan dini yang mana suami istri itu selayaknya mereka itu tidak berkeluarga dan melahirkan anak.

” Jadi  kalau di Aceh itu mereka ada pemantauan dari pemerintah terutama di sekolah – sekolah , anak SMA belum tamat sudah hamil,  padahal dia belum layak untuk melahirkan.

Jadi kalau dia melahirkan, anak itu lahir denga tidak normal , satu tubuh tidak sehat, jadi umur empat tahun pun anaknya belum bisa jalan , yang seyogianya usia empat tahun itu sudah bisa jalan seperti anak normal lainnya.

” Nah ini yang terjadi dan bahkan anaknya itu sampek pake selang Karen anaknya itu tidak bisa makan, dengan demikian kita berikan asupan gizi yang bagus  karena tidak bisa asupan gizi yang biasa saja dan sekarang sudah sehat normal’. Jelas Wong Chun Sen.

Ini yang diharapkan dari para rohaniawan,  apabila ada umatnya yang mau nikah kita lihat, jadi mereka boleh berkeluarga tapi ditunda untuk melahirkan anak, pinta Wong Chun Sen.

Pelatihan dan bimbingan tersebut dengan menghadirkan tiga narasumber yang tidak asing lagi seperti  Gunawan SE.MM dari Penyelenggara  Budha Kantor Kementerian Agama Kota Pematang Siantar , Memaparkan Materi  Regulasi pemerintah tentang pernikahan dan catatan sipil oleh Gunawan

Selain itu , Permabudhi PMd. Irianto Saputra Balaviriyo S. Ag. M. Si menyampaikan materi pembekalan pernikahan untuk para pandita / rohaniawan  dan juga Amat Wijaya SAg dari Penyuluh Budha  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deliserdang ,

Amat Wijaya menyampaikan, sangat apresiasi kegiatan yang diselenggarakan Budi Malem ,karena kegiatan ini sangat baik sekali diikuti oleh Para pengelola Vihara dan Cetia .

Sebelumnya  Ketua PD  Martrisia Sumut , Budi Malem menyampaikan ,Martrisia ini sudah ada sejak 1967 tapi perkembangannya di Sumut tidak begitu dikenal, dengan demikian kita ingin mengembangkan Tridharma di Sumut untuk melestarikan kebudayaan Tionghoa di Sumut.

Budi Malem berharap agar seluruh warga Tionghoa dapat bersama-sama untuk melestarikan budaya dengan banyak memberikan bantuan kepada orang yang betul – betul membutuhkan.

Budi juga menyampaikan , Tridharma ini selama ini kurang bersatupadu, sehingga kita menghimpun agar dapat bersama- sama mengembangkannya.

Lebih lanjut Budi menyampaikan, kita pengadaka. Pelatihan dan bimbingan ini agar Vihara, Klenteng dan Cetia dapat melakukan pemberkatan.perkawinan di tempat ibadah masing+ masing dengan ketentuan harus mengikuti peraturan pemerintah, kata Budi.

Budi juga menyampaikan terimakasih terikasi kepada Drs.. Wong Chun Sen Tarigan  MPd.B selaku ketua Permabudhi Sumut  yang juga anggota DPRD  Medan  serta masih dipercaya masyarakat  sebagai anggota DPRD Medan periode 2024 – 2029 yang telah membuka sampai penutupan, Budi Dermawan S.Ag,yang telah memandu kelancaran  pelatihan tersebut, Irianto Saputra  S.Ag, M.Si serta ketiga narasumber.

Salah satu peserta , pimpinan Vihara Leluhur Abadi Patumbak, Hasan Kasim menyampaikan , kegiatan ini sangat luar biasa  karena kita dibimbing dan dilatih tatacara perkawinan menurut Budha Tridharma.

Kegiatan ini sebenarnya sudah lama dinanti+ nanti para pengurus dan pengusaha Vihara, Klenteng dan Cetia. Tapi baru kali ini dan pertamakali di Sumatera Utara, kata Hasan Kasim.

Hasan juga berharap semoga kegiatan ini terus berlanjut untuk memberikan perkembangan tatacara perkawinan Budha Tridharma kepada seluruh Rohaniawan, pinta Hasan.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, sukses, aman dan kondusif dan diakhir kegiatan pemberian piagam secara simbolis kepada peserta pelatihan dan bimbingan tatacara perkawinan menurut Budha Tridharma. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Polresta Deli Serdang laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2024, di Lapangan Hijau Polresta Deli Serdang guna cipta kondisi pasca hari Bhayangkara ke 78 dan menyambut PON ke 21 di Sumatera Utara.

Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Patuh Toba dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo, S.I.K.

Kegiatan apel Gelar pasukan dihadiri Waka Polresta Deli Serdang, AKBP Juliani Prihatini, S.IK, M.H, Kasi Pidum Kejari L.Pakam, Bondan  Subrata ,SH,MH, Kasdim 0204 / DS, Mayor cZi Tm Panjaitan, Kasi Lalu Lintas  Dishub Pemkab DS,Ananda Rangkuti, Kasat.Pol PP  Pemkab Marzuki ,S.Sos, Dansub Denpom I-III/LP Lettu. Cpm. Alpondo P. Siahaan, PJU Polresta Deli Serdang, Kapolsek Jajaran Polresta Deli Serdang, dan para tamu undangan lainnya.

Operasi Patuh Toba 2024 ini dilaksanakan dalam rangka Cipta Kondisi  Kamseltibcar Lantas Pasca Pelaksanaan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 yang mengangkat tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman, lancar dan mantap

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta untuk menekan angka kecelakaan fatalitas di wilayah Kabupaten Deli Serdang

Dalam amanatnya, Kapolresta Deli Serdang menyampaikan “Operasi Patuh Toba 2024 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 15 Juli 2024 sampai dengan 28 Juli 2024, pada Operasi ini ada 10 sasaran yang ditentukan antara lain, Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, Pengendara ranmor yang melawan arus, Pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, Pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, Pengendara ranmor yang masih di bawah umur, Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 (satu) orang, Kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spektek, Pengendara ranmor yang terobos traffic light, Pengendara ranmor yang melanggar marka dan rambu lalu lintas, dan Kendaraan logistik yang mengangkut barang secara berlebihan/odol (over dimensi dan over loading).” ungkapnya.

Kapolresta Deli Serdang juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Deli Serdang untuk selalu tertib dalam berlalu lintas dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Deli Serdang dapat ditekan dan terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan kondusif.

Diharapkan dengan adanya Operasi Patuh Toba 2024 ini, masyarakat Kabupaten Deli Serdang dapat menjadi lebih tertib dalam berlalu lintas dan terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan kondusif.

Diakhir amanatnya, Kapolresta Deli Serdang  berpesan kepada seluruh personel yang bertugas untuk menghindari sikap dan perilaku serta tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku sehingga berdampak berkurangnya kepercayaan dan simpati masyarakat kepada Polri khususnya kepada Polisi lalu lintas.

“Berikan arahan yang jelas kepada anggota yang terlibat dalam Operasi sebelum melaksanakan kegiatan, sehingga dalam melakukan tindakan bisa lebih simpatik dan humanis serta tidak melakukan tindakan yang kontra produktif,” tutupnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Samosir + Polres Samosir memulai Operasi Patuh Toba 2024 dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Mako Polres Samosir pada Senin, 15 Juli 2024. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 15 hingga 28 Juli 2024.

Gelar Pasukan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten I Setdakab Samosir Tunggul Sinaga, M.M., Wakil Ketua I DPRD Kab. Samosir Pantas Maroha Sinaga, Pabung Kodim 0210/TU Kapt. Inf G. Sebayang, Jaksa Penuntut Umum Kejari Samosir Roland Tampubolon, S.H., Sekretaris Dinas Perhubungan Kab. Samosir Adven Sitindaon, Kabid Trantib Sat Pol PP Kabupaten Samosir Ronalven Silalahi, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan apel, dilaksanakan penyematan pita operasi kepada perwakilan personil dan pembacaan amanat oleh Kapolda Sumut yang disampaikan oleh Kapolres Samosir. Amanat tersebut menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berlalu lintas sebagai cerminan peradaban bangsa dan faktor pendukung dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.

Operasi Patuh Toba 2024 ini melibatkan 1.377 personil, terdiri dari 107 personil Satgas Polda dan 1.270 personil Satgas Kewilayahan. Polda Sumatera Utara akan fokus pada tindakan edukatif, persuasif, humanis, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Tujuannya adalah meningkatkan disiplin masyarakat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Statistik tahun 2024 menunjukkan 61.042 pelanggaran lalu lintas, dengan pelanggaran tertinggi berupa pengendara tanpa helm sebanyak 39.461 kasus. Angka kecelakaan lalu lintas pada semester I tahun 2024 mencapai 3.425 kasus dengan 818 korban jiwa.

Operasi ini juga berfokus pada 10 jenis pelanggaran utama, termasuk “Penggunaan Helm SNI, Melawan Arus, Penggunaan Ponsel Saat Berkendara, Pengendara Dalam Pengaruh Alkohol, Pengendara Yang Masih Dibawah Umur, Mengendarai Sepeda Motor Yang Berboncengan Lebih Dari Satu Orang, Kendaraan dengan Knalpot tidak sesuai spesifikasi, Menerobos Traffic Light, Melanggar Marka dan Rambu Lalu Lintas, Kendaraan Logistik Yang Mengangkut Barang Secara Berlebihan/Odol (over dimensi dan over loading) “. Selain itu, operasi ini diharapkan dapat menciptakan budaya berlalu lintas yang tertib menjelang PON XXI 2024.

Kapolres Samosir mengakhiri amanatnya dengan mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Patuh Toba 2024, serta mengingatkan pentingnya pelayanan masyarakat yang profesional.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, BrigPol Vandu P Marpaung, menambahkan bahwa Polres Samosir melibatkan 42 (empat puluh dua) orang personil dalam operasi ini. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews com – Sergai  – Mengantisipasi gangguan Kamtibmas (Guantibmas), Polres Serdangbedagai (Sergai) menggelar patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) cipta kondisi, Sabtu (13/7/2024) malam.

Patroli KRYD diawali sekira pukul 22.00 WIB dengan melaksanakan apel kesiapan dipimpin Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral bersama Kasat Reskrim Polres Sergai AKP JH Panjaitan, Kasat Intelkam AKP Siswoyo, dan diikuti Kaurbinops (Kbo) Satreskrim Iptu Edward Sidauruk bersama Kanit I Satreskrim Ipda Hendri Ika Panduwinata, Kanit Turjawali Sat Sabhara Ipda Marsidi Marsidi Ginting, Kanit Gakkum Satlantas Ipda Muhammad Solehan, serta personel gabungan Polres Sergai dan Polsek Firdaus.

Usai apel, personel gabungan bergerqk ke lapangan untuk melaksanakan razia di simpang Tol Seirampah Desa Seirampah, dan melakukan patroli ke lokasi-lokasi rawan Guantibmas.

Kapolres Sergai, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu melalui Ps Kasi Humas, Iptu Edward Sidauruk, Minggu (14/7/2024) mengatakan, KRYD merupakan cipta kondisi operasi rutin dalam rangka memelihara Kamtibmas.

Dalam pelaksanaan razia, pihaknya memberikan tindakan teguran kepada pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi surat kendaraan dan tidak menggunakan helm, serta melakukam tilang dan mengamankan kendaraan sepeda motor yang menggunakan kenalpot brong.

Sedangkan dalam patroli KRYD, lanjutnya, sasarannya adalah tempat-tempat hiburan

malam, penginapan, kafe, pelaku narkoba, dan geng motor, serta tempat yang dianggap rawan Guantibmas.

“Kegiatan KRYD ini sekaligus sebagai upaya preemtif, preventif dan represif dalam mencegah kejahatan di wilayah Kabupaten Sergai,” terangnya.

Ps Kasi Humas yang juga menjabat Kbo Satreskrim ini berharap dengan dilaksanakannya patroli KRYD ini, dapat memberi effek detterent kepada masyarakat sehingga terciptanya kesadaran yang masif dan kolektif. Serta terciptanya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalulintas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan geng motor, balap liar, begal, pelaku penyalahgunaan narkoba, dan tindak pidana lainnya.

“Masayarakat dapat melaporkan langsung ke kantor kepolisian terdekat atau dengan menghubungi call center 110,” jelasnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai  – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Ladang Sawit, tepatnya di Pinggir Sungai Balutu, Dusun IV, Desa Sarang Giting Kahan, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (09/07/2024) sore.

“Benar, peristiwanya semalam (Selasa, 09/07/2024) sore sekira pukul 16.45 WIB. Korban inisial JS, usia (48 tahun), warga Dusun I, Desa Sarang Giting Kahan,” ungkap Kapolsek Kotarih, Iptu. Ahmad Mula Purba saat dikonfirmasi, Rabu (10/07/2024).

Lebih lanjut Kapolsek Kotarih, Iptu. Ahmad Mula Purba menjelaskan, mendapat laporan adanya penemuan mayat, ia langsung memimpin Personel Polsek Kotarih turun ke lokasi kejadian bersama Tim Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai untuk melakukan cek dan olah TKP (tempat kejadian perkara).

“Saat ditemukan, korban tergeletak di Pinggir Ladang Sawit, tepatnya di Pinggir Sungai Balutu dengan posisi telungkup. Dari mulut dan wajah mengeluarkan darah, dan sekitar badan korban sudah membiru,” terangnya.

Korban selanjutnya dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi. Korban tiba di rumah sakit sekira pukul 18.45 WIB, dan pihak Rumah Sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

 

Ia menyebutkan, hasil visum luar ahli Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi menerangkan bahwa korban meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Pihak keluarga selanjutnya membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah duka,” jelas Iptu. Ahmad Mula Purba sembari menerangkan  bahwa kondisi cuaca sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sangat mendung dan disertai petir. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Deliserdang – Polresta Deli Serdang gelar kegiatan Patroli Presisi guna mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polresta Deli Serdang pada Sabtu 13 Juli 2024,

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan kondisi yang aman dan mengantisipasi gangguan kamtibmas, kejahatan 3C, geng motor, tawuran serta balap liar di wilkum Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK, saat dikonfirmasi pada, Minggu (14/07/2024), menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polri di lapangan, hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, personil juga melaksanakan kegiatan patroli dialogis ataupun memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya kepada anak remaja untuk tidak melakukan balap liar, tawuran dan kegiatan yang melanggar Hukum.

Kapolresta Deli Serdang juga mengatakan, kegiatan Patroli Presisi dilaksanakan ditempat rawan 3C, tawuran, genk motor, dan kejahatan lainnya di wilkum Polresta Deli Serdang.

“Patroli seperti ini sebenarnya sudah rutin kita lakukan agar terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga yang melaksanakan aktivitas khususnya pada malam hari hingga menjelang pagi.” Ucap Kapolresta. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Semarang – Sebanyak 492 calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) mengikuti gladi bersih tahapan Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi tingkat pusat. Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menjelaskan tujuannya untuk memastikan seluruh peserta memahami secara utuh proses tes dengan metode Computer Assisted Test (CAT).

“Kita gladi-kan. Cek rangkaian kegiatan mulai pergeseran calon Taruna (dari kompleks Akpol), tiba di lokasi (Gedung D Kampus Universitas Dian Nuswantoro Kota Semarang), pembagian kelas, pengecekan alat komputer,” jelas Kepala Tim CAT Akademik Seleksi Tingkat Pusat Akpol dari Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, Kombes Yudhianto Adhi Nugroho, di lokasi pada Sabtu (13/7/2024).

Dia berharap gladi bersih ini membuat para catar semakin siap menghadapi Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi yang rencananya berlangsung besok, Minggu (14/7). Dia juga berharap dengan gladibersih, tahapan tes besok berlangsung dengan tertib dan fokus. “Mengantisipasi kendala yang akan muncul sehingga lancar tahapannya” imbuh Yudhi.

Panitia Pusat Seleksi Taruna Akpol mengagendakan Uji Akademik dan Asesmen Mental Ideologi digelar mulai pukul 07.00 WIB hingga siang hari. Ada tiga materi yang akan diujikan yaitu Bahasa Inggris, Tes Potensi Akademik, dan Asesmen Mental Ideologi.

“CAT Akademik ini untuk mengetahui tingkat intelektual calon taruna, cari yang terbaik, kita ranking dan diambil sesuai kuota,” jelasnya.

Selanjutnya para catar akan menjalani Tes Psikologi dan Tes Jasmani. Berdasarkan jadwal SSDM Polri, rangkaian tes catar Akpol akan berakhir pada Senin (29/7) dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Pusat Seleksi Akpol. ( Mabhirink Gutul )