RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Lau Baleng – Personel Polsek Mardingding terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan turun langsung ke lapangan. Pada Kamis (27/02/2025), Kanit Samapta Polsek Mardingding IPDA B. Sitepu bersama Bhabinkamtibmas AIPTU SF. Sidabutar melaksanakan gotong royong bersama warga Desa Lau Baleng, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, di mana personel kepolisian membantu warga membersihkan losd yang terdampak banjir. Selain itu, petugas juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Dalam interaksi dengan warga, personel Polsek Mardingding juga membagikan nomor kontak yang dapat dihubungi jika terjadi situasi darurat atau warga membutuhkan bantuan kepolisian. “Kami ingin masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian dan tidak ragu untuk melapor jika ada gangguan Kamtibmas di lingkungan mereka,” ujar IPDA B. Sitepu.

Kapolsek Mardingding, AKP Carles H. Nababan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. “Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama,” katanya.

Melalui gotong royong ini, tidak hanya kebersihan lingkungan yang terjaga, tetapi juga solidaritas antara warga dan kepolisian semakin kuat dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Desa Lau Baleng. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir – Kepolisian Resor (Polres) Samosir menggelar bakti sosial (baksos) yang mengusung tema “Polri Presisi” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (27/2/25) di Aula Pusuk Buhit Polres Samosir,sekira pukul 08.30 WIB

Secara virtual, kegiatan ini juga diikuti langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi, melalui zoom meeting.

Turut hadir Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, Dandim 0210/TU diwakili Serka Dirtono HP Sihotang, Waka Polres Samosir Kompol Saut Tulus Panggabean, Kasat Intelkam Polres Samosir IPTU Aswan Ginting Suka, Pemkab Samosir Irayana Simbolon, Ketua BKM Al-Hasanah Sutan Hermanto Hutagalung.

Sementara dari perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dihadiri GRIB Harisma Simbolon, Pemuda Pancasila Eben Ezer Simbolon, Pemuda Batak Bersatu Hadzen Simbolon, Pemuda Karya Nasional Jimmi Simbolon, dan Forum Masyarakat Samosir Pio Simbolon dan BKM Al-Hasana Sutan Hermanto Hutagalung.

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dan menekankan pentingnya sinergi Polri dengan berbagai elemen masyarakat. Penyerahan bantuan secara simbolis dikomandoi langsung oleh Kapolri melalui zoom meeting, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pelepasan konvoi penyaluran bantuan.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, bahwa baksos tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa persaudaraan di tengah masyarakat Samosir.

“Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergitas Polri dengan Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta sebagai bentuk dukungan terhadap Nawacita Presiden,” kata AKBP Yogie.

Tak lupa AKBP Yogie Hardiman menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada seluruh para ketua Ormas yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

Mewakili seluruh ormas, Ketua GRIB Kabupaten Samosir Harisma Simbolon, dalam sambutannya mendukung penuh program baksos Polri Presisi ini. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Samosir kepada ormas BKM Al-Hasana, GRIB, Pemuda Pancasila, Formas, PKN,Pemuda Batak Bersatu. Kemudian bantuan tersebut disalurkan kepada lapisan masyarakat lainnya di Kabupaten Samosir. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pelepasan konvoi penyaluran bantuan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Kasus dugaan penipuan sesama anggota kepolisian yang sempat viral di Sumatera Utara kini telah mencapai penyelesaian secara kekeluargaan. Perkara yang melibatkan Ipda RS dan Bripka Shcalomo, yang sebelumnya dilaporkan ke Propam Polda Sumut dan Direktorat Kriminal Umum (Krimum) Polda Sumut, resmi diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice.

Hal ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum korban, Olsen L. Tobing, S.H., M.H., dan Boy Raja Marpaung, S.H., M.H., yang menegaskan bahwa kesepakatan damai dicapai tanpa adanya intervensi pihak mana pun.

“Dapat kami sampaikan bahwa perkara ini telah selesai dan berakhir secara kekeluargaan. Kesepakatan ini dilakukan atas dasar kesadaran baik dari pihak pelapor maupun terlapor, tanpa unsur tekanan atau paksaan dari mana pun,” ujar Olsen dalam keterangannya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh jajaran Polda Sumut dalam menangani kasus ini, sehingga penyelesaiannya bisa dicapai dengan prinsip keadilan restoratif.

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., dalam keterangannya hari ini menegaskan bahwa kepolisian menghormati proses penyelesaian yang telah ditempuh kedua belah pihak.

“Kami mengapresiasi penyelesaian yang telah dilakukan secara kekeluargaan dan sesuai dengan prinsip Restorative Justice. Ini merupakan bentuk pendekatan humanis yang tetap mengutamakan keadilan bagi semua pihak,” ujar Yudhi.

Lebih lanjut, Yudhi menambahkan bahwa Polri selalu berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap penanganan perkara, termasuk kasus yang melibatkan anggotanya sendiri. “Dalam kasus ini, setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi, kedua belah pihak sepakat berdamai, sehingga penyelesaiannya berjalan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Kuasa hukum korban, Boy Raja Marpaung, S.H., M.H., juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Sumut, Dir Krimum, dan Kabid Propam Polda Sumut yang telah memberikan perhatian penuh terhadap perkara ini. “Kami sangat mengapresiasi kinerja Polda Sumut dalam menyelesaikan perkara ini dengan cepat dan adil,” katanya.

Dengan berakhirnya perkara ini, kedua belah pihak kini telah sepakat untuk melanjutkan hubungan baik tanpa adanya permasalahan hukum yang berlarut-larut.

Olsen kembali menegaskan bahwa Polri tetap menjadi institusi yang dicintai masyarakat. “Kami percaya bahwa Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat, dan kami berharap ke depannya tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi. Bravo Polri!” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Tanah Karo – Bupati Karo, Brigjen Pol. Purn .DR. dr. Antonius Ginting.Sp.OG., M.Kes, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, kapabel, serta pelayanan publik yang prima.

Dalam amanat yang dibacakan secara serentak oleh seluruh Camat pada apel pagi, Senin (24/02/2025), di seluruh kecamatan Kabupaten Karo, Bupati Karo menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja dengan penuh dedikasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati menekankan kepada kepala perangkat daerah dan Camat agar menjadi teladan bagi ASN di unit kerja masing-masing serta melakukan penegakan disiplin secara berjenjang jika terjadi pelanggaran. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, ASN di Kabupaten Karo diminta untuk senantiasa menjaga disiplin kerja, mematuhi jam kerja, tidak berada di luar kantor tanpa surat tugas, serta mengutamakan sarapan di rumah sebelum memulai aktivitas kerja. Setiap ASN juga diharapkan mampu mencapai target kinerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab jabatan masing-masing.

Bupati Karo mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama meningkatkan disiplin dan kinerja demi memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo.( anta)

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa dengan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) No.8 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP No. 36 tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam (PP DHE SDA) diharapkan akan meningkatkan cadangan devisa, memperkuat fondasi perekonomian Indonesia dan menarik minat para eksportir sehubungan dengan beberapa insentif yang ditawarkan.

OJK juga senantiasa akan bantu mengkomunikasikan rencana kebijakan Pemerintah kepada industri perbankan, sehingga seluruh stakeholders dapat memahami serta mengimplementasikan kebijakan pemerintah ini secara efektif. Selain itu, OJK mendorong perbankan Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam mengakomodir penempatan DHE SDA dengan tetap menjaga kondisi likuiditas bank baik dalam mata uang rupiah dan valas, Rabu (26/02/2025)

Melalui perubahan PP DHE SDA, salah satu pokok pengaturannya adalah kewajiban eksportir dengan nilai ekspor pada Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) paling sedikit USD 250.000 untuk menempatkan DHE SDA dengan persentase paling sedikit 30 persen selama paling singkat 3 bulan (khusus bagi DHE SDA sektor pertambangan berupa minyak dan gas bumi) atau 100 persen selama paling singkat 12 bulan (untuk sektor pertambangan berupa selain minyak dan gas bumi, sektor perkebunan, sektor kehutanan, dan sektor perikanan) ke dalam sistem keuangan Indonesia.

Kebijakan ini merupakan langkah strategis yang bertujuan memperkuat pasokan valuta asing di dalam negeri, menjaga stabilitas nilai tukar, dan mendukung ketahanan ekonomi nasional. Sebagai regulator di industri jasa keuangan, OJK memiliki peran penting untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan eksportir, perbankan, dan tujuan kebijakan makroekonomi.

Dalam konteks ini, OJK secara aktif berkoordinasi dengan Pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan sektor perbankan untuk mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan, termasuk menyiapkan mekanisme pemantauan yang efektif dalam masa retensi DHE agar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha, serta memanfaatkan berbagai insentif yang diberikan pemerintah dan BI, seperti fasilitas perpajakan berupa pembebasan pajak penghasilan (PPh) final atas bunga deposito dan fasilitas lindung nilai khusus DHE oleh perbankan.

Dengan langkah-langkah tersebut, kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendukung kepentingan nasional tetapi juga menjaga daya saing eksportir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Selanjutnya bagi perbankan, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Penilaian Kualitas Aset Bank Umum serta POJK mengenai Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah yang diperkuat oleh Surat Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK kepada seluruh bank umum, Bank dapat memperlakukan dana DHE SDA sebagai agunan tunai, sehingga dapat ditetapkan berkualitas lancar dan dikecualikan dari perhitungan Batas

Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)/Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) selama memenuhi persyaratan tertentu, antara lain dana diblokir, terdapat surat kuasa pencairan untuk keuntungan bank, memiliki jangka waktu pemblokiran paling singkat sama dengan jangka waktu kredit/pembiayaan, memiliki pengikatan hukum yang kuat dan disimpan pada bank penyedia dana.

Lanjut Dian mengatakan, koordinasi antara Pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK yang sudah terjalin dengan baik terkait perumusan, implementasi dan pengawasan PP DHE SDA yang pertama, akan semakin mempermudah implementasi kebijakan baru ini dilapangan. Oleh karena itu, kebijakan baru DHE SDA ini diharapkan akan mencapai tujuannya secara optimal, sehingga lebih bermanfaat bagi perekonomian nasional”. (Rel )

 

Rimbunnews.com – Munte – Personel Bhabinkamtibmas Polsek Munte menggelar kegiatan interaksi langsung dengan masyarakat di Desa Kuta Gerat, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Kegiatan yang digagas dalam rangka menciptakan suasana kondusif dan meningkatkan komunikasi antara aparat dan warga, pada Rabu(26/2/2025).

Dipimpin oleh Aipda Indra Sembiring, kegiatan dimulai dengan penyambutan hangat kepada warga serta himbauan penting mengenai upaya menjaga kamtibmas di lingkungan mereka. Aipda Indra Sembiring juga mengajak warga untuk meningkatkan hasil pertanian sebagai salah satu langkah strategis guna mendukung ketahanan pangan daerah, mengingat peran vital sektor pertanian bagi kehidupan masyarakat setempat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, personil melakukan patroli rutin ke desa binaan sambil membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Keberadaan nomor HP aparat juga disosialisasikan agar warga dapat dengan mudah menghubungi jika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan bantuan langsung. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Polsek dan masyarakat sehingga setiap permasalahan dapat segera ditangani secara efektif.

Kapolsek Munte AKP Donal Tambunan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif. Ia menambahkan bahwa dengan adanya komunikasi yang terbuka, peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan akan semakin optimal, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen Polsek Munte dalam menjaga ketertiban, tetapi juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan serta dalam menciptakan situasi yang harmonis. Diharapkan, sinergi antara aparat dan warga dapat menjadi fondasi kuat dalam menjaga keamanan dan ketentraman di tengah dinamika kehidupan masyarakat. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Karo – Bhabinkamtibmas Aipda Jeprius Sembiring dari Polsek Simpang Empat melaksanakan kegiatan interaksi langsung dengan warga di Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya rutin aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Pada Rabu(26/2/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan tersebut, Aipda Jeprius menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif dan memperhatikan setiap potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, beliau juga membagikan nomor HP Polri kepada warga sebagai upaya mempermudah komunikasi apabila terjadi situasi darurat atau membutuhkan bantuan langsung dari pihak kepolisian.

Kapolsek AKP Domdom Panjaitan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi penting untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. “Interaksi langsung dengan warga merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan dan memastikan setiap permasalahan keamanan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Kapolsek Domdom.

Diharapkan melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang lebih dekat antara Bhabinkamtibmas dengan warga, sehingga setiap isu keamanan di wilayah tugas dapat diidentifikasi dan diatasi secara efektif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Simpang Empat dalam menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis bagi seluruh masyarakat Desa Naman. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Pancur Batu – Jajaran Polsek Pancur Batu dipimpin langsung Kanit Reskrimnya Iptu Pol Elia Karo-Karo SH melakukan penangkapan terhadap dua pria masing-masing AR.Purba (46) dan AT alias Untung (47) keduanya warga Desa Namo Riam, Kecamatan Pancur Batu, sebagai pelaku pencurian di kediaman milik Freddi Gultom yang berada di Dusun II, Desa Namo Riam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Seperti penuturan Kapolsek Pancur Batu Kompol H.Djanuarsa SH Selasa (25/02/2025) siang.

Dijelaskan Kompol Djanuarsa SH lagi, kedua tersangka ditangkap Senin (24/02/2025) malam, dan salah seorang tersangka bernama AT alias Untung terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur.

“Kedua tersangka ini ditangkap berawal dari laporan korban atas nama Freddi Gultom, dimana pada hari Minggu tanggal 23 Februari 2024 sekira pukul 03.30 Wib telah terjadi pencurian dirumahnya di Dusun II, Desa Nomo Riam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang yang terlihat dari CCTV milik korban,” ujar Kompol Djanuarsa.

Dijelaskannya lagi, “berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan. Serta mencari informasi terkait keberadaan pelaku, karena keduanya sempat terekam CCTV di rumah korban,” kata Kompol. H. Djanuarsa SH.

Setelah memiliki cukup bukti, petugas berhasil meringkus kedua tersangka saat berada di Desa Namo Riam. “Kedua tersangka ini berhasil diamankan serta barang bukti hasil curiannya,” ucap mantan Kasiwas Polrestabes Medan ini.

Bahkan, Kata Kompol HD januarsa SH salah seorang tersangka bernama AT Alias Untung terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanannya dikarenakan meronta-ronta dan berusaha melarikan diri pada saat  hendak diboyong untuk mencari barang bukti yang telah mereka curi.

“Dari keterangan kedua pelaku, bahwa mereka lah yang melakukan pencurian di rumah milik Freddi Gultom dan mengakui perbuatannya, dan kedua tersangka ini merupakan residivis kasus narkotika dan pencurian,” tegas Kompol Djanuarsa SH.

“Akibat ulah kedua tersangka ini, korban mengalami kerugian Rp.30 juta lebih, dan tersangka ini sudah sangat meresahkan masyarakat wilayah Kecamatan Pancur Batu terkhusus Warga Desa Namo Riam dan Desa Durin Simbelang,” kata Kompol H.Djanuarsa penyandang sabuk hitam DAN V Karatedo ini.

Dibeberkan Kapolsek Pancur Batu ini lagi, “Saat ini kedua tersangka sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat,” kata Kompol H. Djanuarsa SH mengakhiri. ( Mabhirink Gutul)

Ko

Rimbunnews.com – Pangururan  – Polres Samosir memberikan pernyataan terkait video pengakuan yang dibuat oleh seorang wanita berinisial EMN. Dimana pada video yang diupload disosial media tersebut, dirinya mengaku sebagai korban penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, S.E., M.M menjelaskan bahwa EMN diduga korban dalam laporan polisi yang sedang ditangani pihak Polres Samosir, yakni dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilaporkan suaminya (SAHS), pada 26 Desember 2024 lalu.

“Menurut laporan polisi yang dibuat, adanya tindak pidana penganiayaan pada Sabtu 21 Desember 2024, sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan dr. Hadrianus Sinaga, Kelurahan Pintusona, Kecamatan Pangururan. EMN saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor polisi dan langsung dibawa warga ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hadrianus Sinaga untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Edward.

Edward Sidauruk menerangkan, Suami EMN mendapat informasi dari warga yang menemukan istrinya dalam posisi terduduk sambil memegang kepala. Dari RSUD dr. Hadrianus Sinaga, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani di Pematang Siantar. Setelah sadar, EMN mengaku kepada suaminya (SAHS) bahwa ia telah dianiaya.

“Namun dari hasil penyelidikan yang dilakukan, cek TKP dan Olah TKP , riksa saksi dan cek CCTV disekitar lokasi Korban di temukan, bahwa belum ditemukan adanya alat bukti maupun petunjuk yang mendukung keterangan Korban sebagai korban dugaan TP. Penganiayaan,” Ujar AKP Edward Sidauruk.

Kasat Reskrim menerangkan bahwa kronologisnya berawal dari mereka minum tuak di warung tuak milik MS. Sekitar pukul 24.00 wib mereka berangkat ke Cafe Buni-buni. Namun sebelum masuk ke Cafe Buni-buni mereka bersepakat mengumpulkan uang untuk biaya pembayaran minuman yang kemudian diserahkan untuk dipegang oleh rekan mereka LPP. ( Mabhirink Gutul)

“Sebelum cafe tersebut tutup, LPP yang tadinya memegang uang, pulang terlebih dahulu meninggalkan EMN dkk, tanpa melakukan pembayaran. Kemudian pada saat EMN dkk ingin pulang ternyata salah satu pegawai cafe memberikan tagihan. Dikarenakan uang mereka dibawa oleh LPP, maka salah satu dari mereka yakni HH membayar tagihan tersebut,”terang Kasat Reskrim.

Kemudian, lanjut Edward, HH bersama teman-temannya pergi ke kost LPP untuk meminta uang yang tadinya telah dikumpulkan. Karena merasa terganggu salah satu penghuni kost mengusir mereka. Setelah itu, HH dan AHS pulang dan meninggalkan JS dan EMN di seputaran kost tersebut. Tak berselang lama JS pun meninggalkan EMN sendiri. Saksi LPP yang berkomunikasi terakhir dengan korban EMN di tempat kost dimaksud. Dan kondisi EMN sudah dalam kondisi mabuk, kemudian mengenderai sepeda motornya sendiri pulang setelah berselang 20 menit, para saksi-saksi lainnya meninggalkan lokasi kos kos dimaksud.

“Dan akhirnya korban ditemukan warga dilokasi jl dr. hadrianus sinaga depan SMA N 1 Pangururan dengan posisi sepeda motor tergeletak dan rusak tanpa menggunakan helm, ditemukan ada ceceran darah, serta barang EMN berserakan. Berdasarkan keterangan medis, EMN diketahui dalam pengaruh alkohol sesuai dengan laporan polisi laka lantas yang dilaporkkan ke Polres samosir tgl 23 Desember 2024,” kata Edward.

“Sat Reskrim Polres Samosir saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” sambungnya.

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan mengikuti Zoom Penguatan Lapas dan Rutan menjelang bulan suci Ramadhan dan Sosialisasi Wartelsuspas secara daring melalui zoom di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara pada, Rabu (26/2/2025). Acara ini berlangsung di Aula Kantor Rupbasan Kelas I Medan dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara mengadakan kegiatan penguatan bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang memasuki bulan suci Ramadhan.

Salah satu bagian penting dari kegiatan ini adalah sosialisasi mengenai Wartelsuspas (Wartel Khusus Pemasyarakatan). Wartelsuspas merupakan sistem komunikasi yang dioptimalkan untuk memfasilitasi interaksi antara petugas pemasyarakatan dan narapidana atau klien yang sedang menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Saya harap seluruh jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut dapat menyambut bulan Ramadhan dengan semangat yang tinggi dan penuh kesiapan dalam menjalankan tugasnya, serta dapat memanfaatkan Wartelsuspas sebagai sarana untuk mendukung tugas-tugas pembinaan yang lebih efektif dan efisien”, tegas Yudi Suseno

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mempererat hubungan sesama pegawai, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa saling mendukung dalam menjalankan ibadah puasa dan meningkatkan efektivitas komunikasi, khususnya dalam hal pembinaan, pengawasan, serta proses reintegrasi sosial. ( Mabhirink Gutul)