RIMBUN NEWS

 

 

Rimbunnews.com – Pancur Batu – Untuk meningkatkan dan mengajak masyarakat sehat, PT. Anugrah Sehat Indonesia (PT.ASI) lakukan kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kecamatan Pancur Batu.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai pada hari Rabu Tanggal 04 Maret 2025.

Seperti penuturan Manajer PT. Anugrah Sehat Indonesia (PT.ASI) cabang Medan bernama Fandi, Rabu (26/02/2025) sekitar pukul 15.00 Wib, di sekretariat KONI Kecamatan Pancur Batu, Jl. Jamin Ginting, Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dijelaskan Fandi lagi, pihaknya selain melakukan edukuasi preventif (upaya pencegahan yang dilakukan melalui penyebaran informasi atau pengetahuan), juga akan diselenggarakan cek kesehatan, terapi dan olahraga.

“Kegiatan akan dimulai pada Tanggal 04 Maret 2025, namun acara resmi nya akan di mulai Tanggal 10 Maret 2025 sampai bulan Mei 2025 atau selama Dua bulan penuh,” ujar Fandi.

Selain kegiatan cek kesehatan gratis pihak dari PT.Anugrah Sehat Indonesia (PT.ASI) juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan datang langsung ke acara tersebut yang akan dilaksanakan di Jambur Djamin Ginting, Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Tanggal 10 Maret 2025 yang akan datang.

Sementara itu, Ketua KONI Kecamatan Pancur Batu, Iptu Pol Edison Sembiring SH mengatakan pihaknya akan selalu mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh PT.Anugrah Sehat Indonesia.

“Kita dari pihak KONI Kecamatan Pancur Batu akan menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pancur Batu agar menghadiri acara cek kesehatan gratis tersebut, selain itu, kita juga siap menyediakan lokasi untuk melaksanakan dan menyukseskan acara cek kesehatan gratis tersebut,” ujar Edison Sembiring.  ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Karo – Seorang pria berinisial RWP (30), yang diketahui sebagai mahasiswa, diamankan oleh Satresnarkoba Polres Tanah Karo di Jl. Jamin Ginting, Simpang Korpri, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Penangkapan terjadi pada Sabtu(22/2/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla., mengungkapkan bahwa saat diamankan, petugas menemukan tiga paket plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 1,89 gram. Barang haram tersebut disembunyikan dalam tisu putih dan disimpan di kantong celana tersangka. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit ponsel merek Redmi berwarna hitam.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindaklanjuti dengan penyelidikan. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, kami menemukan barang bukti yang diduga kuat sebagai sabu,” ujar AKBP Eko Yulianto.

Kini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga akan mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan tersangka.

RWP dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 114 Ayat (1) Undang Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polres Tanah Karo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami akan terus menindak tegas peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolres. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Panen Lele Perdana dalam rangka mendukung ketahanan pangan pada Jumat pagi (28/2/2025).

Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.IK., M.H., beserta Wakapolda Sumut, Ketua Bhayangkari Sumut, Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, serta para Bhayangkari dan personel Polda Sumut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempererat sinergitas internal di lingkungan kepolisian.

Kapolda Sumut beserta seluruh pejabat utama yang hadir ecara simbolis melakukan panen lele yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok. Metode ini dikenal lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mampu menghasilkan panen dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta yang hadir turut serta dalam proses panen, menjadikan acara ini semakin semarak.

Setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan sesi makan bersama. Momen ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada personel Polda Sumut atas kerja keras mereka. Hasil panen perdana ini didistribusikan kepada para personel guna mendukung kesejahteraan mereka dan memperkuat solidaritas internal.

Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menjelaskan hasil panen lele perdana ini. “Hari ini kita panen perdana diperkirakan sebanyak 50.000 ekor. Hasil panen ini disalurkan kepada personel Polda Sumut untuk memperkuat sinergitas internal,” ujar Kombes Pol Yudhi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Presiden terkait ketahanan pangan, yang kemudian diimplementasikan oleh Kapolda Sumut melalui budidaya bioflok lele.

“Ini masih tahap awal, ke depan program ini akan terus berlanjut. Bahkan, ada kemungkinan kita akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memperbesar skala produksi,” tambahnya.

Dalam rencana jangka panjang, program budidaya lele ini tidak hanya untuk kebutuhan internal, tetapi juga untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi sekolah-sekolah.

Dengan langkah ini, Polda Sumut berkomitmen mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com,Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kembali menuai kritik. Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menyoroti sejumlah masalah serius dalam pelaksanaan program ini, mulai dari kualitas makanan yang tidak layak konsumsi, ketidaktepatan sasaran, hingga potensi korupsi akibat skema yang tidak tertib.

“Skema massal seperti ini mengakibatkan sulit dilakukan pengawasan. Ada laporan makanan beracun, ada belatung, dan tidak layak konsumsi. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Penrad Siagian dalam keterangannya, Kamis, 27 Februari 2025.

Kritik tersebut bukan tanpa alasan. Kritikan itu disampaikan merespons beberapa kasus kasus keracunan massal telah terjadi di sejumlah daerah, yakni pada Kamis, 6 Januari 2025, sebanyak 40 siswa di Sekolah Dasar Negeri Dukuh 03, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Mereka keracunan setelah menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi putih, ayam goreng tepung, tumis wortel dan tahu, buah naga, serta susu kemasan. Para siswa mengalami mual dan muntah usai mengonsumsi makanan tersebut.

Kasus serupa juga terjadi di SDN 003 Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, pada Senin, 13 Januari 2025. Sebanyak 29 murid dilaporkan sakit dan diare setelah mengonsumsi makanan dari program ini.

Tak hanya itu, delapan murid SDN 7 Tebing Tinggi juga mengalami sakit perut usai menyantap menu MBG kloter ketiga yang diluncurkan pada Senin, 17 Februari 2025.

Masalah kualitas makanan juga terjadi di Empat Lawang, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 18 Februari 2025.

Di Empat Lawang, ulat belatung ditemukan dalam porsi makanan yang dibagikan kepada siswa, sementara di Labuan Bajo, belatung dan buah membusuk ditemukan dalam makanan untuk siswa SMP Negeri 1 Komodo.

“Ini menunjukkan betapa lemahnya pengawasan dalam program ini. Bagaimana mungkin makanan yang seharusnya bergizi justru membahayakan kesehatan anak-anak?” tegas Penrad.

Selain masalah kualitas, Penrad juga menyoroti ketidaktepatan sasaran program. Menurutnya, program ini diberikan kepada semua anak sekolah tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga.

“Tidak semua anak-anak itu masuk dalam kategori penerima subsidi makan bergizi gratis. Seharusnya ada skema dan mekanisme lain yang betul-betul diperhitungkan sehingga anak-anak dari keluarga ekonomi bawah yang mendapatkannya,” ujarnya.

Penrad juga mengingatkan potensi korupsi dalam program ini.

“Dana yang digelontorkan sangat besar sekali. Namun, skema yang tidak tertib dan tanpa mekanisme pengawasan yang ketat justru membuka ruang untuk korupsi,” tegasnya.

Diketahui, pemerintah telah menetapkan biaya makan bergizi gratis sebesar Rp 10.000 per porsi, turun dari rencana awal Rp 15.000 per porsi.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengurangan tersebut dilakukan karena keterbatasan kemampuan fiskal. Dengan penyesuaian ini, anggaran program MBG diperkirakan mencapai Rp 51,53 triliun.

Ia meminta pemerintah untuk mengevaluasi program ini secara menyeluruh.

“Harus ada perbaikan sistem, mulai dari mekanisme distribusi, pengawasan kualitas makanan, hingga penentuan sasaran yang lebih tepat,” tandas Penrad.(Tim)

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka menyukseskan Program Akselerasi Pemberantasan narkoba yang digalakkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH).

Rutan Kelas I Medan melakukan koordinasi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan Polrestabes Medan. Kamis (27/2/25). Pertemuan ini bukan sekedar agenda rutin, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama untuk menutup ruang gerak peredaran narkoba dan penegakan hukum.

Koordinasi ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan Rutan juga Pengawasan dan Penegakan Hukum, BNN dan Polrestabes sering berperan dalam memberikan pengawasan di lingkungan Rutan/Lapas. Kerja sama ini juga termasuk upaya penegakan hukum tentang penyalahgunaan narkoba.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa, “Selain pencegahan, Pendekatan Rehabilitasi juga dapat dilaksanakan, sinergitas ini juga bisa mencakup program rehabilitasi bagi narapidana yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.” Ujar Andi.

“Kerja sama ini merupakan bukti komitmen semua pihak untuk saling bersinergi dalam bidang P4GN, khususnya pengendalian peredaran narkoba. Penanggulangan narkoba harus dikerjakan bersama sama sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik antar Aparat Penegak Hukum (APH).” Tambah Andi.

BNN berperan dalam memberikan layanan rehabilitasi medis dan psikologis, sedangkan Polrestabes dan Rutan berperan dalam pengawasan dan memberikan dukungan terhadap program rehabilitasi tersebut.

Kemudian, Pertukaran Informasi dan Koordinasi antara BNN, Polrestabes, dan Rutan perlu saling bertukar informasi terkait dinamika untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. Melalui sinergitas yang solid ini, diharapkan dapat tercapai pengelolaan rutan yang lebih baik.(Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan  – Menjelang bulan suci Ramadhan, Polda Sumatera Utara mengajak mahasiswa, aliansi BEM, dan organisasi kepemudaan (OKP) menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di wilayah Sumatera Utara.

Acara yang berlangsung di Aula Tribrata Mapolda Sumut ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari berbagai institusi, termasuk Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, serta jajaran TNI, Kejaksaan, BNN, dan instansi lainnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan instansi terkait terhadap masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

“Hari ini, Polri bersama OKP, aliansi mahasiswa, dan rekan-rekan BEM Sumatera Utara mengadakan bakti sosial dengan menyalurkan kurang lebih 12.313 paket sembako ke seluruh wilayah Sumatera Utara,” ujar Whisnu saat doorstop di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (27/2/2025).

Bantuan sosial yang disalurkan dalam kegiatan ini berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, tepung terigu, gula pasir, dan minyak goreng. Penyaluran dilakukan melalui jajaran kepolisian di tingkat Polda, Polres, hingga Polsek. Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional, melibatkan 36 Polda dan lebih dari 500 Polres di seluruh Indonesia.

Kapolda menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga bentuk sinergi antara Polri, TNI, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan DPRD dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang Ramadhan. “Ini adalah kerja sama dan kolaborasi kami untuk memastikan situasi tetap kondusif, menjelang bulan suci Ramadhan,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan, Polda Sumut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan pemuda, untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan harmonis selama bulan suci.

Kapolda berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara kepolisian, mahasiswa, serta masyarakat luas, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan sosial ke depan.

Dengan adanya sinergi ini, Polda Sumut optimis bahwa pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan dapat berjalan dengan aman dan damai. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com –  Karo – Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Karo berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.S(45), warga Medan Tembung, dalam kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan pada Senin(24/02/2025), sekitar pukul 13.00 WIB, di sebuah rumah kontrakan di Gang Rudang Mayang, Desa Tigapanah, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, mengungkapkan bahwa tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. “Petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujar Kapolres.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa tiga paket plastik klip berisi sabu seberat 7,62 gram, dua bal plastik klip kosong, dua pipet plastik sebagai sekop, satu kotak plastik putih, satu timbangan elektrik, satu plastik assoy merah, dan satu unit ponsel Android merk Vivo warna biru. Sabu tersebut ditemukan dalam sebuah kotak plastik putih yang disimpan di kantong celana tersangka, sementara alat bantu lainnya ditemukan di kamar tidurnya.

Setelah menemukan barang bukti tersebut, petugas langsung membawa tersangka dan barang bukti ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas,” tambah Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 114 ayat 2 Undang Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Polres Tanah Karo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwajib.( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com -;Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan sosial dalam rangka menyambut bulan suci ramadan. Pemberian bantuan ini juga dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan para pejabat TNI-Polri.

Total 161.411 Paket Yang di Bagikan dengan rincian 17.250 bantuan sosial (bansos) dibagikan kepada 55 elemen mahasiswa seluruh Indonesia. Di mana, di polda jajaran turut dibagikan bansos sebanyak 144.161 paket.

Paket bansos yang diberikan tersebut berisi  mie instan, beras, tepung terigu, gula pasir, dan minyak goreng.

“Hari ini kita mendapatkan kesempatan bersama-sama berkumpul hari ini dalam rangka menghadapi bulan suci ramadan 1446 Hijriah dan hari ini secara serentak kita akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial bersama, gabungan bersama TNI, Polri dan seluruh OKP aliansi mahasiswa dan rekan-rekan BEM,” ungkap Kapolri di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/25).

Kapolri pun menyapa sejumlah perwakilan Polda untuk memastikan kesiapan pemberian bansos di daerah-daerah. Dengan begitu, bansos ini dapat dirasakan manfaatnya secara menyeluruh di tiap daerah.

“Saya kira ini tentunya bentuk dari kebersamaan antara TNI-Polri, dan stakeholder, pejabat di daerah, bersama-sama dengan elemen pemuda, elemen mahasiswa,” ujar Kapolri.

Diungkapkan Jenderal Sigit, kegiatan ini diharapkan dapat dipertahankan. Selain itu, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu pemenuhan kebutuhan menjelang bulan suci ramadan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan  – Tim Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut bersama TNI menggerebek lokasi perjudian di kawasan Medan Country Club, Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/2) siang.

Penggerebekan ini dilakukan atas dugaan adanya praktik perjudian jenis dadu di lokasi tersebut. Namun, operasi tersebut sempat mengalami hambatan akibat perlawanan dari ratusan warga yang melakukan blokade jalan serta membakar ban bekas untuk menghalangi aparat gabungan memasuki lokasi.

Meski mendapat perlawanan, tim tetap bergerak menuju titik sasaran yang berada sekitar dua kilometer dari jalan utama dengan kondisi medan yang cukup curam. Namun, saat tiba di lokasi, aparat tidak menemukan aktivitas perjudian karena lokasi tersebut telah dikosongkan lebih dulu. Diduga, informasi terkait penggerebekan telah bocor sebelum petugas tiba di tempat.

Meski demikian, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aktivitas perjudian. Beberapa barang yang diamankan antara lain satu unit mesin tembak ikan, lima buah terpal alas untuk permainan dadu, enam set dam batu, serta peralatan lain yang biasa digunakan dalam praktik perjudian.

Selain itu, petugas juga mengamankan dua unit kendaraan, yakni satu mobil Mitsubishi Kuda dan satu mobil pickup Grandmax. Tak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah dokumen pribadi milik seseorang bernama Budi Cailus, termasuk KTP, SIM, kartu ATM serta uang tunai berjumlah Rp 1.220.000. Polisi akan menelusuri keterlibatan pemilik identitas tersebut dalam kasus ini.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono, melalui Kasubdit III Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, membenarkan adanya penggerebekan ini. Ia menjelaskan bahwa tim mengalami kendala saat menuju lokasi akibat aksi penghadangan oleh masyarakat setempat.

“Tim yang bertugas sempat dihadang oleh warga dengan memblokade akses jalan serta membakar ban bekas. Akibatnya, ketika petugas tiba, lokasi sudah kosong,” ujar Jama, Kamis (27/2).

Dari hasil penyelidikan awal, lokasi perjudian ini diduga dikelola oleh seorang pria berinisial AF. Hingga saat ini, AF masih dalam pengejaran aparat gabungan. “AF disebut sebagai pemilik atau pengelola lokasi perjudian tersebut. Saat ini, personel sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran untuk mengamankannya,” tambah Jama.

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, menegaskan bahwa Polda Sumut bersama Kodam I/BB berkomitmen untuk terus memberantas praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara.

“Kami tidak akan mentolerir aktivitas perjudian yang meresahkan masyarakat. Operasi seperti ini akan terus dilakukan, dan kami meminta masyarakat untuk tidak melakukan perlawanan terhadap aparat yang bertugas,” tegasnya.

Hingga kini, Polda Sumut terus melakukan koordinasi dengan Polsek Pancur Batu untuk memantau situasi di lokasi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar melaporkan jika masih ada aktivitas perjudian di wilayahnya.

“Kami harap masyarakat dapat bekerja sama dalam memberantas penyakit masyarakat ini. Jangan ragu untuk melaporkan kepada kami jika menemukan adanya aktivitas perjudian di lingkungan sekitar,” pungkas Yudhi. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Training of Trainer (ToT) bagi Tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) guna meningkatkan literasi keuangan dalam sektor pertanian. Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster Pertanian sebagai strategi penguatan ekonomi berbasis kelompok usaha.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Deli Serdang ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Timur Tumanggor, serta Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Sumatera Utara, Yovvi Sukandar.

Dalam sambutannya, Yovvi Sukandar menekankan peran strategis tenaga PPL dalam membantu petani memahami akses pembiayaan yang tepat guna. “Dengan pemahaman yang lebih baik tentang skema pembiayaan, petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Sekda Deli Serdang, Timur Tumanggor, juga menegaskan bahwa ToT ini diharapkan dapat membekali tenaga PPL dengan pemahaman lebih mendalam mengenai pengelolaan keuangan dan usaha tani. “PPL diharapkan menjadi fasilitator yang handal dalam mengedukasi petani agar dapat mengakses KUR secara optimal,” katanya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari OJK Sumut, Bank Sumut, dan BPJS Ketenagakerjaan yang membahas akses keuangan, mekanisme KUR Klaster Pertanian, serta pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja sektor pertanian. Selain itu, OJK juga memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan judi online sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko keuangan.

Melalui kegiatan ini, OJK dan para pemangku kepentingan berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di sektor pertanian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. ( Mabhirink Gutul)