RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Medan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan terhadap industri asuransi setelah menemukan enam perusahaan asuransi menghadapi masalah keuangan dan masuk dalam kategori pengawasan khusus.

Langkah ini dilakukan untuk melindungi kepentingan pemegang polis dan menjaga stabilitas industri perasuransian di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan bahwa otoritas telah mengambil langkah proaktif dengan memasukkan keenam perusahaan tersebut dalam pengawasan khusus sejak 25 Februari 2025.

“Kami terus melakukan berbagai upaya agar perusahaan yang berada dalam pengawasan ini bisa memperbaiki kondisi keuangannya demi kepentingan pemegang polis,” ujar Ogi dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Februari 2025, Selasa (04/03/2025)

Namun, Ogi belum mengungkap identitas keenam perusahaan tersebut.

Selain perusahaan asuransi, OJK juga menempatkan 11 dana pensiun dalam pengawasan khusus, menunjukkan adanya tekanan di sektor keuangan yang lebih luas.

Dari 1 hingga 25 Februari 2025, OJK telah memberikan 60 sanksi administratif kepada lembaga jasa keuangan (LJK) di sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun. Rinciannya:

45 sanksi peringatan atau teguran

15 sanksi denda, yang beberapa di antaranya disertai dengan teguran tambahan

Baca Juga: Mulai 11 Maret, Tol Tanjung Pura–Pangkalan Brandan Beroperasi Tanpa Tarif

Langkah tegas ini menegaskan komitmen OJK dalam memastikan kepatuhan pelaku industri terhadap regulasi.

Meskipun terdapat tantangan, Ogi mencatat bahwa aset industri asuransi masih mengalami pertumbuhan. Pada Januari 2025, total aset di sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) mencapai Rp 1.146,47 triliun, naik 2,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sektor asuransi komersial, total aset mencapai Rp 925,91 triliun, meningkat 2,53 persen secara tahunan. Namun, pendapatan premi justru mengalami penurunan.

Baca Juga: Wali Kota Medan Rico Waas Lanjutkan Pembangunan, Ini 10 Program Prioritas

Pada Januari 2025, total pendapatan premi industri asuransi tercatat Rp 34,76 triliun, turun 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com.- Medan – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Selasa sore (5/3), petugas menemukan modus operandi dengan menggunakan mobil pick-up yang telah dimodifikasi tangkinya.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menyita satu unit mobil pick-up, tiga mesin pompa tangki, serta dua baby tank berisi solar dalam jumlah besar yang digunakan dalam aksi ilegal ini.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut segera melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap dua pelaku yang tengah mengisi BBM bersubsidi dengan cara yang tidak sesuai aturan.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan mobil pick-up yang telah dimodifikasi dengan tambahan tangki berkapasitas besar serta dilengkapi mesin pompa. Mereka menempatkan baby tank berkapasitas 1.000 liter di dalam bak mobil, yang berfungsi sebagai wadah penyimpanan solar yang telah mereka sedot dari tangki utama kendaraan menggunakan pompa khusus.

“Pelaku beroperasi seolah-olah sebagai pengguna BBM solar biasa. Setelah mengisi BBM subsidi di SPBU, mereka menggunakan pompa yang terpasang untuk memindahkan solar dari tangki kendaraan ke baby tank. Saat penangkapan, kami mengamankan dua orang, yakni sopir dan kernet, yang kini tengah diperiksa lebih lanjut,” ujar Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Muhammad Alan Haikel.

Lebih lanjut, AKBP Alan mengungkapkan bahwa dalam setiap transaksi, pelaku menggunakan barcode berbeda yang selalu diganti setiap kali mengisi BBM di SPBU. Selain barcode, mereka juga memalsukan plat nomor kendaraan agar sesuai dengan barcode yang digunakan, sehingga aksi mereka sulit dideteksi. Dengan modus ini, mereka dapat membeli solar subsidi dalam jumlah besar tanpa terdeteksi sistem pengawasan.

Diduga kuat, solar subsidi yang mereka kumpulkan dijual kembali ke sejumlah perusahaan dengan harga jauh lebih tinggi dibanding harga subsidi yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan perhitungan awal, pelaku diperkirakan mampu mengisi baby tank berkapasitas 1.000 liter berulang kali dalam sehari, dengan beroperasi di beberapa SPBU berbeda.

Saat ini, Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara masih terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih luas. Polisi tengah menelusuri kemungkinan adanya sindikat yang mengendalikan operasi ilegal ini, termasuk pihak yang berperan sebagai pemasok maupun pembeli solar subsidi yang diselewengkan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG, M. Kes mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengendalian inflasi tahun 2025 secara virtual di ruang Karo Command Center (KCC) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo. Selasa, (04/03/25).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dari Ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring. Dalam pemaparannya, Mendagri menyampaikan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 3 Maret 2025. Data tersebut menunjukkan bahwa perkembangan inflasi nasional pada Februari 2025 mengalami deflasi sebesar -0,09% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Februari 2024, serta -0,48% secara bulanan (month-to-month) dibandingkan Januari 2025.

Mendagri menilai bahwa meskipun terjadi deflasi, kondisi daya beli masyarakat masih berada dalam kategori cukup baik. “Secara pribadi, saya melihat data ini tidak mengkhawatirkan, karena kemampuan daya beli masyarakat relatif cukup baik,” ujar Tito Karnavian.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan deflasi pada Februari 2025. Beberapa di antaranya adalah adanya diskon tarif listrik, peningkatan produksi cabai merah dan cabai rawit, penurunan harga jagung di tingkat peternak, penyesuaian tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di beberapa wilayah, serta penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. “Kondisi ini menunjukkan bahwa penyesuaian harga komoditas dan kebijakan pemerintah turut berperan dalam tren deflasi bulan ini,” jelas Amalia.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama di Kabupaten Karo.

Turut hadir mendampingi Bupati Karo unsur perwakilan Forkopimda Kab. Karo, Plh. Sekretaris Daerah Kab. Karo, Dr. Drs. Edi Surianta, M. Pd, Asisten II Sekretariat Daerah Kab. Karo, Drs. Dapatkita Sinulingga, Kepala BPS Kab.Karo Ratnauli Naibaho, perwakilan Bulog, dan pimpinan OPD terkait.

(Diskominfo)

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut memberikan extrafooding kepada warga binaan muslim selama bulan Ramadhan. Pembagian ini dimulai sejak awal bulan puasa yang jatuh pada hari Sabtu (1/3) sampai dengan sekarang, Selasa (4/3).

Pemberian extrafooding ini dilaksanakan sesuai surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Dalam edaran ini, besaran kalori extrafooding sebesar kurang lebih 200 kalori. Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyebutkan bahwa extrafooding ini merupakan menu tambahan sebagai menu buka puasa.

“Kami memberikan extrafooding kepada seluruh warga binaan yang menjalankan ibadah puasa. Extrafooding ini diberikan selama 1 bulan full, sebagai tambahan untuk berbuka puasa” ujar Karutan.

Extrafooding terdiri dari beberapa menu diantaranya bubur sumsum, kolak pisang/ubi, paket takjil (teh manis & roti), bubur kacang hijau, tehmanis & kurma, beserta sop buah. Menu ini diberikan secara bergiliran setiap harinya. Salah seorang warga binaan menyampaikan bahwa pemberian extrafooding ini menjadi penyemangat dan penyegar dahaga saat berbuka. “extrafooding menjadi penyemangat bagi kami seperti istilah berbukalah dengan yang manis-manis dan melalui pemberian extrafooding ini menjadi menu buka puasa bagi kami semua,” ungkapnya.

Selain pemberian extrafooding, distribusi makanan bagi warga binaan muslim pun disesuaikan dengan waktu sahur dan buka puasa. Karutan memastikan bahwa warga binaan terjamin tetap dapat melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkapkan temuan mengejutkan terkait praktik monopoli dan usaha tidak sehat yang terjadi di pasar pangan menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam survei yang dilakukan di tujuh wilayah, termasuk Medan, Lampung, dan Yogyakarta, KPPU menemukan bahwa mayoritas komoditas pangan dijual dengan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Demikian dikatakan Direktur Ekonomi KPPU, Mulyawan Ranamanggala,kepada media melalui konfirmasi pers virtual, Selasa (4/3/25).

Direktur Ekonomi KPPU, Mulyawan Ranamanggala, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini sangat signifikan, terutama menjelang Ramadan ketika permintaan pangan meningkat tajam.

Menurutnya, beberapa komoditas yang terpantau mengalami lonjakan harga mencakup beras medium, telur ayam, bawang putih, dan minyak goreng.

“Telur ayam dan cabai rawit menjadi sorotan utama dengan kenaikan harga yang mencengangkan. Cabai rawit tercatat mengalami deviasi harga hingga 50 persen dari HET, sementara telur ayam melonjak hingga 70 persen,”katanya.

KPPU mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah strategis guna mengatasi kelangkaan pasokan dan mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali.

Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, termasuk pengawasan harga, operasi pasar, dan penindakan tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga. ( Mabhirink Gutul)

 

 

 

Rimbunnews–.com – Sergai –  Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Jhon Sitepu, S.IK, M,H melalui Wakapolres Kompol Mukmin Rambe, S.H bersama personel Polres Sergai melaksanakan pembagian takjil kepada masyarakat pengguna jalan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H / 2025 M, di Depan Mako Polres Sergai Dusun I Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Sumatera Utara, Selasa (4/3) Pukul.17.00 Wib.

Pembagian takjil dilakukan kepada para pengendara yang melintas di depan Mako Polres Sergai dengan jumlah total 100 bungkus terdiri dari, 50 Cup Bubur Kacang Hijau, dan Air Mineral, serta, 50 paket berisi kue Kurma, dan Air Mineral.

Selain membagikan takjil personel juga memberikan teguran lisan kepada pengendara roda dua yang tidak mengenakan helm serta mengimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan

Wakapolres Kompol Mukmin Rambe menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur di bulan suci Ramadhan serta untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat

“Masyarakat juga diminta untuk terus mendoakan serta mendukung Polri agar selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Serdang Bedagai”, Tuturnya.

Terpisah, Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi, S.H, M.H menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari program kepedulian sosial Polres Serdang Bedagai dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain berbagi dengan masyarakat kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat serta mengedukasi pentingnya tertib berlalu lintas.

berharap dapat memberikan manfaat bagi pengguna jalan yang sedang menjalankan ibadah puasa Selain itu kami juga mengingatkan para pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama”, Ujarnya.

“Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan baik dalam bentuk berbagi takjil, maupun kegiatan sosial lainnya sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat”, Pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan, Kabag Ops Polres Sergai Kompol Hendro Sutarno, Kasat Narkoba AKP Iwan Hermawan, Kasat Samapta Iptu Maruli Sihombing, KBO Sat Narkoba Iptu Dinda Irna, Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Sergai Ipda Marsidi, Kanit 2 Narkoba Polres Sergai Iptu Pranata, Kanit Turjawali Sat Lantas Ipda Naek Simanungkalit, Ps. Kasi Humas Iptu Zulfan Ahmadi, S.H M.H, dan Personel Polres Sergai lainnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai – Polres Serdang Bedagai (Sergai) menindak tegas para remaja yang melakukan aktivitas “asmara subuh” di bulan Ramadhan.

Sebanyak 56 kendaraan bermotor ditilang dalam razia yang digelar di Lapangan Alun-Alun Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, pada Selasa (4/3/2025) pagi.

Razia yang di pimpin KBO lantas Ipda Juarno ini dilakukan sebagai bagian dari patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M.

Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi SH, menjelaskan,petugas gabungan Polres Sergai tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB dan mendapati puluhan remaja berkumpul dan berkendara dengan knalpot brong yang memekakkan telinga.

“Sat lantas Polres Sergai melakukan penindakan tegas berupa penilangan karena mereka melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak memakai helm dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar,” ujar PS. Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Zulfan Ahmadi.

Dari 56 kendaraan yang ditilang, 26 pengendara tidak mengenakan helm, 20 kendaraan menggunakan knalpot brong, dan 10 kendaraan tidak memiliki plat nomor.

Selain itu, 30 pelanggar membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut.

“Personel juga memberikan imbauan dan membubarkan kerumunan remaja yang tidak memiliki tujuan positif di alun-alun,” tambah Iptu Zulfan.

Menurut Iptu Zulfan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Sergai untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan.

Diharapkan, tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di kemudian hari. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Kutalimbaru – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru bergerak cepat menindaklanjuti kabar viral di media sosial yang menyebut adanya praktik perjudian mesin tembak ikan dan peredaran narkoba di Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera (BTS), Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Namun, setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut tidak terbukti.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Banuara Manurung melalui Kanit Reskrim Iptu Maruba Budianto Sinaga mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan ke lokasi setelah menerima informasi.

“Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru bergerak sekitar pukul 21.00 WIB ke Blok H Perumahan Sampe Cita, didampingi Kadus II Sukur Sembiring. Namun, saat dilakukan pengecekan, tidak ditemukan satu pun mesin judi tembak ikan maupun indikasi peredaran narkoba,” ungkap Iptu Maruba, Selasa (4/3/2025).

Tak berhenti di situ, satu jam kemudian tim kembali turun ke Blok Y, kali ini bersama Kadus VI Ani Br Turnip. Lagi-lagi, hasilnya nihil. Polisi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan judi maupun transaksi narkoba di lokasi yang disebut dalam pemberitaan.

Polisi juga mendatangi rumah seorang warga berinisial H alias HAL alias LiN di Dusun VI Blok Y, yang disebut sebagai tempat aktivitas mencurigakan. Namun, yang bersangkutan tidak ada di rumahnya.

“Warga sekitar membenarkan bahwa di rumah tersebut sering ada orang berkumpul. Tapi tempat itu ternyata hanya sebuah kedai kopi, bukan sarang perjudian ataupun narkoba,” jelas Iptu Maruba.

Sebagai langkah preventif, Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru menggandeng perangkat desa dan warga untuk bersama-sama mengawasi lingkungan agar terbebas dari perjudian dan narkoba.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala dusun dan Bhabinkamtibmas untuk terus memantau wilayah tersebut. Jika ada indikasi perjudian atau peredaran narkoba, kami harap warga segera melaporkannya ke Polsek Kutalimbaru,” tegasnya. ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila ( PAC – PP ) Medan Tuntungan bagikan ratusan paket takjil  di Simpang Tuntungan Medan , Selasa (04/03/2025)

Ketua PAC PP Medan Tuntungan , Sempurna Sembiring menyampaikan, seperti tahun- tahun sebelumnya, setiap pelaksanaan bulan Suci Ramadhan, Pemuda Pancasila Medan Tuntungan terus berbagi takjil kepada masyarakat Medan Tuntungan serta masyarakat yang melintas di wilayah Medan Tuntungan.

Hal ini Kita lakukan, kata sosok pemimpin dermawan ini, rutin setiap tahun dan  sudah menjadi agenda tahunan  bagi kita dan bukan sekali saja tapi setiap harinya selama Ramadhan , kata Sempurna Sembiring di sela – sela memberikan Takjil kepada masyarakat.

Berbagi takjil ini dilakukan selain berbagi kasih juga  memupuk tali kasih dan persaudaraan serta  ketukunan  antara umat beragama .

“Semoga Allah SWT memberkati dan juga berkat dukungan kawan seperjuangan  kegiatan ini terus berjalan dengan lancar hingga penghujung bulan Suci Ramadhan, kata Sempurna.

Sementara seorang perempuan bersama putrinya menyampaikan puji syukur kepada Allah SWT atas takjil yang diterimanya, karena rencananya dari rumah untuk membeli persiapan buka puasa , akan tetapi begitu sampai di Simpang Tuntungan mendapat bagian takjil dari Pemuda Pancasila Medan Tuntungan.

Ibu itu mengucapkan semoga Pemuda Pancasila Medan Tuntungan semakin jaya dan pengurusnya kedepan terus sehat dan berhasil terutama bapak Sempurna Sembiring selaku pemerakara kegiatan ini diberi kesehatan dan semakin sukses, kata ini itu memelas. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan – Personel Polsek Medan Tuntungan berbagi  takjil kepada pengendara menjelang berbuka puasa di Simpang Simalngkar Medan, Senin (03/03/2025).

Hal itu dilakukan untuk memupuk tali kasih dan persaudaraan yang rukun antara umat beragama di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan  Tuntungan Polrestabes Medan.

Pembagian takjil tersebut dipimpin langsung oleh  Kapolsek Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya bersama personel di Simpang Simalingkar kepada warga yang melintas di wilayah tersebut.

Selain membagikan takjil, kata Kapolsek yang ramah dan santun kepada warga itu, personel Polsek Medan Tuntungan juga tak lupa menyampaikan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya berharap dengan pembagian takjil ini dapat membantu masyarakat dalam berbuka puasa

Warga penerima takjil merasa bersyukur dengan adanya pembagian takjil dari Kapolsek tersebut, karena awalnya ingin membeli bukaan sekedarnya tapi ternyata Alhamdulillah ada pembagian takjil dan cukup lumayan untuk berbuka bersama keluarga, katanya

. ( Mabhirink Gutul )