RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Toba – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Toba pada Selasa malam (29/4/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Damar Toba dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumut serta pengurus Bhayangkari Daerah Sumatera Utara.

Kapolda Sumut dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 19.10 WIB untuk melaksanakan jamuan makan malam bersama, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja Kapolda Sumut di wilayah Toba, sekaligus sebagai sarana mempererat komunikasi dan koordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah.

Turut hadir dalam rombongan Kapolda Sumut antara lain Ketua Bhayangkari dan para pengurus Bhayangkari Daerah Sumatera Utara serta para Pejabat Utama Polda Sumut.

Kapolda Sumut menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat soliditas internal serta memberikan motivasi secara langsung kepada personel di wilayah. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya menjaga citra Polri dengan pelayanan yang humanis dan profesional.

“Kita ingin memastikan seluruh jajaran di wilayah tetap semangat dan konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Irjen. Pol. Whisnu Hermawan dalam kesempatan tersebut.

Jamuan makan malam berlangsung hingga pukul 21.40 WIB, dan dilanjutkan dengan istirahat malam di Labersa Hotel. Sepanjang kegiatan, pengamanan dilakukan secara optimal oleh personel Polres Toba, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga atas kunjungan Kapolda Sumut beserta rombongan. “Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Toba,” ujarnya. ( Mabhirink Goetoel)

Rimbunnews.com – Medan – Dialog Interaktif “Hallo Polisi” kembali hadir di udara melalui Studio I RRI Medan, Jalan Gatot Subroto No. 214 Medan, Rabu (30/4), pukul 15.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema yang sangat relevan dan penting bagi masyarakat, yaitu “Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara TK.II Medan”.

Acara ini menghadirkan narasumber kompeten, AKBP Dr. Evi Melva F. Manurung, MKM, selaku Kasubbidyanmeddokpol Rumah Sakit Bhayangkara TK II Polda Sumut. Dipandu oleh Penyiar RRI Medan, Dessy Utami, dialog interaktif ini berlangsung dinamis dan informatif dengan partisipasi aktif dari para pendengar.

Dalam dialog tersebut, Dr. Evi Melva menjelaskan secara detail tentang berbagai layanan unggulan yang dimiliki RS Bhayangkara TK II Medan. Rumah sakit ini tidak hanya melayani anggota Polri dan ASN, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.

“Dengan visi menjadi Rumah Sakit Bhayangkara terbaik di Pulau Sumatera tahun 2028, RS Bhayangkara terus berbenah dan berkembang sebagai fasilitas kesehatan yang modern, profesional, dan humanis.” Tegas evi

Dokter Evi juga menjelaskan beberapa layanan yang menjadi andalan di rumah sakit ini antara lain adalah Medical Check Up (MCU) untuk keperluan pemberkasan pendidikan, pekerjaan, dan ibadah haji; serta layanan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) seperti otopsi, visum, dan pengawetan jenazah.

Seluruh layanan Dokpol ini diberikan secara gratis, dibiayai oleh DIPA RS Bhayangkara TK II Medan TA. 2025, selama memenuhi syarat administratif seperti laporan kepolisian dan identitas diri.

RS Bhayangkara juga memiliki layanan Pelayanan Terpadu (PPT) bagi korban kekerasan, khususnya KDRT, yang mencakup aspek medis dan hukum secara terpadu. Selain itu, dengan adanya layanan ambulans cepat 24 jam dan IGD modern, rumah sakit ini siap melayani kasus-kasus darurat seperti kecelakaan lalu lintas kapan pun dibutuhkan. Ungkapny

Sepanjang dialog, para pendengar RRI Medan aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari syarat visum dan otopsi, biaya layanan, hingga akses masyarakat umum hingga fasilitas rumah sakit. Semua pertanyaan dijawab secara jelas dan transparan oleh Dr. Evi, yang menekankan bahwa RS Bhayangkara hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan sepenuh hati bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dialog interaktif ini berjalan lancar dan sukses, serta menjadi sarana yang efektif untuk menyosialisasikan peran penting RS Bhayangkara dalam mendukung tugas kepolisian dan pelayanan kesehatan masyarakat luas. ( Mabhirink Goetoel)

Ko

Rimbunnews.com – Sergai – Dalam rangka menghadapi situasi pada perayaan hari Buruh Internasional (Mayday) tanggal 1 Mei 2025. Kabag Ops Polres Sergai KOMPOL HENDRO S didampingi Kasat Samapta Polres Sergai IPTU MARULI SIHOMBING, Memimpin pelaksanaan Latihan Dalmas terhadap personil gabungan Polres Serdang Bedagai, bertempat di Lapangan Apel Makopolres Sergai, pada rabu (40/4/3025) sekira pukul 09.00 wib.

Pelatihan dalmas berdasarkan Perintah Bapak Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengendalian masa atau pengamanan dengan Latihan Khusus Dalmas Inti dan Tim Negosiator untuk wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.

Dalam kesempatannya, Kabag Ops Polres Sergai KOMPOL HENDRO S menyampaikan, adapun Formasi yang dilatihkan sangat mempengaruhi dalam kesiapan Personil Polres Sergai dalam menjalankan Tugas Sebagai garda terdepan dalam melakukan Pengamanan apabila yang nantinya akan ada aksi Unjuk rasa Massa oleh Buruh di Kab. Serdang bedagai, dengan kekuatan sebanyak 41 Personil yang siap Diturunkan dengan formasi yang dilatih, dari Formasi Bersaf, Formasi Berbanjar, Formasi Paruh lembing, dan Formasi Berlindung,” ujarnya.

Terpisah, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH di Makopolres Sergai (30/04/2025) menambahkan, seluruh personel Kepolisian Khususnya Polres Sergai Siap untuk bersikap profesional, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, apabila ada aksi unjuk rasa untuk menyampaikan Aspirasinya, hormati hak asasi tetapi tetap tegas dan tidak ragu dalam menegakkan hukum.

Kasi Humas mengajak Kepada Seluruh elemen masyarakat dan para Buruh untuk dapat membuktikan bahwa kita mampu menjaga Kab. Sergai yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,” tutup Zulpan.  ( Mabhirink Goetoel )

Rimbunnews.com – Sergai – Polsek Kotarih Polres Serdang Bedagai melaksanakan kegiatan monitoring serta pengidentifikasian dalam rangka menjelang hari buruh internasional (MAYDAY) pada tanggal 01 Mei 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Kotarih Aiptu EP Sianipar didampingi personil Bhabinkamtibmas Polsek Kotarih, dengan usut menggali informasi terkait perayaan hari buruh internasional (MAYDAY), dengan target beberapa karyawan maupun security pada perusahaan perkebunan yang ada di wilayah hukum Polsek Kotarih. Rabu (30/04/25)

Di mulai dari Kantor Perkebunan PT. Sri Rahayu Agung (SRA) Kotarih desa Kotarih baru Kecamatan Kotarih, Kantor Perkebunan PT.PSU Sei kari Desa Sei kari Kecamatan Kotarih, Kantor Perkebunan PT. Bandar Sumatra Indonesia desa Bandar Pinang Kebun Kecamatan Bintang Bayu, Kantor Perkebunan PT Cinta Raja Silinda Desa Silinda Kecamatan Silinda

Kanit Intelkam Polsek Kotarih Aiptu EP Sianipar menjelaskan berdasarkan hasil kegiatan, saat ini tidak ada aksi mogok kerja maupun rencana unjuk rasa dari karyawan setiap perusahaan perkebunan

Secara khusus untuk besok hari Kamis tanggal 01 Mei 2025, karyawan tidak masuk kerja (Diliburkan) selama 1 (satu) hari saja karena merupakan hari buruh internasional (MAYDAY) dan pada hari Jumat tanggal 02 Mei 2025 karyawan akan kembali bekerja secara normal.

Ps. Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Zulfan Ahmadi, SH, MH di Makopolres Sergai menambahkan, pelaksanaan kegiatan monitoring dan deteksi ini bertujuan untuk pihak Kepolisian Khususnya Polres Sergai dapat mengantisipasi sekaligus menyiapkan titik pengamanan pada Personil apabila ada kegiatan aksi unjuk rasa maupun aksi mogok kerja yang berakibat mempengaruhi situasi Kamtibmas

Dari lokasi juga, karyawan secara keseluruhan tidak ada rencana akan melakukan aksi unjuk rasa di dalam daerah ataupun aksi unjuk rasa ke luar daerah, semua karyawan akan berada di rumah masing masing memanfaatkan waktu untuk beristirahat.

Dalam kegiatan monitoring tersebut petugas yang ikut :Bhabinkamtibmas di kecamatan. Bintang Bayu Aiptu Deni SetyawanBhabinkamtibmas di Kecamatan SilindaAiptu Alexander. V. Meliala SH dan turut hadir : Korkam PT. SRA Kotarih, Asisten perk. PT PSU Sei kari Azis Anhar ZIS, Ketua SPSI Perk. PT. PSU Sei kari Turiman, Staf Perk. PT. Bandar Sumatera Indonesia Rizki, Riki Security perk. PT. Bandar Sumatera Indonesia, Edward Sembiring Humas perk. PT. Cinta raja Silinda, Sahrizal Security perk. PT. Cinta raja Silinda.

(Mabhirink Goetoel)

 

Rimbunnews com – Pancur batu – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Deli Serdang bersama KONI Pancur Batu gelar Pertandingan persahabatan dua tim legendaris Sumatera Utara (Sumut), PSDS Old Crack dan PSMS Medan Old Crack yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Deli Serdang bersama KONI Pancur Batu gelar  di lapangan sepak bola, Dusun III, Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Sabtu (19/04/2025) lalu selain  bisa kembali menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga, khususnya bidang persepakbolaan juga mengukir sejarah bagi Koni Deli Serdang pada umumnya dan Koni Pancur batu pada khususnya .

Kenapa tidak , selama salam kurun waktu tiga tahun belakangan ini  Koni Pancur batu dipimpin oleh Iptu Pol Edison Sembiring SH. Yang  juga Kanit Intel Polsek Pancur Batu, Koni Pancur batu tersebut mengalami perkembangan yang sangat pesat dan memperoleh segudang prestasi baik di daerah maupun tingkat nasional dari berbagai cabang olah raga.

Dengan demikian, Iptu Pol Edison Sembiring SH. Yang  juga Kanit Intel Polsek Pancur Batu mengajak  seluruh masyarakat agar  sama sama mendukung kegiatan koni pancur  batu agar lebih dapat ditingkatkan  perolehan prestasi tersebut, kata Edison.

Dalam kesempatan itu juga Iptu Pol edison sembiring SH sekaligus Kanit Intel Polsek Pancur batu memohon kepada bapak  Bupati Deli Serdang agar  dapat membangun lapangan bola kaki pancur batu agar bisa digunakan pasilitas olah raga dan bapak bupati langsung menanggapi dan memberi apresaisi kepada ketua Koni pancur batu terhadap kini kerjanya selaku ketua Koni pancur batu yang merupakan mantan atlit karate penyandang dan III Karate – Do.

Menurut informasi Edoliso Sembiring bahwa atlit atlit seluruh pancur batu sudah mencapai kurang lebih diatas 2500 orang .

Hal ini  mendapat apresiasi dari masyrakat pancur batu bahwa ini adalah sejarah.

Pada kesempatan itu ketua koni pancur  batu,vIpda Edison Sembiring SH yang juga Kanit Intel Polsek Pancur batu memberikan

Kenang-kenangan  kepada bapak Bupati Deli Serdang, dr Asrlil Ludin Tambunan .yg juga sekaligus kerua Koni Kabupaten Deli Serdang .

Selanjutnya juga  diserahkan .cendramata kepada  mantan mantan pemain legendaris PSMS medan dan PDDS Deli Serdang  pemain sepak bola legendaris  pancur batuan.

Kegiatan tersebut dihibur dengan artis- artis  karo dan dihadiri lebih kurang seribuan lebih penonton dalam  menyaksikan pertandingan tersebut . ( Mabhirink Goetoel )

Rimbunnews.com – Padang Sidempuan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., meresmikan Masjid Hubbul Waton yang berada di Mako Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Selasa (29/4/2025).

Acara peresmian berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Wakil Wali Kota Padang Sidempuan, Sekretaris Dewan, Danyonif 123/Rajawali, Karoops Polda Sumut, Dirkrimum Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut, serta tokoh agama dan tokoh adat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pondasi spiritual dan karakter anggota Polri, khususnya di lingkungan Satuan Brimob.

“Masjid Hubbul Waton ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan mental dan spiritual anggota, serta wadah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Saya berharap masjid ini dapat menjadi sumber inspirasi dan kedamaian,” ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan.

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., juga menyampaikan rasa syukurnya atas terselesaikannya pembangunan masjid tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas terwujudnya Masjid Hubbul Waton ini. Kehadirannya akan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkokoh jiwa korsa dan keimanan dalam melaksanakan tugas,” ungkapnya.

Masjid Hubbul Waton diharapkan menjadi sarana pembinaan rohani yang mampu memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan kepolisian, sekaligus menjalin kedekatan yang harmonis antara aparat dan masyarakat sekitar. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai –  Pada hari ini Senin, 28 April 2025 kita berkumpul dalam acara pemakaman purnawirawan Polri sebagai wujud penghormatan terakhir kepada Almarhum, Seluruh Rangkaian Kegiatan baik dari Pemberangkatan maupun Pemakaman Jenazah Almarhum Purnawirawan Polri IPTU SUHERMAN, SH / Anggota DPRD Serdang Bedagai dari Fraksi PDIP telah lancar kita laksanakan

Ujian ini sungguh mengejutkan dan menyediakan perasaan pihak kepolisian tetapi Tuhan yang Maha Esa telah menghendaki sebagai umat beragama percaya atas kuasanya selayaknya kita menerima dan ikhlas.

Kesepakatan ini atas pimpinan Polri menyatakan belasungkawa yang sedalam dalamnya dengan memanjat doa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mengampuni dosa dosa dan menempatkan almarhum yang baik.

Almarhum adalah seseorang bhayangkara yang selalu mendharma Bhakti dari dalam kepolisian bangsa dan negara dengan mengorbankan segala apa yang ada padanya yang patut menjadi suri tauladan bagi kita semua.

Mewakili Kapolres Serdang Bedagai mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah menerima bantuan dan partisipasi dalam pelaksanaan acara persemayaman dan pemakaman Almarhum.

Kami dari keluarga almarhum mengucapkan banyak terima kasih pimpinan polri terkhusus Polres Serdang Bedagai yang sudah peran serta dalam pemakaman adik kami

Mudah – mudahan keluarga yang ditinggal diberikan kesehatan, ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT.  ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews com – Munte – Pasca dilaksanakannya mediasi antara Desa Guru Benua Kecamatan Munte dan Desa Lau Simomo Kecamatan Kabanjahe pada Senin(28/4/2025), situasi Kamtibmas di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif.

Kegiatan mediasi yang dijaga ketat oleh personel Polsek Munte ini membuahkan hasil positif. Kedua belah pihak, baik warga maupun pemuda dari kedua desa, sepakat untuk mengakhiri perselisihan yang sempat memanas akibat aksi balap liar dan gesekan di media sosial. Kesepakatan bersama telah diambil bahwa segala bentuk kegiatan balap liar dihentikan, serta penggunaan media sosial harus lebih bijak untuk menghindari provokasi.

Dalam pengawasan yang dilakukan sepanjang malam, aparat keamanan, bersama perangkat desa dan para orang tua, juga memastikan penerapan kesepakatan baru, yakni kewajiban para remaja untuk kembali ke rumah masing-masing sebelum pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Munte, AKP Donal Tambunan, S.H., menyampaikan bahwa sinergi antara polisi, TNI, kepala desa, perangkat desa, orang tua, dan para remaja sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Mediasi ini menjadi contoh penyelesaian masalah secara damai. Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak, dan berharap semangat menjaga ketertiban dan persaudaraan ini terus terpelihara,” ujar AKP Donal Tambunan, S.H

Polsek Munte berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan patroli rutin di daerah perbatasan kedua desa, serta membangun komunikasi aktif dengan masyarakat guna mencegah potensi konflik serupa di kemudian hari.

Polsek Munte menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian, menjalin komunikasi yang baik antarwarga, serta segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan indikasi gangguan Kamtibmas. ( Mabhirink Goetoel )

 

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) segera menyidangkan dugaan pelanggaran kartel suku bunga di industri pinjaman online (pinjol) dalam Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Langkah ini menandai eskalasi serius atas temuan indikasi pengaturan bunga secara kolektif di kalangan pelaku usaha pinjaman berbasis teknologi.

Penyelidikan KPPU mengungkap adanya dugaan pelanggaran Pasal 5 UndangUndang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sebanyak 97 penyelenggara layanan pinjaman online yang ditetapkan sebagai Terlapor diduga menetapkan plafon bunga harian yang tinggi secara bersama-sama melalui kesepakatan internal (eksklusif) yang dibuat asosiasi industri, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Ditemukan bahwa mereka menetapkan tingkat bunga pinjaman (yang meliputi biaya pinjaman dan biaya-biaya lainnya) yang tidak boleh melebihi suku bunga flat 0,8 % per hari, yang dihitung dari jumlah aktual pinjaman yang diterima oleh penerima pinjaman yang kemudian besaran tersebut diubah menjadi 0,4% per hari pada tahun 2021.

Kami menemukan adanya pengaturan bersama mengenai tingkat bunga di kalangan pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi selama tahun 2020 hingga 2023. Ini dapat membatasi ruang kompetisi dan merugikan konsumen,” kata M. Fanshurullah Asa, Ketua KPPU .

Dalam melakukan penyelidikan, KPPU telah mendalami model bisnis, struktur pasar, hingga pola keterkaitan antar pelaku di industri pinjol. Model bisnis pinjaman online di Indonesia mayoritas menggunakan pola Peer-to-Peer (P2P) Lending, menghubungkan pemberi dan penerima pinjaman melalui platform digital.

Berdasarkan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seluruh penyelenggara wajib terdaftar dan menjadi anggota asosiasi yang ditunjuk, yaitu AFPI. Namun, struktur pasar menunjukkan cukup tingkat konsentrasi tinggi. PerJuli 2023, terdapat 97 penyelenggara aktif, dengan dominasi pasar terpusat pada beberapa pemain utama, antara lain: KreditPintar (13% pangsa pasar), Asetku (11%), Modalku (9%), KrediFazz (7%), EasyCash (6%), dan AdaKami (5%). Sisanya tersebar pada pemain-pemain dengan pangsa minor. Konsentrasi pasar diduga semakin kuat dengan adanya afiliasi kepemilikan atau hubungan mereka dengan platform e-commerce.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemberkasan, KPPU melalui Rapat Komisi tanggal 25 April 2025 memutuskan untuk menaikkan kasus ini ke tahap Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan. Agenda sidang ini bertujuan menyampaikan dan menguji validitas temuan, serta membuka ruang pembuktian lebih lanjut.

Jika terbukti melanggar, para pelaku usaha dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda hingga 50% dari keuntungan dari pelanggaran atau hingga 10% dari penjualan di pasar bersangkutan dan selama periode pelanggaran.

KPPU menekankan bahwa penanganan kasus ini merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem persaingan usaha yang sehat di sektor keuangan digital. Industri fintech dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong inklusi keuangan, sehingga praktik-praktik anti-persaingan harus dihentikan dan dicegah sejak dini karena berdampak luar biasa bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat kecil dan menengah.

Hal tersebut dapat dilihat dari ukuran pasar ini yang cukup signifikan dimana hingga pertengahan bulan 2023 telah tercatat sebanyak 1,38 juta pemberi pinjaman aktif, 125,51 juta akun peminjam terdaftar, dengan akumulasi pinjaman yang telah diberikan mencapai Rp 829,18 triliun. Bahkan menurut Bank Dunia, Indonesia memiliki credit gap (kesenjangan kredit) atau kebutuhan pembiayaan yang tidak terpenuhi oleh lembaga keuangan tradisionalyang mencapai Rp 1.650 triliun pada tahun 2024.

Ini menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan industri pinjaman online di Indonesia. KPPU memperkirakan, eskalasi perkara ini berpotensi membawa konsekuensi besar bagi lanskap pinjaman online di Indonesia.

“Melalui penegakan hukum ini, KPPU meminta agar regulator dapat memperbaiki revisi standar industri, memperketat kontrol terhadap asosiasi, mengubah pola bisnis pinjol, hingga memicu penurunan bunga pinjaman ke tingkat yang lebih kompetitif. Dari sisi konsumen, penegakan hukum ini menjadi sinyal positif terhadap perlindungan hak peminjam dan efisiensi biaya layanan keuangan digital,” jelas Ifan, sapaan akrab Ketua KPPU.

Hingga rilis ini dikeluarkan, KPPU masih menggagendakan susunan Tim Majelis yang akan memeriksa dan jadwal sidang perdana perkara tersebut. ( Rel )

Rimbunnews.com, Toba – Anggota MPR RI, Pdt. Penrad Siagian menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Kantor Bupati Toba, Sumatra Utara (Sumut).

Kegiatan ini dihadiri oleh kelompok Pemuda Toba serta Punguan Siagian Toba yang secara aktif mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam kegiatan tersebut, Penrad Siagian menegaskan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan—yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

Ia menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi nafas hidup seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila membentuk identitas bangsa, menuntun perilaku warga negara, dan menjadi dasar moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilainya harus kita hidupi dan amalkan setiap hari,” ujar Penrad dalam paparannya.

Ia mengurai lima peran penting Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pertama, Membangun Identitas Bangsa: Pancasila menjadi landasan bagi pembentukan identitas bangsa Indonesia, yang mencakup nilai-nilai, norma, dan prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi.

Kedua, Menjaga Persatuan dan Kesatuan: Pancasila mendorong persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengakui dan menghormati keanekaragaman budaya, agama, dan suku bangsa.

Ketiga, Mendorong Pembangunan yang Berkeadilan: Pancasila menekankan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga pembangunan diarahkan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

Keempat, Meningkatkan Partisipasi Warga Negara: Pancasila mendorong partisipasi aktif warga negara dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan, sehingga tercipta pemerintahan yang demokratis dan transparan.

Kelima, Membangun Moral dan Etika: Pancasila mengandung nilai-nilai moral dan etika yang menjadi pedoman bagi perilaku warga negara, sehingga tercipta masyarakat yang berakhlak mulia dan berintegritas.

Lebih lanjut, Penrad juga menggarisbawahi pentingnya Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar pemersatu dalam keberagaman.

Menurutnya, semangat toleransi dan saling menghormati perlu terus dipupuk demi menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

“Dengan demikian, Pancasila sebagai dasar negara memainkan peran penting dalam membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, adil, dan sejahtera,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Penrad berharap agar generasi muda, khususnya di Toba, menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen terhadap keindonesiaan di tengah tantangan zaman.

Menanggapi itu, salah satu peserta, Baja Panggabean menanyakan tentang aturan pendirian rumah ibadah dan apakah memungkinkan aturan tersebut dihapus.

Menanggapi hal ini, Anggota MPR RI, Penrad Siagian menegaskan jika aturan itu dihapus, akan ada kekosongan hukum yang memungkinkan terjadi persekusi lebih besar terhadap gereja dan kelompok minoritas lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Baja Panggabean yang hadir dalam kegiatan itu menyatakan dukungannya terhadap sikap Penrad Siagian.

“Maka hari ini saya mendukung revisi aturan tersebut menjadi Perpres dengan menghilangkan peran-peran FKUB dalam memberikan rekomendasi pendirian rumah ibadah. Sering kali FKUB menjadi penghalang bagi warga negara untuk mendirikan rumah ibadah,” tegas Baja.[]