RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com, Medan – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi melalui program strategis nasional Koperasi Merah Putih yang menargetkan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan sebagai instrumen utama pemberdayaan masyarakat. Untuk mempercepat implementasi, Gubernur Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (30/4/2025).
Kegiatan ini dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, termasuk Bupati Karo Brigjen. Pol. (Purn.) DR. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, yang hadir bersama Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo dan kepala dinas terkait. “Koperasi adalah wadah gotong royong ekonomi rakyat. Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, kita dorong percepatan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa Pemkab Karo akan segera mengoordinasikan lintas OPD serta pemerintah desa untuk memastikan pembentukan koperasi berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami siap bergerak bersama perangkat desa agar manfaat program ini benar-benar dirasakan dari bawah,” tambahnya. Menurutnya, koperasi menjadi jawaban atas tantangan pembangunan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga, tetapi bagian dari transformasi ekonomi nasional. Ia menyoroti dominasi tengkulak dalam rantai distribusi hasil tani. “Kalau kami lihat ada sekitar Rp300 triliun perputaran uang di tengkulak. Mereka membeli produk petani dengan harga murah. Lewat Koperasi Merah Putih, kita berantas itu,” tegas Budi Arie.
Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menyatakan kesiapan daerahnya menjalankan program ini, mengingat Sumut memiliki 6.110 desa dan kelurahan yang berpotensi besar. “Kalau satu koperasi mendapat Rp5 miliar, berarti ada sekitar Rp30 triliun lebih putaran uang bertambah di Sumut, dan itu terjadi di desa,” ujar Bobby.
Bupati Karo menyampaikan bahwa Kabupaten Karo memiliki banyak potensi ekonomi di sektor pertanian dan pariwisata yang belum tergarap maksimal. Dengan dukungan kelembagaan koperasi yang kuat dan partisipatif, potensi-potensi ini menurutnya bisa menjadi sumber pertumbuhan baru yang berpihak kepada masyarakat desa. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Kepala BI Sumut, dan pejabat Kemenkop UKM sebagai langkah awal mewujudkan desa mandiri dan sejahtera berbasis koperasi.(anta)

 

Rimbunnews.com, Karo – Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Karo salah satunya adalah penanggulangan bencana. Masyarakat Kabupaten Karo yang berada pada kawasan rawan bencana perlu mendapatkan informasi dan edukasi terkait bencana. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat dalam mengadapi bencana serta mengurangi resiko bencana pada masyarakat Karo.

Hal ini disampaikan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo Juspri M. Nadeak pada kegiatan sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana kepada masyarakat desa Perteguhan di jambur Desa Perteguhan Kecamatan Simpang Empat, Selasa (29/4/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo mengatakan, “disela-sela kesibukan Bupati dan Wakil Bupati Karo dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada di Kabupaten Karo dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Karo, penyelenggaraan penanggulangan bencana tetap menjadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati Karo. Kegiatan sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana ini merupakan salah satu kegiatan yang termasuk dalam program 100 hari kerja Bupati Karo, Antonius Ginting dan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan dan kegiatan unggulan dari BPBD Kabupaten Karo. Untuk mensukseskan sosialisasi ini, BPBD Kabupaten Karo bekerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana, PVMBG dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo.”

“Sosialisasi ini, juga sebagai langkah meningkatkan pengetahuan masyarakat serta pemahaman dalam berkoordinasi untuk penanggulangan bencana dengan respon dan gerak cepat di desa,”lanjutnya.

Komunikasi dan edukasi ini merupakan salah satu upaya pendidikan mitigasi bencana bagi warga Desa Perteguhan yang berada pada daerah rawan bencana terutama Gunung Sinabung yang ada kemungkinan mengalami dampak erupsi lagi di waktu mendatang. Selama ini ada 4 kecamatan di Kabupaten Karo yang berada pada kawasan rawan bencana Gunung Sinabung. Selain Desa Perteguhan, BPBD Kabupaten Karo juga akan melaksanakan sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana kepada masyarakat desa Doulu pada hari Rabu pagi, 30 April 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Jasura Pinem sebagai narasumber memberikan informasi dan edukasi bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada korban bencana seperti patah tulang dan luka bakar.

Armen Putra sebagai perwakilan dari PVMBG pos pemantau Gunung Sinabung menyampaikan perkembangan terbaru dari aktivitas Gunung Sinabung yang saat ini masih berada pada level dua atau waspada dan memberikan infromasi serta edukasi kepada warga Desa Perteguhan terkait perkembangan gunung dan cara penyelamatan diri jika terjadi lagi erupsi Gunung Sinabung.

Camat Kecamatan Simpang Empat, Binaria Surbakit berharap kegiatan yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Karo dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat desa Perteguhan dalam menghadapi bencana yang ada di desanya dan berharap BPBD tetap melaksanakan kegiatan ini kepada desa-desa lain di Kecamatan Simpang Empat.(anta)

 

Rimbunnews.com, Berastagi – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Tim Gabungan yang terdiri dari Staf Ahli Bupati Karo Bidang Hukum, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUTR, Bapenda, Bagian Hukum Setda, Camat Berastagi, dan Camat Dolat Rayat, melaksanakan kegiatan penyegelan terhadap sebuah bangunan ruko di Desa Doulu Pasar, Kecamatan Berastagi, Selasa (29/04/2025).

Tindakan penyegelan ini dilakukan karena bangunan tersebut telah melanggar peraturan terkait Persetujuan Guna Bangunan (PBG) dan ketentuan terkait lainnya sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karo. Penyegelan merupakan langkah tegas Pemkab Karo untuk menegakkan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Karo demi terciptanya pembangunan yang tertib dan sesuai ketentuan hukum.

Selain itu, Tim Gabungan juga melakukan pengawasan dan pengecekan dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) terhadap sejumlah bangunan yang sedang dalam proses pembangunan di Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat. Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap kegiatan pembangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Karo menghimbau kepada seluruh pemilik bangunan, khususnya yang sedang dan akan membangun, agar segera mengurus dokumen PBG melalui Aplikasi OSS SIMBG.( anta)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe-Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Karo Caprilius Barus S.sos, buka acara Rapat Gugus Tugas KLA Kabupaten Karo Tahun 2025 di Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting No.17 Lt.3 Kabanjahe (29/4/2025).

Kabupaten Layak Anak (KLA) adalah sebuah sistem pembangunan kabupaten yang berfokus pada pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. KlA bertujuan untuk menjamin anak memiliki akses terhadap berbagai kebutuhan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan perlindungan dari kekerasan serta eksploitasi anak.

Dalam sambutannya asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat setda kab karo Berharap semua pihak terkait menunjang kegiatan verifikasi lapangan evaluasi KLA tahun 2025 yang dilaksanakan tanggal 5 Mei 2025.

“Saya berharap Kabupaten Karo mendapat penghargaan KLA seperti tahun-tahun sebelumnya,”ucapnya.

“Untuk itu diharapkan kerjasama OPD terkait kelengkapan data-data yang dibutuhkan serta dientri ke aplikasi KLA dengan harapan OPD tetap saling bekerjasama untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” lanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan KLA oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo Ir.Nasib Sianturi.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas DP3AP2KB Dr. Arjuna Wijaya, Sp.p, perwakilan dari Kajari Kab.Karo,perwakilan dari Polres Kab.Karo dan peserta lainnya.
(anta)

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG, M. Kes Dan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran Dana Transfer TA. 2025 Dan Sinkronisasi Dokumen Perencanaan Pemerintah Kabupaten Karo Dengan Pemerintah Desa di Aula Kantor Bupati Karo , Jl. Letjen Jamin Ginting No.17 Kabanjahe, Kabupaten Karo. Jumat(25/04/25).

Saat ini masyarakat telah menaruh harapan tinggi agar desa dapat melakukan kinerja yang lebih baik. Terlebih lagi desa merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan pelayanan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Desa melalui Kepala Desa harus dapat membuktikan harapan masyarakat dengan mewujudkan pemerintahan desa yang bersih kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Melalui pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran.

Dalam sambutannya, Bupati Karo mengatakan yang menjadi perhatian saat ini adalah pembayaran pajak atas beban belanja program kegiatan yang dilaksanakan melalui anggaran pendapatan dan belanja desa. Ini merupakan salah satu komponen pendapatan asli daerah yang nantinya sebagian akan dikembalikan ke desa melalui bagi hasil pajak dan retribusi daerah (BHPRD).

“Pemerintah Kabupaten Karo berhasil meraih peringkat pertama pemerintah daerah dengan kinerja penyaluran dana desa tercepat dan terbaik se Provinsi Sumatera Utara di wilayah kerja KPPN Sidikalang tahun 2024. Mari kita sama-sama bekerja keras dengan penuh semangat tulus dan ikhlas membangun desa agar prestasi yang telah kita capai bersama bisa kita pertahankan” ucap Bupati Karo.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan bingkisan kepada 9 desa tercepat penyampaian dokumen persyaratan penyaluran dana transfer tahap 1 Tahun 2025, yaitu:
1. Kecamatan Merdeka
-Desa Merdeka
2. Kecamatan Juhar
-Desa Sugihen
3. Kecamatan Munte
-Desa KabanTua
4. Kecamatan Tigapanah
-Desa Bertah
-Desa Suka
-Desa Suka Mbayak
-Desa Kubu Simbelang
-Desa Manukmulia
-Desa Kutabale
Usai pemeberian bingkisan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh camat dan kepala desa.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kab. Karo Dr. Drs. Edi Surianta M. Pd, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kab. Karo, Caprilus Barus, S. Sos, Kepala Dinas DPMD, Data Martina Br Ginting AP, M. Si, Seluruh Camat, Seluruh Kepala Desa, dan Tamu Undangan.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigadir Jenderal Polisi (Purnawirawan) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo, Jumat (25/4/2025).

Sidak ini merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait lambatnya pelayanan administrasi kependudukan.
Aduan tersebut diterima Bupati melalui pesan WhatsApp dari warga yang mengalami kendala dalam pengurusan dokumen penting, seperti perubahan nama anak dalam Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran.

Warga tersebut telah dua kali datang ke kantor Disdukcapil namun belum mendapatkan kejelasan. Akibatnya, proses pengurusan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk anaknya ikut tertunda.

“Mendapat laporan langsung dari warga, saya merasa perlu turun langsung agar bisa melihat kondisi pelayanan di lapangan dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat,” ujar Bupati Karo saat diwawancarai di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyapa warga yang sedang mengantre dan menanyakan pengalaman mereka selama mengurus dokumen. Beberapa warga mengaku telah menunggu hingga tiga hari tanpa kejelasan proses. Hal ini mengindikasikan perlunya perbaikan sistem layanan yang lebih cepat dan efisien.

Bupati Karo menekankan pentingnya penerapan sistem _One Stop Service dan One Day Service_, yakni pelayanan satu pintu yang memungkinkan masyarakat menyelesaikan urusan dokumen dalam satu hari. Ia juga mendorong sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat mengetahui persyaratan dokumen yang harus dipersiapkan sebelum datang ke kantor Disdukcapil.

“Saya ingin agar pelayanan dasar ini bisa selesai dalam sehari. Tapi ini hanya bisa tercapai jika masyarakat juga paham dan siap dengan persyaratan yang lengkap,” tegasnya.

Selain memantau langsung pelayanan di kantor, Bupati juga mengapresiasi Kepala Dinas Dukcapil beserta jajaran yang sedang melaksanakan program layanan jemput bola di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi. Program ini dianggap sebagai inovasi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil.

“Pelayanan jemput bola merupakan inovasi yang sangat baik. Tapi kantor Disdukcapil tetap harus memberikan pelayanan maksimal dan terkoordinasi dengan baik,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati Karo mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan keluhan terkait layanan administrasi kependudukan melalui kanal Dukcapil Karo Menjawab di situs resmi https://www.lapor.go.id. Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat akan mempercepat penyelesaian masalah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Sukamakmur – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri Sidang Majelis Sinode (SMS) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) ke-XXXVII yang berlangsung di Taman Retreat Center GBKP, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (23/04/2025).

Sidang tahun ini juga menjadi momen dalam rangka perayaan 135 tahun masuknya Injil di Tanah Karo. Dalam acara pembukaan, Ketua Moderamen GBKP, Pdt. Krismas Barus, M.Th, LM didampingi Sekretaris Moderamen GBKP, Pdt. Yunus Bangun menyematkan Uis Karo “Beka Buluh” kepada Bupati Karo sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan.

Dalam sambutannya, Bupati Karo mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat turut serta dalam acara yang penuh makna ini.
“Secara pribadi saya merasa bangga atas undangan yang penuh berkat ini. Kehadiran kita di tempat ini saya yakini membawa sukacita dan kesejukan. Saya melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah kita semua, dan saya kira inilah makna terdalam dari Injil: sebagai kabar gembira bagi seluruh umat manusia,” tutur Bupati Karo.

Beliau juga menegaskan pentingnya Sidang Majelis Sinode sebagai wadah strategis untuk memperkuat persatuan jemaat serta merumuskan arah dan visi pelayanan gereja ke depan.
“Mari kita jalankan setiap agenda sidang dengan semangat pelayanan yang tulus, berpegang pada Firman Tuhan: ‘Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia’ (Kolose 3:23),” lanjutnya.

Bupati Karo juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan sidang ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, meningkatkan sinergi antara gereja dan pemerintah, serta merancang langkah-langkah strategis guna mewujudkan masyarakat Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan.

Sebagai tanda resmi dibukanya Sidang Majelis Sinode ke-XXXVII, Bupati Karo bersama Ketua Umum Moderamen GBKP dan perwakilan dari Pangdam I/Bukit Barisan memukul gong di hadapan seluruh tamu dan peserta sidang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu, Ketua Komite II DPD RI Dr. Badikenita Br Sitepu, S.E., S.H., M.Si, Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd. (mewakili Menteri Agama RI), Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, perwakilan Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, serta para tamu undangan dari berbagai kalangan.

 

Rimbunnews.com, Desa Penampen – Pemerintah Kabupaten Karo kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan berbasis nilai keagamaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., meresmikan Masjid Jabal Tsur Al Musannif sekaligus sarana air bersih di Desa Penampen, Kecamatan Tiganderket, Rabu (23/4).

Kegiatan ini menjadi simbol nyata dari visi kepemimpinan “Karo Beriman, Karo Berbudaya, dan Karo Modern” yang mengedepankan pembangunan menyeluruh, baik spiritual maupun infrastruktur. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan intelektual masyarakat, yang dapat berkontribusi pada kemajuan ekonomi warga.

“Mayoritas masyarakat kita bergerak di sektor pertanian. Saya harap masjid ini juga dapat menjadi tempat diskusi dan saling berbagi ilmu, baik setelah ibadah wajib maupun sunnah. Ini bisa menjadi langkah awal untuk mendorong peningkatan kualitas hidup dan ekonomi warga Desa Penampen,” ujar Bupati.

Selain itu, peresmian sarana air bersih menjadi momen penting lainnya dalam acara tersebut. Ketersediaan air bersih menjadi bagian vital dari pelayanan dasar yang menunjang kesehatan dan produktivitas warga desa.

Bupati Karo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan masjid dan penyediaan fasilitas air bersih, khususnya kepada anggota Komisi V DPR RI, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum., yang juga merupakan Ketua Yayasan Haji Anif.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Musa Rajekshah beserta seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Jabal Tsur Al Musannif. Terima kasih juga kepada Bapak Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dan diaspora Karo yang terus mendukung pembangunan daerah. Ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkap Bupati.

Acara peresmian turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum., Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Rony Samtana Tarigan, S.I.K., MTCP., Prof. Dr. dr. H. Syahril Pasaribu, DTM&H, MSc(CTM), Sp.A., Ir. Idris Gurusinga, Harun Mustafa Nasution, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., dan Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, anggota DPRD Kabupaten Karo, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, serta Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Karo. Dari tingkat kecamatan, tampak unsur Forkopimcam Kecamatan Tiganderket hadir bersama Keluarga Besar PPIR dan Karo Foundation. Acara ini juga dihadiri oleh para alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta panitia pembangunan masjid dan sarana air bersih yang turut berperan besar dalam suksesnya kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai pihak dalam peresmian ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun Karo beriman, berbudaya, modern, unggul dan sejahtera berkelanjutan.
(anta)

Rimbunnews.com- Medan – Sebagai bentuk implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan dan dalam rangka mendukung program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Padang Lawas Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 April 2025 di Kantor Bupati Padang Lawas Utara.

Reza Leonhard selaku Analis Senior OJK mewakili Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, mengatakan bahwa dalam upaya mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan, OJK terus berkomitmen memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat. Melalui kegiatan hari ini, para ASN di Kabupaten Padang Lawas Utara diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat, sekaligus memahami risiko dari pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan ancaman judi online yang kian marak.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Haholongan Siregar mewakili Bupati Padang Lawas Utara. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kolaborasi OJK, LPS, dan BEI dalam menyelenggarakan edukasi keuangan ini. Harapannya, ASN di Kabupaten Padang Lawas Utara dapat menjadi contoh dalam menerapkan literasi keuangan yang baik dan turut membantu mendorong masyarakat untuk lebih cerdas dalam mengelola keuangan, menghindari praktik keuangan ilegal, serta memanfaatkan produk jasa keuangan yang legal dan terpercaya.

Dalam kegiatan ini, OJK menyampaikan materi pengenalan tentang OJK, bahaya pinjaman online ilegal, investasi ilegal, serta ancaman judi online. LPS memberikan edukasi mengenai pentingnya peran dan fungsi LPS dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Sementara itu, BEI memperkenalkan produk-produk pasar modal serta peluang investasi yang sehat dan aman kepada para peserta.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan edukasi keuangan, pada 24 April 2025, OJK bersama Pemerintah Kota Sibolga juga menyelenggarakan Implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) kepada Pelajar SMP Fatima Sibolga, bertempat di Kantor Walikota Sibolga.

“Generasi muda adalah fondasi masa depan ekonomi Indonesia. Melalui program Satu Rekening Satu Pelajar, OJK mendorong budaya menabung sejak dini dan menanamkan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kepemilikan rekening di kalangan pelajar, tetapi juga membentuk karakter generasi yang lebih sadar, bijak, dan mandiri secara finansial,” ujar Reza dalam sambutannya pada kegiatan KEJAR di Kota Sibolga, Kamis (24/4).

Kegiatan ini dibuka oleh Haslan Efendy selaku Plt. Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Kota Sibolga yang mewakili Walikota Sibolga. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kota Sibolga sangat mendukung program edukasi keuangan kepada pelajar ini. Harapannya, pelajar dapat mulai menanamkan kebiasaan menabung sejak dini dan memahami pentingnya pengelolaan keuangan untuk masa depan yang lebih baik. Program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang unggul dan mandiri.

Kegiatan edukasi di Sibolga diisi dengan materi mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak dini dan pengenalan produk simpanan pelajar yang disampaikan oleh OJK, serta edukasi tentang Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Utara.

Kedua kegiatan ini merupakan komitmen nyata OJK Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan ASN, guna mewujudkan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan bijaksana. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan  – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bekerja sama dengan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Kualanamu berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram yang dibawa oleh empat orang tersangka dengan modus body wrapping, Selasa malam, 15 April 2025.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa sabu tersebut dibungkus dalam 50 paket kecil dan disembunyikan dengan cara dilakban di bagian perut para tersangka.

“Empat tersangka yakni LN, RZ, RA, dan IS, seluruhnya warga Jakarta, ditangkap saat hendak terbang dari Bandara Kualanamu menuju Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar Calvijn dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (30/4/2025), didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan serta petugas Avsec.

Calvijn mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula saat tersangka LN dihubungi oleh seseorang berinisial D, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). D menawarkan pekerjaan untuk mengantarkan sabu ke Kendari. LN kemudian merekrut tiga tersangka lainnya, dan mereka sempat bertemu di salah satu stasiun kereta api di Jakarta untuk membahas kesepakatan tersebut.

Setibanya di Medan, para tersangka menginap di sebuah hotel di kawasan Ringroad Jalan Gagak Hitam. Di lokasi tersebut, mereka menerima paket sabu dari seseorang yang datang menggunakan mobil putih. Setelah serah terima, mereka pindah ke hotel lain yang masih berada di kawasan yang sama untuk bersiap berangkat ke Kendari.

Namun saat pemeriksaan X-ray di Bandara Kualanamu pada 15 April pukul 21.30 WIB, petugas Avsec mencurigai gerak-gerik tersangka RZ. Saat diperiksa lebih lanjut, ditemukan 12 bungkus sabu yang disembunyikan di tubuhnya.

“Dari pengakuan RZ, diketahui ada tiga orang rekannya yang juga membawa sabu. Kami kemudian berkoordinasi cepat dengan Avsec dan melakukan identifikasi melalui CCTV. Ketiganya berhasil diamankan di area gate, termasuk di gerbang dan area merokok,” jelas Calvijn.

Dari hasil pemeriksaan, keempat tersangka mengaku telah dua kali melakukan pengantaran sabu ke Kendari, termasuk pada Februari 2025 yang diduga juga dikendalikan oleh D. Untuk aksinya kali ini, mereka baru menerima uang muka sebesar Rp4 juta untuk keperluan perjalanan.

“Dari pengungkapan ini, setidaknya kita telah menyelamatkan sekitar 25.000 jiwa dari ancaman narkoba. Nilai taksiran sabu ini mencapai Rp5 miliar,” tegas Calvijn.

Polda Sumut mencatat, sepanjang 2024 pihaknya telah mengungkap 21 kasus peredaran narkoba melalui Bandara Kualanamu dengan 36 tersangka dan total barang bukti mencapai 46.217,19 gram sabu. Sementara pada tahun 2025, hingga April ini, sudah terungkap 3 kasus dengan 6 tersangka dan total barang bukti 7.000 gram sabu.

“Kami terus berkomitmen untuk memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya, khususnya yang memanfaatkan jalur transportasi udara,” pungkas Calvijn. ( Mabhirink Goetoel )