RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Deli Serdang –  Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Personil Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Jajaran melaksanakan patroli presisi malam hari di wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Patroli ini dilaksanakan pada jam-jam rawan dengan menyasar titik-titik strategis yang berpotensi terjadi gangguan keamanan, Minggu (27/04/2025) Dini hari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas patroli aktif mendatangi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi kejahatan, serta mengajak untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, Saat dikonfirmasi mengatakan bahwa patroli presisi malam hari ini adalah bagian dari strategi preventif dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami hadir di tengah masyarakat, terutama di jam-jam rawan, untuk mencegah terjadinya kejahatan dan memberikan rasa aman kepada warga,” ujar Kapolresta.

Masyarakat yang dijumpai memberikan apresiasi atas kehadiran patroli kepolisian. Warga merasa terbantu dan lebih tenang dalam beraktivitas, terutama bagi mereka yang menjalankan usaha malam hari atau melintas di jalur-jalur sepi.

Polresta Deli Serdang berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli malam, khususnya di daerah-daerah yang rawan gangguan kamtibmas. Dengan kehadiran rutin petugas di lapangan, diharapkan situasi keamanan di wilayah hukum Polresta Deli Serdang tetap aman, nyaman, dan kondusif. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan –  Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma (PTITD) se-Indonesia 67 Martrisia Komda Sumut dan Permabudhi Sumut gandeng Law Firm DYA – Darmawan Yusuf & Associate menggelar seminar hukum untuk pemuka agama dan praktisi spiritual di Vihara Kwan Te Kong Jalan Metal Ujung  no. 9 – 20 Medan Timur.

Kegiatan tersebut bertema “Menjaga Toleransi dan Kerukunan” di Vihara Kwan Te Kong, Medan Timur, Kota Medan, baru-baru ini.

Acara berlangsung sukses dan meriah, menampilkan sekitar 60-an Tatung, praktisi spiritual dan pemuka agama yang masing-masing merupakan pemilik dan pengelola Vihara serta Cetiya di Sumatera Utara (Sumut).

Kegiatan menghadirkan narasumber utama, Dr. Darmawan Yusuf, SH, SE, MPd., MH dan penasihat Permabudhi serta Penasihat Hukum PTITD se-Indonesia 67 Matrisia.

Darmawan Yusuf yang dikenal sebagai pengacara nasional yang ahli hukum pidana, perdata, bisnis, dan perpajakan itu memaparkan tentang 252 KUHP Pasal Baru (UU No. 1 Tahun 2023) yang akan mulai berlaku pada tahun 2026.

Menurut Darmawan Yusuf, pasal ini melarang seseorang berhak memiliki kekuatan gaib yang dapat menimbulkan penyakit, kematian, atau penderitaan fisik dan mental.

“Pelanggaran pasal ini diancam pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan dan atau denda maksimal Rp 200 juta.

Jika perbuatan tersebut dilakukan sebagai mata pencaharian atau untuk mencari keuntungan, hukuman dapat ditambah dengan ancaman pidana pokok,” jelasnya.

Lulusan Doktor Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) dengan predikat Cumlaude itu menyoroti fenomena maraknya praktisi spiritual yang mempromosikan kesaktian melalui media sosial Fakultas seperti Instagram dan TikTok.

Tindakan ini, katanya, berisiko besar melanggar Pasal 252 KUHP baru karena cukup dengan memberi harapan kepada orang lain sudah dapat memproses hukum, mengingat Pasal 252 adalah delik formil yang tidak memerlukan aduan dari korban.

Darmawan Yusuf menegaskan, pemuka agama tetap dapat membimbing, mendoakan dan memberikan motivasi batin, namun harus menghindari klaim-klaim seperti “saya bisa menyembuhkan”, “saya bisa menolak bala”, atau “saya bisa menghilangkan penyakit melalui kekuatan sendiri”. Praktik yang aman adalah berbicara atas nama doa, usaha batin, ketulusan, dan pertolongan dari Tuhan atau Dewa, bukan kekuatan pribadi.

Dr Darmawan Yusuf menegaskan, Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, para Tatung dan pemilik cihara serta cetiya dihimbau segera mengurus izin resmi tempat ibadah yang dapat difasilitasi Ketua PTITD SI 67 Matrisia Sumut, Budi Malem. Selain itu, juga mendorong agar para praktisi spiritual segera mengurus kartu rohaniawan dari Kementerian Agama untuk memperkuat legalitas pelayanan keagamaan.

Sosok yang dikenal sebagai pengacara yang kerap memenangkan perkara besar nasional serta aktif memberikan edukasi hukum gratis melalui media sosialnya di TikTok, Instagram, dan YouTube dengan akun @darmawanyusuf.dya itu menegaskan bahwa pemuka agama harus menjadi teladan dalam mematuhi hukum, menjaga toleransi dan membimbing umat dengan cinta kasih serta eksekutif.

Sebelumnya PEMBIMAS SUMUT Kantor Wilayah Kementerian Agama Buddha Provinsi Sumatera Utara , Drs Sukasdi SE MA menghimbau kepada seluruh peserta seminar agar segera mengurus legalitas Vihara dan kartu keanggotaan masing-masing, karena izin atau legalitas itu sangat penting sekali. Apalagi zaman sekarang ini legalitas tersebut sangatbm dibutuhkan, kata Sukasdi.

 Pembimas Sumatera Utara, Bapak, Sukasdi, S.E., M.A. juga mengintruksikan kepada  Kepada Para Bikkhu, Pandita, Pengurus Majelis, Ormas Buddhis, Pengurus Yayasan, Pengurus Vihara agar terus meningkatkan  Integritas, Profesional, Tanggungjawab, Inovasi dan Keteladanan.

Sukasdi juga mengucapkan terimakasih kepada PTITD se-Indonesia 67 Martrisia Komda Sumut dan Permabudhi Sumut yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat berharga ini. Kami sangat mengharapkan  agar kegiatan ini terus berlanjut untuk membekali para pemilik Vihara dan juga Tatung, kata Sukasdi.

Acara menampilkan tokoh-tokoh penting, antara lain Drs. Sukasdi, SE, MA, selaku Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, Budi Malem, S.MT., selaku Ketua PTITD SI 67 Matrisia Komda Sumut serta mewakili Ketua Permabudhi Sumut, Sekretaris Permabudhi Budi Darmawan dan para Wakil Ketua Permabudhi Sumut.

Suasana seminar berlangsung penuh antusiasme, dengan diskusi interaktif membahas batasan antara pelayanan spiritual yang sah dan praktik mistik yang berpotensi berujung pada pidana. (Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan tokoh-tokoh agama, serta antar umat beragama di Kabupaten Samosir, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K mengadakan silaturahmi dengan para tokoh agama Kabupaten Samosir. Kegiatan berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir, Jln. Rianiate Desa Hutanamora Kecamatan Pangururan, Senin (28/4/2025) pukul 14.30 WIB.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Kapolres didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Samosir, antara lain Kabag OPS Kompol Tito Juardy, Kasat Lantas AKP Natanail Surbakti, Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, PLT Kasat Binmas IPDA Horas L. Situmorang, Kapolsek Pangururan AKP Bangun Tua Dalimunthe, serta Kasi Propam IPDA Darmono Samosir.

Sementara itu, hadir dalam kegiatan ini Kakan Kemenag Kabupaten Samosir Tawar Tua Simbolon, Ketua FKUB Kabupaten Samosir Pendeta JM. Sinaga, Ketua MUI Kabupaten Samosir Erwansyah, Ketua MUKI Pendeta Buas Siahaan, perwakilan BAMAGNAS Pendeta Herry Sabanari, Sekretaris FKUB Patricius Sinaga, dan perwakilan dari HKBP Bolon, Pendeta Jhon Henry Pasaribu.

Dalam sambutannya, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik akan memperkuat kerja sama dalam mencegah konflik sosial serta menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Samosir.

“Kami hadir untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi, dan mengajak seluruh tokoh agama berperan aktif menjaga kerukunan di Kabupaten Samosir. Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan mempererat cinta kasih antar umat beragama,” ujar AKBP Rina Frillya.

Ketua FKUB Kabupaten Samosir, Pendeta JM. Sinaga, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar pertemuan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan daerah. “Semoga diskusi ini menjadi langkah positif untuk mendukung pertumbuhan Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Senada, Ketua MUI Kabupaten Samosir Erwansyah menegaskan pentingnya saling mengasihi antar umat beragama. Sementara itu, Kakan Kemenag Kabupaten Samosir, Tawar Tua Simbolon, mengajak seluruh elemen untuk bersinergi dalam membangun kerukunan dan menolak segala bentuk potensi konflik yang bisa mengganggu harmoni sosial.

Diskusi menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya komitmen untuk meningkatkan cinta kasih di tengah masyarakat dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang dapat memecah belah kerukunan.

Sebagai simbol kebersamaan, FKUB Kabupaten Samosir memberikan cenderamata berupa Ulos kepada Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K pada pukul 15.50 WIB. Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Samosir yang berlangsung lancar hingga pukul 16.10 WIB.

PLT Kasi Humas Polres Samosir Brigpol Gunawan Situmorang menyampaikan bahwa acara berjalan penuh keakraban dan menghasilkan kesepahaman bersama untuk memperkuat rasa kebersamaan di Kabupaten Samosir. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir – Sebanyak 12 unit kendaraan roda dua diamankan Tim Blue Light Patrol Polres Samosir dalam kegiatan yang digelar pada Sabtu malam hingga Minggu (27/4/2025) dini hari, sekitar pukul 01.15 WIB. Penindakan dilakukan atas pelanggaran penggunaan knalpot brong, modifikasi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, Pengendara Yang Tidak Memiliki SIM, Pengendara Yang Tidak Dapat Menunjukkan STNK, Pengendara Yang Tidak Menggunakan Helm, Pengendara Yang Masih Dibawah Umur serta Parkir di Jembatan Tano Ponggol.

Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H., bersama personel Satuan Lalu Lintas, Satuan Sabhara, Satuan Reskrim, dan Satuan Intelkam. Patroli difokuskan di sejumlah titik di wilayah Pangururan, meliputi Jalan Umum Desa Pardomuan I, Jalan Umum Kelurahan Pasar Pangururan, hingga Jembatan Tano Ponggol.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli juga memberikan imbauan kepada juru parkir untuk menertibkan lokasi parkir, menegur pengendara yang berhenti di jalan dan turut menjaga kelancaran arus Lalunlintas.

“Dari hasil patroli, 12 unit sepeda motor kami amankan di Mako Polres Samosir. Pengemudinya kedapatan melakukan minimal tiga pelanggaran, seperti tidak memiliki SIM, tidak dapat menunjukkan STNK, berkendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, kendaraan Dengan knalpot blong, serta menggunakan kendaraan modifikasi yang tidak sesuai standar,” jelas AKP Natanail Surbakti.

Selama operasi berlangsung, situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di seputaran Kota Pangururan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan berarti selama pelaksanaan patroli.

AKP Natanail menambahkan, seluruh pengendara yang terjaring patroli telah diberikan sosialisasi tentang pelanggaran yang dilakukan serta dikenakan sanksi berupa tilang di tempat. Ia juga mengingatkan bahwa para pelanggar diwajibkan mengikuti jadwal sidang yang telah ditentukan.

“Untuk pengambilan barang bukti kendaraan, para pengendara harus melengkapi administrasi kendaraan seperti membawa SIM, STNK, dan BPKB, memasang knalpot standar, serta mengembalikan bentuk kendaraan ke spesifikasi pabrik sebelum sepeda motor dapat kami kembalikan,” tutup AKP Natanail Surbakti.

Polres Samosir menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan menjaga ketertiban umum di wilayah hukumnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir –  Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan Nasional, Polres Samosir melaksanakan pemantauan lapangan terhadap perkembangan tanaman jagung yang telah ditanam serentak sejak Januari lalu. Kegiatan pemantauan ini berlangsung pada Jumat pagi (25/4/2025), dan menyasar dua lokasi utama yakni di Dusun II Desa Janji Martahan Kecamatan Harian, serta Dusun II Desa Parlombuan Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir.

Pemantauan langsung ini dipimpin oleh Wakil Ketua Pelaksana Program Ketahanan Pangan Polres Samosir, IPDA Horas L. Situmorang bersama para penanggung jawab monitoring di masing-masing kecamatan dan desa.

Di lokasi pertama, Dusun II Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, IPDA Horas melakukan pengecekan bersama kelompok tani dan masyarakat pemilik lahan yakni Kelompok Tani GABE, Humala Pasaribu dan MJM Pasaribu, yang telah menanam 30 kg bibit jagung di atas lahan seluas dua hektar. Hasil sementara menunjukkan perkembangan yang positif, dan panen direncanakan akan berlangsung pada akhir bulan Mei atau awal Juni 2025.

Pemantauan dilanjutkan ke Dusun II Desa Parlombuan Kecamatan Palipi. Di lokasi ini, lahan milik Ama Risma Sihotang seluas 2,5 rante telah ditanami 3 kg bibit jagung sejak awal Januari 2025. Seperti di lokasi sebelumnya, panen jagung juga ditargetkan terjadi pada akhir bulan Mei hingga awal Juni 2025.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 12.00 WIB ini berjalan lancar dan aman. PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan Polres Samosir dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kegiatan ini adalah upaya berkelanjutan dari Polres dan Polsek jajaran yang secara aktif melakukan pemantauan serta penanaman bibit jagung, baik di desa-desa maupun di lahan kosong milik Polsek. Ini semua untuk mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Lebih lanjut, Polres Samosir juga menghimbau agar sebagian hasil panen dapat digunakan kembali untuk penanaman berikutnya. “Kami dorong agar hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi atau kebutuhan keluarga, tapi juga sebagai bibit penanaman ulang agar lahan dapat dimaksimalkan dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen Polres Samosir dalam mendukung kebijakan nasional, serta memperkuat ketahanan pangan lokal di tengah tantangan global dan dinamika kebutuhan pangan masyarakat. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir – Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres dan Kasat Intelkam Polres Samosir berlangsung khidmat pada Jumat pagi (25/4/2025) di Lapangan Mako Polres Samosir. Kegiatan ini digelar berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor: ST / 287 / IV / KEP / 2025 serta SK Kapolres Samosir Nomor: KEP / 27 / IV / 2025 tentang rotasi jabatan di lingkungan Polda Sumut dan Polres Samosir.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K., sebagai Perwira Upacara. Hadir dalam upacara tersebut yakni para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, para Kapolsek sejajaran, Bhayangkari Cabang Samosir, Rohaniawan dan seluruh personel Polres serta Polsek jajaran.

Dalam prosesi sertijab, Kompol Briston Agus Muntecarlo, S.T., S.I.K. resmi menggantikan posisi Wakapolres Samosir. Sementara itu, jabatan Kasat Intelkam diserahterimakan dari IPTU Aswan Ginting Suka, S.H. kepada IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H.

Dalam amanatnya, Kapolres Samosir menegaskan pentingnya rotasi sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pengembangan karier. Ia menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh integritas dan profesionalitas.

“Jabatan Wakapolres adalah unsur pimpinan Polres yang bertugas membantu Kapolres dalam pelaksanaan tugas. Saya ucapkan selamat datang kepada Kompol Briston, semoga dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan baik,” ujar Kapolres.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pejabat lama, IPTU Aswan Ginting Suka, atas dedikasinya selama menjabat Kasat Intelkam di Polres Samosir, serta ucapan selamat bertugas di jabatan barunya di Polres Tebing Tinggi.

Dalam sambutannya, Kompol Briston menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan hangat di Polres Samosir. Ia berharap dapat bekerja sama dengan seluruh personel dalam melaksanakan tugas pelayanan dan pengamanan di wilayah Kabupaten Samosir.

Sementara itu, IPTU Donal P. Sitanggang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis pejabat sebelumnya serta meningkatkan kinerja fungsi intelijen demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Samosir.

Acara sertijab ditutup dengan penyerahan ulos Batak Toba sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama, sesi foto bersama, dan bersalam-salaman. Kegiatan selesai pada pukul 08.50 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan serta kekeluargaan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara mengikuti kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61. Acara ini dilaksanakan secara virtual pada Senin, (28/04/2025).

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya mengikuti kegiatan yang bertempat di Aula Lapas Kelas I Medan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan diikuti serentak oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara. Turut hadir beberapa Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama Kanwil Ditjenpas Sumut, Dharma Wanita Kanwil Ditjenpas Sumut, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Medan dan sekitarnya, serta stakeholder yang selama ini berkolaborasi aktif bersama Kanwil Ditjenpas Sumut.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menekankan pentingnya memperkuat integritas, inovasi, dan kolaborasi untuk membangun sistem pemasyarakatan yang berbasis penghormatan hak asasi manusia. Ia juga mengapresiasi seluruh insan pemasyarakatan yang terus berkontribusi di tengah berbagai tantangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat sinergi antar-lembaga, memperkuat dedikasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tasyakuran ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang pemasyarakatan sekaligus semangat baru untuk terus berbenah, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Yudi Suseno.

Acara tasyakuran diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta sesi foto bersama antara jajaran Kanwil Ditjenpas Sumut, Forkopimda, stakeholder, dan tamu undangan lainnya.

Selain itu, ditampilkan pula video refleksi perjalanan pemasyarakatan, serta pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi.

Dalam kesempatan tersebut satu orang pegawai Rutan Kelas I Medan, Darwin menerima penghargaan pegawai berprestasi dalam menggagalkan penyelundupan barang terlarang. Tidak hanya itu salah satu warga binaan Rutan I Medan juga berkesempatan menyerahkan hasil karya lukisannya secara langsung kepada Wakil Gubernur Provinsi Sumut, H.Surya.

Meskipun dilaksanakan secara virtual, kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, sederhana, namun tetap sarat makna.

Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, akuntabel, dan berbasis hak asasi manusia, sejalan dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61. (Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com, Senin 28 April 2025 Ketua Karang Taruna Pancur Batu Charles Bronson Surbakt kembali Menggelar Program Pendidikan Kejar Paket C Untuk warga Desa Baru Kecamatan Pancur batu dan ada Warga kecamata kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang.
Acara yang Merupakan Kerja Sama PKBM PRATAMA Dengan KARANG TARUNA PANCUR BATU. di Buka di Desa Sei Mencirim Dusun III Gg. Famili Kecamatan Kutalimbaru.

Kepala Sekolah PKBM PRATAMA MUHAMMAD ANDI PRATAMA S.Pd Mengatakan,Karang Taruna Pancur Batu Telah Banyak Membantu Mengantarkan banyak SISWA-SISWI yang Putus Sekolah

Ketua Karang Taruna Kec Pancur Batu Charles Bronson Surbakti juga Berterima Kasih ,
Kepada Kepala Sekolah PKBM Pratama Muhammad Andi Pratama S.Pd,dan ,
Pengawas Dinas
Muhammad Lukman S.Pd.I
Kasi PNF(pendidikan non formal) Kab Deli Serdang
Madiman. M.Pd
Kabid PNF (pendidikan non formal) Deli Serdang
Drs. Saur MT. Situmeang. M.Pd
Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang BPK. Yudi Hilmawan SE.MM atas terlaksananya Program Pendidikan kesetaraan mengadakan Kejar Paket C.

Kepala Sekolah mengatakan kepada Media,
Bahwa PKBM PRATAMA,Telah Memberikan Ribuan IJASAH RESMI yang telah LULUS ujian Kepada SISWA/i ,dan ada juga yang tidak LULUS Karena tidak Mengikuti Ujian .

Kepada media PKBM Pratama juga menjelaskan membuka Program Kesetaraan Paket A setara SD, Paket B setara SMP
Yang telah di laksanakan sejak tahun 2005.

Dari Lulusan itu,Telah Banyak Memanfaatkan ijasah Paket C untuk Melamar Pekerjaan,ada Menjadi, SATPAM,Kades,Kadus,dll atau Jenjang Perguruan Tinggi.ungkap Kepala sekolah.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat .
Ijasah ini bisa di gunakan untuk mendapatka perkerjaan yang Lebih Baik Lagi ,Kata Charles Bronson Surbakti juga Sebagai Ketua LEMBAGA ANTI KORUPSI REPUBLIK INDONESIA (LAKRI)DELI SERDANG..

Sebelumnya banyak yang Malu dan Ragu-ragu untuk mengikuti Paket C ,tapi Lambat Laun mereka Mengerti manfaat dari Program Paket C ,”ujar Charles.

 

Rimbunnews.com, Medan –
Ketua Umum Moderamen GBKP Periode 2025-2030 harus membawa semangat perubahan serta menjunjung tinggi Tata Gereja dan GBP (Garis-garis Besar Program Pelayanan) serta tidak terkontaminasi dengan pengaruh atau bayang-bayang pengurus lama, agar GBKP bisa menjadi gereja yang hebat.
Hal itu diungkapkan Ketua Runggun GBKP Medan Putri Pt Prof Dr Drs Open Darnius Sembiring MSc dan Pemerhati GBKP Dr Drs Sada Arih Sembiring SH MH kepada wartawan, Minggu (27/4) di sela-sela acara Sidang Majelis Sinode (SMS) GBKP ke 37 di Retreat Center Sukamakmur, Deliserdang.
“Dalam SMS yang sedang berlangsung saat ini, kita mengingatkan para peserta, baik pendeta dan pertua akan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki visi dan misi perubahan, sejalan dengan Tata Gereja dan GBP, agar perkembangan GBKP tidak terus jalan di tempat,” tandas
tandas Open Darnius yang juga Guru Besar Bidang Statistika Fakultas Vokasi USU ini.
Ditambahkan Sada Arih, pemimpin gereja ke depan harus mampu membawa GBKP menjadi gereja yang semakin hebat, handal, serta relevan dalam menjawab tantangan zaman, sebab pemimpin GBKP tidak hanya dituntut menjalankan roda organisasi secara administratif, melainkan juga menjadi motor penggerak transformasi di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.
“GBKP memerlukan pemimpin yang bukan hanya menjaga warisan iman, tetapi juga berani membuat perubahan progresif sesuai dengan koridor Tata Gereja dan GBP. Pemimpin yang mampu menuntun gereja ini menjadi lebih hidup, lebih berdampak dan semakin membawa terang Kristus ke tengah dunia. Itu semua ada pada Pdt Darius Rinaldi Sembiring MTh,” ujar Open Darius.
Selain mengusung visi perubahan, tambah Sada Arih mantan Dosen Kopertis Wilayah I Sumut ini, pimpinan Moderamen kedepan merupakan figur yang muda, energik, polos, dan tidak terkontaminasi dengan dinamika masa lalu serta mampu membawa semangat baru, lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, dan siap merangkul seluruh unsur gereja tanpa terlibat dalam konflik internal.
“Yang dibutuhkan GBKP saat ini adalah pemimpin yang siap merangkul, bukan memperkeruh. Yang menyelesaikan konflik dengan hikmat, bukan menjadi bagian dari masalah. Ia harus polos dalam artian murni dalam niat, bersih dari kepentingan pribadi atau kelompok, serta belum terbebani oleh kompromi-kompromi lama,” lanjut Sada Arih mantan Ketua Panitia Penilaian Angka Kredit di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Abdi Sabda Medan ini.
Perlu diingat, ujar Open Darnius, pemilihan pengurus Moderamen kali ini menjadi momentum penting bagi GBKP untuk memperkuat arah pelayanannya di tengah arus perubahan sosial dan budaya yang cepat. GBKP diharapkan semakin kuat berdiri di atas fondasi iman Kristen yang teguh, sambil tetap fleksibel dalam pendekatan pelayanan kepada jemaat modern.
“Sidang Majelis Sinode GBKP ini mari kita kawal agar bergulir penuh Roh Kudus membimbing setiap hati peserta sidang dalam membuat keputusan terbaik demi kemuliaan nama Tuhan dan kebesaran GBKP ke depan, sebab diantara calon Ketua Umum Moderamen GBKP yang muncul ke permukaan dan berani menyatakan mencalonkan diri, hanya Pdt Darius Rinaldi Sembiring MTh, sehingga sangat tepat memimpin GBKP serta tidak terkontaminasi dengan bayang-bayang pengurus lama,” ujar Open Darnius.
Bahkan kedua tokoh GBKP ini mengajak semua peserta sidang bersatu hati, mengutamakan kehendak Tuhan di atas segala kehendak pribadi. Pemimpin yang dipilih akan menjadi nahkoda perjalanan GBKP lima tahun ke depan. Marilah memilih dengan hikmat, agar GBKP semakin kuat dan berdampak di tengah dunia.(*).

 

Pdt Darius Rinaldi Sembiring MTh
(Calon Ketua Umum Moderamen GBKP Periode 2025-2030).

Medan, 27 April 2025

Rimbunnews.com – Belawan – Untuk melakukan tindak kejahatan yang ada di wilayah hukum Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan himbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menjaga masyarakat di wilayah hukum Pelabuhan Belawan. Himbauan tersebut disampaikan Kapolres Pelabuhan Belawan dalam paparan kasus sepanjang April 2025. Jum’at (25/04/2025) pukul 18.30 Wib.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat membantu Polisi dengan memberikan informasi dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan atau mengganggu keamanan dan transaksi, bukan sebaliknya menghalang-halangi Polisi.

“Kami berharap masyarakat dapat membantu kami dengan memberikan informasi dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan atau mengganggu keamanan dan Catatan, dan kami harap jangan dihalang-halangi Polisi untuk menindak kejahatan,” ujar AKBP Oloan Siahaan Kapolres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan juga menghimbau masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan atau mengganggu keamanan dan penyelesaian kepada pihak kepolisian.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan polisi, diharapkan keamanan dan kedamaian di wilayah Pelabuhan Belawan dapat terjaga dengan baik dan tidak ada lagi tawuran yang merugikan banyak pihak.

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami dalam menjaga keamanan dan perdamaian. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Jangan adalagi tawuran yang kedua merugikan belak pihak yang bertikai dan masyarakat merugikan sekitar”, Pungkasnya.

Sepanjang bulan April 2025, Polres Pelabuhan Belawan dan jajaran berhasil mengamankan 31 pelaku narkoba, 1 pelaku penembakan dalam aksi tawuran yang memarahi remaja di Belawan, dan pelaku perampasan dengan kekerasan di Sicanang Belawan. ( Mabhirink Gutul)