RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Medan – Satgas Tindak Operasi Pekat Toba 2025 dari Polda Sumut intensif melakukan patroli cipta kondisi di wilayah hukum Polrestabes Medan, Selasa (13/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan penindakan terhadap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dalam patroli tersebut, tim gabungan yang terdiri dari 5 personel Ditreskrimum dan 5 personel Sabhara menggunakan 2 unit mobil dinas Team Tebas Polda Sumut serta dilengkapi peralatan HT dan borgol. Mereka menyisir sejumlah titik rawan, mulai dari kawasan Helvetia, Jalan Cemara, hingga Pajak Sukaramai Medan.

Selain berdialog langsung dengan para pelaku usaha dan pedagang, tim juga menyampaikan imbauan kamtibmas serta membagikan nomor call center Team Tebas Jatanras Polda Sumut (0821-6254-3804) untuk memudahkan masyarakat melaporkan gangguan keamanan.

Khusus di kawasan Pajak Sukaramai, petugas turut memberikan arahan kepada para juru parkir agar melengkapi dokumen pengenal dan tidak melakukan tindakan pemerasan. Respons masyarakat pun sangat positif. Mereka menyambut kehadiran petugas dengan rasa senang dan merasa lebih aman.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kegiatan serupa dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Sumut selama pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2025, yang telah berlangsung sejak 1 Mei 2025.

“Polda Sumut dan seluruh jajaran berkomitmen menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Dalam Operasi Pekat Toba 2025 ini, kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap aksi premanisme dan penyakit masyarakat lainnya, tetapi juga menggencarkan langkah-langkah preventif melalui patroli dialogis dan sambang ke lokasi-lokasi rawan,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Operasi ini diharapkan mampu menekan angka kejahatan jalanan, premanisme, serta menciptakan iklim sosial yang nyaman bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara kepolisian dan insan pers, Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu SH MH, menggelar silaturahmi dan temu ramah bersama wartawan yang tergabung dalam Mitra Polsek Medan Tuntungan pada Selasa (13/5/2025) siang.

Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di Berkah Karoja Resto, yang terletak persis di samping Mapolsek Medan Tuntungan.

Kapolsek Iptu Syawal di dampingi Kanit Reskrim Iptu Omrin Siallagan SH dan Kanit Intel Ipda Misaria Barus, menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi dan komunikasi antara kepolisian dan media untuk mendukung tugas kepolisian.

“Pertemuan ini untuk menjalin komunikasi yang lebih baik. Saya ingin kita saling terbuka. Kritik pun silakan, asalkan membangun,” tegas Iptu Syawal.

Kapolsek juga menuturkan bahwa dirinya tidak asing dengan para jurnalis yang aktif di wilayah Tuntungan karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim di tempat yang sama.

Ia pun menyambut baik keberadaan Wartawan Mitra Polsek Medan Tuntungan sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri dan wartawan.

Pada kesempatan itu, Iptu Syawal menunjuk Tison Sembiring, wartawan mawartanews.com, sebagai koordinator forum tersebut. Penunjukan ini langsung disambut baik oleh para wartawan yang hadir.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Iptu Omrin Siallagan SH, juga menyampaikan komitmennya dalam menjalin hubungan baik dengan media.

“Kami siap menjalin komunikasi yang baik dengan teman-teman wartawan. Kritik itu penting bagi kami, selama itu objektif dan membangun,” tuturnya.

Bachtiar Sirait, wartawan Kabardigital.com, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia melihat inisiatif pertemuan tersebut sebagai langkah positif yang patut dipertahankan.

“Sinergitas antara polisi dan wartawan memang harus dijalin dengan baik. Kita sama-sama berjuang di lapangan untuk menjaga ketertiban informasi,” ujarnya.

Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban ini dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media, antara lain Tison Sembiring (mawartanews.com), Harry Handoyo (Gimic.id), Bachtiar Sirait (Kabardigital.com), Agung Simangunsong (Blinkiss.id).

Marlin Sembiring (Pojoktimes.com), Hamonangan Pakpahan (TribrataTV), Adam (Harian Posmetro), Josua Giawa (Bedahkasus.com), Tara Tinambunan (Lintas10.com).

Abdul Halim (Sumutcenter.com), Ali Opek (Medankinian.com), Mikael dan Rahmat Situmorang (Koreksinews.com), Berlinta Sembiring (Koran Komando)

Dian Hasibuan (Sinarmedan.com), Rudolf Tobing (Berita60detik.com), Yehezkiel Ginting (Pijarpos.com), dan Serasi Sembiring (Rimbunnews.com).

Acara ditutup dengan dialog santai, pertukaran gagasan, dan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang. ( Mabhirink Goetoel)

 

Rimbunnews com – Karo – Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Dian Toba 2025, Polres Tanah Karo terus menggiatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui operasi ini, Polres Tanah Karo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi penyelewengan BBM subsidi, seperti pembelian bahwa BBM subsidi merupakan hak masyarakat kurang mampu, bukan untuk dimanfaatkan oleh pelaku usaha besar, industri, ataupun oknum pengepul ilegal.

dalam jumlah mencurigakan menggunakan mobil boks, atau pengisian berulang oleh kendaraan yang sama.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Rasmaju Tarigan, S.H., menegaskan. ( Mabhirink Gutul )

 

 Rimbunnews.com – Medan – Putri Vihara Kwan Im Ma Hud Cou Jalan Buluh Perindu, Gang Teladan bersama Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS) rayakan HUT Dewa Agung Berlangsung Sederhana dan Penuh Kekeluargaan, Senin (12/5/2025) sore.

Perayaan HUT Dewa Agung ini sebagai wujud rasa syukur kepada Dewa Agung dilakukan secara sederhana bersama masyarakat sekitar.

“Walau sederhana, namun yang penting adalah bagaimana kita mencermati nilai-nilai luhur dan penuh rasa syukur dan tulus dalam setiap perayaan HUT Dewa Agung yang kita lakukan,” kata Putri.

Menurut Putri, perayaan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar warga.

Tokoh vihara yang menjadi penggerak acara ini mengaku, perayaan tersebut adalah bentuk ibadah luhur dan ungkapan rasa terima kasih atas segala kenikmatan dan kebahagiaan-baik jasmani maupun rohani yang telah dilimpahkan Tuhan kepada manusia dan alam semesta.

“Sebagai umat, kita patut bersyukur dan menunjukkan pengabdian yang tulus. Dalam hidup ini, sudah seharusnya kita saling berbagi, saling menolong, serta saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujar Putri.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai seperti saling asih dan gotong royong harus terus ditanamkan di tengah masyarakat. Melalui perayaan ini, Vihara Kwan Im Ma Hud Cou mengajak semua pihak untuk menebarkan kebaikan dan membangun keharmonisan bersama.

Acara diisi dengan ritual keagamaan, doa bersama, serta kegiatan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran warga diharapkan dapat memperkuat makna kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa.

“Kita mengharapkan warga banyak berdoa dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Semoga Tuhan memberikan kesejahteraan kepada kita dan Kota Medan, Sumatera Utara dan negeri kita semakin makmur serta dijauhkan dari bencana,” katanya.

 

Pada kesempatan itu Bobby Kristian Halim  selaku pembina dari Keluarga Besar Komunitas Indonesia Semua Suku  ( KISS) hadir dalam peringatan Waisak yang memperingati tiga peristiwa penting yaitu hari lahir nya pangeran Sidarta agama Budha dalam pencapaian kebudhaannya  yang meninggalkan semua keduniawiannya  dan meninggalkan kita.semua.

Pada kesempatan itu, Bobby juga menyerahkan secara simbolis beras kepada masyarakat yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Putri juga mengucapkan terima kasih kepada Dewa Agung, Ibu Suci, Thien Khong, Thien Kong Thai Thai, Tha Yang Papa, Kwan Im Nyo Niyo Mama, She Bin Hud Cow, Kwan Im, Kwan Im Ma, Gek Neng Sunyo Pau Yek, Gek Neng, Cin Tong, Pau Yin San, Pau Thien San, Milek Hudcow, Ucien Pao Hudcow, Chai Senya, Lau Ku Niang, The Sa Hud Sapi, Sapi Chi Kung Hud.

Begitu juga kepada Datuk Maha Kuasa, Datuk Sukerion, Datuk Kaisu sakti, Datuk Putri, Datuk Sukrimin, Datuk Suheriwan, Datuk Selamat, Datuk Sumina, Datuk Nenek, Datuk Kakek dan semua.

 

Dilanjutkan Pai Se Thien, Ciu Se Thien, Se Cia Mo Ni, Embun Setrini, Dewi Suterana, Dewa Naga Susila, Thua Pek Kong, Kwan Te Kong, Pak The Hud Cow, Thai Sui, The En Kong, Pek Ho Kong, Pek Hu Kia, Pau Kong, Pau Thien Kong, Pau Thien Yen.

“Dewa di atas, Putri dan Sunyo mengucapkan terima kasih telah membantu rakyat miskin. Putri dan Sunyo juga berterima kasih dan Pau Po yang telah membantu,” sebut Putri.

Seluruh masyarakat yang hadir dijamu makan bersama, menyanyi dan menari bersama dan diakhiri dengan penyerahan hadiah dari Putri Vihara Kwan Im Ma Hud Cou. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Mardingding,  – Berkat informasi dari masyarakat, Polsek Mardingding berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis(8/5) kemarin, sekitar pukul 13.30 WIB, di sebuah gudang jagung yang berlokasi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo.

Kedua pelaku yang diamankan adalah RG (35) dan IMT (32), keduanya merupakan warga setempat dan berprofesi sebagai petani. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan barang bukti berupa tujuh paket plastik bening berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,44 gram. Selain itu, turut disita dua plastik klip kosong berles merah, empat buah pipet runcing, satu kotak rokok merek Omni, dan uang tunai sebesar Rp150.000.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas informasi yang disampaikan. “Ini adalah hasil sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian. Kami akan terus menindak tegas segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukum kami,” tegas Kapolres, Selasa(13/5) pagi, di Mapolres Tanah Karo

Kedua tersangka saat ini telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polres Tanah Karo juga tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas dari kasus ini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari peredaran narkoba. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi upaya pemberantasan narkotika,” pungkas AKBP Eko Yulianto. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Senin (12/5). Penuhi hak warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak Tahun 2025 terhadap 38 orang warga binaan yang beragama Buddha. Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif dan telah memenuhi syarat administratif dan substantif.

Upacara penyerahan remisi dilaksanakan di Vihara Buddha Dharma Rutan Kelas I Medan, bertindak selaku inspektur upacara, Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya. Perwira Upacara, KasieYantah, Ronny, Komandan Upacara, Kasubsi Adper, Nico Brata beserta seluruh pejabat struktural Staff Registrasi dan warga binaan yang mendapat remisi.

Penyerahan SK Remisi dilakukan secara simbolis oleh Karutan Kelas I Medan kepada perwakilan warga binaan. Adapun jenis remisi yang diberikan seluruhnya merupakan Remisi Khusus I (RK I), yaitu pengurangan masa pidana sebagian dengan rincian remisi yang diterima :

Remisi Normal
-RK I Selama 15 Hari : 3
-RK I Selama 1 Bulan : 19
-RK I Selama 1 Bulan 15 Hari : 1
-RK I Selama 2 Bulan : –

Remisi PP 99
-RK I Selama 15 Hari : 2
-RK I Selama 1 Bulan : 12
-RK I Selama 1 Bulan 15 Hari : 1
-RK I Selama 2 Bulan : –

Dengan total 38 orang. Sementara itu tidak terdapat warga binaan yang mendapatkan Remisi Khusus II (RK II) atau langsung bebas pada momen Hari Raya Waisak tahun ini.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya dalam amanatnya menyampaikan bahwa pemberian remisi wujud komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendorong reintegrasi sosial bagi narapidana. “Pemberian remisi bukan hanya sekedar pengurangan masa pidana tapi simbol kepercayaan dari negara bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.” Ujar Andi.

“Hari Waisak yang kita peringati mengajarkan nilai-nilai kesadaran, kedamaian dan kasih sayang kepada sesama makhluk hidup, semoga dengan semangat ini bisa mengangkat warga binaan semua dalam menjaga harmoni baik di lingkungan masa pembinaan maupun kelak ketika kembali ke masyarakat”. Ucap Andi.

“Terakhir saya mengucapkan selamat kepada 38 orang warga binaan yang menerima remisi hari ini, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan patuh terhadap aturan yang ada di Rutan Kelas I Medan ini.” Tutup Andi. (Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Polsek Medan Tuntungan merespons pemberitaan viral di media online dan media sosial yang menyebut adanya dugaan permainan kasus penganiayaan.

Tuduhan itu terkait laporan polisi dengan nomor: LP/B/155/IV/2025/SPKT/Polsek Medan Tuntungan/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, yang dibuat oleh Leo Albertus pada Jumat, 18 April 2025.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu S.H., M.H., didampingi Kanit Reskrim Iptu O. Siallagan S.H., menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah mempermainkan atau memperlambat proses penanganan laporan tersebut.

“Setelah laporan diterima pada hari itu juga, kami langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan, seperti cek tempat kejadian perkara (TKP), menerima laporan, membuat permintaan visum untuk korban, serta memeriksa korban, saksi-saksi, dan terlapor,” ungkapnya, Senin (12/5/2025) Sore.

Menurut Iptu Syawal, laporan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial OS terhadap Leo Albertus terjadi pada Jumat, 18 April 2025, sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di Warung Ayam Geprek Ngenes, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Saat ini, kasus tersebut sudah berada di tahap penyidikan, dan OS telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebagai bentuk tindak lanjut atas pengaduan korban, Wakapolrestabes Medan bersama Kasat Intel, Kasi Humas, dan Kasi Was telah menerima Leo Albertus di Mako Polrestabes Medan. Keterangan dari korban juga telah diambil oleh pihak Propam Polrestabes Medan.

Kapolsek Medan Tuntungan menegaskan bahwa pihaknya akan menyelesaikan kasus ini secara profesional sesuai fakta-fakta yang ada.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan memastikan bahwa setiap laporan ditangani dengan cepat dan tepat,” tutup Iptu Syawal Sitepu. ( Tim)

 

Rimbunnwwa.com – Medan – Tim 1 Subsatgas Tindak Operasi Pekat Toba 2025 dari Polda Sumut berhasil mengamankan 14 orang juru parkir liar yang melakukan pungutan liar (pungli) di sejumlah titik rawan di Kota Medan.

Operasi ini digelar pada Sabtu, 11 Mei 2025, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dan menyasar wilayah hukum Polrestabes Medan serta Polresta Deli Serdang.

Penindakan dilakukan atas laporan masyarakat dan tindak lanjut dari video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pengunjung tempat hiburan cekcok dengan juru parkir liar karena dimintai uang secara paksa. Dalam video tersebut, tarif parkir yang diminta bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000.

Tim gabungan yang terdiri dari enam personel Ditreskrimum dan lima personel Sabhara ini menggunakan dua unit mobil dinas dan dilengkapi HT serta borgol dalam melaksanakan patroli.

Para pelaku diamankan di depan Polsek Medan Timur Jalan Surabaya dan di kawasan Kampung Aur, tepatnya di depan Karaoke Cafe Dopamine, Kecamatan Medan Maimun.

Dari tangan para pelaku diamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dengan total jutaan rupiah dan beberapa unit ponsel. Salah satu pelaku yang diamankan bahkan diketahui sebagai sosok juru parkir liar yang viral dalam video tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Operasi Pekat Toba 2025 tidak hanya menargetkan pelaku kejahatan konvensional, tapi juga praktik-praktik premanisme seperti pungli yang kerap terjadi di ruang publik. Kami tindak tegas para pelaku demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menegaskan, operasi yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 21 Mei 2025 ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Polda Sumut. Selain penindakan, kegiatan juga dilanjutkan dengan patroli di lokasi rawan serta pencarian target operasi (TO) lainnya.

Seluruh pelaku dan barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Ditreskrimum Polda Sumut untuk dilakukan proses pembinaan lebih lanjut.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung langkah-langkah Kepolisian. Laporkan bila mengetahui adanya praktik pungli atau bentuk premanisme lainnya di lingkungan sekitar,” tutup Kabid Humas. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai,- Polres Serdang bedagai melalui Kasat Samapta Polres Sergai IPTU MARULI SIHOMBING melaksanakan Patroli Presisi di kelurahan Simpang Tiga Pekan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan di Kota Perbaungan, kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (11/5/2025).

Kasat Samapta Polres Sergai IPTU MARULI SIHOMBING menyampaikan, tujuan dari Patroli Presisi Sat Samapta Polres Serdang Bedagai dengan Memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya pengusaha UMKM Toko Grosir milik bu Yesi dan Warung rumah makan milik ibu Nong tentang pentingnya menjaga kamtibmas dari bahaya premanisme,”terangnya.

Disisi lain, Kanit Turjawali Polres Sergai IPDA JR. SIHOTANG, SH menambahkan, informasi masyarakat sangatlah penting dan membantu pihak kepolisian sekaligus meningkatkan antara polisi dengan masyarakat, apabila ada pelaku tindak kejahatan langsung melaporkannya kekantor polisi terdekat,”pesannya.

Dari hasil Patroli ini, tidak ada di temukannya Pelaku Premanisme, diharapkan Dengan adanya giat rutin Patroli Presisi ini dapat menekan angka aksi premanisme di Wilayah Hukum Polres Sergai,”tutupnya.

Personil yang terlibat dalam patroli presisi diantaranya : Kasat Samapta IPTU MARULI SIHOMBING, Kbo Samapta IPTU J. TARIGAN, Kanit Turjawali IPDA JR.SIHOTANG, SH., serta Personil Sat Samapta AIPTU SYAHRUDIAMAN SARAGIH, dan BRIPDA M. IQBAL.

Generasinews/humaspolressergai. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kabar duka, Inalillahi Wainailaihi rojiun Polres Serdang Bedagai turut berduka cita atas meninggalnya personil Aipda Johan Syahputra Hasibuan,Polres Sergai melaksanakan giat, telah dimakamkan secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Aipda Johan Syahputra Hasibuan.

Personel Polres Sergai ini wafat pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 06.10 WIB, di RS Sultan Sulaiman, akibat penyakit komplikasi yang dideritanya Upacara persemayaman dilangsungkan di kediaman almarhum, Dusun VII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dan dilanjutkan dengan pemakaman di TPU Dusun IV,

Prosesi ini dipimpin oleh AKP Andi Sujenderal, SH, MH selaku Inspektur Upacara, dibantu IPTU Inja V. Kaban, SH sebagai Perwira Upacara, dan IPDA T. Simanjorang sebagai Komandan Upacara. Kegiatan upacara meliputi penghormatan militer, penyerahan jenazah dari keluarga kepada institusi Polri, pembacaan riwayat hidup singkat, apel persada, serta pemasukkan jenazah penimbunan liang lahat oleh pihak keluarga dan petugas.

Dalam sambutannya, AKP Andi Sujenderal menyampaikan belasungkawa yang mendalam dari jajaran kami  Polres Sergai sangat kehilangan atas wafatnya rekan kami. Semoga almarhum diterima di sisi Allah Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Almarhum diketahui telah berjuang melawan penyakit diabetes melitus selama empat tahun. Pada 23 April 2025, ia sempat dirujuk dari Klinik Polres Sergai ke RS Grandmed Lubuk Pakam. Kondisinya menurun derlatis pada 11 Mei dan dirawat di ruang Anggrek 3 RS Sultan Sulaiman. Diagnosa medis menyebutkan hipoglikemia, hipertensi urgensi, dan hipertiroid sebagai penyebab utama.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Ela Dira Koto, dan seorang putri, Athaya Chayla Hasibuan. Perwakilan keluarga mengucapkan terima kasih atas penghormatan dan dukungan penuh yang diberikan oleh institusi Polri, khususnya Polres Sergai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penghormatan terakhir dan penyerahan acara keagamaan kepada pihak keluarga. Kegiatan rangkaian pemberangkatan dan Pemakaman Almarhum berjalan dengan lancar dan kondusif. ( Mabhirink Gutul)