RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews com – Samosir –  Dalam upaya mengantisipasi tindakan premanisme serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polres Samosir melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol pada Sabtu malam (17/5/2025), mulai pukul 22.00 WIB, di seputaran Kota Pangururan yang berakhir Pukul 01.00 WIB Minggu Dinihari (18/5/2025)

Patroli yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H bersama Kasi Propam IPDA Darmono Samosir, S.H, melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi, di antaranya Satuan Lalu Lintas, Shabara, Reskrim, Intelkam, dan Res Narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Samosir melakukan pemantauan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) serta Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas) di kawasan strategis Kota Pangururan.

Petugas memberikan imbauan kepada juru parkir agar mengatur kendaraan sesuai jalur parkir dan tidak membiarkan kendaraan berhenti di bahu jalan. Penertiban juga dilakukan terhadap pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm dan yang memakai knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selama patroli berlangsung, situasi di Kota Pangururan terpantau aman dan terkendali. Meski tidak ditemukan gangguan Kamtibmas besar, petugas tetap melakukan hunting system dan menindak tegas tujuh unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak standar.

Selaian diseputaran Kita Pangururan, Salah satu penindakan dilakukan di kawasan Jembatan Tano Ponggol, di mana petugas mendapati kendaraan roda dua yang parkir di atas jembatan sekaligus aktivitas berjualan minuman. Aktivitas tersebut dinilai sebagai tindakan premanisme karena menguasai area publik secara ilegal tanpa izin dari pihak berwenang, mengganggu fungsi utama jembatan, dan mengambil keuntungan pribadi dari ruang publik dengan cara yang merugikan masyarakat umum, dan pada lokasi jembatan Tano Ponggol Sudah Dibuat Rambu Lalu Lintas Dilarang Berhenti.

Dari tujuh sepeda motor yang diamankan menggunakan Knalpot Brong, hanya satu unit yang memiliki plat nomor polisi, yakni BB 5882 CB. Seluruh kendaraan dibawa ke Mapolres Samosir dan pengendara diberikan sanksi tilang.

“Kepada para pengendara, kami sampaikan agar mengikuti sidang sesuai jadwal yang tertera dalam surat tilang. Untuk pengambilan barang bukti kendaraan nantinya, pengendara diwajibkan terlebih dahulu mengganti knalpot brong ke standar, serta membawa BPKB dan STNK kendaraan,” ujar AKP Natanail Surbakti.

Polres Samosir menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin guna menciptakan situasi yang kondusif dan menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat dan tentunya hal tersebut dilakukan dalam mendukung Kabupaten Samosir sebagai lokasi Wisata Yang Aman. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews com – Medan – Tokoh Muda Medan Tuntungan, Indra Sipayung, memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Polsek Medan Tuntungan, khususnya dalam menangani kasus penganiayaan yang menimpa seorang warga dengan inisial L.S.

Kasus tersebut telah mencuri perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir, namun Indra menekankan pentingnya memberi ruang bagi kepolisian untuk bekerja secara profesional dan transparan.

Indra menyatakan bahwa Polsek Medan Tuntungan telah bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik setiap kasus yang terjadi di wilayah mereka.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar dan memberi kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini dengan baik.

“Kami sebagai masyarakat harus memberikan ruang bagi aparat kepolisian untuk menjalankan tugasnya dengan maksimal. Mereka bekerja sesuai prosedur dan tentunya mengedepankan keadilan,” ujar Indra kepada awak media, Sabtu (17/05/2025).

Menurut Indra, pemberitaan yang tidak lengkap atau cenderung menyudutkan pihak tertentu justru bisa memperburuk situasi.

Ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang belum tentu benar, dan tetap mendukung upaya-upaya yang dilakukan kepolisian.

“Kita harus bersikap bijaksana dan mendukung langkah-langkah kepolisian yang sudah diambil. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan kita harus percaya bahwa kepolisian akan mengungkapnya dengan penuh tanggung jawab,” lanjut Indra.

Selain itu, Indra juga mengingatkan bahwa kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangatlah penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Medan Tuntungan.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling mendukung dan menjaga keharmonisan agar lingkungan kita tetap aman dan kondusif,” tegas Indra Sipayung mengakhiri bincangnya. ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com, Medan – Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumatra Utara (Sumut) dan Bank Sumut, Kamis, 15 Mei 2025.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka membahas kondisi fiskal dan ekonomi daerah serta mendorong kolaborasi strategis untuk percepatan pembangunan di Sumut.

Dua pertemuan terpisah digelar secara maraton: pertama bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumut Rudy B. Hutabarat, kemudian dilanjutkan pertemuan kedua dengan Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi.

Dalam dua pertemuan itu, dibahas sejumlah poin penting, mulai dari sinergi antara lembaga negara dan sektor perbankan hingga tantangan pembangunan ekonomi daerah.

Pdt. Penrad menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPD RI sebagai lembaga representasi daerah dengan Bank Indonesia dan Bank Sumut guna memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Ia juga mendorong upaya fasilitasi dari DPD RI agar perusahaan-perusahaan, khususnya BUMN yang beroperasi di Sumut, menempatkan dana korporasi mereka di Bank Sumut sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Bahwa sesuai mandat konstitusi kami sebagai wakil daerah. DPD RI akan terus menyuarakan dan mengadvokasi kebutuhan daerah-daerah (Bank Sumut), perusahaan-perusahaan di Sumut bisa digunakan untuk proses pembangunan Sumut sesuai skala prioritas Gubernur Sumut,” kata Penrad.

Studi Potensi dan Perda Insentif Investasi

Sementara itu, Kepala KPw BI Sumut, Rudy B. Hutabarat, menyambut baik ajakan kerja sama tersebut agar dapat memberikan kontribusi positif bagi Sumut.

Ia menilai kehadiran DPD RI sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama melalui peran penguatan kepala daerah dalam hal kebijakan ekonomi dan pembiayaan pembangunan melalui dunia perbankan.

Rudy juga menyoroti perlunya studi-studi mendalam terkait potensi ekonomi di berbagai daerah di Sumut.

Menurutnya, pemetaan potensi yang lebih terukur akan membantu intervensi program agar tepat sasaran.

“Studi-studi penggalian potensi daerah harus lebih diperbanyak agar intervensi program tidak salah sasaran. Diperlukan perubahan mindset daerah untuk bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional seperti visi Gubernur Sumut,” katanya.

Ia juga mendorong perlunya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur insentif bagi investor, sebagai langkah untuk mempercepat laju investasi masuk ke Sumatra Utara.

Penempatan Dana Perusahaan di Bank Sumut

Selanjutnya, Direktur Utama Bank Sumut, Babay Parid Wazdi, dalam pertemuan itu mengungkapkan perlunya dukungan DPD RI untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Sumatra Utara agar menempatkan dananya di Bank Sumut.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat kemampuan bank daerah dalam mendukung pembiayaan pembangunan berbasis pinjaman daerah.

“Advokasi dari DPD RI akan sangat membantu agar dana perusahaan tidak justru ditempatkan di luar Sumut, sehingga mekanisme pembangunan daerah dengan dana pinjaman juga bisa ditingkatkan,” jelas Babay.

Kedua pertemuan itu ditutup dengan komitmen serta kesepakatan untuk melanjutkan komunikasi yang lebih intensif dan menyusun langkah-langkah konkret guna mendorong pembangunan ekonomi Sumut secara berkelanjutan.

Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara lembaga negara dan sektor keuangan daerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis potensi lokal dan partisipasi dunia usaha.[Tim]

 

Rimbunnews.com, Kutambelin ,Karo –
Presiden Republik Indonesia ke-7, Ir. Joko Widodo, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Kutambelin, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, tepatnya di wilayah Liang Melas Datas (LMD) yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi jeruk unggulan. Kehadiran beliau disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat setempat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi para petani jeruk yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan hasil panen akibat serangan hama lalat buah. Dalam dialog terbuka bersama para petani, Joko Widodo menyampaikan komitmennya untuk ikut serta mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Saya datang untuk melihat secara langsung hasil pertanian di daerah ini, serta mendengar kendala yang dihadapi para petani di lapangan,” ujar Joko Widodo.

Ia juga mencontohkan bahwa masalah serupa terjadi di daerah lain dan perlu ditangani secara serius.

“Di Kabupaten Kendal, misalnya, telah dilakukan ekspor buah alpukat ke luar negeri. Namun setelah diteliti, buah-buah tersebut ternyata juga terpapar hama lalat buah, yang tentu saja merugikan petani. Hal ini menunjukkan bahwa serangan hama ini merupakan masalah serius dan lintas wilayah,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga menyoroti pentingnya kesinambungan antara pembangunan infrastruktur dan perlindungan hasil panen.

“Beberapa waktu lalu, persoalan utama di wilayah ini adalah akses jalan. Saat ini, jalan sudah selesai dibangun dan biaya transportasi pun menjadi lebih ringan, sehingga petani memperoleh manfaat. Namun, kini muncul tantangan baru yang saya dengar langsung dari masyarakat, yaitu penurunan produksi akibat lalat buah. Kita akan mencari solusi terbaik bersama-sama. Saya ingin ikut membantu, meski mungkin tidak besar, tetapi nyata,” tuturnya.

“Hama lalat buah ini bisa menurunkan hasil panen lebih dari 50 persen. Angka tersebut sangat signifikan. Oleh sebab itu, kita akan kejar solusi secara terpadu, bekerja sama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, agar petani tidak terus dirugikan,” tutup beliau.

Didampingi oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., jajaran Forkopimda Kabupaten Karo, serta para pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Tim Argari, Bapak Joko Widodo juga meninjau langsung kebun jeruk milik warga dan menyaksikan kondisi lapangan secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyerahkan secara simbolis bantuan Pengendalian Hama Lalat Buah Terpadu Kawasan kepada para petani, serta melakukan penanaman bibit jeruk unggul jenis “Seedless”.

Bupati Karo menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian langsung dari Bapak Joko Widodo kepada masyarakat Kabupaten Karo, khususnya para petani.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian langsung dari Bapak Joko Widodo terhadap permasalahan yang dihadapi para petani kami di Liang Melas Datas. Kunjungan ini bukan hanya memberi semangat, tetapi juga membawa solusi nyata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Bupati Karo.

“Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mengatasi persoalan hama lalat buah secara berkelanjutan, demi menjaga ketahanan dan kesejahteraan sektor pertanian di daerah ini,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Kamis (15/05/2025), Joko Widodo tiba di Berastagi dan disambut langsung oleh Bupati Karo dan jajaran Forkopimda di Hotel Mikie Holiday. Beliau juga menyempatkan diri menyapa masyarakat di Warung Agam, Kabanjahe, yang menyambutnya dengan penuh antusiasme. Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Istiqomah Tigabinanga.(anta)

 

 

Rimbunnews.com – Sergai – Polsek Pantai Cermin memberikan tali asih berupa sembako ke Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Hasbabul Hidayah Dusun I Desa Sementara Kecamatan. Pantai Cermin, Kabupaten. Serdang Bedagai. Jum’at (16/05/2025).

Kapolsek Pantai Cermin AKP. Herwin, SH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sesama yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, khususnya ditengah kondisi ekonomi saat ini. Dengan membantu Masyarakat diharapkan dapat meringankan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain itu dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan juga berkomitmen untuk terus menjalin serta kedepan akan mengadakan kegiatan-kegiatan sosial secara berkelanjutan sehingga kegiatan tersebut akan berdampak positif kepada warga masyarakat.

Adapun sembako sebagai berikut:10 kg beras, 2 kotak supermi, 3 papan telur, 2 Bal roti dan 2 kg minyak goreng, tutup Kapolsek.

Pada kesempatan yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Ustd. Khairul Rizal mengucapkan, Terima kasih atas pemberian sembako dari Bapak Kepolisian Polres Sergai Khususnya Polsek Pantai Cermin. Bantuan ini akan dimanfaatkan oleh anak – anak yang berada di pondok Tahfiz Qur’an Hasbabul Hidayah, ucapnya.

Ps. Kasi Humas Iptu Zulfan Ahmadi, SH, MH Melalui kegiatan ini, menunjukan bahwa selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Yakni, hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Ke-depan Kegiatan ini akan trus rutin dilaksanakan secara berkala dan diharapkan masyarakat merasa terbantu dan hubungan antara Polri dan warga semakin harmonis.

Turut Hadir: Waka Polsek Iptu Sakban Hasibuan, S.Sos, Kanit Reskrim Ipda Zainul Khan,SH.MH, Kanit Bimas Ipda Arifin Siregar, Kanit Propam Aiptu Irawijaya, Kasium Aiptu Didi Hartono, Babinkamtibmas Bripka Ardiansyah Hendri. (Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu terus ditunjukkan Polri melalui kegiatan sosial. Pada Jumat, 16 Mei 2025, Polsek Teluk Mengkudu, Polres Serdang Bedagai (Sergai), menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kaum dhuafa dan penderita sakit menahun di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Desman Manalu, S.H., mewakili Kapolres Sergai, AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H. Penyaluran bantuan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang menghadapi kesulitan ekonomi dan masalah kesehatan berkepanjangan.

Tiga warga yang menerima bantuan di antaranya Sumarni (70), Imran Nasution (56), dan Juria (55), ketiganya berdomisili di Dusun III, Desa Liberia.

Kepala Dusun III, Sujari, menyampaikan rasa terima kasih mewakili warga yang menerima bantuan. Ia mengapresiasi langkah Polsek Teluk Mengkudu dan Polres Sergai yang hadir dan peduli terhadap masyarakat kecil.

“Saya mewakili warga Dusun III dan penerima bantuan sembako ini mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Teluk Mengkudu dan Bapak Kapolres Sergai. Semoga kegiatan sosial ini terus berlanjut dan menjadi berkah bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, S.H., M.H., membenarkan kegiatan tersebut. Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang rutin dilaksanakan untuk menunjukkan rasa peduli dan berbagi terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama kaum dhuafa dan warga sakit menahun.

Adapun bantuan sembako yang diberikan terdiri dari beras 5 kg, minyak makan 1 liter, teh bubuk 1 kotak, dan gula pasir 1 kg.

Kegiatan sosial ini juga melibatkan sejumlah personel Polsek Teluk Mengkudu, antara lain:

IPDA Tober Silaban (Kanit Samapta), IPDA Maslani (Kanit Binmas), AIPTU Febrianto (Ps. Kanit Provos), AIPDA Jayadi (Ps. Kanit Intelkam),vAIPDA Eka Gurusinga (Kasium),vBrigadir Erwin Jupiter Sitinjak, S.H. (Bhabinkamtibmas), Bripda Ikhwan Khoir (BA Samapta), Sujari (Kadus III Desa Liberia).

Kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com  – Medan – Polda Sumut berupaya maksimal untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Ribuan pelaku premanisme berkedok anggota organisasi masyarakat (ormas) di Sumut dijaring bersama jajaran.

“Kita harus memberikan rasa aman dan nyaman berinvestasi di Sumut,” tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Waka Polda, Brigjen Pol Rony Samtana didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Sumaryono dan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba saat rilis kasus Premanisme, Kamis (15/5/2025).

Dijelaskannya, sejak 1 hingga 14 Mei 2025, Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkapkan 954 kasus dan mengamankan 1.130 pelaku premanisme.

Brigjen Pol Rony menyebut, aksi premanisme menjadi fenomena dan perhatian menyeluruh. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto sudah merintahkan agar tidak ada preman.

“Sejak tanggal 1 hingga 21 Mei kita menggelar Ops Pekat Toba 2025 bersama jajaran, untuk melakukan pemberantasan premanisme, ormas maupun perorangan karena meresahkan orang yang ingin investasi di Sumut,” sebut jenderal bintang satu tersebut.

Waka Polda meminta, semua pihak stake holder untuk terlibat dalam memberantas aksi premanisme. Dari pengungkapan 954 kasus itu, disita barang bukti diantaranya senjata tajam (Sajam), sepeda motor, handphone (HP), rompi parkir dan tanda pengenal petugas parkir.

“Sebanyak 136 kasus dengan 178 tersangka naik sidik, sedangkan sisanya dilakukan pembinaan,” terang Brigjen Rony Samtana.

Dalam 1.130 kasus premanisme yang diungkap itu, 839 diantaranya merupakan kasus pungutan liar (pungli), 42 kasus pemerasan dan lainnya.

“Kami komitmen keras menciptakan Sumut bebas dari premanisme, memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk kepada dunia untuk berinvestasi,” ujarnya.

Sementara, Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polkam Irjen Pol. Desman Sujaya Tarigan mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan lembaga kementrian untuk menangani masalah premanisme berkedok ormas.

“Ormas yang bermasalah mengganggu ketertiban. Kami minta Forkopimda melakukan upaya preventif, refresif terhadap premanisme. Berikan sanksi tegas,” tegasnya.

Sementara, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono mengatakan, pemberantasan aksi premanisme dilakukan secara terpadu bersama jajaran. Masih banyak keterlibatan ormas dalam berbagai tindak premanisme.

“Di Sumut banyak ormas terdaftar, banyak terindikasi anggota ormas (premanisme) iya. Namun, masih perlu pendalaman lagi. Jika terbukti melanggar hukum akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Medan – Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya dalam pembangunan berbasis budaya melalui kehadiran langsung Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dalam Simposium Sejarah bertema “Hubungan Kerajaan Aru dan Peradaban Karo” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) di Medan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung T. Amin Ridwan, FIB USU, ini dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Rektor III USU, Ketua Umum Karo Foundation Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun, Ketua Dewan Pembina Karo Foundation Batara Brahmana, serta Dekan FIB USU Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa penggalian nilai-nilai sejarah dari Kerajaan Aru atau Haru menjadi bagian penting dari strategi Pemkab Karo dalam membangun identitas kultural yang kokoh dan inklusif di tengah perkembangan zaman. Pemerintah Kabupaten Karo, lanjutnya, saat ini tengah fokus mewujudkan visi *_“The Paradise of Karo Highland”_* dengan menjadikan budaya sebagai salah satu fondasi utama.

“Simposium ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Karo yang mengedepankan budaya sebagai fondasi utama. Kami tengah mengusung visi The Paradise of Karo Highland, dan budaya adalah napas dari kepariwisataan serta daya saing daerah kita,” ujar Bupati Karo.

Pemerintah Kabupaten Karo memandang penting kerja sama lintas sektor dalam pelestarian sejarah dan budaya, termasuk kemitraan strategis antara akademisi, tokoh masyarakat, dan pemerintah. Simposium ini menjadi momentum memperkuat sinergi tersebut demi pelestarian dan pengembangan peradaban Karo yang berakar kuat pada sejarah.

Ketua Umum Karo Foundation, Mayjen TNI (Purn.) Musa Bangun, turut menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi masyarakat adat Karo dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang budaya dan pendidikan.

“Karo Foundation hadir sebagai kekuatan sosial masyarakat Karo. Program ini kami gagas bersama akademisi USU, dan kami ingin ke depan ada kerja sama konkret, termasuk dalam pengembangan talenta budaya, sejarah, dan seni tradisional,” kata Musa Bangun.

Ia juga membuka peluang adanya kerja sama kelembagaan antara Karo Foundation dan FIB USU melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan riset dan pelatihan berbasis budaya lokal.

Dengan pendekatan kolaboratif antara Pemkab Karo, dunia akademik, dan masyarakat adat, simposium ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam membangun ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan dan mampu memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai salah satu pusat peradaban budaya di Sumatera Utara.(eva)

 

 

Rimbunnewd.com – Deli Serdang – Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan seorang tersangka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di pelataran parkir sebuah toko Indomaret di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu 7 Mei 2025 silam.

Penangkapan terhadap tersangka berinisial M. Fajar Sidiq (36), warga Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dilakukan pada Rabu, 14 Mei 2025 sekira pukul 14.00 WIB di Lingkungan II, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPTU Ade Hasmairi, SH, bersama tiga anggota lainnya.

Kejadian pencurian bermula pada Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, seorang saksi bernama Joni memarkirkan sepeda motornya dalam kondisi stang terkunci di parkiran toko tempat ia bekerja. Namun, secara tidak sengaja, kunci motor tertinggal di kontak kendaraan. Sekitar pukul 10.20 WIB, Joni menyadari sepeda motornya telah hilang dan setelah meninjau rekaman CCTV, terlihat seorang pria membawa kabur kendaraan tersebut.

Setelah menerima laporan dari pelapor atas nama Laura Salsa Bila, Polsek Tanjung Morawa segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV, pelaku berhasil diidentifikasi. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digiring ke Polsek Tanjung Morawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui perbuatannya dan menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Barang bukti yang turut diamankan antara lain pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian, yakni dua buah kaos dan satu celana jeans.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK M.Si melalui Kapolsek Tanjung Morawa AKP M. Tambunan, SH, MH, kepada awak media menyampaikan ” Kita akan terus melakukan pengembangan untuk menemukan barang bukti lainnya dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan” ungkapnya.(Mabhiring Gutul )

 

Rimbunnews.com – Proses constatering (pencocokan) objek perkara eksekusi yang dilaksanakan di Desa Pardugul Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Kamis (15/5/2025), berlangsung aman dan terkendali berkat pengamanan ketat dari Polres Samosir, Polsek Pangururan bersama TNI.

Pengamanan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat permintaan dari Pengadilan Negeri Balige tanggal 2 Mei 2025, terkait pelaksanaan constatering.

Pelaksanaan pengamanan dipimpin langsung oleh PS. Kabag Ops Polres Samosir Kompol Tito Juardi, didampingi Kasat Samapta Polres Samosir AKP Nandi Butarbutar, S.H, Kapolsek Pangururan AKP B.T. Dalimunthe, serta unsur TNI dari Koramil Simanindo Kapten Arh Edi Waryanto.

Dalam arahannya, Kompol Tito Juardi menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan adalah bentuk tugas negkara untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menjaga ketertiban umum. Ia juga menegaskan bahwa Polres Samosir bersikap netral dan menjalankan tugas sesuai hukum. “Jika ada keberatan dari pihak manapun, silakan tempuh jalur hukum,” tegasnya.

Constatering dipimpin oleh Panitera Pengadilan Negeri Balige, Riswan Harahap, S.H, didampingi Panmud Perdata Heppi Sinaga, S.H, dan Juru Sita Robert Simanjuntak, S.H. Kegiatan juga dihadiri kuasa hukum pemohon Renti Situmeang, S.H., M.H., para termohon, tokoh gereja HKBP, Kepala Desa Pardugul, serta petugas dari BPN Kabupaten Samosir.

Kegiatan diawali dengan pembacaan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Balige. Objek perkara yang dicocokkan adalah sebidang tanah seluas ± 3.000 m² yang terletak di Kompleks Gereja HKBP Buhit, Desa Pardugul. Objek tersebut merupakan bagian dari perkara hukum yang telah inkracht berdasarkan putusan tingkat pertama hingga Mahkamah Agung.

Saat proses pengukuran berlangsung, salah satu termohon, LS, menyampaikan keberatannya. Namun seluruh rangkaian kegiatan constatering tetap berlangsung tertib hingga selesai sekitar pukul 11.00 WIB.

PLT Kasi Humas Polres Samosir Brigpol Gunawan Situmorang mengatakan, “Pelaksanaan pengamanan Constatering ini dalam Perkara antara HKBP sebagai Pemohon Eksekusi melawan 6 (enam) orang Termohon Eksekusi yang berjalan aman dan kondusif berkat sinergi antara Polres Samosir, Polsek Pangururan, dan unsur TNI.” (Mabhirink Gutul)