RIMBUN NEWS

Rimbunnews com – Kutalimbaru – Kapolsek Kutalimbaru, AKP Idem Sitepu  SH pimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 bersama Forkopimcam di kecamatan kutalimbaru di tempat halaman kantor kecamatan Kutalimbaru kabupaten Deli Serdang.

“Dengan  memperingati Harkitnas ini, kita dituntut untuk membangkitkan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah,” tegas kapolsek kutalimbaru dalam arahannya bertindak Inspektur Upacara.

AKP Idem menyampaikan beberapa poin penting terkait peringatan Harkitnas di tengah situasi global saat ini. Beliau  menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Di tengah Politik Luar Negeri Bebas Aktif dalam arus globalisasi yang semakin kuat, kita bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian,” ungkap Polsek kutalimbaru.

Kapolsek Kutalimbaru  juga menekankan kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup dan menuntut keberanian untuk menjawab berbagai tantangan kontemporer.

“Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup menuntut kita untuk berani menjawab tantangan Teknologi, Ketegangan Geopolitik, Krisis Pangan Global dan ancaman terhadap Kedaulatan digital kita,” tegasnya.

Upacara diakhiri dengan seruan Polsek kutalimbaru kepada seluruh personel untuk menjaga semangat kebangkitan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.

“Mari kita jaga Kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” ajak AKP Idem.

Tema Peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2025 “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” menjadi seruan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bangkit dari berbagai tantangan, baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan, demi mewujudkan Indonesia yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.

Peringatan Harkitnas ini juga menjadi bagian dari upaya Posek kutalimbaru dalam meningkatkan profesionalisme anggotanya dalam pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek kutalimbaru kabupaten Deli Serdang..

Dengan menanamkan nilai-nilai kebangkitan nasional, diharapkan jajaran Polsek kutalimbaru dapat semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsinya melayani masyarakat.

Usai upacara, seluruh peserta melakukan konsolidasi singkat untuk membahas program kerja pengamanan kamtibmas dalam rangka mewujudkan situasi kondusif di wilayah kecamatan kutalimbaru.

Hal ini sebagai bentuk implementasi konkret dari semangat kebangkitan nasional dalam tugas kepolisian sehari-hari.

AKP Idem kembali menegaskan, melalui peringatan Harkitnas ini komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pengamanan kamtibmas, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang kuat dan berdaulat sesuai dengan semangat kebangkitan nasional ini.

Pelaksana kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Kutalimbaru AKP Idem Sitepu.(ir up),Sekcam kutalimbaru Silvia Tabitha panggabean S.STP, Mewakili Danramil 02 KTB.Batuud Serka Haryanto Kanit Resrim Iptu Maruba Sinaga,intelkam iptu Junius Surbakti Kanit Binmas Ipda Hartono(Pa up) Kanit propam Aiptu Irwanto Sembiring (dan up) peronil Polsek kutalimbaru,personil Koramil 02 Ktb para kepala desa Se-Kecamatan Kutalimbaru ,para ASN dan Staff kecamatan Kutalimbaru dan para anggota paskibraka.

Kegiatan upacara telah selesai dilanjutkan kegiatan Coffe Morning bersama,situasi hingga berakhirnya kegiatan ini dalam keadaan aman dan kondusif. ( Mabhirink Gutul)

 

(

Rimbunnews.com – Medan – Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut yang dipimpin Kasubdit AKBP Dr. Parulian Samosir SH MH, menggagalkan pengiriman 26 calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia.

Mereka ditemukan di sebuah rumah penampungan di Jalan Sedar, Desa Tumpatan, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol. Sumaryono, menjelaskan bahwa para calon PMI terdiri dari 18 laki-laki dan 8 perempuan.

Mereka berasal dari NTT (12 orang), NTB (2), Aceh (7), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (1), Sumut (2), dan Riau (1).

“Ada 26 orang warga negara Indonesia atau calon pekerja migran nonprosedural yang kami amankan, ”kata Kombes Pol. Sumaryono, Sabtu (17/05/2025).

Ia menyebut pengungkapan ini dilakukan pada Jumat (16/5), setelah pihaknya mendapat informasi soal pengiriman calon PMI ilegal ke Malaysia.

Tim TPPO Ditreskrimum langsung menuju lokasi dan menemukan para korban.

Polisi juga menangkap tiga orang terduga pelaku berinisial MF, K, dan HR yang diduga sebagai agen pengiriman.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari ke depan.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa para korban dijanjikan akan bekerja sebagai asisten rumah tangga, buruh pabrik, dan buruh perkebunan dengan gaji 1.500 Ringgit Malaysia (sekitar Rp 5,7 juta) per bulan.

Untuk keberangkatan, mereka diminta membayar Rp 5 juta per orang kepada agen.

“Mereka membayar Rp 5 juta ke orang yang mau mengirimkan ke Malaysia, Rencananya mau berangkat pakai kapal tongkang, “ungkap Sumaryono.

Sebelum dikirim, para korban lebih dulu ditampung di Deli Serdang setelah datang dari daerah asal.

Sebanyak 26 korban kini telah diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumut.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 4 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Pasal 81 Subs Pasal 81 UU RI No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. (Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. beserta segenap pegawai Lemhannas RI melakukan ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Senin (19/05). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-60 Lemhannas RI yang mengusung tema “Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju”.

Ziarah diawali dengan penghormatan umum kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cita serta peletakan karangan bunga oleh Gubernur Lemhannas RI di Tugu Monumen TMP Kalibata, dan pembacaan doa.

Selepas rangkaian upacara, Ace didampingi sejumlah pejabat Lemhannas RI melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan dan pejabat Lemhannas RI.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan bagi para pahlawan yang sangat berjasa dan penting, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga Lemhannas RI. Momentum ini juga salah satu bentuk upaya untuk mengingat dan merawat semangat tinggi serta perjuangan para pahlawan, terutama dalam bidang ketahanan nasional sebagai entitas bangsa dan negara.

Perjuangan dan nilai-nilai semangat para pahlawan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para penerus bangsa, terutama generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Gubernur Lemhannas RI bersama rombongan mengawali tabur bunga pada makam Presiden ketiga Republik Indonesia B.J. Habibie, selanjutnya ke makam Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, dan Mayjen TNI Sutojo Siswomiharjo (Ayah kandung Gubernur Lemhannas RI periode 2016—2022 Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo).

Tabur bunga juga dilaksanakan ke makam beberapa pejabat Lemhannas RI, di antaranya, Gubernur Lemhannas periode 1965—1968 Mayjen TNI Wiluyo Puspoyudo, Gubernur Lemhannas RI periode 1974—1978 Letjen TNI Sayidiman Suryohadiprojo, Gubernur Lemhannas RI periode 1978—1983 Letjen TNI Sutopo Yuwono, Gubernur Lemhannas RI periode 1983—1989 Letjen TNI Subijakto Prawira Subrata, dan Gubernur Lemhannas RI periode 1994—1996 Letjen TNI Mutojib.

Pada kegiatan tersebut, Ace didampingi oleh Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Muda TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H.; Sekretaris Utama Lemhannas RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si.; Plt. Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Marsekal Muda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.; Deputi Pengkajian Strategis Prof. Dr. Ir. Reni Mayerni, M.P.; Deputi Kebangsaan Mayor Jenderal TNI Rido Hermawan, M.Sc.; dan Para Pejabat Struktural Lemhannas RI. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews com – Sergai – Polsek Dolok Masihul Polres Sergai melaksanakan  OPS Pekat Toba 2025, dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Qori.O.Siregar, SH,MH, berhasil menangkap 7 orang Juru parkir liar.

Kegiatan dilakukan  di Kota Dolok Masihul dan sekitarnya antara lain di lingkungan I, dan Lingkungan II Kelurahan Pekan Dolok Masihul Kec. Dolok Masihul Kabupaten Sergai, Jumat (16/05/25), pukul 09.00 WIB  hingga selesai.

Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul mengatakan, sasaran OPS ini adalah Premanisme dan pungutan liar, pelaku kriminal.

Juru parkir liar yang ditangkap tersebut, tidak memiliki Rompi parkir, kartu parkir, tanda pengenal yang sah dari pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul Iptu Qory O. Siregar SH MH, mengungkapkan, juru parkir liar yang ditangkap  yaitu :

Muhammad  Sahari Samosir, Laki laki, (34), mengutip parkir di pajak Dolok Masihul, Lingk V tanah lapang Kel. Pekan Dolok Masihul, Kecamatan dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Irfan Bstu bara Laki laki, (60), mengutip  parkir di pajak Dolok Masihul, Kel. Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Kamin Lubis Laki laki (55), mengutip  parkir di pajak Dolok Masihul, Kel. Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Abdul Alim Lubis Laki laki, (49), mengutip  parkir di pajak Dolok Masihul, Dusun I Desa Sarang Torop Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Elman laki laki, (44), mengutip parkir di Pajak Dolok masihul, Lingk I Kel. Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Muhammad Yani Laki laki (39), mengutip  parkir di pajak Dolok Masihul, Siderejo Lingk VI Kel. Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Fansur Kurniawan Manik Laki laki, (43), mengutip  parkir di Pajak Dolok Masihul, Dusun I Desa Sarang Torop Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

7 orang Juru parkir liar yang ditangkap, dibawa ke Polsek Dolok Masihul untuk dimintai keterangan dan selanjutnya dilakukan pembinaan oleh Unit Binmas Polsek Dolok Masihul. Kemudian  membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Dalam.hal.ini, diminta kepada pengelola/penanggung jawab Parkir untuk melengkapi atribut dan tanda pengenal kepada petugas-petugas parkir yg melaksanakan pekerjaan dilapangan.

Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi SH MH, di Makopolres Sergai (16/05) membenarkan kegiatan tersebut, Dia mengatakan, Ops Pekat Toba 2025 ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan jalanan, bahwa negara hadir dan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kriminal.

Polres Sergai dan jajaran  Polsek  berkomitmen terus menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga khususnya di Kabupaten Sergai. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com –  Medan – Guna meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan warga binaan dan masyarakat, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut menggelar Rapat Dinas penguatan tugas dan fungsi serta percepatan pencapaian target kinerja pada masing-masing seksi bulan Mei pada Senin (19/5/2025).

Bertempat di Aula Muladi Rutan medan kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pejabat struktural serta jajaran pegawai Staff Rutan Medan. Dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya. Dalam arahannya, Karutan menegaskan pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh jajaran untuk menjaga kualitas layanan pemasyarakatan serta meningkatkan/menambah pembinaan yang bermakna bagi warga binaan.

Dalam rapat dinas kali ini, beberapa poin utama menjadi fokus pembahasan. Yang pertama adalah evaluasi kinerja masing-masing subseksi di lingkungan Rutan Medan. Melalui evaluasi rutin ini, diharapkan setiap subseksi mampu mengidentifikasi capaian kinerja, kendala, serta upaya perbaikan yang perlu dilakukan demi meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat dinas ini. Karutan menekankan bahwa pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis harus menjadi budaya kerja bagi seluruh pegawai. “Kita harus terus meningkatkan kualitas layanan. Bukan hanya untuk memenuhi standar, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral kita kepada masyarakat dan warga binaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, rapat juga menjadi ruang diskusi bagi para pegawai untuk menyampaikan ide dan gagasan terkait rencana inovasi yang dapat menunjang program pembinaan yang ada di Rutan Kelas I Medan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M FanshurullahAsa, menyatakan siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Saksi dalam dugaan korupsi terkait jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energi (IAE).

Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU menyebutkan hal itu Kamis (19/5/2025).

Ketua KPPU, yang akrab dipanggil Ifan, dalam perkara akan bertindak untuk kapasitasnya sebagai Mantan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada periode Tahun 2017-2021. Perkara sama sekali tidak berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya saat ini sebagai Ketua KPPU.

Sebelumnya, dalam berbagai pemberitaan di media massa disebutkan bahwa Ifandipanggil KPK pada tanggal 14 Mei 2025. Berbeda dari yang diinformasikan media, Ifan belum dapat menghadiri panggilan pada jadwal dan mengusulkan adanya penjadwalan ulang.

Hal ini mengingat karena pada waktu bersamaan, Ifan hadir untuk kegiatanpenandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri Hukum RI, yang turut dihadiri antaralain oleh Gubernur Bank Indonesia, Menteri Perdagangan RI, Menteri Ekonomi Kreatif RI, dan Kepala Kepolisian Negara RI. Namun demikian, Ifan mengapresiasi adanya inisiatif KPK dalam kasus.

“Saya mengapresiasi KPK dalam menindaklanjuti surat pemberitahuan terjadinya praktik niaga gas bertingkat yang pernah saya kirimkan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi seiring temuan BPH Migas atas hasil pengawasan kegiatan usaha IAE di akhir tahun 2020, salah satu dokumen yang penting dalam kasus tersebut,” ungkapnya.

“Untuk itu saya akan terbuka dan menyampaikan seluruh informasi serta dokumen yang dibutuhkan KPK dalam penyidikannya.Bagaimanapun, penanganan korupsi sejalan dengan tugas pengawasanpersaingan usaha yang saya jalankan saat ini,” jelas Ifan.

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas PGN tersebut, yakni Komisaris PT IAE pada 2006–2023 Iswan Ibrahim (ISW) dan Direktur Komersial PT PGN pada 2016–2019 Danny Praditya (DP). Kasus tersebut diduga menimbulkan kerugian negara yang mencapai 15 juta dolar AS.

Dalam menangani kasus tersebut, KPK mengagendakan panggilan berbagai Saksi, termasuk Ifan sebagai Kepala BPH Migas pada saat dugaan pelanggaran terjadi.

Hingga rilis ini dikeluarkan, panggilan KPK kepada Ifan tersebut masih dalam penjadwalan.

Dalam konteks ini Ifan berpendapat, penting bagi KPK untuk menyelidiki bukan hanya dua Badan Usaha yang telah disebut, melainkan juga puluhan Badan Usaha Niaga Hilir Migas lainnya yang memperoleh alokasi gas dari Kementerian ESDM.

Patut ditelusuri apakah praktik niaga gas bertingkat juga terjadi setelah tahun 2018 oleh badan usaha lain yang belum terungkap. Ifan juga menegaskan bahwa dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2016, tidak terdapat satu pun pasal yang menyebutkan peran BPH Migas secara eksplisitalam hal alokasi gas maupun pengawasan praktik niaga gas bertingkat.

“Gas Bumi, dan SKK Migas. BPH Migas hanya berwenang melakukan verifikasi volume niagagas dari sisi kepentingan perhitungan iuran PNBP, sesuai amanat Undang-Undang danPeraturan Pemerintah,” tegasnya.

Sebagai Ketua KPPU, Ifan menjelaskan kolaborasi antara KPPU dan KPK yang telah dijalankan sejak tahun 2014 sangat penting, karena mayoritas praktik korupsi sering kaliberawal dari persekongkolan, baik secara vertikal, horizontal, maupun kombinasi keduanya.

Persekongkolan tersebut merupakan objek pengawasan KPPU sesuai dengan Pasal 22Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999.

Maka dari itu, penting untuk memperkuat asas resiprokal atau kesetaraan dalam pertukaran data dan informasi antara kedua lembaga, mengingat KPPU merupakan lembaga independen yang tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun, termasuk Pemerintah. (Rel )

Rimbunnews.com – Medan – Pelatihan juru sita pajak dan penilai pajak resmi dibuka di Balai Diklat Keuangan Medan, sebagai bagian dari implementasi perjanjian kerja sama tripartit antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menjalankan Perjanjian Kerja Sama Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (PKS OP4D) yang telah ditandatangani sebelumnya. Hadir langsung dalam acara pembukaan, Bupati Deli Serdang dr. H Asri Ludin Tambunan, M. Ked, Sp.PD, Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara I Arridel Mindra, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Lubuk Pakam Daniel Zebua, serta perwakilan unit vertikal Kementerian Keuangan lainnya.

Lewat sambutannya, Bupati Asri Ludin Tambunan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas institusi ini. “Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya aparatur pemungut pajak daerah. Berharap, melalui pelatihan ini, kemampuan teknis serta pemahaman petugas terhadap prosedur penilaian dan penagihan pajak dapat meningkat secara signifikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara (Sumut) I Arridel Mindra pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mengoptimalkan penerimaan negara. “Melalui PKS OP4D, daerah memperoleh dua manfaat utama, yakni akses terhadap data perpajakan pusat dan dukungan peningkatan kapasitas aparatur. Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk dukungan teknis,” ujarnya, Senin (19/5/2025)

PKS OP4D memberikan landasan hukum dan teknis bagi pemerintah daerah untuk mengakses data perpajakan dari DJP. Hal ini diharapkan dapat memperkuat basis data pajak daerah serta memperluas ekstensifikasi pajak di wilayah tersebut. Selain itu, bentuk dukungan lain yang diberikan meliputi pendampingan teknis, analisis data, pengawasan, sosialisasi perpajakan, hingga pemeriksaan dan penagihan pajak daerah.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ke depan dan diikuti oleh enam puluh petugas pajak daerah dari lingkungan Pemkab Deli Serdang, khususnya dari unit kerja yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemungutan pajak daerah. Materi yang diberikan mencakup teori dan praktik penilaian objek pajak, serta mekanisme penagihan aktif.

Dengan pelatihan ini, diharapkan aparatur pajak daerah di Deli Serdang mampu bekerja lebih profesional dan efektif, serta turut mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang berkelanjutan. ( Rel )

Rimbunnews.com – Sergai – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memadati Pantai Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Minggu pagi, 18 Mei 2025, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday).

Mengusung tema May Day Is Collaboration Day, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan unjuk komitmen antara buruh, pemerintah, pengusaha, dan aparat keamanan.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya yang diwakili Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P. menyampaikan apresiasi kepada serikat pekerja dan pengusaha yang telah menjaga keharmonisan hubungan industrial di daerah ini.

“Pemerintah Kabupaten Sergai terus berkomitmen menjalankan kebijakan pusat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh. Kita juga mengajak semua pihak membangun iklim investasi yang baik demi terciptanya daerah yang mantap, mandiri, terampil, asri, dan berkualitas,” ujar Wabup dalam sambutannya.

Di akhir sambutannya, Wabup menyampaikan harapan agar buruh di Sergai terus maju dan jaya, disambut pekikan semangat dari peserta, “Hidup Buruh… Hidup Buruh!”

Sementara itu, Polres Sergai menurunkan 54 personel untuk mengamankan kegiatan. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Iptu Inja V. Kaban, S.H. yang mewakili Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H.

“Polres Sergai siap memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk dalam kegiatan peringatan Mayday ini. Jika masyarakat membutuhkan bantuan, bisa menghubungi Call Center 110 atau petugas Bhabinkamtibmas di desa masing-masing,” ujar Iptu Inja.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pabung Kodim 0204/DS Mayor Inf. Ponidi, Kepala Dinas Nakerkopukm Iksan, A.P., M.A.P., Ketua FSP PP-SPSI Sergai Gober Hermanto, Ketua DPK Apindo Sergai Syaifudin, S.E., Pimpinan Bank Sumut Rudi Arif Panjaitan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Udur.

Total 19 serikat pekerja dengan 1.250 peserta turut serta dalam kegiatan tersebut. Suasana berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir – Tragedi terjadi di perairan Danau Toba tepatnya di Pelabuhan Fery Onanrunggu, Kecamatan Onanrunggu, Kabupaten Samosir. Satu orang pelajar dilaporkan tenggelam saat melakukan aktivitas menyelam untuk mencari ikan pada Sabtu malam (17/5/2025), dan dua orang dalam pencarian yang tenggelam dihari Minggu pagi (18/5/2025). Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim Basarnas Ajibata setelah dilakukan pencarian intensif yang melibatkan Polres Samosir, Polsek Onanrunggu, dan unsur Forkopimca setempat.

Peristiwa bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 22.25 WIB, ketika korban BGS (18 tahun), warga Desa Onanrunggu, menyelam ke Danau Toba untuk mencari ikan menggunakan alat tembak (spear gun). Namun hingga pukul 23.30 WIB, korban tidak muncul ke permukaan, hingga akhirnya dinyatakan hilang oleh rekan-rekannya.

Pencarian dilakukan oleh rekan korban, namun tanpa hasil. Esok harinya, Minggu pagi (18/5/2025), lima orang temannya — termasuk korban RLS (17 tahun) dan RAH (22 tahu ) — kembali melakukan penyelaman untuk mencari korban. Naas, kedua pemuda tersebut juga tidak kembali ke permukaan dan dinyatakan hilang sekitar pukul 07.30 WIB.

Tim Basarnas Ajibata yang tiba di lokasi langsung melakukan pencarian. Pada pukul 12.38 WIB, jenazah pertama RAH ditemukan, disusul penemuan jenazah BGS pukul 14.04 WIB, dan terakhir jenazah RLS pada pukul 15.50 WIB. Ketiganya langsung dibawa ke Puskesmas Onanrunggu dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Onanrunggu, AKP Marlan Silalahi, menyatakan bahwa keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan resmi penolakan tersebut.

“Ketiga korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Kami telah mengimbau agar warga tidak melakukan pencarian mandiri sebelum tim penyelamat tiba. Namun, dua dari korban tetap nekat menyelam sebelum Basarnas sampai di lokasi,” ungkap AKP Marlan.

Dalam pencarian ini, Polres Samosir bekerja sama dengan Polsek Onanrunggu, Koramil, serta tim Basarnas Ajibata yang dikoordinir oleh Hisar Turnip. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan air di Danau Toba dan menjadi pengingat pentingnya keselamatan serta koordinasi dalam setiap aktivitas di kawasan perairan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Langkat – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Langkat resmi mengikuti tahapan desk evaluasi dalam rangka Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2025. Kegiatan Desk Evaluasi Tim Penilai Internal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Mei 2025 secara virtual melalui zoom meeting di Aula Lt 1 Lapas Narkotika Langkat.

Diawali dengan perkenalan tim oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Langkat Tapianus Antonio Barus, menerangkan bahwa seluruh anggota mengenakan tanjak melayu sebagai identitas Kabupaten Langkat, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan pembangunan yang dipimpin langsung oleh Kalapas, didampingi Ketua Tim ZI, para Ketua Kelompok Kerja, serta seluruh anggota tim.

Lapas Narkotika Langkat menjadi salah satu dari 54 satuan kerja pemasyarakatan se-Indonesia dan satu-satunya dari Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara yang diusulkan untuk meraih predikat WBK, berdasarkan hasil penilaian Lapas Narkotika Langkat menunjukkan skor memuaskan dengan total nilai ZI sebesar 98,24, yang mencerminkan komitmen kuat dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam paparannya, Kalapas Antonio menyampaikan profil satuan kerja, capaian kinerja, mitigasi risiko pelayanan, serta integritas pelaksanaan tugas dan fungsi serta mengenalkan inovasi unggulan Lapas Narkotika Langkat.

Kalapas Antonio juga menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran serta dukungan dari masyarakat dan warga binaan. “Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, transparan, dan akuntabel. Tahapan desk evaluasi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani,” ungkap Kalapas.

Di akhir kegiatan, tim evaluator yang dipimpin oleh Bapak Qolbin Salim memberikan apresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan serta menyampaikan beberapa catatan perbaikan, terutama terkait konsistensi data dukung, penguatan layanan publik dan menjaga reputasi institusi agar tetap bersih dari informasi negatif.

Dengan mengikuti tahapan ini, Lapas Narkotika Langkat berharap dapat berharap dapat meraih WBK di wilayah Sumatera Utara serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan.(Tim)