RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Medan – Bertempat di lapangan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, pada Selasa pagi (3/6/2025), Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka.KPR) Rutan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut, Harun Alrasyid didampingi oleh Kepala Subseksi BHPT, Richwell dan Kepala Subseksi Adper, Wisnu, menggelar kegiatan sosialisasi dan pengarahan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berfokus pada prosedur penggunaan Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Dalam arahannya, KPR, Harun, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan sebagai wadah komunikasi yang efektif antara petugas Rutan dengan warga binaan. “Kami ingin memastikan bahwa keluhan dan aspirasi setiap warga binaan dapat kita tampung sehingga kita dapat langsung memperbaiki masalah yang dihadapi, warga binaan juga diharapkan mendapatkan informasi yang jelas mengenai hak dan kewajiban mereka selama menjalani masa pidana.” Ujarnya.

Selanjutnya, KPR juga mengingatkan seluruh warga binaan untuk selalu menjaga ketertiban dan kebersihan di dalam blok hunian. “Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk menaati peraturan yang berlaku serta menjaga kebersihan demi menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi kita semua,” imbaunya.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini seluruh warga binaan dapat memahami dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan serta turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang tertib dan harmonis di dalam Rutan. Rutan Medan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan serta memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik. ( Mabhirink Gutul )

RAGUSTA BERSERI
BERSIH, SEHAT, RAPI DAN INDAH

Rimbunnews.com –  Karo — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Karo melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai kendaraan Over Loading dan Over Dimensi (ODOL) kepada para pengemudi kendaraan angkutan barang, khususnya truk, yang melintas di wilayah Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu(04/06/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan dalam rangka implementasi dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 277 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang mengatur larangan pengoperasian kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan, S.H., didampingi Kanit Turjawali IPDA Herwansyah, serta diikuti oleh sejumlah personel Satlantas lainnya, yakni AIPTU SP Sinuraya, AIPTU M. Ginting, AIPTU Agus Fitriadi, AIPDA CD Tambunan, AIPDA J. Sinurat, AIPDA L. Nadeak, BRIPKA J. Ginting, BRIPKA Hery Jaya, dan BRIPTU E. Sinuraya.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan dan penyampaian cara bertindak, dilanjutkan dengan pemberian imbauan secara langsung kepada para pengemudi mengenai bahaya operasional kendaraan yang mengalami kelebihan muatan maupun dimensi. Sosialisasi dilakukan secara humanis, dengan harapan para pengemudi memahami bahwa ODOL tidak hanya membahayakan keselamatan jiwa, tetapi juga merusak infrastruktur jalan dan melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh pengemudi untuk tertib dan mematuhi aturan lalu lintas, khususnya mengenai muatan dan dimensi kendaraan. ODOL merupakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang serius dan juga mempercepat kerusakan jalan umum,” ujar AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan, S.H. di sela kegiatan.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa imbauan terkait ODOL telah tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya para sopir kendaraan angkutan barang. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Munte – Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Munte melaksanakan kegiatan himbauan dan pemasangan spanduk larangan membakar hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, tepatnya di area hutan jati Desa Sarinembah dan lahan pertanian jagung milik warga. Kegiatan ini dilaksanakan Rabu(4/6) pukul 13.00 WIB ini dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Azis Tarigan, S.H.

Kapolsek Munte, AKP D. Tambunan, S.H., menjelaskan imbauan dilaksanakan kepada para petani jagung untuk tidak membakar sisa sisa tanaman atau ampas pertanian secara sembarangan, karena berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama di musim kemarau.

“Kami mengingatkan warga, khususnya petani, agar tidak membakar lahan pertanian. Api yang digunakan untuk membakar ampas pertanian bisa menyebar dengan cepat, terutama di wilayah perbukitan dan dekat hutan jati. Ini membahayakan keselamatan dan juga melanggar hukum,” ujar Kapolsek AKP D. Tambunan, S.H.

Selain memberikan imbauan secara langsung, petugas juga memasang spanduk bertuliskan “STOP PEMBAKARAN HUTAN DAN LAHAN” sebagai bentuk edukasi dan peringatan tegas kepada masyarakat sekitar.

Kapolsek menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan pendekatan persuasif kepada masyarakat guna mencegah terjadinya Karhutla, serta menindak tegas pelaku pembakaran lahan secara sengaja.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta mendapat respon positif dari warga yang berjanji untuk lebih berhati hati dan menjaga lingkungan mereka dari bahaya kebakaran. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbun ews.com – Medan – Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan seorang tersangka pencurian sepeda motor bernama Arianto Harjunan (45), warga Jalan Lampung No. 8, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota.

Tersangka ditangkap usai melakukan aksi pencurian di area parkir Klinik Dr. Geta, Jalan S. Parman, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan pada Selasa (03/06/2025).

Kapolsek Medan Baru Kompol Hendrik F. Artonang melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak M. Tambunan menjelaskan kronologi kejadian kepada wartawan. Menurutnya, saat kejadian, korban Kalista Rosa Alfiani (25), warga Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar yang saat ini berdomisili di  Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat—memarkirkan sepeda motornya di halaman Klinik Dr. Geta, tempat ia bekerja.

Korban sempat meninggalkan kunci sepeda motor tergantung di motor, namun sudah mengamankannya dengan merantai ban depan sebelum masuk ke dalam klinik.

Masih menurut Iptu Poltak, saat unit Reskrim Polsek Medan Baru sedang berpatroli di sekitar Jalan S. Parman, mereka mendengar teriakan “Maling!” dari seorang rekan korban bernama Indra Himawan. Tersangka terlihat sedang membawa sepeda motor korban setelah berhasil membuka paksa rantai pengaman.

Tersangka sempat panik karena teriakan tersebut dan akhirnya terjatuh bersama motor yang hendak dicurinya. Tim opsnal yang berada di lokasi langsung mengamankan tersangka.

Namun, rekan pelaku yang dikenal dengan panggilan “Gondrong” (alamat tidak diketahui) berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke sungai dan lolos dari kejaran petugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 2198 ABF. Tersangka Arianto Harjunan kini diamankan di Polsek Medan Baru untuk proses hukum lebih lanjut. (Mabhirink Gutul )

 

Rimbun ews.com – Medan – Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan seorang tersangka pencurian sepeda motor bernama Arianto Harjunan (45), warga Jalan Lampung No. 8, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota.

Tersangka ditangkap usai melakukan aksi pencurian di area parkir Klinik Dr. Geta, Jalan S. Parman, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan pada Selasa (03/06/2025).

Kapolsek Medan Baru Kompol Hendrik F. Artonang melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak M. Tambunan menjelaskan kronologi kejadian kepada wartawan. Menurutnya, saat kejadian, korban Kalista Rosa Alfiani (25), warga Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar yang saat ini berdomisili di  Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat—memarkirkan sepeda motornya di halaman Klinik Dr. Geta, tempat ia bekerja.

Korban sempat meninggalkan kunci sepeda motor tergantung di motor, namun sudah mengamankannya dengan merantai ban depan sebelum masuk ke dalam klinik.

Masih menurut Iptu Poltak, saat unit Reskrim Polsek Medan Baru sedang berpatroli di sekitar Jalan S. Parman, mereka mendengar teriakan “Maling!” dari seorang rekan korban bernama Indra Himawan. Tersangka terlihat sedang membawa sepeda motor korban setelah berhasil membuka paksa rantai pengaman.

Tersangka sempat panik karena teriakan tersebut dan akhirnya terjatuh bersama motor yang hendak dicurinya. Tim opsnal yang berada di lokasi langsung mengamankan tersangka.

Namun, rekan pelaku yang dikenal dengan panggilan “Gondrong” (alamat tidak diketahui) berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke sungai dan lolos dari kejaran petugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 2198 ABF. Tersangka Arianto Harjunan kini diamankan di Polsek Medan Baru untuk proses hukum lebih lanjut. (Mabhirink Gutul )

O

Rimbunnews.com – Binjai – Kapolres Binjai AKBP BAMBANG C. UTOMO, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin pelaksanaan kegiatan serah terima jabatan pejabat Kasat Reskrim Polres Binjai. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Aula Anindya Polres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai kelurahan satria kecamatan Binjai kota, provinsi sumatera utara, Selasa (3/6/25) pukul 09.30 wib pagi hari.

Serah terima jabatan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kapolda Sumut No. KEP / 263 / V /2025 tanggal 24 Mei 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Baru dilingkungan Polda Sumut.

Dimana jabatan kasat reskrim ini diserah terimakan langsung oleh Kapolres Binjai kepada pejabat baru AKP HIZKIA YOSIA CLADIUS PETER SIAGIAN, S.T.K, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya bertugas di Subbidwabprof Bidpropam Polda Sumut.

Arahan Kapolres Binjai, mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru dan segera untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tugasnya, dengan berbekal pengalaman tugas selama ini, dan juga Kapolres Binjai memberikan beberapa penekanan al ;

” Tingkatkan kualitas keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.

” Saling ingatkan dan waskat terhadap personil secara berjenjang agar dapat meminimalisir adanya pelanggaran.

” Budayakan responsibilitas terhadap apa yang terjadi sekeliling kita untuk memberikan citra positif terhadap polri.

” Tingkatkan kesiapsiagaan operasional, untuk mengantisipasi eskalasi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat,

” Jalin kerjasama dan kekompakan dengan unsur TNI, dan jaga solidaritas TNI-POLRI untuk bersinergi menjaga kedaulatan NKRI,

Akhir kata, mengajak kepada pejabat baru untuk bertekad dengan niat yang ihklas untuk melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini. ucap Kapolres Binjai.

Kegiatan serah terima jabatan kasat Reskrim dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Binjai serta perwakilan personil sat reskrim polres Binjai. (Mabhirink Gutul)

 

Kapolres Binjai Pimpin Serah Terimakan Jabatan Kasat Reskrim Polres Binjai

 

Rimbunnews.com – Binjai – Kapolres Binjai AKBP BAMBANG C. UTOMO, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin pelaksanaan kegiatan serah terima jabatan pejabat Kasat Reskrim Polres Binjai. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Aula Anindya Polres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai kelurahan satria kecamatan Binjai kota, provinsi sumatera utara, Selasa (3/6/25) pukul 09.30 wib pagi hari.

Serah terima jabatan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kapolda Sumut No. KEP / 263 / V /2025 tanggal 24 Mei 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Baru dilingkungan Polda Sumut.

Dimana jabatan kasat reskrim ini diserah terimakan langsung oleh Kapolres Binjai kepada pejabat baru AKP HIZKIA YOSIA CLADIUS PETER SIAGIAN, S.T.K, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya bertugas di Subbidwabprof Bidpropam Polda Sumut.

Arahan Kapolres Binjai, mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru dan segera untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tugasnya, dengan berbekal pengalaman tugas selama ini, dan juga Kapolres Binjai memberikan beberapa penekanan al ;

” Tingkatkan kualitas keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.

” Saling ingatkan dan waskat terhadap personil secara berjenjang agar dapat meminimalisir adanya pelanggaran.

” Budayakan responsibilitas terhadap apa yang terjadi sekeliling kita untuk memberikan citra positif terhadap polri.

” Tingkatkan kesiapsiagaan operasional, untuk mengantisipasi eskalasi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat,

” Jalin kerjasama dan kekompakan dengan unsur TNI, dan jaga solidaritas TNI-POLRI untuk bersinergi menjaga kedaulatan NKRI,

Akhir kata, mengajak kepada pejabat baru untuk bertekad dengan niat yang ihklas untuk melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini. ucap Kapolres Binjai.

Kegiatan serah terima jabatan kasat Reskrim dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Binjai serta perwakilan personil sat reskrim polres Binjai. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Perang terhadap narkoba terus digencarkan Polda Sumatera Utara.

Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (3/6/2025), Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. menyampaikan, ribuan kasus narkoba berhasil diungkap sejak awal tahun 2025.

Hingga Juni ini, tercatat sebanyak 2.373 kasus dengan 3.051 tersangka telah diamankan.

“Ini bukti komitmen kami memberantas peredaran narkoba. Sinergi dengan pemerintah daerah, BBPOM, Bea Cukai, Avsec Bandara Kualanamu dan stakeholder lainnya terus kami tingkatkan,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut, jumlah barang bukti yang disita juga mencengangkan : 665 kilogram sabu, 121 ribu butir ekstasi, dan 1,1 kilogram kokain dan narkotika lainnya berhasil diamankan jajaran Ditresnarkoba Polda Sumut. Salah satu temuan yang mencolok adalah narkotika jenis baru pod vaving liquid mengandung zat etomidate dan metomidate yang efeknya sangat berbahaya.

“Ada 5.393 pod vaving liquid yang kami amankan. Dua modus yang digunakan adalah pengiriman melalui jalur laut dari perairan Malaysia dan distribusi darat oleh jaringan lokal. Harganya sangat mahal, antara Rp4,5 juta hingga Rp5,5 juta per unit,” ungkap Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H.

Pihak kepolisian juga mencatat pola-pola penyelundupan narkoba yang makin canggih, seperti penyimpanan di gudang olahan, kompartemen tersembunyi kendaraan, hingga distribusi lewat hiburan malam dan loket-loket di kawasan padat penduduk.

Kapolda menekankan pentingnya peran masyarakat dalam perang melawan narkoba.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan semua pihak, termasuk rekan media. Tolong bantu kami wujudkan Sumatera Utara yang bersih dari narkoba,” tegasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnewa.com – Medan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan nasional mencapai Rp7.960,94 triliun pada April 2025, tumbuh 8,88 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini diiringi dengan profil risiko yang tetap terjaga.

“Kredit tumbuh sekitar 8,88% year-on-year menjadi sebesar Rp7.960,94 triliun,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam Konferensi Pers RDK Bulanan (RDKB) Mei 2025 di Jakarta, Jumat (2/6/2025).

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 15,86 persen, disusul kredit konsumsi sebesar 8,97 persen, dan kredit modal kerja sebesar 4,62 persen yoy.

Dilihat dari sisi kepemilikan, Bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan pertumbuhan kredit sebesar 8,82 persen yoy.

Sementara itu, dari kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 12,77 persen. Di sisi lain, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hanya tumbuh 2,60 persen, dengan kredit usaha kecil mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,48 persen.

“Di tengah upaya perbankan yang berfokus pada upaya-upaya pemulihan kualitas kredit UMKM,” imbuh Dian.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,55 persen yoy menjadi Rp9.047 triliun. Secara rinci, giro tumbuh 6,02 persen, tabungan 6,05 persen, dan deposito 2,07 persen.

Likuiditas industri perbankan pada April 2025 dinilai tetap memadai. Rasio alat likuid terhadap dana non-inti (non-core deposit/AL-NCD) tercatat sebesar 111,32 persen, dan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL-DPK) sebesar 25,23 persen.

“Masih di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%,” jelas Dian.

Selain itu, liquidity coverage ratio (LCR) berada di level 200,35 persen. Kualitas kredit juga terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross sebesar 2,24 persen, dan NPL net naik tipis dari 0,81 persen menjadi 0,83 persen.

Rasio kredit berisiko atau loan at risk (LAR) tercatat 9,92 persen. Meski meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, Dian menegaskan posisi tersebut lebih rendah dari April 2024 dan masih di bawah tingkat sebelum pandemi sebesar 9,93 persen pada Desember 2019.

Ketahanan perbankan, lanjut Dian, tetap kuat, tercermin dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang mencapai 25,43 persen.

“Menjadi bantalan mitigasi rasio yang kuat di tengah kondisi ketidakpastian global dewasa ini,” tegasnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com, Jakarta – Anggota DPD RI asal Sumatra Utara (Sumut), Pdt. Penrad Siagian, meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera mengambil langkah konkret dalam penyelesaian konflik agraria yang membelit masyarakat Simpang Gambus, Kabupaten Batu Bara, Sumut.

Permintaan ini disampaikan langsung saat Penrad menemui Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono, di kantor Kementerian ATR/BPN pada Senin, 2 Juni 2025.

Penrad menegaskan bahwa dirinya telah mendampingi masyarakat Simpang Gambus jauh sebelum menjabat sebagai senator di DPD RI.

Konflik ini, menurutnya, merupakan persoalan lama yang berakar sejak era 1960-an, ketika masyarakat mengalami pengambilalihan lahan secara paksa, yang kemudian berujung pada pengusiran.

“Persoalan Simpang Gambus ini saya dampingi jauh sebelum saya menjadi anggota DPD RI. Jadi kasus ini sebenarnya sudah lama sekali,” kata Penrad dalam keterangan resminya, Selasa, 3 Juni 2025.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat telah menyampaikan berbagai dokumen dan kronologi sejarah yang lengkap, termasuk bukti penguasaan dan keberadaan kampung di atas lahan yang kini dikuasai PT Socfindo.

Berkas-berkas tersebut telah disampaikan dalam beberapa kali kunjungan ke Kementerian ATR/BPN.

“Kita tahu betul bagaimana pengambilalihan tanah masyarakat, termasuk Simpang Gambus, terjadi di tahun 60-an. Dalam kronologi yang kami serahkan ke Kementerian, lengkap semuanya, termasuk sejarah perkampungan di situ. Jadi penting untuk melihat kembali bukti-bukti sejarah itu,” lanjutnya.

Penrad juga menyinggung hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPD RI dan pihak terkait, yang telah menghasilkan kesepakatan agar pembaruan Hak Guna Usaha (HGU) PT Socfindo dihentikan sementara, hingga proses penyelesaian konflik dengan masyarakat dituntaskan.

“Kedatangan saya kemari karena ada dokumen negara, hasil RDP yang kita tanda tangani. Maksudnya, kita sepakat menghentikan pembaruan HGU PT Socfindo sampai sengketa ini diselesaikan bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menyoroti ketimpangan informasi di lapangan. Menurutnya, masyarakat tidak memahami permainan-permainan lahan yang dilakukan diam-diam, tetapi mereka memiliki data sejarah yang otentik.

Penrad menekankan bahwa masyarakat Simpang Gambus telah berjuang dengan cara damai, tetapi sering kali dianggap tidak ada konflik hanya karena mereka tidak melawan secara fisik.

“Sejak tahun 60-an mereka diusir. Di tahun itu pun tidak semua masyarakat sekolah dan tidak mengerti hal-hal seperti ini dan kemudian diusir hingga di-PKI-kan. Semua orang takut. Itu sebabnya saya ajak semua pihak melihat sejarahnya,” tambahnya.

Ia menegaskan, perjuangan masyarakat adalah bentuk mempertahankan martabat.

Karena itu, ia meminta negara hadir secara adil dengan membentuk tim khusus yang melibatkan semua pihak untuk menyelesaikan konflik agraria ini secara menyeluruh.

“Jangan karena masyarakat berjuang dengan martabat dan damai, lalu dianggap tidak ada konflik. Mari kita lihat sejarahnya dan data mereka. Kami berharap, mari kita membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegas Penrad.

Komitmen Kementerian ATR/BPN

Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono, menyambut baik kedatangan Penrad dan menyatakan bahwa persoalan Simpang Gambus sudah menjadi perhatian kementeriannya.

Ia menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN akan segera menindaklanjuti dan melakukan pembahasan lanjutan untuk menangani konflik tersebut.

“Masalah ini sudah menjadi perhatian kita dan akan kita kawal. Dengan kunjungan Pak Pendeta, kita akan segera menindaklanjuti untuk melakukan pembahasan kembali,” ujar Iljas.

Ia menegaskan bahwa sebagai institusi publik, BPN wajib menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui lembaga representatif seperti DPD RI.

Meskipun BPN berpegang pada data yang tercatat, Iljas mengakui pentingnya memperhatikan data sejarah dan fakta lapangan yang selama ini tidak tercatat dalam sistem pertanahan formal.

“Data yang tidak tercatat mungkin tidak terekam di kita, tetapi itu menjadi referensi penting bahwa masalah ini muncul sejak lama. Karena itu, kami selalu menyandingkan data dari masyarakat dengan data kami,” jelasnya.

Iljas juga menyampaikan bahwa persoalan di Simpang Gambus memerlukan pendekatan yang lebih dari sekadar normatif.

Menurutnya, penyelesaian harus dilakukan secara terintegrasi, dengan mempertimbangkan aspek sosiologis dan empiris yang berkembang di masyarakat.

“Saya menyarankan agar lahan 600 hektare itu di-enklave dulu sambil menunggu penyelesaian tuntas. Dengan begitu, pendekatannya bukan hanya normatif, tapi juga empiris dan sosiologis. Karena kalau langsung diperpanjang, ini akan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya duduk bersama dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat agar persoalan ini tidak terus bergulir tanpa solusi yang jelas.

“Masyarakat menunggu kepastian. Maka dari itu, kita perlu duduk bersama-sama dengan semua pihak agar persoalan ini selesai,” pungkasnya.

Konflik agraria di Simpang Gambus telah berlangsung lebih dari setengah abad. Sengketa ini kini menjadi simbol ketimpangan struktural dalam pengelolaan tanah dan hak rakyat kecil di Indonesia.

Dengan adanya perhatian serius dari DPD RI dan respons positif dari Kementerian ATR/BPN, masyarakat Simpang Gambus kini menanti langkah nyata negara untuk memberikan keadilan yang telah lama tertunda.[]

 

Rimbunnews.com – Medan –  Ketua Permabudhi Sumatera Utara Wong Chun Sen dan Ketua TITD Tridharma  Komda Sumut , Budi Malem menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun Dewa Taye yang berlangsung  di Cetiya Go Lau Sapek  Jalan Brigjend Katamso Kompleks Sepakat Lestari  B 17  Titi Kuning Medan Johor.

Hadir dalam acara itu Ketua DPRD Kota Medan yang juga Ketua Permabudhi Sumut,  Wong Chun Sen menyampaikan sangat mengapresiasi pengurus Cetiya Go Lau Sapek ini selalu membantu masyarakat yang membutuhkan dan selalu membuat kebajikan.

Wong juga menyampaikan, selamat ulang tahun Dewa Taye, sehat selalu dan Tuhan memberkati serta doakan bangsa Indonesia hidup rukun, makmur  dan sentosa serta kepada diberi kesehatan dan kelancaran, kata Wong.

Demikian juga  Pembimas Budha  Sumut , Sukasdi, SE MA, dari kantor kementrian agama Sumatera Utara mengatakan, ada pernah Budha mengatakan, para dewa perlakukanlah umat manusia sebagaimana mereka mempersembahkan sesaji seperti bunga , buah kepada para dewa. Seperti itulah nantinya para dewa memperlakukan umat itu seperti perlindungan, rezeki dan kesehatan kata Sukasdi.

Jadi semangat umat mudah- mudahan bertambah dengan melaksanakan ulang tahun Dewa Taye di Cetiya Go Lau Sapek ini sehingga juga kepada dewa bertambah begitu juga umat semakin bertambah semangat mempersembahkan dupa, bunga dan buah demikian juga sebaliknya dewa semakin banyak memberikan rezeki, perlindungan dan keselamatan, tambah  Sukasdi.

Hal senada juga disampaikan Ketua TITD Tridharma Komda Sumut, Budi Malem menambahkan melalui peringatan ulang tahun Dewa Taye ini   Cetiya Go Lau Sapek  semakin maju kedepan dan semakin dilindungi dan diberkati bersama umatnya, kata Budi Malem.

Sementara pengurus Cetiya Go Lau Sapek menyampaikan terimakasih atas kehadiran pabak/ ibu sekalian semoga tuhan memberkati dan memberikan kesehatan untuk kita semua, katanya. ( Mabhirink Gutul )