RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – Medan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto secara resmi melepas kontingen Polda Sumut untuk mengikuti ajang Kemala Run 2026 yang akan digelar di Bali. Pelepasan berlangsung di Aula Tribrata Polda Sumut, Rabu (15/4), dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara beserta pengurus, Wakapolda Sumut, Irwasda, para pejabat utama Polda Sumut, serta seluruh peserta kontingen.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Kemala Run 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum mempererat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Polda Sumut.

“Keikutsertaan kita bukan hanya soal siapa yang tercepat mencapai garis akhir, tetapi bagaimana kita saling mendukung dan memperkuat kekompakan sebagai satu keluarga besar,” ujar Kapolda.

Ajang Kemala Run 2026 sendiri akan berlangsung pada 16 hingga 19 April 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, dengan jumlah peserta mencapai 10.000 orang dari berbagai kategori lomba, yakni half marathon, 10K, dan 5K.

Polda Sumut mengirimkan kontingen yang terdiri dari 15 atlet Polwan, 6 Bhayangkari, serta didukung tim pelatih, official, dan puluhan personel lainnya. Partisipasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen dan kesiapan Polda Sumut dalam mengikuti kompetisi secara maksimal.

Kapolda juga menekankan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta, di antaranya menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin, serta mengedepankan sikap humanis selama kegiatan berlangsung.

“Jaga kondisi, junjung tinggi etika dan kehormatan institusi, serta tampilkan performa terbaik dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana memperluas silaturahmi dengan peserta dari berbagai daerah, sekaligus menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya solid dalam tugas, tetapi juga kompak dan penuh semangat dalam kebersamaan.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengutip pepatah mens sana in corpore sano, yang bermakna di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta membawa hasil terbaik yang membanggakan bagi Polda Sumut.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, hari ini saya secara resmi melepas kontingen Polda Sumatera Utara untuk mengikuti Kemala Run 2026 di Bali. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga sukses,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto secara resmi melepas kontingen Polda Sumut untuk mengikuti ajang Kemala Run 2026 yang akan digelar di Bali. Pelepasan berlangsung di Aula Tribrata Polda Sumut, Rabu (15/4), dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara beserta pengurus, Wakapolda Sumut, Irwasda, para pejabat utama Polda Sumut, serta seluruh peserta kontingen.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Kemala Run 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum mempererat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Polda Sumut.

“Keikutsertaan kita bukan hanya soal siapa yang tercepat mencapai garis akhir, tetapi bagaimana kita saling mendukung dan memperkuat kekompakan sebagai satu keluarga besar,” ujar Kapolda.

Ajang Kemala Run 2026 sendiri akan berlangsung pada 16 hingga 19 April 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, dengan jumlah peserta mencapai 10.000 orang dari berbagai kategori lomba, yakni half marathon, 10K, dan 5K.

Polda Sumut mengirimkan kontingen yang terdiri dari 15 atlet Polwan, 6 Bhayangkari, serta didukung tim pelatih, official, dan puluhan personel lainnya. Partisipasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen dan kesiapan Polda Sumut dalam mengikuti kompetisi secara maksimal.

Kapolda juga menekankan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta, di antaranya menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin, serta mengedepankan sikap humanis selama kegiatan berlangsung.

“Jaga kondisi, junjung tinggi etika dan kehormatan institusi, serta tampilkan performa terbaik dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana memperluas silaturahmi dengan peserta dari berbagai daerah, sekaligus menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya solid dalam tugas, tetapi juga kompak dan penuh semangat dalam kebersamaan.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengutip pepatah mens sana in corpore sano, yang bermakna di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta membawa hasil terbaik yang membanggakan bagi Polda Sumut.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, hari ini saya secara resmi melepas kontingen Polda Sumatera Utara untuk mengikuti Kemala Run 2026 di Bali. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga sukses,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir– Kepolisian Resor Samosir menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di lingkungan Polres Samosir, Rabu (15/4/2026) pagi.
Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Mapolres Samosir mulai pukul 08.00 WIB.

Upacara tersebut meliputi serah terima jabatan Kasat Samapta, Kasat Lantas, dan Kasat Polairud, serta pelantikan Kasat Binmas dan Kapolsek Nainggolan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor: Kep/284/IV/2026 tanggal 9 April 2026, serta Surat Keputusan Kapolres Samosir Nomor: KEP/22/IV/2026 tanggal 14 April 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polres Samosir.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya kegiatan. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada IPTU Tangio Haojahan Sitanggang, S.H., dan Komandan Upacara dijabat oleh IPDA Muhammad Yunus Lubis, S.H.

Upacara diikuti oleh para pejabat utama (PJU), perwira, seluruh personel Polres Samosir, pengurus Bhayangkari Cabang Samosir, serta rohaniawan.

Dalam rotasi jabatan tersebut, sejumlah pejabat resmi berganti. AKP Robertus Gultom kini menjabat sebagai Kasat Lantas menggantikan AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H., yang mendapat penugasan baru sebagai PS Wakasat Lantas Polrestabes Medan. Posisi Kasat Samapta diisi IPTU Williamson Saragih menggantikan AKP Nandi Butarbutar, S.H., yang kini menjabat sebagai Kapolsek Lumban Julu Polres Toba. Sementara itu, IPTU Turisno Supartiyadi dipercaya sebagai Kasat Polairud menggantikan AKP Sulaiman Pangaribuan, S.H., yang menempati jabatan baru sebagai Kanit 2 Sisidik Subditgakkum Ditpolairud Polda Sumut.

Selain itu, IPTU Rody Saut Parsaoran Simarmata dilantik sebagai Kapolsek Nainggolan dan IPTU Priston Simbolon sebagai Kasat Binmas Polres Samosir.

Dalam amanatnya, Kapolres Samosir menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penyegaran organisasi.
“Setiap jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang mengandung tanggung jawab besar. Oleh karena itu, setiap pejabat dituntut mampu menunjukkan kinerja terbaik dan membawa perubahan positif,” tegas AKBP Rina.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Samosir. Kepada pejabat baru, Kapolres meminta agar segera menyesuaikan diri, memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta menjalankan program kerja sesuai arah kebijakan Polri.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Perkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Tunjukkan sikap responsif, jaga integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai anggota Polri,” pesannya.

Upacara sertijab berakhir sekitar pukul 08.40 WIB dan dilanjutkan dengan kegiatan bersalaman serta sesi foto bersama seluruh peserta upacara.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir — Polres Samosir terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan membina generasi muda. Hal ini terlihat dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Kapolres Samosir bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., dan dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Samosir Tawar Tua Simbolon, Praeses HKBP Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi, Ketua FKUB Kabupaten Samosir Pdt. JM Sinaga, Ketua MUI Kabupaten Samosir Ustadz Erwansyah, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya serta PJU Polres Samosir.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, hingga penyerahan cendera mata. Momentum ini menjadi wadah mempererat hubungan lintas agama sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Samosir dan seluruh undangan. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi serta menjadikan forum tersebut sebagai ruang diskusi konstruktif dalam menyelesaikan persoalan keagamaan di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua MUI Kabupaten Samosir menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis dalam membangun silaturahmi dan memperkuat kerja sama lintas sektor demi menjaga ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Praeses HKBP Distrik VII Samosir mengapresiasi inisiatif Kapolres dalam menyelenggarakan pertemuan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Samosir.

Dari unsur Katolik, disampaikan bahwa Kabupaten Samosir sebagai destinasi pariwisata prioritas harus dijaga bersama sebagai “rumah bersama” agar tetap aman dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun wisatawan. Apresiasi juga diberikan kepada Polres Samosir atas keberhasilan dalam mengatur arus lalu lintas selama libur Lebaran.

Masukan juga datang dari Ketua FKUB Kabupaten Samosir yang berharap adanya penertiban terhadap praktik perjudian serta terus dipertahankannya kondisi toleransi yang sudah terjalin baik selama ini.

Dalam arahannya, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat atas peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Ia menegaskan bahwa Polres Samosir telah menjalankan berbagai program kerja untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan jumlah personel.
“Terkait balap liar, kami akan segera melakukan penertiban dan penegakan hukum guna mencegah gangguan kamtibmas serta kecelakaan lalu lintas,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengungkapkan rencana pelaksanaan program Police Goes to School sebagai langkah preventif dalam menekan kenakalan remaja. Program ini akan difokuskan pada edukasi hukum, pembinaan karakter, serta peningkatan kesadaran disiplin di kalangan pelajar.
“Kenakalan remaja perlu menjadi perhatian bersama. Kami berharap adanya sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak sekolah dalam membina generasi muda yang berakhlak baik dan taat hukum,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, doa bersama, menyanyikan lagu Padamu Negeri, serta foto bersama. Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnewa.xom – Samosir – Kepolisian Resor Samosir resmi menetapkan perubahan nomenklatur Polsek Onan Runggu menjadi Polsek Nainggolan dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di halaman Mako Polsek Nainggolan, Senin (13/4/2026) pukul 09.45 WIB.

Momentum ini tidak hanya menjadi penanda perubahan nama, tetapi juga mempertegas arah pelayanan kepolisian yang lebih dekat dan responsif terhadap masyarakat. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Polres Samosir dan SMA/SMK se-Kabupaten Samosir dalam program pembinaan generasi muda bertajuk Police Goes To School.

Acara dipimpin langsung Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Kompol Briston A.M. Napitupulu, serta dihadiri unsur Forkopimca, para kepala sekolah, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga tokoh pemuda.

Perubahan nomenklatur ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor KEP/267/III/2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan organisasi Polri dalam menyesuaikan wilayah hukum guna meningkatkan efektivitas pelayanan.

Camat Nainggolan, Junita Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan perubahan ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sementara itu, tokoh masyarakat Marsudin Lumbantungkup menilai perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bentuk penyesuaian peran Polri agar lebih selaras dengan karakteristik wilayah. Ia juga menegaskan kesiapan masyarakat untuk menjadi mitra aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H dalam arahannya menekankan bahwa perubahan nomenklatur ini harus diikuti dengan peningkatan kinerja. Seluruh personel Polsek Nainggolan diminta segera menyesuaikan aspek administrasi, operasional, dan pelayanan publik.
“Melalui program Police Goes To School, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar. Ini adalah langkah preventif untuk mencegah kenakalan remaja sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup pembinaan, penyuluhan, sosialisasi, hingga pelatihan kepada pelajar. Kegiatan akan dilaksanakan secara rutin di masing-masing sekolah, minimal satu kali dalam seminggu.
Polres Samosir, sebagai pihak pertama, akan memberikan edukasi hukum, sosialisasi fungsi kepolisian, penyuluhan anti-bullying, serta pelatihan kedisiplinan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Sementara pihak sekolah bertanggung jawab menyiapkan peserta, pendamping, serta jadwal kegiatan.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama satu tahun dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaannya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kerja sama, foto bersama, pemotongan kue syukuran, serta ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Hingga pukul 11.40 WIB, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Peresmian ini menjadi simbol komitmen bersama antara kepolisian, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang sadar hukum dan berkarakter kuat.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) bersama SLOG Mabes Polri melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) organik Polri di wilayah hukum Polda Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Polda Sumut, Senin, dipimpin oleh Beny Arjanto bersama tim dari Mabes Polri.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Ian Rizkian Milyardin dan Herry Afandi beserta tim. Selain itu, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol. Dwi Agung Setyono, bersama personel Bidang Propam turut membantu jalannya pemeriksaan, mulai dari pengecekan administrasi hingga kondisi fisik senjata api serta kelayakan personel pemegang senpi di jajaran Polda Sumut.

Dalam arahannya, Beny menegaskan bahwa kesadaran individu menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memikul tanggung jawab besar, tidak hanya kepada institusi, tetapi juga kepada negara dan masyarakat.

“Senjata api yang dipercayakan kepada anggota Polri merupakan bentuk kewenangan dari negara yang harus digunakan secara tepat, yakni untuk menjaga keamanan serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Oleh karena itu, tidak boleh ada penyalahgunaan dalam kondisi apa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan dan pengawasan secara berkala menjadi langkah krusial untuk memastikan kelayakan penggunaan senpi, baik dari sisi teknis maupun kesiapan personel. Langkah ini dinilai penting guna menjamin keselamatan anggota Polri sekaligus menjaga keamanan masyarakat secara luas.

Kegiatan tersebut juga mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, serta Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 terkait implementasi prinsip dan standar hak asasi manusia dalam tugas kepolisian.

Dengan berpedoman pada ketentuan tersebut, seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional, serta menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.

Dari hasil pemeriksaan, secara umum kondisi senjata api maupun kesiapan personel di jajaran Polda Sumatera Utara dinyatakan dalam keadaan baik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memperkuat pengawasan internal serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.( Mabhirink Gutul)

Rimbunnewd.com – Tapteng – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang melibatkan seorang pria berinisial RH alias Black (47). Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Aek Tolang Induk ini diringkus setelah diketahui beraksi di dua lokasi berbeda dalam kurun waktu kurang dari satu pekan.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kasat Reskrim Iptu Dian AP mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka bermula dari penyelidikan atas laporan pencurian ponsel milik Lander Parhusip (64) yang terjadi pada Kamis (9/4/2026) di sebuah warung di Kelurahan Sibuluan Baru, Kecamatan Pandan.

Kejadian pertama menimpa korban Lander Parhusip saat ia sedang beristirahat di sebuah kursi panjang milik saksi Servis Sitompul. Korban meletakkan ponsel Xiaomi Redmi 15 miliknya di atas peci di atas meja lalu tertidur.

“Saat korban dibangunkan oleh pemilik warung, ponsel tersebut sudah hilang. Saksi lain di lokasi melihat tersangka Black membawa kabur ponsel milik korban,” ujar Iptu Dian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2026).

Tim Opsnal yang dipimpin Bripka Arifin melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan Black di kediamannya pada Selasa (14/4/2026) sore. Dari hasil interogasi, tersangka mengaku telah menggadaikan ponsel tersebut kepada seorang pria berinisial RR di Jalan Terminal Baru, Pandan. Polisi kemudian bergerak cepat mengamankan RR beserta barang bukti.

Pengembangan terus dilakukan oleh petugas. Dari hasil penyelidikan lapangan, tim mendapatkan informasi bahwa tersangka Black juga menyimpan satu unit ponsel lain yang diduga hasil kejahatan.

Benar saja, polisi menemukan satu unit ponsel Oppo A58 warna hitam bersinar. Black mengakui bahwa ponsel tersebut ia curi dari sebuah rumah di Jalan Humala Tambunan, Kelurahan Aek Tolang Induk, milik seorang nelayan bernama Rahmat Rasid Simatupang (49).

“Pencurian kedua terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban baru menyadari ponselnya hilang saat bangun pagi, dan ada saksi yang melihat tersangka masuk ke dalam rumah korban,” lanjut Kasat Reskrim.

Sebelumnya, korban kedua belum membuat laporan resmi, namun setelah polisi menunjukkan barang bukti yang ditemukan, korban memastikan ponsel tersebut adalah miliknya dan langsung diarahkan untuk membuat laporan di SPKT Polres Tapteng.

Dalam pengungkapan ini, Polres Tapteng berhasil mengamankan 1 unit Xiaomi Redmi 15 (Warna Silver) dan 1 unit Oppo A58 (Warna Hitam Bersinar)

Saat ini, tersangka RH alias Black beserta barang bukti telah diamankan di Mako Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sumber : Humas Polres Tapteng

 

Rimbunnews.com – Siantar – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH secara langsung mediasi atau mempertemukan tiga belah pihak yang terlibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) bertempat di Ruang Kerja Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pematangsiantar, Senin 6 APRIL 2026 siang pukul 13.00 WIB.

Mediasi itu dihadiri Kasat Lantas AKP Friska Susana SH, Kanit Gakkum IPDA Syah Edi Suranta Purba, SH serta penyidik pembantu Brigadir Candra Sihombing dan Briptu Anju Purba, S.H.

Pelaksanaan mediasi tersebut menindaklanjuti Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/A/64/IV/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRES PEMATANG SIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 1 April 2026.

Laka Lantas tersebut terjadi pada hari Selasa 31 Maret 2026 malam sekitar pukul 23.10 Wib di Jalan Sutomo Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar antara Mobil Penumpang Toyota Kijang Innova No.Pol BK 1305 AYA dikemudikan ASS bertabrakan Sepeda Motor Honda Beat No.Pol BK 2553 WAE dikendarai ODP berboncengan dengan GWS.

Akibat tabrakan tersebut satu orang Meninggal Dunia (MD) GWS yang merupakan penumpang Sepeda Motor Honda Beat No.Pol BK 2553 dikendarai ODP dan pengendara mengalami Luka Ringan (LR).

Kegiatan mediasi tersebut bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan ketiga belah pihak yang terlibat laka lantas memahami bahwa kecelakaan yang mereka alami merupakan suatu musibah yang ketiga belah pihak tidak menginginkannya

Hasil dari mediasi tersebut ketiga belah pihak sepakat menyelesaikan kejadian Laka Lantas tersebut secara kekeluargaan.

Tidak Sampai disitu kasus tersebut dilanjutkan dengan gelar perkara oleh satuan lalu lintas pada hari senin 13 April 2026 yang dihadiri oleh IPTU Syawaluddin, S.H, Kbo Sat Lantas, IPDA M.TT Simanungkalit S.H, Kbo Sat Reskrim, IPDA Syah Edi Suranta Purba, S.H, kanit Gakkum Sat Lantas, IPDA Sunandar, S.H, Kanit Propos, personil Sikum, Siwas dan Unit Gakkum Polres Pematangsiantar

Setelah dilakukan gelar perkara penyidik dapat menyimpulkan beberapa point yaitu adanya Notulen Gelar Perkara,Nota Ajuan Kasat Lantas Tentang Penghentian Penyidikan,SP2LID/ penetapan Penghentian Penyelidikan Dan melengkapi 3 Poin ini sehingga perkara laka lantas tersebut dihentikan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com Pemerintah Kabupaten Karo terus berupaya mengendalikan harga komoditas cabai merah melalui langkah strategis Kerjasama Antar Daerah (KAD). Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas pengiriman cabai merah ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa, (14/4/2026).

Dalam kegiatan ini, cabai merah yang dikirimkan merupakan hasil produksi petani Kabupaten Karo yang difasilitasi oleh Gapoktan Terpuk Sisiwah, Desa Suka, Kecamatan Tigapanah. Total cabai merah yang akan dikirim mencapai 1.050 kilogram, dengan skema pengiriman dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing sebanyak 350 kilogram setiap pengiriman, yang dijadwalkan setiap tiga hari sekali.

Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, yang memfasilitasi biaya pengiriman sehingga meringankan beban petani dan pemerintah daerah.

Bupati Karo menyampaikan bahwa meskipun harga cabai di pasaran saat ini relatif rendah, melalui skema KAD ini cabai dapat dijual dengan harga yang lebih baik, yakni sekitar Rp21.000 per kilogram, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya dalam pembiayaan pengiriman. Ke depan, Pemkab Karo berencana memperluas cakupan kerjasama tidak hanya di satu daerah, tetapi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.
“Kami melihat peluang pasar di Kalimantan masih sangat besar. Saat ini baru satu kota, ke depan akan kita kembangkan ke beberapa kabupaten lainnya. Selain itu, kami juga akan menjajaki pengembangan produk turunan seperti cabai kering maupun cabai giling, agar dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Karo juga akan melibatkan lebih banyak kelompok tani, termasuk lima gapoktan besar lainnya di Kabupaten Karo, guna meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan.

 

rimbunnews.com TIGAPANAH – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo, Ny. Roswhita Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Desa Mulawari, Kecamatan Tigapanah, Selasa (14/04/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK Kabupaten Karo untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kaum perempuan di tingkat desa.

​Poin Utama Pembinaan:
* ​Peningkatan Kualitas Produk: Ny. Roswhita menekankan pentingnya kreativitas dalam mengolah potensi lokal agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
* ​Penguatan Administrasi: Kelompok UP2K diharapkan tertib dalam pencatatan keuangan dan perkembangan usaha agar manajemen kelompok menjadi lebih profesional.
* ​Pemberdayaan Ekonomi Mikro: Program ini bertujuan agar setiap rumah tangga memiliki peluang untuk menambah penghasilan melalui usaha kecil yang dikelola secara kolektif maupun mandiri.

​Dalam arahannya, Ny. Roswhita Antonius Ginting mengapresiasi semangat para ibu di Desa Mulawari. Beliau berharap pembinaan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.

​”Melalui UP2K ini, kita ingin setiap ibu memiliki peran aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi keluarga. Dengan modal keterampilan dan kemauan, potensi yang ada di desa ini bisa kita jadikan sumber penghidupan yang berkelanjutan,” ujar Ny. Roswhita Antonius Ginting
.
​Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan interaktif, di mana para pengurus PKK Desa Mulawari berkesempatan melakukan diskusi langsung mengenai kendala yang dihadapi di lapangan serta solusi untuk pengembangan produk unggulan desa.

​Hadir dalam kegiatan tersebut, pengurus TP PKK Kabupaten Karo, Camat Tigapanah beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Mulawari, serta para kader PKK dan pelaku usaha lokal Desa Mulawari.