RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Jakarta .- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengeluarkan

Penetapan Persetujuan Bersyarat atas transaksi pengambilalihan saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd (TikTok Nusantara).

Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama pada Sekretariat Jenderal KPPU menyebutkan hal itu dalam siaran persnya diterima melalui Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas, Rabu (18/6/2025).

Penetapan tersebut dikeluarkan pasca

PT Tokopedia dan TikTok Nusantara menyetujui seluruhnya persetujuan bersyarat yang diusulkan oleh Investigator (“Persetujuan Bersyarat”) beserta jadwal waktu pelaksanaannya.

Hal ini disampaikan Majelis Komisi dalam Sidang Perkara Nomor 01/KPPU-M/2025

beragendakan Pembacaan Penetapan Majelis Komisi yang dilaksanakan kemarin (17/6/2025) di Jakarta.

Majelis Komisi dalam sidang tersebut dipimpin oleh Budi Joyo Santoso sebagai Ketua Majelis, serta Aru Armando dan Gopprera Panggabean sebagai Anggota Majelis.

Sebelumnya, melalui penilaian menyeluruh yang hasilnya dibacakan dalam Sidang

Majelis Komisi pada tanggal 27 Mei 2025, Investigator KPPU menyimpulkan bahwa transaksi Pengambilalihan Saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara berpotensi mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan/atau persaingan usaha tidak sehat.

Untuk itu Investigator KPPU mengusulkan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi oleh TikTok Nusantara dan PT Tokopedia. Dalam sidang berikutnya pada tanggal 10 Juni 2025, TikTok Nusantara dan PT Tokopedia menyampaikan beberapa usulan teknis serta penyesuaian redaksional terbatas terhadap sejumlah Persetujuan Bersyarat serta periode penyampaian data terkait.

Investigator KPPU menanggapi dengan tetap pada usulan persetujuan bersyarat dan jangka waktu persetujuan bersyarat sebagaimana yang disampaikan pada sidang pertama pada tanggal 27 Mei 2025. dengan alasan perlunya pemantauan yang lebih intensif terhadap dinamika industri e-commerce yang cepat berubah.

Dengan adanya penyesuaian redaksional dan periode penyampaian data dari pelaku usaha tersebut, Majelis Komisi menilai bahwa TikTok Nusantara dan PT Tokopedia menolak sebagian dari usulan persetujuan bersyarat dan jangka waktu pelaksanaan usulan persetujuan bersyarat yang disampaikan.

Oleh karena itu berdasarkan ketentuan Pasal 33 Peraturan KPPU Nomor 3 Tahun 2023, Majelis Komisi menjadwalkan Pemeriksaan Pelaku Usaha dalam Sidang Majelis Komisi berikutnya, untuk memperoleh keterangan lebih lanjut dari Pelaku Usaha terkait penolakan terhadap jangka waktu pelaksanaan persetujuan bersyarat.

Pada sidang kemarin, KPPU kembali menghadirkan kedua pelaku usaha tersebut.

TikTok Nusantara diwakili oleh Wilfred Halim selaku Global Lead E-Commerce Risk Control and Security.

Sementara PT Tokopedia diwakili Melissa Siska Juminto selaku Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia. Dalam sidang, kedua pelaku usaha

menyatakan kesanggupan akan melaksanakan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat yang ditetapkan KPPU tanpa penyesuaian redaksional atau teknis apapun. Syarat-syarat tersebut menyatakan agar kedua pelaku usaha:

1. Memastikan tetap dibuka pilihan untuk metode pembayaran dan logistik yang tidak diikat dengan tying dan bundling dalam berbagai bentuk promosi, diskon, dan sejenisnya;

2. Tidak melakukan penyalahgunaan kekuatan pasar (abuse of dominant position) dengan

melakukan praktik-praktik sebagai berikut:

a. melakukan perilaku predatory pricing yang dapat merugikan pesaing;

b. self-preferencing dalam display platform dan diskriminasi terhadap produk di luar

grup para pihak;

c. menghalangi seller/merchant untuk bertransaksi di Tokopedia maupun TikTok Shop “(Shop|Tokopedia)”, baik secara langsung maupun dengan memberikan persyaratan yang memberatkan seller/merchant dan konsumen;

3. Memastikan sosial media TikTok memberikan kebebasan bagi pemilik akun TikTok untuk mempromosikan produknya yang terdapat di platform e-commerce lain di luar Tokopedia dan TikTok Shop “(Shop | Tokopedia)”;

4. Memastikan tidak terdapat eksploitasi kekuatan pasar melalui kenaikan harga yang tidak wajar (tidak dapat dijustifikasi secara ekonomi);

5. Memastikan adanya perlindungan terhadap UMKM dengan memberikan kesempatan yang sama untuk UMKM berkembang di platform TikTok Shop “(Shop | Tokopedia)” dan keluarga Tokopedia.

Untuk memastikan kepatuhan atas Persetujuan Bersyarat, KPPU melakukan

pengawasan terhadap pelaku usaha dengan meminta masing-masing pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai data secara rutin kepada KPPU. Dalam hal ini, kedua pelaku usaha diwajibkan untuk menyampaikan:

1. Laporan setiap 3 bulan untuk fitur “Shop” (Shop | Tokopedia) yang mencakup total pendapatan dari kegiatan E-commerce beserta sumber pendapatannya; persentase dan/atau nilai fee yang dikenakan kepada penjual (seller) dan pembeli (konsumen) untuk 5 kategori; komponen biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost) dalam operasional bisnis perusahaan E-Commerce, Growth trend atau decline trend dengan basis data bulanan atau triwulanan atas biaya langsung dan biaya tidak langsung, selama 2 tahun sejak Penetapan ditetapkan.

2. Seluruh daftar perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa layanan pembayaran yang bekerjasama di Shop|Tokopedia dan setiap terdapat perubahan setiap 6 bulan, selama 2 tahun sejak Penetapan ditetapkan.

3. Dokumen perjanjian dengan 2 penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa pembayaran terbesar dan 2 penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa layanan pembayaran terkecil yang bekerja sama di Shop|Tokopedia sebelum dan setelah pengambilalihan saham setiap tahun, selama 2 tahun sejak Penetapan ditetapkan.

4. Dokumen perjanjian dengan 2 merchant/seller UMKM dan 2 merchant official store di Shop|Tokopedia sebelum dan setelah pengambilalihan saham setiap tahun, selama 2 tahun sejak Penetapan ditetapkan.

Dengan adanya usulan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat tersebut, Majelis Komisi menilai dan menyimpulkan bahwa para pelaku usaha dapat melaksanakan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat secara efektif, cukup cakupannya, dan dalam waktu yang singkat dengan tetap memiliki efek mempertahankan atau memulihkan persaingan sehat.

Pengawasan atas pelaksanaan Persetujuan Bersyarat dilaksanakan sejak tanggal Penetapan sampai dengan tanggal 17 Juni 2027. Dengan dikeluarkannya Penetapan, Majelis Komisi menghentikan proses persidangan atas perkara tersebut.

Ke depan, apabila KPPU menemukan kedua pelaku usaha tidak melaksanakan

Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat tersebut, maka Perkara Nomor 01/KPPU-M/2025 akan dilanjutkan ke tahap Pemeriksaan Lanjutan. Di mana pelaku usaha dihadapkan pada tindakan administratif sebagaimana Undang-Undang No. 5 Tahun 1999. (Rel )

 

Rimbunnews.com – Banjarmasin  – Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menekankan pentingnya penerapan governansi atau tata kelola yang baik sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sophia mengatakan berdasarkan data Worldatlas.com 2025 dan transparancy.org 2024, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat integritas suatu negara, semakin pesat pula kemajuan pembangunannya.

Demikian disampaikan Sophia, pada acara Governansi Insight Forum dengan tema “Bersama OJK Membangun Sektor Jasa Keuangan Berintegritas” yang diselenggarakan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (17/6/2025).

Forum ini diikuti lebih dari 550 peserta secara hybrid yang terdiri dari Lembaga Jasa Keuangan, perwakilan Pemerintah Daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan lainnya di Wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Sophia mengatakan, untuk memperkuat governansi tersebut, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud sebagai pedoman wajib bagi seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK), guna memperkuat ketahanan sistem keuangan dari risiko kecurangan secara proaktif dan berkelanjutan.

“Nah diharapkan dengan berlakunya dan diimplementasikannya POJK ini, maka kepercayaan masyarakat bisa terjaga terhadap sektor jasa keuangan. Kami juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama membangun sektor jasa keuangan yang berintegritas, demi menjaga ketahanan ekonomi dan mencapai visi nasional dan daerah ke depannya,” kata Sophia.

Sophia juga menyampaikan bahwa penguatan tata kelola dalam mendukung program Survei Penilaian Integritas KPK juga diterapkan dalam internal OJK dengan menjadikan Survei Penilaian Integritas sebagai indeks penilaian kinerja organisasi.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan Ahmad Bagiawan, Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK Siswani Wisudati, Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara H Sahrujani, PJ Wali Kota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil, Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Andriyanto, Inspektur Bidang Investigasi Kementerian Keuangan Peter Umar, serta Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan Ahmad Bagiawan menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini dan optimis kolaborasi yang kuat dan semangat kebersamaan OJK dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan mewujudkan sektor jasa keuangan yang berintegritas tinggi dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan.

Forum ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Selatan, dan Inspektorat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan wawasan dan perspektif strategis mengenai integritas, penguatan tata kelola, dan anti korupsi.

Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK Siswani Wisudati dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen OJK dalam menegakan integritas di sisi internal OJK dan Sektor Jasa Keuangan, salah satunya melalui implementasi ketentuan internal strategi anti kecurangan OJK dan POJK tentang Strategi Anti-Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan.

Governansi Insight Forum ini diharapkan dapat menyatukan visi dan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan perbaikan pada tata kelola, menegakkan integritas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata di seluruh daerah di Indonesia. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com.- Medan – Setelah sempat mendarat darurat akibat ancaman bom pada penerbangan Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SVA5276, sebanyak 442 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 Debarkasi Jakarta akhirnya diberangkatkan kembali menuju Tanah Air melalui Bandara Internasional Kualanamu, Rabu pagi (18/6).

Proses pemberangkatan berlangsung sejak pukul 05.00 WIB. Para jemaah yang sebelumnya diinapkan di hotel untuk kepentingan pengamanan dan pemeriksaan menyeluruh, dijemput oleh tim groundhandling PT. JAS dan langsung diarahkan menuju Ruang Tunggu Keberangkatan Bandara Kualanamu. Penumpang bersiap di Area Pintu 5 dan 6, dengan pengawalan ketat dari aparat gabungan.

Pukul 07.40 WIB, seluruh penumpang mulai boarding ke dalam pesawat Saudi Air SVA5276. Selanjutnya, pada pukul 08.45 WIB, pesawat lepas landas dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa keberangkatan ini merupakan hasil dari kerja cepat dan koordinasi solid seluruh unsur pengamanan, baik TNI maupun Polri.

“Polda Sumut bersama TNI dan stakeholder lainnya memastikan bahwa seluruh proses keberangkatan jemaah haji berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah insiden ancaman bom kemarin, kami tidak ingin mengambil risiko sedikit pun. Oleh karena itu, pengamanan diberlakukan secara maksimal,” tegas Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menambahkan bahwa sebanyak 45 personel dari Polresta Deli Serdang dikerahkan dan diperkuat personel Kodim 0204/DS untuk memastikan sterilisasi area, kelancaran boarding, hingga proses lepas landas. Pemeriksaan ketat terhadap bagasi dan awak pesawat juga kembali dilakukan sebelum keberangkatan.

Turut hadir dalam pengawasan dan pengawalan langsung di bandara sejumlah pejabat, antara lain Ka Otband Wilayah II Medan Asri Santosa, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, Dandim 0204/DS Letkol Inf Alex Sandri, dan perwakilan dari PT. Angkasa Pura Aviasi serta Kemenag Sumut.

Langkah cepat dan terukur ini menjadi bukti komitmen aparat keamanan di Sumatera Utara dalam memberikan perlindungan maksimal, terutama dalam situasi yang bersifat darurat dan mengancam keselamatan publik.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menjaga keselamatan jemaah haji. Semoga para jemaah tiba di Jakarta dengan selamat dan dapat kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat,” tutup Kombes Pol Ferry Walintukan.

Sementara itu, proses penerbangan dari Medan ke Jakarta berjalan normal tanpa hambatan, dan pesawat dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. (Mabhirink Gutul.)

L

Rimbunnews.com – Medan – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, banyak tokoh lintas agama, etnis, profesi, dan komunitas di Sumatera Utara menyampaikan ucapan selamat dan testimoni apresiatif kepada institusi Polri, khususnya Polda Sumut.

Ucapan testimoni yang disampaikan pada Selasa, 17 Juni 2025, menggambarkan eratnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Para tokoh menilai Polri telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan, merawat kebhinekaan, dan membangun kepercayaan publik.

Ketua FKUB Sumut, Drs. Muhammad Hatta Siregar, menyebut Polri sebagai pilar penting dalam menjaga keamanan dan kerukunan antarumat beragama. “Semoga Polri terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Polri Untuk Masyarakat,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kyai Ahmad Khambali, Ketua Gema Santri Nusa Sumut, yang menyebut bahwa Polri telah hadir sebagai mitra umat dalam menciptakan suasana damai. “Mari dukung Polri sebagai garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat dan semoga Polri semakin Presisi,” ucapnya.

Tak hanya itu, para tokoh juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., atas keberhasilannya memimpin Polda Sumut dalam memberantas peredaran narkoba dan menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dari kalangan pemuda dan buruh, testimoni datang dari Ibnu Hajar, SE (Ketua BAKOPAM), Indra Haryadi (Ketua PMI), dan Benhidris Nainggolan (Ketua BERDIKARI Sumut), yang menegaskan bahwa kehadiran Polri sangat dirasakan dalam menciptakan stabilitas sosial dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Polda Sumut dalam mengungkap dan memberantas kejahatan narkoba, baik di daerah maupun jaringan internasional. Dan juga tindakan tegas terhadap premanisme yang sangat meresahkan masyarakat. Kami siap bekerjasama dan bersinergi dengan Polri,” tegasnya.

Tokoh lintas agama seperti Ustadz Wahyu Ramadhan, Pendeta S. Hutabarat, dan H. Zulkifli Ahmad Dian, LC., MA. menyuarakan harapan agar Polri terus menjunjung pendekatan humanis dan profesional, menjaga kedamaian serta menghormati keberagaman.

Testimoni ini menjadi cerminan nyata kepercayaan publik terhadap Polri. Di usia ke-79, Polri diharapkan terus menguatkan semangat transformasi menuju institusi yang PRESISI: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com, Nias — Turnamen Futsal U-19 se-Kepulauan Nias yang memperebutkan Piala Pdt. Penrad Siagian resmi ditutup pada Senin, 16 Juni 2025.

<span;>Penutupan turnamen yang mempertandingkan tim-tim futsal putra dan putri dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias ini dihadiri langsung oleh Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, bersama sejumlah tokoh masyarakat, pelatih, pembina, dan stakeholder.

Laga semi final dan final menjadi puncak dari rangkaian kegiatan olahraga yang digelar untuk membangkitkan semangat generasi muda di Pulau Nias.

Dalam sambutannya, Pdt. Penrad menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya penyelenggaraan turnamen ini.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tidak terbatas kepada panitia. Kita sudah panjang bertemu dan berdiskusi sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik. Juga kepada pembina dan pelatih, Sowua FC yang merupakan bagian dari tim. Terima kasih atas semua jeri lelahnya. Acara ini sudah selesai, dan bagi saya ini sudah berhasil,” ungkap Penrad di hadapan peserta dan penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Penrad menegaskan bahwa keberhasilan turnamen ini sangat penting karena menjadi cerminan dari komitmen bersama dalam membina generasi muda.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa keberhasilan kegiatan perdana ini akan menjadi batu loncatan bagi kerja-kerja selanjutnya.

Saya selalu bilang begini, ‘kalau pengalaman pertama gagal, tidak akan ada yang percaya. Pengalaman pertama harus berhasil agar semua orang percaya’, dan ini berhasil,” tegasnya.

Tak lupa, Penrad menyampaikan kebanggaannya kepada para peserta, khususnya tim-tim yang lolos ke babak semi final dan final.

Adik-adik kami semua yang sudah lolos semi final dan final turnamen ini, selamat atas keberhasilannya,” katanya.

Lebih lanjut, Penrad menjelaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang untuk unjuk kebolehan di lapangan futsal, melainkan memiliki tujuan sosial yang lebih dalam.

Ia ingin agar kegiatan ini menjadi sarana untuk mencegah anak-anak muda dari pengaruh negatif yang merusak masa depan.

“Turnamen ini bukan sekadar turnamen dalam bentuk olahraga sebenarnya. Ada banyak hal yang ingin kita capai melalui turnamen ini. Kita tahu di tempat-tempat lain di seluruh Indonesia ini, kejahatan-kejahatan yang menggoda anak muda kita sangat banyak, baik dalam bentuk narkoba, judi, tawuran, perkelahian, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Penrad juga menyampaikan keprihatinannya terhadap menurunnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat tim di tengah era digital yang serba individualistik.

Ia berharap turnamen ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai-nilai tersebut di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Sudah hampir hilang semangat kebersamaan, gotong royong, persaudaraan, tim, dan kerja sama. Semua sudah hampir hilang, apalagi di era digitalisasi ini. Nah, salah satu tujuan turnamen ini adalah untuk menyemangati kembali semangat-semangat yang sudah hampir luntur itu,” ucapnya.

Menurutnya, peserta turnamen yang mayoritas berusia 19 tahun berada pada titik penting dalam hidup mereka, di mana mereka akan mulai melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar Pulau Nias.

Karena itu, ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan dalam turnamen ini dapat mereka bawa dalam kehidupan di luar daerah.

“Adik-adik ini akan tamat SMA. Mereka mungkin akan ada yang melanjutkan study atau merantau ke luar kota atau ke luar Pulau Nias. Saya ingin, walaupun saya tidak yakin ini akan dijadikan indikator berhasil, paling tidak semangat sportivitas, kebersamaan, semangat mampu menghadapi tantangan, dan semangat juang ini akan mereka bawa,” ujarnya.

Penrad menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti hanya satu kali, melainkan harus terus dilanjutkan dan ditanamkan sebagai bagian dari kebiasaan generasi muda di Nias.

Ini harus menjadi sebuah kultur, habitus, atau habitat yang harus dibangun di generasi muda kita di Pulau Nias ini,” katanya.

Ia juga menyinggung hasil pertemuannya dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara beberapa waktu lalu, di mana ia menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam membangun masa depan anak-anak muda: pendidikan, kesehatan, dan semangat olahraga.

Kemarin saya bertemu dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, baik itu kepala dinas dan lain-lain. Saya mengatakan bahwa pendidikan, kesehatan, dan semangat olahraga ini adalah faktor untuk menyemangati generasi muda. Itu harus kita bangun bersama-sama,” tutupnya.

Acara penutupan turnamen ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta dan masyarakat tampak menyambut baik kegiatan ini dan berharap turnamen serupa dapat digelar secara rutin setiap tahunnya.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen kebangkitan semangat anak-anak muda Nias dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.[*]

 

Rimbunnews.com. – Medan – Respons cepat dan terukur ditunjukkan Polda Sumatera Utara bersama jajaran TNI dan otoritas Bandara Kualanamu dalam menangani insiden ancaman bom yang menimpa pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SI-576, rute Jeddah–Jakarta, pada Selasa pagi (17/6/2025).

Pesawat jenis haji reguler tersebut, yang mengangkut 442 jemaah asal Indonesia, melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 10.50 WIB setelah pilot menerima pesan ancaman bom saat berada di udara. Situasi ini segera direspon dengan protokol darurat melalui pengiriman sinyal Squawk 7700 dan pengalihan rute penerbangan.

Polda Sumut langsung menerjunkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob, yang bersinergi dengan satuan TNI dari Kodam I/Bukit Barisan dan TNI AU, untuk mengamankan pesawat dan seluruh area bandara.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang langsung turun ke lapangan memimpin penanganan menyatakan bahwa penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, dan langkah-langkah taktis segera dijalankan untuk menangani potensi ancaman.

“Begitu pesawat mendarat, kami segera mengevakuasi seluruh penumpang ke lokasi aman. Langkah berikutnya, tim Jibom Satbrimob bersama TNI melakukan penyisiran menyeluruh terhadap pesawat, termasuk kabin, ruang kargo, dan barang-barang yang diangkut. Hasil sementara, tidak ditemukan adanya benda mencurigakan. Namun pendalaman terus dilakukan,” tegas Kapolda dalam Konferensi pers di Bandara Kualanamu, Selasa (17/06/2025).

Sebagai bentuk antisipasi maksimal, perimeter bandara diperketat, dan prosedur taktis berupa Tactical Floor Game (TFG) dijalankan oleh Tim Jibom untuk menganalisis skenario ancaman dan menyusun pola evakuasi serta sterilisasi secara sistematis.

Dalam waktu singkat, sinergi antara Polri, TNI, otoritas bandara, dan instansi pendukung lainnya berhasil membentuk satu sistem pengamanan terpadu. Proses evakuasi dilakukan cepat dan tertib.

Para penumpang, yang terdiri dari 207 pria dan 235 wanita, kini tengah diistirahatkan di hotel sekitar bandara sembari menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya.

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, menyampaikan bahwa koordinasi telah berjalan optimal sejak awal, dan seluruh area pesawat kini dinyatakan aman.

 Pengecekan terhadap ribuan koper milik jemaah masih berlangsung untuk memastikan nihilnya potensi bahaya.

“Kami bekerjasama erat dengan jajaran Polda Sumut dalam seluruh rangkaian pemeriksaan, baik terhadap pesawat maupun barang bawaan jemaah. Pesawat sudah clear, namun barang bawaan tetap kami periksa hingga tuntas,” ucap Pangdam.

Pesan ancaman yang diterima pilot memuat muatan ideologis dan bernada teroristik.

 Disebutkan rencana peledakan menggunakan bom pipa dan IED yang dikaitkan dengan protes politik luar negeri. Pesan tersebut menyebut individu asal India, seperti Ajmal Kasab dan Savukku Shankar, serta kelompok yang diduga terafiliasi secara transnasional.

Ancaman ini juga menyasar bandara Soekarno-Hatta sebagai titik ledak, dengan teknologi pemicu yang mencakup RFID dan EFP (Explosively Formed Projectile). Seluruh isi ancaman kini sedang dianalisis oleh tim.

Kepala Otoritas Bandara Satu Medan, Asri Santosa, menegaskan bahwa sejak aktivasi Emergency Operations Center (EOC), semua prosedur dijalankan sesuai standar, di bawah kendali penuh tim gabungan. Setelah seluruh penumpang diturunkan tanpa membawa barang, pesawat diamankan ke lokasi khusus untuk pemeriksaan menyeluruh oleh tim Jihandak dari Polri dan TNI.

“Proses pemeriksaan berjalan intensif. Walau belum ditemukan indikasi bom, kami tetap menjaga kewaspadaan penuh. Polda Sumut dan TNI telah menunjukkan kesiapsiagaan luar biasa dalam menjaga keselamatan seluruh pihak,” ujar perwakilan bandara.

Hingga saat ini, proses investigasi dan pemeriksaan masih berlanjut. Polda Sumut bersama aparat terkait akan terus memberikan update perkembangan sambil memastikan seluruh jemaah haji dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. (Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut terus berkomitmen untuk menghadirkan makananan yang layak dan bergizi bagi warga binaan dan dalam kesempatan kali ini Dinas Kesehatan Kota Medan melaksanakan survei ke Dapur Sehat Rutan Kelas I Medan pada hari Selasa, 17 Juni 2025.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka proses perpanjangan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi, sebagai bentuk komitmen terhadap standar kebersihan dan kesehatan lingkungan Rumah Tahanan.

Tim dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur Rutan, mencakup aspek kebersihan, sanitasi, pengolahan makanan, serta penggunaan dan penyimpanan bahan makanan.

Pemeriksaan juga menilai penerapan prosedur standar operasional kebersihan oleh petugas dan warga binaan yang terlibat dalam pengelolaan dapur.Karutan Kelas I Medan, Andi Surya, melalui Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Ronny Steven, menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya atas pelaksanaan survei tersebut.

“Dapur merupakan bagian penting dalam pelayanan kepada warga binaan, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemberian makanan kepada warga binaan. Kami sangat mendukung upaya Dinas Kesehatan dalam menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan di dalam Rutan. Ujar Ronny.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan rutin dan evaluasi berkala yang bertujuan untuk memastikan setiap fasilitas pemasyarakatan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku dalam hal higiene dan sanitasi. Hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam proses perpanjangan sertifikat laik higiene sanitasi dapur sehat Rutan Kelas I Medan. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com.- Sergai – Kapolres Serdang bedagai (Sergai) AKBP. Jhon Sitepu, S.IK, M.H, didampingi Wakapolres Kompol Mukmin Rambe, S.H, beserta Para PJU Polres Sergai melaksanakan kegiatan Bakti Religi, dan Bakti Sosial dalam rangka Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-79 tahun.

Bakti Sosial maupun Bakti Religi yang dilaksanakan kali ini menyambangi, Yayasan Panti Jompo Nurul Jannah Werdha di Dusun IV Payanibung ,Desa .Sei Buluh, Klenteng Cin Kun Thai Ti di Dusun I, Desa. Sialang Buah, Gereja GKPI di Dusun II ,Desa .Sialang Buah, Mesjid Asysyakiriin di Dusun II ,Desa. Sialang Buah, Kecamatan. Teluk Mengkudu, Sergai, Sumatera Utara, Sabtu (15/6/2025) Pukul.08.00 Wib.

Giat ini dilakukan dengan melakukan bersih-bersih di rumah ibadah, memberikan alat-alat kebersihan, dan khusus di Panti Jompo Nurul Jannah Werdha diberikan paket sembako kepada 16 penerima berupa, 10 Goni Beras 5 Kg, Gula Pasir 10 Kg, Minyak Makan 10 Kg, Paket bantuan Bhayangkari 5 Paket, Telur 4 Papan, Mu Instan 4 Kotak, dan uang santunan.

Kapolres AKBP. Jhon Sitepu, S.IK, M.H, dalam sambutannya menyampaikan, Kepolisian Polres Sergai hadir dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-79 Tahun yang tepatnya pada 1 Juli 2025.

“Kehadiran Kami tak semata-mata karena hanya menyambut Hari Jadi Polisi dengan memberikan bantuan sembako, dan alat-alat kebersihan, tetapi sebagai bentuk langkah awal dalam mensejahterakan masyarakat Khususnya di Kabupaten Serdang bedagai ini, terutama bagi masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan dari Kepolisian”, Ujarnya.

Dijelaskannya bahwa, kepolisian khususnya Polres Sergai tidak hanya sebagai tameng dalam keamanan, dan ketertiban masyarakat, namun sebagai garda depan bagi kenyamanan di seluruh aktivitas masyarakat sehari-harinya, namun juga peduli sosial kepada masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat serta meringankan beban saudara-saudara. Saya mohon doanya agar kedepannya Kepolisian terus lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat”, Pungkasnya.

Tampak hadir, Kapolsek Teluk Mengkudu AKP Desman Manalu, S.H, Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Teluk Mengkudu Ny. Desman Manalu, Personil Polres Sergai, Personil Polsek Teluk Mengkudu, Ibu-ibu Bhayangkari, Pemilik Yayasan Panti jompo Nurul Jannah Werdha Nurjanah Sabas, Pengurus Masjid an. Ustadz Ramlan, Pengurus Gereja GKPI Dusun II Desa Sialang Buah Sintua M. Panggabean, dan Pemilik Klenteng Tionghoa Cuan Hi alias Ahi.Pungkas. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.con – Karo – Polres Tanah Karo terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam beberapa pekan terakhir, jajaran Satreskrim bersama Polsek Berastagi berhasil mengungkap sejumlah kasus curanmor yang saling terkait, dengan total tujuh tersangka telah diamankan dan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor dan satu unit truk berhasil disita.

Wakapolres Tanah Karo Kompol Zulham, S.H, S.Kom, M.H, M.M., yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rasmaju Tarigan dan Kasi Humas Iptu P. Maha, dalam konferensi pers pada Senin(16/6/2025) pukul 16.00 WIB di Aula Pur Pur Sage Mapolres Tanah Karo, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan Satreskrim dan Polsek Berastagi yang secara intensif melakukan penyelidikan terhadap beberapa laporan kehilangan kendaraan bermotor.

“Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari beberapa laporan masyarakat, yang akhirnya menuntun kita kepada satu jaringan pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah. Total enam orang telah kami amankan sejauh ini,” tegas Kompol Zulham.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Rasmaju Tarigan, S.H., menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan para pelaku.

Kasus pertama diungkap di Berastagi pada 5 Juni 2025, ketika seorang warga bernama Kadri Wibowo melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Beat BK 5413 JAF di Jln. Abdi, Kelurahan Gundaling I. Satreskrim langsung mengamankan tersangka CT, yang kemudian mengaku beraksi bersama GS (36), warga Desa Lau Gendek. GS berhasil ditangkap keesokan harinya di kawasan Medan Baru. Dari tangan mereka diamankan satu kunci T dan satu unit motor korban.

Kasus lainnya terjadi pada 10 Juni 2025 di Desa Situnggaling, Kecamatan Merek. Korbannya, Mutiara Br Perangin-angin(46), seorang PNS asal Simalungun, kehilangan satu unit truk colt diesel kuning BK 9430 TE. Pelaku DWU (50), warga Binjai, berhasil ditangkap hari itu juga di wilayah Pancur Batu, bersama barang bukti truk dan kunci T. Namun dua rekan DWU berhasil melarikan diri dan kini berstatus DPO.

Tak berhenti di situ, pada 12-13 Juni 2025, polisi kembali menangkap tiga tersangka tambahan yang terlibat dalam jaringan curanmor yang dilaporkan oleh dua korban lainnya, yakni Suryadi Adilah dan Bela Maria Saragih. Tersangka F(24) diringkus di Desa Dokan, Kecamatan Merek, O(35) ditangkap di Pangururan, Samosir dan H(24) diamankan di Pancur Batu.

“Mereka mencoba kabur dan melawan petugas saat hendak ditangkap. Tindakan tegas dan terukur terpaksa kami lakukan ke arah kaki para pelaku,” ungkap AKP Rasmaju.

Dari ketiga dan kedua tersangka curanmor sepeda motor, polisi menyita enam ( 6 ) unit motor tanpa nomor polisi maupun dengan nomor polisi palsu, yakni Honda Beat Street BK 3228 SAJ, Yamaha Scorpio B 6344 FED, 2 unit Honda Beat tanpa nopol, Honda Vario tanpa nopol dan 1 unit RX King tanpa nopol.

Selain kendaraan, juga disita jaket bertuliskan “XCOO” dan sepatu merek ANDO yang sesuai dengan rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

“Ketiga pelaku ini bukan hanya mencuri, tapi juga mengubah identitas kendaraan dengan mengganti nomor rangka dan mesin, yang sebelumnnya sudah kami amankan 3 tersangka pelaku yang mengubah identitas kendaraan tersebut. Mereka termasuk kelompok yang cukup rapi dalam menjalankan aksinya,” jelas AKP Rasmaju.

Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 9 tahun. Polres Tanah Karo terus melakukan pengembangan kasus dan memburu sisa pelaku lainnya yang masih buron, serta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan aktif melaporkan tindak kejahatan.

Di akhir konferensi pers, AKP Rasmaju Tarigan juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengunci ganda kendaraan, parkir di tempat aman dan kalau bisa, memasang alat pengaman tambahan seperti alarm atau GPS tracker.

“Jika melihat atau mengalami aksi curanmor, segera hubungi Polres Tanah Karo melalui layanan 110. Layanan ini aktif 24 jam dan bebas pulsa. Kami siap menerima aduan masyarakat dan menindaklanjuti dengan cepat. Dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan bersama,” tutupnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews – Karo – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tanah Karo menunjukkan kepeduliannya terhadap para pekerja harian dengan menggelar kegiatan Bakti Kesehatan di wilayah Berastagi, Minggu(15/6/2025).

Mereka yang kerap luput dari layanan kesehatan formal—seperti pengemudi ojek online dan offline, tukang kuda, tukang sado, pedagang, hingga kuli panggul di Pasar Induk Pajak Singa—mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim medis Polres Tanah Karo.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Tanah Karo, Penata Meridina Br Kembaren, Amd. Kep, bersama personel Sidokkes, tim Klinik Polres, serta didukung Bhabinkamtibmas wilayah Berastagi dan Kabanjahe.

Pemeriksaan dilakukan secara mobile di beberapa titik strategis, seperti Pos Lantas Tugu Juang, parkiran Taman Mejuah-Juah, hingga area pasar. Sebanyak 102 orang dilayani dalam kegiatan ini, dengan keluhan mulai dari batuk pilek, demam, hipertensi, hipotensi, hingga diabetes dan kaki bengkak. Setelah diperiksa, masyarakat juga mendapat obat-obatan sesuai keluhan serta vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Mereka adalah tulang punggung keluarga dan ekonomi lokal. Sudah sepatutnya mendapat perhatian. Kami ingin hadir, tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai sahabat yang peduli,” ungkap Meridina Br Kembaren.

Antusiasme warga pun tinggi. Para pengemudi dan pekerja harian yang sebelumnya tak sempat memeriksa kesehatan karena kesibukan, kini merasa terbantu dan dihargai.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh kehangatan. Ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Tanah Karo terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat—bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga merawat kepedulian. (Mabhirink Gutul)