RIMBUN NEWS

 

 

Rimbunnews.com – Belawan – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Gudang BSA (Belawan Samudera Abadi), Jalan Gabion No. 13, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, pada Senin pagi (16/6/2025), mulai pukul 08.00 WIB.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan ini, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumut, perwakilan TNI AL, Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan agama. Kehadiran para tokoh penting tersebut menandakan kuatnya sinergitas antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumut bersama para pejabat lainnya meninjau langsung pelaksanaan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan umum, sunat massal, donor darah, serta pemeriksaan paru-paru dan gigi

“Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79,” ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan dalam sambutannya.

Tak hanya itu, simbol kepedulian juga ditunjukkan dengan penyerahan bantuan berupa kursi roda dan tongkat bagi warga lanjut usia, yang secara langsung diserahkan oleh Kapolda Sumut kepada perwakilan penerima manfaat.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang memantau secara langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan serentak di seluruh Indonesia serta berdialog interaktif dengan sejumlah peserta. (Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Sergai – Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H. turun langsung memimpin kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Religi, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Sabtu (14/6/2025).

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.50 WIB ini digelar di empat lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, yakni Yayasan Panti Jompo Nurul Jannah Werdha di Dusun IV Desa Sei Buluh, Klenteng Cin Kun Thai Ti, Gereja GKPI, dan Masjid Asysyakirin di Desa Sialang Buah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Teluk Mengkudu Ny. Desman Manalu, Kabag SDM Kompol Eva Sulastri Sinuhaji, S.H., Kabag Ops Kompol Hendro Sutarno, serta para personel Polres dan Polsek, ibu-ibu Bhayangkari, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat sekitar.

Sebelum penyaluran bantuan, personel Polres Sergai terlebih dahulu melaksanakan kegiatan bersih-bersih di rumah-rumah ibadah sejak pukul 08.00 WIB sebagai bentuk kepedulian lintas agama dan penguatan toleransi di masyarakat.

Kapolres Sergai didampingi Wakapolres Kompol Mukmin Rambe, S.H., para Pejabat Utama Polres, serta Kapolsek Teluk Mengkudu AKP Desman Manalu, S.H., hadir langsung untuk menyampaikan bantuan secara simbolis kepada pengurus rumah ibadah dan yayasan panti jompo.

Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar memperingati hari ulang tahun institusi, tetapi juga sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Kami hadir disini bukan hanya karena menyambut Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai langkah awal untuk terus dekat dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang membutuhkan. Kepolisian bukan hanya pelindung dan penjaga keamanan, tetapi juga garda depan dalam kenyamanan hidup sehari-hari warga,”kata Kapolres.

Selain alat-alat kebersihan dan uang santunan yang diberikan kepada rumah-rumah ibadah, bantuan sembako juga diserahkan kepada 16 orang penghuni Panti Jompo Nurul Jannah Werdha. Bantuan yang disalurkan antara lain, beras, gula pasir, mie instan, telur, makanan, paket Bhayangkari, serta uang santunan.

Pemilik Yayasan, Nurjanah Sabas, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Sergai atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Polres Serdang Bedagai. Ini adalah bukti bahwa Polisi bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,”ujarnya. (Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sumatera Utara melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Medan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, Minggu (15/6/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Medan ini bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD), sehingga menarik minat banyak warga untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah secara cuma-cuma di stand Ditpamobvit Polda Sumut.

Direktur Pamobvit Polda Sumut, Kombes Pol Parhorian Lumbangaol, S.H., S.I.K., M.Han., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025.

“Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kepolisian dalam menjaga harkamtibmas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Ini juga menjadi wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan rakyat,” ujar Kombes Pol Parhorian.

Tak hanya pelayanan kesehatan, personel Ditpamobvit juga turut melaksanakan patroli di area CFD dengan menggunakan Segway, guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Antusiasme masyarakat tampak tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk memeriksakan tekanan darah dan kadar gula di stand pemeriksaan. Kehadiran polisi yang bersahabat turut menambah suasana aman dan hangat selama kegiatan berlangsung.( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Labusel – Tim Resmob Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan dan Polsek Silangkitang menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menangani kasus pembunuhan terhadap Anto alias Tomo (59 tahun), seorang penjaga kebun sawit di Dusun Tanjung Beringin, Desa Binanga Dua, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, pelaku berinisial SP alias Keter (40 tahun) berhasil diringkus ditempat persembunyiannya pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 11.30 WIB.

Penangkapan ini dilakukan setelah warga digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria di tumpukan pelepah kelapa sawit pada Jumat, 13 Juni 2025. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan posisi telungkup, wajah luka lebam, mengalami luka sayatan di bagian perut, dan luka tusukan didada.

PJ Kepala Desa Binanga Dua, Sulfiati, membenarkan bahwa korban merupakan warga Dusun Pernantian yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kebun. Sang istri, Tumina, telah melaporkan bahwa suaminya tidak pulang sejak Kamis pagi, 12 Juni 2025, sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP E.R. Ginting, S.H., M.H., memberikan tanggapannya atas keberhasilan ini.
“Penangkapan tersangka dalam waktu singkat merupakan wujud keseriusan kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Saat ini tersangka SP alias Keter telah diamankan dan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Ginting.

Pihaknya juga menyatakan masih mendalami motif pembunuhan serta tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas. Polres Labuhanbatu Selatan mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh spekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
“Kami akan bekerja profesional dan transparan demi menegakkan keadilan bagi korban dan keluarganya,” tegas Kasat Reskrim.

Polres Labuhanbatu Selatan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya serta memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada masyarakat. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimhunnews.com – Medan – Kami seluruh Ahli Waris Warenhuis Medan, kembali ingin menegaskan bahwa polemik sengketa kepemilikan terhadap aset lahan Warenhuis yang dimiliki SHAH secara hukum, berdasarkan pembuktian kepemilikan yang telah diuji dalam persidangan-persidangan terdahulu, adalah murni milik Dalipsingh Bath keluarga besar Ahli Waris ODB Medan. keterangan ini ditegaskan oleh seluruh ahli waris Warenhuis saat dikonfirmasi melalui wawancara khusus bersama sejumlah media SUMUT, Jumat (13/6/2025).

Pemasalahan ini berlarut dan belum terselesaikan dimana Pemko Medan tidak memiliki LEGALITAS, dan tidak bisa membuktikan dasar kepemilikannya sejak awal sengketa ini bergulir, hingga saat ini status lahan Warenhuis ini masih dalam proses SENGKETA dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan Sertifikat Hak Pakai Pemko Medan sah sebagai bukti kepemilikian aset Pemko.

Ahli Waris meminta Pemerintah Kota Medan, melalui Walikota Medan yang baru beserta jajaran kedinasan terkait, untuk tidak meneruskan praktek-praktek kezholiman ini yang dilakukan oleh pejabat kota Medan terdahulu. Mohon Walikota Medan untuk menghargai Hak Rakyat dan selesaikanlah permasalahan ini dengan baik dan tuntas Bersama ahli waris Dalipsingh.

Ahli Waris bersama Kuasa Hukum juga ingin mengingatkan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan, yang dipergunakan selama ini untuk revitalisasi Gedung dan lahan Warenhuis, termasuk cawe-cawe kepentingan terhadap lahan kosong disampingnya adalah wujud dari penyalahgunaan khususnya anggaran yang dilakukan oleh pejabat kota Medan terdahulu.

Maka dari pada itu kami seluruh Ahli Waris Warenhuis Medan yang berada di dalam dan luar negeri meminta perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto, KPK RI, DPD RI, DPR RI Komisi III, PPATK, untuk mengusut tuntas proyek revitalisasi Warenhuis Medan ini, sesuai dengan surat yang kami kirimkan kepada Presiden RI melalui Tim Hukum Ahli Waris tertanggal 20 Januari 2025 lalu serta surat susulan tertanggal 13 Juni 2025.

Sejalan dengan perkembangan terbaru, kami senang jika gedung Warenhuis dapat berguna bagi kegiatan masyarakat kota Medan. Namun Ahli Waris mengharapkan agar Walikota Medan saat ini beserta jajaran Pemerintah Kota Medan, membuka mata dan hatinya, memahami kondisi yang sebenarnya terkait lahan tersebut. Serta membuka ruang komunikasi baik dengan seluruh Ahli Waris Dalipsigh Bath ODB Medan.

Termasuk yang kami ketahui tentang rencana Walikota Medan menjadikan Gedung Warenhuis sebagai tempat kegiatan penyelenggaran 45 Tahun Salon Foto Indonesia pada september 2025 mendatang. Kami menyambut baik, namun mohon maaf gedung dan lahan itu masih dalam kondisi sengketa dan ada pemiliknya.

Ahli Waris ingin juga menegaskan bahwa kami tidak memiliki polemik interal Kewarisan, karena semua hal terkait dengan aset dan peninggalan Dalipsingh telah dituangkan dalam RUPS, dan telah disetujui bersama seluruh Ahli Waris ODB Medan. Isu terkait kewarisan yang muncul kami angap sebagai framing jahat, yang memiliki kepentingan untuk penundaan proses sengketa ini agar menjadi lebih panjang.

Demikian, keterangan ini kami tegaskan dengan harapan adanya ruang Islah, dimana Ahli Waris tidak akan pernah menyerah dalam memperjuangkan Hak, termasuk akan meminta keterangan dan pertanggung jawaban berbagai pihak dalam persidangan selanjutnya dengan sejumlah barang bukti pendukung yang kami temukan dan kumpulkan.

Keterangan ini kami sampaikan atas nama seluruh Ahli Waris Dalipsingh Bath: Ny. Kuldip Kaur (selaku liquidator Ahli Waris ODB Medan) Natasha Pulungan, Caesar Bath, Taras Pulungan, Reza Bath, Maruska Bath, Ismail N. Pulungan, Romeo Pitty, Ricky Pitty dan Ray Pitty.  Untuk melanjutkan komunikasi baik bersama Pemko Medan saat ini, kami telah menunjuk Wakil Ahli Waris, yang berdomisili di kota Medan, bersama dengan tim hukum Apindo yang selama ini mengawal proses hukum. (red)

 

Rimbunnews.com,   Pematangsiantar — Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, bertemu langsung dengan dua penyandang disabilitas tunanetra yang menjadi korban tindakan kekerasan oleh oknum petugas Satpol PP dan Dinas Sosial Kota Pematangsiantar. Dua penyandang disabilitas itu, Heri dan Lastiur.

Pertemuan bersama Forum Disabilitas itu berlangsung di salah satu kafe di Kota Pematangsiantar pada Sabtu sore, 14 Juni 2025.

Sebelumnya Heri menjadi pusat perhatian publik setelah video yang merekam tindakan kasar aparat kepada dirinya saat sedang mengamen di Jalan Sutomo, tepat di depan Toko Roti Ganda, viral di media sosial.

Dalam insiden yang terjadi pada Jumat, 13 Juni 2025 itu, petugas terlihat menyeret paksa Heri, tanpa mempertimbangkan kondisinya sebagai tunanetra yang sedang berupaya mencari nafkah.

Dalam pertemuan itu, Pdt. Penrad menyampaikan keprihatinan mendalam dan menyatakan sikap tegas mengecam perlakuan yang dinilainya tidak manusiawi.

Kemarin terjadi insiden ketika Satpol PP dan Dinas Sosial mengamankan teman-teman disabilitas yang sedang mencari nafkah di jalan, terjadi insiden di mana terjadi diperlakukan yang kasar dan menurut saya itu tidak manusiawi,” ujar Penrad.

Senator asal Sumatra Utara (Sumut) ini menegaskan bahwa keberadaan kelompok disabilitas di Republik Indonesia dijamin oleh konstitusi dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Negara, menurutnya, memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memberikan perlindungan, kesetaraan, dan ruang hidup yang layak bagi semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas.

“Saya sebagai Senator Republik Indonesia mewakili teman-teman disabilitas yang juga bagian dari Forum Disabilitas Provinsi Sumut, menyatakan kritik keras dan protes tegas atas insiden yang terjadi. Saya sudah menyampaikan ke Wali Kota Siantar, dan sudah dipanggil Kepala Dinas Sosial beserta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tadi” tambahnya.

Heri, salah satu korban dalam peristiwa tersebut, mengaku trauma dengan perlakuan aparat yang menurutnya sangat merendahkan martabatnya sebagai manusia.

“Saya berharap ke depan Dinas Sosial ataupun Satpol PP bisa lebih baik dalam menangani disabilitas. Jangan seperti kami yang diperlakukan tidak sewajarnya. Untuk kami disabilitas tolong disetarakan dengan yang lain,” ujar Heri.

Ia juga meminta agar oknum yang mendorong dan menyeretnya saat kejadian diberi sanksi tegas.

“Kalau bisa, orang yang mendorong saya itu ditindak. Kalau perlu dicopot dari jabatannya, supaya mereka tahu bahwa kami jangan disepelekan, tapi dilindungi oleh pemerintah,” tegas Heri.

Senada, Lastiur juga berharap adanya perlakuan lebih manusiawi dari pemerintah maupun masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Harapan saya ke depan, pemerintah bisa lebih bijak terhadap kami penyandang disabilitas. Kepada para pemilik usaha atau toko juga, kalau memang tidak mengizinkan kami mengamen, cukup disampaikan baik-baik. Jangan langsung panggil aparat,” ucapnya.

Penrad menutup pertemuan dengan seruan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperjuangkan hak dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

“Kawan-kawan Disabilitas ini tidak meminta dikasihani, mereka memerlukan ruang aman untuk mencari nafkah, mereka juga memperjuangkan hak mereka” tukasnya.

Ia menyatakan bahwa keadilan dan perlindungan terhadap kelompok rentan harus ditegakkan.

“Kelompok disabilitas adalah warga negara yang sah di Republik ini, konstitusi dan UU sudah menjamin (penyandang disabilitas) mereka mendapatkan hak yang setara sebagai warga Republik Indonesia. Mari kita bergerak bersama untuk menjadikan Indonesia yang lebih beradab serta inklusif ke depan,” ucap Pdt. Penrad Siagian.[*]

 

Rimbunnews.com – Medan – Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut melaksanakan jalan santai dan penanaman bibit cabai guna mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam 13 Program Akselerasinya. Sabtu (14/6/2025).

Kegiatan dimulai dengan jalan santai seluruh Staff & Petugas bersama dengan Pejabat Struktural disekeliling jalan rutan dan berakhir di tempat Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas I Medan.

Secara simbolis Karutan, Andi Surya beserta Pejabat Struktural menanam bibit cabai merah di lahan kosong yang di manfaatkan sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi bagi warga binaan khususnya di bidang pertanian. tidak hanya itu Karutan juga berkesempatan mengecek kondisi budidaya jamur tiram di lokasi yang sama.

Dalam keterangannya Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan guna mendukung Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Presiden dan Menteri Imipas.

 

“Alhamdulillah hari ini baru saja kita laksanakan jalan sehat setelah itu kita ke lahan pertanian kita untuk menanam bibit cabai merah dan mengecek budidaya jamur tiram, insyaallah semua hal tersebut nantinya dapat bermanfaat baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” Ujar Andi.

“Dengan memberdayakan warga binaan hal ini kita laksanakan untuk mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan oleh Presiden dan Menteri Imipas bapak Agus Andrianto, demi menciptakan Pemasyarakatan yang bermanfaat untuk masyarakat”. Tambah Andi. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnsws.com – Deli Serdang – Jajaran Polresta Deli Serdang menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Deli Serdang. Minggu (15/06/2025) Dini hari.

Sasaran patroli meliputi tempat yang dianggap rawan kriminalitas dan aksi Balap Liar yang berada di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga menyapa dan berdialog dengan masyarakat yang sedang berkumpul di lokasi-lokasi tersebut. Imbauan untuk menjaga Kamtibmas disampaikan dengan humanis, menciptakan suasana yang ramah dan akrab antara polisi dan masyarakat.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, menjelaskan, selain memberikan himbauan, Patroli Polresta Deli Serdang juga melakukan pemeriksaan barang bawaan dan kendaraan secara selektif untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, seperti aksi balap liar, geng motor, dan aksi premanisme.

“Patroli malam ini menunjukkan komitmen Polresta Deli Serdang dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Kapolresta.

Kapolresta Deli Serdang menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung yang selalu siap memberikan bantuan dan perlindungan.(Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Polres Samosir melaksanakan kegiatan Bakti Sosial sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K, bersama jajaran Polres Samosir dan Bhayangkari Cabang Samosir.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Sitinoraiti yang berlokasi di Kelurahan Pintusona Kecamatan Pangururan. Dalam suasana penuh kekeluargaan, rombongan Polres Samosir disambut hangat oleh pengasuh panti, Ganda Nainggolan dan Yuli Nendissa, serta tiga orang anak asuh yang tinggal di sana.

Kapolres Samosir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari keluarga besar Polres Samosir sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang berada di panti asuhan.

“Ini adalah bentuk syukur dan kasih dari keluarga besar Polres Samosir. Kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Sitinoraiti. Semoga kehadiran kami membawa semangat dan keceriaan,” ujar AKBP Rina Frillya.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan silaturahmi dan berbagi cerita antara Kapolres dan para pengasuh serta anak-anak panti. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sosial berupa Enam Paket Sembako.

Usai dari panti asuhan, kegiatan bakti sosial dilanjutkan dengan kunjungan ke kediaman IPTU (Purn) Parulian Sitanggang di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan. Kunjungan ini dipimpin oleh PLT. Kasat Binmas Polres Samosir, IPDA Horas L. Situmorang, yang menyampaikan tali asih dan semangat kepada mantan Kanit Reskrim Polsek Pangururan tersebut, yang kini tengah berjuang melawan penyakit diabetes selama tiga tahun terakhir.

Dalam suasana haru dan penuh keakraban, rombongan melakukan silaturahmi, berbagi cerita, dan berdoa bersama. Di akhir kunjungan, bantuan sosial juga diserahkan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian beliau selama menjadi anggota Polri.

PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Bakti sosial ini adalah bentuk rasa syukur kami atas bertambahnya usia Polri. Polres Samosir ingin hadir bukan hanya dalam menangani gangguan Kamtibmas, tapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan, baik itu anak-anak di panti asuhan maupun para purnawirawan Polri yang tengah sakit,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian, Polres Samosir menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan melayani seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Samosir, dalam berbagai situasi dan kondisi. (Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Medan +  JNE Express kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif tanah air dengan menjadi mitra logistik resmi Pestapora 2025, salah satu perayaan musik tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Boss Creator. Kolaborasi ini menandai peran strategis JNE dalam memastikan kelancaran distribusi logistik sepanjang rangkaian acara, sekaligus memperluas kontribusi JNE dalam menghadirkan kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Festival Pestapora bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang selebrasi kreativitas yang menyatukan musik, seni, dan kolaborasi lintas komunitas. Tahun ini, Pestapora hadir lebih semarak dengan rangkaian acara yang dimulai dari pre-event bertajuk “Latihan Pestapora” di beberapa kota besar, hingga acara puncak yang digelar selama tiga hari penuh di Jakarta.

Rangkaian Latihan Pestapora 2025 akan dibuka di Kota Solo pada 15 Juni 2025 di Pamedan Mangkunegaran, menghadirkan penampilan musisi favorit tanah air seperti Tulus, JKT48, HIVI!, dan Rony Parulian. Selanjutnya, semarak Latihan Pestapora akan berlanjut ke Pekanbaru pada 25 Juli 2025, yang dimeriahkan oleh Juicy Luicy, Bernadya, dan kembali menampilkan Tulus. Puncak Festival Pestapora 2025 akan digelar selama tiga hari penuh, pada 5, 6, dan 7 September 2025, menghadirkan ratusan musisi ternama yang akan menghidupkan panggung dalam selebrasi musik terbesar di Indonesia.

Kiki Ucup sebagai Festival Director Pestapora menyampaikan harapannya dengan diadakannya Pestapora 2025 untuk keempat kalinya, “Harapannya selalu sama dari tahun ke tahun, semoga Festival Pestapora kali ini dapat lebih banyak memberikan kebahagiaan, dan dapat memberikan fasilitas kepada semua orang sekaligus memfasilitasi rasa perasaan orang, serta juga menjadi wadah para talenta lokal Indonesia.”

Sebagai bentuk dukungan yang lebih dari sekadar aspek operasional, JNE memberikan manfaat langsung bagi pelanggan melalui program penukaran resi kiriman menjadi tiket konser. Pelanggan di kota-kota penyelenggara Pestapora dapat menukarkan resi dari seluruh layanan JNE (YES, REG, dan JTR) untuk memperoleh tiket sesuai lokasi pilihan. Selain itu, anggota JNE Loyalty Card (JLC) juga mendapat kesempatan eksklusif menukarkan 30 poin JLC dengan dua tiket konser. Informasi lengkap mengenai mekanisme penukaran dapat diakses melalui tautan: http://bit.ly/JNEPestapora2025.

Tak hanya itu, JNE juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aktivasi media sosial dengan beragam hadiah menarik. Pengguna cukup menjawab pertanyaan di kolom komentar akun resmi JNE (@JNE_ID) untuk kesempatan memenangkan tiket konser dan merchandise eksklusif Pestapora 2025.

Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE menyampaikan, “Kami sangat antusias menjadi bagian dari Pestapora 2025 sebagai mitra logistik resmi. Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan hingga hari pelaksanaan. JNE akan memastikan segala kebutuhan logistik Pestapora 2025 terdistribusi dengan baik dan tepat waktu. Hal ini merupakan salah satu bukti nyata bentuk komitmen dan dukungan JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik Nasional untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan dan perekonomian terutama dalam mendukung kemajuan industri musik Indonesia. Serta memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan, seusai dengan tagline “Connecting Happiness” dimana JNE selalu berusaha untuk menghubungkan kebahagiaan dan memberikan manfaat seluas – luasnya kepada seluruh masyarakat Indonesia selama lebih dari 34 tahun.” ( Mabhirink Gutul)