RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com- Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., bersama Ny. Yessie Sonny Irawan menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Ceramah Keluarga dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Senin (19/10/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Family 5.0: Strong, Smart, & Resilient, Membangun Ketahanan Keluarga di Era AI”. Tema ini menyoroti pentingnya membangun keluarga yang kuat, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi perkembangan teknologi serta berbagai tantangan kehidupan di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para anggota Bhayangkari di Sumatera Utara yang selama ini memberikan dukungan, doa, dan semangat kepada para suami dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu-ibu Bhayangkari Sumut yang telah mendukung serta mendoakan bapak-bapak dalam bertugas. Semoga keluarga kita selalu diberikan kelancaran dan kebahagiaan,” ujar Sonny.

Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada para istri yang senantiasa mendampingi suami, baik dalam keadaan suka maupun duka. Menurutnya, dukungan keluarga memiliki arti penting, terutama ketika anggota Polri menghadapi berbagai tantangan dan situasi sulit dalam pelaksanaan tugas.

“Terima kasih kepada istri saya yang telah mendampingi dalam suka maupun duka, dalam tawa dan tangis, dalam badai hujan maupun terik matahari. Kalau mendampingi dalam kondisi bahagia, semua pasti suka. Namun, dalam situasi terpuruk, istri kita selalu siap mendampingi,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap ketulusan dan pengorbanan para Bhayangkari yang tidak hanya berperan dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga menjadi sumber kekuatan moral bagi suami dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolda Sumut pun mengajak seluruh peserta untuk memberikan apresiasi kepada para Bhayangkari atas kesetiaan, dukungan, dan doa yang senantiasa menyertai perjalanan tugas anggota Polri.

Melalui peringatan HKGB ke-74 ini, diharapkan semangat kebersamaan dan keharmonisan keluarga semakin kuat. Ketahanan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, menjaga keseimbangan kehidupan keluarga dan pekerjaan, serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional.

Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ceramah keluarga ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan keluarga dalam menghadapi perubahan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital dan AI, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kebersamaan, komunikasi, serta kasih sayang di dalam keluarga.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang di Aula Tribrata Polda Sumut, Senin (19/10/2026) pukul 13.00 WIB.

Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran kepemimpinan, serta peningkatan kinerja organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam mutasi tersebut, jabatan Wakapolda Sumut diserahterimakan dari Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak kepada Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.

Sementara itu, Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Seiring dengan penugasan tersebut, Naek Pamen Simanjuntak diproyeksikan naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dari bintang satu menjadi bintang dua.

Pergantian jabatan juga berlangsung pada posisi Kapolresta Deli Serdang. Kombes Pol. Hendria Lesmana selanjutnya mengemban tugas sebagai Dirbinmas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sedangkan jabatan Kapolresta Deli Serdang dipercayakan kepada Kombes Pol. Muhammad, yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasum Polri.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme personel.

“Mutasi dan serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bagian dari pembinaan karier, langkah ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengharapkan pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurut Ferry, jabatan Wakapolda memiliki peran strategis dalam membantu Kapolda mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian di wilayah Sumatera Utara. Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang diharapkan mampu memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), meningkatkan pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Bapak Kapolda Sumut menekankan pentingnya soliditas, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami berharap pejabat yang baru dapat melanjutkan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang terbaik,” katanya.

Ferry juga mengajak seluruh personel Polda Sumut untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui sertijab ini, Polda Sumut diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Utara.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Wakapolres Karo KOMPOL Joni Sitompul, S.H., memimpin apel pagi personel Polres Karo pada Senin (19/10/2026) pukul 08.30 WIB, dalam situasi aman dan tertib, dengan menekankan pentingnya tanggung jawab dalam pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri, evaluasi dan pelaporan program, serta kedisiplinan personel guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakapolres Karo mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh personel untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti apel pagi serta melaksanakan tugas sehari-hari.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dan mengingatkan agar setiap anggota senantiasa menjaga semangat, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai dengan fungsi masing-masing.

Lebih lanjut, Wakapolres Karo menegaskan bahwa Program Quick Wins Kapolri harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program tersebut secara optimal sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.

Kepada para penanggung jawab program, ia menginstruksikan agar melaksanakan analisis dan evaluasi (anev) terhadap program yang menjadi tanggung jawabnya, khususnya terkait laporan pelaksanaan Quick Wins, sehingga setiap kegiatan dapat terpantau dan pelaporannya terlaksana dengan baik.

Selain itu, Wakapolres Karo mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan masyarakat, mengedepankan sikap humanis dan profesional, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun.

Melalui apel pagi tersebut, diharapkan seluruh personel Polres Karo semakin meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir – Polres Samosir melaksanakan kegiatan pemberantasan dan pemulihan kawasan narkoba di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Samosir pada 15–17 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di sejumlah tempat.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Samosir IPTU Boy Alexander Hutasoit, S.H., bersama KBO Satresnarkoba IPDA Jamil Munthe, S.H., M.H., serta personel gabungan dari Satresnarkoba, Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Si Propam, Satpol PP, dan Kesbangpol Pemerintah Kabupaten Samosir.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), sekaligus mendorong pemulihan kawasan yang diduga rawan narkoba melalui penindakan, pemeriksaan, koordinasi, dan pelibatan masyarakat.

Pada Kamis, 15 Oktober 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran dan penggunaan narkotika jenis sabu di sebuah kafe yang berada di Jalan Aek Rangat, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan.

Petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di lokasi serta melaksanakan tes urine terhadap dua orang karyawan kafe. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, keduanya dinyatakan negatif narkotika.

Setelah kegiatan tersebut, tim berkoordinasi dengan pemilik kafe dan masyarakat sekitar agar terus melakukan pemantauan serta segera melaporkan kepada Satresnarkoba Polres Samosir apabila menemukan indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya, pada Jumat, 16 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, tim melaksanakan Operasi Sarang Narkoba (OSN) di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan.

Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, petugas menemukan dan mengamankan satu buah alat isap sabu atau bong serta satu buah plastik klip berukuran kecil.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan masyarakat dan perangkat desa setempat untuk meningkatkan pengawasan lingkungan serta mengimbau warga agar segera menyampaikan informasi kepada Satresnarkoba Polres Samosir apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas narkotika.

Kegiatan berlanjut pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, di kawasan Buhit, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis ganja, tim melakukan pemeriksaan di kompleks rumah kos serta tes urine terhadap dua orang laki-laki berinisial AS, 42 tahun, dan LS, 28 tahun, yang keduanya berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Kecamatan Pangururan.

Berdasarkan hasil tes urine, AS dinyatakan positif narkotika jenis ganja, sedangkan LS dinyatakan negatif.

Terhadap AS, petugas selanjutnya melakukan pengamanan dan membawanya ke Polres Samosir untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Hasil tes urine tersebut menjadi dasar untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Plt. Kasi Humas Polres Samosir menyampaikan bahwa terhadap AS yang hasil tes urinenya positif saat ini sedang dilakukan asesmen bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan penanganan yang sesuai berdasarkan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.

Polres Samosir juga mengajak masyarakat, pemilik usaha, pengelola rumah kos, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

Masyarakat diimbau agar tidak ragu melaporkan informasi terkait dugaan aktivitas narkotika kepada Satresnarkoba Polres Samosir melalui saluran pengaduan resmi.

Melalui kegiatan pemberantasan dan pemulihan kawasan narkoba ini, Polres Samosir berupaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Pungkas IPDA Surung Sagala”. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Simalungun – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan diskusi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) dan PT Pertagas Niaga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Jumat (16/10). Kegiatan ini dipimpin Anggota Komisioner KPPU Muhammad Fanshurullah Asa, didampingi Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas, Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Shobi Kurnia, serta tim KPPU Kanwil I.

Rombongan diterima oleh Kepala Pengembangan PT KINRA Widoyoko, Kasubag Pengembangan PT KINRA Ruri, serta perwakilan PT Pertagas Niaga, Ega dan Wahyu.

Diskusi membahas perkembangan pengelolaan kawasan, realisasi investasi, serta kebutuhan dan pemanfaatan gas bumi untuk mendukung kegiatan industri. Berdasarkan pemaparan dalam pertemuan, KEK Sei Mangkei memiliki 12 tenant yang telah beroperasi. Kebutuhan gas bumi meningkat dari 5,5 MMSCFD pada 2025 menjadi 8,8 MMSCFD pada Triwulan I 2026, sementara kapasitas terpasang mencapai 75 MMSCFD.

KPPU juga mendalami peran infrastruktur energi, termasuk pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas Dumai–Sei Mangkei, dalam mendukung efisiensi industri dan daya tarik investasi di Sumatera Utara.

Dalam perspektif persaingan usaha, KPPU mengingatkan KINRA selaku pengelola kawasan agar tidak memanfaatkan posisinya dalam menetapkan tarif layanan kawasan, termasuk listrik, air bersih, dan fasilitas pendukung lainnya. Penetapan tarif perlu dilakukan secara transparan, wajar, dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan memperhatikan struktur biaya serta ketentuan yang berlaku.

KPPU juga menekankan pentingnya akses layanan yang objektif dan tidak diskriminatif bagi tenant. Hal ini diperlukan agar biaya penggunaan fasilitas kawasan tidak menjadi hambatan bagi pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan kegiatan industrinya.

Melalui kunjungan ini, KPPU mendorong agar pengembangan KEK Sei Mangkei dan infrastruktur energi berjalan seiring dengan tata kelola yang efisien dan iklim persaingan usaha yang sehat, sehingga dapat memperkuat daya saing industri serta mendorong investasi berkelanjutan di Sumatera Utara.(Rel)

Rimbunnews.com – Medan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Xuan Tian Shang Di semakin meriah dan seru, karena kegiatan tersebut dikunjungi para petinggi Keagamaan di Sumatera Utara di Cetiya Tridharma Mahanta Jalan Sumarsono II no. 42 Medan Helvetia.

Para petinggi Keagamaan di Sumatera Utara yang hadir itu antara lain Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Sukasdi, S.E., M.A., Ketua Permabudhi Sumut, Drs Wong Chun Sen Tarigan, MPd.B yang juga Ketua DPRD Sumatera Utara dan Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt beserta Bendahara Tridharma Komda Sumut, Setiawati Isah.

Kehadiran petinggi Keagamaan Sumut di Cetiya Tridharma Mahanta tersebut disambut hangat oleh Ki Tong Cetiya Tri Dharma, Andi mengatakan, terimakasih atas kunjungan bapak- bapak ke Cetiya Tri Dharma, kehadiran para petinggi Keagamaan di Sumatera Utara tersebut merupakan penghargaan bagi kami pengurus Cetiya Tri Dharma untuk perkembangan dan kemajuan bagi Cetiya Tri Dharma, kata Andi.

Wong Chun Sen mengatakan selamat Hari Ulang Tahun Dewa Xuan Tian Shang Di , semoga kedepan kita diberkati dan diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah terutama bagi umatnya agar semakin semangat untuk melaksanakan sembahyang, kata Wong.

Pembimas Buddha Kantor Provinsi Sumatera Utara, Sukasdi, S.E., M.A juga menyampaikan agar seluruh pengurus Tempat Ibadah jangan lupa untuk melengkapi seluruh legalitas tempat ibadah, karena legalitas tersebut sangat dibutuhkan berdirinya sebuah tempat ibadah , kata Sukasdi.

Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem juga mengatakan TRIDHARMA adalah Tempat Belajar, Toleransi dan Harmonisasi.

Selain itu juga menjaga kerukunan dan Kedamaian serta merawat etika, sila, dan budaya, kata Budi.

Andi menjelaskan, Dewa Xuan Tian Shang Di dikenal juga sebagai Hian Thian Siang Tee atau Siong Te Kong.

Profil Singkat beliau adalah dewa penguasa langit bagian utara dalam kepercayaan tradisional Tionghoa dan salah satu dari Empat Maha Raja Langit atau Si Tian Shang Di , kata Andi.

“Ciri khas patungnya Digambarkan berwajah gagah, berambut terurai, berdiri tanpa alas kaki di atas kura-kura dan ular, sambil memegang pedang penakluk iblis,” jelas Andi.

Lebih lanjut Andi menyampaikan, Xuan Tian Shang Di ditampilkan sebagai seorang Dewa Ksatria yang mengenakan jubah kekaisaran keemasan, tangan kirinya membentuk tiga gunung, dan tangan kanannya.

Dewa Langit Utara Xuan Tian Shang Di
Xuan Tian Shang Di (Hian Thian Siang Te — Hokkian) adalah salah satu dewa yang paling populer, wilayah pemujaannya sangat luas, dari Tiongkok Utara sampai Selatan, tutup Andi.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan  – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumut turun langsung ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Lapangan Merdeka, Medan, Senin (19/10/2026) pagi.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Sumut bersama jajaran hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, terutama pada aktivitas pagi hari. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, Kapolda juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, Irjen Pol. Sonny Irawan turut membagikan helm dan masker secara langsung kepada para pengendara. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pelayanan yang nyata dan dapat dirasakan secara langsung.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, yang langsung ditindaklanjuti oleh Kapolda Sumut bersama jajarannya.

“Program Polisi Bersama Masyarakat merupakan wujud komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Bapak Kapolda Sumut dengan turun ke lapangan, membantu pengaturan lalu lintas, memberikan imbauan, serta membagikan helm dan masker kepada para pengendara,” ujar Ferry.

Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Polri tidak untuk ditakuti, tetapi harus dipercaya dan menjadi tempat masyarakat mendapatkan perlindungan serta bantuan. Karena itu, seluruh personel, khususnya di jajaran Polda Sumut, didorong untuk mengedepankan sikap humanis, responsif, dan mengutamakan pelayanan,” katanya.

Kombes pol Ferry menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Penggunaan helm sesuai standar, kepatuhan terhadap rambu-rambu, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.

Ia mengajak masyarakat untuk mendukung upaya kepolisian dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membangun budaya tertib di jalan raya.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com –  Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Ajakan tersebut disampaikan saat melaksanakan sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Abidin, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Sabtu (17/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat Polda Sumatera Utara untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Kapolda Sumut hadir bersama Wakapolda Sumut dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut. Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut menyampaikan rasa bahagia dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan masyarakat melalui ibadah sholat Subuh berjamaah. Ia juga mengapresiasi jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.

“Melalui program Polisi Bersama Masyarakat ini, kami ingin menegaskan bahwa polisi merupakan bagian dari masyarakat. Polri harus senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Sonny.

Menurutnya, Polri harus menjadi mitra sekaligus sahabat masyarakat yang mudah dijangkau dan siap membantu ketika dibutuhkan. Karena itu, kedekatan antara polisi dan masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, serta kegiatan bersama.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Diperlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda.

Kapolda juga mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan harus disikapi dengan saling menghormati dan menghargai agar kerukunan serta keharmonisan tetap terpelihara.

“Jangan sampai perbedaan yang ada justru melemahkan persatuan dan kesatuan kita. Mari bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tidak mudah dipecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Kapolda Sumut memberikan perhatian khusus terhadap ancaman peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan keluarga, dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

Ia menjelaskan, luas wilayah Sumatera Utara, besarnya jumlah penduduk, serta karakteristik geografis yang berdekatan dengan jalur perairan internasional menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mencegah masuk dan beredarnya narkoba.

Karena itu, Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba, memberikan perhatian kepada generasi muda, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Kapolda juga menegaskan bahwa Polri tidak memberikan toleransi terhadap personel yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui proses disiplin, kode etik profesi Polri, maupun proses pidana sesuai dengan jenis pelanggarannya.

Apabila pelanggaran yang dilakukan memenuhi ketentuan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), proses tersebut akan dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku.

Kapolda Sumut selanjutnya mengajak masyarakat untuk memulai upaya menjaga keamanan dan ketertiban dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Ia berharap kebersamaan melalui kegiatan keagamaan dan pendekatan langsung kepada masyarakat dapat semakin memperkuat hubungan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara.

“Dengan kebersamaan dan sinergi antara Polri dan masyarakat, saya yakin kita dapat mewujudkan Sumatera Utara yang aman, damai, harmonis, dan terbebas dari ancaman narkoba,” tutupnya.

Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polda Sumut terus mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka, hubungan yang harmonis, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Program tersebut menjadi upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, termasuk jemaat gereja, dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Sumatera Utara.

Komitmen itu disampaikan Kapolda Sumut saat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GBI Rumah Persembahan, Medan, Minggu (18/10/2026) sore.

Kapolda Sumut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Kapolri yang mendorong kehadiran polisi di tengah masyarakat, termasuk melalui silaturahmi dengan warga yang sedang menjalankan ibadah.

“Pada hari ini kami menjalankan program Bapak Kapolri, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kami hadir di tengah masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Tujuannya untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan dan ketertiban, serta lingkungan di wilayah Sumatera Utara,” ujar Irjen Pol. Sonny Irawan.

Menurutnya, sebagai Kapolda Sumut yang baru, silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menegaskan, upaya menjaga kondusivitas wilayah tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Kapolda Sumut juga berharap program Polisi Bersama Masyarakat dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Harapan kami, melalui tagline Bapak Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Polri benar-benar dapat diterima oleh masyarakat, bukan ditakuti. Kami ingin memberikan pelayanan yang baik dan membangun hubungan yang semakin dekat dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polda Sumut terus mendorong terjalinnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Kapolda Sumut berharap sinergi yang terbangun bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Sumatera Utara.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Belawan – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aksi tawuran, Tim Khusus (Timsus) Macan Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat ke Jalan Aluminium Raya, tepatnya di kawasan TPU Porta, Tanjung Mulia, Minggu (18/10/2026) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua orang laki-laki yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.

Patroli yang dipimpin Kasat Samapta Polres Pelabuhan Belawan AKP Rudi, S.Sos.I., itu merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan sejumlah orang yang diduga hendak melakukan tawuran. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi dan mengamankan dua orang sekitar pukul 02.45 WIB.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah senjata tajam jenis sabit, satu busur beserta dua anak panah, serta satu kaleng lem merek Kambing.

Saat diamankan, kedua orang tersebut tidak mengakui kepemilikan senjata tajam yang ditemukan petugas. Selanjutnya, keduanya bersama barang bukti dibawa ke Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., S.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Rudi, S.Sos., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran dan potensi gangguan keamanan lainnya.

“Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan langkah cepat yang dilakukan jajaran Polres Pelabuhan Belawan sejalan dengan program Kapolri dalam meningkatkan pelayanan kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan gangguan kamtibmas membutuhkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, respons cepat terhadap laporan warga, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Program Kapolri menekankan pentingnya kehadiran Polri yang responsif, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Sejalan dengan itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., terus mendorong jajaran Polda Sumut untuk meningkatkan upaya pemeliharaan kamtibmas, mengoptimalkan patroli, serta menindaklanjuti setiap informasi masyarakat secara cepat dan tepat,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah tawuran dan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi tindak kriminal atau gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada polisi agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi,” katanya.

Polres Pelabuhan Belawan menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan langkah pencegahan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.(Mabhirink Gutul)