Rimbunnews.com – Medan- Ketua Senat Universitas Negeri Medan, Prof. Dr. Syawal Gultom tampil memberikan orasi ilmiah pada saat pelaksanaan kegiatan Wisuda Universitas Negeri Medan Periode Mei Tahun 2024.

 

Prof. Dr. Syawal Gultom mengungkapkan rasa bangganya kepada semua wisudawan/wisudawati karena telah berhasil menyelesaikan studi di Universitas Negeri Medan. Syawal pun mengajak supaya para wisudawan/wisudawati berterimakasih kepada kedua orang tua karena sudah bersusah payah membiayai perkuliahan hingga bisa beroleh gelar pendidikan dari Unimed.

“Tidak ada alasan untuk tidak berterimakasih kepada kedua orang tua, mereka telah berjuang sekuat tenaga dalam menyekolahkan ananda semua. Berterimakasihlah secara iklas dan segera siapkan diri untuk bisa membalas kebaikan dan perjauangan mereka,” pintanya.

 

Selanjutnya, beliau menyampaikan saat yang tepat bagi semua lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan yang diperoleh ke lapangan kehidupan, apakah sebagai PNS, sebagai Pegawai Swasta ataupun sebagai entrepreneurship (wirausahawan). Apapun pekerjaan yang kelak dipilih tidak menjadi masalah, namun demikian dibutuhkan ada persiapan diri secara sungguh-sungguh.

“Semua boleh bebas memilih pekerjaan apa yang sesuai untuk Ananda, terpenting untuk itu perlu persiapan diri yang serius, supaya bisa memperoleh pekerjaan yang tepat”. Pesannya.

Lanjutnya, mantan Kepala Badan Peningkatan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP-PMP) Indonesia itu, bahwa kesuksesan banyak orang dalam memilih pekerjaan yang sesuai baginya 85 persen ditentukan karena persiapan diri yang serius dan bukan karean faktor warisan keluarga. Persiapan diri dimaksud adalah seperti semangat belajar sepanjang waktu, dan sebagai pembaca yang kuat.

“Dari membaca yang kuat seseorang bisa menghasilkan wawasan yang luas, serta seseorang bisa wujudkan karya-karya yang besar, tegasnya”.

Karenya menurut Tokoh Pendidikan Nasional itu para wisudawan/wisudawati Unimed harus terus belajar dan tidak pernah berhenti membaca buku walau sudah tamat studi. Buku yang tepat dibaca sepanjang waktu adalah buku-buku yang bisa menolong kemajuan diri.

Lebih lanjut, patut disadari bahwa pendidikan tidaklah otomatis membuat seseorang untuk jadi terdidik, namun karena terjadi kesadaran diri akan kekurangan atau keterbatasan diri, karena adanya kesadaran akan ketidaksempurnaan diri dan karenanya menilai penting untuk terus belajar meningkatkan kemampuan diri, diyakini membuat seseorang menjadi terdidik. Artinya, karena daya juang seseoranglah yang menjadikan dirinya menjadi hebat.

Syawal meyakini bahwa lulusan Unimed telah memiliki kemampuan untuk bisa menjadi orang-orang hebat di masyarakat dan diyakininya pula dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan bangsa, sebab dibangku kuliah telah dibekali kompetensi yang dibutuhkan di masyarakat.

Beberapa ciri seorang hebat dan kontributif di tengah kehidupan masyarakat adalah: memiliki karya, mengerti menyelesaikan masalah secara saintefic berbasis riset, mampu melakukan rekayasa ide-gagasan untuk perbaikan, mampu membaca data, serta bisa melakukan kritikal buku. Semua hal itu telah terpenuhi saat-saat kuliah di Universitas Negerti Medan.

Atas dasar itu, Syawal sangat berkeyakinan bahwa lulusan Unimed beroleh kesuksesan karier di tengah masyarakat dan tampil menjadi pribadi yang kontributif bagi pembangunan setelah lulus, sambil mendorong supaya semua wisudawan/wisudawati untuk mengubah pola pikir dan berani menilai diri sendiri serta memperbaikinya untuk berkemajuan. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Pancurbatu – Dalam upaya menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri, Polsek Pancur Batu melakukan kunjungan resmi ke markas Resimen Arhanud-2/SSM di Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (31/05/2024) siang.

Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Danmen Arhanud-2/SSM Kolonel Arh. R. Jatmiko Adehi P.C., SE, M.I.Pol, Kasmen Arhanud-2/SSM Letkol Arh. Arip Budi Cahyono, SE, Kapolsek Pancur Batu AKP Dr. Krisnat Indratno SE, MH, dan Wakapolsek Pancur Batu AKP Rony Horasma P. Situmorang serta Kanit Reskrim Iptu Elia Karo-karo.

Kehadiran para pejabat utama dari kedua institusi tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Pancur Batu, AKP Dr. Krisnat Indratno SE, MH, menyampaikan harapannya agar Resimen Arhanud-2/SSM dapat bersinergi dengan Polsek Pancur Batu dalam menangani berbagai gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah tersebut.

“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan koordinasi dalam setiap operasi yang dijalankan,” ujar Krisnat.

Sementara itu, Danmen Arhanud-2/SSM Kolonel Arh. R. Jatmiko Adehi P.C., SE, M.I.Pol, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Polsek Pancur Batu.

“Kami sangat menghargai inisiatif ini dan siap berkolaborasi. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada personel kami yang terlibat dalam tindakan melawan hukum,” tegasnya.

Setelah pertemuan resmi, kedua belah pihak mengabadikan momen penting ini dengan sesi foto bersama, menandai komitmen mereka untuk terus bekerja sama dalam menjaga keamanan wilayah Pancur Batu dan sekitarnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Samosir – Forkopimca Nainggolan menggelar mediasi untuk menyelesaikan permasalahan ukuran lahan di Kelurahan Parhusip III Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir. (31/05/2024)

Kegiatan Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Camat Nainggolan dan dihadiri oleh Camat Nainggolan, Tino Nainggolan, S.IP, Kapolsek Onanrunggu, AKP Marlan Silalahi, Danramil 02 Nainggolan yang diwakili oleh Serma Nurliansyah, Plt. Lurah Parhusip III Jenti Padang, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, serta kedua belah pihak yang bersengketa.

Kedua belah pihak yang bersengketa adalah keluarga MH dan keluarga HH, yang memiliki lahan berdampingan.

Kapolsek Onanrunggu, AKP Marlan Silalahi, dalam sambutannya menekankan pentingnya mediasi untuk mencapai kesepakatan damai. “Dalam mediasi ini tujuan kita adalah mencari kesepakatan damai di antara kedua belah pihak yang sedang bermasalah. Kita harus berdiskusi dengan pikiran yang tenang dan jernih. Daerah kita ini adalah daerah adat, maka setiap masalah sebaiknya diselesaikan secara adat untuk mencapai tujuan dan kesepakatan yang baik,” ujar Kapolsek.

Dalam mediasi tersebut hanya membahas terkait ukuran lahan. Kedua belah pihak telah mengakui bahwa tanah yang dipermasalahkan benar berukuran 10 x 45 meter dan tanah tersebut adalah milik pihak MH. Setelah mediasi, pihak HH meminta agar dilakukan pengukuran dan pematokan langsung bersama Forkopimca Nainggolan.

Hasil mediasi menyepakati bahwa kedua belah pihak berdamai. Forkopimca Nainggolan dan kedua belah pihak akan turun langsung ke lokasi untuk mengadakan pengukuran dan pematokan tanah. Forkopimca Nainggolan juga menyarankan agar setelah pematokan selesai, segera diurus pembuatan sertifikat tanah untuk mencegah permasalahan di kemudian hari.

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, Brigadir Vandu P. Marpaung, menyampaikan bahwa “permasalahan ukuran tanah tersebut telah diselesaikan dengan hasil kesepakatan bahwa ukuran tanah adalah 10 x 45 meter dan tanah tersebut sesuai ukuran yang sudah disepakati langsung dilakukan pengukuran dengan dihadiri oleh Forkopimca Nainggolan,” pungkas Brigadir Vandu P. Marpaung. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan  – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyaksikan penandatangan Surat Keputusan  Pembentukan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Kamis (30/5).

 

Bertempat di Ruang Rapat Sinabung kegiatan itu juga dihadiri pejabat utama Polda Sumut Dirlantas Kombes Pol Muji,  Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Kabid Hukum Kombes Ramses Tampubolon, Para Kapolres, bupati dan wali kota melalui zoom meeting.

 

enam Polres yang melakukan penandatangan pembentukan Forum lalulintas dan angkutan jalan meliputi Polres Langkat,

PakPak barat,

Labusel, Nisel, Palas dan Sergei.

 

Dalam arahannya, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengingatkan seluruh stakeholder untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan bagi masyarakat.

 

“Jalan raya menjadi indikator perilaku masyarakat. Menata moda transfortasi di jalan lebih efektif, efisien dan bermanfaat,” ujarnya.

 

Agung berharap, pembentukan forum ini menjadi sangat penting untuk menata dan menyelesaikan permasalahan di jalan dengan satu pola yang terstruktur sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang Maka semua pihak harus aktif dalam menyosialisasikan tertib berlalu lintas.

 

“Konteks kehidupan modern, jalan raya harus dikelola dengan baik karena jika tidak dikelola akan banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan juga pemerintah,” harapnya.

 

Kapoldasu mengungkapkan, kepedulian terhadap harkat martabat manusia yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas harus menjadi perhatian kita bersama. Serta mewujudkan ekosistem moda transfortasi yang lebih baik dan mendorong kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan.

 

  1. “Di jalan tidak hanya masalah lalu lintas namun juga bagaimana mewujudkan masyarakat tertib berlalu lintas yang bertujuan menekan angka fatalitas kecelakaan saat berkendara di jalan raya. Oleh karena itu saya mendorong para bupati dan wali kota menghidupkan forum ini. Forum LLAJ ini milik kita bersama,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Medan  – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyaksikan penandatangan Surat Keputusan  Pembentukan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Kamis (30/5).

 

Bertempat di Ruang Rapat Sinabung kegiatan itu juga dihadiri pejabat utama Polda Sumut Dirlantas Kombes Pol Muji,  Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Kabid Hukum Kombes Ramses Tampubolon, Para Kapolres, bupati dan wali kota melalui zoom meeting.

 

enam Polres yang melakukan penandatangan pembentukan Forum lalulintas dan angkutan jalan meliputi Polres Langkat,

PakPak barat,

Labusel, Nisel, Palas dan Sergei.

 

Dalam arahannya, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengingatkan seluruh stakeholder untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan bagi masyarakat.

 

“Jalan raya menjadi indikator perilaku masyarakat. Menata moda transfortasi di jalan lebih efektif, efisien dan bermanfaat,” ujarnya.

 

Agung berharap, pembentukan forum ini menjadi sangat penting untuk menata dan menyelesaikan permasalahan di jalan dengan satu pola yang terstruktur sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang Maka semua pihak harus aktif dalam menyosialisasikan tertib berlalu lintas.

 

“Konteks kehidupan modern, jalan raya harus dikelola dengan baik karena jika tidak dikelola akan banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan juga pemerintah,” harapnya.

 

Kapoldasu mengungkapkan, kepedulian terhadap harkat martabat manusia yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas harus menjadi perhatian kita bersama. Serta mewujudkan ekosistem moda transfortasi yang lebih baik dan mendorong kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan.

 

“Di jalan tidak hanya masalah lalu lintas namun juga bagaimana mewujudkan masyarakat tertib berlalu lintas yang bertujuan menekan angka fatalitas kecelakaan saat berkendara di jalan raya. Oleh karena itu saya mendorong para bupati dan wali kota menghidupkan forum ini. Forum LLAJ ini milik kita bersama,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com – Serdang Bedagai- Dalam momen yang penuh haru dan doa, Kabupaten Serdang Bedagai bersiap melepas para calon Jamaah Haji, untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Dengan penuh kehormatan, para pemimpin daerah serta tokoh masyarakat berkumpul di halaman Masjid Agung Kabupaten Serdang Bedagai untuk memberangkatkan 324 calon jamaah haji ke perjalanan spiritual mereka. Rabu (29/05).

 

Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 dini hari, hal ini menjadi momentum sakral bagi seluruh komunitas yang hadir bersama keluarga dan sanak saudaranya, untuk memberikan doa dan dukungan kepada mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya beserta Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, dan para pejabat lainnya, termasuk Kapolres Serdang Bedagai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K.

 

Dalam kata sambutannya, Kakan Kemenag Serdang Bedagai menyampaikan pentingnya momen ini, dengan menjelaskan rincian jumlah calon jamaah haji dan pembagian kloter. Terdapat 324 orang calon jamaah haji dari kabupaten Serdang Bedagai yang akan bergabung dengan kloter 16, 11 dari Batubara, dan 24 dari Paluta. Tidak hanya itu, ia juga memberikan penghormatan kepada calon jamaah tertua, Abdul Wahab, yang berusia 88 tahun, serta yang termuda, Adinda Rahimah Fadilah Pulungan, yang berusia 21 tahun.

 

Bupati Bersama Wakilnya menyampaikan kepada calon jamaah haji, mengingatkan mereka untuk menjaga kesehatan dan semangat selama ibadah di Tanah Suci. Mereka juga mengajak seluruh calon jamaah untuk menjaga kekompakan dan saling mendukung satu sama lain.

 

Setelah serangkaian kata sambutan dan dukungan, tepat pada 08.02 pagi hari, suasana haru menyelimuti halaman masjid saat adzan berkumandang sebagai tanda dimulainya perjalanan spiritual para calon jamaah haji. Dengan dukungan penuh dari keluarga, masyarakat, dan petugas, mereka meninggalkan halaman masjid menuju Asrama Haji Medan untuk persiapan lebih lanjut.

 

Pelepasan dan pemberangkatan ini dilakukan dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Polres Serdang Bedagai. Kendaraan-kendaraan khusus disiapkan untuk mengangkut calon jamaah haji, termasuk bus, mobil pribadi, dan ambulance, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

 

Momentum ini menjadi titik awal bagi para calon jamaah haji untuk menggapai impian mereka, menuju ibadah haji yang mabrur. Semoga perjalanan mereka lancar, dan doa-doa dari keluarga serta seluruh masyarakat Serdang Bedagai menyertai setiap langkah mereka.

 

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK, menyambut dengan penuh haru dan harapan atas terselenggaranya kegiatan Pelepasan dan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji dari Kabupaten Serdang Bedagai tahun 1445 H/2024 M. Dalam tanggapannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini dengan begitu aman, nyaman dan berjalan dengan lancar.

 

Lanjutnya, Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh keluarga calon jamaah haji untuk memberikan dukungan penuh dan doa terbaik bagi keselamatan serta kelancaran ibadah para jamaah haji. “Kami berharap agar seluruh keluarga dapat merelakan kepergian calon jamaah haji dengan penuh keikhlasan dan memberikan dukungan moral yang kuat bagi mereka.” ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Menyambut Hari Bhayangkara ke-78, personil Sat Binmas Polres Samosir menyalurkan bantuan alat kebersihan kepada masyarakat Desa Lumban Pinggol Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu (29/05/2024) ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kepala Bagian Operasional Sat Binmas Polres Samosir, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Kepolsian Resor Samosir untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta membangun kebersamaan. “Kami ingin membangun kebersamaan dengan saling berbagi di wilayah hukum Polsek Pangururan, sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat. Ini adalah upaya kami untuk menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat dan membangun rasa mencintai serta rasa memiliki kepolisian di hati masyarakat,” ujar AIPTU Horas L Situmorang

Sebelum penyerahan bantuan alat kebersihan, personil Sat Binmas Polres Samosir juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, mencintai kebersihan sebagai pola hidup sehat. Bantuan yang disalurkan berupa sapu lidi, sapu rumah, dan keranjang sampah yang diserahkan kepada Bapak Ruth Naibaho dan Bapak L. Naibaho, warga Desa Lumban Pinggol.

Alat kebersihan ini diharapkan dapat membantu warga dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat mereka mencari nafkah.

Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini bertujuan mempererat rasa memiliki masyarakat terhadap kepolisian dan  sekaligus dalam kemeriahan menyambut Hari Bhayangkara ke-78. “Penyerahan bantuan alat kebersihan ini dilaksanakan oleh personil Sat Binmas Polres Samosir untuk mempererat rasa memiliki masyarakat terhadap kepolisian dan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-78 Tahun 2024,” jelasnya.

Brigadir Vandu P. Marpaung menambahkan bahwa “warga yang menerima bantuan adalah pemilik warung yang sering dikunjungi oleh masyarakat, sehingga diharapkan mereka dapat menyebarkan informasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencintai pola hidup sehat tanpa sampah. Warga juga menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut dan mengucapkan selamat menyambut Hari Bhayangkara ke-78. Semoga polisi semakin sukses dan semakin dicintai masyarakat,” pungkasnya. ( Mabhirink Gutul )