Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, (Tapsel) melalui Dinas Perikanan menyerahkan bantuan benih ikan dan pakan untuk mendukung pengembangan budidaya perikanan masyarakat melalui program Kolam Air Tenang (KAT) di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Selasa (21/07/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Dolok Marombun. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, Kepala Desa Sialaman, tokoh masyarakat, PPL Perikanan, serta anggota Pokdakan Dolok Marombun.

Kepala Dinas Perikanan Tapanuli Selatan Syaiful AP Nasution dalam laporannya menyampaikan, bantuan yang diserahkan terdiri atas 10.500 ekor benih ikan mas, 6.000 ekor benih ikan nila, serta sekitar 99 sak pakan ikan atau hampir 2,9 ton.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari program pencetakan kolam yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2025. Di Desa Dolok Marombun, telah dilakukan pencetakan sekitar 30 kolam dengan ukuran masing-masing 10 x 20 meter dan kedalaman sekitar 1,5 meter.

“Setelah kolam dicetak, tidak bisa langsung diisi ikan karena membutuhkan proses pematangan terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari terjadinya longsor atau kerusakan pada kolam,” jelasnya.

Setelah melalui proses pematangan selama beberapa bulan, kolam-kolam tersebut kini mulai dimanfaatkan untuk kegiatan pembesaran ikan. Dinas Perikanan berharap bantuan benih dan pakan yang diberikan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya perikanan secara berkelanjutan.

Syaiful juga menyampaikan bahwa Pokdakan Dolok Marombun sebelumnya telah menerima bantuan indukan dan peralatan pembenihan. Program tersebut kini mulai berkembang dan pembenihan ikan telah berjalan dengan baik.( Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Karo – Upaya memperkuat disiplin dan profesionalisme anggota Polri terus dilakukan. Subbid Provos Bidpropam Polda Sumut bersama Sipropam Polres Karo melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel Polres Karo, Senin (21/7) pagi, usai pelaksanaan apel pagi.

Kegiatan dipimpin langsung Kasubbid Provos Bidpropam Polda Sumut AKBP Mustofa Nasution, S.H., M.H., didampingi Kasi Propam Polres Karo IPTU Henri Marpaung, S.H., M.H. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap personel mematuhi aturan kedinasan dan menjaga profesionalisme dalam bertugas.

Adapun sasaran pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapian penggunaan pakaian dinas (gampol), kelengkapan administrasi perorangan, pemeriksaan senjata api dinas, hingga tes urine secara acak terhadap personel.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 12 personel ditemukan melakukan pelanggaran disiplin berupa sikap tampang yang tidak sesuai ketentuan. Terhadap seluruh personel yang melanggar, petugas langsung memberikan tindakan disiplin di tempat sebagai bentuk pembinaan dan penegakan aturan internal.

Selain itu, pemeriksaan urine dilakukan secara acak terhadap 10 personel, dengan hasil seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa personel yang diperiksa bebas dari penggunaan narkotika.

Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., mengatakan kegiatan Gaktiblin merupakan bagian dari pengawasan dan pembinaan internal untuk menjaga kualitas sumber daya manusia Polri.

“Penegakan disiplin merupakan bagian dari pembinaan agar setiap personel senantiasa mematuhi aturan kedinasan, menjaga penampilan, melengkapi administrasi, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. Dengan disiplin yang baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal dan profesional,” ujar Kompol Joni Sitompul.

Ia menegaskan, kegiatan Gaktiblin akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya membangun budaya disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Upaya memperkuat disiplin dan profesionalisme anggota Polri terus dilakukan. Subbid Provos Bidpropam Polda Sumut bersama Sipropam Polres Karo melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel Polres Karo, Senin (21/7) pagi, usai pelaksanaan apel pagi.

Kegiatan dipimpin langsung Kasubbid Provos Bidpropam Polda Sumut AKBP Mustofa Nasution, S.H., M.H., didampingi Kasi Propam Polres Karo IPTU Henri Marpaung, S.H., M.H. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap personel mematuhi aturan kedinasan dan menjaga profesionalisme dalam bertugas.

Adapun sasaran pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapian penggunaan pakaian dinas (gampol), kelengkapan administrasi perorangan, pemeriksaan senjata api dinas, hingga tes urine secara acak terhadap personel.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 12 personel ditemukan melakukan pelanggaran disiplin berupa sikap tampang yang tidak sesuai ketentuan. Terhadap seluruh personel yang melanggar, petugas langsung memberikan tindakan disiplin di tempat sebagai bentuk pembinaan dan penegakan aturan internal.

Selain itu, pemeriksaan urine dilakukan secara acak terhadap 10 personel, dengan hasil seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa personel yang diperiksa bebas dari penggunaan narkotika.

Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., mengatakan kegiatan Gaktiblin merupakan bagian dari pengawasan dan pembinaan internal untuk menjaga kualitas sumber daya manusia Polri.

“Penegakan disiplin merupakan bagian dari pembinaan agar setiap personel senantiasa mematuhi aturan kedinasan, menjaga penampilan, melengkapi administrasi, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. Dengan disiplin yang baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal dan profesional,” ujar Kompol Joni Sitompul.

Ia menegaskan, kegiatan Gaktiblin akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya membangun budaya disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir – Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. menggelar Coffee Morning bersama insan pers Kabupaten Samosir di Ruang Pelayanan Terpadu Polres Samosir, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah mempererat sinergi antara Polri dan media dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Acara dihadiri oleh Kabag Ops Kompol Eduar, S.H., Kabag Log AKP Radiaman Simarmata, Kasat Narkoba AKP Ferry Ariandy, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Robertus Gultom, Ps. Kasat Intelkam Iptu Donal P. Sitanggang, S.H., M.H., Kasat Binmas Iptu Priston Simbolon, Kasat Samapta Iptu Williamson Saragih, Kasat Pam Obvit Iptu Tangio H. Sitanggang, para perwira Polres Samosir, Ketua PWI Kabupaten Samosir Tumpal Sijabat, Sekretaris PWI Herbin Sinaga, serta sekitar 20 wartawan dari berbagai media.

Dalam sambutannya, Kapolres Samosir mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polres Samosir dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, Coffee Morning bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk bertukar pikiran, menerima masukan, dan membangun komunikasi yang konstruktif.

“Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Karena itu, sinergi antara Polres Samosir dan insan pers harus terus diperkuat demi pelayanan publik yang semakin baik,” ujar AKBP Rina.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memperkenalkan pejabat baru Kasat Reskrim Polres Samosir kepada para wartawan serta menyambut baik usulan agar Polres Samosir rutin menggelar press release setiap akhir bulan terkait capaian kinerja dan pengungkapan kasus.

Selain membahas kemitraan dengan media, Kapolres menegaskan komitmennya dalam pemberantasan tindak pidana narkotika di Kabupaten Samosir. Ia menekankan kepada seluruh personel agar serius menangani setiap laporan masyarakat mengenai penyalahgunaan maupun peredaran narkoba sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak hanya itu, AKBP Rina juga menaruh perhatian terhadap maraknya praktik illegal logging. Ia mengungkapkan telah menginstruksikan Satreskrim Polres Samosir untuk melakukan penyelidikan dan penindakan secara tegas terhadap setiap dugaan pembalakan liar sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Samosir, Tumpal Sijabat, mengapresiasi terselenggaranya Coffee Morning sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara Polri dan insan pers. Ia juga mengusulkan agar Polres Samosir secara konsisten menyampaikan press release setiap kali mengungkap suatu perkara agar informasi yang diterima masyarakat lebih lengkap dan terpercaya.

Berbagai masukan juga disampaikan wartawan yang hadir, di antaranya usulan penyediaan Press Room di lingkungan Mako Polres Samosir, pelibatan wartawan dalam setiap pengungkapan kasus maupun kegiatan kemasyarakatan, hingga pemberian apresiasi kepada insan pers yang aktif mendukung publikasi kegiatan positif Polres Samosir.

Sejumlah wartawan turut memberikan apresiasi terhadap keterbukaan Kapolres Samosir dalam membangun komunikasi dengan media. Mereka menilai hubungan yang harmonis antara Polri dan insan pers akan semakin memperkuat penyampaian informasi yang objektif, sekaligus menangkal penyebaran informasi yang tidak benar di tengah masyarakat.

Kegiatan Coffee Morning berakhir sekitar pukul 10.35 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, Polres Samosir dan insan pers berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan, membangun komunikasi yang terbuka, serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Samosir.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Gerak cepat Tim Cobra Satreskrim Polres Karo membuahkan hasil. Kurang dari sehari setelah laporan diterima, dua terduga pelaku pencurian yang diduga membobol sebuah rumah sekaligus kedai di Jalan Sukaraja Munthe, Kecamatan Kabanjahe, berhasil diringkus di dua lokasi berbeda pada Minggu (19/7) sore.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial J.S. (22), warga Kecamatan Tiga Panah, dan R.J.S. (28), warga Kabupaten Deli Serdang. Penangkapan dilakukan di Terminal Kabanjahe sekitar pukul 16.45 WIB dan di Jalan Lingkar Kabanjahe sekitar pukul 17.20 WIB.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban, seorang wiraswasta berusia 71 tahun.

Korban mengetahui kejadian itu sepulang dari ladang. Saat membuka pintu rumah, ia mendapati barang dagangan di kedainya telah berserakan. Setelah diperiksa, berbagai merek rokok serta uang tunai sebesar Rp8 juta yang disimpan di dalam laci meja telah raib. Korban juga menemukan papan kamar mandi rumahnya dalam kondisi rusak yang diduga menjadi akses masuk pelaku.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Cobra memperoleh informasi mengenai keberadaan salah seorang terduga pelaku. Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap R.J.S. di Terminal Kabanjahe. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengakui tidak beraksi seorang diri, melainkan bersama J.S.,” ujar AKP Hizkia.

Berbekal keterangan tersebut, Tim Cobra segera melakukan pengembangan dan berhasil menangkap J.S. di Jalan Lingkar Kabanjahe sekitar 35 menit kemudian. Keduanya selanjutnya dibawa ke Mapolres Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan para terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah besi berbentuk pahat yang diduga digunakan saat menjalankan aksinya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Langkat – Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai Polda Sumut, Senin (20/7/2026).

Pembukaan pendidikan ditandai dengan pembacaan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., yang menegaskan pentingnya membentuk personel Polri yang profesional, berintegritas, humanis, dan unggul dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanat tersebut, Kalemdiklat Polri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang berhasil melewati proses seleksi hingga dinyatakan lulus mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026. Mereka dinilai sebagai putra-putri terbaik bangsa yang akan dipersiapkan menjadi garda terdepan pelayanan kepolisian.

“Pendidikan ini tidak boleh dipandang sekadar proses mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan proses transformasi pengetahuan, keterampilan, karakter, mental, dan budaya sehingga setiap peserta didik benar-benar siap menjadi pelaksana tugas kepolisian yang profesional, khususnya pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),” demikian amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan Wakapolda Sumut.

Secara nasional, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT TA 2026 diikuti sebanyak 4.792 peserta didik, terdiri atas 708 polisi wanita yang menjalani pendidikan di Sepolwan Lemdiklat Polri dan 4.084 polisi pria yang mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda di seluruh Indonesia selama lima bulan.

Pendidikan tahun ini mengusung tema “Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.” Tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan Polri tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi tantangan tugas kepolisian di era digital.

Kalemdiklat Polri menekankan bahwa personel SPKT merupakan wajah pertama Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, lulusan pendidikan ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, santun, humanis, serta mampu menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan pelayanan kepolisian.

Selain membangun karakter dan kompetensi pelayanan, kurikulum pendidikan tahun ini juga menerapkan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan. Melalui sistem tersebut, peserta didik tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu berpikir analitis, memecahkan persoalan, bekerja sama, memanfaatkan teknologi, serta mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Dalam amanatnya, Kalemdiklat Polri juga mengingatkan seluruh peserta didik agar menjaga keimanan, memperkuat disiplin, membangun solidaritas, menghormati tenaga pendidik, serta menjadikan setiap tantangan selama pendidikan sebagai proses menempa mental dan karakter sebagai insan Bhayangkara yang Presisi.

Di sisi lain, para kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh diinstruksikan untuk menyelenggarakan pendidikan secara profesional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Kalemdiklat Polri menegaskan bahwa proses pendidikan harus bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang merendahkan martabat peserta didik.

“Pendidikan yang keras tidak harus kasar. Latihan yang berat tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat daya juang, bukan merusak fisik dan mental peserta didik,” demikian penegasan Kalemdiklat Polri dalam amanat yang dibacakan Wakapolda Sumut.

Melalui Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2026 ini, Polri berharap dapat melahirkan personel yang memiliki moral dan integritas kuat, profesional dalam menjalankan tugas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas, humanis, dan dipercaya masyarakat.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkemampuan khusus untuk menangani peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Perhubungan, Kompleks Grand Polonia Nomor 3B, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026).

Pengerahan personel dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Polrestabes Medan. Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., memerintahkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Tim Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, serta Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon A Pelopor untuk mendukung penanganan di lokasi kejadian.

Operasi di lapangan dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han. Tim Jibom melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan, sementara Tim KBR melaksanakan deteksi terhadap kemungkinan adanya paparan bahan berbahaya.

Di saat yang sama, Tim SAR Batalyon A Pelopor membantu proses pencarian dan evakuasi korban bersama personel gabungan. Seluruh personel Brimob bekerja sesuai standar operasional untuk mendukung penanganan darurat secara cepat, aman, dan profesional.

Dalam pelaksanaannya, Satuan Brimob Polda Sumut bersinergi dengan Polrestabes Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, tim kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut dilakukan untuk mengamankan lokasi, membantu evakuasi korban, serta mendukung proses olah tempat kejadian perkara.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, menegaskan pengerahan personel dengan kemampuan khusus merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan dukungan maksimal pada setiap situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami mengerahkan puluhan personel Tim Jibom dan KBR Detasemen Gegana serta Tim SAR Batalyon A Pelopor untuk mendukung proses penanganan di lokasi ledakan. Seluruh personel bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing guna memastikan lokasi aman, membantu proses evakuasi, serta mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian,” ujar Kombes Pol. M. Rendra Salipu.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Satuan Brimob Polda Sumut akan terus bersinergi dengan Polrestabes Medan dan instansi terkait hingga seluruh proses penanganan selesai serta situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan benih ikan dan pakan ikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Maju Jaya di Desa Sanggapati, Kecamatan Angkola Timur, Senin (20/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Seribu Kolam yang digagas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus mewujudkan swasembada ikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan, program Gerakan Seribu Kolam dilatarbelakangi kondisi produksi ikan di Tapanuli Selatan yang belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Berdasarkan data tahun 2024, konsumsi ikan di Tapsel mencapai sekitar 15.000 ton per tahun, sementara produksi lokal baru sekitar 7.500 ton.

“Intinya adalah swasembada ikan. Karena data tahun 2024, konsumsi ikan di Tapsel 15 ribu ton per tahun, tetapi produksinya hanya sekitar 7.500 ton. Berarti setengahnya masih harus didatangkan dari luar daerah,” ujar Bupati.

Karena itu, Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pokdakan Maju Jaya untuk meningkatkan produksi ikan. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, hasil budidaya ikan juga diharapkan dapat dipasok ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati juga mendorong agar program perikanan terintegrasi dengan sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, pengembangan produksi ikan, ayam, telur, dan komoditas pertanian merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Pasar hasil produksi masyarakat harus kita siapkan. Karena itu, kita akan mendorong agar hasil ikan dari kelompok-kelompok masyarakat dapat masuk ke dapur MBG,” katanya. (Nurdin Nasution)

Rimbunnews.com – Karo – Dalam upaya membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran hukum di kalangan pelajar, Kapolsek Kutabuluh IPTU Fernando F. Sitepu, S.H., M.H., menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Kutabuluh, Kabupaten Karo, Senin(20/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMA Negeri 1 Kutabuluh Robert Jan Pinem, S.Si., Kanit Binmas AIPTU Basri Surbakti, Bhabinkamtibmas AIPTU R.S. Angkat, Ps. Panit Intelkam AIPDA M. Ginting, para guru, staf, serta seluruh siswa SMA Negeri 1 Kutabuluh.

Dalam amanatnya, IPTU Fernando F. Sitepu menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada para pelajar. Ia mengajak siswa untuk menjunjung tinggi disiplin, menjaga moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun karakter yang positif sebagai bekal meraih masa depan.

Selain itu, para pelajar diingatkan agar tidak terjerumus dalam praktik perjudian, khususnya judi online, penyalahgunaan narkoba, aksi geng motor, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Kapolsek juga menekankan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah dengan selalu menggunakan helm standar, melengkapi kelengkapan kendaraan, dan tidak menggunakan knalpot brong.

“Masa depan kalian ditentukan oleh pilihan yang dibuat hari ini. Jauhi narkoba, judi online, geng motor, dan tawuran karena semua itu hanya akan merugikan diri sendiri, keluarga, serta mencoreng nama baik sekolah. Jadilah pelajar yang disiplin, berprestasi, dan taat aturan, termasuk dalam berlalu lintas,” pesan IPTU Fernando F. Sitepu di hadapan para peserta upacara.

Melalui kegiatan harkamtibmas ini, terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polsek Kutabuluh dengan pihak sekolah dan para siswa. Pemahaman pelajar mengenai bahaya narkoba, judi online, geng motor, kenakalan remaja, serta pentingnya tertib berlalu lintas juga semakin meningkat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan berkualitas.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Karo – Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan upacara bendera hari Senin di SMAN 2 Kabanjahe, Senin (20/7) pagi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Police Goes to School yang bertujuan membangun kedekatan antara Polri dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di hadapan ratusan siswa, guru dan tenaga kependidikan, Kapolres menyampaikan amanat yang sarat motivasi. Ia mengajak para pelajar untuk memiliki semangat belajar yang tinggi, menjunjung disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter.

“Gunakan masa sekolah untuk belajar, berkarya, dan mengejar cita-cita. Hindari pergaulan yang dapat merusak masa depan karena keberhasilan dimulai dari disiplin dan kerja keras,” pesan Kapolres.

Dalam amanatnya, AKBP Pebriandi Haloho juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas. Para siswa diingatkan agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak terlibat tawuran, balap liar maupun aksi perundungan (bullying), serta bijak menggunakan media sosial dengan tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Selain itu, Kapolres mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan berkendara dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan.

Melalui kegiatan Police Goes to School, Polres Karo berharap dapat menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini, mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif sebagai fondasi lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.(Mabhirink Gutul)