Rimbunnews.com – Medan – Ketua Permabudhi Sumut, Drs Wong Chun Sen.Tarigan.M.Pd.B yang juga Ketua DPRD Medan bersama Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem.S.Mt di dampingin timnya gelar safari religi ke dua Tempat Ibadah Tridharma ( TITD ) Minggu 6 September 2026.
Kunjungan Pertama Rombongan Tridharma Komda Sumut, Budi Malem S.Mt menuju ke Vihara Leluhur Abadi Jalan Pertahanan No 338 Dusun VI Patumbak Satu dalam rangka Acara Pho To/Ullambana Festival 2026
Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem S.Mt bersama timnya disambut hangat oleh Pendiri Vihara Leluhur Abadi Hasan Kasiman.
Hasan menjelaskan arti makna Pho Toh (atau Pho To) dalam tradisi masyarakat Tionghoa dialek Hokkian berarti “penyeberangan besar” atau upacara persembahyangan untuk para arwah
Mendoakan dan memberikan penghormatan kepada arwah leluhur serta jiwa-jiwa terlantar atau arwah gentayangan (hantu lapar) sedangkan Ulambana merupakan upacara pelimpahan jasa kebajikan (Pattidana).
Umat Buddha melakukan kebajikan (seperti berdana kepada Sangha) dan mendoakan agar orang tua, leluhur, serta makhluk-makhluk yang sedang menderita di alam lain dapat ikut menerima jasa kebajikan tersebut dan terlahir di alam yang lebih bahagia.
Usai acara Rombongan Permabudhi Sumut Bersama Tridharma Komda Sumut menuju ke Cetiya Go Lau Sa Pek Jalan Brigjend Katamso Komplek Sepakat Lestari B17 Titi Kuning Kecamatan Medan Johor dalam rangka perayaan ulang tahun dewa Go Lau Sa Pek
Kehadiran Ketua Permabudhi Sumut, Drs Wong Chun Sen Tarigan.M.Pd.B dan Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem S.Mt bersama timnya disambut hangat oleh pengurus Cetiya Go Lau Sapek, Asiang.
Asiang menyampaikan selamat datang kepada Ketua Permabudhi Sumut dan Ketua Tridharma Komda Sumut kehadiran bapak adalah suatu kehormatan bagi kami pengurus Cetiya Go Lau Sa Pek dan siap menerima bimbingan dan arahan dari Ketua Permabudhi Sumut dan Ketua Tridharma untuk kemajuan Cetiya Go Lau Sapek kedepan.
Asiang menjelaskan Dewa Go Lau Sa Pek atau biasa disebut juga sebagai Go Lau Pek Pek merupakan sebutan untuk lima tokoh leluhur bersaudara yang sangat dihormati dalam tradisi kepercayaan Tionghoa dan Taoisme.
Sosok ini dikenal secara lokal sebagai dewa pelindung yang banyak dipuja oleh komunitas Tionghoa
Peringantan Hut Dewa ini rutin dan sudah menjadi agenda tahunan,jelas Asiang.
Wong Chun Sen selaku ketua Permabudhi Sumut sekaligus Ketua DPRD Medan menyampaikan selamat ulang tahun Dewa Ho Lau Sa Pek (7 Gweek 24 &25) semoga kita selalu diberkati.
Budi juga menyampaikan, bahwa Tridharma adalah tempat teloransi, harmonisasi dan kerukunan antar umat, jadi kita sebagai anggota Tridharma dan Martrisia harus menjaga kerukunan beragama antar sesama tanpa memandang ras, suku dan agama.
Perayaan ulang tahun dewa ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar umat dan memupuk semangat berbuat kebaikan dalam masyarakat jelas Budi Malem mengakhiri. (Mabhirink Gutul)


