Sambut HUT Kemerdekaan RI ke – 81, Ketua Permabudhi Sumut Drs Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B Buka Pameran Kaligrafi

oleh

Rimbunnews.com – Medan – Kaligrafi bukan sekedar goresan tinta diatas kertas, tetapi merupakan jejak sejarah warisan budaya dan cerminan dari mereka yang menuliskannya.

Demikian disampaikan Ketua Permabudhi Sumut Drs Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B yang juga Ketua DPRD Kota Medan saat membuka pameran Kaligrafi di Center Point lantai III Medan, Sabtu 26 Agustus 2026 , Pukul 14 WIB sampai selesai.

Pameran Kaligrafi ini sekaligus untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke.81, kata Wong.

Wong Chun Sen juga mengatakan, setiap tarikan kuas mengandung ketenangan, kesabaran dan disiplin nilai-nilai luhur yang telah diwariskan turun menurun oleh para leluhur kita.

‘Melalui pameran ini kami berharap dapat menghadirkan kembali keindahan seni kaligrafi kepada masyarakat luas sekaligus meresmikan salah satu budaya yang sangat berharga,” kata Wong.

Pameran Kaligrafi 2026 ini merupakan wujud nyata kebersamaan berbagai pihak mulai dari panitia, para seniman kaligrafi, komunikasi budaya hingga dukungan penuh dari centre point sebagai tuan rumah acara, tampaknya tanpa kerja keras dan sinergi dari semua pihak acara ini tidak akan dapat terwujud sebagai mana yang kita saksikan hari ini.

Baca juga  Tokoh Pemuda Medan Tuntungan, Indra Sipayung : Jangan Terprovokasi, Dukung Kinerja  Kepolisian

Lebih lanjut Wong Chun Sen menyampaikan, besar harapan kami bahwa pameran ini tidak hanya mengapresiasi karya seni yang indah tetapi menjadi jembatan untuk mempererat tali silaturahmi persaudaraan diantara kita semua lintas suku lintas agama dan generasi.

Semoga acara ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya tradisional agar kebudayaan itu dapat terus dilestarikan dan tidak leka oleh waktu, kata Wong.

Seperti kakek nenek kita dari Tiongkok biarpun mereka tidak kuliah tapi ahli dalam kaligrafi , maka mereka turun temurun kaligrafi ini, dengan demikian kita sebagai generasi penerus kita kembangkan kaligrafi ini, pinta Wong , tutup Wong.

Demikian juga Dr. Dra. Lily Tan MBA, MH sewaktu kunjungannya ke pameran Kaligrafi mengatakan, pameran Kaligrafi ini sangat bagus, karena menunjukkan bahwasanya korporasi antara budaya Indonesia dan Tiongkok sangat bagus , kata Lily.

Seperti anak-anak sekarang agar bisa berbahasa Mandarin dan membaca huruf kaligrafi dengan baik, karena bahasa Mandarin termasuk bahasa internasional juga, jadi sangat bagus untuk bisnis, kata Lily.

Baca juga  Polda Sumut Maksimalkan Pengamanan ASEAN U-19 2026, Ribuan Personel Disiagakan di Stadion Utama Sumut

Memang bahasa Inggris sudah bagus, tapi alangkah lebih baik bisa bahasa mandarin di Tiongkok lebih bagus lagi , Karena bahasa bahasa mandarin merupakan gerbang untuk komunikasi dan menjalin bisnis kedepannya, jelas Lily.

Lily berharap agar pameran ini terus berlanjut kedepan supaya kita dapat mengenal budaya Tionghoa lebih dalam lagi, kata Lily.

Demikian juga disampaikan mewakili Yayasan Budi Utomo selaku pembina , Usli menyampaikan, tulisan kaligrafi ini ada makna yang lebih mendalam, yang mungkin ada nilai-nilai disana terkandung, ada ketekunan dan seni sangat bisa kita hargai budaya lintas agama dan lintas suku .

Ini merupakan kesempatan kita untuk berbagi dalam bagaimana mengembangkan budaya tradisional kita yang kita cintai terutama suku Tionghoa kaligrafi ini menggambarkan banyak hal dan anak-anak kita banyak juga berprestasi.

Seperti Budi Utomo buk Lina sebagai ketua umum sekolah terus mendorong pak Jaya sebagai kepala sekolah yang menginginkan Budi Utomo bisa mendapatkan prestasi-prestasi di bidang kaligrafi.

Baca juga  Kapolres Sergai  Tanda Tangani  NPHD  Pemkab Serdang Bedagai 

Kaligrafi ini terus bentar – benar kita popularkan dalam beberapa event salah satunya pameran ini dan semua pihak yang mendukung tentunya kita sangat senang sekali, bisa kita lestarikan budaya yang dimiliki banyak suku .

Karena semua suku memiliki kaligrafi yang mengandung nilai-nilai sosial , nilai- nilai moral dan banyak hal dalam tulisan kaligrafi ini, kata Usli

Sebelumnya Ketua Panitia, Rudianto Hasan menyampaikan selamat datang kepada tamu dan undangan terhormat, terimakasih kami ucapkan atas kehadirannya, katanya.

Kegiatan pameran Kaligrafi ini sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke.81 katanya.

Hadir pada acara tersebut Ketua asosiasi kaligrafi sumut, Sugiono Ang, Yayasan Pendidikan Budi Utomo Pembina Usli, ketua umum sekolah Budi Utomo, Lina, Perguruan Wiyata dharma bapak leo pratama, Pakar kaligrafi Sumut :Koh Keng chai alias Kifli yang telah mendapat penghargaan muri kaligrafi terbuka tahun 2017, PSMTI Sumut diwakili kiman xu, Fa Hua Ven Virya Dharma mahastravira, PTITD.SI 67 dan MATRISIA, Budi Malem SMt . (Mabhirink Gutul)