Rimbunnews.com – Medan – Bencana Banjir yang melanda Sumatera Utara khususnya Kota Medan yang terjadi baru-baru ini membuat masyarakat banyak yang terdampak dengan adanya musibah tersebut.
Dengan demikian Cetiya Gunung Naga merupakan satu tempat ibadah yang terletak di Jalan Lampu Satu 8B Lingkungan 16 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun merasa terpanggil untuk berbagi kepada masyarakat terdampak banjir di di Bantaran Sungai Lampu Satu Bawah tersebut.
k
Demikian disampaikan pengurus Cetiya Gunung Naga, Hendra kepada wartawan saat pembagian makanan tersebut kepada masyarakat terdampak banjir .
Adapun yang disalurkan kepada masyarakat tersebut berupa 200 lebih nasi bungkus kepada Masyarakat Terdampak Banjir di Bantaran Sungai Lampu Satu Bawah , kata Hendra .
Hendra juga mengatakan, sumber dari penyaluran 200 nasi bungkus ini dari pada donatur Cetiya Gunung Naga yang merasa terpanggil untuk berbagi dan makan bersama dengan masyarakat yang tertimpa musibah banjir tersebut.
Hendra berharap semoga musibah tersebut cepat berlalu agar masyarakat tersebut dapat menjalankan aktivitasnya seperti sebelumnya.
Penyaluran nasi bungkus ini dihadiri Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt menyampaikan, terimakasih kepada pengurus Cetiya Gunung Naga atas kepeduliannya terhadap sesama.
Bantuan yang diberikan ini jangan dilihat dari besar kecilnya , tapi ini merupakan keikhlasan dari hari yang paling dalam dari pengurus Cetiya Gunung Naga, kata Budi .
Budi juga menyampaikan, semoga bermanfaat bagi penerima bantuan ini dan mari kita sama- sama berdoa agar Cetiya Gunung Naga ini semakin berkembang dan lebih peduli lagi kepada masyarakat, kata Budi.
Hadir dalam penyaluran makan malam tersebut, Kepala Lingkungan 16 Gang Lampu Satu, Hendra menyampaikan banyak terimakasih atas bantuan makanan yang diberikan kepada warga .
Sebab warga Lingkungan 16 Gang Lampu Satu lebih kurang 270 merasa terbantu atas bantuan makanan tersebut. Karena masih banyak yang masyarakat yang belum menggunakan dapur untuk memasak, kata Kepling 16. ( Mabhirink Gutul)


