RIMBUN NEWS

Rimbunnews.com – SERGAI – Melarikan satu unit mobil, pasangan suami istri (Pasutri) , RM (28) dan RIL asal kota Dumai di tangkap Unit Jatanras Satreskrim Polres Sergai di tempat persembunyiannya di Jalan Bunga Terompet Kota Medan, Jumat (01/09/2023) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Keduanya di tangkap atas laporan Muhammad Bilal (28) warga Jln. Meranti II RT/RW 002 Desa Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan Provinsi Riau di Polres Sergai, Jumat (1/9/2023) sekitar 18.00 WIB, Karena kedua pasangan suami istri tersebut sudah melarikan 1 Unit mobil miliknya warna cokelat Metalic BM 1630 HF beserta STNK.

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Made Yoga Mahendra S.I.K kepada wartawan membenarkan penangkapan kedua Pasangan suami istri tersebut.

“Benar, RM (28) dan RIL pasangan suami istri warga Kota Dumai Provinsi Riau ditangkap Unit 1 Jatanras Satreskrim Polres Sergai, dimana Muhammad Bilal sebagai korban dalam laporan polisinya mengatakan mobil miliknya dilarikan kedua pasutri itu, Nah kejadiannya di Jln. Umum Dusun 1 Rampah Kota tepatnya di Rumah Makan Ayam Pendek Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),” katanya, Sabtu (2/9/2023).

Dijelaskan AKP Yoga, modus kedua pelaku berpura pura meminjam mobil korban untuk buang air kecil ke SPBU.

“Jadi awalnya pelaku RM (28) meminjam kunci mobil dengan alasan mau pergi ke SPBU untuk mengantarkan istrinya yang juga pelaku berinisial RIL membuang air kecil, kemudian pelaku RIL (istri RM) turun dari mobil meminjam HP milik korban dengan alasan mau menelepon, selanjutnya kedua pelaku pergi membawa mobil korban dan meninggalkan korban sendiri,” jelasnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pasangan suami istri dan berikut barang bukti di amankan ke Mapolres Serdang bedagai guna di proses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kedua pelaku Pasangan suami istri tersebut dan barang bukti sudah diamankan di sel tahanan Satreskrim Poles Sergai guna Proses hukum lebih lanjut,” tutupnya AKP Yoga.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Sergai – Polres Serdang Bedagai, Polsek Dolok Masihul melalui Kapolsek AKP Zulham menghadiri undangan sosialisasi dan penyuluhan tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat serta penyuluhan bahaya narkoba.

Dalam acara ini, Kapolsek Dolok Masihul AKP Zulham menjadi narasumber dalam acara sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di Desa Kota Tengah Kecamatan Dolok Masihul Wilkum, Jumat (01/09/2023).

Adapun dasar terlaksananya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang narkoba ini berdasarkan undang-undang no. 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, tentang bahaya narkoba.

Dari informasi yang diterima awak media, lokasi kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini berada di Masjid Al-Amin, Dusun V, Desa Kota Tengah, Kec. Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Dolok Masihul AKP Zulham (sebagai Narasumber), Kepala Desa Kota Tengah Misno, penceramah/tokoh agama Desa Kota Tengah H. Nizar Piliang S.Pd.I.

Lalu Ketua BPD Desa Kota Tengah Rajali, Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Masihul AIPTU Hendra Kusuma, Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Masihul BRIPKA Bonafit Tarigan, Bhabinsa Desa Kota Tengah Kopda Bustaman, perangkat Desa dan Anggota BPD Desa Kota Tengah.

Serta tokoh masyarakat, tokoh agama, perwiritan perempuan, perwiritan laki-laki dan masyarakat Desa Kota Tengah sekitar 100 orang.

Kegiatannya dibuka oleh protokol yang dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Kota Tengah Misno.

Dalam sambutannya, ia mengatakan, “kita ucapkan syukur kepada Allah SWT sehingga kita dapat berkumpul dalam acara ini.

Agar kita semua yang hadir disini mendengarkan apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolsek Dolok Masihul tentang bahayanya narkoba.

Kedepannya kita harus menjaga keluarga, tetangga atau kawan kita, agar tidak terjerumus dalam narkoba, ini sangat merugikan bagi kita semua.

Dengan giat ini saya berharap masyarakat menjadi tahu dan mengerti sehingga dapat menjaga keluarganya. Marilah kita sama-sama mendengarkan nantinya paparan bapak Kapolsek Dolok Masihul,” ucap Misno. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Bagan Sinembah – Sebanyak 60 Paket Sedekah disalurkan Pengurus Pusat Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama Pengurus KSJ Kabupaten Rokan Hilir Riau dalam edisi ke 212 Jumat 01/09/2023 di Masjid Alfalah Dusun Bakti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Bagan Sinembah, (01 /09/2023 ).

“Kani terharu dan bangga dengan kegigihan dan keikhlasan para pejuang – pejuang muda yang tergabung di KSJ ini, karena mereka rela menyisihkan waktu dan tenaganya untuk mendukung gerakan amal sosial yang selama ini dilaksakanaka, begitu juga para ibu-ibu yang tergabung dalam wadah Kartini KSJ,, peran emak-emak ini dalam menggerakkan donasi sangat penting bagi keberlansungan kegiatan KSJ di Bagan Sinembah ini “ujar Aslan dengan mata berkaca. dan suara terisak menahan haru

Cita-cita kita menjadikan Rohil sebagai negeri bersedekah semoga Allah Ijabah “saya salut dan ucapkan terima kasih juga buat Bang Sahar, selaku inisiator dan pemrakarsa sekaligus Ketua Umum KSJ, meskipun kondisinya nasih dalam pemulihan ,namun tetap bersemangat untuk keliling menghadiri kegiatan KSJ di berbagai tempat disetiap Jumat” Tutur Aslan juga Panglima Tengah Laskar Melayu Bersatu Kab. Rohil .

Sementara Khairun Nikmah Ketua Kartini KSJ mengatakan KSJ Pusat diharapkan terus rutin mensuport dan memotivasi kami agar semakin berkembang memasuki tahun ke 4 perjalanan KSJ di Rokan Hilir Riau ini.

Saharuddin Ketua Unum KSJ dalam sambutannya mengingatkan “Agar Pengurus KSJ Rohil tetap Kompak, ” kita sedang mempersiapkan modul dan rencana pembekalan ratusan relawan sosial ditiap daerah, relawan sosial KSJ ini tentu anak -anak muda yang kelak akan mewarisi amanah sosial guna mewujudkan visi besar KSJ, ” tutur Sahar, “di Tahun Politik ini kami berharap kita semua tetap konpak, karena memang di tahun politik seperti ini sangat rawan bagi , ” Gerakan Sedekah yang kita lakukan sering ditafsirkan sebagai gerakan politik bagi kepentingan orang-orang dan kelompok tertentu, kita berdoa dan mendoakan orang-orang baik yang terjun kepolitik memberi manfaat serta kebaikan bagi negeri ini tutup Saharddin.

Hadir. dalam kegiatan ini Ketua P2A Ustad Fauzi Spdi..Ustad Syamsul Bahri Spdi, Kadus Pariadi, ketua BPKEP kep Baktu Batu Bara. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Samosir – Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H beserta personilnya telah melakukan kegiatan sosialisasi Ops Zebra Toba 2023 sembari membagikan helm SNI kepada masyarakat Kabupaten Samosir. Acara berlangsung pada hari Sabtu, 02 September 2023, sekitar pukul 08.20 WIB.

Kegiatan pembagian helm ini merupakan upaya Polres Samosir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan helm. Hal ini terkait dengan pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2023 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 04 September 2023 hingga 17 September 2023.

Pembagian helm dan sosialisasi Ops Zebra Toba 2023 dilakukan oleh Kapolres Samosir beserta jajaran, termasuk Wakapolres Samosir Kompol Saut Tulus Panggabean, Kabag Ops Polres Samosir Kompol Muhammad Hasan S.H., M.H, Kasat Lantas Polres Samosir AKP Yuswanto S.H, Kasat Intelkam Polres Samosir AKP Liber Marpaung, Kanit Regident Ipda Imam Munandar S.H, serta perwira dan personil Polres Samosir.

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, SH.S.I.K., M.H, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan beberapa pesan penting kepada masyarakat:

Kegiatan pembagian helm ini adalah bentuk kepedulian Polres Samosir terhadap keselamatan masyarakat Kabupaten Samosir dalam berlalu lintas.

Polri, dari pusat hingga daerah bersama dengan pihak terkait akan melaksanakan Operasi Zebra Toba 2023 selama 14 hari, dimulai dari 04 September 2023 hingga 17 September 2023.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Samosir dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka dalam berkendara, termasuk memastikan kelengkapan administrasi kendaraan guna menjaga keselamatan dalam berlalu lintas.

Pembagian helm ditujukan kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, tetapi mematuhi pembayaran pajak kendaraan. Antara pukul 08.20 WIB hingga 09.45 WIB, sebanyak 6 unit helm SNI telah disalurkan kepada pengendara yang memenuhi kriteria tersebut.

Sosialisasi Ops Zebra Toba 2023 juga diberikan kepada seluruh pengendara, terutama kepada pelanggar peraturan lalu lintas yang tidak menggunakan helm, kelengkapan kendaraan yang tidak lengkap, atau plat kendaraan yang tidak terpasang dengan benar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan “Kesadaran Masyarakat Terkait Peraturan Berlalu Lintas Demi keselamatan dalam berlalu lintas khususnya di Kabupaten Samosir. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Labuhan Deli – Kebersihan pangkal kesehatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut melakukan kegiatan bersih – bersih di sekitar lingkungan Rutan. Sabtu (02/09)

Kegiatan pembersihan dilakukan oleh Warga Binaan yang diawasi langsung oleh petugas Rutan. Menggunakan peralatan kebersihan berupa sapu lidi, serok sampah serta gerobak sampah. Kegiatan dimulai dengan membersihkan area depan Rutan, seputaran gang sekitar Rutan dengan membersihkan rumput-rumput liar yang dicabut oleh Warga Binaan dan petugas agar lingkungan sekitar terlihat bersih dan enak dipandang.

Kepala Rutan, Erwin F. Simangunsong mengatakan bahwa kegiatan kebersihan memang rutin dilakukan dan kebersihan lingkungan kerja merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan sekitar Rutan Labuhan Deli selalu bersih, indah dan nyaman.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kedepannya seluruh petugas Rutan Labuhan Deli dapat lebih meningkatkan kepedulian dan peka terhadap lingkungan. Rutan Labuhan Deli terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan dalam segala aspek guna mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan.

Kegiatan sabtu bersih ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi seluruh pegawai Rutan Labuhan Deli agar selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – IMALUNGUN- Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Terpadu Daarul Putra Madinah dan Masjid Samaiyah binti Sulaiman, Jumat (01/09/2023) sore. Hadir dalam peresmian itu Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Muspida Plus Kabupaten Simalungun.

Keterangan yang diperoleh wartawan, sekolah dan masjid tersebut milik Darma Putra Rangkuti, tokoh pemuda kelahiran Desa Bahapal, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun. Sekolah dan masjid itu dibangun DPR, demikian dia disapa, sebagai bukti bahwa dirinya sangat mencintai tanah kelahirannya dan ingin ikut bersama-sama membangun Kabupaten Simalungun.

Dalam sambutannya saat peresmian tersebut, H Musa Rajekshah menyampaikan rasa bangganya terhadap DPR yang telah berbuat banyak untuk kampung halamannya. “Saya apresiasi Darma Putra Rangkuti yang begitu peduli dengan kampung halamannya,” ujar Ijeck, sapaan akrab H Musa Rajekshah.

Dalam sambutan itu, Ijeck juga meminta kepada masyarakat yang hadir untuk mendoakan DPR agar sukses dalam hajatan politik yang akan diikutinya. “Cobaan selalu ada, tapi kalau Allah sudah mau tak ada yang tak mungkin,” pesan Ijeck memberi semangat atas perjuangan DPR untuk ikut salam kontestan politik sebagai anggota DPR-RI di 2024.

Sebelum Ijeck memberikan kata sambutan, Darma Putra Rangkuti menyampaikan bahwa sekolah yang diresmikan dan pondok pesantren itu adalah ‘warisan’ sang ibu yang telah wafat. Tak berapa lama setelah ‘kepergian’ sang ibu, warga masyarakat menyampaikan bahwa almarhum ibunya ada membuat pesantren.

“Saya kaget, ternyata ibu yang hanya bekerja ibu rumah tangga biasa mampu membuat sekolah dan pesantren. Karena itulah saya berniat melanjutkan dan membesarkan pesantren modern ini,” ujar Putra.

Dalam kesempatan itu, Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga yang hadir memberikan kata sambutan menyampaikan rasa salutnya atas apa yang dilakukan oleh Darma Putra Rangkuti, yang tak pernah memikirkan laba dalam membangun sekolah dan pondok pesantren itu.

“Saya kaget saat saya hitung-hitung, pasti tidak ada untung dia membangun sekolah dan pondok pesantren ini. Tapi begitulah kalau niatnya mengabdi, pasti nggak ada hitung-hitungan,” ujar Radiapoh.

Tampak hadir dalam peresmian tersebut Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Ketua Partai Golkar Pematangsiantar Mangantas Silalahi, Ketua Partai Golkar Deliserdang Hamdani Syahputra, Zulchairi Pahlawan Wakil Ketua Partai Golkar Kota Medan.

Pengurus DPD Partai Golkar Sumut yang hadir tampak diantaranya Ustd Ali Nafiah Harahap, Irwansyah Putra, Fauziah Bancin, Syaiful Bahri, Rosnidar Nasution dan Ida Purnama, Azhari Nasution, Ita Hasibuan dan Syahrul Bakti Parinduri. ( Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Langkat – Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat beserta Polsek dalam kurun waktu  8 bulan, mulai dari Januari hingga Agustus 2023 berhasil mengungkap kasus narkotika sebanyak 217 kasus. 

Hal itu dikatakan Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Simatupang, SIK SH melalui  Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Hardiyanto, SH MH,Jum’at (01/09/23). 

AKP Hardiyanto mengatakan,dari total 217 Kasus berhasil mengamankan pelaku 255 orang laki-laki dan 15 orang Perempuan yang merupakan Bandar dan pengedar.

“Dari 217 kasus yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Langkat berserta Polsek Jajaran juga kita berhasil ungkap ada beberapa yang merupakan Jaringan peredaran Narkoba antar provinsi” katanya.

Dari  217 kasus yang berhasil diungkap berhasil mengamankan barang bukti Narkoba jenis Ganja sebanyak 363.330,07 gr / 363 Kg, Sabu-sabu sebanyak 22.544,76 gr /    22 Kg  dan Pil Ekstasi sebanyak 38 butir dengan berat 22,23 gr.

Saat sekarang ini para tersangka sebahagian besar sudah dilimpahkan ke JPU dan yang masih berada di RTP Polres Langkat sebanyak 99 laki laki dan 1 orang Wanita.

Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Simatupang, SIK SH melalui  Kasi Humas AKP Yudianto mengatakan, keberhasilan Sat Narkoba Polres Langkat dalam memberantas peredaran narkoba tak lepas dari peran serta masyarakat yang berani membantu pihak Kepolisian dalam berkerja.

“Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang turut membantu memberikan informasi ke pihak Kepolisian sehingga mempermudah kami dalam meringkus pelaku tindak pidana narkoba ” ucapnya.

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Langkat. Saat ini kita sudah membangun beberapa titik posko Kampung Bebas dari Narkoba di setiap Kecamatan, Tutup AKBP Faisal. (Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Medan – Sat Reskrim  Polres Langkat berhasil membongkar Kasus pencurian kenderaan bermotor di beberapa tempat di Wilayah hukum polres Langkat (01/09/2023)

Kapolres Langkat AKBP FAISAL RAHMAT HUSEIN SIMATUPANG SIK SH MH melalui Plt  Kasat Reskrim IPTU SIHAR SIHOTANG didampingi Kanit Pidum IPTU HERMAN SINAGA SH menjelaskan Polres Langkat  akan menindak tegas pelaku – pelaku pencurian terutama kepada kasus pencurian kenderaan bermotor

Sat  Reskrim Polres Langkat dalam kurun waktu 21 hari mulai tanggal 7 Juli 2023 s/d 28 juli 2023 berhasil menangkap dan membongkar kasus tindak pidana pencurian kenderaan bermotor  dengan hasil 5 pelaku dan 5 unit kenderaan berhasil diamankan dari beberapa tempat di Wilayah hukum polres Langkat

Kapolres Langkat AKBP FAISAL RAHMAT HUSEIN SIMATUPANG SIK SH MH melalui KASI HUMAS AKP YUDIANTO menegaskan kepada Personil agar tetap ulet dan gigih menangkap dan membongkar kasus tindak pidana pencurian kenderaan bermotor dan jaringannya. ” Tindakan tegas terhadap para pelaku untuk meminimalisir Tindak Pidana Curanmor diwilayah Hukum Polres Langkat ” terang Kasi Humas. ( Mabhirink Gutul)

Pdt. Penrad Siagian: Pemuda Gereja dipanggil untuk terlibat membangun Bangsa melalui Politik Pelayanan

Rimbunnews.com – Medan Bertempat di Hotel Griya Medan, jalan Amir Hamzah, lJumat, 1 September 2023, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kota Medan, melaksanakan seminar pendidikan politik bagi pemuda gereja se-kota Medan. Dalam kesempatan ini ketua panitia pelaksana Pdt. Bahara Sihombing, S.Th, M.Si yang juga adalah Preases HKI Daerah Medan, menjelaskan bahwa pelaksanaan seminar ini adalah salah satu wujud dari tugas dan tanggung jawab PGID Kota Medan untuk membangun kecerdasan politik bagi generasi muda kristen yang tergabung dalam PGID Kota Medan. Apalagi menjelang Pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024, generasi muda kristen harus cerdas dalam memakai hak nya, tetap berlandaskan iman Kristen sehingga kontribusi pemuda gereja menjadi pemilih yang bertanggungjawab untuk terlibat dalam pembangunan bangsa. Pdt. Bahara juga menginformasikan bahwa seluruh perwakilan pemuda gereja dari 23 denominasi gereja yang menjadi anggota PGID Kota Medan hadir dalam seminar ini.

Acara ini, dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh DS. Pdt. Benget Rumahorbo, M.Th. (Pimpinan Daerah GMI Medan). Selesai ibadah, membuka acara, Ketua Umum PGID Kota Medan Pdt. Erwin Tambunan, M.Th dalam sambutannya menyatakan bahwa Gereja dan Pemuda gereja dalam prakteknya semakin menjauhkan diri dari dunia politik. Ada kecenderungan bahwa dunia dan keterlibatan Politik itu dipandang kotor sehingga pemuda gereja termasuk gereja alergi terhadap dunia politik. Pdt. Erwin Tambunan lebih lanjut menjelaskan bahwa sangat dibutuhkan kehadiran kader-kader gereja agar hadir di dunia politik, sehingga nilai-niali kristen juga mewarnai proses politik dan pada akhirnya kebijakan-kebijakan yang ada juga mencerminkan nilai-nilai kekristenan tentang kasih dan keadilan.

Hadir sebagai narasumber tunggal pada seminar pendidikan politik bagi pemuda gereja ini adalah Direktur Paritas Institute Jakarta Pdt. Penrad Siagian, S.Th, M.Si. Teol. Pdt. Penrad Siagian yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif di PGI, menyatakan bahwa sejarah bangsa ini juga mencatat kontribusi umat Kristen dan pemuda-pemuda gereja sejak awal sejarah pergerakan hingga berdirinya bangsa ini. Namun lambat laun berdasarkan riset yang pernah dilakukan oleh Paritas Institute, keterlibatan kader-kader gereja dalam dinamika berbangsa dan bernegara semakin berkurang. Tentu bukan tanpa penyebab terjadinya kenyataan tersebut, paling tidak menurut Pdt. Penrad ada 2 hal yakni pertaman sebagai akibat dari praktik-praktik politik yang tampil di ruang publik memperlihatkan secara vulgar tanpa moralitas. Praktek politik mulai dari proses pemilu hingga pengelolaan kekuasaan sering menjadi alat kepentingan pribadi dan kelompok saja. Hal ini terlihat dari maraknya praktek money politik (politik uang), masih tingginya korupsi hingga berbagai kebijakan Negara yang tidak pro rakyat. Kedua, di kalangan umat kristen ada pemahaman teologis yang salah yang membagi dunia ini secara dikotomis, yaitu dunia sakral dan dunia profran, dunia rohani dan sekuler. Dan bagi kalangan ini semua hal yang profan, yang sekuler atau duniawi itu dosa, jahat dan kotor, termasuk juga politik dianggap bagian dari dunia sekuler, bersifat duniawi sehingga gereja dan umat kristen harus menjauhinya secara rohani. Pandangan ini harus diluruskan demikian Pdt. Penrad menjelaskan, bahwa hanya ada satu realitas yakni realitas ilahi, karena itu setiap ruang kehidupan harus dipertanggujawabkan kepada Allah. Karena itu dalam dunia politik umat kristen juga terpanggil secara teologis dan iman untuk terlibat dan berkontribusi untuk menghadirkan kerajaan Allah dan damai sejahtera di bumi seperti di sorga. Pdt. Penrad Siagian juga mengutip Jeremia 29:7 sebagai panggilan iman untuk terlibat dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama. Karena itu panggilan iman bagi pemuda kristen untuk berkiprah di ruang politik adalah panggilan pelayanan, karena itu politik harus diterjemahkan sebagai politik pelayanan. Di sesi tanya jawab, terlihat antusiasme pemuda gereja yang berasal dari berbagai denominasi ini. Dan sebagai salah satu komitmen yang muncul dari seminar ini adalah PGID Kota Medan akan membentuk komisi pemuda PGID Kota Medan yang diharapkan menjadi sarana kaderisasi bagi pemuda gereja di wilayah Kota Medan.(Ril)

Rimbunnews.com – Medan, Jaksa Daring sebagai salah satu produk unggulan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali hadir dengan topik Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) menghadirka narasumber Kasi PPS atau Kasi D pada Bidang Intelijen Kejati Sumut Olan Pasaribu, SH, MH, Kasi Penkum Yos A Tarigan, SH, MH dan dipandu Host Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Joice V Sinaga, SH di akun media sosial IG @kejatisumut dan ditayangkan secara live, Kamis (31/8/2023).

Di awal paparannya, Olan Pasaribu yang pernah menjabat Kasi Pidum Kejari Deli Serdang ini menyampaikan bahwa upaya penegakan hukum tidak lagi menitikberatkan pada seberapa banyak kasus korupsi yang ditangani, namun lebih kepada upaya untuk menjamin suatu wilayah yang bebas dari korupsi dan melakukan upaya-upaya pencegahan melalui Bidang Intelijen. Upaya-upaya preventif yang dilakukan bidang Intelijen guna meminimalisir peluang dan risiko-risiko terjadinya Tindak Pidana Korupsi, khususnya dalam proyek-proyek pembangunan strategis, sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimilikinya.

Bidang Intelijen Kejaksaan merupakan bagian dari intelijen negara yang melaksanakan fungsi penegakan hukum sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Dimana, tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang intelijen antara lain melakukan kegiatan pengintaian, pengamanan dan penggalangan untuk melakukan pencegahan tindak pidana di berbagai bidang. Khusus untuk kegiatan pengamanan dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan RI dapat diartikan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindak pidana yang berkaitan dengan keuangan negara.

“Fungsi kita sebagai aparat penegak hukum melakukan pengamanan pembangunan strategis adalah untuk mencegah terjadinya ancaman, gangguan dan hambatan dalam proses berjalannya sebuah pembangunan. Pengamanan Pembangunan Strategis merupakan bagian dari peran Intelijen Penegakan Hukum dalam melakukan upaya, pekerjaan, kegiatan, dan tindakan untuk deteksi dini dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan terhadap setiap hakikat ancaman yang mungkin timbul dan mengancam kepentingan dan keamanan nasional. di bidang strategi pembangunan,” kata Olan Pasaribu.

Diharapkan, dengan adanya pengamanan pmbangunan ini, pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Yang paling terpenting adalah terhindar dari upaya-upaya negatif yang ingin menghambat pembangunan.

Lebih lanjut, Olan Pasaribu menyampaikan bahwa ruang lingkup bidang pengamanan pembangunan meliputi sektor infrastruktur jalan, perkeretaapian, kebandarudaraan, telekomunikasi, kepelabuhanan, smelter, pengolahan udara, tanggul, bendungan, pertanian, kelautan, ketenagalistrikan, energi alternatif, minyak dan gas bumi, ilmu pengetahuan dan teknologi, perumahan, pariwisata, kawasan industri prioritas atau kawasan ekonomi khusus, pos lintas batas negara, dan sarana penunjang serta sektor lainnya guna mendukung tercapainya jalannya pemerintahan dan pembangunan proyek yang bersifat strategis baik nasional maupun daerah.

Lantas, bagaimana pola kerja Pengamanan Pembangunan Strategis dimulai? Menurut Olan Pasaribu PPS dilakukan ketika pemangku kepentingan yang melaksanakan strategi pembangunan menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, ataupun gangguan dalam pelaksanaan pekerjaaan pembangunan dan ada permohonan dari pemerintah setempat untuk dilakukan pengamana terhadap pembangunan.

“Bidang Intelijen dapat membantu pengamanannya dalam arti memberikan bantuan penyelesaian permasalahan, terutama dari aspek hukumnya,” tandasnya.

Sementara Kasi Penkum Yos A Tarigan menyampaikan kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis, Bidang Intelijen juga dapat melakukan pemetaan potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap aset-aset Kementerian dan BUMN yang perlu untuk menyampaikan yang berkolaborasi dengan bidang Datun.

Implementasi strategi pembangunan merupakan salah satu upaya serius dan masif yang dilakukan Pemerintah dalam menghadirkan kemajuan, kesejahteraan dan keadilan sosial bagi Bangsa Indonesia. 

“Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara serius, transparan dan akuntabel, terutama dana pembangunan yang dipakai berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat. Beberapa waktu lalu, salah satu pembangunan saluran air di Deli Serdang, sebahagian masyarakat mempunyai keinginan adanya bantuan pembangunan fasilitas umum dari pihak yang membangun sehingga kemudian Kejati Sumut memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dengan pihak pelaksana pembangunan di kantor Kecamatan dan kantor Kejati Sumut kemudian didapatkan solusi,” papar Yos A Tarigan yang juga mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang.

Yang pasti, tambah Yos A Tarigan strategi pengamanan pembangunan oleh Kejaksaan berupaya hadir dalam rangka sinergi dan membantu mencari solusi atas hambatan, mencegah korupsi, dan meningkatkan efisiensi dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah. 

“Kunci keberhasilan kegiatan pengamanan strategi pembangunan ini yaitu melalui identifikasi masalah sejak dini, koordinasi, transparansi dan sinergi semua pemangku kepentingan (pemilik pekerjaan, pelaksana, pengawas dan APIP), agar ketika pekerjaan selesai dan pengamanan berakhir tidak ada meninggalkan masalah,” katanya.

Jaksa Daring yang digelar selama satu jam tersebut mendapat respon positif dari netizen yang mengikuti paparan kedua narasumber dan menyampaikan beberapa pertanyaan secara langsung. Kedua narasumber menjawab pertanyaan netizen secara bergantian.(anta)