RIMBUN NEWS

 

 

Rimbunnews.com – Samosir – Konflik antar keluarga bertetangga di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, akhirnya mencapai titik damai melalui mediasi yang difasilitasi oleh SPKT Polres Samosir. Mediasi tersebut melibatkan keluarga NM dan PS sebagai pelapor, serta keluarga SS, EM, HS, dan NS sebagai terlapor, dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas dan Raja Simarmata Kepala Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, 11 Desember 2024.

Kanit II SPKT Polres Samosir, Bripka Jefri Hutasoit, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan dugaan penghinaan yang diterima pada Selasa (11/12/2024). Pelapor, NM dan PS, melaporkan bahwa terlapor mendatangi rumah mereka pada Jumat malam (6/12/2024) sekitar pukul 22.30 WIB, disertai ucapan yang dianggap menghina (ucapan kotor).

“Pelapor menegur terlapor terkait aktivitas di warung tuak milik mereka yang sering menimbulkan kebisingan dari suara musik. Namun, teguran itu berujung pada konflik, dengan terlapor diduga melontarkan ucapan penghinaan yang membuat pelapor merasa terhina,” ujar Bripka Jefri.

Setelah menerima keterangan dari pelapor, SPKT Polres Samosir mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan mengingat kedua pihak merupakan warga satu desa dan masih keluarga dekat. Mediasi pun dilakukan di ruang SPKT Polres Samosir dengan melibatkan aparat desa.

Dalam mediasi tersebut, kedua pihak saling menyampaikan pandangan dan akhirnya mencapai kesepakatan damai. “Hasil mediasi menyatakan bahwa kedua belah pihak saling memaafkan dan membuat surat pernyataan damai. Terlapor juga diimbau untuk menghargai warga sekitar dengan mengurangi aktivitas yang menimbulkan kebisingan di malam hari,” kata Bripka Jefri.

Mediasi berjalan dengan lancar dan aman, diakhiri dengan kesepakatan bahwa masalah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua pihak bersama kepala desa meninggalkan ruang mediasi SPKT Polres Samosir dengan komitmen menjaga hubungan baik sebagai sesama warga desa.

Dengan berakhirnya konflik ini, Polres Samosir berharap ketenteraman di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan tetap terjaga. Kepala desa turut mengapresiasi langkah mediasi sebagai solusi yang mengedepankan harmoni di lingkungan masyarakat. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Labuhan Deli – Guna mencegah peredaran barang terlarang pada Rutan Labuhan Deli,Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, kepala Kesatuan Pengamanan beserta jajaran Pengamanan dan Staf Rutan Labuhan Deli kembali menggelar penggeledahan insidentil kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa malam (10/12). Kegiatan ini dalam rangka Penegakan Keamanan dan Ketertiban Di Rutan Labuhan Deli.

Sasaran dari kegiatan ini berupa pemeriksaan dan penggeledahan badan serta kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dimulai pukul 20.00 WIB, yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Asrul Hararap, beserta staf pengamanan, dan regu jaga.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan yang ada di dalam kamar hunian dikeluarkan secara tertib sesuai SOP penggeledahan dan digeledah oleh petugas, kemudian seluruh petugas memeriksa barang-barang yang ada di dalam kamar hunian Warga Binaan.

Dalam hasil tersebut, tidak ditemukannya narkoba maupun jenis lainnya. Dari hasil penggeledahan pada Razia ini ditemukan beberapa jenis barang terlarang diantaranya android, carger & kabel HP yang dapat memicu adanya potensi gangguan ketertiban maupun keamanan yang ada di dalam Rutan. Dengan dilaksanakannya kegiatan penggeledahn Kamar Hunian WBP, diharapkan tercipta ZERO HALINAR dan suasana yang aman dan kondusif, Ucap Asrul. ( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnewas.com – Medan  – Perayaan Natal Keluarga Besar Tuntungan berlangsung khitanan dan penuh kekeluargaan yang diadakan di GBI Rumah persembahan jalan Djamin Ginting Simpang Selayang Medan, Selasa  10 Desember 2024.

Perayaan Natal tersebut mengambil Thema : ‘ Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”. ( Lukas 2 : 15 )dan tampil sebagai pengkhotbah Pdt. DR  Robert Siahaan .

Pada kesempatan itu Wali Kota Medan dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Iliyan Candra Simbolon menyampaikan  suatu kebahagiaan tersendiri bagi kami bisa hadir di tempat ini untuk merayakan Natal bersama warga Medan Tuntungan khusus warga kami dari Lau Cih .

” Kurang lebih enam tahun saya bertugas di Lau Cih , mulai dari Staf, Sekretaris Lurah  hingga sebagai Lurah Lau Cih , banyak ilmu dan kenangan yang saya peroleh bersama masyarakat Kecamatan Medan Tuntungan khususnya warga Lau Cih, ‘ kata Kadisnaker.

Jadi program – program pemerintah sekarang berada di tangan Camat Medan Tuntungan, Berani  Peranginangin kami yakin semua bisa tuntas . Harapan kami kedepan  Camat semakin Berani dalam menjalankan aktivitas dan kedepan kita dalam pemimpin yang baru  , camat juga dapat menjalankan program – program dari pemimpin yang baru , kata Simbolon.

Akhir sambutannya, Kadisnaker menyampaikan undangan panitia natal Se- Kota Medan untuk dapat semuaa hadir di Pardede Hall tanggal 11 Desember 2024 pukul ,15.00 wib, katanya.

Demikian juga disampaikan Camat Medan Tuntungan, Berani Peranginangin menyampaikan, di Kecamatan Medan Tuntungan ini ada 98 gereja , Kami dari panitia natal Se- Kecamatan Medan Tuntungan mengundang. Oleh sebab itu  antusia peserta natal eikumene sangat tinggi sekali.

Lebih lanjut Berani menyampaikan, dengan demikian kita tidak salah pilih ketua panitia natal kita Tahun  ini yaitu  Hans Joy Tarigan Lurah Tanjung selamat

Camat juga menyampaikan bahwa beliau bertugas di Kecamatan Medan Tuntungan gelap Satu Tahun Dua Hari , jadi pada kesempatan itu camat mohon maaf kepada seluruh masyarakat Medan Tuntungan,mana kala pada Pemerintahan kami di Medan Tuntungan ada yang kurang berkenan.

Karena jumlah penduduk Kecamatan Medan Tuntungan 98 ribu camatnya satu, sekcamnya  satu, Lurahnya sembilan dan Keplingnya 75.

Tentunya kami pemerintah setempat mohon doa dan dukungan agar masyarakat bisa bersinergi dengan pemerintah .

Jadi tidak bisa kami semata – mata bekerja tanpa dukungan dari seluruh warga kecamatan Medan Tuntungan , kata Berani.

Sebelumnya Ketua Panitia Natal Oikumene Medan Tuntungan, Hans Joy Tarigan SH MH yang juga  Lurah Tanjung Selamat mengucapkan terimakasih kepada hadirin yang telah meluangkan waktu nya untuk hadir dalam perayaan Natal Oikumene Medan Tuntungan ini .

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan acara ini dan seluruh rekan yang telah ikut mensukseskan acara ini, kata Hans .

Hans Joy Tarigan juga menyampaikan, bahwa sebelum kegiatan natal kita ini , kita melaksanakan kegiatan pranatal yakni Kegiatan aksi natal dengan memberikan paket natal kepada lima panti asuhan yang ada di wilayah Medan Tuntungan dan juga berbagi kasih berupa makan siang kepada Abang – Abang becak dan ojol serta pedagang di beberapa titik di Medan Tuntungan .

Selanjutnya Hans menyampaikan, makna dan harapan Natal kita tahun ini adalah momen penuh sukacita dan kasih. Ini adalah waktu yang tepat bagi kita Untuk merenungkan kasih Tuhan yang telah mengaruniakan anaknya yang tunggal  sebagaii juru selamat’ dunia.u

Semoga perayaan Natal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa dalam kasih damai dan pengharapan , kata Hans Joy Tarigan.

Demikian juga Pdt DR Robert Siahaan  dalam khutbahnya yang mengambil thema. : “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem ( Lukas 2 : 15 )

Pdt DR Robert Siahaan yang memukau semua hadirin mengatakan, kalau datang kerumah seseorang jangan jadi penggosip akan tetapi bawa lah kabar gembira .

Pdt Robert juga mengatakan Lebih lanjut disampaikan jadilah pemersatu, apa pengikat yang kuat itu kasih yang datang dari tuhan .

Lebih lanjut Pdt Robert menghimbau, marilah kita bangun kecamatan Medan Tuntungan ini dengan kasih dengan demikian akan lahir generasi yg diberkati Tuhan , katanya.

 

 Hadir pada acara natal Oikumene Medan Tuntungan ini antara lain mewakili walikota Medan, Kadisnaker  Kota Medan Iliyan Candra Simbolon, Camat Medan Tuntungan, Berani Peranginangin, Sekcam Medan Tuntungan Andika zeheskiel Sembiring, Danramil 07/MT

Edy Hutabarat , Kapolsek Medan Tuntungan, AKP Eko Sanjaya, Pdt. Edy Prayetno dari GBI Rumah Persembahan,  Pdt DR Robert Siahaan, Pdt Herman Syaputra, Ketua panitia  Hans Joy Tarigan yang juga  Lurah Tanjung Selamat, Wakil ketua panitia natal  Lurah Simalingkar B

Junaedi Injo Sembiring AMd, serta para luran dan Kepling Se- Kecamatan Medan Tuntungan. ( Mabhirink Gutul)

 

Ferianto Arapenta Tarigan Lurah Mangga

 

Rimbunnews.com, Karo – Seleksi Kompetensi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo berlangsung di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Seleksi kompetensi ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan dilaksanakan selama tiga hari, Kamis s.d Sabtu, 5 – 7 Desember 2024 yang dibagi dalam lima sesi (jadwal).

Sebanyak 1.005 peserta berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Tahun Anggaran 2024 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi pasca sanggah.

Dari jumlah tersebut sebanyak 1 pelamar memilih titik lokasi ujian di Manado, Sulawesi Utara dan 1.004 pelamar memilih titik lokasi ujian di Medan yang digelar di PRSU. Dari jumlah pelamar tersebut sebanyak 4 peserta tidak hadir.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, selaku wakil ketua Panitia Pelaksana Pengadaan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2024, Mulianta Tarigan, S. Sos langsung meninjau pelaksanaan seleksi kompetensi tersebut.

“Saya ucapkan selamat mengikuti seleksi kompetensi pada hari ini. Kiranya seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik dan tidak ada kendala” ujarnya

Lebih lanjut dirinya menyebutkan seluruh rangkaian proses pelaksanaan seleksi kompetensi berjalan tertib dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara Panitia dari Kantor Regional BKN VI dan panitia dari Instansi Daerah Kabupaten Karo.

“Kita bersyukur tidak ada gangguan. Seluruh pesertanya pun tertib dan semua peralatan juga berfungsi dengan baik selama pelaksanaan seleksi,” jelasnya.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK ini digelar transparan melalui live score yang berjalan di kanal YouTube Kantor Regional VI Medan untuk setiap sesi yang dapat dilihat secara langsung.

Adapun hasil dari seleksi ini sesuai jadwal yg ditentukan oleh panitia seleksi nasional akan diumumkan secara resmi pada tgl 24 sd 31 desember 2024.

Asisten Administrasi Umum menghimbau agar para peserta tidak mempercayai jika ada oknum-oknum atau calo yang mengaku dapat membantu kelulusan peserta.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Berastagi – Pemerintah Kabupaten Karo rayakan Natal Bersama (ASN, TNI Polri dan DPRD) tahun 2024 yang bertempat di Ball Room Hotel Sinabung Berastagi. Kamis,(05/12/2024)

Perayaan natal bersama tahun ini mengusung tema “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15) dan subtema “Suka cita Natal mengantar kita untuk berjumpa dengan Kristus dan menjadi saksi-Nya di mana pun kita berkarya.”

Usai kebaktian, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang dalam sambutannya menuturkan ucapan Selamat Natal kepada seluruh hadirin. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah, Polres Tanah Karo, Kodim 0205/TK, dan instansi lainnya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo.

“Atas nama pribadi dan keluarga juga atas nama Pemerintah Daerah, saya ucapkan selamat natal tahun 2024 dan Selamat menyosong Tahun Baru 1 Januari 2025. Kita semua diharapkan mampu memaknai perayaan Natal ini dengan semangat pelayanan dan kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Karo,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Barus, Kasi Intel Kejari Karo Johanes Pasaribu, Kabag Logistik Polres Tanah Karo AKP Jokner Malau mewakili Kapolres Tanah Karo, Pasi Pers Kodim 0205/TK Letda Inf. Medi Simbolon, para Asisten, pimpinan OPD dan para camat serta undangan lainnya.

(anta)

Bupati Karo Berikan Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi

Rimbunnews.com, Karo – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi dalam acara yang berlangsung di Jambur Pemkab Karo pada Rabu, (4/12/2024)

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa yang diberikan oleh para atlet dan pelatih Kabupaten Karo dalam mengharumkan nama daerah pada event olahraga berjenjang tingkat provinsi.

Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet dan pelatih Kabupaten Karo yang telah berhasil meraih prestasi gemilang.

“Kami sangat bangga atas kerja keras dan dedikasi para atlet dan pelatih yang telah memberikan kontribusi besar dalam kemajuan olahraga Kabupaten Karo. Prestasi ini tidak hanya mencatatkan sejarah baru dalam perolehan medali, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi,” ujar Bupati.

Pada event olahraga berjenjang tingkat provinsi tahun 2023 dan 2024, Kabupaten Karo berhasil meraih total 75 medali emas, 29 medali perak, dan 39 medali perunggu, yang diperoleh oleh 106 atlet dan 23 pelatih berprestasi.

Bupati Karo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam meraih prestasi tersebut, termasuk para pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karo, ketua Pengkab olahraga se Kabupaten Karo, serta seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah mendukung keberhasilan tersebut.

“Prestasi ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua pihak, mulai dari pengurus KONI hingga para atlet dan pelatih yang terus berlatih keras. Terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya untuk kemajuan olahraga Kabupaten Karo,” tambahnya.(anta)

 

 

Rimbunnews com, Jakarta – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, dalam rapat Komite I DPD RI bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Rabu, 10 Desember 2024, mengungkapkan kritik tajam terkait lemahnya implementasi otonomi daerah di Indonesia.

Ia menyoroti bagaimana provinsi-provinsi kaya justru menjadi daerah yang paling bergantung pada keuangan dari pemerintah pusat.

“Data menunjukkan 10 provinsi terkaya di republik ini berada di posisi paling buncit dalam hal kemandirian fiskal. Artinya, ada masalah besar dalam pengelolaan sumber daya alam. Undang-Undang Minerba, misalnya, membuat hak-hak daerah tergerus karena pengelolaan sumber daya alam sepenuhnya diambil alih oleh pusat,” tegas Penrad.

Ia juga mengkritik kebijakan yang dihasilkan oleh UU Cipta Kerja, yang disebutnya memangkas kewenangan daerah dan memperkuat sentralisasi.

“Pemerintah secara sistemik mendesain ketergantungan daerah dengan regulasi-regulasi yang ada. Harmonisasi undang-undang otonomi daerah dengan berbagai regulasi lain, termasuk UU No. 23 Tahun 2014,” ujarnya.

Penrad juga menyoroti pentingnya mempercepat pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Ia menyebut, jika penataan otonomi daerah dilakukan dengan baik dan daerah diberi kewenangan yang adil, maka DOB tidak akan menjadi beban bagi pemerintah pusat.

“Daerah-daerah yang mengajukan DOB banyak yang sebenarnya memiliki potensi besar, baik dari segi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Dengan pengelolaan yang baik, mereka bisa mandiri,” tambahnya.

Ia menyampaikan itu mengacu pada audiensi yang dilakukan dengan Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Seluruh Indonesia (FORKONAS PP DOB), Senin, 9 Desember 2024.

Penrad juga mengangkat isu status wilayah administrasi desa yang hingga kini masih berstatus kawasan hutan.

Ia menyebut hampir 60 persen wilayah administratif di Indonesia berada di kawasan hutan, termasuk 33 ribu dari total 77 ribu desa di Indonesia.

“Desa-desa ini secara administrasi berada di bawah Kemendagri, tetapi status wilayahnya di bawah Kementerian Kehutanan. Ini menjadi persoalan besar karena banyak desa, termasuk kantor kepala desa, secara hukum masih dianggap berada di hutan. Bagaimana kita tidak malu dengan kondisi ini?” kritiknya.

“Ada desa-desa yang memiliki kantor kepala desa, pemukiman, dan fasilitas pemerintahan, tetapi secara hukum masih dianggap kawasan hutan. Ini memalukan bagi negara yang sudah merdeka puluhan tahun,” ujarnya menambahkan.

Penrad mendesak Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehutanan untuk segera berkoordinasi dan memetakan ulang wilayah administrasi desa agar status desa-desa ini dikeluarkan dari kawasan hutan dan diberi kepastian hukum.

Di akhir pernyataannya, Penrad menegaskan bahwa otonomi daerah di Indonesia masih berjalan setengah hati.

Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat otonomi daerah melalui harmonisasi regulasi dan penguatan kewenangan daerah.

“Selama ketergantungan daerah terhadap pusat terus dipertahankan, cita-cita kemandirian daerah hanya akan menjadi wacana. Harmonisasi undang-undang dan penguatan hak daerah adalah kunci untuk membangun Indonesia yang lebih adil,” pungkasnya.[anta/Ril]

 

 

Rimbunnews.com – Medan – RS (40 ) warga Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang tikam 3 anak dengan menggunakan pisau dapur, akibatnya 2 orang anak berinisial OS (3 tahun ) dan DS ( 2 tahun) meningal dunia dan seorang lagi berinisial NOS (6 tahun) masih kritis,Senin, 9 Desember 2024 sekira pukul 11:00 WIB.

Menurut Waka Polrestabes Medan, AKBP Rangkuti pada konferensi pers yang digelar di depan Gedung Satreskrim Polrestabes Medan, didampingi Kasat Reskrim, Kompol J . Purba, Selasa (10/12/2024) mengatakan bahwa pelaku tega menghabisi nyawa kedua anak dan melukai seorang anak lainnya lantaran pelaku kesal kerap diejek oleh korban dengan mengatakan kudis dan gila pada pelaku.

“Korban sudah kita amankan. Iya tega menghabisi nyawa korban lantaran kesal sering diejek oleh korban dan orang tuanya tidak mau menegur atau menasehati anaknya tersebut,” ucap Waka Polrestabes Medan.

Selanjutnya Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol J Purba menambahkan bahwa seorang lagi korbannya masih kritis di RS Murni Teguh.

“Kita masih mendalami motif pelaku menghabisi nyawa korban, dugaan sementara korban sakit hati karena sering diejek kudis dan gila oleh korban, untuk kejiwaan pelaku, masih menunggu keterangan medis,” jelas Kasat Reskrim.

Sementara itu, tersangka RS saat ditanyai mengaku tidak menyesali perbuatanya.

“Mau apalagi, kusesalipun udah terjadi,”. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Polwan Dit Samapta Polda Sumut, Bripda Inggrid Maria Rejekina Br. S, mencatatkan prestasi gemilang di ajang Asian Police Taekwondo Championship 2024 yang berlangsung di Ha Long Bay, Vietnam, pada 5-9 Desember 2024.

Dalam kompetisi bergengsi ini, Bripda Inggrid berhasil meraih medali emas di kelas 53 kg putri senior dan medali perak di kelas 49 kg police, mengukuhkan dirinya sebagai salah satu atlet terbaik di kejuaraan tersebut.

Keberhasilan ini turut membawa Tim Garuda Bhayangkara Presisi Polri meraih gelar Juara Umum 2 pada turnamen tersebut, menambah kebanggaan bagi institusi Polri dan Indonesia.

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan F, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini membuktikan bahwa anggota Polri, khususnya Polwan, tidak hanya unggul dalam tugas kepolisian tetapi juga mampu berkompetisi di level internasional,” ujar Irjen Whisnu, Senin (9/12/2024).

Pencapaian ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan komitmen dalam membangun kemampuan personel Polri di berbagai bidang.

“saya sangat bangga atas kontribusi Bripda Inggrid, yang tidak hanya mengharumkan nama Polda Sumut tetapi juga Indonesia. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkembang dan berprestasi,” tambah mantan Dirtipedeksus Bareskrim Polri ini.

Prestasi Bripda Inggrid dan Tim Garuda Bhayangkara Presisi Polri ini menjadi inspirasi bagi institusi Polri untuk terus mendukung potensi anggotanya, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

“Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi pengembangan bakat personel sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang presisi, profesional, dan membanggakan,” tutup Irjen Whisnu. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Sergai  – Pada hari Senin, 09 Desember 2024, Sekira Pukul 13.00Wib telah terjadi bentrok antara Kedua belah pihak Organisasi masyarakat (Ormas) , yakni Ormas PP dan Ormas GRIB dikarenakan selisih paham antara kedua belah pihak, namun hal ini tidak berlangsung lama dikarenakan Pihak Kepolisian mendatangi dan melerai aksi tersebut.

Kemudian kedua Ormas dibawa ke Polsek Perbaungan, Mediasi pun dilaksanakan kepada kedua belah pihak dan sepakat sejalan untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, mediasi selesai sekira pukul 15.00Wib.

Namun perdamaian tidak berlangsung lama, kedua belah pihak terlibat keributan kembali yang kini dilengkapi senjata tajam, aksi bentrok ini mengakibatkan salah satu korban mengalami luka gores dibagian leher yang saat ini sudah membuat laporan dan tengah dalam perawatan

Pada hari Selasa, 10 Desember 2024, bertempat di Aula Polsek Perbaungan, Dusun I, Desa Kota Galuh, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai, dilakukan kembali mediasi antara dua organisasi masyarakat (ormas), yaitu Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB).

Mediasi dimulai pada pukul 02.00 WIB dan dihadiri oleh Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, bersama Waka Polres, KOMPOL Mukmin Rambe, SH, Kabag Ops, KOMPOL Hendro S, Kapolsek Perbaungan, AKP S Gurusinga, SH. Dan dari pihak Pemuda Pancasila, hadir Wakil Ketua MPC PP, Hardiono als Gobel, Dan dari Pihak Ormas GRIB diwakili oleh pengurus Alam Siyah dan sejumlah anggota.

Rangkaian kegiatan mediasi ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara kedua ormas. Kedua belah pihak melakukan dialog terbuka untuk mencari solusi pertikaian dari bentroknya kedua Ormas ini.

Hasil dari mediasi ini, kedua ormas sepakat untuk saling menjaga anggota masing-masing dan berkomitmen untuk tidak menyebarkan berita hoax yang dapat merugikan satu sama lain. Kesepakatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis di masyarakat.

Kegiatan mediasi berakhir pada pukul 02.30 WIB. Keberhasilan mediasi ini menjadi langkah positif dalam menjaga ketertiban dan kerukunan antar ormas di wilayah Serdang Bedagai.

Apapun surat Pernyataan Bersama perjanjian Perdamaian:

SURAT PERNYATAAN BERSAMA

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: GOBEL HARDIYΟΝΟ

Jabatan: Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila Serdang Bedagai

Alamat: Jln. Perintis Kemerdekaan Dusun I Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec. Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai

Nama: ALAMSYAH, S.H

Jabatan: Sekretaris Satgas GRIB Serdang Bedagai

Alamat: Link. II Jin. Sawo Kel. Melati I Kec. Perbaungan Dusun III Desa Sementara Kec. Pantai Cermin

Sehubungan dengan terjadinya keributan antara ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dengan Ormas GRIB Serdang Bedagai pada hari Senin tanggal 09 Desember 2024, sekira pukul 19.00 Wib di Kota Perbaungan, yang mengakibatkan Kantor GRIB Serdang Bedagai terbakar dan anggota Ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai mengalami luka, maka dengan ini Pimpinan Ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan Pimpinan Ormas GRIB Serdang Bedagai membuat pernyataan sebagai berikut:

1. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan bahwa tidak akan ada kejadian yang sama terulang kembali;

2. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai, menyatakan kejadian yang terjadi pada hari Senin tanggal 09 Desember 2024 di perbaungan merupakan kesalah fahaman antara anggota ormas masing masing yang tidak bisa menahan diri;

3. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan bahwa apabila ada terjadi kembali kejadian serupa, maka masing masing pimpinan ormas tidak bertanggung jawab,

4. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan bahwa permasalahan telah diselesaikan dengan jalan Damai di kantor Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai dan tidak ada saling menuntut satu dengan yang lainnya;

5. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai akan meng Instruksikan kepada seluruh jajaran masing masing hingga ke tingkat bawah agar tidak lagi memancing ataupun memicu keributan dalam bentuk apapun terhadap siapapun yang menjadi bagian dari masing masing ormas dalam hal ini Pemuda Pancasila Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai;

6. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan apabila ada pihak lain ataupun pihak ketiga yang menyusup ke masing masing ormas untuk memicu terjadinya keributan maka wajib melaporkan dengan segera kepada pihak kepolisian Polres Serdang Bedagai:

7. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan telah saling memaafkan satu dengan yang lainnya,

8. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai sepakat untuk menyampaikan kepada bawahan masing masing ormas agar tidak melakukan provokasi baik sacara langsung ataupun malalul media Sosial dan juga menyampaikan terkait penyataan Damai ini kepada seluruh anggota baik secara langsung maupun melalui media Sosial masing masing:

9. Bahwa kami atas nama Pimpinan ormas Pemuda Pancasila MPC Serdang Bedagai dan GRIB Serdang Bedagai menyatakan apabila salah satu pihak melanggar isi Pernyataan ini maka bersedia diproses secara Hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia;

Demikianlah Surat Pernyataan ini kami perbuat dengan sebenarnya atas pikiran yang waras dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun juga untuk dapat dipergunakan seperlunya. ( Mabhirink Gutul)