RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Samosir – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Samosir sukses memediasi kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan empat ekor ternak kerbau yang dilaporkan sejak tahun 2020. Mediasi digelar di Aula Pusuk Buhit Mako Polres Samosir dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Edward Sidauruk, S.E., M.M. (15/04/2025)

Dalam mediasi tersebut, pelapor berinisial JS hadir bersama adik-adiknya, sementara dari pihak terlapor diwakili oleh anak, menantu, serta penasihat hukum. Juga hadir Kepala Desa Sipira Pahala Hutabalian, Pendeta Rependi Hutabalian, serta sejumlah warga Desa Sipira, Kecamatan Onanrunggu.

Kasus ini bermula dari laporan polisi nomor: LP/B-43/III/2020/SMR/SPKT, tertanggal 17 Maret 2020. Dugaan tindak pidana tersebut dilaporkan terjadi pada 10 Maret 2020 sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Huta Godang, Desa Sipira.

Dalam proses mediasi, pihak keluarga terlapor mengakui bahwa memang pernah ada kesepakatan pada tahun 1980 antara orangtua pelapor dan terlapor terkait pemeliharaan kerbau. Berdasarkan semangat keadilan restoratif, pihak terlapor sepakat untuk mengganti kerugian dengan menyerahkan uang sebesar Rp 40 juta kepada pihak pelapor.

“Pelapor menerima ganti rugi tersebut dan secara resmi mencabut laporan yang pernah dilayangkan. Kedua belah pihak sepakat berdamai,” ujar AKP Edward Sidauruk.

Setelah tercapai kesepakatan, Sat Reskrim Polres Samosir melakukan pelengkapan administrasi perdamaian dan gelar perkara untuk penghentian penyelidikan.

Kasus ini sempat mengalami keterlambatan penanganan akibat kondisi terlapor, seorang perempuan berusia 87 tahun yang tengah mengalami sakit keras dan sudah tidak bisa duduk maupun berdiri.

“Fokus keluarga terlapor selama ini memang tertuju pada perawatan intensif terhadap yang bersangkutan, baik di rumah maupun rumah sakit,” jelas Plt Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang.

Keberhasilan mediasi ini diapresiasi oleh semua pihak yang hadir, termasuk Pemerintah Desa Sipira, karena berhasil menyelesaikan persoalan hukum dengan pendekatan kekeluargaan berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai – Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai kembali menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya.9

Melalui aksi penyamaran (undercover buy), dua pria pengedar sabu berhasil diamankan di depan Indomaret Simpang Bedagai, Dusun 3, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.

Kedua tersangka yakni Muhammad Hafi Manurung (32), seorang residivis kasus narkotika, dan Fajar Mulia Manurung (20), keduanya warga Kecamatan Tanjung Beringin, ditangkap setelah melakukan transaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli.

“Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran sabu di wilayah Tanjung Beringin,” ungkap IPDA Joko Winarno, Kanit I Sat Narkoba Polres Sergei selasa 15 April 2025.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 9,92 gram, dua unit ponsel, uang tunai Rp300.000, serta satu unit sepeda motor Honda Beat BK 2892 XBK.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial A alias Arul, yang juga berasal dari Desa Pekan Tanjung Beringin. Sayangnya, saat tim melakukan penggerebekan di rumah Arul, yang bersangkutan telah melarikan diri diduga karena mendapat informasi penangkapan dua rekannya.

Menurut IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, “saat ini masih terus memburu tersangka Arul dan tidak akan berhenti sampai jaringan pengedar ini tuntas diberantas.”Tutupnya.

Kedua tersangka yang diamankan kini ditahan di Mapolres Serdang Bedagai dan dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61, juga sejalan dengan salah satu 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sesuai dengan implementasi dari AstaCita Bapak Presiden, serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar Rutan, Senin (14/04). Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Rutan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dari jajaran pemasyarakatan terhadap lingkungan sekitarnya.

Bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-61 yang mengusung semangat berbagi, mempererat hubungan dengan masyarakat, dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan serta empati di tengah-tengah kehidupan sosial.

Kepala Rutan 1 Medan, Andi Surya, memimpin langsung kegiatan tersebut dan menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan 1 Medan khususnya Pemasyarakatan untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang harmonis.

“hari ini kita menyerahkan 100 paket bantuan sosial kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar dalam rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61, semoga bisa bermanfaat dan dengan pemberian bansos ini masyarakat bisa turut mendukung dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Sehingga hubungan baik antara Rutan dengan lingkungan sekitar terjalin dengan baik.” Ujar Andi.

Dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan, Rutan Medann menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan tidak hanya fokus pada internal, tetapi juga aktif berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar melalui aksi nyata dan kegiatan sosial yang bermanfaat. ( Mabhirink Gutul)

RAGUSTA BERSERI
BERSIH, SEHAT, RAPI DAN INDAH

 

 

Rimbunnews.com – Sergai – Polres Serdang Bedagai (Sergai), Polres Sergai dan Polsek Jajaran Melaksanakan kegiatan seusai pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2025 dilanjutkan dengan pelaksanaan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) meninjau dan melakukan Pengamanan di beberapa Objek Wisata Pantai Wilayah Hukum Polres Sergai, Minggu (13/04/2025) sekira pukul 08.30 wib.

Kegiatan ini, Sekira pukul 08.30 wib Sat Samapta Polres Serdang Bedagai. memulai Patroli serta pengamanan dibeberapa tempat wisata pantai seperti, Pantai Pondok Permai, Pantai Bali Lestari, Pantai Cermin Theme Park, Pantai Wong Rame, Pantai Sri Mersing, Pantai Kuala Putri, Pantai 88

Selain itu, Kasat Samapta Polres Serdang Bedagai Iptu maruli sihombing menghimbau. para pengunjung/masyarakat agar tetap berhati – hati pada saat asik bermain terlebih di tepi pantai agar tidak melewati pembatas yang telah di tentukan oleh pihak pengelola pantai tersebut.

Untuk itu, Sekira pukul 12.35 wib Kapolsek Teluk Mengkudu AKP Desman manalu, SH didampingi Personil Polsek teluk mengkudu laksanakan patroli di beberapa tempat wisata pantai wilkum Polsek teluk mengkudu. adapun tempat yang ditinjau, seperti pantai Indah sialang buah, pantai mutiara indah sentang, pantai bogak indah.

Lalu, Disamping itu sekira pukul 13.40 wib Personil Polsek Perbaungan Polres Sergai yang dipimpin oleh Kapolsek Perbaungan AKP S. Gurusinga, SH juga melaksanakan Patroli dan pengamanan di beberapa lokasi wisata Pantai.

Kapolsek menerangkan, Adapun lokasi pantai yang dikunjungi, seperti Okjek wisata pantai romantis, Okjek wisata pantai nangrove, Okjek wisata Cemara Klang, Okjek wisata pantai klang, Okjek wisata pantai ATP.

Tutupnya Kapolsek melakukan himbauan kepada seluruh masyarakat, agar tetap selalu hati-hati dalam melaksanakan aktivitas menghindari hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat. Terutama pasca setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, tidak menutup kemungkinan kesurutan keramaian masyarakat di tempat tempat wisata oleh karena itu perlu adanya kehati-hatian serta kewaspadaan masyarakat agar selamat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnewa.com –  Medan – Polda Sumut bersama jajaran mengungkap berbagai kasus peredaran gelap tindak pidana narkotika di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan sebagai bentuk komitmen Polda Sumut dalam memberantas peredaran narkoba di Sumatera Utara.

“Kita ketahui bahwa narkoba ini menjadi musuh bersama. Narkoba merupakan faktor utama terjadinya berbagai masalah kejahatan di tengah-tengah masyarakat,” kata jenderal bintang dua tersebut, Senin (14/04/2025).

Whisnu menerangkan, pengungkapan kasus peredaran gelap narkoba merupakan hasil kolaborasi bersama TNI, Kejaksaan, Bea Cukai, Pemda serta masyarakat.

“Untuk penjelasan lebih lanjut akan disampaikan Direktur Narkoba Polda Sumut tentang bagaimana cara bertindak, modus operandinya serta pengungkapan kasus narkoba tersebut,” terangnya.

Sementara, Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan, ada enam kasus tindak pidana narkoba yang berhasil diungkap. Di antaranya, dua kasus narkoba diungkap Polda Sumut, dua kasus dari Polrestabes Medan, satu kasus Polresta Deliserdang dan Polres Belawan.

“Dari hasil pengungkapan ini disita barang bukti berupa sabu seberat 191 kg dan pil ekstasi sebanyak 74 ribu butir,” paparnya.

Dijelaskannya, ada satu kasus pengungkapan narkoba di Belawan yang menjadi perhatian masyarakat, para pelaku melakukan perlawanan.

Terhitung sejak 24 Februari sampai 7 April 2025, disita sabu seberat 191,692 kg, pil ekstasi 74.292 butir, ganja 11,914 kg, kokain 177,170 gram dan pil happy five 69.042 butir.

“Walaupun terjadi perlawanan anggota kita di lapangan berhasil menangkap para pelaku narkoba tersebut.

Total keseluruhan tersangka yang ditangkap dari pengungkapan kasus narkoba selama dua bulan itu 634 tersangka,” sebut mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan tersebut.

Dia menuturkan, terhadap barang bukti narkoba dilakukan pemusnahan sebagai langkah tegas Polda Sumut bersama jajaran dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

“Penindakan narkoba terus dilakukan sehingga Sumatera Utara bersih dari peredaran narkoba,” jelasnya. (Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Medan – Hingga 11 April 2025 pukul 23.59 total SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2024 yang sudah disampaikan adalah sebanyak 13.008.448 SPT atau tumbuh 3,26% dibanding periode sama tahun lalu.

Angka tersebut terdiri dari 12,63 juta SPT Tahunan orang pribadi dan 380,53 ribu SPT Tahunan badan.

“Penyampaian SPT Tahunan sebagian besar dilakukan melalui sarana elektronik dengan rincian 10,98 juta SPT melalui e-filing, 1,49 juta SPT melalui e-form, dan 630 SPT melalui e-SPT. Sisanya sebanyak 537,92 ribu SPT disampaikan secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak,” tutur Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti.

Batas akhir pembayaran PPh Pasal 29 serta penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) untuk Tahun Pajak 2024 pada tanggal 31 Maret 2025 bertepatan di hari libur nasional juga cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Idulfitiri 1446 Hijriah, yaitu sampai dengan tanggal 7 April 2025. Kondisi libur nasional dan cuti bersama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya keterlambatan pembayaran pajak PPh Pasal 29 dan pelaporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2024, mengingat jumlah hari kerja pada bulan Maret menjadi lebih sedikit.

Untuk memberikan kemudahan bagi WP OP dalam menyampaikan SPT Tahunan, Pemerintah telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 tentang Kebijakan Penghapusan Sanksi Administratif atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 29 yang Terutang dan/atau Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2024 Sehubungan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Dalam Rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah tanggal 25 Maret 2025. Kepdirjen Pajak ini memberikan relaksasi menghapuskan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 serta penyampaian SPT Tahunan PPh WP OP untuk Tahun Pajak 2024, meskipun dilakukan setelah tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 31 Maret 2025 sampai paling lambat tanggal 11 April 2025. Penghapusan sanksi administratif tersebut diberikan dengan tidak diterbitkan Surat Tagihan Pajak (STP)

“DJP menetapkan target kepatuhan SPT Tahunan untuk penyampaian di tahun 2025 sebanyak 16,21 juta SPT Tahunan,” tambah Dwi. Dwi dengan menegaskan bahwa target kepatuhan SPT Tahunan bukan berlaku selama tiga bulan, melainkan selama satu tahun, Senin (14/4/2025)

Sebagai penutup, Dwi mengimbau kepada Wajib Pajak yang belum lapor SPT agar segera melaporkan SPT-nya. Dwi juga mengucapkan terima kasih kepada Wajib Pajak yang telah patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakannya. ( Rel )

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Korlantas Polri menutup Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2025, Sabtu (12/4/2025). Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan suksesnya pengamanan arus mudik dan arus balik tidak lepas dari intervensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta kerja sama erat dengan semua stakeholder.

Kakorlantas menjelaskan keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran merupakan sukses dari banyak pihak. Namun ini juga tidak lepas dari intervensi Kapolri dalam memberikan arahan, bahkan turun langsung memantau memastikan kelancaran arus mudik dan balik di berbagai wilayah.

“Keberhasilan Operasi Ketupat adalah keberhasilan bersama,” tegas Kakorlantas, Minggu (14/4/2025).

Kakorlantas mengatakan Jenderal Sigit memberikan arahan yang jelas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Kapolri, kata Kakorlantas, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergisitas dari semua unsur untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran berlangsung.

“Berkat petunjuk dan arahan Bapak Kapolri dalam Operasi jKetupat tentang perlunya kolaborasi, sinergisitas, dan komunikasi stakeholder adalah kunci keberhasilan,” tutur Kakorlantas.

“Saya selaku Kakorlantas Polri dengan hormat menyatakan terima kasih dan rasa bangga yang tinggi atas dedikasi, semangat, kerja keras, kebersamaan, keikhlasan, serta soliditas kita semua dalam menyukseskan, baik sebelum, saat, maupun selesainya kegiatan ini,” lanjut Kakorlantas. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengapresiasi kinerja pemerintah, Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan arus mudik Lebaran 2025.

Keberhasilan mudik ini merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan serta stakeholders lainnya.

“Penanganannya bagus. Tahun ini lebih bagus ya karena terlihat koordinasinya bagus, jadi lancar,” ungkap Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin, Minggu (13/4/2025).

Ia mengatakan arus lalu lintas di perjalanan terpantau lancar. Salah satunya berkat penerapan kebijakan one way yang dinilai efektif.

“Alhamdulillah lancar. Dengan adanya kebijakan one way jalur arah balik luar biasa membantu kelancaran lalu lintas,” ujar Ketua Umum GP Ansor.

Selain itu, GP Ansor juga membantu dengan posko-posko yang tersebar di sejumlah daerah. Sejumlah anggota GP Ansor turun ke lapangan untuk membantu kelancaran mudik.

“Kami pun dengan posko posko Banser yang banyak membantu di lapangan sangat terasa,” ujar Ketua Umum GP Ansor.

Berdasarkan data Korlantas Polri, secara nasional angka kecelakaan turun sampai 30 persen dibanding tahun lalu. Penurunan angka ini berkat kontribusi petugas yang mengamankan jalur selama periode operasi, juga kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas kian meningkat.

Dari sisi petugas kepolisian, keberhasilan penanganan mudik ini terkait erat dengan skema rekayasa lalu lintas yang dikendalikan secara terpusat. Rekayasa itu antara lain dengan penggunaan sistem ganjil genap, contraflow, one way lokal hingga one way nasional.

Operasi ini didukung peralatan mutakhir seperti monitoring CCTV, body worn camera, algoritma road safety, e-Turjawali, GPS ranmor Korlantas, Jasamarga integrated digital map hingga integrated road safety management system. ( Mabhirink Gutul )

Rimbunnews.com, Nias Utara – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara, Pdt. Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nias Utara, Kamis, 10 April 2025.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Wakil Bupati Yusman Zega, dan Sekda Bazatulo Zebua di aula pendopo bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Amizaro menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penrad Siagian yang menurutnya menunjukkan kepedulian terhadap kondisi daerah Nias Utara.

Ia menekankan bahwa kemajuan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, serta masyarakat.

Namun, menurutnya, sinergi itu masih belum berjalan maksimal.

Amizaro berharap kehadiran Pdt. Penrad dapat menjembatani kebutuhan daerah ke tingkat pusat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Kami butuh dukungan pusat untuk mendorong percepatan pembangunan di Nias Utara. Peran DPD sangat strategis untuk itu,” ujarnya.

Senator asal Sumatra Utara (Sumut) ini menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Nias.

“Kami ingin membangun inspirasi agar Kepulauan Nias menjadi bagian dari Indonesia Emas. Kami hadir untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat ke pusat,” ucap Penrad.

Ia menyebut sejumlah sektor yang bisa didorong melalui program pusat, mulai dari infrastruktur, UMKM, pariwisata hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam dialog bersama kepala daerah, Penrad juga mendengar langsung sejumlah persoalan krusial di Nias Utara.

Salah satunya soal infrastruktur jalan. Bupati mengungkapkan dari total 118 kilometer jalan provinsi di Nias Utara, hanya 15 kilometer yang diperbaiki dalam 15 tahun terakhir.

“Makanya jalan yang rusak di Nias Utara ini adalah jalan provinsi ketimbang jalan Kabupaten,” tuturnya.

Ia juga menyoroti masih buruknya akses telekomunikasi.

“Masih ada 27 titik blank spot yang belum tersentuh jaringan. Ini menjadi keprihatinan kami,” kata Amizaro.

Menanggapi hal itu, Penrad berjanji akan membawa berbagai persoalan tersebut ke tingkat nasional.

“Saya akan perjuangkan masalah jalan, telekomunikasi, dan layanan dasar lainnya. Kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan kemajuan bagi Nias Utara dan Kepulauan Nias secara keseluruhan,” tegas Penrad Siagian. [Tim]

 

Rimbunnewa com – Tarutung – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Serbaguna Tarutung, Jalan Raja Saul Lumbantobing, Tarutung, pada Selasa, (1/4/2025).

Hari itu menjadi saksi bisu bersatunya dua hati dalam ikatan suci pernikahan dan adat, yaitu Florence Kristanti br. Siahaan, S.P.W.K dan Frans Josua Manalu, S.T. menjadi simbol bersatunya dua keluarga besar, Siahaan dan Manalu.

Florence, putri dari Bapak Bangun Taruli Siahaan (Tenaga Ahli Anggota DPR RI), S.E. dan Ibu Herni br. Sihaloho, dipersunting oleh Frans, putra dari Bapak Jaulim Manalu dan Ibu Elisabeth br. Sibarani. Acara yang sarat dengan tradisi dan kebahagiaan ini dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, dan sahabat kedua mempelai.

Di tengah-tengah sukacita tersebut, hadir sosok istimewa, Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi XIII dan Ketua PPSD Siahaan Indonesia. Beliau hadir didampingi oleh pengurus dan anggota PPSD Siahaan Kota Medan Dohot Boru serta Relawan Palito, menunjukkan dukungan dan kebersamaan dalam momen sakral ini.

Dalam sambutannya, Maruli Siahaan menyampaikan ucapan selamat berbahagia kepada Florence dan Frans. Beliau mendoakan agar pasangan pengantin baru ini senantiasa dilimpahi rezeki dan kebahagiaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

“Semoga pernikahan ini menjadi awal yang penuh berkah dan langgeng selamanya,” ungkap Maruli Siahaan, perwira Polri dengan pangkat terakhir tiga bunga melati emas dipundaknya, Komisaris Besar Polisi (Purn).

Pesan yang disampaikan Maruli Siahaan tidak hanya sekadar ucapan selamat, tetapi juga mengandung harapan dan doa yang tulus untuk keharmonisan dan keberkahan keluarga baru ini.

Kehadiran Maruli Siahaan dan rombongan menambah semarak acara pernikahan ini. Hal ini mencerminkan nilai kekeluargaan yang kuat dalam budaya Batak, dimana dukungan dan kebersamaan menjadi pilar penting dalam setiap momen kehidupan. ( Mabhirink Gutul)