RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews com – Samosir – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Ibadah Paskah tahun 2025, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K melakukan pengecekan situasi dan kehadiran personel pengamanan di sejumlah gereja di wilayah hukum Polres Samosir, Minggu (20/4/2025) mulai pukul 07.00 WIB.

Kapolres Samosir turun langsung ke lapangan didampingi oleh Plt. Kasat Pam Obvit Polres Samosir IPDA Hendri Siagian, Kapolsek Pangururan AKP Bangun Tua Dalimunthe, PS. Kasubag Log Polres Samosir IPDA Awalludin, serta personel dari Si Propam Polres Samosir.

Adapun gereja-gereja yang menjadi fokus pengecekan antara lain Gereja HKBP Bolon Pangururan, Gereja Katolik St. Andreas Pintu Sona, Gereja HKBP Pintu Sona, Gereja HKBP Rianiate, serta Gereja Katolik St. Mikhael Pangururan.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polres Samosir memprioritaskan gereja-gereja yang berada di pusat keramaian, dekat jalan umum, dan gereja-gereja dengan jumlah jemaat yang besar.

“Kegiatan pengecekan dan monitoring ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan tanpa gangguan, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Rina Frillya di sela-sela kegiatan.

Selain Kapolres, pengecekan pengamanan juga dilaksanakan oleh para Kapolsek jajaran Polres Samosir di wilayah masing-masing.

Sebelum hari Paskah, pengamanan telah dilakukan terhadap seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Rabu Abu, Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Sabtu Suci.
Polres Samosir juga melakukan patroli pada Minggu subuh untuk mengamankan kegiatan budaya seperti “perburuan telur Paskah” dan tradisi Buha-buha Ijuk, yaitu pesta sukacita khas budaya Batak dalam menyambut kebangkitan Yesus Kristus sebelum ibadah Paskah dimulai.

Brigpol Gunawan Situmorang dari Humas Polres Samosir menyampaikan bahwa sebanyak 71 personel Polres Samosir dikerahkan untuk bergabung dengan personel Polsek jajaran dalam pengamanan ibadah Paskah yang berlangsung dengan hukmat. “Pelayanan dan pengamanan juga didukung oleh patroli dari Satuan Lalu Lintas, Sat Sabhara, dan patroli rutin dari Polsek-Polsek,” jelasnya.

Secara umum, seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman dan lancar. Ibadah Paskah pagi berakhir sekitar pukul 12.30 WIB, sementara untuk umat Katolik, misa Paskah tambahan dilaksanakan pada pukul 18.00 WIB dengan tetap mendapat pengamanan penuh dari Polres Samosir. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Belawan – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan, SIK., MH., memimpin langsung pembubaran aksi tawuran susulan yang terjadi di Jalan TM Pahlawan pada Minggu sore (20/4). Aksi balas dendam tersebut merupakan buntut dari insiden tawuran sebelumnya yang menyebabkan seorang remaja berinisial DP (16) meninggal dunia akibat tertembak senapan angin rakitan, Sabtu malam (19/04/2025).

Dalam upaya pengamanan, Kapolres didampingi oleh personel dari Polres Pelabuhan Belawan serta personel bantuan dari Yonmarhanlan I Belawan. Massa yang terlibat aksi balasan merusak sejumlah rumah warga dengan lemparan batu sebelum akhirnya berhasil dibubarkan oleh aparat keamanan.

“Kami bergerak cepat untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut dan melindungi masyarakat yang tidak terlibat. Tawuran ini sudah memakan korban jiwa, dan tidak boleh dibiarkan terus berlanjut,” tegas Kapolres AKBP Oloan Siahaan di lokasi kejadian.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, Kapolres langsung memimpin penyisiran di lokasi. Dalam proses tersebut, ditemukan sejumlah alat hisap sabu di rumah kosong yang berada di sekitar lokasi bentrokan. Temuan ini turut memperkuat dugaan bahwa beberapa pelaku terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Terkait pelaku penembakan yang menewaskan korban DP, Kapolres mengeluarkan peringatan keras.

“Saya memberikan ultimatum kepada pelaku penembakan untuk segera menyerahkan diri dalam waktu 2 x 24 jam. Jika tidak, kami akan melakukan tindakan penangkapan dalam kondisi apapun, dan dimanapun dia berada,” ujar Kapolres dengan nada tegas.

Lebih lanjut, AKBP Oloan menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian.

“Kami meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak membalas dengan kekerasan. Percayakan kepada kami, Polres Pelabuhan Belawan akan memproses kasus ini dengan seadil-adilnya dan transparan. Jangan sampai ada korban jiwa berikutnya hanya karena emosi yang tidak terkendali,” imbaunya.

Kapolres juga memastikan bahwa pengamanan di wilayah rawan konflik akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi susulan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Tim Perumahan PWI Pusat bergerak cepat meninjau lokasi perumahan subsidi bagi wartawan di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara BTN, Kementerian PKP, Komdigi, dan BP Tapera terkait program penyediaan 1.000 unit rumah bersubsidi.

Peninjauan dilakukan pada Kamis, 17 April 2025, di dua titik lokasi yakni Pesona Kahuripan 10 dan 11. Tim PWI Pusat yang hadir terdiri atas M. Sarwani, Sangky Wahyudin, Edi Kuswanto, dan Daryadi. Mereka didampingi oleh perwakilan BTN: Sekar Cita Utami dan Ismi Tri Dharmayanti (Business Development), serta Achmad Nadji (Sales Management).

Ketua Tim Perumahan PWI Pusat, Tundra Meliala, menyampaikan bahwa langkah ini menunjukkan keseriusan PWI dan pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi wartawan.

“Ini langkah konkret. Pemerintah hadir untuk wartawan. Kami langsung turun ke lapangan memastikan kesiapan lokasi,” ujar Tundra.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menyatakan bahwa program rumah subsidi ini merupakan bukti nyata dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk wartawan. Program ini akan disalurkan melalui skema Tapera dan KPR Sejahtera BTN.

“Wartawan berada di garda depan menjaga demokrasi. Mereka berhak atas akses hunian yang layak dan terjangkau. Ini bentuk nyata keberpihakan negara,” kata Hendry.

Untuk mengikuti program ini, syarat yang harus dipenuhi antara lain belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan, dan masuk kategori MBR. Batas penghasilan maksimal ditetapkan Rp7 juta untuk yang belum menikah dan Rp8 juta bagi yang sudah menikah. Di wilayah Jabodetabek, batas ini diperluas menjadi Rp8 juta (belum menikah) dan Rp13 juta (sudah menikah), sesuai kebijakan afirmatif untuk kepemilikan hunian vertikal.

Hendry menegaskan, verifikasi akan dilakukan secara menyeluruh agar program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Ini hasil kerja kolektif. Kita pastikan rumah subsidi ini benar-benar dinikmati oleh wartawan yang berhak,” tutupnya. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kasi Humas Polres Serdang Bedagai (SERGAI) Klarifikasi Issu Wartawan Wajib Tes Urine Itu Tidak Benar dan Hanya Candaan di Group saja, penyebab Sebuah pesan beredar di grup WhatsApp Media Mitra Humas Polres Sergai yang menyebutkan bahwa seluruh wartawan yang bermitra dengan Polres Sergai diwajibkan mengikuti tes urine.

Dari adanya humoris Pesan tersebut sempat menghebohkan kalangan jurnalis mitra polres sergai, dan memunculkan berbagai spekulasi. Namun, pihak Kepolisian Resor Polres Sergai akhirnya buka suara untuk meluruskan informasi tersebut.

PS Kasie Humas Hubungan Masyarakat, Polres Sergai, Iptu Zulfan Ahmadi, SH, MH, memberikan klarifikasi resmi bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berasal dari institusi kepolisian, khususnya Humas Polres Sergai.

“Itu tidak benar. Informasi tersebut hanya merupakan usulan spontan dari salah satu rekan wartawan di dalam grup WhatsApp media mitra humas Polres Sergai. Bukan instruksi dari kami selaku Humas,” tegas Iptu Zulfan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/4) ini.

Zulfan menjelaskan, usulan tersebut awalnya muncul dalam konteks obrolan santai antara mitra wartawan di grup, namun sayangnya, candaan tersebut justru ditanggapi serius oleh beberapa pihak dan bahkan sempat diangkat menjadi berita oleh salah satu media tanpa melakukan klarifikasi lebih lanjut.”Ujarnya.

“Itu hanya gurauan. Tapi rupanya ada rekan media yang membaca sepintas dan langsung menafsirkan bahwa itu kebijakan resmi dari Polres Sergai, padahal sama sekali tidak ada arahan seperti itu,” Pihak Humas Polres Sergai pun mengaku terkejut dengan beredarnya pemberitaan yang menyebut institusinya mewajibkan tes urine bagi wartawan.

Menurut Zulfan, jika memang ada keinginan dari para jurnalis untuk menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas narkoba, hal tersebut harus dibahas secara resmi dan melalui mekanisme yang berlaku.”Ujarnya.

“Kalau memang teman-teman wartawan ingin melakukan tes urine, tentu itu harus dibicarakan dulu dan disampaikan kepada pimpinan, kami tidak bisa serta-merta memutuskan hal seperti itu,” Tuturnya.

Isu ini menjadi perbincangan hangat di kalangan jurnalis dan publik karena menyangkut integritas profesi wartawan yang kerap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan isu sosial, termasuk pemberantasan narkoba.”Sebutnya.

Namun di sisi lain, munculnya informasi yang belum terverifikasi ini juga menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya cek dan ricek sebelum menyebarkan atau mempublikasikan sebuah kabar.

“Kami berharap rekan-rekan media juga dapat menjaga komunikasi yang baik dan profesional, terutama dalam hal informasi yang sensitif. Jangan sampai candaan di grup justru menjadi pemicu kesalah pahaman,” tutup Zulfan. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, lakukan panen perdana ketahanan pangan di Nusakambangan. Kamis (17 /4/2025).

“Produk ketahanan pangan Nusakambangan ini alhamdulillah telah mulai mampu menyumbang kekuatan kebutuhan makan di lapas nusakambangan, juga disiapkan untuk  mendukung kebutuhan pasar masyarakat umum,” kata Menteri Agus , di sela aktivitasnya memanen padi di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Panen berlanjut ke ladang jagung seluas  6,2 hektar yang berlokasi di arena pertanian Lapas Gladakan.

Jagung varietas hibrida yang dimanfaatkan juga untuk pakan ayam petelur dikembangkan di Nusakambangan.

Saat ini rata-rata produksi telor per hari lebih dari 1400 butir. Produk perkebunan lainnyaadalah sayur mayur, cabai, tomat, terong, timun.

Selain panen ada beberapa produk pangan, ia pun melakukan pengecekan menyuluruh. Selain peternakan kambing, kerbau dan ayam serta budidaya ikan, ia pun meninjau persiapan budidaya udang vaname di tanah 61,5 hektar di dua wilayah di Nusakambangan, yaitu Bantar Panjang dan Pasir Putih.

“Total 167,194 hektar area Pulau Nusakambangan saat ini sedang kami optimalisasi untuk menjadi lumbung ketahanan pangan dan masih berpotensi akan lebih dikembangkan.”

Ia pun menekankan bahwa program ketahanan pangan di Nusakambangan bukan hanya spirit untuk menjadi lumbung ketahanan pangan.

Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kami mampu memberdayakan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan  untuk terlibat dalam  program mulia  ini sebagai bagian dari pembinaan.

masukkan script iklan disini

Kembali ke masyarakat menjadi warga yang berketerampilan dan diharapkan dapat berperan positif dalam pembangunan negara,” jelasnya lagi.

Salah satu warga binaan yang bekerja di ladang jagung mengungkapkan sukacitanya telah diberikan kesempatan untuk bekerja ,”saya senang sekali karena mendapatkan pengetahuan di bidang pertanian, saya banyak belajar.

Saya jadinya punya rencana untuk bertani setelah bebas dari lapas,” ungkapnya terlihat sumringah, “saya juga dapat premi (bayaran) dari bekerja di ladang. Dapet ilmu, dapat uang.”

Warga binaan yang bekerja di area- area ketahanan pangan Nusakambangan adalah warga binaan yang sudah masuk tahap program asimilasi dan sudah melalui sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) . Warga binaan yang bekerja di area tersebut sekitar 200 orang

Pulau Nusakambangan yang digadang-gadang sebagai lumbung ketahanan Nasional juga  membangun sarana dan produk pendukung, yaitu Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Balai Latihan Kerja (BLK) serta pembangunan jalan sekitar 11 Km.

“Semua program ketahanan pangan berikut dukungannya, merupakan hasil kolaborasi dengan banyak stakeholder,”

stakeholder yang digaet untuk program ketahanan pangan dan pendukungnya antara lain bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU,  beberapa perusahaan , yayasan dan NGo (organisasi non pemerintah).

Menteri Agus menutup kegiatannya di Nusakambangan dengan meresmikan Trainning Center , sebagai  pusat pelatihan pegawai pemasyarakatan kerjasama dengan YPII (Yayasan Penerima Internasional Indonesia).(Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan kegiatan gotong royong bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kamis (17/4), guna meningkatkan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini mencakup sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Penatapan Berastagi yang berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang, hingga Kecamatan Tigapanah dan Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe.

Sebelum pelaksanaan gotong royong, seluruh ASN mengikuti apel persiapan yang digelar di halaman Kantor Bupati Karo. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Dr. Eddi Surianta, M.Pd., dalam arahannya menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam kegiatan gotong royong.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin masyarakat termotivasi untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Dimulai dari ASN, diharapkan gerakan ini menginspirasi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dr. Eddi Surianta.

Ia juga mengimbau agar setiap perangkat daerah turut menyebarluaskan pentingnya menjaga kebersihan melalui media sosial resmi masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut Pj. Sekda menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab ASN, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan Kabupaten Karo yang Beriman—Bersih, Indah, dan Nyaman,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat perubahan signifikan pada sejumlah titik yang sebelumnya tampak kumuh dan tidak terawat. Drainase, parit, serta area pinggiran jalan kini tampak bersih dan tertata rapi. Semak-semak yang menutupi area tersebut telah dibersihkan sepenuhnya, mencerminkan keseriusan dan semangat para ASN dalam menjalankan aksi sosial ini.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Bupati Karo Brigadir Jenderal Polisi (Purnawirawan) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., mengajak para tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat di Kabupaten Karo. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi “Karo Beriman” (Bersih, Religius, Maju, dan Aman).

Ajakan tersebut disampaikan Bupati dalam pertemuan bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karo, Safaruddin, M.A., serta sejumlah Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Washliyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Berastagi, Majelis Wilayah Indonesia (MWI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Generasi Muda Islam Berastagi (GARIS), dan Generasi Muda Al-Haura di ruang rapat Bupati Karo, Kamis (17/4).

Bupati menekankan pentingnya peran pemuka agama dalam memperkuat nilai-nilai keimanan dan religiusitas masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk terlibat aktif sejak dari lingkungan keluarga dalam mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti narkoba, perjudian, dan prostitusi.
“Setelah internal kita kuat dan bersih, langkah selanjutnya adalah tindakan penegakan hukum yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Karo, Polres Tanah Karo, Kodim 0205/TK, dan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat lintas agama demi menciptakan lingkungan yang aman, religius, dan harmonis di Tanah Karo Simalem.

Kepala Kemenag Kabupaten Karo, Safaruddin, M.A., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati dan Wakil Bupati dalam mengusung visi keagamaan yang inklusif dan membangun. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama siap mendukung penuh realisasi visi “Karo Beriman”.
Salah satu bentuk dukungan konkret yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah program “Subuh Bersih”, yakni kegiatan rutin membersihkan lingkungan sekitar setiap pagi usai salat subuh, sebagai simbol kebersihan lahir dan batin.

Pertemuan ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Eddi Surianta Tarigan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Karo. Hadir pula akademisi Prof. Sukaria Sinulingga, serta tokoh masyarakat Nabari Ginting dan Simson Ginting.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Karo – Kemampuan literasi penting bagi murid dilingkungan sekolah dan masyarakat sebagai dasar pengetahuan, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis, serta bekal daya saing di era globalisasi dan teknologi.

Sebagai salah satu kabupaten terbaik dalam capaian peningkatan literasi berdasarkan hasil rapor pendidikan pada tahun 2024, kab. Karo menunjukkan komitmenya dalam peningkatan sumberdaya manusia yang terlihat didalam visi pemerintahan yang baru.

Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting,SPOG Mkes melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd, yang menerima kunjungan audiensi lembaga filantrophy Tanoto Foundation, Kamis,17/4 di ruang kerjanya, guna membahas keberlanjutan program peningkatan ekosistem pendidikan di Kabupaten Karo. Pertemuan tersebut membahas capaian program yang telah berjalan di kab. Karo serta rencana pengembangan program ke depan, khususnya di bidang numerasi.

Tanoto Foundation menyampaikan laporan perkembangan program serta kontribusinya dalam meningkatkan kemampuan numerasi di sekolah-sekolah mitra di Kabupaten Karo sejak 2018. Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanoto Foundation dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk kab. Karo.

Menanggapi hal ini, Sekda Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Tanoto Foundation, selama ini telah membantu peningkatan kualitas pendidikan di kab. Karo, menurutnya apa yang dilakukan ini dapat mendukung Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Karo periode 2025-2030 yakni Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo modern, Karo unggul menuju Kabupaten Karo sejahtera Berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karo. Kami menyambut baik rencana keberlanjutan kerja sama yang telah terbukti memberikan dampak positif, dukungan ini dapat mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Karo yang baru, salah satunya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang intelektual, kreatif, inovatif, dan berdaya saing melalui adanya sekolah unggulan dan rumah pelatihan Karo sehingga menciptakan masyarakat Karo yang berprestasi baik di bidang akademik dan non akademik”, ungkap Eddi.

Melalui projek Fasillitator Daerah (Fasda) Perubahan, Tanoto Foundation berkontribusi terhadap peningkatan hasil numerasi dan literasi di 61 sekolah yang tersebar di 5 kecamatan di kab.Karo. ⁠Secara umum indikator literasi numerasi meningkat begitu juga dengan standar pelayanan minimal bidang pendidikan, hasil rapor pendidikan tahun 2024 untuk kab. Karo menunjukkan adanya kenaikan skor literasi SD dari 68,5 menjadi 70,85 sedangkan numerasi meningkat dari 59,32 menjadi 70,68. Hal ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam evaluasi dan pengambilan keputusan.

Selain menyampaikan capaian program, Tanoto Foundation juga memaparkan rencana pelaksanaan workshop bersama para pemangku kepentingan di Kabupaten Karo. Hal ini dilaksanakan bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam pengembangan dan pelaksanaan program baru yang berfokus pada peningkatan numerasi.

Sementara itu Regional Lead Tanoto Foundation Sumatera Utara Rosmina Salim, didampingi Jepri Sipayung Field Technical Specialist Coordinator, Laeli Nurajijah Field Technical Specialist, dan Muliana Sitorus Education System Assistance, mengungkapkan bahwa kunjungan audiensi kali ini untuk menyampaikan perkembangan program peningkatan kualitas pendidikan, serta mengkonsolidasikan rencana program selaras dengan kebijakan pemerintah daerah kab. Karo yang baru.

“Kedatangan kita pada hari ini dalam rangka menyampaikan perkembangan program Tanoto Foundation di Kab. Karo, serta mengkonsolidasikan rencana program 2025 selaras dengan kebijakan pemerintah daerah yang baru, kita berharap rencana pelaksanaan program kedepan mendapatkan dukungan, agar peningkatan kualitas pendidikan dasar semakin membaik, kita juga melakukan evaluasi pendidikan berbasis data untuk sekolah dan pemerintah daerah, serta sumberdaya profesional yang telah kita ciptakan dari guru dan kepala sekolah di kab. Karo dapat diberdayakan untuk menjangkau seluruh sekolah, terutama tingkat SD dan SMP, capaian yang telah kita peroleh dapat digunakan sebagai sumber data objektif dan andal, komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Tanoto Foundation diharapkan akan terus memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di Kabupaten Karo”, ungkap Rosmina.(anta)

 

Rimbunnews.com, Kabanjahe – Asisten Administrasi Umum Mulianta Tarigan S.Sos bersama Kepala Dinas P3AP2KB, dr. Arjuna Wijaya, Sp.P terima audiensi dari Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga)/BKKBN Prov. Sumatera Utara, Fatmawati, ST, M.Eng yang dilaksanakan di ruang rapat Asisten Setda Kantor Bupati Karo. Selasa, (15/04/2025)

Pada pertemuan ini dibahas capaian Program Bangga Kencana Kab.Karo serta 5 poin Quick Win Menteri Kemenduk Bangga, DR. Wihaji, S.Ag, M.Pd yaitu : Genting (Gerakan Orangtua Asuh Anak Resiko Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya), dan SuperApp.

Diakhir acara juga dilakukan diskusi terkait kendala Penyuluh KB di Lapangan serta solusi yang bisa dilakukan sehingga tugas dan tanggung jawab Penyuluh KB di lapangan dapat berjalan dengan maksimal.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjadinya konsolidasi dan sinergitas antara program Bangga Kencana melalui Quick Win Menteri Kemenduk Bangga dengan salah satu visi pemkab Karo dibawah kepemimpinan Bupati Karo, Bapak Pol (Purn. DR.dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, yaitu menuju Karo Sejahtera.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera serta 32 orang Penyuluh KB tingkat kecamatan.

(anta)

 

Rimbunnews.com, Karo – Dalam rangka melaksanakan amanat peraturan presiden Nomor 39 Tahun 2019 yang telah ditindaklanjuti dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karo melalui Peraturan Bupati Karo Nomor 37 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo dan Peraturan Bupati Karo Nomor 36 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karo,BPS Kabupaten Karo selaku Pembina Data dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karo sebagai walidata daerah melakukan pembinaan statistik sektoral di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Karo. Rabu,(16/04/2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas data yang Unggul, terpadu,mutakhir dan mudah dibagi pakaikan sesuai dengan prisnsip Satu Data Indonesia.Data yang Unggul akan menghasilkan perencanaan yang Unggul dan sebaliknya data yang salah akan menghasilkan persencanaan yang salah dan tidak tepat sasaran.

Dalam Kesempatan ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan,Bapak Sarjana Purba,SH menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini untuk mewujudkan kualitas data yang unggul.Hal ini dapat dibuktikan dengan publikasi kompilasi produk administrasi di dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo yang setiap tahun bertambah antara lain Penyusunan Kompilasi Produk Administrasi Neraca Bahan Makanan,Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan,Neraca Pangan Wilayah,kompilasi data pola pangan harapan dimana publikasi ini sudah mendapatkan rekomendasi dari BPS Kabupaten Karo. Data data yang dihasilkan dari publikasi tersebut merupakan data prioritas yang mendukung perencanaan Pembangunan daerah dari urusan Ketahanan Pangan dan Perikanan.”Dengan adanya kegiatan penyusunan publikasi ini sangat mendukung ketersediaan data dan apabila sewaktu waktu data tersebut diperlukan sudah bisa disajikan tepat waktu dan terjamin kualitas datanya.” ucapnya

Dalam Kesempatan ini Dinas Kominfo sebagai walidata daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan perikanan atas atensinya mendukung penyelenggaraan statistik sektoral dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karo. “Diharapkan sebagai Perangkat Daerah Lokus Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) mewakili Kabupaten Karo agar lebih giat lagi untuk meningkatkan kualitas datanya sehingga pada penilaiaan EPPS Tahun ini Kabupaten Karo dapat memproleh nilai yang Unggul dan semoga bisa berkesempatan menjadi yang terbaik di jajaran Pemerintah Kabupaten Kota se Sumatera Utara.” ucapnya.

BPS Kabupaten Karo ,Bapak David Edward Pasaribu, SE selaku Pembina data menyampaikan bahan materi yang terdiri dari Satu Data Indonesia dan Kualitas Data.Kegiatan Pembinaan ini akan dilanjutkan bagi perangkat daerah lokus EPSS yang sudah diseleksi yakni Dinas Kesehatan Kab. Karo dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Karo.

(anta)