RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Medan – Dari 33 stand Kantor Wilayah DitjenPAS seluruh Indonesia yang memamerkan produk unggulan warga binaan pada kegiatan Indonesia Prison and Arts Festival ( IPPAFest ) di Jakarta, salah satunya dari DitjenPAS Propinsi Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut ikut ambil bagian memamerkan produk karya warga binaannya di  Indonesian Prison Products And Festival (IPPAFEST) 2025 yang digelar tanggal 21 s.d 24 April 2025 di Lapangan Banteng Jakarta.

Kegiatan Indonesia Prison and Arts Festival ( IPPA ) tersebut  menampilkan  pertunjukan seni, kuliner, fesyen, hingga bazar. Berbagai hasil karya dan produk olahan warga binaan dari sejumlah Lapas dan Rutan seluruh Indonesia turut ditampilkan.

Informasi dihimpun Transnusantara dari berbagai sumber, bahwa stand Kanwil DitjenPAS Sumatera Utara yang menampilkan hasil karya warga binaan Rutan Kelas I Medan,  paling ramai dikunjungi masyarakat.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap seluruh karya warga binaannya.

“ Hasil karya warga binaan kita yang  dipamerkan habis terjual. Ini membuktikan bahwa program pembinaan yang ada di Rutan telah berjalan dengan baik, dan membuktikan bahwa hasil karya mereka dapat bersaing dengan produk lainnya”. Ujar Andi.

Rutan Kelas I Medan mengirimkan berbagai macam produk hasil karya warga binaannya, seperti sandal wanita, sandal pria, tas tangan gorga, tas imori gorga, dan dompet wanita yang sangat menarik perhatian pengunjung.

Kegiatan IPPA FEST 2025 disambut begitu antusias oleh masyarakat umum dan menjadi ajang inspiratif yang memperlihatkan semangat perubahan dan kemandirian para wara binaan, melalui kegiatan ini masyarakat dapat melihat langsung bagaimana pembinaan dijalankan dan bagaimana warga binaan diberdayakan untuk berkarya dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik.( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com, Medan – Pdt. Darius Rinaldi Sembiring, MTh. calon Ketua Umum Moderamen GBKP periode 2025-2030 yang sangat tepat untuk memimpin gereja kesukuan Karo. Karakter kepemimpinannya yang sederhana dan tidak suka berbicara banyak membuatnya mirip dengan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Pdt. Penrad Siagian, anggota DPD RI Dapil Sumut, menyebutkan bahwa Pdt. Darius Rinaldi Sembiring memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai jabatan di GBKP, termasuk Ketua Klasis Medan-Delitua periode 2015-2020, Ketua Runggun Cengkareng periode 2004-2009, Sekretaris Klasis Jakarta Palembang periode 2005-2010, Ketua Runggun GBKP Tanggerang periode 2010-2015, dan Ketua Runggun GBKP Jadi Meriah periode 2014-2019.

“Jika ingin perubahan di tubuh GBKP, tidak salah lagi, Pdt. Darius Rinaldi Sembiring orang yang tepat memimpin gereja kesukuan Karo ini,” ujar Pdt. Penrad Siagian. Ia mengajak seluruh pendeta dan jemaat GBKP untuk komit melakukan perubahan di rumah besar GBKP.

“Saatnya GBKP dipimpin seorang pendeta berkarakter seperti Jokowi, berfikiran lurus, bersih dan tidak banyak ‘neko-neko’,” kata Pdt. Penrad Siagian. Dengan kepemimpinan Pdt. Darius Rinaldi Sembiring, GBKP diharapkan dapat mengalami perubahan dan kemajuan yang signifikan.(Tim)

Rimbun ews.com – Sergai – Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, SIK., MH. memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kabag Logistik Polres Sergai dan Kapolsek Dolok Masihul yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Sergai, pada Jumat (25/4/2025).

Adapun perwira yang di Sertijab yaitu : AKP ADOLF MANGUHUT PURBA, S.H jabatan lama Kapolsek Dolok Masihul polres Sergai, jabatan baru sebagai kasubbag watpers bag SDM polres sergai.

Kemudian AKP HENRY DAVID SIMANJUNTAK, S.H jabatan lama Kapolsek Galang Polresta Deli Serdang, jabatan baru sebagai Kapolsek Dolok Masihul polres sergai.

Sedangkan KOMPOL HANDRA TUA SITUMORANG, S.T., M.M jabatan lama Kabag log polres Sergai, jabatan baru sebagai kasiharkan subdit fasharkan ditpolairud Polda Sumut.

Dalam amanatnya, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, SIK., MH. Mengatakan, bahwa serah terima jabatan dilingkungan suatu organisasi adalah merupakan hal yang biasa dan akan terus berlangsung, dikandung maksud untuk penyegaran, promosi jabatan. Tapi yang paling utama dalam pergantian jabatan adalah untuk penguatan organisasi, peningkatan soliditas kinerja bagi satuan yang akan dipimpin pejabat tersebut.

Kepada pejabat yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan di lingkungan Polres Serdang Bedagai saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Polres Serdang Bedagai, kepercayaan yg diberikan pimpinan kepada saudara diharapkan dapat meningkatkan soliditas, meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan disiplin anggota disatuan yang saudara pimpin. keberhasilan seorang pemimpin dapat dilihat dari sejauh mana kemauan anggotanya mau bekerja dengan baik, untuk itu seorang pemimpin harus dapat mengendalikan bawahannya dengan baik, demikian juga kepada Ibu Bhayangkari saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Bhayangkari Polres Serdang Bedagai, dukungan yang selama ini diberikan kepada suami hendaknya juga bisa dilaksanakan di Polres Serdang Bedagai,” ujarnya.

Kemudian, kepada pejabat yang lama saya ucapkan terima kasih atas kinerjanya selama bertugas di Polres Serdang Bedagai, demikian juga kepada Ibu Bhayangkari yang telah setia mendampingi serta mendukung suami selama bertugas di Serdang Bedagai dan juga yang telah mendukung tugas-tugas ke bhayangkarian sehingga kegiatan Bhayangkari dapat berjalan dengan baik, saya ucapkan terima kasih, semoga ditempat tugas yang baru, para ibu-ibu semakin sukses.

Kepada seluruh personil Polres Serdang Bedagai saya berharap agar dapat mendukung pejabat yang baru. sinergitas dalam pelaksanaan tugas yang dituangkan dalam Hubungan Tata Cara Kerja (HTCK) di lingkungan Polres Serdang Bedagai dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan baik. Demikian amanat ini saya sampaikan sekali lagi mari kita bekerja dengan iklas sesuai fungsi kita masing masing, semoga Tuhan yang Maha Esa meridhoi segala upaya dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tutup Kapolres. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Sergai – Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) kembali berhasil ciduk dan mengamankan tiga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu dengan barang bukti (Barbut) 20,19 Gram, Rabu 23 April 2025 pukul 02.25 WIB di Dusun I Simpang Tanah Raja Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu.

Ketiga tersangka D T S (35) alamat Jalan Pandan LK III Desa Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Ginggi, H S (25) warga Jalan William Iskandar GG. Murni No. 5 Desa Sunderejo Kecamatan Medan Tembung Kota Medan dan S S (38) penduduk Dusun II Desa Cinta Air Kecamatan Perbaungan ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah.

” Masyarakat resah karena desa mereka Sei Buluh kerap dijadikan sebagai tempat untuk bertransaksi sabu,” ujar Kanit I Sat Res Narkoba Ipda Joko Winarno.

Mendapat informasi itu kita melakukan pengamatan, melalui undercover (penyamaran) terhadap target operasi atas nama SS. Setelah sepakat harga serta jumlah pesanan selanjutnya tersangka S S setuju melakukan transaksi di sebuah rumah yang terletak di Dusun I Simpang Tanah Raja Desa Sei Buluh Teluk Mengkudu.

Sekira pukul 02.25 WIB, datang tersangka S S bersama dengan dua laki-laki yang tidak dikenal mengendarai Sepeda motor RX King hitam BK 6434 RAW dan mendatangi petugas.

” Saat hendak dilakukan transaksi, petugas langsung melakukan penangkapan. Kepada tersangka DTS dan HS dilakukan penggeledahan dan ditemukan sabu-sabu yang disembunyikan di dalam lampu motor terbungkus plastik. Ketiganya digelandang ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses lebih lanjut”, terang Joko Winarno.

Terpisah , Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Zulfan Ahmadi, S.H, M.H , di Mako Polres 25 April 2025 menambahkan setelah dilakukan interogasi ketiga pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari lelaki berinisial A yang beralamat di Dusun Bagan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Tersangka dijerat Pasal 132 Ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan – Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para karyawan, JNE kembali memberangkatkan 44 Ksatria dan Srikandi beragama Nasrani untuk melaksanakan perjalanan rohani ke Holyland. Program istimewa ini diperuntukkan bagi karyawan yang telah mengabdi lebih dari 12 tahun, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman bermakna dan memperkuat nilai-nilai spiritual.

Perjalanan rohani berlangsung selama 11 hari mulai dari tanggal 16 hingga 26 April 2025 dengan titik keberangkatan dari berbagai kantor cabang JNE. Didampingi oleh tim dari Holy Victory Tours, para peserta akan dipandu oleh pembimbing rohani Suharyanto Koso dan Agastya Adhikara Kandou yang akan memberikan pembekalan serta pendampingan selama perjalanan spiritual tersebut.

Pada pelepasan kegiatan Holyland 2025 dihadiri langsung oleh Hui Chandra Fireta selaku Direktur JNE yang dilaksanakan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang pada tanggal 16 April 2025. Hui Chandra Fireta, menyampaikan, “Perjalanan rohani ke Holyland ini merupakan bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih kami kepada para karyawan yang telah setia dan berdedikasi kepada JNE selama lebih dari 12 tahun. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan memberikan semangat baru bagi mereka dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.”

Selama perjalanan, para peserta berkesempatan untuk mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah seperti Kota Yerusalem dan Betlehem, Piramida Giza, Laut Mati, serta Gunung Sinai. Setiap destinasi memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman reflektif dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan.

Salah satu Srikandi JNE yang berkesempatan mengikuti perjalanan ini, Flora Saidui dari JNE Sorong mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya sangat berterima kasih kepada JNE atas kesempatan yang luar biasa ini. Perjalanan ke Holyland adalah impian saya sejak lama, dan akhirnya terwujud berkat dukungan perusahaan. Saya yakin pengalaman ini akan memberikan kedamaian dan memperkuat iman saya.”

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan JNE dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan karyawan tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara spiritual dan emosional, dengan tetap menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan JNE. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh pemangku kepentingan terus mendorong pengembangan inovasi keuangan digital dengan meluncurkan Pusat Inovasi OJK (OJK Infinity) 2.0.

Langkah ini sebagai upaya mewujudkan sektor keuangan Indonesia yang lebih inklusif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kepentingan nasional.

Peluncuran OJK Infinity 2.0 dilaksanakan di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta, Kamis (24/4/2025) dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI Teuku Riefky Harsya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi.

Hadir juga Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Olivier Zehnder, perwakilan pelaku dan asosiasi industri jasa keuangan serta akademisi.

Teuku Riefky dalam sambutannya menyampaikan sedikitnya terdapat tiga pilar dari strategi penguatan ekonomi kreatif (Asta Ekraf) yang tercakup di dalam ruang lingkup kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dengan OJK, yaitu Sinergi Ekraf, Dana Ekraf, dan Talenta Ekraf.

“Kami percaya, bahwa hanya dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas/asosiasi, media, dan juga lembaga keuangan, kita mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif,” kata Riefky.

Sedangkan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya menyampaikan pengembangan kerja sama dan sinergi ke depan termasuk di dalamnya memanfaatkan sandbox dan Pusat Inovasi OJK Infinity ini bukan hanya mendorong munculnya industri dan model bisnis baru. Tapi, bahkan juga membentuk ekosistem baru.

“Ini yang saya harapkan ke depan kita pahami sandbox tadi itu juga untuk suatu proses pengembangan, pengujian, pematangan dari satu ekosistem pembiayaan dan tentu sektor real yang bisa melakukan sinergi,” kata Mahendra.

Mahendra juga mengajak seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi aktif membangun ekosistem inovasi keuangan digital yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman. Tetapi, juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional dan masyarakat luas.

Sementara itu Kepala Eksekutif IAKD Hasan Fawzi menyampaikan pentingnya kehadiran OJK Infinity dalam pengembangan ekosistem keuangan digital.

“Inovasi teknologi sektor keuangan ini perlu terus diberikan ruang yang memadai untuk dapat diuji dalam lingkungan yang terbatas, aman, terkontrol, dan diawasi secara seksama. Ini untuk memastikan terciptanya inovasi yang dapat memberikan manfaat yang besar, tetapi tetap kita pastikan selaras dengan tata kelola yang baik, prinsip kehati-hatian, pelindungan konsumen, dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional,” papar Hasan.

Lebih lanjut, Hasan menyampaikan bahwa OJK telah mengambil inisiatif untuk mengembangkan Pusat Inovasi OJK, yang tidak hanya menjadi pelengkap dari Sandbox, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan ITSK di Indonesia.

OJK melakukan revitalisasi OJK Infinity 2.0 dengan menerapkan pendekatan “Pentahelix Concept” yang menekankan pada sinergi dan kolaborasi di antara lima elemen utama, yakni pemerintah dan regulator sebagai pembuat kebijakan dan regulasi, pelaku bisnis sebagai inovator dan penggerak pasar, akademisi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan riset, media sebagai saluran diseminasi informasi untuk membangun literasi publik, serta masyarakat/konsumen sebagai pengguna dan penerima manfaat.

Pada 2025, OJK Infinity 2.0 menjalankan empat program utama yang bersifat strategis dan berdampak nasional, yaitu: pengembangan skema pendanaan industri kreatif nasional antara lain seperti game, musik, film dan animasi berbasis Web3 bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Kemudian, penyelenggaraan kompetisi Infinity Hackathon dengan tema pengembangan blockchain di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Blockchain Indonesia; proyek digitalisasi industri sapi perah bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) dan Asosiasi Fintech Indonesia; serta peluncuran edisi perdana buletin “Beyond Infinity” dengan fokus utama pada topik keamanan siber.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Olivier Zehnder dalam sambutannya menyebut Pemerintah Swiss mengapresiasi langkah OJK dalam meluncurkan OJK Infinity 2.0.

Dikatakannya, Pemerintah Swiss berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisitif dalam bidang inklusi keuangan digital, pengembangan kerangka regulasi dan pengawasan, perlindungan konsumen, teknologi finansial (fintech) serta akses terhadap keuangan digital termasuk aset kripto.

Dijelaskannya, program OJK Infinity 2.0 akan menjadi landasan bagi inovasi yang dapat ditingkatkan skala dan dampaknya, dengan mempertemukan regulator, sektor swasta, mitra pembangunan, serta perusahaan rintisan (startups) untuk bersama-sama menciptakan solusi yang praktis dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.

OJK pertama kali meresmikan Pusat Inovasi yaitu OJK Innovation Centre for Digital Financial Technology (OJK Infinity) pada 20 Agustus 2018. OJK Infinity aktif beroperasi selama lima tahun sejak 2018 hingga diterbitkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Selanjutnya melalui Peraturan OJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (POJK ITSK) mengatur lebih lanjut penguatan pusat inovasi OJK untuk kegiatan edukasi, uji coba, pengembangan, pembinaan, dan fasilitasi Peserta, Penyelenggara ITSK, Konsumen, masyarakat. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Medan. – Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera berkomitmen dalam menjaga inflasi di Wilayah Sumatera.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi TPIP-TPID yang dirangkaikan dengan peluncuran simbolis Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) se-Sumatera tahun 2025, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (24/4/2025).

Adapun tema yang diambil adalah Sinergi dan Inovasi dalam Mendorong Peningkatan Produksi dan Efisiensi Rantai Pasok Distribusi Pangan Guna Mendukung Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Inklusif di Sumatera.

Rakor TPIP-TPID se-Sumatera tahun 2025 dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Badan Gizi Nasiona (BGN)l, Badan Urusan Logistik (Bulog), perwakilan Bank Indonesia serta TPID di wilayah Sumatera.

Penguatan program GNPIP wilayah Sumatera tahun 2025 menjadi komitmen bersama dalam memperkuat upaya stabilisasi harga pangan serta pengendalian inflasi berlandaskan kerangka 4K (Keterjangkauan Harga, Kesediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif), yang akan mendukung swasembada pangan dan pertumbuhan inklusif di Sumatera.

Upaya penguatan program GNPIP 2025 difokuskan pada 5 hal yaitu, penguatan produktivitas pertanian secara end-to-end, penguatan pasokan dan efisiensi rantai pasok melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk kelancaran distribusi pangan, optimalisasi KAD dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dukungan fiskal baik pusat maupun daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan, serta digitalisasi pembayaran pada kegiatan operasi pasar.

Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan pentingnya koordinasi di tingkat TPID dalam rangka merespon ketidakpastian global khususnya pascapenetapan tarif resiprokal Amerika Serikat.

Berbagai upaya didorong untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap kuat dengan inflasi yang tetap terjaga di kisaran 2,5% ± 1% (yoy).

Terkait hal tersebut, Direktur Jenderal Kemendagri, Restuardy Daud, menekankan pentingnya identifikasi potensi dampak di sisi pasokan akibat kebijakan tarif, sehingga antisipasi dapat dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Secara khusus, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam pengendalian inflasi serta berupaya dengan optimal untuk menjamin keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan terus menjalin komunikasi yang efektif dengan seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Utara.

Selanjutnya, Direktur Eksekutif Departemen Regional Bank Indonesia, M. Firdauz Muttaqin, menyampaikan pentingnya menjaga pasokan yang dapat diperkuat melalui kerjasama antar daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, menyampaikan perlunya upaya mendorong implementasi secara lebih luas melalui penggunaan Best Agricultural Practices (BAP) pada klaster pertanian untuk meningkatkan ketersediaan pasokan guna menjaga ketahanan pangan serta mengoptimalkan peran teknologi dan sarana distribusi pangan dalam memperkuat implementasi KAD.

Kegiatan rakor TPIP-TPID diakhiri dengan acara simbolis pencanangan komitmen sejumlah program GNPIP di wilayah Sumatera. Acara simbolis tersebut menunjukkan kuatnya komitmen dan sinergi dari seluruh TPID di Wilayah Sumatera dalam program strategis pengendalian inflasi 2025 di wilayah Sumatera. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews com – Sergai – Aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan seorang tersangka pengedar narkoba berujung dramatis ketika sepeda motor yang dikendarai pelaku terjun ke dalam parit di Jalan Lintas Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tersangka berinisial ZEP (29), warga Dusun IV Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai setelah motor Yamaha Nmax hitam BK 2858 XBH yang dikendarainya tergelincir ke parit saat berusaha kabur dari petugas.

Kapolres Sergai melalui Kasat Narkoba AKP Iwan Hermawan, S.H., M.H. menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang dugaan transaksi narkoba di sekitar wilayah Desa Firdaus

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang dipimpin Kanit II Sat Narkoba IPTU Tri Pranta Purba, S.Sos., M.H. langsung melakukan patroli di lokasi.

Saat berpatroli di depan kantor Bupati Serdang Bedagai, petugas mendapat informasi dari warga tentang seseorang yang mencurigakan, mengendarai sepeda motor Nmax hitam dengan ciri berbadan gemuk dan mengenakan jaket kaps hitam,” ungkap IPTU Tri Pranta Purba.

Setelah mencocokkan ciri-ciri, tim melihat tersangka yang tengah melintas. Menariknya, saat hendak didekati petugas, tersangka justru menghampiri mobil polisi tanpa curiga.

Namun saat akan diamankan, ia mendadak panik dan tancap gas, hingga akhirnya terjatuh ke parit dan menjadi tontonan warga.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sedang sabu seberat 0,58 gram di saku celana kanan tersangka.

Dalam pemeriksaan awal, ZEP mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial A yang merupakan warga Desa Firdaus.

Tim kemudian meminta ZEP menunjukkan lokasi keberadaan A. Ia membawa petugas ke belakang kantor Pemkab Sergai, namun saat tiba di lokasi, A sudah tak ditemukan,” kata Kasi Humas Polres Sergai IPTU Zulfan Ahmadi, S.H., M.H.

Kini tersangka ZEP diamankan di Mapolres Serdang Bedagai untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara A masih dalam pengejaran pihak berwajib. ( Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Jakarta – Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75%. Meskipun mengakui adanya potensi perlambatan ekonomi Indonesia untuk tahun ini.

“Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 April 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat mengumumkan hasil RDG, Rabu (23/4/2025).

Perry menegaskan, keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%, mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah yang sesuai dengan fundamental di tengah makin meningkatnya ketidakpastian global, serta untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi.

Khusus untuk potensi perlambatan ekonomi dunia, Perry mengatakan, tahun ini berpotensi akan menurun, dari semula bisa mencapai 3,2% menjadi hanya akan menyentuh kisaran 2,9%.

“Pengumuman kebijakan tarif resiprokal AS awal April 2025, serta langkah retaliasi oleh Tiongkok dan kemungkinan dari sejumlah negara lain meningkatkan fragmentasi ekonomi global dan menurunnya volume perdagangan dunia. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi dunia pada 2025 diprakirakan akan menurun,” tegasnya.

Sementara itu, Indonesia pertumbuhan ekonominya kata Perry akan sedikit di bawah titik tengah kisaran 4,7-5,5%. Dipengaruhi dampak langsung kebijakan tarif AS yang menurunkan ekspor Indonesia ke AS dan dampak tidak langsung akibat penurunan permintaan ekspor dari mitra dagang lain Indonesia, terutama Tiongkok.

Sehubungan dengan itu, berbagai kebijakan perlu diperkuat guna memitigasi dampak dari menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia, dengan mendorong permintaan domestik dan memanfaatkan peluang peningkatan ekspor,” papar Perry.

Meski besarnya tekanan ekonomi akibat perang tarif itu, Perry mengatakan, sejumlah indikator ekonomi makro Indonesia lainnya masih perlu dijaga dengan kebijakan moneter. Misalnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sempat tertekan pada awal April 2025, setelah adanya kebijakan tarif resiprokal AS.

Tekanan kurs rupiah ini membuat BI pada 7 April 2025 melakukan intervensi di pasar off-shore NDF secara berkesinambungan di pasar Asia, Eropa, dan New York guna stabilisasi nilai tukar Rupiah dari tingginya tekanan global.

“Respons kebijakan ini memberikan hasil positif, tercermin dari perkembangan Rupiah yang terkendali dan menguat menjadi Rp16.855 per dolar AS pada 22 April 2025, dibandingkan dengan level Rp16.865 per dolar AS pada hari pertama pembukaan pasar domestik pascalibur tanggal 8 April 2025,” ucap Perry.

Di sisi lain, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) akan tetap mengalami defisit pada tahun ini di kisaran 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB, imbas dari masih besarnya potensi aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan Indonesia.

Pada April 2025 (hingga 21 April 2025), investasi portofolio mencatat net outflows US$ 2,8 miliar akibat kuatnya dampak ketidakpastian global pascapengumuman tarif resiprokal AS.

Adapun terkait dengan inflasi, Perry pastikan tidak akan terpengaruh signifikan oleh gejolak ekonomi dunia. Ia meyakini tekanan inflasi masih akan terkendali dalam sasaran 2,5±1% pada 2025 dan 2026.

“Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang memadai, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah,” kata Perry.

Dalam RDG pada April 2025, BI juga memutuskan sejumlah kebijakan, berikut ini rinciannya:

1. Penguatan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah yang sesuai dengan fundamental terutama melalui intervensi transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik. Strategi ini disertai dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan kecukupan likuiditas di perbankan.

2. Penguatan strategi operasi moneter pro-market untuk memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter, mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing (valas), serta mendorong aliran masuk modal asing, dengan:

– menjaga struktur suku bunga instrumen moneter dan swap valas untuk tetap menarik aliran masuk portofolio asing ke aset keuangan domestik;

– memperkuat strategi transaksi term-repo dan swap valas untuk menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan; dan

– memperkuat peran Primary Dealer (PD) untuk meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder dan transaksi repurchase agreement (repo) antarpelaku pasar;

3. Penguatan implementasi kebijakan makroprudensial longgar untuk mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan, dengan:

– mengimplementasikan penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) pada 1 April 2025 untuk mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan pada sektor usaha yang mendukung penciptaan lapangan kerja;

– mempertahankan: (i) Rasio Countercyclical Capital Buffer (CCyB) sebesar 0%; (ii) Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada kisaran 84-94%; (iii) Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sebesar 5% dengan fleksibilitas repo sebesar 5%, dan (iv) rasio PLM Syariah sebesar 3,5% dengan fleksibilitas repo sebesar 3,5%;

memperkuat implementasi ketentuan Rasio Pendanaan Luar Negeri (RPLN) untuk mendorong pendanaan perbankan bagi manajemen likuiditas dan penyaluran kredit ke sektor riil;

4. Penguatan publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dengan pendalaman pada suku bunga kredit berdasarkan sektor prioritas yang menjadi cakupan KLM (Lampiran); dan

5. Penguatan akseptasi digital dengan: (i) implementasi strategi pencapaian target QRIS, baik dari sisi supply maupun demand dan (ii) edukasi QRIS Antarnegara kepada merchant dan pengguna di berbagai destinasi pariwisata, (iii) perluasan implementasi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) untuk integrasi layanan pembayaran industri, serta (iv) penguatan stabilitas infrastruktur pembayaran dan pengawasan terhadap Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan lembaga pendukung. ( Rel )

 

Rimbunnews.com – Samosir – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat dan memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan serta mendukung sektor pariwisata, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh masyarakat Kabupaten Samosir yakni Obin Naibaho, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat (FKTM) Kabupaten Samosir.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pulau Samosir, Kelurahan Pasar Pangururan, pada Kamis (24/4/2025) pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Samosir, di antaranya Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H., PLT Kasat Binmas IPDA Horas L. Situmorang, serta Kapolsek Pangururan AKP Bangun Tua Dalimunthe. Obin Naibaho didampingi istri, Marta Nadeak, dan Lurah Pasar Pangururan, Tiodora Manalu.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Dalam sambutannya, Obin Naibaho menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Samosir, khususnya dalam menjaga ketertiban saat Operasi Ketupat dan perayaan Paskah. “Kami masyarakat Samosir siap mendukung Ibu Kapolres selama bertugas di sini. Kami juga mengapresiasi kehadiran polisi yang sigap mengamankan wilayah, khususnya saat libur akhir pekan dan musim wisata,” ujar Obin.

Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait masih adanya penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hari. “Kami berharap Polres dapat lebih intens melakukan penertiban,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan tokoh dan masyarakat Kabupaten Samosir. Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan tokoh masyarakat sebagai jembatan antara Polri dan warga.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menciptakan rasa aman. Budaya Dalihan Natolu yang dijunjung tinggi di Samosir menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial,” ungkap Kapolres.

Terkait knalpot brong, AKBP Rina menyebutkan bahwa pihaknya telah melaksanakan penindakan rutin dilapangan pada pagi dan malam hari. Ia juga mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada generasi muda tentang keselamatan berkendara. Dan apabila mengetahui hal-hal yang dapat menbulkan gangguan Kamtibmas agar segera Menghubungi 110 agar kami cepat datang kelokasi agar jangan sampai timbul tindak pidana.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai simbol dukungan dan penerimaan dari masyarakat, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K disematkan Ulos Batak Toba oleh tokoh masyarakat.

PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat. “Dengan sinergi yang baik, kita dapat menjaga stabilitas kamtibmas, menampung aspirasi warga, serta membangun kepercayaan terhadap institusi kepolisian,” tutupnya. (Mabhirink Gutul)