RIMBUN NEWS

 

Rimbunnews.com – Medan  – Sebuah aksi heroik dilakukan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., pada Senin sore (5/5). Beliau secara sigap menyelamatkan seorang pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jl. Brigjen Katamso, Medan.

Tanpa ragu, Dirlantas yang saat itu sedang melintas sehabis mengecek kegiatan di Jl. SM Raja, langsung menghentikan kendaraan dinasnya dan memberikan pertolongan pertama kepada korban. Beliau turut membantu mengangkat dan membawa korban ke salah satu rumah warga dipinggir jalan tersebut. Peristiwa tersebut menjadi sorotan warga sekitar.

Kehadiran Dirlantas dilokasi dan aksi cepatnya menuai pujian dari masyarakat. Banyak yang terharu melihat seorang pejabat tinggi turun langsung menolong warga yang sedang dalam kondisi darurat.

“Ini baru Pemimpin sejati. Tidak hanya memimpin dari belakang meja, tapi juga hadir langsung ditengah masyarakat,” ujar seorang saksi mata dilokasi kejadian.( Evida)

Aksi ini membuktikan bahwa sosok polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.

Rimbunnews.com – Pancur batu – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara menerima kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI Pada Senin (05/05/2025).

Anggota Komisi XIII DPR RI, Kombes Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H. melakukan kunjungan ke Lapas Pancur Batu untuk melihat langsung lapas pancur batu serta melakukan penguatan terkait pelaksanaan program-program pembinaan. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kalapas Pancur Batu, Tribowo beserta jajaran Struktural dan pegawai beserta staf Lapas Pancur Batu.

Dalam kunjungannya, Anggota Komisi XIII DPR RI (Maruli Siahaan) mengunjungi sejumlah fasilitas dan sarana prasarana yang ada di Lapas Pancur Batu guna memastikan pelayanan dan pembinaan berjalan dengan baik. Mengawali kunjungannya, Maruli Siahaan dan tim meninjau program pembinaan kemandirian berupa doorsmeer dan barista sambil menyapa dan memberikan nasehat kepada Warga Binaan yang sedang melaksanakan Program Pembinaan Kemandirian. selanjutnya melihat langsung dan menyapa pengunjung yang sedang mendaftar untuk bertemu dengan keluarganya dan yang sedang bertemu keluarga mereka diruang kunjungan.

Pabrik Roti tidak luput dari perhatian Maruli Siahaan yang melihat langsung proses pembuatan roti bahkan membeli semua hasil produk roti yang sedang dihasilkan, beliau juga tidak lupa mengunjungi dapur sehat lapas guna memastikan makanan yang dimasak dan yang akan disajikan untuk warga binaan adalah makanan yang bersih dan higienis serta memastikan bahan-bahan dapur yang terbaik kualitasnya.

 

Selanjutnya mengunjungi klinik Lapas guna memastikan pelayanan Kesehatan kepada WBP berjalan dengan baik dan optimal. Maruli memuji wartelsuspas lapas pancur batu, karya warga binaan berupa kerajinan tangan kapal dan langsung membeli untuk nantinya dapat diletak didalam ruang kerja. Blok Hunian WBP juga mendapat perhatian untuk melihat langsung aktifitas warga binaan yang ada di blok hunian.

Sambil menyapa Maruli Siahaan mengingatkan kepada warga binaan agar tidak mengulangi kesalahannya karena keluarga mereka sudah sangat merindukan kepulangan mereka.

Maruli menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas Lapas Pancur Batu, karena dirinya melihat langsung keadaan lapas yang bersih, aman dan nyaman serta adanya beragam inovasi pelayanan serta program pembinaan. “Saya angkat tangan kagum melihat lapas pancur batu ini dan saya berharap rekan – rekan tetap semangat untuk terus memeberikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan dan masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban Lapas”, Ucap Maruli.

Kalapas Pancur Batu,Tribowo, mengucapkan terima kasih kepada Maruli Siahaan (Anggota Komisi XIII DPR RI) dan tim nya yang ditengah kesibukan yang padat telah meluangkan waktu untuk mengunjungi Lapas Pancur Batu. Masukan dan arahan yang diberikan akan menjadi semangat bagi kami dalam menjalankan tugas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Pancur Batu. “Kami terus berupaya melakukan peningkatan baik inovasi pembinaan, pelayanan hingga pengamanan. Mohon dukungan, arahan dan masukan untuk kami melangkah agar Lapas Pancur Batu menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tutup Tribowo.(Mabhirink Gutul)

Rimbunnews.com – Sergai – Satlantas Polres Serdang Bedagai menggelar program Police Go To School di SMK Negeri 1 Perbaungan, Senin (5/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Kanit Kamseltibcar Lantas Polres Sergai, IPDA A. Situmorang, mengimbau siswa agar memenuhi aturan berkendara, seperti memakai helm SNI, melengkapi kendaraan dengan kaca spion, lampu utama, dan pelat nomor. Ia juga melarang penggunaan knalpot brong.

“Jadilah pelopor keselamatan lalu lintas untuk diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Fauzul Arasy, menyebut kegiatan ini rutin digelar guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

“Melalui edukasi langsung di sekolah, kami ingin membentuk kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak dini. Ini langkah preventif yang efektif,” ujar AKP Fauzul. (Mabhirink Gutul)

 

Rimbunnews.com – Samosir – Terkait beredarnya isu pencabulan bayi berusia 3,5 bulan di Kabupaten Samosir, Polres Samosir bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AKPPKB) Samosir menegaskan bahwa hal tersebut hoax.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, Senin (5/5) di Polres Samosir mengatakan, pihaknya telah menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap bayi yang masih berusia 3,5 bulan.

Setelah menerima laporan dari ibu bayi tersebut lanjut Edward, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan di rumah sakit setempat, dan juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Hasil penyelidikan yang dilakukan secara maksimal Polres Samosir, sudah melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan SOP yang ada. Namun hasil penyelidikan tersebut berdasarkan keterangan ahli tidak ditemukan tampak kelainan,” terang AKP Edward.

AKP Edward menjelaskan kronologi peristiwa tersebut, bahwa pelapor (ibu bayi) hendak membawa bayinya untuk dilakukan imunisasi ke posyandu, ternyata kegiatan posyandu tersebut tidak jadi. Kemudian si ibu pulang menggendong bayinya.

“Dalam perjalanan bayi ini menangis-nangis, ketika sampai dirumah si ibu membawa sibayi ke salah satu puskesmas, ketika sampai di puskesmas tidak ada ditemukan kelainan. Dan hasil keterangan bidan ini tidak diterima oleh si ibu. Karena tidak diterima si ibu ini hasil dari keterangan bidan, sehingga dilakukan visum ke rumah sakit,” ujar Edward.

Dijelaskannya, keesokan harinya setelah keluar visum tidak ada ditemukan kelainan tampak kelainan. Untuk kepastian hukum, maka pihaknya melakukan mekanisme gelar perkara dan menghentikan penyelidikan.

Sementara Kepala Dinas P3AKPPKB, Friska Situmorang mengatakan pihaknya terus bekerjasama dalam pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Friska menegaskan, berdasarkan data-data yang dihimpun dari Polres Samosir adalah hal yang sebenarnya.

“Bahwa hasil visum sudah jelas. Sehingga dari segi hukum sudah diselesaikan oleh pihak Polres Samosir,” terang Friska Situmorang. ( Mabhirink Gutul)

 

 

Rimbunnewa.com – Jakarta – Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menetapkan tarif impor reciprocal sebesar 32% terhadap produk dari Indonesia dan sejumlah negara ASEAN lainnya, telah memicu kekhawatiran atas dampak serius terhadap perekonomian Indonesia dan khususnya iklim persaingan usaha.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyoroti potensi guncangan besar bagi pelaku usaha dalam negeri, khususnya sektor ekspor dan pelaku usaha kecil-menengah (UMKM), serta menegaskan pentingnya respons strategis yang terkoordinasi antara Pemerintah dan KPPU.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPPU, Aru Armando dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Kantor KPPU Jakarta, Senin (5/5/2025).

Dalam pendalaman yang dilakukan KPPU, dinilai ada 4 (empat) dampak kebijakan tarif terhadap persaingan usaha di Indonesia. Pertama, KPPU menilai bahwa tarif tinggi dari AS akan melemahkan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar global.

Komoditas unggulan seperti minyak sawit, tekstil, alas kaki, elektronik, karet, dan kopi terancam kehilangan pasar karena menjadi lebih mahal dibanding produk dari negara pesaing, seperti Malaysia yang hanya dikenakan tarif 24%.

KPPU juga menilai bahwa pasar domestik akan terancam oversupply dan serbuan produk impor murah. Situasi ini akan memicu pelimpahan stok ke pasar dalam negeri akibat penurunan permintaan ekspor, yang berpotensi menurunkan harga komoditas lokal dan merugikan petani serta pelaku UMKM. Di sisi lain, Indonesia juga berisiko menjadi sasaran limpahan produk murah dari Tiongkok yang terkena tarif tinggi di AS.

Produk-produk seperti elektronik, besi baja, furnitur, hingga kendaraan diperkirakan akan membanjiri pasar Indonesia dengan nilai potensi mencapai USD 221,6 miliar. Dalam kondisi pasar yang oversupply, KPPU memperingatkan potensi maraknya praktik predatory pricing, strategi menjual barang di bawah harga pasar untuk menguasai pasar.

Dampak ketiga adalah industri yang berfokus pada ekspor ke AS juga berpotensi mengalami pengurangan produksi dan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan pesanan dari pasar AS. Sehingga berpotensi menyebabkan PHK atau penutupan pabrik. Kondisi ini juga membuka celah bagi akuisisi oleh investor asing.

Hal ini dapat mengubah struktur pasar domestik dan mengganggu keseimbangan persaingan usaha. Oleh karena itu, KPPU menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap merger dan akuisisi, serta koordinasi erat dengan Kementerian Hukum, Kementerian Perindustrian, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bank Indonesia.

“Koordinasi dan sinergi pengawasan merger dan akuisisi antara KPPU dengan Pemerintah atau berbagai regulator sangat dibutuhkan dimasa ini. Jika perlu, KPPU dan Pemerintah harus memiliki stratefi pengawasan yang dilakukan bersama untuk mengawasi potensi merger dan akuisisi yang merugikan,” tegas Aru.

Lebih lanjut, KPPU mencermati strategi pemerintah seperti peningkatan impor dari AS, wacana penurunan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), dan penghapusan kuota impor sebagai respons atas tekanan tarif. Langkah ini, meskipun bertujuan menyeimbangkan neraca dagang, dianggap KPPU juga membawa konsekuensi serius terhadap pelaku usaha lokal yang belum siap bersaing dengan produk impor berkualitas tinggi dan murah.

Untuk itu, KPPU merekomendasikan sejumlah langkah strategis, yakni: 1. Pemerintah harus mengoptimalkan peran KPPU dalam mengawasi praktik monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat akibat kebijakan tarif impor dari AS. Termasuk, berkonsultasi dan meminta pendalaman KPPU atas isu tertentu (baik itu subsidi, TKDN, atau bea masuk anti-dumping) guna mengatasi dampak perang tarif terhadap iklim persaingan di domestik.

2. Pembentukan tim koordinasi pengawasan merger dan akuisisi lintas kementerian/lembaga. 3. Perketat arus masuk produk impor yang bersaing langsung dengan produsen domestik, khususnya yang padat karya. Bahkan jika perlu, dapat dilakukan pengetatan pengawasan atas produk impor ilegal dan impor melalui platform daring. 4. Pemberian ruang relaksasi hukum persaingan bagi pelaku ekspor yang terdampak tarif.

Dalam hal ini dibuka ruang bagi pelaku usaha dan asosiasi untuk berkomunikasi dan berkonsultasi ke KPPU atas hambatan bersaing yang dialaminya serta strategi yang akan dilakukannya.

KPPU juga menekankan bahwa yang paling terdampak dari suatu perang dagang atau kebijakan tarif global ini adalah UMKM Indonesia. Untuk itu Pemerintah harus selalu menjadikannya pertimbangan dalam setiap negosiasi atau pembuatan kebijakan ekonomi kedepan. Agar UMKM tetap terlindungi dan bertumbuh daya saingnya, sehingga mampu menghadapi tekanan persaingan usaha di dalam maupun di luar negeri.

“UMKM adalah garda depan Indonesia. Jika tak dijaga hari ini, besok kita hanya akan jadi penonton di rumah sendiri,” tegas Aru.

Terakhir, KPPU juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung KPPU dalam forum-forum pengambilan kebijakan, termasuk rapat kabinet dan rapat koordinasi strategis pemerintah. Hal ini diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan. (Rel )

 

Rimbunnews.com.- Medan – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum MS, remaja yang meninggal dunia diduga akibat luka tembak saat insiden tawuran di wilayah Belawan.

Di tengah duka mendalam keluarga, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., hadir secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungan moril kepada orang tua korban.

Didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut, Irjen Whisnu tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Lingkungan II, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (5/5/2025). Dalam suasana yang penuh keprihatinan, Kapolda menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum.

“Saya atas nama pribadi, keluarga besar Polda Sumatera Utara, menyampaikan turut berdukacita yang sebesar-besarnya atas wafatnya adek kita yang terkena peluru. Kami memahami kesedihan yang dialami keluarga, dan semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan,” ucap Kapolda dengan penuh empati.

Kapolda juga menyempatkan diri berbincang dengan keluarga, mendengarkan penuturan mereka secara langsung, serta menegaskan bahwa pihaknya akan menangani insiden ini secara terbuka, profesional, dan humanis.

Kehadiran jenderal bintang dua ini di rumah duka diharapkan menjadi penyejuk hati bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar.

Kapolda juga menyampaikan bahwa jajaran kepolisian di Sumut tidak akan membiarkan situasi konflik meluas, dan terus mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, serta penegakan hukum yang adil dan proporsional.

“Kami tidak ingin ada lagi korban jiwa, baik dari masyarakat maupun petugas. Tawuran bukan budaya kita. Kami terus berupaya menjaga keamanan, namun juga akan mengevaluasi secara menyeluruh agar hal seperti ini tidak kembali terjadi,” tutup Kapolda.

Masyarakat yang hadir turut menyambut positif langkah Kapolda Sumut yang hadir langsung ke tengah keluarga korban. ( Mabhirink Gutul)

Ko

Rimbunnews.com – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen. Hasil SNLIK 2025 ini meningkat dibanding SNLIK 2024 yang menunjukkan indeks literasi keuangan 65,43 persen dan indeks inklusi keuangan 75,02 persen.

Pengumuman hasil SNLIK 2025 disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dan Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono di Kantor Badan Pusat Statistik, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Diselenggarakannya Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia sebagai landasan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan ke depan. SNLIK Tahun 2025 merupakan hasil kerja sama antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk yang kedua kali, setelah SNLIK Tahun 2024.

Kerja sama dimaksud untuk mendapatkan gambaran kondisi literasi dan inklusi keuangan Indonesia dari dua sudut pandang yaitu dengan mempertimbangkan evaluasi pada pelaksanaan SNLIK sebelumnya dan kebutuhan data pemerintah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang lebih komprehensif.

Penghitungan SNLIK Tahun 2025 dilakukan menggunakan dua metode. Metode pertama, disebut sebagai Metode Keberlanjutan, adalah metode perhitungan yang dilakukan dengan cakupan sembilan sektor jasa keuangan (Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Dana Pensiun, Pergadaian, Lembaga Keuangan Mikro, Fintech Lending (Pindar), PT Permodalan Nasional Madani) dan Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP).

Sementara itu, metode kedua, disebut sebagai Metode Cakupan DNKI, adalah metode penghitungan yang memperluas cakupan sektor keuangan dengan penambahan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta Lembaga Jasa Keuangan Lain (Koperasi Simpan Pinjam (KSP)/Penyelenggara Perdagangan Aset Kripto/PT Pos Indonesia/Lembaga Penjaminan/dan lain-lain).

Metode Keberlanjutan menunjukkan indeks literasi keuangan Indonesia sebesar 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 80,51 persen. Sementara metode Cakupan DNKI menunjukkan indeks literasi keuangan sebesar 66,64 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 92,74 persen. Selanjutnya, baik melalui metode Kebelanjutan maupun Cakupan DNKI, literasi keuangan syariah mencapai 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen.

Pendataan rumah tangga sampel SNLIK Tahun 2025 dilakukan mulai 22 Januari hingga 11 Februari 2025 di 34 provinsi yang mencakup 120 kota/kabupaten termasuk 8 wilayah kantor OJK (1.080 blok sensus). Jumlah responden SNLIK Tahun 2025 sebanyak 10.800 orang yang berumur antara 15 s.d. 79 tahun.

Metode sampling yang digunakan adalah stratified multistage cluster sampling. SNLIK Tahun 2025 menggunakan parameter literasi keuangan yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap dan perilaku, sementara indeks inklusi keuangan menggunakan parameter penggunaan (usage) terhadap produk dan layanan keuangan.( Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbun news com – Medan – Rapat Pemilihan Pengurus ( RPP) Pimpinan Ranting Kelurahan Tanjung Selamat Periode 2025 – 2027  Sukses yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Tanjung Selamat Medan , Minggu ( 04/05/2025).

RPP Pimpinan Ranting Kelurahan Tanjung Selamat Periode 2025 – 2027 tersebut berjalan dengan alot dan bijaksana  yang tampil sebagai pimpinan sidang sekretaris PAC Medan Tuntungan, Lasber Limbong.

Bimbingan dan arahan dari Ketua MPC PP Medan Muhammad Rahmaddian Shah yang diwakili ketua BP2AC5, Rizaldi Tanjung menyampaikan selamat kepada ketua terpilih Andi Firnadi Ginting memimpin Ranting dua tahun kedepan , dengan demikian saudara harus mengembangkan  PP di kelurahan Tanjung Selamat, kata Rizaldi.

Rizaldi Tanjung juga berharap agar ketua terpilih dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah setempat, Kapolsek, Koramil, Babinsa dan babinkamtibmas , karena itu semua sebagai mitra kita, sebab seperti pepatah mengatakan “Yak Kenal Maka Tak Sayang” . Dengan demikian perkenalkan  keberadaan saudara di Kelurahan Tanjung Selamat ini, tegas Rizaldi.

Rizaldi juga menambahkan, agar ketua terpilih tetap menjalin hubungan baik dengan PAC , karena beliau adalah atasan saudara, jadi segala sesuatu nya harus koordinasi dengan PAC.

Demikian juga disampaikan Ketua PAC PP Medan Tuntungan, Sempurna Sembiring yang diwakili Sekretaris Lasber Limbong  mengucapkan selamat kepada Andi Firnadi Ginting atas terpilihnya sebagai ketua Ranting PP Tanjung Selamat.

Lasber juga menyampaikan, embanlah amanah ini dengan baikndan kembangkan Pemuda Pancasila di seluruh Tanjung Selamat.

“Memang amanah ini adalah tanggung jawab yang berat tapi kalau bekerja sama dengan seluruh ranting pasti PP di Tanjung Selamat akan Sukses kata Lasber.

Ketua terpilih, Andi Firnadi Ginting mengatakan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Ranting PP Tanjung Selamat dua tahun kedepan .

Besar harapan saya kalau didukung oleh semua kader dan pimpinan dapat mengibarkan bendera Pancasila sampai ke titik basis serta memberdayakan seluruh anggota, kata Andi.

Hadir dalam acara itu ketua BP2AC5 MPC Kota Medan Rizaldi Tanjung, Sekretaris BP2AC5 MPC Kota Medan Mhd. Robby SH , Sekretaris PAC PP Medan Tuntungan Lasber  limbong, Bendahara PAC  PP Medan Tuntungan Rukun Sembiring dan seluruh Ketua ranting serta kader se-Kecamatan Medan Tuntungan.

Sebelumnya ketua terpilih, Andi Firnadi Ginting harus memenuhi fakta integritas melalui tes urine dengan hasil bebas dari narkoba, maka selanjutnya menyampaikan visi misi. ( Mabhirink Gutul )

 

Rimbunnews.com – Sergai – Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai (Sergai) melalui jajaran Polsek rutin melaksanakan patroli dan pengamanan di rumah-rumah ibadah umat Kristiani dalam rangka Ibadah Minggu Kasih, Minggu, 4 Mei 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh personel Polsek di seluruh wilayah hukum masing-masing. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah.

Di wilayah hukum Polsek Teluk Mengkudu, pengamanan dilaksanakan di enam gereja, di antaranya Gereja HKBP Mata Pao, GKPI Sialang Buah, hingga GPDI Betlehem. Jumlah jemaat yang hadir di setiap gereja bervariasi, dengan total kehadiran ratusan jemaat yang dipimpin oleh pendeta dan pengkhotbah masing-masing.

Sementara itu, Polsek Dolok Masihul juga melaksanakan pengamanan di lima gereja, antara lain HKBP Sukarame, HKBP Sintanauli, dan GKPI Pekan Kamis, dengan jumlah jemaat mencapai 150 orang di salah satu lokasi.

Di wilayah Polsek Tanjung Beringin, empat gereja mendapat pengamanan, termasuk HKBP dan HKI di Dusun XV Desa Pekan Tanjung Beringin.

Polsek Pantai Cermin turut mengamankan dua gereja yaitu HKBP dan GKPS Pantai Cermin Kiri, sementara Polsek Perbaungan mengawal empat gereja besar di Kelurahan Simpang Tiga Pekan dan Kota Galuh.

Pengamanan tidak hanya menyasar kondisi di sekitar gereja, tetapi juga mencakup pemantauan jumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang digunakan jemaat.

Petugas yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari berbagai Polsek, seperti Aiptu Zulfan Efendi dan Aipda Jayadi di Teluk Mengkudu, Bripka Ardiansyah di Pantai Cermin, hingga Aiptu Herman Sianipar dan Aiptu Suprapto di Perbaungan.

Ps. Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Zulfan Ahmadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa patroli dan pengamanan merupakan rutinitas mingguan yang terus dilaksanakan demi menjamin kenyamanan dan ketenangan masyarakat yang melaksanakan ibadah.

“Kegiatan ini bentuk komitmen kami menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya bagi umat Kristiani saat beribadah,” pungkasnya.(Mabhirink Gutul )

 

 

Rimbunnews.com – Munte – Polsek Munte Polres Tanah Karo, menunjukkan komitmennya dalam mempererat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan dengan menghadiri kegiatan Musyawarah Daerah sekaligus Pelantikan Tasykil Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Karo.

Kegiatan ini digelar di Cafe Sarana Mandiri, Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Minggu (04/05/2025) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kapolsek Munte AKP Donal Tambunan, S.H, melalui perwakilannya Kanit Samapta IPDA E. Sihite, hadir menyampaikan sambutan mewakili jajaran kepolisian. Dalam keterangannya, AKP Donal Tambunan mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran PD PERSIS yang baru saja dilantik. Ia berharap ke depan PERSIS dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya dalam membina umat dari kalangan agama Islam di Kabupaten Karo.

“Kami dari Polsek Munte sangat mendukung kegiatan keagamaan yang mendorong kerukunan, persatuan dan perdamaian. Kami berharap PERSIS menjadi mitra yang aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah, serta bersama sama menciptakan masyarakat yang taat hukum dan toleran,” ujar Kapolsek.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh penting lainnya seperti Ketua PW PERSIS Sumatera Utara yang juga anggota DPD RI K.H.M. Nuh, S.Psi, Sekretaris PW PERSIS Surya Darma, S.Sos, Ketua MUI Kabupaten Karo Drs. Samaudin, S.Ag, serta para tokoh agama dan masyarakat Desa Kutambaru.

Kehadiran Polsek Munte dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian siap menjalin kemitraan aktif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dari kalangan agama, untuk menciptakan suasana yang aman dan damai. ( Mabhirink Gutul )