Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, atas perhatian dan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Aek Bilah menuju Sipagimbar hingga Simpang Tandosan. Peningkatan jalan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam membuka akses wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Aek Bilah.
Apresiasi itu disampaikan Jafar saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Aek Bilah di Desa Sigolang, Kamis, 29 Oktober 2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan arahan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., sekaligus mengajak masyarakat mendukung pembangunan daerah melalui penguatan persatuan dan pemberdayaan ekonomi.
Menurut Jafar, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Aek Bilah yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih baik. Infrastruktur yang memadai tidak hanya memudahkan perjalanan warga, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta membuka peluang usaha masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara atas perhatian terhadap pembangunan jalan di kawasan Aek Bilah. Peningkatan infrastruktur ini sangat berarti bagi masyarakat karena akses jalan yang baik menjadi salah satu kunci untuk mendorong kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Jafar.
Ia berharap pembangunan dan peningkatan kualitas jalan tersebut dapat terus berlanjut secara bertahap, sehingga konektivitas antarkawasan semakin baik dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menyinggung harapan peningkatan status ruas Simpang Tandosan menuju Siborong-borong menjadi jalan nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah ke depan.
Jafar mengajak masyarakat menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun serta mendukung keberlanjutan program pembangunan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, ia mendorong warga Aek Bilah memanfaatkan potensi pertanian dan perikanan sebagai sumber penghasilan, sehingga akses jalan yang semakin baik dapat memberikan nilai tambah bagi hasil produksi masyarakat.
Selain mendorong pengembangan komoditas pertanian, seperti bawang merah dan bawang putih, Jafar juga meminta kepala desa dan perangkat kecamatan aktif mendata warga yang siap mengembangkan usaha produktif. Pemerintah daerah, katanya, terus mendorong pemanfaatan program pemberdayaan, termasuk Gerakan Seribu Hektare Jagung, Gerakan Seribu Kolam, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berkah melalui Bank Sumut.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Tapsel menyerahkan bantuan sebanyak 2.000 ekor bibit ikan mas dan ikan nila untuk mendukung budidaya perikanan masyarakat. Bantuan tersebut dialokasikan masing-masing 1.000 ekor untuk masyarakat Desa Sigolang dan 1.000 ekor untuk Desa Biru.
Jafar berharap bantuan tersebut dikelola secara produktif dan berkelanjutan agar mampu menambah pendapatan keluarga. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi yang terbuka.
Di hadapan masyarakat, Jafar turut mengingatkan pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan dari ancaman narkoba serta judi online. Ia menegaskan bahwa Pemkab Tapsel terus mendorong gerakan bersama memerangi narkoba, perjudian, dan kemiskinan melalui keterlibatan pemerintah, tokoh agama, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tapsel, Sugeng Siregar, dalam kegiatan itu juga menyosialisasikan bahaya narkoba dan mengajak masyarakat memperkuat pengawasan terhadap anak-anak serta lingkungan sekitar. Sementara itu, pengembangan kegiatan keagamaan melalui BKMT diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Ketua BKMT Kabupaten Tapsel, Rosmayanti Ritonga, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti pengajian akbar tersebut. Ia berharap kegiatan yang direncanakan berlangsung rutin setiap bulan dapat terus meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan memperkuat kebersamaan antardesa.
Camat Aek Bilah, Mangara Tambunan, turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pengajian akbar ini menjadi momentum mempertemukan penguatan kehidupan keagamaan dengan agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan pertanian dan perikanan, serta penguatan kehidupan sosial-keagamaan, Pemkab Tapsel berharap masyarakat Aek Bilah semakin mudah mengakses pelayanan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan. Sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan Tapanuli Selatan yang lebih maju dan sejahtera.
Turut hadir Beberapa Perwakilan OPD Tapsel, unsur pemerintah kecamatan aek bilah dan desa, pengurus dan anggota BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustaz dari Pesantren Darul Mursyid, serta masyarakat setempat. (Nurdin Nasution)


