Antusias  Masyarakat Sangat Tinggi, Ketua Tridharma Komda Sumut Hadiri Acara Pho Tho  di Vihara  Raja Delapan Langit

oleh

Rimbunnews.com – Medan – Ketua Tridharma Komda Sumut , Budi Malem Smt didampingi Bendahara Tridharma Komda Sumut, Setiawati Isah bersama  pengurus Cetiya NIVASA Yen Valensia Hadiri Acara Pho Tho  di Vihara  Raja Delapan Langit Jalan Bunga Raya III Gang Saudara no. 64 Kelurahan Asam kumbang Kecamatan Medan Selayang Medan, Rabu , 08 September  2026.

Kehadiran Ketua Tridharma Komda Sumut bersama tim disambut hangat oleh pengelola Vihara Raja Delapan Langit , Tan Gek Hiok .

Tan Gek Hiok mengatakan, kehadiran Ketua Tridharma Komda Sumut merupakan penghargaan besar bagi pengurus Vihara Raja Delapan Langit untuk perkembangan rumah ibadah tersebut ke depan, kata Tan Gek Hiok.

Pengelola Vihara Raja Delapan Langit , Tan Gek Hiok menyampaikan, acara Pho Tho atau Sembahyang Rebutan / Cioko merupakan ritual persembahan masyarakat Tionghoa untuk mendoakan arwah leluhur serta roh-roh yang tidak memiliki keluarga, kata Tan Gek Hiok didampingi Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem.

Baca juga  Antusias Masyarakat Sangat Tinggi, Jusup Ginting Suka SE Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan 

Lebih lanjut Tan Gek Hiok  mengatakan, sembahyang ini dilakukan pada bulan ketujuh penanggalan imlek atau biasanya mencapai puncak pada hari ke-15.

Karena berdasarkan kepercayaan, pada bulan ini gerbang akhirat terbuka agar para arwah dapat berkunjung ke dunia manusia, jelas Tan Gek Hiok.

Tujuan dari sembahyang ini untuk mengirimkan doa agar arwah leluhur atau roh terlantar mendapat ketenangan dan jalan menuju alam baka.

Biasanya sembahyang ini dengan menyiapkan meja berisi makanan, buah, hingga replika pakaian dan harta benda dari kertas yang kemudian dibakar sebagai simbol bekal bagi para arwah.

Di beberapa kelenteng atau vihara, ritual ini juga diisi dengan pembagian beras atau paket sembako kepada warga kurang mampu sebagai wujud amal kebajikan.

Baca juga  KPPU Tetapkan Tiga Tersangka Dalam Kasus Penjualan AC Tidak Sehat

Budi Malem Smt sangat mengapresiasi kegiatan Pho Tho yang diselenggarakan Vihara Raja Delapan Langit, karena kegiatan ini merupakan salah satu untuk melestarikan budaya Tionghoa, dimana kegiatan ini adalah ritual persembahan masyarakat Tionghoa untuk mendoakan arwah leluhur serta roh-roh yang tidak memiliki keluarga.

Budi berharap anggota PTITD-SI 67 dan MARTRISIA turut melestarikan budaya Tionghoa agar tidak punah kedepannya, kata Budi .

Kegiatan Pho Tho ini juga dilaksanakan penyaluran sembako kepada  masyarakat kurang mampu disekitar Vahara dan diakhiri dengan makan bersama. (Mabhirink Gutul)