Ketua PTITD- SI 67 Komda Sumut Bersama Ketua Permabudhi Sumut Hadir HUT Ci Kong  Bio

oleh

 

Rimbunnews.com – Medan – Ketua  Pengurus Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma  se-Indonesia ( PTITD- SI) 67  dan Majelis Rohaniwan Tridharma Seluruh Indonesia (MARTRISIA)67, Komda Sumut Budi Malem   bersama Ketua Permabudhi Sumatera Utara Drs. Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B, menghadiri acara HUT Ci Kong  Bio di Jalan Helvetia Pasar  IV  Hang Nusantara I  Simpang Marelan (Rahayu III Ujung), Sabtu (16/11/2024) pagi.

Seusai melakukan sembahyang, Budi Malem menyampaikan seluruh Cetya, Vihara dan Klenteng yang bernaung pada PTITD- SI 67 dan MARTRISIA67 harus mempunyai legalitas yang lengkap dan jelas .

Untuk.kepengurusan legalitas tersebut kita dari PTITD- SI 67 dan MARTRISIA67 Komda Sumut dapat membantu agar seluruh Cetya, Vihara dan Klenteng yang bernaung pada PTITD- SI 67 dan MARTRISIA67  mempunyai legalitas yang lengkap, kata Budi Malem

Budi Malem juga berharap sebagai Ketua PTITD- SI 67 dan MARTRISIA- 67

Baca juga  Polres Tanah Karo Gelar Ops Keselamatan Toba 2026

 Komda Sumut  berharap agar Cetya, Kelenteng dan Vihara  yang ada  dibawah PTITD- SI 67 dan MARTRISIA- 67 dapat membantu masyarakat atau umat yang membutuhkan .Terlebih- lebih  berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Budi Malem.juga mengatakan, Karen kita lihat situasi ekonomi sekarang yang belum begitu stabil, dengan demikian berbagi kepada sesama itu sangatlah indah, kata Budi.

Mudah-mudahan Suhu Amen banyak berbuat kebajikan kepada  masyarakat , baik masyarakat sekitar maupun masyarakat dari luar, tanpa mengharapkan imbalan, karena Kalau kita ikhlas menolong, pasti Yang Maha Kuasa akan menolong kita juga,” tutur Budi Malem.

AcaraUlang tahun Ci Kong  Bio tersebut juga dihadiri oleh para tatung  dari berbagai klenteng dan Vihara yang menunjukkan kebolehannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehari-hari.

Baca juga  Sambut Nataru, Polres Sergai  Bersama Forkopimda Kabupaten Sergai Gelar Sidak Pasar 

Dalam kehadiran para tatung tersebut Ketua Permabudhi Sumatera Utara Drs. Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B, juga memberikan bimbingan dan arahan kepada para Tatung.

Pada kesempatan itu Wong juga menyampaikan , bahwa pentingnya legalitas suatu  Cetya, Klenteng dan Vihara, dengan demikian bagi yang belum melengkapi legalitas tersebut silakan berkoordinasi dengan pengurusan PTITD- SI 67 dan MARTRISIA67 Komda Sumut , Budi Malem agar dapat dibantu legalitas tersebut dengan gratis, kata Wong.

Wong kepada para Tatung mengatakan, Tugas Tatung itu sangat mulia, selalu memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. Baik itu untuk kesehatan, bahkan mengatasi kesulitan-kesulitan di dalam bisnis agar sukses dan lancar, kata Wong.

Dengan demikian kata Wong marilah Berkomunikasi dengan baik antara satu dengan yang lain, karena  kebersamaan itu indah, Sang Budha sendiri bersifat welas asih, katanya.

Baca juga  Tegas! Kasat Lantas Polres Tanah Karo Tindak Sopir Angkutan Antar Kabupaten yang Angkut Penumpang di Atap

Sementara Suhu Amin selaku pengelola Klenteng Ci Kong Bio  mengakui  sudah lebih kurang 14 tahun mengelola  klenteng Ci Kong Bio dan menjalankan profesi sebagai Spiritual (Paranormal).

 Suhu Amin mengatakan, kalau saya boleh memilih, saya nggak mau menjalani profesi ini, tapi memang udah dipilih saya menjalaninya dengan sukarela dan keikhlasan,” kata Amin .

Lebih lanjut Amin menyampaikan, tujuannya  hanya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Amin menambahkan, elain kegiatan spiritual, kami juga ada mengadakan kegiatan bakti sosial lebih kurang sebulan sekali.

 Amin berharap, agar seluruh umat, khususnya para tatung (spiritual) selalu kompak, jangan ada permusuhan, perselisihan dan jangan ada paham atau silsilah tinggi dan rendah, semua kita sama jadi harus akur, saling bergandeng tangan untuk menolong sesama,” harap Amin. Mabhirink Gutul)