Maulid nabi Muhammad SAW 1448 H, BKM Al-Muttaqin dan Bikers Subuhan Batang Toru Satukan Dakwah, Kepedulian Sosial dan Ekonomi Warga

oleh

Rimbunnews.com – Tapanuli Selatan –
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Mesjid Al-Muttaqin dan Bikers Subuhan di Huntab Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dikemas lebih bermakna.

Tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, rangkaian acara juga menjadi ruang penguatan kepedulian sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Puncak kegiatan ditandai dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Ananda Siregar Founder Bumi Al’ Qur’an Siantar, Sabtu (30/8) malam.

Acara tersebut di undang Pj.Kepala Desa Hapesong Baru Akhiruddin Daulay, S. Sos diwakili Kepala Dusun masing masing di desa hapesong baru.bikers subuhan(Boby Caniago), CV. Sapujagad (Ali Marhot Siregar), Apotik Husna Farma (dr. Maya Pasaribu), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Peserta anak yatim dan serta ratusan warga Huntab sekitarnya.

Ketua Panitia Maulid Al-Muttaqin Rito Siregar dan Bikers Subuhan Boby Caniago mengatakan rangkaian kegiatan telah berlangsung Sabtu malam 30 Agustus 2026 dengan berbagai agenda yang melibatkan masyarakat sekitar wilayah huntap Desa Hapesong Baru.

Baca juga  Polres Tanah Karo Laksanakan Patroli Malam, Kabanjahe Tetap Aman dan Kondusif

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dengan jumlah sebanyak 43 orang yang diberikan Bikers Subuhan, Boby Caniago, CV. Sapujagad Ali Marhot Siregar, Apotik Husna Farma, dr. Maya Pasaribu.
Kehadiran keagamaan perdana yang dilaksanakan di huntab Hapesong Baru dalam rangka pasca banjir bandang di tahun lalu.

Maka dari upaya panitia menjadikan Maulid Nabi Muhammad Saw 1448 H.sebagai momentum yang memberikan manfaat demi memperkuat keimanan dan ketaqwaan bagi masyarakat.
Menurut Ali Marhot Siregar, seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki akhlak baik, kepedulian sosial, serta semangat berkontribusi bagi masyarakat.

“Tiada lain membentuk generasi-generasi muda untuk memiliki akhlak yang mulia dan terutama ikut berpartisipasi dalam program Kabupaten Tapsel menuju Tapsel yang lebih baik,” katanya.
Menurut BKM Al-Muttaqin, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga  Polres Sergai Turunkan Dokkes Lakukan Pemeriksaan di Pospam Perbaungan

Ia menilai, semangat tersebut sejalan dengan pembangunan daerah yang tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter manusia.

“Untuk apa jalan bagus kalau tidak disertai dengan semakin bagus akhlaknya masyarakat Kabupaten Tapsel. Pembangunan yang paling penting adalah ketika orang tua merasa dihormati, anak yatim piatu ada yang merawat, orang miskin merasa diperhatikan,” ujar pengurus BKM Al-Muttaqin.
Al’ Ustadz Ananda Siregar menyampaikan tausiahnya dan sekaligus mengajak masyarakat terus memperkuat budaya saling membantu, menyayangi, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, kepedulian sosial tidak selalu harus menunggu program pemerintah, tetapi dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat terdekat.

Kepada generasi muda huntap Desa Hapesong Baru, khususnya di wilayah pasca bencana tahun lalu, Ustadz Ananda Siregar berpesan agar tidak menunggu memiliki program besar untuk melakukan kebaikan.
Hal sederhana seperti menghormati orang tua, menjaga masjid, membantu warga yang membutuhkan, serta menghindari tindakan perundungan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga  Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Binjai Sembelih 7 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

“Tidak perlu melakukan hal-hal besar dengan program-program besar. Hormati orang tua, hormati kasepuhan, menyayangi orang fakir yang ada di sekeliling kita, jangan membully kawan, jaga masjid, bantu program-program pemberdayaan yang memberikan senyuman kepada masyarakat,” pesannya.

Al’ Ustadz Ananda Siregar berharap Masjid Al-Muttaqin dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang tumbuhnya kepedulian sosial dan penguatan ekonomi masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Maulid Nabi Saw 1448 Hijiriah di huntab Hapesong Baru tidak hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga mempererat kebersamaan warga serta mendorong lahirnya gerakan sosial dan ekonomi berbasis masyarakat. Nurdin Nasution.(Mabhirink Gutul)