Cetiya Dewi Samudra Agung Laksanakan Pembinaan Tatung Baru

oleh

Rimbunnews.com – Medan – Cetiya Dewi Samudra Agung melaksanakan Pembinaan Tatung Baru yang dilaksanakan di Cetiya tersebut Jalan Platina Raya Komplek Titi Mas Permai No. AA11 Medan Deli.

Demikian disampaikan Ketua pengurus Cetiya Dewi Samudra Agung, Antonius melalui Sekretaris Cetiya Dewi Samudra Agung, Alex kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan kegiatan tersebut, Jumat
( 17/07/2026).

Pembinaan itu dilakukan oleh Sa Ma Co Niu Niu kepada Meryana agar dapat menjalankan keagaam dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Pelaksanaan dari pembinaan tersebut dilaksanakan selama satu malam dua hari dan setelah melaksanakan pembinaan tersebut maka sah menjadi Tatung dan sudah dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara umum.

Baca juga  Ketua Umum DPP Airbons Angkat Bicara Soal Pemanggilan Bawaslu Sumut

Alex juga menyampaikan, Tatung baru ini dibina dan dilatih untuk mandiri serta berdedikasi tinggi untuk meningkatkan kemampuan supranatural agar betul-betul memiliki kemampuan supranatural.

Dengan diberikannya pembinaan kepada Meryana , maka Tatung di Cetiya Dewi Samudra Agung ini sudah menjadi tiga orang bersama Tatung Jefri Wijaya dan Tatung Wandi yang secara bersama- sama memberikan pelayanan supranatural kepada umat dan masyarakat.

Pada kesempatan itu Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem Smt menyambut baik atas dilaksanakannya pembinaan Tatung Baru tersebut, karena dengan munculnya Tatung Baru dapat melahirkan regenerasi Tatung yang ada di Sumatera Utara .

Dimana para Tatung adalah orang yang dipercaya dirasuki roh, dewa, atau leluhur berperan sebagai medium spiritual untuk menolak roh jahat dan mengusir ketidakberuntungan.

Baca juga  Polres Samosir Amankan 7 Lokasi Sholat Idul Adha 1445 H/2024 M

Budi juga menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari pembinaan PTITD-SI 67 & Matrisia komda Sumut membina para Tatung untuk berdedikasi tinggi membantu sesama menjaga melestarikan budaya merawat etika dan berbakti luhur.

Kegiatan tersebut berjalan dari awal sampai akhir acara dengan aman, lancar, tertib dan kondusif dan tidak kurang dengan suatu apapun .(Mabhirink Gutul)