Rimbunnews.Com – Tapanuli Selatan –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga menghadiri sekaligus membuka kegiatan Penanaman Perdana Agroforestri dalam Program Kesepakatan Konservasi Masyarakat (KKM) di Desa Kota Tua dan Desa Simaninggir, Kecamatan Tantom Angkola, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif berbasis konservasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan lainnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berkomitmen penuh mendukung program-program yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan.
Kepala Yayasan Observasi Konservasi, Isner Manalu, menjelaskan bahwa program ini diawali dengan penandatanganan dokumen Kesepakatan Konservasi Masyarakat antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang difasilitasi oleh Conservation Indonesia.
Melalui kesepakatan tersebut, masyarakat berkomitmen menjaga kawasan lingkungan dan tidak lagi melakukan pembukaan hutan, melainkan mengembangkan sistem agroforestri pada lahan Areal Penggunaan Lain (APL).
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah tersedia sekitar 40.000 bibit kakao unggul, 10.000 bibit kemiri, serta sekitar 6.000 bibit tanaman buah-buahan seperti alpukat, petai, dan jenis tanaman produktif lainnya yang siap ditanam oleh masyarakat. (Nurdin Nasution).


